Plt. Sekda Pesisir Barat Monitoring Pelaksanaan Ujian Sekolah di Krui

Saat monitoring siswa/siswi melaksanakan US

BlogGua, Lampung - Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Barat, Jalaludin didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Edwin Kastolani Burtha melakukan monitoring Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2021/2022 di SDN 10 Krui, SDN 06 Krui dan SDN 09 Krui di Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, Rabu (11/05/2022).

Sebanyak 2.924 siswa kelas VI dari 127 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Swasta di Kabupaten Pesisir Barat, mengikuti US tersebut. 

Edwin  mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah tingkat SD di seluruh SD di Kabupaten Pesbar berjalan baik tanpa kendala.  Ia berharap sejak digelar pada Senin 9/5-2022 hingga Sabtu 14/5-2022, hari terakhir jadwal US, kegiatan ujian yang dilakukan secara tertulis dengan pembelajaran tatap muka itu, terus berjalan baik. 

“Ujian sekolah untuk kelas VI ditingkat SD itu dilakukan dalam bentuk tes tertulis, dan tidak dilaksanakan secara online. Sehingga dalam pelaksanaannya mudah-mudahan bisa lebih maksimal,” kata Edwin. 

Pihaknya berharap kepada kepala sekolah dan guru untuk terus memantau selama pelaksanaan ujian sekolah berlangsung. Selain itu selama pelaksanaan ujian sekolah benar-benar berjalan dengan baik sesuai aturan, jika masih menerapkan protokol kesehatan (prokes) maka itu harus diterapkan. Begitu juga dengan aturan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan ujian sekolah itu agar dapat dipatuhi.

“Kita juga berharap kepada seluruh siswa kelas VI yang melaksanakan ujian sekolah ini bisa mengerjakan semua soal ujian dengan baik sesuai tagar baru dunia pendidikan di Kabupaten Pesbar ini yakni pendidikan jujur dan berprestasi,” kata dia.

Kata  Edwin, sesuai dengan tagar tersebut pendidikan harus jujur, artinya siswa harus percaya dengan kemampuan diri sendiri. Selain itu, siswa juga harus berprestasi. Karena itu selama pelaksanaan ujian sekolah itu siswa diimbau tidak saling mencontek jawaban. Karena itu membuktikan siswa tidak jujur dan akan berdampak bagi siswa itu sendiri.

Tambah dia, hasil ujian sekolah ini juga menjadi salah satu evaluasi dan penilaian untuk kelulusan, tapi pihaknya meyakini semua siswa kelas VI SD di Pesbar ini nanti bisa lulus semuanya. Untuk monitoring ujian sekolah kelas VI tingkat SD di Pesbar ini juga dilakukan oleh seluruh pengawas sekolah mulai dari Kecamatan Lemong hingga Bangkunat. (wARi)