Para Guru Merasa Senang, PTM Akan Mulai Dilaksanakan di Kota Metro

BlogGua, Metro - Sulitnya pembelajaran secara daring menjadi tantangan bagi seorang tenaga pendidik. Terlebih, di era pandemi covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun terakhir. 

Namun, kesulitan bagi pendidik itu kian sirnah lantaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah akan diadakan. Dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi tenaga pendidik serta pengetahuan yang mendalam soal tekhnologi agar dapat menjadi alternatif pembelajaran. 

Seorang guru mata pelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 8 Metro, Madiyono mengaku senang mendapat kabar PTM akan dilaksanakan. 

"Alhamdulillah sebentar lagi PTM sudah bisa kita laksanakan. Sebenarnya banyak kendala yang kami alami sebagai guru mata pelajaran," ujarnya saat BKPSDM mengadakan sosialisasi Kepegawaian, di sekolah tersebut, Senin (27/09/2021). 

Hal senada juga diungkapkan oleh Eka pengajar muatan lokal Bahasa Lampung mengungkapkan kesulitannya dalam pembelajaran secara online terlebih lagi jika sedang ada gangguan sinyal ketika menggunakan aplikasi zoom meeting. 

"Kesulitan bagi kami itu soal perangkat yang mendukung pembelajaran online. Mulai dari telepon yang mendukung hingga provider yang siap serta bagus untuk digunakan. Yang sering terjadi jika sedang zoom meeting dan hujan turun. Otomatis itu menjadi penghambat," kata dia. 

Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, Welly Adi Wantra mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 ini tenaga pendidik harus lebih kreatif lagi dalam mengembangkan pembelajaran. 

"Dalam waktu dekat harus kita siapkan SDM tenaga pendidik, sekaligus sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana yang menunjang PTM agar menjamin keselamatan para murid dan guru," kata dia. 

Dia menjelaskan, ditengah pandemi Covid-19 yang berlangsung cukup lama, Welly merasa telah banyak hambatan yang dirasakan bagi para pendidik. Sehingga dengan meningkatkan kualitas pengajaran untuk mengejar kekurangan-kekurangan yang ada. 

"Ini sangat penting, sebagai bentuk upaya mempersiapkan diri untuk kembali menghadapi pembelajaran yang telah cukup lama digelar secara daring," ujarnya. 

Dia berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini akan dapat memberikan suatu edukasi bagi para tenaga pendidik untuk lebih mempersiapkan segalanya agar KBM tatap muka berjalan lancar sesuai rencana.

"Semoga seluruh guru yang ada dapat menjadi tonggak sejarah Kota Metro untuk benar-benar layak menyandang status Kota Pendidikan," tutupnya.(*)