Terkuak! Fakta Kelicikan Aktor Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Kotabumi

Ketua Tim PHO proyek Gedung Perpus Daerah Kotabumi, Aprizal, S.T.,M.M

BlogGua, Lampung – Kecurigaan terjadinya kecurangan ataupun kelicikan bahkan kongkalikong dan penuh manipulasi data dalam proyek pembangunan tahap II Gedung Perpustakaan Kotabumi, kini mulai terkuak dan jelas. Faktanya, tanda tangan tim Provisional Hand Over (PHO) dipalsukan!

“Ya benar, Saya juga tahu setelah ada pemeriksaan terkait administrasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Ternyata dalam berita acara PHO tandatangan saya dipalsukan,” kata Aprizal, Kamis (18/12/2025) di ruang Kantor Disperkim dan Ciptaru Lampung Utara, Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.

Aprizal yang berperan sebagai Ketua Tim PHO proyek pembangunan tahap II Gedung Perpustakaan Kotabumi itu mengaku, sangat terkejut dan geram. Karena, kata dia, surat Berita Acara PHO sangat penting guna menentukan layak atau tidaknya hasil pekerjaan pemborong untuk diterima. Padahal, kata dia, hasil pekerjaan pemborong itu sudah dia laporkan ke PPK bahwa tidak layak untuk diterima.

“Selain itu, Berita Acara ini juga penting bagi PPK sebagai dasar untuk merekomendasikan ke negara melakukan pembayaran,” imbuhnya.

Aprizal pun mengaku tandatangan itu dipalsukan tanpa perintah dan sepengetahuan dirinya bahkan anggota tim lain. Akan tetapi, murni dia ketahui setelah ada pemeriksaan oleh BPK. Kemudian, akan melaporkan peristiwa ini kepada Inspektorat Kabupaten Lampung Utara.

Dari peristiwa ini, sepertinya publik awam pun sudah dapat menilai bahwa pelaksanaan proyek pembangunan tahap II Gedung Perpustakaan Kotabumi benar-benar kacau bahkan dapat pula terindikasi beberapa aktor proyek telah melakukan tindakan atau perbuatan melawan hukum. (ZoTu)

Sebagai informasi:

Proyek pembangunan tahap II Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi Lampung Utara menelan pagu anggaran sebesar Rp. 1,2 Miliar dari APBD Perubahan tahun 2024 Disperkim dan Ciptaru Lampung Utara. Proyek dikerjakan oleh pemborong menggunakan CV.Rajhabor Technique.

Hasil pengecekan Ketua Tim Pelaksana Provisional Hand Over (PHO) banyak ditemukan item fiktif, bangunan gedung kacau. Sumur bor dalam proyek pembangunan tahap II Gedung Perpustakaan Kotabumi dikerjakan pemborong setelah dilakukan pemeriksaan tahap PHO.

Diberitakan sebelumnya: Indikasi tindakan korupsi Proyek Konyol di RSD Ryacudu Kotabumi merambat ke proyek pembangunan tahap II gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi Lampung Utara. Enggak ada septic tank, gedung perpustakaan itu kacau! {…} 

Baca selengkapnya: Indikasi Korupsi Proyek Konyol Merambat ke Proyek Gedung Perpustakaan Kotabumi


0 Komentar

Silahkan Komentar