Pemda Pringsewu Serahkan Sertifikat Tanah Hibah 3 Hektare Untuk Kemenag

Penjabat Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah (PDH Khaki)

BlogGua, Lampung - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pringsewu memberikan bantuan Hibah Barang Milik Daerah (BMD) kepada Kementerian Agama (Kemenag) berupa tanah seluas 30.006 meter persegi yang berlokasi di Pekon Mataram Kecamatan Gadingrejo.

Tanah tersebut direncanakan untuk pembangunan gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pringsewu ini, dokumen atau sertifikatnya diserahkan oleh Penjabat Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu Ahmad Rifa'i di Ruang Kerja Bupati Pringsewu, Lampung, Selasa (09/08/2022).

Penjabat Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah berharap hibah  tanah yang diberikan pemerintah daerah kepada Kementerian Agama dapat dimanfaatkan sesuai dengan bunyi yang tertera pada surat pernyataan hibah tersebut, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu.

"Hibah tanah ini juga menjadi sejarah pertumbuhan pendidikan anak bangsa, dengan mendorong daya ungkit pendidikan agama dan umum melalui lembaga pendidikan di Kabupaten Pringsewu," kata Adi Erlansyah, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi, Kepala BPKAD Arief Nugroho, Kepala Bappeda A.Fadholi, Kabag Kesra Rustiyan serta Kabag Pemerintahan Supriyanto.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Ahmad Rifa'i menyampaikan ucapan terimakasih serta apresiasi kepada Pemkab Pringsewu yang telah menghibahkan lahan kepada Kementerian Agama.

Dikatakan Rifa'i yang hadir bersama sejumlah pejabat Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu pemberian hibah tersebut merupakan salahsatu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu kepada Kementerian Agama atas rencana pembangunan gedung MAN 2 Pringsewu.

Kolaborasi harmonis antara Pemkab Pringsewu dengan Kantor Kementerian Agama, diharapkan dapat terus berjalan dan banyak memberi manfaat kepada masyarakat.

"Komitmen Pemkab Pringsewu sejalan dengan keseriusan Kementerian Agama dalam memajukan lembaga pendidikan agama dan keagamaan," ujarnya. (kmf /Isnanto Hapsara)