BlogGua

Latest Post

Riana Sari Arinal (Kanan)

BlogGua, Bandar Lampung
- Setelah secara resmi dilantik oleh Pengurus PDBI Pusat untuk menjadi Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung periode 2020 - 2024 pada tanggal 9 April 2021 yang lalu, Riana Sari Arinal,  segera melakukan action  dengan memanggil sejumlah Pengurus PDBI Lampung dan memberikan arahan secara khusus bertempat di Kantor PKK Provinsi Lampung pada Kamis (15/04/2021) siang.

Pertemuan dihadiri sejumlah pengurus PDBI Lampung,  Ketua Harian  Drs. Lukman MM., Sekretaris Umum Drs.Sulpakar MM, Ketua Bidang Bina Prestasi Dwi Kini Yanto, M.PD,  Sekretaris Bidang Bina Prestasi Zulkifli Masruri SAN. MM,  Bendahara Umum Melianasari, SE. MM dan Komisi Humas dan Dokumentasi Dandi Nursetia, S.ST.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan  disela - sela pelaksanaan Ibadah Puasa dan masih dalam masa Pandemi Covid-19 tersebut berlangsung hangat dan  dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Riana Sari Arinal mendengarkan dengan seksama  laporan dari pengurus PDBI Lampung yang disampaikan langsung oleh Ketua Harian dan  memberikan perhatian,  dukungan dan komitmennya untuk memajukan Drum Band di Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Riana Sari Arinal mengemukakan beberapa gagasan yang diharapkan akan membawa  kemajuan Drum Band di Provinsi Lampung, 

Lebih lanjut, Riana Sari Arinal juga menyatakan bahwa Drum Band dapat meningkatkan terbentuknya pendidikan yang berkarakter dan menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda.

PDBI Lampung diharapkan akan menjadi ujung tombak bagi  pembentukan karakter generasi muda yang kuat dan unggul dibidang seni  di Provinsi Lampung yang saat ini mulai terkontaminasi dampak negatif dari  hadirnya teknologi.

Sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak diharapkan akan meningkatkan kualitas generasi muda Lampung untuk turut berperan serta dalam mewujudkan rakyat Lampung Berjaya.

Menurut Riana Sari Arinal, dirinya berharap agar pelaksanaan kegiatan dan program - program yang telah direncanakan agar segera dilaksanakan pada Tahun ini dan segera menyusun rencana kegiatan untuk Tahun 2022 mendatang.

Di sela arahannya Riana Sari, mengungkapkan keinginannya agar Lampung dapat menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan event kejuaraan Drum  Band  Nasional.

"Saya berharap PDBI Lampung dapat menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event kejuaraan  Drum Band Nasional di Tahun 2022 mendatang, dengan penyelenggaraan tersebut di Provinsi Lampung, peserta dari luar daerah dapat mengenal pariwisata, budaya, dan Adat istiadat masyarakat Lampung dan diharapkan akan membawa kemajuan bagi Provinsi Lampung," ungkapnya.

Riana Sari juga menggagas untuk menampilkan unit - unit Drum Band yang tergabung dalam organisasi PDBI Lampung agar dapat tampil pada event - event Daerah, sehingga diharapkan akan memberikan warna dan kesemarakan kekayaan seni dan budaya di Provinsi Lampung, tak lupa beliau juga berpesan agar tetap menjaga kelangsungan budaya Lampung yang salah satunya dituangkan dalam seragam Drum Band yang mengusung Tapis sebagai ornamennya.

Diakhir arahannya Riana Sari Arinal mengajak segenap pengurus untuk bekerja dengan  semangat, sungguh - sungguh dan bertanggungjawab serta berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga aktivitas dapat kembali berjalan normal.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap penebaran benih ikan sehat dan bermutu yang dilakukan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BIKPM) Kementrian Kelatuan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Pemprov Lampung, dapat mendukung pemenuhan protein masyarakat Lampung.

Harapan Gubernur Arinal itu disampaikan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat menghadiri launching kegiatan Bulan Mutu Karantina 2021 di  BIKPM Kementrian Kelatuan dan Perikanan (KKP) yang dilakukan secara daring, Rabu (14/4/2021).

