Wabup Tanggamus Hadiri Acara Pelatihan Pembuatan Makanan Bayi

Wabup Tanggamus, AM.Syafi'i (Di Podium)

BlogGua, Tanggamus - Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus, AM.Syafi'i menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Pembuatan Makanan Bayi dan Anak (PMBA) bagi Kader Posyandu di Lokus Stunting yang diselenggarakan oleh TP PKK Tanggamus di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, Rabu (08/12/2021).

Wakil Bupati AM. Syafi'i selaku pembina PKK dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus yang sudah melaksanakan kegiatan ini, dimana TP-PKK merupakan salah satu stakeholder dalam penanganan stunting di Kabupaten Tanggamus.

Dijelaskan Syafi'i, tugas kader pada saat posyandu ada 5 meja yaitu pendaftaran, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pencatatan, penyuluhan gizi, dan pelayanan kesehatan. Tugas meja ke-2 dan ke-3 ini penting dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi kejadian stunting.

Pemenuhan gizi seimbang, lanjut Syafi'i, perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, sementara setengahnya lagi di isi dengan sumber protein (nabati atau hewani) dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan karbohidrat.

"Semoga kegiatan Pelatihan Pembuatan Makanan Bayi dan Anak ini berjalan dengan baik, dan peserta dapat menyerap materi sehingga dapat diaplikasikan ke masyarakat," harapnya. 

Sementara, Sri Nilawati Syafi'i dalam Sambutannya menyampaikan stunting atau sering disebut pendek adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia dua tahun.

Kabupaten Tanggamus, lanjut Sri, ditetapkan sebagai daerah lokus stunting pada tahun 2019, yang tersebar di 8 kecamatan serta 10 desa/pekon, kemudian tahun 2020 menjadi 33 pekon tersebar di 9 kecamatan, dan tahun 2021 tersebar di 9 kecamatan dan 26 pekon.

Harapan Sri, dari kegiatan ini ialah kader posyandu memahami perannya dalam penanggulangan stunting dan memahami cara menyiapkan makanan tambahan bagi bayi dan balita sesuai dengan standar yang diharapkan, serta dapat dipraktekkan di posyandu masing-masing.

"Sehingga masyarakat memahami dan dapat diaplikasikan di rumah masing-masing yang pada akhirnya akan menjadi kebiasaan dan menurunkan kasus stunting di Kabupaten Tanggamus,"imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan pelatihan ini juga diikuti oleh 7 Kecamatan yang ada di Tanggamus diantaranya Kecamatan Gisting, Semaka, Wonosobo, Pugung, Kotim, Pulau Panggung, Gunung Alip dan diikuti 13 Pekon.

Hadir Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi'i, Jajaran PKK Kabupaten, Narasumber Dari Dinas Kesehata Susan Ayuningtyas, SKM ( Dinkes/ Promotor Kesehatan), Evi Eka Ariestya, (Dinkes/ Ahli Gizi, Dari PKK : Retnoningsih Edi Narimo, Perwakilan OPD Terkait, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kecamatan, Uspika Kecamatan, serta Para Peserta Kader PKK se Kecamatan Tangggamus. (Kominfo)