Mei 2021

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung wujudkan tiga program prioritas Tim Penggerak PKK yakni Penanganan Covid-19, Keluarga Berencana (KB) dan pencegahan stunting. 

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Tahun 2021 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Senin (31/5/2021). 

"Sebagaimana amanat Mendagri menekankan tiga program ini penting dan harus diprioritaskan untuk membantu mencapai sasaran yang telah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia," ujar Gubernur Arinal yang juga Ketua Pembina PKK Provinsi Lampung. 

Acara ini diikuti secara virtual oleh para Bupati/Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota. 

Dengan tema "Kemitraan & Sinergitas Menjadi Kunci Dalam Mewujudkan Keluarga Berdaya & Sejahtera", Rakerda ini diselenggaran mulai 31 Mei hingga 4 Juni 2021. 

Arinal menjabarkan bahwa PKK memiliki peran untuk itu mengkampanyekan vaksinasi dan terus mensosialisasikan 5 M.

Kemudian, PKK juga harus mensukseskan program KB sebagai upaya menekan potensi muculnya permasalahan akibat kepadatan penduduk yang besar.

"Termasuk pencegahan dan penanggulangan stunting. Penanganan stunting, saat ini, harus di prioritaskan agar Indonesia bisa melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing tinggi," katanya.

Arinal juga mendorong PKK agar melakukan penguatan ketahanan keluarga dari sisi ekonomi khususnya di masa pandemi melalui UP2K dan penguatan UMKM.

"PKK sebagai penggerak hendaknya dapat bersinergi dan bekerja sama dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki, sehingga terus bersinergi dalam mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Rakerda ini merupakan tindaklanjut hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK Tahun 2021.

"Yang selanjutnya untuk disosialisasikan kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung," ujar Ibu Riana.

Selain itu, kata Ibu Riana untuk merumuskan program kerja dan kegiatan PKK Provinsi Lampung 2021-2024 yang disinergikan dengan kebutuhan dan usulan program/kegiatan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota.

"Untuk itu dibutuhkan penguatan komitmen dan dukungan pemangku kepentingan dan mitra kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung," pungkasnya.

(Adpim)||editor:pzr

Asisten I Pemkab Lampung Utara Mankodri (diatas Podium)

BlogGua, KOTABUMI
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara menggelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemkab setempat. Kegiatan yang menghadirkan pihak Kejari dan Polres Lampura sebagai narasumber tersebut berlangsung di Ruang Siger Setdakab Lampung Utara, Senin (31/05/2021).

Dalam sambutannya, Asisten I Pemkab Lampung Utara Mankodri mengatakan, upaya pengendalian gratifikasi merupakan bagian dari membangun sistem pencegahan korupsi. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah menerbitkan Peraturan Bupati Lampung Utara Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dan ditindaklanjuti Keputusan Bupati Lampung Utara Nomor: B/309/25-LU/HK/2016 tentang Unit Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

“Pengendalian gratifikasi secara transparan dan akuntabel akan berdampak pada terbentuknya Aparatur Pemerintah yang berintegritas, citra positif dan kredibilitas instansi yang pada akhirnya masyarakat dapat menikmati layanan publik dengan baik, berkualitas dan memuaskan, karena tidak ada lagi gratifikasi, uang pelicin, suap dan lainnya,” kata Asisten I mewakili Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo.

Asisten I menegaskan, integritas sebagai pegawai Pemerintah harus tetap dijaga. Karena itu, melalui Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara ini diharapkan dapat memperluas wawasan, menyamakan persepsi, memunculkan ide, menyusun langkah dan terobosan yang positif, dalam upaya pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. 

“Dari yang belum tahu terkait aturan gratifikasi menjadi tahu aturan tersebut, sehingga seluruh Aparatur Pemerintah mendapatkan pemahaman yang benar. Langkah ini juga sebagai salah satu upaya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.

Untuk itu, Asisten berharap terjain kerjasama yang baik antar seluruh Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sehingga dapat secara bersama-sama menjalankan pengendalian gratifikasi ini. 

Selain itu, Asisten I juga menghimbau kepada seluruh Aparatur Pemerintah untuk menginformasikan tentang gratifikasi, sehingga masyarakat tidak membiasakan memberikan imbalan kepada Aparatur Pemerintah. Dengan demikian maka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menjadi bersih dan terbebas dari tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Mari kita bersama mengabdi dan melayani masyarakat, dengan tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi, serta terus berjuang bersama membangun Kabupaten Lampung Utara agar semakin aman, agamais, maju dan sejahtera,” tandasnya.

(Diskominfo Lampura)


BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menjadi narasumber dalam kegiatan Roadshow IdenTIK (Indonesia Entrepreneur Teknologi dan lnformasi) yang digelar oleh Bidang Pemberdayaan Kapasitas Teknologi Digital - Direktorat Pemberdayaan Informatika pada Kementerian Kominfo RI di Hotel Emersia, Bandarlampung, Sabtu (29/05/2021).

Selain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, hadir juga sebagai narasumber pada roadshow tersebut Kepala Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi, dan Kepala Dinas Dukcapil Kota Bandar Lampung Ahmad Zainduddin, dengan Moderator Ketua Relawan TIK Lampung Rifki Indrawan.

ldenTIK merupakan program wadah kompetisi yang diselenggarakan Kementrian Kominfo untuk menggali potensi produk TIK karya anak bangsa yang mampu unjuk gigi di mata dunia. Kemkominfo percaya bahwa banyak inovasi TIK yang memiliki karakter identik dengan Indonesia, mampu untuk menjadi "The Next Unicorn" dan menjadi kebanggaan bersama.

Sementara itu, Aris Kurniawan Koordinator Pemberdayaan Kapasitas Teknologi Digital Direktorat Pemberdayaan Informatika pada Kementerian Kominfo, mengatakan bahwa seleksi nasional IdenTIK merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk menggali potensi karya anak bangsa di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Yang mana, peserta lomba yang terpilih nantinya akan mewakili Indonesia mengikuti ajang ASEAN ICT Award (AICTA)

Ajang AICTA atau ASEAN ICT Award adalah Ajang kompetisi Karya TIK tertinggi di tingkat ASEAN yang mempertemukan 6 Kategori Kelompok, yaitu Public Sector, Private Sector, Digital Content, Startup, Research and Development dan Corporate Social Responsibility.

(Diskominfotik)||editor:pzr


BlogGua, KOTABUM
I - Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Terhadap Tindak Kekerasan. Secara khusus juga telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bahkan, Pemkab Lampura bersama Forum Anak Daerah juga telah menyatakan komitmennya bersama dengan Instansi Vertikal, Camat dan Lurah, serta Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara untuk menjadikan Lampung Utara menuju Kabupaten Layak Anak, yang dideklarasikan pada tanggal 6 November 2019.

“Dalam pelaksanaannya di lapangan Pemkab Lampura juga telah memberikan fasilitas tempat bermain ramah anak. Terdapat Taman Sahabat, Kecamatan Layak Anak, Desa Layak Anak yang di dalamnya terdapat tempat bermain ramah anak dan pojok baca yang didanai dengan Dana Desa, Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, dan juga sudah membentuk UPT Perlindungan Perempuan dan Anak sejak Tahun 2020,” kata Bupati saat memberikan sambutan Pelaksanaan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2021 di Ruang Tapis Setdakab Lampung Utara, Jumat (28/05/2021).