Bulan Mutu Karantina Ikan ini sendiri rencananya akan dicanangkan oleh Menteri Kelautan Perikanan dari Tanggal 14 April s/d 14 Juni 2021. Acara akan dilakukan serentak di 47 perwakilan BKIPM-KKP seluruh Indonesia dengan sekitar 300-an Wilayah Kerja ini mengusung tema kegiatan Peduli Sosial, Peduli Pelayanan, dan Peduli Lingkungan. 

“Bulan Mutu Karantina merupakan salah satu aksi BKIPM-KKP yang dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat Lampung dalam rangka berperan aktif mendukung pemenuhan protein masyarakat Lampung,” ujar Fahrizal.

Menurut Fahrizal, salah satu program aksi kegiatan peduli sosial ini akan menyalurkan ikan sehat bermutu sebanyak 3000 paket, yang akan dibagikan bagi masyarakat terdampak COVID-19, seperti pelaku usaha perikanan, tenaga medis, pelaku usaha informal, ponpes, atau panti asuhan di Provinsi Lampung.

Selain itu pula, akan dilakukan bakti lingkungan dengan menebar ikan endemik yang sudah susah ditemui berupa ikan Nilem Indonesia Garafufa sebanyak 25.000 ekor yang bisa di tebar di danau-danau produktif produktif.

"Harapannya BKIPM bisa bekerjasama dengan Dinas yang membidangi Perikanan di Kab/Kota di Provinsi Lampung," ujar Fahrizal.

Seperti diketahui, pada 12-17 April 2021 KKP juga meluncurkan "Indonesia Satu Ekspor." Berkaitan dengan kegiatan ini, Kepala Balai BKIPM-KKP Lampung Rustanto menyampaikan pihaknya akan melepas ekspor sebanyak 477,8 ton senilai Rp.61,448 milyar ( USD 4,3 juta) tujuan Belanda, USA, Jepang dan China.

"Kemudian, pada hari ini Rabu, 14 April 2021 kami jajaran instansi pemerintah Provinsi Lampung secara langsung akan melepaskan ekspor sebanyak 13,4 ton, senilai Rp3,17 milyar untuk komoditi frozen value added crab dan frozen value added shrimp tujuan USA," ujar Rustanto.

Diharapkan kenaikan ekspor ini dapat dijadikan pemacu semangat dalam mendukung Program Petani Berjaya.

(Adpim)||editor:pzr

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka intensifikasi pengawasan produk pangan di beberapa lokasi pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Bandar Lampung, Rabu (14/4/2021).

Hasilnya, semua jenis makanan yang diteliti relatif aman dikonsumsi masyarakat. Kegiatan ini dalam rangka pengawasan keamanan, baik terhadap pangan segar, pangan olahan, pangan dalam kemasan dan pangan siap saji sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H. 

Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik). Adapun lokasi yang dituju yakni Pasar Tugu dan Chandra Super Store Tanjung Karang. Wagub Nunik mengatakan dari hasil tinjauan dilapangan, semua relatif aman untuk dikonsumsi. 

Pada peninjauan di Pasar Tugu, pihak BBPOM melakukan uji sampling kepada 75 jenis makanan dengan mendatangkan Mobil Laboratorium Keliling BBPOM dan hasil nya negatif atau aman dikonsumsi. 

"Terutama makanan yang hadir saat Bulan Ramadhan seperti takjil, kue, cendol, dan lainnya termasuk ada juga nugget dan bakso, alhamdulillah dari seluruh sampling yang diambil relatif aman semua, dan petugas BBPOM juga masih keliling mengambil sampling," ujar Wagub Nunik. 

Kemudian pada Chandra Super Store Tanjung Karang, rombongan melakukan pengecekan di antaranya di lokasi sayur dan buah, buah kaleng dan kue kering lebaran. 

Tim juga melakukan pengecekan tanggal kadaluarsa sekaligus melakukan uji sampling kepada 75 jenis makanan dan hasilnya aman untuk dikonsumsi. Nunik berharap agar seluruh pasar yang berada di Kota Bandar Lampung menunjukkan hasil yang baik. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memberikan rasa tenang dan aman kepada warga masyarakat. 

"Kepada para pedagang, jangan sampai menjual barang yang tidak layak konsumsi. Namun kita yakin apa yang beredar di Bandar Lampung ini aman," katanya. 

