Tersinggung! Lima Keturunan Bandar Dewa Tebang Pohon Karet Diluar HGU PT. HIM

Koordinator lapangan masyarakat 5 (lima) keturunan Bandar Dewa, Rulaini

BlogGua, Tulang Bawang Barat - Masyarakat Adat 5 (lima) keturunan Bandar Dewa Tiyuh Bandar Dewa Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung melakukan penebangan pohon yang berada di luar HGU No. 16 PT. HIM areal Pal 137, 770 - 139. Rabu, (26/1/22).

Menurut Koordinator lapangan Masyarakat 5 keturunan Bandar Dewa, Rulaini aksi penebangan tersebut lantaran Masyarakat 5 keturunan Bandar Dewa tersinggung atas pernyataan Pimpinan PT. HIM, Juarno yang menyebut narasi yang disampaikan selama 40 tahun ini dan keberadaan masyarakat adat 5 keturunan Bandar Dewa adalah ilusi semata.

"Saya selaku koordinator lapangan yang selalu menjaga kondusifitas Kamtibmas, tidak bisa lagi menahan keinginan masyarakat untuk merebut kembali lahan yang selama ini digunakan PT. HIM untuk menanam karet," ujar Rulaini.

Ditempat yang sama, salah satu perwakilan masyarakat 5 keturunan Bandar Dewa pilar Goeroe Alam, Benson Wertha sangat menyayangkan dan mengecam keras pernyataan Juarno yang kesannya mengintimidasi masyarakat 5 keturunan Bandar Dewa saat RDP, juga yang secara tidak langsung menohok Tim Reforma Agraria yang hadir saat itu.

"Karena pernyataan saudara Juarno bertolak belakang dengan bukti dan fakta yang ada, bahwa lahan yang dieksekusi masyarakat 5 keturunan Bandar Dewa adalah lahan yang di luar HGU yang dimiliki oleh PT. HIM," tegas mantan Anggota DPRD Bandar Lampung tersebut. 

Benson melanjutkan, Apabila terjadi hal-hal yang menimbulkan terganggunya Kamtibmas yang ada di kabupaten Tulang Bawang Barat, saudara Juarno harus bertanggung jawab atas pernyataannya. 

Tim Reforma Agraria yang diketuai oleh Bupati Tulang Bawang Barat, imbuhnya, harus segera mengambil langkah yang telah menjadi kesepakatan bersama dalam RDP DPRD Tulang Bawang Barat.

"Tim Reforma Agraria segera mengambil langkah untuk dilakukannya ukur ulang lahan PT. HIM," tuntasnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Tulang Bawang Barat, Yantoni saat dihubungi melalui telepon seluler menyampaikan bahwa pihaknya selalu mengimbau kepada PT. HIM dan masyarakat agar senantiasa menjaga kondusifitas Kamtibmas.

"DPRD selalu menghimbau kepada PT. HIM dan masyarakat untuk tidak memancing hal-hal yang akan mengganggu kamtibmas," kata Yantoni kepada awak media.

Menurut Yantoni, DPRD Tulang Bawang Barat sudah merekomendasikan masalah ini kepada Tim Gugus Tugas Reforma Agraria, sehingga bisa menata dan menertibkan P.T HIM secara menyeluruh. 

"Yang kita inginkan supaya pemerintah bisa melindungi perusahaan tanpa mengabaikan hak masyarakat," tutupnya. (*/Junaidi Ismail)

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Adat 5 (lima) keturunan Bandar Dewa didampingi pengacara dari kantor hukum Justice Warrior kota Metro menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tulang Bawang Barat (DPRD Tubaba) di Tulang Bawang Barat, Rabu (19/01/2022). {...}

baca selengkapnya : RDP Lanjutan Sengketa Tanah Bandar Dewa - PT.HIM, Juarno Tidak Mau Ttd Berita Acara Rapat