Korban Nasi Bungkus Ada Belatung Tanggapi Cuitan Rendi Demokrat

Screenshoot Cuitan Akun Rendi Demokrat

BlogGua, Lampung Utara – Cuitan Akun Facebook (FB) Rendi Demokrat dalam kolom komentar postingan link berita terkait Nasi Bungkus Ada Belatung mendapat tanggapan dari Nurlelawati alias Leni selaku konsumen yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dari penelusuran anggota tim awak media, akun tersebut diduga milik salah satu Anggota DPRD Lampung Utara dari Fraksi Demokrat, Rabu (21/07/2021).

"_Pelita Yandi_  Maaf senior..kalo menurut sy laporkan saja ke POLDA LAMPUNG biar urusan ini segera tuntas dan tidak berlarut-larut..maaf sekedar saran,”tulis Rendi Demokrat.

Dalam komentar Akun Rendi Demokrat mengatakan, dirinya sudah mencoba untuk dilakukan mediasi terkait persoalan ini. 

“Tapi dgn hebatnya sy diminta ke kantor Lipan, Jadi menurut saya klo memang sdah tidak bisa lagi baik baik ya sudah...Polda Lampung tempat nya,”imbuhnya.

Karena menurut Rendi itu tidak etis, jika Ketua Lipan yang minta Rendi untuk mengahadap ke kantor Lipan. Untuk itu Rendi hanya ingin yang terbaik agar persoalan ini bisa tuntas. Karena menurut Rendi, sejak dia SD pun Rumah Makan terkait sudah ada.

“Artinya ini sdah lama berdiri dan tidak ada masalah selama ini...klo pun hari ini ada masalah terkait pemberitaan ini bang, ini pasti bkn unsur sengaja...yg jelas manusia ini tempat khilaf..Allah SWT pun bisa memaafkan knp kita tidak... Ini saran bang... ,” papar Rendi.

Menanggapi cuitan-cuitan Rendi tersebut, Nurlelawati alias Leni mengatakan, mereka mungkin belum pernah merasakan kalau diri mereka disepelekan.

"Sebelumnya saya juga tidak ada niatan untuk besar- besarkan masalah, secara Adttitude (Etika) saya sudah mengembalikan nasi bungkus yang saya harapkan ada pelayanan yang terbaik dari Pemilik Rumah Makan, tapi saya justru tidak dianggap dicuekin begitu saja oleh mereka,"ujar Leni via telepon genggam miliknya.

Selain itu Leni mengatakan, kenapa ketika masalah ini menjadi besar diangkat oleh media, malah dirinya yang disalahkan oleh Pak RENDI Dewan, dan kenapa pemilik Rumah Makan yang katanya hendak bertemu, sampai sekarang Leni belum juga ditemui oleh mereka.

“Kalau memang kata Pak Dewanku yang terhormat harus ke POLDA Lampung, mari Pak Dewan ayuk kita sama - sama Ke POLDA Lampung," ajak Leni.

Disamping itu, Leni menyayangkan kenapa Rendi mau bermediasi dengan orang lain. Karena menurut Leni yang bersangkutan itu adalah dirinya.

“Bukan orang lain dan bukan satu organisasi atau kelompok tertentu, temui saya dong pak dewan, saya inilah korbanya, media itu sekedar menulis dari apa yang mereka temukan pak Dewan ," tutup Leni.

Sementara terkait cuitan Rendi Demokrat yang menyebut nama LIPAN, dari penelusuran media ini LSM LIPAN di Lampung Utara sudah tidak ada lagi alias sudah dibubarkan oleh Ketua LIPAN sebelumnya, yakni Mintaria Gunadi. (tim-AWPI)

Berita sebelumnya: Soal Nasi Bungkus Ada Belatung, Kadis Perdagangan Tunggu Laporan Tertulis