Untuk memastikannya juga, Nunik mengatakan pihak BBPOM juga akan secara rutin melakukan pengawasan satu titik lokasi setiap minggunya.

(Adpim)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Webinar dan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2021-2022 secara virtual meeting, di Ruang Command Center Dikominfotik, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (13/4/2021). 

Webinar yang diselenggarakan oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) tersebut diikuti Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Jend. TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P,  Ketua Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) Komjen. Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si, dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju. 

Seperti Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Harrarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahyo Kumolo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan beberapa menteri lainnya. Pertemuan tahunan kali ini mengambil tema "Cegah Korupsi Dari Hulu ke Hilir". 

Dalam arahan nya, Moeldoko kembali mengingatkan arahan dari Presiden untuk menciptakan sistem yang menutup celah korupsi atas hak rakyat, tidak menyalahgunakan kewenangan, tidak mudah disuap serta tidak melakukan pungutan liar. 

Moeldoko juga mengatakan bahwa titik tekan dari 27 aksi pada 3 sektor Stranas PK tahun 2019-2020 sudah menyentuh akar permasalahan dan perlu diperkuat implementasinya. 

Tiga sektor tersebut yaitu yang pertama pada sektor perizinan dan tata niaga. Penerapan OSS (Online Single Submission) untuk mempercepat pelayanan perizinan, dan perbaikan DTKS dan NIK untuk optimalisasi bansos tepat sasaran. 

"Layanan perizinan semakin cepat, menghemat waktu hanya 5-14 hari dan bansos pun seharusnya semakin tepat sasaran karena data DTKS dan NIK sudah mencapai 88% dan ini sangat panting khususnya dimasa pandemi covid-19" ujarnya. 

Kedua, pada sektor keuangan negara. Penerapan e-katalog untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pengelolaan barang dan jasa pemerintah.

Dan yang terakhir sektor penegakan hukum dan reformasi birokrasi. Pengawasan sistem merit untuk mencegah jual beli jabatan, penguatan APIP untuk pengawasan internal serta percepatan penerapan SPBE. 

Sedangkan pada aksi Stranas PK 2021-2020 berfokus pada 12 aksi di 3 fokus sektor yang diataranya yaitu percepatan perizinan dan tata kelola ekspor impor, efektivitas dan efisiensi pengadaan barang dan jasa, pemanfaatan NIK untuk ketepatan subsidi, penguatan SPBE, penguatan pengendalian internal pemerintah dan penguatan intergritas aparat penegak hukum. 

Moeldoko juga mengapresiasi seluruh lembaga pemerintah baik kementerian maupun daerah, pihak BUMN, swasta dan seluruh elemen masyarakat sipil yang sudah menjalankan dan mendukung aksi Stranas PK tahun 2019-2020 dengan komitmen penuh dan sungguh-sungguh, sehingga target dapat dipenuhi. 

"Khususnya kepada lembaga KPK yang selama ini telah menjalin kerjasama yang luar biasa, saya sangat mengapresiasi" ujar Moeldoko.

(Adpim)||editor:pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Fahrizal Darminto (tengah)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meraih penghargaan Itera Adi Karsa Madya Tahun 2020 karena dinilai berjasa atas kontribusi yang luar biasa dalam  penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, khususnya Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Provinsi  (Sekdaprov) Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Arinal, di Ruang Kerja Sekda Kantor Gubernur Lampung, Selasa (13/04/21).

Penghargaan ini diberikan kepada Gubernur Arinal sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang diberikan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan atas penilaian baik kontribusi Provinsi Lampung dalam penanganan Covid-19", ujarnya.

Penghargaan Itera Adi Karsa Madya adalah penghargaan yang diberikan kepada sosok yang banyak membantu Itera di bidang pengembangan kegiatan belajar mengajar maupun akademik.

Penghargaan ini juga diberikan kepada Dwikorita Karnawati, Herman HN, Arif Satria, Karomani dan M. Yusuf Sulfarano Barusman.

(Adpim)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, didampingi Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung tahun 2021,  ditandai dengan pemukulan gong, di Ballroom Hotel Novotel, Senin (12/04/2021).

