Nominal DAK Bidang Pendidikan Di Lampura Meningkat 5 Miliar

BlogGua, Lampung Utara - Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Pendidikan di Kabupaten Lampung Utara pada tahun 2017 diketahui mencapai Rp. 16,4 Miliar. Dimana besaran anggaran ini mengalami peningkatan sebesar Rp.5 Miliar dibanding DAK pada tahun lalu.




[caption id="attachment_910" align="aligncenter" width="600"] Suwandi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung Utara saat dikonfirmasi.[/caption]

"Tahun ini, besaran DAK mengalami sedikit peningkatan. Kalau tahun lalu, nilainya hanya sekitar Rp.11 Miliar, tahun ini, nilainya mencapai Rp.16,4 Miliar,"ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura Suwandi, rabu (7/6/2017).


Di lanjut Suwandi, pembagian anggaran itu akan diperuntukan bagi pembangunan fisik dan non fisik di bidang pendidikan. Pembangunan fisik itu berupa rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan pembangunan laboratorium sekolah. Sedangkan pembangunan non fisik seperti pengadaan peralatan alat peraga atau buku."Selain itu pembangunan non fisik, peruntukan DAK difokuskan untuk pembangunan fisik gedung sekolah," jelasnya.


Pada tahun ini, menurut Suwandi, pembangunan fisik baik rehabilitasi atau pembangunan fisik lainnya diberikan kepada 61 sekolah. Dengan rincian 16 SD mendapat rehabilitasi gedung, dan empat SD lainnya mendapat pembangunan RKB. Lalu, 16 SMP mendapat rehabilitasi gedung, 15 SMP mendapat RKB, serta 10 SMP mendapat pembangunan laboratorium."Karena pembangunannya menggunakan sistem swakelola maka kepala - kepala sekolah penerima DAK kami berikan pemahaman melalui sosialisasi pada pekan lalu,"terangnya.


Selanjutnya, para kepala sekolah diminta melakukan rapat bersama pihak komite sekolah untuk segera membentuk panitia pembangunan sekolah. Setelah panitia terbentuk maka tahapan selanjutnya ialah penandatanganan nota kesepakatan yang disusul dengan pencairan DAK ke rekening masing - masing penerima." Kemungkinan besar, pengerjaan pembangunan itu baru dapat dilakukan selepas lebaran. Saya harap kualitas mutu bangunan dan administrasi pembangunan pada tiap - tiap sekolah penerima akan lebih baik dari tahun sebelumnya,"pungkasnya.


(*BERKHIN*)