Jelang Pemilu 2018, AMLB Akan Gelar Deklarasi Pemilu Damai

0
39
inisiator AMLB, Ary Meizari Alfian.

Bloggua CN, Bandar Lampung – Menjelang Pemilu 2019, Aliansi Masyarakat Lampung Bersatu (AMLB) menggugah kepedulian para tokoh Lampung, untuk bersatu-padu mencegah ragam potensi konflik dan merawat kebhinekaan dengan modal semangat persatuan nasional dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

Dalam keterangan persnya, Minggu 02 September 2018, inisiator AMLB, Ary Meizari Alfian mengakui, bipolarisme politik yang mewaris akibat eksploitasi politik identitas, makin menjauhkan anak bangsa pada jati diri keindonesiaan.

“Sedih, Generasi muda kita, kids zaman now, para remaja yang harusnya dipupuk jiwa nasionalisme dan kecintaannya pada NKRI, malah justru asyik men-share kabar bohong, berita palsu, yang menjurus fitnah dan ujaran kebencian,” ungkap Ary.

Berangkat dari keprihatinan itu, selaku inisiator dirinya menggagas inisiasi kegiatan deklarasi pemilu damai. Sesuai rencana, kegiatan akan dilangsungkan di Wood Stairs Café, Sukarame, Bandar Lampung, Senin 03 September 2018 (besok), pukul 14.00 WIB.

Ary mengaku, tengah mematangkan persiapan acara, termasuk butir-butir pemikiran terbaik para tokoh yang telah menyatakan kesediaan hadir besok. Kegiatan yang di inisiasinya, hanya ada satu tujuan, rakyat bersatu tak bisa dikalahkan, Lampung bersatu Indonesia berkemajuan.

Suhu politik hangat menguat jelang Pemilu 2019, butuh deteksi dini guna menekan ekses negatifnya. “Pemilu 2019 di Indonesia, akan jadi sejarah baru penyelenggaraan pemilu di dunia. Semua mata penduduk bumi akan tertuju ke sini. Inilah pemilu eksekutif dan legislatif nasional, bersamaan dan terbesar pertama di dunia, sehingga kita wajib menyuguhkan pesta demokrasi yang penuh kegembiraan politik,”ungkapnya.

Masih menurutnya, AMLB mencoba, menghadirkan inisiasi deklarasi pemilu damai,  semata-mata demi harmonisasi keberlangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, tak terkecuali di Lampung.

“Kami mengetuk hati para tokoh, baik itu elit politik, elit ekonomi, pimpinan Ormas dan OKP, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat adat, tokoh masyarakat hukum adat, pemimpin buruh, pemimpin petani, pemimpin nelayan, tokoh perempuan, aktivis mahasiswa dan pelajar, penyelenggara pemilu, organisasi rakyat, tokoh etnis minoritas, dan sebagainya, mari kita pupuk kebersamaan. Kami terhormat atas kesediaan mereka semua untuk hadir,”pungkasnya. (ls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here