Acara ini dihadiri Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Sugeng Haryono, Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas Oktorialdi, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal menyampaikan 2 agenda yaitu pertama rencana pembangunan tahun 2022 dan kedua, menjadikan tahun 2022 sebagai tahun kunci bagi pertumbuhan ekonomi Lampung setelah bebas dari pandemi Covid-19.

Gubernur Arinal menilai jika cerahnya harapan di tahun 2022 akan tercermin dari tahun 2021 yang sukses. 

"Kalau kita bicara pembangunan tahun depan (tahun 2022) mari kita pastikan bahwa apa yang kita lakukan tahun ini, pembangunan tahun 2021 ini sukses," ujar Gubernur.

Gubernur mengingat kembali perjalanan tahun 2020 yang lalu, di mana Lampung menghadapi bencana global Pandemi Covid-19. Ini merupakan masa-masa yang sulit untuk semua jenjang pemerintahan di Pusat maupun di Daerah. 

Berbagai upaya telah dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan     oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, juga sangat didukung oleh DPRD, Forkopimda,  Lembaga masyarakat lintas agama, Perguruan Tinggi, serta partisipasi mandiri dari berbagai eleman masyarakat dan dunia usaha.

 "Alhamdulillah, hasil kerja keras dan kekompakkan Tim Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menangani penyebaran Covid-19, Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat dengan memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp18,1 milyar yang akan dipergunakan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah termasuk mendukung industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah, koperasi dan tradisional serta penanganan Covid-19 bidang kesejahteraan dan bantuan sosial," jelas Gubernur.

Fakta berikutnya, lanjut Gubernur Arinal, di tengah tekanan ekonomi nasional dan global, pertumbuhan ekonomi Lampung tidak terlalu jatuh terpuruk. Jika pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2020 mencatat angka Minus 2,07 persen, maka ekonomi Lampung  masih lebih baik, yaitu Minus 1,67  persen. Demikian pula laju inflasi tahun 2020, yang terkendali pada level 2,00 persen.

Contoh lain, yang baru-baru ini terjadi adalah masalah merosotnya harga komoditas penting di Lampung yang terkait dengan anjloknya harga singkong. Didorong adanya komitmen untuk mensejahterakan rakyat yaitu kaum petani, Pemerintah Provinsi Lampung hadir untuk menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan antar pihak terkait. Pengusaha, asosiasi petani, Perguruan Tinggi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pelaku utama yang terkait berkumpul untuk bermusyawarah. Hasilnya, sangat membanggakan. Terdapat kesepakatan dan Win-win solution, petani dan pengusaha tidak ada yang dirugikan. Dari harga singkong sebelumnya sekitar Rp.400/kg menjadi harga minimal Rp.900/kg dengan rafaksi maksimal 15 persen. 

Selanjutnya, di tengah lesunya perekonomian akibat dampak Covid 19, Lampung masih bisa berbangga bahwasanya kita   masih mampu berprestasi khususnya sektor pertanian.  Berdasarkan rilis Angka Tetap Badan Pusat Statistik RI tahun 2020, produksi padi Lampung sebesar 2,65 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) atau peningkatan hingga 22 persen dibanding produksi padi tahun 2019 (peningkatan tertinggi nasional),  dan menempati peringkat ke- 6 Nasional.  

Tren peningkatan produksi padi terus berlanjut di tahun 2021, pada periode Januari  April 2021 berdasarkan angka sementara  BPS Provinsi Lampung produksi padi meningkat 66 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. 

"Itulah contoh yang Saya maksudkan. Jikalau tahun depan ingin lebih baik, maka pastikan bahwa tahun ini kita harus sukses. Sukses meraih target, juga sukses menjalankan proses. Saudara-saudara harus kuasai medan dan kenali lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Agenda yang Kedua, terkait dengan rencana pembangunan yang akan dirancang. Sebagaimana diketahui, bahwa tahun 2022 merupakan tahun kunci bagi pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi, diharapkan menjadi tahun pertama yang mulai lepas dari tekanan Covid-19.

Seiring dengan semangat yang telah dicanangkan dalam tema pembangunan  Provinsi Lampung Tahun 2022, yaitu Memantapkan Pemulihan Ekonomi  dan Kesehatan serta Peningkatan Sumber Daya Manusia Berkualitas, Gubernur Arinal menyampaikan beberapa arahan.

