Walikota Metro Narasumber FGD JAMA-PAI

Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin (kopiah Hitam)

BlogGua, Lampung - Walikota Metro menjadi Narasumber Pada Focus Group Discussion (FGD) Tingkat Kecamatan Metro Utara, tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI), Metro Bangga Beli (MB2), Penanganan Stunting, dan Nomor Induk Berusaha (NIB), berlangsung di Aula Kecamatan Metro Utara Kota Metro Provinsi Lampung, Rabu (24/08/2022).

Pada pelaksanaan FGD tersebut diisi dengan pemaparan program JAMA-PAI, MB2 dan NIB oleh Walikota Metro Wahdi, untuk secara teknisi pada MB2 yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, UMK, UM dan Perindustrian Kota Metro Siti Aisyah, serta pada teknisi proses pembuatan NIB disampaikan oleh Kepala Dinas PM-PTSP Kota Metro Denny Sanjaya.

Diketahui, dilakukannya FGD pada tingkat Kecamatan di Kota Metro ini dengan tujuan untuk melakukan percepatan setara kerjasama dalam menumbuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai investasi besar yang unggul agar proses pembangunan dapat berjalan guna membangun Kota Metro berdasarkan visi dan misi Kota Metro.

Pada arahannya, Walikota Metro, Wahdi menyampaikan bahwa JAMA-PAI bertujuan agar semua kegiatan yang dilaksanakan di Kota Metro dapat terintegrasi dan berkolaborasi. 

“Kegiatan JAMA-PAI dilaksanakan agar dapat terintegrasi dan kolaborasi diantara komponen-komponen yang ada di komunitas, baik dari masyarakat, kader-kader kesehatan dan KB, PKK, Dasawisma, komunikasi, akademisi, pemerintah, pelaku ekonomi yang terbagi dalam tujuh pilar,” jelasnya.

Lebih lanjut Wahdi juga menyampaikan dirancangnya program MB2 dapat memberdayakan masyarakat serta dapat melahirkan berbagai industri jasa.

“Pada progam MB2 juga dirancang untuk mengembangkan produk lokal dengan rancangan proses-proses pemberdayaan masyarakat melalui ide dan gagasan, dengan melakukan gerakan melayani dan gerakan kemandirian. Perlu sekali membuat rancangan dan melahirkan berbagai industri jasa dan menjadikan Metro sebagai kajian pusat pertumbuhan jasa dan perdagangan dengan harapan kedepannya pada sektor layanan jasa dapat berkembang,” tutupnya. (Irfan)