Hal ini dilakukan, sambung Bupati, untuk memenuhi hak-hak hidup tumbuh kembang anak, sehingga anak-anak di Kabupaten Lampung Utara dapat merasa aman dan nyaman, serta terlindungi tinggal di Kabupaten Lampung Utara.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama dengan stakeholder akan terus berkomitmen melaksanakan Kabupaten Lampung Utara sebagai Kabupaten Layak Anak, karena ini juga merupakan bagian dari perwujudan Visi Kabupaten Lampung Utara yang aman, agamis, maju dan sejahtera, dimana di dalam Misi tercantum pada Misi Nomor 1 yaitu mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berbudaya,” ujar Bupati.

Bupati menyadari, sudah menjadi kewajiban terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu tentunya merupakan hal yang sangat penting dalam rangka untuk mendukung penyiapan kualitas Sumber Daya Manusia. 

“Kita tahu bahwa anak-anak inilah yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan dimasa mendatang, dan bahkan nantinya dari mereka juga ada yang menjadi pemimpin-pemimpin daerah, pemimpin bangsa, dan tidak menutup kemungkinan juga akan menjadi pemimpin dunia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Lampung Utara sebagai Kabupaten Layak Anak,” tandas Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Lampung Utara Andi Wijaya, S.,T., M.,M., mewakili Gugus Tugas mengatakan bahwa kabupaten Lampura telah berkomitmen untuk menjadikan kabupaten ini Layak Anak yang diawali dengan deklarasi Kabupaten Layak Ana paja 6 November 2019. 

Dimana, sistem pembangunan berbasis hak dan perlindungan anak secara menyeluruh dan berkelanjutan, dengan sasaran Kebijakan untuk mewujudkan SDM berkualitas dan berbudaya. 

“Saya ingin mengajak semua melihat kebijakan dari sisi proses bagaimana indikator ini mencapai sesuai yang diinginkan. Kani ingin juga bahwa pemenuhan hak-hak anak sesuai kebijakan pemerintah. Kami tentunya juga alokasikan anggaran SDM dan teknologi agar proses ini bisa berlangsung dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga berlangsung secara virtual tersebut juga diikuti Tim Evaluator KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, beserta Anggota,

Para Kepala Perangkat Daerah beserta jajaran, Para Ketua dan Anggota Lembaga/Organisasi Masyarakat, Dunia Usaha.

(Diskominfo Lampura)

Riana Sari Arinal

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Riana Sari Arinal dilantik sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2020 - 2025 oleh Ketua Umum PMI M. Jusuf Kalla di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (28/5/2021) sore.

Ketua Umum PMI M. Jusuf Kalla juga melantik Dewan Kehormatan PMI Provinsi Lampung Masa Bakti 2020 - 2025. Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. 

Ibu Riana Sari Arinal menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya beserta jajaran Dewan Kehormatan dan pengurus untuk memimpin PMI Provinsi Lampung Masa Bakti Tahun 2020 - 2025. 

"Mari kita tingkatkan kinerja PMI, bersama wujudkan Lampung Berjaya," ujar Ibu Riana. 

Pelantikan ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan. 

Kemudian dilakukan penyematan pin PMI dan penyerahan bendera pataka PMI oleh Ketua Umum PMI M. Jusuf Kalla kepada Ketua PMI Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal. 

Ibu Riana mengajak seluruh stakeholder ikut serta mensukseskan PMI di Provinsi Lampung. 

"Mohon dukungan dari PMI Pusat, Bapak Gubernur, Forkopimda, Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, pers serta seluruh masyarakat Lampung," katanya. 

Kepada seluruh Pengurus PMI Kabupaten/Kota dan seluruh relawan, Ibu Riana meminta merapatkan barisan untuk bersama maju dan berjuang menjaga marwah organisasi PMI. 

"Yakni sebagai organisasi yang menjalankan tugas kemanusiaan dengan tetap memegang teguh 7 prinsip dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional," katanya. 

Menurutnya, PMI harus bisa beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, juga harus mampu mendukung upaya tanggap darurat bilamana terjadi bencana alam. 

"Insya Allah dengan kerja cerdas, kerja keras, dan kerja ikhlas kita bersama akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi Lampung," katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum PMI M. Jusuf Kalla mengatakan tugas PMI adalah membantu menyelesaikan kesulitan masyarakat baik dalam hal bencana alam maupun kemanusiaan. 

Menurutnya, dibutuhkan kader PMI yang bisa bekerja dengan iklas dan tulus serta dimana dan kapan pun tanpa memilih untuk mengabdi kepada kemanusiaan. 

"Terimakasih kepada Saudara yang dilantik yang bersedia untuk mengabdi kepada kemanusiaan," ujar Jusuf Kalla yang juga mantan Wakil Presiden Indonesia dua periode itu. 

Jusuf Kalla menyebutkan PMI bekerja atas dasar kepercyaan untuk menyelesaikan persoalan. 

Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang terus mendukung pelaksanaan program PMI di Provinsi Lampung. 

"Selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan kepada Bapak Gubernur yang memberikan dorongan kepada PMI," katanya. 

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung penuh program-program yang akan dilaksanakan PMI Provinsi Lampung. 

"Saya juga mengharapkan kepada Bupati/ Walikota se- Provinsi Lampung supaya mendukung secara penuh program atau Kegiatan PMI Kabupaten/Kota di wilayahnya," ujar Gubernur Arinal. 

Kepada pengurus yang baru dilantik, Arinal mengajak agar dapat melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan yang diembannya dengan bersinergi dengan Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat. 

"Saya juga berharap agar pembinaan masyarakat untuk berpola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari program pemerintah dibidang pembangunan sosial kesehatan masyarakat dapat terus digelorakan oleh Palang Merah Indonesia Provinsi Lampung," katanya.

(Adpim)||editor:pzr

Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad 

BlogGua, Lampung Tengah
- Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menghadiri Deklarasi dan Penandatangan Komitmen Penyelenggaraan Pelayanan Publik  (P3) Pemerintah Daerah se- Provinsi Publik yang diadakan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, di Swissbell Hotel, Kamis (27/5/2021).

Selain Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad hadir juga antara lain Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Syarief Hidayat, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf serta Bupati/Wali Kota se-Provinsi Lampung, Sementara itu Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad hadir didampingi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Kabupaten Lampung Tengah Drs. Hi. Sarjito.

Plt.  Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK RI Syarief Hidayat menghimbau kepada kepala daerah se- Provinsi Lampung supaya segera memberikan pelayanan publik terbaik untuk masyarakatnya sesuai dengan janji janji saat berkampanye mencalonkan diri menjadi kepala daerah, sebab janji tersebut merupakan hutang didalam ajaran agama.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya berharap setelah acara deklarasi dan komitmen penyelenggaraan pelayanan publik ini, setiap kepala daerah dapat memberikan pelayanan publik yang prima untuk rakyat demi mewujudkan provinsi lampung berjaya.