Terkait Pemulihan Ekonomi, Gubernur Arinal ingin adanya Perkuatan ketahanan pangan daerah, meningkatkan keberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, dukungan kepada koperasi, kegiatan perbaikan infrastruktur berbasis padat karya, mengaktifkan kembali roda bisnis secara berangsur, seraya memaksimalkan efektifitas alokasi anggaran pembangunan dengan tetap memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang rentan. 

Terkait Penanganan Kesehatan, perlu Penguatan sistem kesehatan melalui peningkatan upaya promotif dan preventif melalui Germas, upaya surveilans, kapasitas laboratorium, dan sistem informasi, serta pemenuhan sumber daya kesehatan seperti fasilitas, farmasi, alat kesehatan, serta SDM kesehatan. Langkah ini diperlukan untuk memberikan keyakinan kepada pelaku ekonomi untuk kembali melakukan aktivitas konsumsi dan produksi dengan normal. Serta, Terus mengkampanyekan dan berdisiplin protokol kesehatan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment), Mensukseskan program vaksinasi Covid-19, Penurunan prevalensi gizi buruk/ stunting.

Dan terkait peningkatan SDM Berkualitas, masih terdapat ketimpangan kualitas SDM di antaranya di Kabupaten, yaitu nilai IPM komposit rata-rata lama sekolah yang masih dibawah 8 tahun, sehingga perlu diakselerasi dengan program Kejar Paket Belajar.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal ingatkan pentingnya melakukan sinergi pembangunan. Pencapaian sasaran pembangunan yang ditujukan untuk mengurangi pengangguran, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, dan lainya, dapat menjadi perekat bersama antar jenjang pemerintahan untuk bersinergi, melalui sinergi, kolaborasi, koordinasi, dan konvergensi dari kebijakan, penguatan kelembagaan, penganggaran, penetapan mata program dan kegiatan, hingga penempatan lokasi.  

Tanpa adanya sinergi lintas bidang, maka pembangunan akan berjalan tanpa koordinasi. Konsekuensi adalah, keluaran (output) dan capaian (outcome) pembangunan daerah tidak akan maksimal, bahkan manfaat (benefit) dan dampak (impact) positif dari pembangunan tersebut kurang atau tidak dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan ke depan, dan sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, maka pada tahun 2022 Pemerintah Provinsi Lampung mengharapkan dukungan beberapa program/kegiatan.

Antara lain: pembangunan jembatan pancang sepanjang 9 (sembilan) km yang menghubungkan Pelabuhan Panjang dengan Kawasan Wisata Teluk Pandan, pembangunan shortcut jalur kereta api Tegineneng-Tarahan sepanjang 42 km.

Selain itu, pembangunan Sport Center di Kawasan Kota Baru, Pembangunan Fasilitas Kesehatan berstandar Internasional di kawasan Aero City, Bandara Radin Inten II, dan Pembangunan Food Estate di Kabupaten Way Kanan dan Mesuji.

Kemudian, pembangunan Kereta Api cepat Palembang-Bakauheni di ruas Tol Trans Sumatera Highways, Pembangunan Kawasan terintegrasi Pariwisata Bakauheni Harbour City (BHC); dan Pembangunan Jalan Strategis RE Martadinata--Simpang Teluk Kiluan.

Selain pembangunan infrastruktur strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melaksanakan beberapa program inovasi daerah yang juga memerlukan dukungan pemerintah kabupaten/Kota dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi daerah, antara lain Implementasi Program Kartu Petani Berjaya, Smart Village, Smart School, 

"Dengan memperhatikan semangat dan antusias seluruh hadirin pada hari ini, secara khusus Saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku, pengampu dan pemangku kepentingan pembangunan, semoga seluruh upaya kita untuk meraih Visi Rakyat Lampung Berjaya dapat kita wujudkan," jelasnya.

Acara Musrenbang Provinsi Lampung ini turut dihadiri  Anggota DPR RI, Anggota DPD RI, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Walikota se-Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala OPD di Lingkungan Provinsi Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi, dan BUMN/BUMD. 

