Parosil Hadiri Reses Ketua Komisi IV DPR RI di Lampung Barat

Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus

BlogGua, Lampung - Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus menghadiri kegiatan acara Bimbingan Teknis Komoditas Perkebunan Tanaman Tahunan dan Penyegar dalam rangka Reses Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang pertanian, Sudin bersama dengan Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian di dua kecamatan, yaikni di tempat Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Harapan II Kawasan Register 44 B, Pemangku Sumber Agung Pekon Karang Agung, Kecamatan Way Tenong dan di Pemangku Margoyoso II Pekon Semarang Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung, Rabu 20 Juli 2022.

"Pak Sudin selaku Ketua DPR RI, semangat perjuangannya tidak pernah berhenti menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi NKRI ini bisa kokoh, bisa kuat dan utuh kalau petaninya makmur. Jadi petani itu penjaga NKRI, dan petani harus dibuat makmur dan sejahtera,"tutur Parosil diawal sambutan.

Kalau bicara persoalan produktivitas kopi di Lampung Barat, lanjut Parosil, hampir 7 tahun terakhir sejak tahun 2014 hingga 2021 terjadi penurunan produktivitasnya.

"Namun hal itu harus kita akui secara jujur, karena banyak para petani yang mengalih fungsikan perkebunan kopinya sebagai lahan sayur-mayur, dijadikan lahan perumahan dan dijadikan tempat perikanan,"jelasnya.

Dikatakan Parosil, saat ini di KTH Sinar Harapan II Kawasan Register 44 B, Pemangku Sumberagung Pekon Karangagung dengan ketinggian 1.300 MDPL, kalau bicara kualitas kopi pasti rasanya begitu nikmat dan buahnya lebih lebat di sini.

"Petani hari ini perlu diberi pelatihan pertanian, dan pola pertanian kita saat ini masih sangat tradisional. Sekarang ini zamannya millenial, jadi sistem pertanian kita pun harus millenial. Di dalam perkebunan mesti ada tanaman tumpang sarinya, contohnya seperti kebun kopi di dalamnya ada tanaman cabai,'jelasnya.

Untuk itu, Parosil berharap kepada Ketua Komisi IV DPR RI yang melakukan Reses hari ini, bisa menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam memajukan dunia pertanian dan perkebunan khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Barat. 

"Bimtek dan peningkatan produktivitas pertanian, Pak Bagus mewakili menteri pertanian, harapannya kepada para peserta bimtek ini, tolong ilmunya betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam pengelolaan perkebunan,"tutur Parosil.

Disamping itu Parosil memberikan apresiasi kepada Pak Sudin selaku Ketua Komisi IV DPR RI bidang pertanian yang sangat peduli dengan para petani di Provinsi Lampung tak terkecuali Kabupaten Lampung Barat.

"Harapan Pak Bupati, bantuan alat yang diberikan untuk para kelompok tani dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,"tandasnya.

Sementara, Direktur Tanaman Pangan dan Penyegar, Hendrat Atmojo Bagus Hudoro menguraikan, masalah pertanian yang harus diperhatikan adalah dari penggunaan pestisida, herbisida dan fungisida yang berlebih.

"Di Lampung Barat kopi sebagai komoditas utama, jika ingin hasil kopi yang maksimal dalam pengurusannya jangan setengah-setengah. Kita harus tau memilih benih unggulan, ukuran jarak tanam, pemupukan, pemanenan dan pemetikan, kemudian penanganan setelah pemanenan. Semua tergantung dari cara pengelolaan,"ungkapnya.

Dijelaskan Bagus, saat ini Provinsi Lampung menjadi salah satu sentra penghasil kopi di tingkat nasional. Dengan adanya Bimbingan Tekhnis (Bimtek) ini diharapakan Kabupaten Lampung Barat dapat semakin eksis dan semakin maju di bidang perkopian.

"DPR RI Komisi IV adalah mitra dari Kementerian Pertanian dalam pengembangan kopi. Kita ingin mengembangkan produktifitas kopi lebih baik dan lebih meningkat lagi,"imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang pertanian Sudin yang juga selaku ketua DPD PDIP Provinsi Lampung mengatakan,  dalam reses ini melakukan bimbingan teknis dengan memberikan wawasan terhadap kelompok tani di Lampung Barat.

"Tujuan bimbingan teknis ini adalah supaya masyarakat tau dan mengerti cara menanam, memupuk, memanen kopi yang baik dan benar," imbuhnya. 

Sudin juga meminta tolong kepada petani penggarap perkebunan di kawasan register 44 B ini untuk menjaga hutan, karena kalau hutannya habis akan terjadi longsor dan banjir. Jadi dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Harapan saya bantuan yang diberikan itu, bukan hanya milik ketua kelompok tetapi milik bersama. Jadi jangan sampai salah sasaran,"pungkasnya.

Sebagai tambahan, disela kegiatan tersebut telah dilakukan penanaman bibit pohon alpukat ratu puan, panen kopi dan panen sayuran kubis (kol) di KTH Sinar Harapan II Kawasan Register 44 B, Pemangku Sumber Agung Pekon Karang Agung, Kecamatan Way Tenong oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Ketua Komisi IV DPR RI bidang pertanian Sudin, Direktur Tanaman Pangan dan Penyegar Direktorat Kementerian Pertanian Ir. Hendrat Atmojo Bagus Hudoro, Anggota DPRD Provinsi Lampung Dadang Sumpena serta Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.

Dilakukan penyerahan bantuan kepada Kelompok Tani dari Ketua Komisi IV DPR RI bidang pertanian, berupa pupuk organik cair 8.000 liter, hand sprayer / teng semprot 80 unit dan peremajaan bibit kopi 200.000 batang. Kemudian penyerahan bantuan dari Direktorat Jendral Perkebunan berupa solar dryer portable 9 unit, pulper 3 unit, huller 3 unit, alat roasting kopi 2 unit, grinder 2 unit dan sealer 2 unit.

Pada acara tersebut dilakukan juga dialog terkait pertanian dan perkebunan antara Kelompok Tani, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Ketua Komisi IV DPR RI bidang pertanian Sudin, Direktur Tanaman Pangan dan Penyegar Direktorat Kementerian Pertanian Ir. Hendrat Atmojo Bagus Hudoro.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom., dan anggota, Assisten, Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat, Camat Way Tenong, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Kelompok Tani, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bidang pertanian, Sudin, SE., yang juga selaku ketua DPD PDIP Provinsi Lampung, Direktur Tanaman Pangan dan Penyegar Direktorat Kementerian Pertanian Ir. Hendrat Atmojo Bagus Hudoro, M.Sc., dan Robinson Putra SP., M.Si., serta Dr. Drs. Jekvy Hendra M.Si., Anggota DPRD Provinsi Lampung Dadang Sumpena, Perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung. (kmf)