![]() |
| Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi, Lampung Utara. Foto: Dokumentasi OmGua. |
BlogGua, Kotabumi - Jejak pengadaan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi kembali menunjukkan fakta baru. Setelah sebelumnya ditemukan paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU tahun 2017 dengan pagu Rp. 2 miliar, OmGua menemukan paket lain tahun 2018 dengan nama Lanjutan Gedung Perpustakaan dan pagu Rp. 800 juta, Selasa (15/09/2026) di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.
Berdasarkan penelusuran OmGua pada data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Lampung Utara, paket dengan kode tender 3169328 tersebut tercatat sebagai pekerjaan konstruksi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Utara.
Data SPSE mencatat tanggal pembuatan paket 18 Mei 2018, dengan pagu dan HPS masing-masing Rp. 800 juta. Paket tersebut menggunakan metode Lelang Pemilihan Langsung - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur.
Tender tersebut diikuti 14 peserta. Dalam data pemenang, CV Buay Minak tercatat sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp. 799.550.000.
Sementara pada halaman Pemenang Berkontrak, kolom harga kontrak tercantum tanda “-”. Dengan demikian, Rp. 799.550.000 merupakan nilai penawaran yang tercatat dalam data SPSE, bukan nilai kontrak yang dapat dipastikan dari data tersebut.
Dalam tender tahun 2018 itu, CV Lima Dua juga tercatat sebagai peserta. Perusahaan tersebut sebelumnya menjadi pemenang paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU tahun 2017 dengan nilai penawaran Rp. 1.998.026.000. Namun, dalam hasil evaluasi tender tahun 2018, CV Lima Dua dinyatakan gugur karena tidak memenuhi ambang batas nilai teknis. Sementara CV Buay Minak tercatat sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp. 799.550.000.
Data SPSE tersebut memperlihatkan adanya dua paket pekerjaan konstruksi yang muncul secara berurutan. Tahun 2017 terdapat paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU dengan pagu Rp. 2 miliar. Kemudian tahun 2018 muncul paket Lanjutan Gedung Perpustakaan dengan pagu Rp. 800 juta.
Kedua paket tersebut sama-sama tercatat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Utara. Namun, data tersebut belum serta-merta memastikan bahwa paket tahun 2018 merupakan kelanjutan fisik dari pekerjaan tahun 2017. Hubungan kedua paket tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui dokumen dan keterangan pihak terkait.
Temuan ini menjadi penting jika disandingkan dengan keterangan Yunada. Sebelumnya, Yunada mengaku berperan sebagai KPA Perencanaan dan menyampaikan kepada OmGua bahwa perencanaan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi dibuat sekitar tahun 2018/2019.
Sementara data pengadaan menunjukkan paket pembangunan baru gedung sudah tercatat tahun 2017, kemudian pada tahun 2018 muncul paket dengan nama Lanjutan Gedung Perpustakaan.
Apakah paket lanjutan tahun 2018 tersebut berkaitan dengan perencanaan yang dimaksud Yunada?
Atau perencanaan yang disebut dibuat sekitar tahun 2018/2019 merupakan paket lain?
Pertanyaan tersebut menjadi penting untuk memetakan rangkaian pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi sejak awal, sebelum pekerjaan kembali muncul pada tahun-tahun berikutnya.
Lantas, bagaimana sebenarnya rangkaian pembangunan Perpus Kotabumi sejak tahun 2017?
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengklarifikasi bahwa penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi masih berada dalam tahap penyelidikan. (ZoTu)
Diberitakan sebelumnya, OmGua menemukan data SPSE Lampung Utara tahun 2017 yang mencatat paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU dengan pagu Rp. 2 miliar. Paket tersebut diumumkan tanggal 19 Juni 2017 dan CV Lima Dua tercatat sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp. 1.998.026.000.
Baca ini: Perpus Kotabumi: Rp. 2 Miliar Muncul di Data 2017

0 Komentar
Silahkan Komentar