Kata Pak Cik, NU Lahir Dari Rahim Para Alim Ulama

Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus saat Pidato

BlogGua, Lampung Barat
- Kaderisasi penting dalam organisasi, sebagai kader dilatih untuk tanggap dan mematuhi segala peraturan yang tertuang di dalam ADART. Apalagi kaderisasi angkatan pertama ini dihadiri langsung instruktur ada yang dari Jakarta dan Jawa tengah. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus saat menghadiri Acara Pembukaan Pendidikan Kader penggerak Nahdhatul Ulama Angkatan I PCNU Kabupaten Lampung Barat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittidah, Air Putih, Way Tenong, Lampung Barat, Jum'at (25/06/2021).

Untuk itu Parosil mengharapkan agar para kader NU ini dapat berkontribusi di Lambar. Karena menurut Parosil, NU merupakan garda terdepan di Indonesia dan sudah banyak berkontribusi sebagai penjaga NKRI serta merawat Kebhinekaan.

"Perlu diketahui bersama, NU lahir dari rahim para alim ulama," kata Pak Cik sapaan akrab Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus.

Sebagai kader, sambung Pak Cik, harus optimis, loyal dan militan serta  tidak mementingkan kepentingan sendiri. Karena itu Pak Cik yakin, kader NU dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera menuju Lampung Berjaya.

"Diharapkan, kita dapat bersama-sama menjaga NKRI di dalam bingkai kebhinekaan,  Kita sudah sama-sama menyatakan NKRI harga mati, Pancasila jaya," ujar Pak Cik.

Sebelumnya Pak Cik berterimakasih kepada jajaran panitia telah mengundang Bupati dan jajaran, dalam memberikan motivasi dan support, semoga kader angkatan pertama dapat lebih disiplin dan aktif sebagai kader, sehingga manfaatnya dapat dirasakan diri sendiri dan masyarakat.

Sementara, Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama, Danang Harisuseno mengatakan, Proses kaderisasi ini dilakukan selama tiga hari, mulai 24 s.d 27 Juni mendatang. Karena menurutnya proses kaderisasi merupakan agenda terpenting dalam organisasi.

"Tujuannya ialah melahirkan kader yang tangguh, menyebarkan budi pekerti luhur, kader yang kuat akidah, kokoh ideologi, militan dan melahirkan kader yang dapat berkhidmad pada bangsa,"pungkasnya.

Acara tersebut dibuka langsung Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus dan berjalan khidmad serta lengkap dengan protokol kesehatan covid-19.

Pendidikan Kader Penggerak Nahdhatul Ulama Angkatan Pertama PCNU di Kabupaten Lampung Barat ini lebih spesial. Karena diikuti oleh lapisan masyarakat dari berbagai kalangan, ada dari ASN, Politisi, Petani, Buruh dan lain sebagainya

Dalam Kegiatan tersebut, PCNU sekaligus melaunching Kartu Anggota NU yang dimotori Bank Mandiri Cabang Liwa, sebanyak 140 Kartu Anggota yang penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Bupati Lambar.

Turut hadir dalam acara, Wakil Bupati Lambar, Perwakilan Polres Lambar, Perwakilan Kejaksaan Negeri Lambar, Perwakilan Kodim 0422/LB, Kepala Kantor Departemen Agama Lambar, Assisten, Kepala Perangkat Daerah Lambar, Jajaran Bank Mandiri Cabang Liwa, Uspika Kecamatan Way Tenong, Pimpinan Ponpes Al-Ittidah Kyai Hi. Harun Alrasyid, Pimpinan Ponpes Roudlotussolihin  Kyai Hi. Toha, Pimpianan Wilayah NU Provinsi Lampung Kyai Hi. Muhidin Tohir, Ketua PCNU Lambar Danang Harisuseno dan Para Kader PCNU Angakatan pertama berjumlah 100 Orang.

(Diskominfo)