Pakcik Parosil Pimpin Musrenbang 2022 Pertama di Pekon Way Petai

Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus (topi Merah)

BlogGua, Lampung - Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus mengahdiri sekaligus memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan (Sumber Jaya) Tahun 2022 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 di Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat, Kamis (03/02/2022).

"Hari ini merupakan awal pelaksanaan Musrenbang Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Barat, diawali dari Kecamatan Sumber Jaya. Biasanya Musrenbang dilakukan di Ibukota Kecamatan, akan tetapi Musrenbang kali ini dilakukan bergilir dari satu pekon ke pekon lain, dan sekarang di Pekon Way Petai,"tutur Pakcik Parosil, biasa disapanya BUpati Lampung Barat.

Dijelaskan Pakcik, Penyelenggaraan Musrenbang secara bergilir ini tujuannya paling utama adalah silaturrahmi, kedua menginginkan dengan adanya DPRD dan Kepala Dinas yang hadir, apa yang menjadi persoalan di Kecamatan dapat terselesaikan.

"Musrenbang sebuah tahapan pembangunan yang diamanatkan perundang-undangan. Diawali Musrenbang tingkat Dusun, Pekon, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan terakhir tingkat Nasional. Mekanismenya harus dilalui, namanya kita menjaring aspirasi,"paparnya.

Menurut Pakcik, ini merupakan momentum penting, karena di sinilah semua dapat duduk bersama untuk membahas, merencanakan suatu program kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat, dalam rangka meningkatkan kemajuan daerah, menuju Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

Tahun 2022 merupakan tahun kelima Pakcik bersama wakilnya menjalankan roda pembangunan dan pemerintahan di Lampung Barat, untuk itu mereka meminta, kepada Camat, para Peratin dan Perangkat Pekon, LHP, serta kepada masyarakat untuk:

  1. Memprioritaskan usulan kegiatan yang memiliki manfaat bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan produksi dan produktivitas, serta memperlancar keterjangkauan pusat-pusat pelayanan ekonomi dan sosial antara pekon dengan ibukota kecamatan;
  2. Kecamatan yang masih memiliki pekon dengan status pekon tertinggal atau kurang berkembang, untuk memprioritaskan usulan kegiatan pada aspek yang menjadi penyebab ketertinggalannya;
  3. Alokasi dana pekon dari tahun ke tahun terus meningkat optimalkan peruntukan dana tersebut guna mendukung kemajuan pekon serta kelurahan;
  4. Mensukseskan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang ada di wilayahnya baik yang bersumber pada dana pekon maupun apbd kabupaten, agar dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, tepat sasaran dan bermanfaat.

"Terus berinovasi dalam memajukan pekon dan kecamatan, dengan mengoptimalkan potensi sumberdaya lokal, guna peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan potensi daerah masing-masing,"tandasnya.

Ditempat yang sama, Tokoh Masyarakat Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya, Abdul Qadir mengatakan, mewakili Masyarakat Pekon Way Petai, mengucapkan selamat datang kepada Bupati dan Ibu, serta para rombongan dalam rangka menghadiri Musrenbang Kecamatan.

"Kami di sini mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati. Karena apa yang telah diprogramkan di dalam Pitu program unggulan sudah kami rasakan manfaatnya. Seperti infrastruktur, pelayanan kesehatan, semua bisa sekolah, ini benar-benar sudah kami rasakan,"jelasnya seraya mengimbuhkan, terlebih dengan adanya sekolah gratis, Pak Bupati memberikan seragam gratis.

"Ini benar kami rasakan manfaatnya sebagai masyarakat,"cetusnya.

Kemudian, Jelas Abdul, dengan adanya program PTSL atau pembuatan setifikat tanah, Alhamdulilah masyarakat bisa dikatakan sudah 90 persen  memiliki sertifikat. 

"Sebagai rakyat kami benar-benar merasakan dari tujuh program yang pak bupati laksanakan,"capnya. 

Diakhir Abdul menyampaikan beberapa kalimat Pantun sebagai berikut :

"Kopi robusta buahnya lebat, produk unggulan Provinsi Lampung. Bapak bupati punya program yang hebat, 2024 siap mendukung. Pohon duku dari Palembang, buahnya lebat boleh dipetik. Jangan ragu jangan bimbang, tahun 2024 tetap Pacik. Merdeka!,"pungkasnya.

Untuk diketahui, masing-masing Peratin yang ada di seluruh Kecamatan Sumber Jaya menyampaikan aspirasi terkait pembangunan di Pekonnya. Rencana pembangunan yang disampaikan para peratin tersebut didominasi dengan pembangunan infrastruktur, dalam hal ini adalah pembangunan ruas jalan dan listrik.

Setelah Musrenbang selesai, Pakcik Parosil dan rombongan melanjutkan meninjau pameran produk unggulan UP2K, KWT, Gapoktan, UMKM, Gerai Vaksin dan Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan.

Sebelumnya, kehadiran Pakcik Parosil di lokasi acara disambut dengan arak-arakan dan ditandu menaiki Singa Depok menuju panggung acara. Setelah sampai di panggung acara, Pakcik dan rombongan kembali disambut dengan Tari Sembah Batin serta tari piring dan ditampilkan juga Budaya Nyambai. Acara tersebut didukung dengan adanya pameran produk unggulan UP2K, KWT, Gapoktan dan UMKM. Kemudian didukung adanya Gerai Vaksin dan Klinik Pelayanan Kesehatan Hewan.

Pada acara tersebut, secara simbolis Pakcik Parosil melakukan penyerahan dana untuk Kecamatan Sumber Jaya. Penyerahan Dana Desa (DD) untuk lima Pekon yang ada di Kecamatan Sumber Jaya, diantaranya Pekon Suka Pura, Way Petai, Suka Jaya, Sindang Pagar dan Simpang Sari. Penyerahan biaya penyelenggaraan Pendidikan Merata (PM) dan sarana prasarana pendidikan. Penyerahan bantuan bibit tanaman buah, diantaranya buah durian, alpokat, jambu jamaika dan kelengkeng. Penyerahan bantuan alat perkebunan. Penyerahan bantuan bibit benih ikan. Penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk Pekon Tugu Sari dan Pekon Way Petai.

Tampak hadir juga dalam kegiatan acara tersebut,  Anggota DPRD Lampung Barat, Erwan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Assisten, Staf Ahli, Seluruh Kepala Perangkat Darah Lampung Barat, Camat Sumber Jaya, Kapolsek Sumber Jaya, Danramil Sumber Jaya, Kepala UPT Puskesmas Sumber Jaya, Kepala Kantor Urusan Agama Sumber Jaya, Kepala Puskesmas Kecamatan Sumber Jaya, Kepala kantor KUA Kecamatan Sumber Jaya, Para Peratin, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat serta dihadiri Forum Anak yang juga bertanya kepada Bupati Parosil terkait Pendidikan di Kabupaten Lampung Barat. (Diskominfo Lambar)