Dalam acara tersebut juga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad beserta Kepala Daerah se- Provinsi Lampung melaksanakan penandatanganan komitmen penyelenggaraan pelayanan publik yang disaksikan langsung oleh Syarief Hidayat dan Nur Rakhman Yusuf. Setelah itu dilaksanakan Pembacaan Deklarasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang dipimpin oleh Nur Rakhman Yusuf dan diikuti oleh Gubernur Lampung dan Bupati/Wali Kota se- Provinsi Lampung. 

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad saat diwawancarai mengatakan dengan komitmen ini, akan memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk masyarakat lampung tengah demi menjadikan kabupaten lampung tengah, kabupaten yang terbaik se- Provinsi Lampung.

(Diskominfo)||editor:pzr

Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

BlogGua, Lampung Tengah
- Potensi pariwisata di Kabupaten Lampung Tengah dapat menjadi salah satu faktor peningkatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu semua elemen terkait harus bersama- sama mengembangkan sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dalam acara pembukaan FGD persiapan pengembangan kampung wisata Terbanggi Besar bertempat di  Balai Kampung Terbanggi Besar (27/05/2021).

Dalam acara ini selain Wakil Bupati hadur pula Anggota DPR RI Komisi X Ir. Dwita Ria Gunadi didampingi oleh Plt Kadis Pariwisata Dra Ancar Asmara Dewi MM dan kepal OPD terkait lainnya. 

Dalam sambutannya, Wabup Ardito Wijaya mengatakan bahwa salah satu tujuan acara ini adalah terciptanya persamaan persepsi keterpaduan langkah pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan kepariwisataan  Kabupaten Lampung Tengah. Lampung Tengah memiliki banyak potensi namun belum dikembangkan secara sempurna salah satunya adalah sektor pariwisata. 

Salah satu komitmen Pemda Lamteng adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui sektor pariwisata dimana akan dilaksanakan pengembangan kampung wisata disetiap destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lampung Tengah baik itu destinasi wisata Alam, religi, budaya dan destinasi buatan. 

"Semoga peningkatan sektor pariwisata juga mampu mengurangi angka pengagguran dan menambah lapangan pekerjaan," ujar Ardito. 

 Wabup juga berharap dengan kegiatan ini dapat mewujudkan kesadaran masyarakat dan lingkungan nya untuk mengembangkan potensi wisata didaerah masing masing sehingga bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat. 

Usai acara Wabup Ardito Wijaya di dampingi Andika Wibawa Sepulau Raya sebagai tokoh masyarakat meninjau langsung Kampung Wisata Terbanggi yang memiliki peninggalan bersejarah dan aset budaya seperti rumah adat Lampung yang usianya sudah ratusan tahun , Ardito Wijaya berpesan agar peninggalan budaya ini dapat dijaga dilestarikan sehingga dapat menjadi warisan bagi anak cucu kita kelak.

(Diskominfo)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi 

BlogGua, Bandar Lampung
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Penandatanganan dan Deklarasi Komitmen Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, di Swiss-Bell Hotel, Kamis (27/05).

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan ini diselenggarakan berangkat dari adanya program Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Program penilaian ini telah diselenggarakan oleh Ombudsman sejak tahun 2013. 

Di tahun ini, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung akan menyelenggarakan penilaian tersebut di 16 Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung. Selain itu juga akan dilaksanakan Workshop dan Pendampingan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik.

Plt Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Syarief Hidayat, menyampaikan bahwa KPK melalui Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik, Ombudsman, dan Kedeputian Pelayanan Publik Kemenpan RB akan melaksanakan kerjasama dan bersinergi khususnya dalam bidang pelayanan publik.

Di tahun 2021, KPK akan berfokus pada pelayanan publik yang dilaksanakan oleh BPN dan Kemendikbud serta Kemenag terkait Program Indonesia Pintar.

"Semoga kehadiran kita semua disini benar-benar ikhlas dan niat untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ujar Syarief Hidayat.

Gubernur Arinal dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah yang hadir untuk mengingat janji-janji yang didengungkan ketika kampanye, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

"Saya akan mengajak para Bupati/Walikota karena pelayanan publik merupakan langkah utama menuju sukses. Bagaimana rakyat itu membutuhkan pertolongan, dan menunjukkan Negara hadir di tengah-tengah rakyatnya," ungkap Gubernur Arinal.

Merujuk UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa keberadaan pemimpin pada pemerintah daerah masing-masing menjadi harapan utama bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan barang publik, jasa publik maupun administrasi publik.

Dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, menurut Gubernur dibutuhkan teamwork yang mampu bekerja efektif dan solutif menciptakan terobosan-terobosan baru dan menghasilkan program-program cerdas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur berharap dengan berkumpulnya seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung pada kegiatan ini tidak hanya dikarenakan adanya Program Penilaian Kepatuhan Pemerintah Daerah terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Publik tetapi juga menyadari bahwa pelayanan publik yang berkualitas dan pelaksanaannya merupakan kewajiban seluruh Kepala Daerah selaku penyelenggara negara.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, dalam kesempatannya mengapresiasi para Kepala Daerah yang hadir dalam kegiatan ini karena merupakan wujud komitmen ingin melakukan perbaikan pelayanan publik di Provinsi Lampung.

Nur Rakhman Yusuf juga berterimakasih kepada Gubernur Lampung yang terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan pelayanan publik. 

Di sela acara dilakukan Penandatanganan dan Deklarasi Komitmen dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung, disaksikan oleh Plt Direktur Gratifikasi & Pelayanan Publik KPK dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung.

(Diskominfotik)||editor:pzr

Asisten III bidang Administrasi Umum Hi. Sofyan (kanan)

BlogGua, KOTABUMI
- Asisten III bidang Administrasi Umum Hi. Sofyan, melantik dan mengambil sumpah 79 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2018.

Rinciannya, 23 Tenaga Fungsional Guru, 49 Fungsional Kesehatan, dan 7 Tenaga Teknis. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pengambilan sumpah berlangsung di Ruang Tapis Setdakab Lampung Utara, Selasa (25/05).

Dalam sambutanya, Asisten III mengucapkan selamat karena selama melaksanakan tugas sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dinilai mampu dan layak untuk diangkat menjadi PNS 100 persen karena memenuhi ketentuan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan diserahkannya petikan SK PNS ini, saudara sekalian harus mampu melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, serta selalu memperhatikan dan menjaga martabat sebagai Aparatur Sipil Negara,” kata Asisten III mewakili Bupati.

Pada kesempatan itu, Asisten III juga mengingatkan kembali bahwa pengangkatan menjadi PNS ini disumpah dengan nama Tuhan, sehingga apapun yang dikerjakan akan selalu diawasi oleh Tuhan, dan akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak.

Asisten III berharap, dengan diserahkannya Petikan SK PNS 100 persen ini dapat menambah semangat dan motivasi dalam mengemban tugas sebagai Abdi Negara dan Pelayan Masyarakat. Terlebih, hal besar dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tidak harus hebat untuk memulai, tapi harus memulai untuk menjadi orang hebat, karena kelak akan menggantikan para pejabat yang ada di Pemkab Lampung Utara ini.

“Pekerjaan besar telah menanti kita semua, dan tiada keberhasilan tanpa kebersamaan. Mari bersama mengadi dan melayani masyarakat, tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi, selalu berpikir positif menyikapi berbagai isu yang berkembang, serta terus berjuang bersama membangun Kabupaten Lampung Utara agar semakin aman, agamais, maju dan sejahtera,” tandasnya.

(Diskominfo)||editor:pzr

Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad

BlogGua, Lampung Tengah
- Mendengar langsung keluh kesah warga masyarakat Lampung Tengah dan memastikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Demikian yang disampaikan Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad saat melakukan kunjungan kerjanya ke Sp Way Terusan Kecamatan Bandar Mataram. Bupati didampingi oleh kepala OPD terkait, Selasa (25/05/2021).

Dalam kunjungannya kali ini, Bupati Musa bertemu dengan warga secara langsung, Bupati juga bertemu dengan pendamping TKSK, dan  menyerahkan juga secara simbolis bantuan sembako  BPNT kepada warga di Sp 1 Way Terusan dan  penyerahan bantuan 3 ekor sapi dari Bupati Musa  kepada warga di SP1, SP2 dan SP3.

Selain itu tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk dapat bertemu langsung dengan masyarakat dan meninjau langsung pelaksanaan  kegiatan di kecamatan seperti pelayanan adminduk, pelayanan KB gratis dan berbagai kegiatan lainnya. Bupati Musa juga menekankan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan, menegakkan kedisiplinannya masing - masing. 

Bupati Musa mengatakan nantinya semua Kacamatan di Lampung Tengah akan dikunjungi oleh orang nomor 1 di Lamteng ini, bahkan Musa akan berkeliling untuk berkantor di tiap kecamatan di Lampung Tengah. 

Warga masyarakat Way Terusan sangat senang dengan kehadiran Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad. Mereka dapat melihat langsung Bupati Lampung Tengah dan menyampaikan langsung aspirasinya.

(Diskominfo)||editor:pzr

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar Pertemuan Kemitraan Pengembangan Usaha Tani Tanaman Pangan dengan PT. Bima Agrotama Sukses di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Selasa (25/05/2021).

Menurut Gubernur Arinal Djunaidi dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan harga singkong di Lampung dapat membaik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Saya menyambut baik kerjasama dan upaya-upaya pengembangan hilirisasi komoditi ubi kayu untuk dijadikan berbagai produk seperti Beras analog, beras komposit, tas plastik ramah lingkungan dan lain sebagainya," ucap Gubernur.

Namun demikian kerjasama tersebut menurut Gubernur tetap harus melalui pengkajian yang mendalam, baik dari sisi penggunaan lahan, kajian hukum, hingga aspek ekonomi.

"Kita kaji yang benar, jangan sampai nanti malah merugikan petani kita. Saya mau semua Bupati tanda tangan MOU dengan PT BAS harus didepan saya, Saya harus tahu isinya, agar semua Kabupaten petaninya punya peningkatan kesejahteraan yang sama," tegas Gubernur.

Sementara itu Direktur PT. Bima Agrotama Sukses, Alexander Yonathan Edy Tawa, dalam paparannya menerangkan bahwa pihaknya tengah melakukan pengembangan diversifikasi produk pertanian terutama umbi kayu atau singkong.

"Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas sambutan yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Lampung. Adapun produk yang coba kami kembangkan diantaranya adalah beras analog dan beras komposit berbahan dasar singkong, dan tas plastik ramah lingkungan," ucapnya.

Melalui kerjasama tersebut Alexander berharap dapat menjadikan singkong sebagai salah satu komoditi penyokong ketahanan pangan dan energy yang berkelanjutan.

"Selain sebagai bahan baku biji beras analog, singkong juga dapat dijadikan bahan dasar pembuatan tas plastik ramah lingkungan, tas tersebut bisa hancur dengan air panas, juga sebagai bahan pembuatan etanol, sorbitol dan tepung mocaf non gluten," paparnya.

Alexander juga mengungkapkan perusahaannya telah mengembangkan bibit singkong bima 1 dan bima 2. Selain singkong ada juga bibit porang jenis tertentu yang mana banyak diminati di negara jepang dan eropa sebagai bahan dasar beras shirataki. "Kita akan sertifikasi bibit porang tersebut di Kementan agar hanya dapat dibudidaya di Lampung." pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kadis Kehutanan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan beberapa Kepala Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten di Lampung.

(Diskominfotik)||editor: pzr

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan penurunan angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dalam Pertemuan Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Lampung dalam rangka Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Tahun 2021 di Hotel Novotel, Senin (24/5/2021). 

Wagub mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk melakukan pembinaan terhadap Kabupaten/Kota dalam meningkatkan keterpaduan intervensi gizi serta percepatan penurunan stunting. 

"Mengingat target penurunan angka stunting di Provinsi Lampung dalam RPJMD sampai dengan Tahun 2024 adalah sebesar 14 persen," ujar Wagub Nunik. 

Nunik menjelaskan masalah stunting penting untuk ditangani, karena berpengaruh terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkaitan dengan tingkat kesehatan bahkan kematian anak. 

"Stunting dapat diatasi atau dikoreksi sejak seribu hari pertama kehidupan sehingga saat bayi lahir sampai dengan usia 2 tahun masih bisa dilakukan intervensi agar tidak menjadi stunting," katanya. 

Nunik menyebutkan konsep pencegahan stunting membutuhkan keterpaduan dalam intervensi gizi, baik pada lokasi dan kelompok sasaran. 

"Melalui penyelarasan yang dimulai dari proses perencanaan sampai dengan pemantauan dan evaluasi kegiatan lintas sektor serta antar tingkatan pemerintahan," ujarnya. 

Menurut Nunik, intervensi, perhatian, dan kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat sangat diperlukan dalam memberikan asistensi dan edukasi. 

"Sehingga masyarakat mengetahui, memahami, dan menyadari arti pentingnya pemenuhan gizi spesifik maupun sensitif," katanya. 

Adapun kinerja kabupaten yang dinilai pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting sebanyak enam Kabupaten lokus prioritas. 

Yaitu Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Utara dan Pesawaran. 

Nunik berharap melalui penilaian tersebut mampu meningkatkan motivasi dan semangat Kabupaten dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting di wilayahnya. 

Sekaligus kembali memperkuat komitmen kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting. 

"Sehingga dapat menurunkan angka stunting di Provinsi Lampung sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada dokumen RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024," katanya. 

Pada kesempatan itu, hadir Tim Tenaga Ahli LGCB-ASR (Local Government Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction) Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.  

Kemudian, Tim Penilai Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Lampung dan OPD terkait yakni Bappeda, Dinas Kesehatan dan Dinas PMDT Kabupaten se- Provinsi Lampung.

(Adpim)||editor: pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) bersinergi dalam pembangunan Lampung.

Hal itu diungkapkan Gubernur saat menerima kunjungan dan audiensi dari OJK dan FK-IJK Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jum'at (21/5/2021). 

Kunjungan ini juga dalam rangka halalbihalal hari raya Idul Fitri 1442 H sekaligus membahas sinergi pembangunan terutama di sektor infrastruktur dan program Kartu Petani Berjaya (KPB). 

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal juga mengajak pihak perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank yang tergabung FK-IJK berkontribusi penuh membangkitkan ekonomi di Lampung. 

"Saya mengajak perbankan lebih pro aktif lagi dalam menghadapi situasi ekonomi di Lampung ini," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal mengatakan pihak perbankan harus ikut andil mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya melalui ekonomi kerakyatan. 

Menurutnya, bank harus hadir untuk membantu masyarakat terutama para petani. Karena sebagian besar masyarakat di Lampung tinggal didesa dan bekerja sebagai petani. 

"Para bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini harus ikut membangun Lampung melalui ekonomi kerakyatan. Salurkan untuk kepentingan rakyat," katanya. 

Ke depan, Arinal ingin komunikasi lebih terjalin lagi sehingga memberikan jawaban atas permasalahan yang dialami masyarakat Lampung. 

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto mengatakan program-program yang ada pada FK-IJK siap disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Lampug. 

"Program-program Ojk dan FKIJK siap bersinergi bersama pemerintah," ujar Bambang.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, KOTABUMI
- Asisten III bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hi. Sofyan, S.P, M.M., bersilahturahim ke Dinas Komunikasi dan Informatika, Kamis (20/05/2021).

Selain koordinasi kerja, kedatangannya sekaligus mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan disiplin dalam bekerja.

“Kita belum sempat bersilaturahim pada hari pertama kerja pasca lebaran. Hari ini saya sempatkan bersilaturahim dengan pejabat di Kominfo dan juga mengingatkan agar seluruh pegawai memiliki kinerja yang semakin baik lagi,” kata Asisten III usai rapat di ruang Kepala Dinas Kominfo.

Menurutnya, koordinasi dan silahturahmi ini tidak hanya dilakukannya di Dinas Kominfo, namun ke bebeberapa Perangkat Daerah (PD) lainya yang berada dibawah kewenangannya sebagai Asisten III Pemkab Lampung Utara.

“Koordinasi kerja ini juga ke beberapa perangkat daerah, Bagian Umum, Protokol, Perencanaan dan Perangkat Daerah, salah satunya Kominfo,” ujarnya.

Melalui koordinasi kerja inilah, sambung Asisten III, ia juga mengingatkan kembali bahwa perlunya ditingkatkan lagi disiplin kerja dengan bekerja tepat waktu meskipun di tengah pandemi Covid-19, yakin sejak pukul 07.30 hingga 15.30 WIB. 

“Karena dengan sisi disiplin itulah bermula. Disiplin tak bisa ditawar walaupun di tengah pandemi Covid-19. Mengingat kita masuk zona orange, toleransi minimal 50 persen tingkat kehadiran pegawai di kantor, sisanya WFH (work from home),” tandasnya.

(Diskominfo Lampura)


BlogGua, Bandar Lampung 
- Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 113 Tahun 2021  yang disiarkan secara virtual dari halaman Kantor  Kementerian Kominfo Jakarta,  Kamis (20/05/2021).

Upacara yang  dilaksanakan dalam masa Pandemi Covid-19 tersebut menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiarkan secara langsung serta  diikuti secara virtual oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kaban Kesbangpol, Kadis Pemuda dan Olah Raga, Kadis Kominfotik, Karo Kesra dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bertempat di Ruang Command Center lantai 2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung,

Bertindak sebagai Inspektur upacara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,  Johnny G. Plate.

Dalam sambutannya Menkominfo mengungkapkan bahwa moment kebangkitan Nasional merupakan  Cita - cita memerdekakan, memajukan Nusa dan bangsa serta upaya mewujudkan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Moment Kebangkitan Nasional bukan hanya acara ceremony, namun harus  selalu ditumbuhkan dan menjadi peringatan Kebangkitan untuk bersatu tanpa memandang Suku, Agama dan golongan pada  lintas generasi.

"Bukan ritual namun harus menjadi sebuah semangat yang terus menerus ditumbuhkan lintas generasi", ungkapnya.

Pada masa perjuangan, Kebangkitan Nasional merupakan Gerakan perlawanan terhadap penjajah, pada masa kini sebagai  inspirasi pembangunan Indonesia dan di masa yang akan datang merupakan Cita - cita untuk membawa  bangsa Indonesia menuju pengelolaan negara yang lebih demokratis.

Sejarah dimulainya moment Kebangkitan  nasional ini merupakan nasionalisme di Indonesia, saat itu mulai ada indikasi perpecahan di antara golongan di Negara Indonesia, semagat kebangkitan nasional digelorakan sebagai upaya melawan penjajah.

Bangsa yang tangguh, optimis untuk menghadapi tantangan secara bersama - sana dan dalam aktualisasinya dengan melawan Covid-19 yang saat ini melanda dunia.

Melalui sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika berpesan agar bangsa Indonesia. Menjaga kesatuan bangsa yang dapat diaktualisasikan  dengan memanfaatkan digital secara bijak dan mengisinya dengan hal - hal yang bermanfaat dalam membangun ekonomi, terutama ekonomi digital.

Saat ini dunia nyata sudah mulai beralih menjadi dunia virtual,.  dengan pemanfaatan teknologi digital diharapkan pembangunan akan semakin maju dan membawa bangsa Indonesia kearah kemajuan diberbagai bidang.

Diungkapkan bahwa disadari maupun tidak, saat ini seluruh dunia sudah melakukan perubahan besar dengan adanya teknologi, dengan memanfaatkan  teknologi digital dalam berbagai aspek.

Diakhir sambutannya, Menkominfo berpesan agar Peringatan Hari Kebangkitan  Nasional hendaknya menjadi sarana untuk selalu menumbuhkan dan  mengingatkan Bangsa Indonesia  untuk terus bergerak maju membangun bangsa tanpa memandang suku agama dan golongan.

"Semakin digital, semakin maju", pungkasnya.

(Diskominfotik)||editor: pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto (2 dari kanan)

BlogGua, TULANG BAWANG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto bersama Bupati Tulang Bawang Winarti secara resmi membuka kegiatan Panen Raya di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (19/05/2021)

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyatakan bahwa dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, pertanian adalah sektor yang paling mampu bertahan menopang perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.  

Dimana Provinsi Lampung saat ini memiliki banyak komoditi unggulan dalam bidang pertanian, yang diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Lampung, baik  pada masa pemulihan akibat Pandemi Covid-19 maupun perekonomian Lampung di masa depan.

Menurut Gubernur, Kementerian Pertanian RI telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia, yang antara lain  memiliki  fungsi sebagai penyedia pangan nasional, penyedia bahan baku industri, dan penyeimbang pembangunan sektor - sektor lainnya.

"Hal tersebut didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian, antara lain padi, jagung,  ubi kayu, nanas, pisang, kopi, lada, kakao,  sapi, kambing, ayam dan perikanan.  Komoditi-komoditi tersebut telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara,"  ungkap Gubernur

Sebagai Lokomotif Pertanian Nasional, ungkap Gubernur Arinal, tentunya juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan perekonomian Lampung. Maka kebijakan pemerintah perlu berorientasi pada upaya-upaya untuk mengatasi masalah pembangunan pertanian secara luas.  

"Agar Petani, Peternak, dan Nelayan yang tinggal di Lampung, yang jumlahnya hampir mencapai 50 persen dari jumlah penduduk di Provinsi Lampung, dapat menjalankan usaha pertaniannya dengan lebih baik, produktivitas lahannya meningkat, kesejahteraannya juga meningkat, maka sejak awal kepemimpinan, Saya menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan dengan program utama yaitu Program Kartu Petani Berjaya," pungkas Gubernur.

Sementara itu Bupati Tulang Bawang Winarti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur bahwa dalam situasi pandemi covid-19, warga Tulang Bawang tetap dalam keadaan sehat dan mampu melakukan panen raya.

"Ada sekitar 9.871 Hektar sawah di Tulang Bawang, yang akan dipanen saat ini di Rawapitu seluas 110 Hektar, dimana kekuatan lumbung padi salah satunya ada di Rawapitu, tadi saya sudah ngobrol dengan Pak Sekda, Alhamdulillah, katanya pemprov siap bantu perbaikan jalan dari jalan ronggolawe sampai pintu masuk Kecamatan Rawapitu," ucap Winarti.

Namun demikian Winarti juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tulang Bawang menganggarkan APBD sebanyak 20 miliar untuk perbaikan jalan di Rawapitu, "kalau jalan bagus, transportasi pengiriman hasil panen ke pusat-pusat sentra pasar di Tulang Bawang jadi lebih mudah," pungkasnya

Dalam kegiatan panen raya tersebut, Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menyerahkan bantuan berupa bibit sebanyak 50 batang, dan benih untuk lahan seluas 1000 Hektar. Fahrizal juga menyerahkan 374 Kartu Petani Berjaya kepada petani di Kecamatan Rawapitu dan sekitarnya.

(Diskminfotik)||editor:pzr

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto (kiri)

BlogGua, TULANG BAWANG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap para petani di Kabupaten Tulang Bawang mendapatkan berbagai kemudahan dalam bercocok tanam dengan adanya implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB) di daerah tersebut.

Harapan Gubernur Arinal itu disampaikan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat mewakili Gubernur melaunching Implementasi KPB di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (19/5/2021). 

Dalam launching ini sekaligus dilakukan panen raya padi inbrida varietas impara 2 dan penyerahan bibit hortikultura sebanyak 1.500 bibit dan benih padi untuk 11.141 Ha. 

Panen raya padi inbrida ini dilahan cetak sawah 2016 dan optimalisasi lahan 2019. 

"Melalui KPB ini Bapak Gubernur berharap para petani mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan," ujar Sekdaprov Fahrizal. 

Kemudahan yang diperoleh petani itu, kata Fahrizal baik sarana produksi, akses permodalan/ pembiayaan, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen. 

Termasuk pemasaran hasil, asuransi, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestasi yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian. 

"Kemudahan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada seluruh petani di Provinsi Lampung," katanya. 

Seperti diketahui, KPB sendiri telah dilaunching oleh Gubernur Arinal bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada awal Oktober 2020 lalu. 

Fahrizal menyebutkan Kementerian Pertanian sendiri telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia. 

Hal ini didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian yang juga telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara. 

"Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Nasional tentunya juga harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan memajukan perekonomian Lampung kedepan," katanya. 

Untuk itu, melalui program KPB, petani akan dapat menjalankan usaha pertaniannya dengan lebih baik, produktivitas lahannya meningkat dan  kesejahteraan meningkat. 

"Pelaksanaan Program KPB pada tahun ini telah dilaksanakan pada 15 Kabupaten/Kota dengan empat komoditi utama yaitu padi, jagung, kopi, dan lada. Dan akan diperluas untuk komoditi ubi kayu," katanya. 

Hingga saat ini jumlah petani anggota Program KPB sebanyak 179.936 orang, yang telah mengimplementasikan KPB sebanyak 23.179 orang serta KUR yang telah dimanfaatkan petani sebesar Rp. 60,3 Milyar. 

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Winarti mengatakan melalui program KPB, akan memberikan berkah kepada petani di Kabupaten Tulang Bawang. 

"Semoga ini Insya Allah KPB menjadi berkah untuk seluruh petani khususnya di Tulang Bawang," ujar Winarti. 

Winarti menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung disemua bidang termasuk pembangunan infrastruktur. 

"Bapak Gubernur terus memberikan support di Kabupaten Tulang Bawang ini. Bahkan meski Rawa Pitu berada di perbatasan Tulang Bawang namun pemerintah hadir dan Bapak Gubernur bersinergi dengan kita semua," katanya. 

Melalui launching KPB dan panen raya, Winarti berharap keberkahan akan terus datang di Kabupaten Tulang Bawang.

(Adpim)||editor: pzr


BlogGua, LAMPUNG SELATAN 
- Demi menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih dan memahami hak-hak anak, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim membuka Diklat Konvensi Hak Anak Angkatan I dan II, secara Virtual di Gedung BPSDM Provinsi Lampung, Rabu (19/5/2021).

Pada kesempatan itu Wagub Chusnunia menyampaikam bahwa kehadiran Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang- Undang  Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak merupakan aturan hukum di Indonesia untuk mewujudkan amanat Konvensi Hak Anak.

"Diklat Konvensi Hak Anak ini adalah upaya menyiapkan  Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih dan memahami Konvensi Hak Anak sebagai dasar dalam pemenuhan kebutuhan hak-hak anak," ujar Chusnunia. 

Menurut Wagub, keberadaan peraturan Perundang-Undangan No. 35 Tahun 2014 dan Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002 merupakan wujud dari kerja keras Negara memenuhi kebutuhan Hak-Hak Anak.

"Permasalahan tentang anak ini tidak bisa lepas dari Konvensi Hak Anak, karena konvensi inilah yang akan menjadi dasar bagi dunia Internasional termasuk Indonesia dan Provinsi Lampung pada khususnya untuk memandang permasalahan yang dihadapi sekarang," ujar Wagub.

Menutup sambutannya Wakil Gubernur Chusnunia berharap para peserta dapat mengikuti acara dengan baik, dengan dibimbing narasumber, termasuk para pengajar dan pengelola.

"Saya percaya di bawah bimbingan para narasumber/pengajar dan pengelola, peserta diklat dapat mengikuti dengan baik semua agenda pembelajaran yang telah disusun, sehingga tercapai tujuan kita semua kedepan untuk mewujudkan “Rakyat Lampung Berjaya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Lampung H. Senen Mustakim dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan kepada para peserta mengenai konvensi Hak-hak anak.

Untuk selanjutnya dapat disosialisasikan di masing-masing lembaga dan masyarakat.  

(Adpim)||editor: pzr

Presiden RI, Joko Widodo

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama jajaran Forkopimda mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mendengar arahan mengenai pengetatan dan pemeriksaan arus balik dari Presiden Joko Widodo secara Virtual di Mahan Agung, Senin (17/5/2021). 

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan bahwa momentum pasca Lebaran harus diwaspadai terutama potensi kenaikan jumlah kasus pasien Covid-19.

"Kita harus betul-betul waspada, meski telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik namun tetap memiliki potensi kenaikan jumlah kasus pasien Covid-19 akibat mudik yang terjadi," ujar Presiden Joko Widodo. 

