Penjahat Jalanan Kembali Beraksi, Korban Tak Sadarkan Diri


BlogGua
CN, Lampung
– Hendri (45) warga Desa Taman Jaya,
Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) harus menjalani
pengobatan intensif di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, setelah dirinya menjadi
korban ganasnya para pelaku penjahat jalanan (Begal).





Berdasarkan informasi
yang dihimpun, Hendri sempat tak sadarkan diri setelah dihalau dan dipukul oleh
kawanan begal pada hari Selasa (2/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB mengenai
pelipis mata bagian kanannya.





Kepala Desa Taman
Jaya, Burhan saat dikonfirmasi, membenarkan jika salah satu warganya menjadi
korban pencurian dengan kekerasan (Begal). Peristiwa tersebut lanjut dia,
terjadi di area perkebunan yang tak jauh dari perkampungan setempat.





“Dilokasi ini, 
Sebelumnya sudah pernah terjadi aksi pembegalan,” terang Kades Taman Jaya
kepada sejumlah wartawan. Kamis (7/4/2019).





Dijelaskna, bahwa
korban pada saat melintas mengendarai kendaraan roda dua supra X 125 seorang
diri dari arah kotabumi hendak pulang ke rumahnya. Saat melintas di lokasi
kejadian korban di halau dan dipukul menggunakan kayu.





“Sepeda motor korban
langsung di bawa oleh pelaku yang belum diketahui, hal ini dikarenakan korban
masih belum sadar dan belum bisa dimintai keterangan, ” jelasnya.





Mendapatkan informasi
tersebut, tutur Burhan, dirinya bersama warga melakukan pengejaran terhadap
pelaku yang pada saat itu diduga lari kearah kecamatan Abung Kunang. Karena
tidak berhasil mengejar ke dua orang pelaku, dirinya memutuskan untuk kerumah
sakit guna melihat kondisi korban.





“Kami berharap
kepolisian dapat segera menangkap pelaku yang sudah meresahkan, khususnya warga
taman jaya.  Lampung Utara sudah mulai rawan begal, penegak hukumnya mana,
kami harap masalah ini dapat segera terungkap," ujar Kades.





Sementara itu, Kapolsek Kotabumi Utara, IPTU.  Rukmanizar saat hendak dikonfirmasi melalui telephon selulernya di nomor 0812 xxxxx xxxx, belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut terkait aksi pembegalan tersebut. “ Sebentar,  Saya lagi rapat,” singkatnya.





editor: pazri