Lokakarya LDII Lampung Utara, Dibuka Oleh Bupati Agung

BlogGua CN, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara membuka langsung kegiatan acara lokakarya wawasan kebangsaan Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabuputen Lampung Utara, di GSG Al-Masyurin LDII Lampung Utara, Kamis (02/11).


Ditandai dengan pemukulan sebuah gong oleh Bupati Agung, tanda dibukanya kegiatan acara Lokakarya LDII yang bertemakan "Merajut Kemajemukan Dengan Persatuan dan Kebersamaan dalam Mewujudkan Masyarakat Lampung Utara yang Aman, Sejahtera dan DamaI dalam Ridho Allah SWT". Kemudian diawali dengan pembacaan Ayat suci Alqur’an oleh Ustad Koulun Faslan dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.


Ketua DPD LDII Kabupaten Lampung Utara H. Zulkipli Noer menyampaikan, maksud dan tujuan terselenggaranya acara untuk meningkatkan rasa nasionalisme, rasa cinta tanah air dan bangsa serta penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam mengelola kebhinekaan sebagai kekayaan dan modal dasar untuk mencapai tujuan nasional.


“Untuk itu kami menyambut baik kegiatan ini dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, meningkatkan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa persaudaraan dan keragaman serta menangkal bahaya faham radikalisme, terorisme, komunisme” ujar dr. Mamad dalam sambutannya selaku Ketua DPW LDII Provinsi Lampung seusai laporan yang disampaikan oleh Ketua DPD LDII Lampung Utara.


Dikesempatan acara yang sama Bupati Lampung Utara mengajak seluruh peserta dan lapisan masyarakat, agar setiap perbedaan yang ada dapat dijadikan pemersatu diantara kita, sehingga dapat memperkuat ukhuwah kita dalam menjaga NKRI.


“NKRI dan Pancasila jangan pernah untuk di rubah, Indonesia bukan negara Agama akan tetapi Indonesia negara yang punya Agama”, sepenggal kalimat penutup Bupati Agung dalam sambutannya.


Tampak hadir dalam acara tersebut, Anggota Forkopimda Lampung Utara, Kementerian Agama Lampung Utara, Ketua DPW LDII Propinsi Lampung, Ketua MUI Lampung Utara, SKPD Lampung Utara dan Peserta Lokakarya LDII Lampung Utara.


*|red, BCN mengabarkan.