Dana Desa Tanjung Iman Prioritaskan Pembangunan Fisik Dan Virus Corona 19

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.lapen 3500
2. Siring pasang atau drenase 200M
3.Sumurbor.4 titik
Menurut Tem pelaksana kegiatan .Nuryono... Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa .maruna. semua pekerjaan yang ada di Desa Tanjung iman., kec,.Belambangan pagar. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa .Tanjung iman. "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa ...., kebetulan hadir dalam peyemprotan camat uasma.S.h , , juga babin katipnas,Nopri babinsa,parno hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak 32 orang. Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)