Musrenbang ini, menurut Gubernur, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2022 dengan mengusung tema  Memantapkan Ekonomi, Kesehatan, dan Peningkatan SDM Berkualitas.

Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan Musrenbang di seluruh wilayah Provinsi Lampung, mulai dari musrenbang desa/ kelurahan/ pekon/ kampung, yang dilanjutkan dengan musrenbang kecamatan serta musrenbang kabupaten/ kota. 

Semua rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat Lampung.

Namun, Gubernur Arinal Djunaidi menekankan, bahwa tantangan dan permasalahan yang kita hadapi tahun depan tidak lebih ringan dari tantangan sekarang ini. Untuk itu diperlukan rencana yang sesuai dengan fakta (evidence), dan rencana yang credible dan tetap searah, selaras dan sinergi dengan jenjang pemerintahan di tingkat Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

"Satu hal yang juga penting untuk diingat, untuk kita semua di semua jenjang pemerintahan. Dalam merencanakan pembangunan, kita harus fokus. Fokus dalam menyusun rencana-rencana apa yang akan dikerjakan, dan fokus dalam mengerjakan hal-hal yang telah direncanakan. Bilamana terdapat kendala/hambatan, segera lakukan koordinasi, konsultasi, ataupun revisi, sehingga akan kembali on the track," jelasnya.

(Adpim)||editor:pzr

Riana Sari Arinal (masker Hijau)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Anak Taman Surga (ATS), di Cafe Dapur Dif_able, Bandarlampung, Senin (12/4/2021).

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan aksesbilitas bagi penyandang disabilitas dari CSR PT. Bank Lampung dalam bentuk kursi roda 50 unit, alat bantu dengar 40 unit, tongkat bantu jalan 25 unit, tripod tongkat 25 unit, dan tongkat penuntun 30 Unit.

Ibu Riana berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi yang menerima. Bantuan ini juga membuktikan kepedulian Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ibu Riana juga berharap agar anak-anak selalu diberikan kesehatan, dan orang tua diberikan kesabaran. "Jaga agar anak-anak selalu sehat, Selalu sabar kepada orang tua. Kalian adalah orang tua yang sabar, karena kalian dititipi anak-anak surga," ujar Ibu Riana.

Ibu Riana juga mengungkapkan rasa bangganya kepada anak-anak di LKS ATS tersebut, karena di tengah keterbatasannya masih mampu berkarya.

Ibu Riana juga menyampaikan selama bulan puasa Dekranasda Lampung akan membuat bazar makanan. "Nanti anak-anak akan disediakan dan terlibat di bazar itu," jelasnya.

Tak hanya itu, di Bulan Puasa ini juga anak-anak akan diberikan pelatihan untuk membuat bolu gulung. "Dan ibu akan pesan 100 bolu gulung," pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Riana Sari Arinal mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, serta selamat berpuasa, Semoga apa yang kita lakukan, segala amalnya diterima allah SWT. Aamiin.

(Adpim)||editor:pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto menerima audiensi buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Ruang Abung Balai Keratun, Senin (12/4/21).

Pada kesempatan itu, Fahrizal menyampaikan tentang adanya surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

"Terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya  tahun 2021 telah diatur dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan," ujar Fahrizal.

Sekdaprov Fahrizal juga meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung Agus Nompitu yang juga hadir dalam kesempatan yang sama untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut ke Dinasker Kabupaten/Kota serta perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Lampung.

"Sosialisasikan perihal THR kepada seluruh pelaku kepentingan," ujarnya.

Sedangkan terkait UMSK 2021, Sekdaprov Fahrizal mengarahkan untuk melakukan pemantauan dan pembinaan ke perusahaan-perusahaan di seluruh Kabupaten/Kota.

Dalam audiensi ini FSPMI menyampaikan pernyataan sikap kepada Pemprov Lampung agar dapat disampaikan kepada Makhkamah Konstitusi (MK), Presiden RI, dan DPR RI.

Salah satu pernyataan sikap itu adalah terkait pembayaran THR secara penuh tanpa mencicil, dan tetap diberlakukan dan dinaikkannya UMSK 2021.

(Adpim)||editor:pzr

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal (kiri)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengajak para Bunda PAUD Kabupaten/Kota mewujudkan pendidikan anak berkualitas dengan layanan menyeluruh (holistik) dan terpadu (integratif).

