Kapus Tanjung Raja Salah Besar Ungkap Kepala Dinas Kesehatan

BlogGua, Lampung Utara - dr. Maya Metisa Kepala Dinas Kesehatan  Tidak Benarkan Jika Bidan Ry Minta Bantu HR Dalam Tindakan Persalinan.

Pasangan Suami Istri bernama Memen & Halimah mengalami duka yang mendalam karena harus kehilangan buah hati nya, Selama Tiga tahun menantika si buah hati.
Yang ahir nya apa yang di nantikan si buah hati yang lucu pun hadir walau sesaat.

Halimah ibu muda tenaga honorer guru yang sebelum nya pecah ketuban di sekolah, dan di antar oleh beberapa dewan guru ke sebuah kelinik Bidan RY yang beralamat kan di Desa Tulung Balak kecamatan tanjung raja.

Dan di kelinik Ry ,Halimah melahirkan anak pertama nya hari kamis tgl 5 maret 2020, namun kelahiran si bayi sungsang  menyebab kan peroses persalinan sulit, RY selaku bidan harus meminta bantuan kepada Heri yanto dalam penanganan persalinan terhadab Halimah.
Ahir nya persalinan berhasil  bayi pun Lahir dari rahim ibu Halimah,
Namun sang bayi mengalami lebam di kaki pinggang dan di pelipis mata, ke adaan sang bayi meng hawatir kan sehingga bayi harus di larikan kerumah sakit.

Sang bayi pun di bawa kerumah sakit oleh keluarga ibu sang bayi, tampa di dampingi oleh bidan dan armada nya pun memakai kendaraan orang, karena mobil ambulan pasilitas puskes mas, tidak ada di tempat dan tidak ada sopir ujar bidan terhadap keluarga Memen ,
Dan juga dari bidan tidak memberikan surat rujukan melain kan menyuruh bawa ke  Rs bersalin maria regina.

Bidan RY  dengan berbahasa semende berkata, bawa lah aku dag sanggup merawat nye bawa lah keluah.
Kakek bayi pun bertanya , di bawa kemana ?,
Bidan menjawab, bawa ke ,aku lah ngebel Dr Rs bersalin maria regina.
Sehingga bayi pun di bawa ke Rs Maria regina.

Si bayi sempat di rawat dulu di rs bersalin maria regina ,
Yang ahir nya dari rumah sakit Rs bersalin maria regina menyuruh keluarga bayi untuk membawa bayi kerumah sakit lain .
Sihingga keluarga bayi membawa Bayi ke Rumah sakit di Bandar Lampung, setiba di bandar Lampung Keluarga Bayi merasa seperti orang terlantar sulit untuk mendapat kan Rumah sakit yg bisa menerima Pasen Bayi.
Dan pada ahir nya Pasen di terima di Rs sakit Imanuel.
Selama lima hari Bayi di rawat di Rs Imanuel ,dan di hari ke lima Si bayi meninggal.

Atas kejadian dan yang di alami oleh Bayi, sehingga Memen selaku ayah bayi melaporkan kejadian tersebut di Polsek Tanjung Raja.
Dengan no ....

Saat awak media pada hari rabu 18 maret 2020 menghubungi untuk konfirmasi kepada HY suami bidan RY melalui telpon WA, terkait jalan nya persalinan yang melibati HY , yang di sampai kan oleh Memen & Halimah orang tua, Am Bayi.

Kiriman WA terlihat tanda di terima tapi HY tidak memberikan komentar .

Dan lain sisi pada tgl hari selasa tgl 17 maret 2020. Dr Maya Metisa selaku Kadis kesehatan lampung utara di konpirmasi terkait HY suami Bidan RY yang ikut membantu jalan nya persalinan bayi Halimah.,

" Dr Maya Metisa berkata ," Sebetul nya kalo suami nya buk Reli tidak di benarkan , kecuali suami yang bersangkutan yang mrmbantu ,untuk
Suporting ibu hamil, yg jelas tidak di perbolehkan. Ujar Dr Maya Metisa.(AJOI)

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget