Kejaksaan Tanggamus Terus Periksa Dugaan Korupsi Oprasional KPPS

BlogGua, Tanggamus - Dugaan pemotongan dana operasional KPPS Pilpres-pileg 2019 lalu, perkaranya tengah diproses tim Kejaksaan Negeri Tanggamus.

Ketua PPK Kotaagung Barat, Dian Sherly yang juga sebagai Advokad aktif di Kabupaten Tanggamus, nyatakan ikuti aturan hukum yang sedang proses.

“Sesuai dengan ramainya pemberitaan di media online, nanti itu akan dipanggil semua PPK di 20 Kecamatan.

Untuk sementara ini, lanjut Sherly, infonya baru 5 Kecamatan yang dipanggil untuk diperiksa keterangan oleh Kejaksaan.

"Mengenai proses penyelidikan yang berjalan, mau gimana lagi karena sudah masuk ranah hukum, ya kita ikuti aturan hukum,”kata Dian Sherly usai hadiri rapat Pleno KPU di Hotel 21 Gisting, Senin (12/8/19).

Dian menjelaskan, alur dana operasional KPPS dari PPK, Riel untuk dana operasional KPPS Rp.2.600.000, dibagikan sebesar Rp2.400.000, karena pertimbangan bahwa untuk keseragaman triplek dan sebelumnya sudah putuskan melaui rapat pleno seluruh anggota PPK, PPK yang mengkoordinirnya dan dibagikan ke PPS.

“Dana sudah kita bagikan, sejumlah Rp2.400.000 dari Rp2.600.000 itu kita bagikan ke PPS,”ungkapnya.

Saat disinggung KPPS menerima dana operasional Rp1.600.000 Juta tidak sesuai jumlah yang seharusnya Rp2.600.000. Ketua PPK Dian juga sebagai Advokat, belum bisa mengomentari dengan alasan, karena berbeda Kecamatan.

“Saya belum bisa komentar, itu masing -masing dan ranahnya beda- beda tiap Kecamatan. Terkait penyidikan yang sedang dilakukan kejaksaan, sebelum kesana mungkin belum bisa kami jelaskan disini. Nanti setelah diperiksa oleh penyidik kejaksaan, baru bisa kita ceritakan disini,”ungkapnya.

Diketahui, dugaan pemotongan dana operasional, Kejaksaan Negeri Tanggamus sejauh ini telah memeriksa keterangan untuk struktur PPK,PPS di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Gunung Alip, Kecamatan Wonosobo, Pematangsawa dan Kecamatan Kotaagung, Kecamatan Semaka. (bwm/rls)

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget