Presiden Dihadiahi Puisi Oleh Santri

0
160
Ibnu Muqni Labib sedang mengucapkan 5 butir Pancasila, Sabtu (09/12/2017). Foto: Sayed/BlogGua CN.

BlogGua CN – Setiap berkunjung ke pondok pesantren, Presiden Joko Widodo seringkali memberikan kuis berhadiah sepeda kepada santri. Menarikanya kala itu, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tremas Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur. Justru Presiden dihadiahi sebuah puisi oleh seorang santri yang bernama Ibnu Muqni Labib, Sabtu (09/12/2017).

Penyampaian puisi itu dibacakan usai Presiden Jokowi memberikan kuis kepada para santri untuk menyebutkan Pancasila. “Saya minta ada enggak yang hafal Pancasila?” tanya Presiden.

Ibnu yang berasal dari Banyumas mengangkat tangannya setinggi ia mampu dan upaya itu membuahkan hasil, Presiden menunjuk dirinya untuk maju ke depan. Ia pun memulai membacakan Pancasila dan diikuti santri yang lain. “Terima kasih,” tutur Presiden usai Ibnu mengucapkan Pancasila.

Namun Ibnu tidak langsung beranjak, melainkan meminta waktu sejenak kepada Presiden untuk membacakan puisi yang berjudul “Khalifah Kami”.

Dibawah ini sebuah guratan syair puisi yang dibacakan oleh Ibnu:

Di hari ini,
Di Pondok Tremas yang kami cintai
Datang bak seorang malaikat
Yang datang bagaikan merpati

Dengan anggun mengobati gerah hati ini
Akibat air bah yang mertamu di pondok kami
Dengan semangatnya memacu energi kami
Agar kami kuat menghadapi kenyataan ini

Kucium semerbak harum akan pengabdian sejati
Beliaulah khalifah negeri ini
Bukan negeri Islam yang pasti, tapi negeri yang penuh cinta, warna dan budaya
Beliaulah khalifah kami, pemimpin kami,
Beliaulah Bapak Jokowi.

Tepuk tangan pun bergemuruh di pondok pesantren itu. “Saya bawa ya, kertas puisinya,” ucap Presiden.

Disamping itu, bak sudah merupakan sebuah tradisi bagi presiden, di petang harinya pun 1 unit sepeda yang bertuliskan Hadiah Presiden Jokowi didatangkan langsung kepada Ibnu.

|dedi,mengabarkan.