Bupati Tanggamus Lepas Jamaah Haji Gelombang Pertama

0
165

BlogGua CN, Tanggamus – Bupati Tanggamus Dewi Handajani lepas 206 calon jemaah haji Tanggamus untuk pemberangkatan gelombang pertama.
Pelepasan dilakukan di Masjid Jami Nurul Iman, Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung.

Wabup Tanggamus AM Syafi’i, Dandim 0424 Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Wakapolres Kompol MN Yuliansyah dan beberapa pejabat dari kepala OPD, Fokopimda sampai camat hadir di pelepasan tersebut.

Menurut Kepala Kemenag Tanggamus Murdi Amin, calhaj asal Tanggamus terbagi dua pemberangkatan. Pertama pada Jumat 26 Juli 2019, dan kedua pada 4 Agustus 2019 mendatang.

“Untuk pemberangkatan gelombang pertama ada 206 jemaah di dalamnya dua tim pendamping haji daerah (TPHD) yang berangkat,” ujar Murdi.

Mereka akan masuk kelompok terbang (kloter) 47 secara nasional. Usai pelepasan mereka menuju Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung untuk cek kesehatan terakhir dan pembagian kelengkapan lainnya.

Setelah itu dijadwalkan akan ke Bandara Radin Inten II pada malam hari, lantas terbang ke Bandara Soekarno-Hatta, dan selanjutnya terbang ke Arab Saudi. Mereka akan tinggal di daerah Raudhah I.

Selanjutnya untuk pemberangkatan gelombang kedua ada 36 orang calhaj yang diberangkatkan, di dalamnya ada empat orang pindahan dari Bandar Lampung. Mereka akan masuk ke kloter 65.

Maka total seluruh calhaj Tanggamus 242 orang, lalu terbagi lagi 107 calhaj pria dan 135 orang perempuan. TPHD Tanggamus, salah satunya adalah Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Lantas untuk calhaj termuda yakni Rahmania Yunisa Riyadi, berusia 23 tahun dari Kota Agung. Dan calhaj tertua Borneo Hasan Husen, berusia 95 tahun asal Kota Agung pula.

Menurut Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Pemkab Tanggamus sudah rutin dan akan selalu beri pelayanan, perlindungan kepada calhaj yang diibaratkan sebagai tamu Allah SWT.

“Jemaah haji adalah tamu Allah sebab tidak semua orang mampu menjalankan ibadah haji, maka mereka sudah dipanggil. Dan secara pribadi saya akan mendoakan kelancaran ibadah haji,” ujar Dewi.

Ia minta, setiap calhaj juga sebagai perwakilan daerah dan negara. Untuk itu jaga lisan, sikap, karena nanti akan berbaur dengan calhaj dari seluruh dunia.

“Laksanakan rangkaian ibadah haji namun disesuaikan dengan kemampuan fisik. Selain itu agar bijak menjaga kondisi fisik sebab saat haji perlu kesehatan yang bagus juga,” ujar Dewi.

Ia menyarankan kepada calhaj selalu bersyukur, apapun yang dialami dan dirasakan. Apabila ada hal kurang baik dialami tetaplah bersyukur anggap itu suatu ujian dan cobaan dari Allah yang mesti dijalani.

Kemudian antar calhaj juga diharapkan saling peduli, begitu juga calhaj kepada panitia dan pendamping haji. Sebab mereka sudah mengupayakan keberangkatan haji, dan pemkab mengapresiasi kerja dari panitia haji.

“Kami juga mohon doa dari jemaah, doakan untuk bangsa dan negara agar dalam lindungan Allah, jauhkan dari bencana, dan pemimpin yang amanah. Doakan juga Tanggamus dimudahkan untuk maju dan masyarakatnya sejahtera,” ujar Dewi.(budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here