Parosil Harap KBSB Jadi Penggerak Roda Pembangunan di Lampung Barat

Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus

BlogGua, Lampung Barat - Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat ingin KBSB menjadi salah satu penggerak Roda Pembanguanan di Lampug Barat. Karena KBSB masuk ke dalam salah satu pitu program Kepala Pemerintah Daerah saat ini, yaitu menjadikan Kota Liwa sebagai Kota Budaya.

Hal tersebut sebagaimana yang dikatakan oleh Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Kabupaten Lampung Barat di Hotel dan Resto Sahabat Utama Pekon Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat, Rabu (17/11/2021).

"Kami berharap KBSB menjadi salah satu penggerak roda pembanguanan di Lampug Barat, tak terkecuali budaya, yang itu masuk ke dalam salah satu pitu program pak bupati dan pak wakil bupati poin kedua, yaitu menjadikan kota liwa sebagai kota budaya,"tuturnya seraya menegaskan agar KBSB harus dapat menjaga silaturrahmi, kebersamaan dan kekompakan.

"Saya ucapkan selamat bekerja kepada pengurus KBSB yang baru saja dilantik oleh KBSB Provinsi Lampung. Semoga dapat menjaga kekeluargaan dan dapat berkontribusi terhadap Kabupaten Lampung Barat dalam pembangunan, demi terwujudnya Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, menuju Lampung Berjaya,"imbuhnya.

Sebelumnya Parosil mengucapkan terimakasih karena kehadiran Pak Bupati dan rombongan disambut gendang tambur maninjau dan tari persembahan, ini menunjukkan masyarakat yang berbudaya.

Diharapkan juga oleh Parosil, kebudayan seperti yang ditampilkan dapat dipelihara, dijaga dan dilestarikan. Karena, menurut Parosil, kebudayaan adalah salah satu alat perekat bangsa, menjaga keutuhan dan persatuan, kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi.

"Budaya seperti ini selaras dengan salah satu dari pitu (7) program pak bupati, yaitu menjadikan kota Liwa sebagai kota budaya,"cetusnya.

Mari, sambung Parosil, kita tingkatkan membangun budaya, kita tidak bisa dihargai orang jika kita tidak tau budaya. Ingat pesan Soekarno, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah.

"Orang minang di Lampung Barat mempunyai pengaruh besar, dan mayoritas sebagai pedagang. Jumlahnya bukan sedikit, jumlahnya banyak,"tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Umum KBSB Provinsi Lampung Faisal diwakili Ketua Bidang Kesehatan dan Kemasyarakatan, Herman Husen berharap kepada Pak bupati terus membina kebersamaan ini agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan.

"KBSB sudah berdiri sejak tahun 1968, tepat 22 November nanti usia KBSB mencapai 53 tahun. KBSB di Provinsi Lampung sendiri sudah terbentuk di 12 kabupaten/kota, hanya tiga kabupaten yang masih menyiapkan kepengurusan, yakni Kabupaten Mesuji, Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Way Kanan,"singkatnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, sebagai apresiasi terbentuknya KBSB di Lampung Barat, Bupati Parosil memberikan bantuan kepada KBSB berupa dana sebesar Rp.10.000.000.

Hadir dalam acara, Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Ketua Umum KBSB Provinsi Lampung Faisal diwakili Ketua Bidang Kesehatan dan Kemasyarakatan Herman Husen, Perwakilan Polres Lampung Barat, Camat Balik Bukit, Peratin Gunung Sugih. (diskominfo lambar)