Hal itu disampaikan Bunda Riana saat Pengukuhan 5 Bunda PAUD Kabupaten/Kota Masa Jabatan 2021-2024 di Ballroom Hotel Horison Lampung, Jumat (9/4/2021). 

Mereka adalah Winarni Nanang Ermanto (PAUD Paud Kabupaten Lampung Selatan), Mardiana Musa Ahmad (Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah), dan Silfia Naharani Wahdi (Bunda PAUD Kota Metro). 

Kemudian, Yus Bariyah M. Dawam Rahardjo (Bunda PAUD Kabupaten  Lampung Timur) dan Dessy Afriyanti Adipati (Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan). 

Menurut Bunda Riana, pengembangan anak usia dini holistik integratif memiliki peran yang penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Tumbuh kembang anak merupakan modal pembangunan yang memiliki daya saing yang tinggi," ujar Bunda Riana. 

Oleh karena itu, diperlukannya layanan PAUD berkualitas dan dukungan semua pihak termasuk Bunda PAUD mulai dari tingkat Nasional hingga tingkat desa/keluruhan sebagai motor gerakan PAUD berkualitas. 

"Dukungan dan peranan Bunda PAUD sangat penting untuk menggerakan segenap komponen dan sumber daya di masing-masing wilayah," ujarnya. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bunda Riana mengimbau kepada Bunda PAUD yang ada di Kabupaten/Kota berperan sebagai motivator dan fasilitator dalam melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat. 

Bunda PAUD Kabupaten/Kota juga diminta untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, OPD terkait atau pemangku kepentingan lainnya dalam membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat Kabupaten Kota. 

"Pendampingan, sinkronisasi, dan sinegritas lintas program dan sektor terkait juga diperlukan dalam pembinaan pelayanan PAUD berkualitas dengan pelayanan holistik integratif," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulpakar mengatakan Provinsi Lampung sendiri mempunyai kepedulian dan perhatian yang sangat tinggi terhadap perkembangan PAUD. 

"Dari tahun ke tahun pertumbuhan lembaga pendidikan anak usia dini di Provinsi Lampung terus meningkat dengan sangat pesat di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung", ujar Sulpakar. 

Sulpakar mendorong dana yang tersedia di Kabupaten/Kota salah satunya juga dapat digunakan untuk mewujudkan penyelenggaraan PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif. 

"Yang menjamin semua anak usia dini di seluruh Provinsi Lampung berkesempatan memperoleh layanan PAUD, demi pembentukan anak-anak yang cerdas dan berkualitas," pungkasnya.

(Adpim)||editor:pzr

Sekdaprov Fahrizal

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, mengapresiasi adanya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai wahana untuk mewujudkan wartawan yang kompeten dan profesional. 

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal saat membuka UKW Angkatan ke-23 Tahun 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Ballroom Swiss-Bell Hotel Bandar Lampung, Jumat (9/4/2021). Acara yang diselenggarakan pada 9-10 April 2021 ini diikuti sebanyak 54 orang peserta. 

"Saya mengucapkan selamat atas dilaksanakannya uji kompetensi pada hari ini, semoga dengan diadakannya uji kompetensi ini dapat membuat peserta menjadi insan pers yang berkompeten dan profesional," ujar Sekdaprov Fahrizal. 

Menurutnya, melalui UKW ini juga salah satunya dapat memperat hubungan kerjasama antar media maupun insan pers guna membantu menyebarkan berita berita positif yang membangun. 

"Pada era informasi digital seperti sekarang ini merupakan sebuah tantangan bagi para wartawan dan media dalam menyebarkan berita yang memiliki nilai edukasi kepada masyarakat," katanya. 

Ke depan, Fahrizal berharap kegiatan nyata PWI Provinsi Lampung dapat lebih memberikan kontribusi dan meningkatkan perannya dalam mengisi pembangunan di daerah Lampung. 

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang selalu mendukung peningkatan kompetensi wartawan maupun profesionalisme di bidang media massa. 

"Mewakili PWI Provinsi Lampung, mudah-mudahan teman teman semua agar dapat menyandang gelar kompeten," ujar Supriyadi.

(Adpim)||editor:pzr

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget