Kuatkan Persatuan NKRI, Tony Afrian Pimpin Adat Marga Laay

Prosesi adat

BlogGua, Lampung - Nayuh, butetakh, penyerahan gelar (adok) dari saibatin marga Laay,  Faisol Amirullah gelar suntan patirin Baginda ratu kepada putranya Tony Afrian gelar Suntan Pangeran Patirin Baginda Ratu, yang dilaksanakan di Pekon Laay Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, Rabu 13 Juli 2022, berlangsung khidmat dan ramai dengan berbagai prosesi yang dilakukan. 

Tony Afrian, menjadi saibatin marga Laay keturunan ke 16 yang dikukuhkan memimpin marga tersebut melalui prosesi adat yang dilakukan. 

Sebelum dilakukan penyerahan tahta tersebut, Tony dan istrinya Bina Yusha di bawa dengan tandu yang dihiasi dan dilapisi dengan kain tapis Lampung  Krui, dengan diangkut banyak orang,  iring iringan Hadra dan penari pencak silat serta berbagai pengiring lainnnya. 

Camat Karya Penggawa, Wike Wijayanti mengatakan kegiatan adat seperti hal tersebut merupakan upaya menjaga melestarikan adat budaya yang ada dimasyarakat Krui. Hal tersebut juga relevan dengan julukan kabupaten pesisir barat yaitu bumi para saibatin dan ulama. 

Acara itu bernilai positif,  dalam upaya melestarikan adat sebagai bagian dari kearifan lokal, apalagi ditengah arus globalisasi modern yang  terus menggerus adat budaya kearifan lokal kalau tidak ada dan dilakukan upaya upaya pelestarian. 

"Butetakh penyerahan gelar adat (adok,  bahasa Lampung) merupakan bagian dari adat Lampung  dalam melestarikan kearifan lokal ditengah globalisasi modern, Ini juga selaras dengan julukan Pesibar sebagai negeri para saibatin dan ulama. Mari kita bersama menjaga adat budaya dan melestarikannya," kata dia.

Hal senada dikatakan oleh anggota DPRD Pesisir Barat, Fadli Ahmadi yang hadir pada kegiatan itu. Kata dia, Adat terbentuk dari ajaran agama dalam hal ini agama islam. Sebab itu prosesi  kegiatan adat diharapkan bukan sekadar seremonial pada waktu itu saja namun dapat memaknai dan mengambil hikmah untuk masyarakat di kabupaten itu, dimaknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari. 

"Adat terbentuk dari adab, yang asalnya dari ajaran agama, makna ini Mengajarkan kebaikan setiap orang, seseorang juga para pemimpin menjadi tauladan dan pengayom yang baik selaras dengan   adat dan ajaran agama,kalau betul betul itu dijalankan insyaalloh akan tercipta masyarakat yang kondusif maju dan sejahtera dan," kata dia. (wari)