Kelabui Kebenaran, Pelaku Pungli PKH Tanggamus Atur Siasat

BlogGua CN, Tanggamus – Dugaan adanya Praktik Pungli dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak ,Tanggamus,Lampung kini semakin kuat. Kakon bersama 2 orang yang mengaku Anggota Polisi telah menginterogasi para warga Penerima dana PKH sekaligus mengatur siasat guna mengelabui media untuk membongkar kebenaran informasi yang mulai dipublikasikan sejak beberapa waktu lalu.


Sebagaimana diungkapkan oleh Warga Suka Padang (KR) dikediamannya, usai mengahadiri pertemuan di kediaman Kepala Pekon Suka Padang Cukuh Balak, Tanggamus,Lampung. “Jujur mas saya nyesel, karena saat itu Ibu MA di interogasi,ditanya identitas dirinya, padahal kakek nenek dan orang tuanya warga sini, meninggal disini. Jadi saya drop dan berpikir siapa yang akan bela saya. Meskipun, Ibu (LI) tetap bersikukuh dengan menyatakan tidak ikhlas atas pemotongan itu,” ungkapnya.


Seketika itu, (KR) drop saat melihat dan mendengaar (MA) yang lebih dulu di Interogasi dengan nada keras oleh beberapa orang dalam ruang terpisah, sehingga KR pun terpaksa mengikuti apa yang diminta.


Lebih lanjut dikatakn (LR), dalam pertemuan itu dihadiri juga oleh pendamping PKH (LN) dan EG serta 2 oknum Petugas yang mengaku Polisi, Kakon, Ketua Kelompok 1 Nur, Kelompok 2 Sumiah dan para warga penerima PKH ± 16 orang, Kamis (28/12/17) sekira pukul 10.00 WIB.


Beberapa waktu lalu sebelum pertemuan itu digelar, Kakon Suka Padang terlebih dahulu memberikan kertas kosong untuk ditandatangani oleh warganya sendiri secara door-To-door dengan alasan yang tidak jelas. Sehingga para warga berkeyakinan, tindakan ini adalah cara kakon agar warga mengikhlaskan semua potongan dana yang dipotong oleh Ketua kelompok PKH, dengan nilai berkisar antara 50 sampai sampai 150 Ribu Rupiah.


Hal senada juga dikatakan (MA) yang dengan tegas menyatakan, dirinya tidak ikhlas atas pemotongan itu serta tidak suka dengan cara di interogasi layaknya pencuri. Sedangkan ketua Kelompok yang melakukan pemotong dana PKH, tidak di interogasi oleh orang yang mengaku polisi itu. “Saat ini kami minta tolong dengan mas-mas wartawan untuk memberitakan ini, agar terkuak kebenarannya. Kalau masalah saya di interogasi sama oknum polisi itu, nanti saja mas, urusan warga saat ini jauh lebih penting”, imbuhnya seraya menyerahkan hasil rekaman saat berlangsungnya pertemuan dirumah Kakon.


 

Kabar sebelumnya, Terjadi Pungli Pencairan Dana PKH Tanggamus, Warga Dipaksa Bungkam

Pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus terindikasi adanya pungli oleh oknum-oknum tertentu, Rabu (13/12/17) (...)

|rudi,mengabarkan.