Wasisno Buka Rapat Integrasi Penataan Aset dan Gugus Tugas Reforma Agraria Lampung Barat

Suasana rapat

BlogGua, Lampung - Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Lampung Barat, Wasisno Sembiring mengahdiri sekaligus membuka rapat Integrasi Pelaksanaan Penataan Aset dan Penataan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Lampung Barat tahun 2022 yang digelar oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat di Balairung Hotel Sari Rasa, Lampung Barat, Lampung, Selasa (04/10/2022). 

Mengawali acara Kepala BPN  Lampung Barat  melalui Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Ika Surya Agustina menyampaikan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini sebagai wadah informasi dan diskusi terkait integrasi penataan aset dan gugus tugas reforma agraria di Kabupaten Lampung Barat. 

"Kedepannya diharapkan dapat menghasilkan kinerja reforma agraria tahun 2022 dikabupaten lampung barat," harapnya. 

Terakhir pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat selama ini sudah mendukung kegiatan yang dilakukuan BPN lampung barat. 

Usai membuka rapat Wasisno Sembiring mengatakan kebijakan reforma agraria merupakan upaya untuk menata kembali hubungan antara masyarakat dengan tanah, yaitu menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi yang berkeadilan.

Dalam rangka pelaksanaan program reforma agraria menurut Wasisno pemerintah kabupaten lampung barat dan BPN harus saling mendukung dengan cara koordinasi dan kerjasama sehingga dapat mewujudkan program-program yang ada dalam reforma agraria yaitu untuk mewujudkan masyarakat kabupaten lampung barat yang lebih makmur dan sejahtera.  

"Dengan terwujudnya masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera kita sudah mendukung program pemerintah, dan berpartisipasi dalam mewujudkan Lampung Barat hebat dan sejahtera," harapnya. 

Diketahui, tujuan reforma agraria untuk menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis agraria melalui pengaturan, penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi, serta meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan.

Kegiatan tersebut tampak turut dihadiri langsung oleh sejumlah Kepala perangkat Daerah, Perwakilan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). (kmf)