| Foto: Istimewa, Dok. OmGua/Publik |
BlogGua, Kotabumi - Jejak pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi kembali menarik perhatian. Kali ini, hard copy menunjukkan catatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun 2022 Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Tahap 2 Kabupaten Lampung Utara dengan nilai Rp. 1,2 miliar.
Catatan tersebut kini berada dalam rangkaian jejak pembangunan gedung yang juga tercatat dalam data pengadaan. Pada tahun 2017, SPSE INAPROC mencatat paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU dengan pagu Rp. 2 miliar. Kemudian pada 2018, kembali tercatat paket Lanjutan Gedung Perpustakaan dengan pagu Rp. 800 juta.
Sebelumnya, Yunada mengaku membuat perencanaan awal gedung Perpustakaan Kotabumi pada tahun 2018. Ketika dikonfirmasi apakah item pekerjaan dalam RAB tahun 2022 sama dengan RAB yang pernah dibuatnya pada tahun 2018, Yunada menjawab:
“Enggak ingat,” tulis Yunada yang berperan sebagai KPA Perencanaan awal pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi, Senin (21/09/2026) di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.
Penelusuran digital OmGua berlanjut ke situs SPSE INAPROC dan SiRUP. Namun, tidak ditemukan satu pun rincian data secara digital tahun 2022–2023 terkait RAB Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Tahap 2 Kabupaten Lampung Utara.
Akan tetapi, pada tahun 2024 SiRUP mencatat pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Tahap 2 dengan pagu Rp. 1,2 miliar. SiRUP pun mencatat paket sebagai pekerjaan konstruksi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Penataan Ruang (Disperkim-Ciptaru) Lampung Utara. Paket tersebut diumumkan tanggal 2 Oktober 2024.
Selain itu, paket tahun 2024 tersebut juga mendapat pendampingan hukum dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) bidang Datun Kejari Lampung Utara.
“Semua paket proyek APBD Perubahan tahun 2024 Disperkim, pendampingan,” jelas Kasi Datun, Yogi Aprianto kepada OmGua saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu usai meninjau pekerjaan konstruksi Rehabilitasi Gedung RSUD Mayjend HM Ryacudu.
Sementara Iko Erza Hartiyus yang mengaku berperan sebagai PPK Perencanaan proyek awal Pembangunan Gedung Perpustakaan Kotabumi hingga berita ini ditayangkan belum juga menjawab pesan konfirmasi. Bahkan, sudah dihubungi pun masih enggan menekan tombol hijau di androidnya.
Sebelumnya, Iko mengaku pagu pekerjaan konstruksi awal pembangunan gedung sebesar Rp. 2 miliar. Iko pun mengaku lupa kapan pekerjaan pembangunan gedung tersebut dilaksanakan.
Lantas, di mana titik lokasi pekerjaan paket tahun 2017 dan 2018 serta RAB tahun 2022 Pembangunan Gedung Perpustakaan Kotabumi?
Dari mana dasar nomenklatur “Tahap 2” pada pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi tahun 2024, jika sebelumnya disebut tidak ada istilah tahap?
Bagaimana status hukum jejak digital paket Pembangunan Baru GEDUNG Perpustakaan Daerah Kab.LU tahun 2017 dengan pagu Rp. 2 miliar dan paket Lanjutan Gedung Perpustakaan tahun 2018 dengan pagu Rp. 800 juta?
Kemudian, bagaimana sebenarnya rangkaian pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi dari tahun 2017 hingga 2024?
Di samping itu, sekretaris daerah selaku pimpinan tertinggi ASN sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lampung Utara memilih bungkam pasca ditemukan data tahun 2026 dari SiRUP LKPP dengan Kode RUP 65172844, paket senilai Rp. 300 juta itu diplot untuk Jasa Konsultasi Perencanaan Gedung Perpustakaan Daerah di bawah naungan Disperkim-Ciptaru Lampung Utara.
Sebagai informasi, penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kotabumi di Polres Lampung Utara masih berada dalam tahap penyelidikan. (ZoTu)
Diberitakan sebelumnya: Perpus Kotabumi: Yunada Sebut Tak Ada Istilah Tahap, SiRUP Catat Tahap 2 di Tahun 2024
0 Komentar
Silahkan Komentar