Kondisi Korban Pasca Pencurian Sepeda Motor di Punai

0
138
Korban Ria Agustin Alias Teh Eis Alias Iis, foto dibidik Jum'at 26/05/2017 22:00 WIB di Rumah Kediaman Korban.

Lampung Utara, BlogGua.co.id – Terkait pemberitaan “Pencuri Motor Babak Belur Hingga Nyaris Tewas” yang kami posting disini. Sedih, resah dan trauma psikis mendalam , kondisi Psikologis yang dialami  korban Ria Agustin alias Eis alias iis seorang wanita kelahiran kota Malang yang kini berusia 41 tahun dan juga merupakan seorang ibu dari 5 (lima) orang anaknya.

Korban Ria Agustin Alias Teh Eis Alias Iis, foto dibidik Jum’at 26/05/2017 22:00 WIB di Rumah Kediaman Korban.

Kedua lutut berdarah yang keluar dari luka robek pasca kejadian, menjadi bukti atas ketangguhan  dan keberanian seorang ibu dari 5 (lima) orang anak itu dalam menjaga dan mengamankan harta benda yang dimilikinya.

“Pertama saya denger  suara motor saya dihidupkan, terus dari ruang tamu saya lihat laki-laki naik sepeda motor saya. Hai ngapain?! Maling – maling..!!! saya kejar dia (pelaku) terus saya tarik, entah apa yang saya tarik pokoknya gimana caranya supaya motor itu jatuh, ini kedua dengkul saya robek” papar korban Ria Agustin, Jum’at 26/05/2017 sekira pukul 22:00 WIB pasca kejadian sepulang dari kantor Polisi.

Atas peristiwa pencurian yang dialami korban yang juga bertepatan dengan malam pertama shalat tarawih dibulan suci Ramadhan 1438 H ini, korban Ria Agustin berterima kasih kepada warga sekitar yang telah membantu menyelamatkan sepeda motor miliknya yang hampir saja lenyap diambil orang. Korban juga berharap kepada semua warga untuk tetap selalu waspada dan jangan sampai mengalami peristiwa seperti yang dialami korban.

“Saya berterimakasih kepada warga yang telah membantu, semoga warga tetap waspada karna jalan ini sepi kalo habis maghrib, apalagi ini bulan puasa, banyak maling keliaran jadi biarlah kejadian ini saya aja yang ngalaminya” tutur teh Eis sapaan akrab korban.

Lanjut korban, “sedih saya, resah dan bener-bener trauma. Coba disini siskamling diadakan, jadi biar aman”. Tutup korban ketika di konfirmasi.

(*PZR*)