Pemimpin itu Melayani Semua Orang, Tegas Sudirman D.Hury!

Sudirman D. Hury

BlogGua, Lampung - Sebaik-baik manusia adalah yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Karenanya, dalam posisi apapun, kita harus selalu berada di garis depan untuk memberikan yang terbaik dan memberikan energi positif. 

Filosofi inilah yang selalu dipegang teguh oleh Ketua Umum Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya, Sudirman D. Hury. Perihal kepemimpinan, kapabilitas pria kelahiran Pesisir Barat ini tidak lagi diragukan. 

Merintis dari awal, karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara terus moncer hingga menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Kemenkumham RI di antaranya Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah.Sumatera Barat. Gorontalo Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan. Saat inipun, ia masih aktif sebagai Assesor SDM Aparatur Ahli Utama Kemenkumham RI. 

Menapaki karir hingga mencapai puncak pastilah bukan perkara mudah, tetapi melewati berbagai rintangan dan persoalan yang menjadi asam garam kehidupan. Kekayaan pengalaman inilah yang membuatnya kerapkali terpilih sebagai pemimpin organisasi, termasuk sebagai Ketua Umum TP Sriwijaya 2021-2026. 

Bapak tiga anak yang menamatkan studi doktoral ilmu hukum di Universitas Padjajaran dengan predikat Cum Laude ini memandang konsep kepemimpinan dalam dua aspek penting. Aspek tersebut adalah pemikiran yang inovatif (innovative thinking) dan perencanaan yang efektif (effective planning). 

Pemimpin harus mampu melakukan inovasi pelayanan, meskipun dalam prosesnya harus ada yang dihilangkan, ditingkatkan atau diciptakan. Selain itu, seorang pemimpin haruslah ramah, cekatan dan solutif dan bisa diandalkan dalam rangka melakukan perbaikan tiada henti.

Dalam pandangannya, kepemimpinan harus disertai dengan perencanaan yang efektif, sehingga kebijakan yang dilaksanakan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Kebijakan tersebut juga harus akuntabel dan tidak sewenang-wenang. 

"Pemimpin harus menghargai dan melayani semua orang, apapun latarbelakangnya," tegas pria bergelar adat Temenggung Jaya Angkasa ini. Pemimpin ideal adalah mereka yang menguasai technical skills, conceptual skills, people skills, dan organizational skills.

Namun di atas semuanya itu, kesadaran utama yang mutlak harus dimiliki seorang pemimpin adalah kesadaran untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Untuk itulah, ia mendorong TP Sriwijaya untuk mendampingi pemerintah daerah dengan berbagai progam yang dimiliki. 

TP Sriwijaya sebagai organisasi kemasyarakatan yang saat ini sedang tumbuh pesat merupakan organisasi yang netral dan tidak berafiliasi dengan organisasi politik manapun. Namun ia pun tidak melarang para pengurus atau anggota untuk aktif secara personal di organisasi politik, parpol misalnya. 

Kerja-kerja politik pada prinsipnya baik asal dengan niat yang baik pula untuk menjadi pemimpin yang mampu mendengar dan memberikan solusi atas keluhan masyarakatnya. "Kalau jadi pemimpin tapi tidak mampu memberikan manfaat bagi warga ya untuk apa," tuturnya. 

Apalagi sejumlah daerah khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan harus mengejar ketertinggalan. Karena itu dibutuhkan kerjasama semua komponen masyarakat untuk melakukan percepatan pembangunan.

Pemerintah daerah diharapkan melakukan pembangunan infrastruktur prioritas yang mengarah pada pertumbuhan perekonomian. Karena itu, pemimpin harus jeli melihat apa yang menjadi potensi daerahnya apakah sektor pertanian, pariwisata, atau lainnya.

Sehingga pembangunan bisa difokuskan untuk mendukung potensi daerah yang ada. Selain itu, dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah daerah juga harus memfokuskan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar seperti infrastruktur kesehatan dan pendidikan. (hz/wari)