↑↓Scroll

BlogGua Menu Cepat

Way Kanan Perkuat Pencegahan Karhutla Lewat Program Kampung Nol Bakar

Momen kegiatan. Foto: Istimewa

BlogGua, Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui pendekatan berbasis kampung dengan mengoptimalkan peran aparatur dan masyarakat. Strategi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam koordinasi Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, bersama Tim Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Laksma TNI Bayu Trikuncoro di ruang kerja bupati, Rabu (16/09/2026).

Salah satu strategi yang dibahas adalah konsep Center of Gravity (CoG) melalui program Kampung Nol Bakar Berbasis Kinerja Aparatur. Program ini diarahkan untuk memperkuat deteksi dini, edukasi masyarakat, pemetaan wilayah rawan, serta respons awal terhadap indikasi kebakaran.

Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan sebagai langkah utama, bukan hanya mengandalkan pemadaman setelah kebakaran terjadi. Aparatur kampung bersama masyarakat didorong meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, termasuk risiko penggunaan api yang tidak terkendali dalam aktivitas pertanian.

Sebelumnya, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI telah melakukan peninjauan selama 21 hari di Kabupaten Way Kanan dengan mengunjungi 10 kecamatan. Hasil kegiatan tersebut menyoroti pentingnya perubahan pola penanganan Karhutla menuju pencegahan yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Edukasi serta pendampingan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari pendekatan tersebut. Kesadaran terhadap praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan diharapkan dapat membantu mengurangi aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Dalam kunjungan kerja itu, Tim Karhutla Mabes TNI menyerahkan buku Executive Summary atau ringkasan eksekutif kepada Ayu. Dokumen tersebut memuat hasil penyuluhan dan peninjauan di Way Kanan untuk menjadi bahan informasi dan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kebijakan pencegahan maupun penanganan Karhutla.

Koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian dari upaya tersebut. Pemerintah daerah, TNI, Polri, aparatur kewilayahan, dan masyarakat diharapkan saling mendukung dalam mengenali potensi kebakaran serta mengoordinasikan langkah pencegahan sejak dini.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Pasi Opsdim 0427/Way Kanan, Kapolres Way Kanan, jajaran Kejaksaan Negeri Way Kanan, perwakilan Lanudad Gatot Soebroto Way Tuba, Skadron 12/Amur Jaya Yudha, Yonif TP 892/VS, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan menerima laporan dan hasil evaluasi Tim Karhutla Mabes TNI untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan daerah. Melalui penguatan peran aparatur kampung dan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih awal guna menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan aktivitas warga. (wk/wk)