OTG : 1 Santri di Pesisir Barat Ternyata Positif Corona

BlogGua, Pesisir Barat - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat yang juga merupakan juru bicara tim gugus tugas Covid19 di kabupaten itu, Tedy Zadmiko, menjelaskan tentang kronologis satu orang warga di kabupaten tersebut yang positif corona, Minggu (24/5/20).

"Yang terpapar tanpa gejala itu dia gak sakit. itu santri dari Temboro Magetan. ada lima santri yang kami Swab, dua yang baru keluar hasilnya. Sebenarnya tujuh orang yang kami Swab, tetapi yang dua orang bukan santri. Hasil Swab yang baru keluar hari ini baru ada empat orang, dua orang diantaranya santri, dan al hasilnya satu orang positif," kata Tedi, saat dihubungi, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kata dia, pihaknya sudah koordinasi dengan peratin, camat, TNI Polri. Mereka satu keluarga, warga positif corona dan keluarganya di isolasi dalam rumah mereka yang domisilinya di kecamatan Pesisir Selatan.

"Satu keluarga itu kami isolasi, kami omongin harus benar-benar komitmen jangan kemana-mana, diam dirumah dulu. Sampai pemeriksaan dan tes berikutnya negatif," kata Kadiskes.

Lanjut dia, warga yang positif corona itu telah sekitar satu bulan tinggal di pesisir barat. Pihaknya telah mentracking identifikasi yang bersangkutan selama di Pesisir Barat.

"Nyampai di Krui (pesibar) tanggal 18 April 2020, harusnya memang dia sudah negatif. Tetapi nanti kita tunggu tes berikutnya nunggu 14 hari dulu untuk tes selanjutnya. Selama belum dilakukan Swab ulang maka sekarang dilakukan isolasi. Keluarganya kita periksa semua. Semua santri ini sudah kita pantau. Ada 29 orang santri dari Temboro di Pesisir Barat. Yang sudah periksa Rapid test semua ada enam orang. Dari enam orang tersebut ada yang kemudian kita lakukan swab test. Sama dengan dua orang santri yang di Lampung Barat dan ada di Lampung Utara juga," kata Tedy.

Kemudian dia menghimbau, atas adanya orang di Pesisir Barat yang positif corona, masyarakat tidak perlu gaduh panik, dan heboh. Tetapi tetap menjalankan protokol kesehatan dan diam di rumah. .

"Kalau dirumah saja gak perlu panik. Kita ketemu saja gak kenapa harus ribut. Kedua kita harus bareng-bareng, saling support dukung bukan mengucilkan memusuhi. Penyakit ini bukan aib, siapapun dapat kena. maka seperti yang sering kami sampaikan atau promosikan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, pola hidup bersih sehat. Selama kita lakukan itu jangan khawatir," kata Dia.

Informasi yang dihimpun, warga positif korona tersebut berasal dari Pekon marang kecamatan Pesisir Selatan. Saat hal ini ditanyakan Tedy menjawab.

"Ya domisilinya di kecamatan Pesisir Selatan", katanya.

Lanjut Tedy, pihaknya baru dapat memberi keterangan kepada media, setelah sebelumnya berkoordinasi dan mendapat izin dari Pemprov Lampung.

"Ya ini baru kami jawab sekarang, sebab aturannya pusat dulu yang menjelaskan secara global, kemudian pihak provinsi, dan baru kami yang memberikan penjelasan. Ini baru dapat kami sampikan setelah dapat izin provinsi," kata dia.

(Wari)