Dari data yang diperoleh Presiden, terdapat sekitar 89,1 juta jiwa (33%) yang akan melakukan mudik ke kampung halaman. Lalu, setelah diberikan sosialisasi untuk tidak mudik ke kampung halaman, terdapat penurunan minat masyarakat untuk. "Mudik sebesar 7% atau sekitar 18,9 juta jiwa," tambah Presiden Joko Widodo.

Presiden meminta semua pihak berhati hati. Termasuk kepada seluruh Kepala Daerah untuk selalu berhati-hati terhadap potensi tren kenaikan kasus Covid-19 yang akan terjadi setelah Lebaran. 

Menutup arahannya, Presiden Joko Widodo memberikan semangat kepada masing-masing Kepala Daerah dalam upaya menekan tren kenaikan kasusn Covid-19 di Indonesia. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi langsung mengadakan Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Daerah Provinsi Lampung usai mendapatkan arahan dari Presiden.

"Pada rapat koordinasi ini saya sangat berharap masing-masing instansi terkait penanganan Covid-19 dapat bekerja dengan optimal dalam menangani penyebaran Covid 19," ujar Gubernur dalam rakor tersebut.

Menurut Gubernur, terjadinya mudik lokal juga berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

"Saya berharap Forkopimda dapat dengan serius meningkatkan Operasi Pengendalian di Wilayah Kabupaten-Kabupaten yang memiliki akses masuk dan memiliki pengendalian yang belum maksimal," tegas Gubernur.

Arinal berharap kegiatan Monitoring Posko Covid-19 yang dilakukan Forkopimda Provinsi Lampung beberapa minggu lalu diharapkan dapat memberikan efek yang optimal terhadap penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Lampung.

"Saya berharap Forum Koordinasi ini dapat memberikan efek yang maksimal untuk ke depannya", harap Arinal. Pada kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas Khusus Covid-19 Provinsi Lampung yang juga Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menyampaikan bahwa salah satu upaya yang akan dilakukan untuk menekan penyebaran adalah dengan melakukan Mandatory Cek dibeberapa titik posko penyekatan yang terdapat di banyak Kabupaten se-Provinsi Lampung. 

"Upaya ini untuk mengetahui potensi-potensi penularan virus Covid-19 yang akan ditimbulkan oleh masyatakat yang melakukan arus mudik, baik mudik lokal, maupun yang melintasi jalur mudik di Provinsi Lampung" ujar Hendro Sugiatno.

(Adpim)||editor:pzr

Suasana Coffee Morning

BlogGua, KOTABUMI
- Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) Mankodri, S.H., M.M., mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan evaluasi kinerja dan tidak menunda pekerjaan. 

Untuk itu, ia meminta pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 H menjadi momentum semangat baru untuk menyelesaikan berbagai program kerja seluruh Perangkat Daerah (PD), termasuk berbagai tugas yang masih belum terselesaikan harus dirampungkan sesuai target.

“Kita memulai semangat baru sebagai ASN. Tadi pagi atas pemerintah pimpinan kita melakukan sidak yang dibagi menjadi tiga tim dan masing-masing dipimpin asisten I, II, dan III. Kepada jajaran yg ada bahwa jam kerja kita sudah kembali seperti semula dari 7.30 sampai 15.30 WIB, untuk Jumat sampai jam 16.00 WIB,” kata Asisten I saat Coffee Morning bersama seluruh pejabat eselon II dan III Pemkab Lampura di Ruang Siger Setdakab, Senin (17/05/2021).

Ia juga mengingatkan kepada seluruh pejabat dan staf di seluruh Perangkat Daerah agar tidak terlena karena dengan ritme kerja selama bulan Ramadhan 1442 H. “Untuk itu soal kena kerja ini harus menjadi perhatian serius karena ini juga akan berdampak terhadap kinerja. Pimpinan kita juga diminta untuk mengevaluasi kembali kinerja, tugas-tugas yang masih menjadi tunggakan kita harus kita selesaikan. Kalau bisa pusing itu harus di kita, jangan sampai ada di pimpinan,” ujar Asisten I.

Selain itu, Asisten I juga menegaskan bahwa masalah penanganan dan penanggulangan Covid-19 tetap menjadi perhatian serius mengingat angka penyebaranya masih sangat tinggi. Termasuk juga soal  dan Perbup dan tahapan pilkades ini masih dapat berjalan. Kalaupun Perbup sudah selesai terus tahapan selanjutnya bagaimana. Soal anggaran dana desa masih ada desa yang belum mengajukan. penyaluran dana desa tidak menyalahi aturan. 

Pantau juga sekolah2 tatap muka mengingat penyebaran covid di Lampura saat ini masih tinggi. Untuk itu kita harus saling membantu untuk mendukung program kerja Pemkab Lampung Utara. Ke depan setelah lebaran ini kita punya semangat baru. Harapan bapak Bupati jalanya roda pemerintahan harus sesuai dengan program kerja perangkat daerah, harus dijalankan dan tidak menunda pekerjaan,” tandasnya.

(Diskominfo Lampura)

Petugas Satpol PP Lampung
BlogGua, Bandar Lampung - Dalam rangka mencegah klaster baru Covid-19 dan mendukung kebijakan nasional, Pemprov Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Satpol PP Provinsi Lampung bekerjasama dengan Kepolisian melakukan monitoring objek-objek wisata dan mendorong serta berkoordinasi agar Pemkab/Pemkot bersama pengelola tempat wisata untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam pengendalian Covid-19 di tempat wisata selama masa libur Idul Fitri, Minggu (16/5/21).

Melalui Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1806/V.20/2021 tentang Himbauan Penutupan Tempat Wisata/Hiburan, Gubernur menyampaikan kepada Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung agar mengkoordinasikan pengelola tempat/wisata untuk menutup/tidak melakukan kegiatan pada objek wisata/hiburan pada masa Hari Raya Idul Fitri 1442 H agar tidak terjadi kerumunan pada objek wisata/hiburan yang sangat berpotensi mengakibatkan penyebaran Covid-19 secara masif.

Tempat wisata/hiburan dapat beroperasi kembali setelah tanggal 16 Mei 2021 dengan kapasitas 25% pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan personil Pol PP, objek-objek wisata tidak beroperasi saat libur Idul Fitri 2021. Di Pesawaran, personil Pol PP disiagakan di lokasi objek wisata. Meskipun di satu lokasi yaitu Teluk Pandan termonitor beroperasi, Pol PP bekerjasama dengan Aparat Kepolisian dengan sigap melakukan penutupan.

Di Lampung Selatan, tepatnya di objek wisata Pantai Marina dan Merak Belantung, Pol PP dan Aparat Kepolisian melakukan pemantauan secara kontinu. Demikian halnya di objek wisata Lembah Hijau dan Pantai Duta Wisata Bandar Lampung, telah dilakukan penempatan personil Pol PP bekerjasama dengan Kepolisian. 

Pemprov Lampung juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Satpol PP Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung untuk melakukan monitoring di tempat-tempat wisata/hiburan di wilayahnya masing-masing.

(Diskominfotik)


BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Arinal Djunaidi selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung menunjuk Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno sebagai Ketua Satuan Tugas Khusus (satgasus) Penanganan Pemeriksaan Covid-19 pada kegiatan Pengetatan Arus Transportasi Pasca Libur Nasional Keagamaan Idul Fitri 1442H/2021 M, Jum'at (15/5/21).

Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor : 825/47/SPT/POSKO/2021 Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, yang dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Pengendalian Transportasi Pasca Libur Nasional Keagamaan Idul Fitri 1442H pada tanggal 11 Mei 2021, Surat Satgas Penanganan Covid-19 No.B/KA.SATGAS/46/05/2021 tanggal 12 Mei 2021 tentang Antisipasi Arus Transportasi Pasca Libur Nasional Keagamaan Idul Fitri 1442H.

Pada SPT tersebut, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Arinal Djunaidi juga menunjuk Danrem 043 Garuda Hitam sebagai Wakil I Satgasus dan Danlanal Lampung sebagai Wakil Ketua II Satgasus.

Adapun penunjukan Satgasus tersebut ditujukan untuk melaksanakan mandatory check atas dokumen RT-PCR, swab test antigen dan genose di Pelabuhan Bakauheni Provinsi Lampung untuk semua pelaku perjalanan pasca Idul Fitri 1442 H/2021 sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dan Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

Kemudian memperketat Pemeriksaan dengan teliti dan seksama berupa Mandatory Test (Rapid test Antigen) dan melakukan karantina jika ditemukan pemudik yang positif Covid-19 sesuai Standar operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Satgasus juga bertugas melakukan koordinasi dengan Instansi terkait guna mendukung peralatan mandatory test dan dukungan personil pemeriksaan. Waktu Pelaksanaan dimulai sejak tanggal 15 Mei 2021 sampai dengan selesai.

Pada rapat koordinasi yang dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Polri-TNI, dan seluruh instansi terkait, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo selaku Ketua Penanganan Covid-19 menegaskan kembali pentingnya penyekatan di provinsi Lampung khususnya di bakahuni.

"Data yang diperoleh dari ASDP, ada 440 ribu orang yang telah melakukan perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni pada libur lebaran beberapa hari lalu,” ujar Doni.

Pada kesempatan itu Doni monardo juga memberikan bantuan berupa 11 tenda pengungsi dengan kapasitas 50 sampai 60 orang, kemudian untuk memperkuat imunitas personil diberikan pula bantuan 5000 botol minuman suplemen untuk petugas di lapangan.

(Diskominfotik)||editor:pzr


BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal dan keluarga melaksanakan ibadah Shalat Ied Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Kamis (13/5/2021) pagi. 

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SW.

"Selamat Idul Fitri, mari kita terus tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," ujar Gubernur Arinal. 

Sholat Ied sendiri dilakukan tepat pukul 07:00 WIB. Selaku imam yakni Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung A. Bukhari Muslim Lc.M.A. 

Arinal mengatakan setelah satu bulan melaksanakan ibadah puasa, mengajarkan kita untuk melatih kesabaran, berbagi kepada sesama dan kegiatan kebaikan lainnya. 

"Dalam perjalanan satu bulan puasa berhasilkah dan terbiasakah kita untuk diteruskan dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari," katanya. 

Terutama disaat Covid-19 saat ini, Arinal meminta masyarakat untuk bersabar dan terus berdoa agar pandemi segera berakhir. 

"Kita harus tabah dan sabar disetiap ujian terutama dalam posisi Covid-19 saat ini, memang tidaklah mudah. Untuk itu nilai ketabahan sangat dibutuhkan," katanya. 

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Lampung A. Bukhari Muslim Lc.M.A mengatakan Bulan Ramadhan yang juga bulan kesabaran atau syahrul sabr, masyarakat diminta untuk sabar dalam menghadapi ujian terutama ujian pandemi saat ini. 

"Mari kita sabar untuk menghadapi ujian yang berat ini, yakinlah dibalik semua ini ada kemudahan dari Allah SWT," ujar Bukhari. 

Gubernur Arinal memang mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik dan untuk pelaksanaan ibadah Shalat Ied dilakukan dirumah saja sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Gubernur juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Lampung tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021. 

Bagi daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid 19 tergolong tinggi (Zona Merah dan Zona Orange) agar pelaksanaan Shalat Ied dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing. 

Shalat Ied dapat diadakan di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19 yaitu Zona Hijau dan Zona Kuning. 

Selain wajib protokol kesehatan, bagi yang melaksanakan Shalat Ied, jamaah yang hadir tidak boleh melebihi 50% dan panitia Shalat untuk menyiapkan alat pengecek suhu (thermogun).

(Adpim)||editor:pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto

BlogGua, Bandar Lampung
- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin Rapat Pembahasan Penanganan Desa Blank Spot Internet di Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Senin (10/05).

Turut hadir di dalam rapat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika & Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina, Kepala Biro Perekonomian Emilia Kusumawati, Sekretaris Bappeda Evie Fatmawaty, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Lampung Enik Sarjumanah, GM PT Telkom Lampung Susila Sihombing, serta perwakilan dari Balmon Lampung, PT Telkomsel, PT Artamedia.

Sekdaprov Lampung menyampaikan, saat Musrenbangnas yang lalu Presiden Jokowi telah memberikan arahan bahwa selain akan dimulainya konektivitas 5G, dalam menghadapi kompetisi global yang semakin cepat, para perencana harus betul-betul mempertimbangkan perkembangan Iptek. Sementara itu, masih ada 749 Desa di Lampung yang belum terjangkau jaringan internet (blank spot).

Untuk itu, rapat ini digelar guna membahas penanganan desa Blank Spot Internet di Lampung dan untuk menyusun langkah percepatan pembangunan infrastruktur internet di desa.

"Pemerintah ingin mendorong supaya masyarakat di desa bisa menikmati layanan internet. Selain itu, langkah ini guna menyukseskan Program Smart Village dan Kartu Petani Berjaya yang telah digagas oleh Bapak Gubernur," ujar Fahrizal Darminto.

Selain menyukseskan Program Smart Village dan Kartu Petani Berjaya yang memanfaatkan kemajuan teknologi khususnya layanan internet, penanganan Desa Blank Spot Internet ini juga untuk mendorong perkembangan BUMDes dan UMKM di desa-desa.

Fahrizal juga meminta Dinas/Instansi terkait untuk mengurus perizinan yang diperlukan dan mendorong diadakannya workshop untuk BUMDes dalam mengelola bisnis.

Sementara itu, GM PT Telkom Wilayah Lampung Susila Sihombing mengatakan, solusi yang dapat diambil diantaranya membangun infrastruktur internet yaitu fiber optik dan radio link (wireless), membangun layanan aplikasi smart desa yang mengonlinekan seluruh administrasi desa dan mendorong BUMDes dan UMKM memiliki marketplace.

"Untuk tahap awal, dari 749 Desa akan dipilih 100 Desa dahulu untuk dibangun karena disana sudah ada resourcenya," ujar Susila Sihombing.

(Diskominfotik)||editor: pzr

Ustad Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Ustad Solmed secara virtual

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Dalam rangka meningkatkan keimanan dan taqwa kepada Allah SWT, Gubernur Lampung Arinal Djunaid menggelar kegiatan pengajian di Bulan Suci Ramadhan 1442H, kegiatan yang dilaksanakan di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur tersebut dihadiri oleh Pejabat Tinggi Pratama dan perwakilan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (10/03/2021).

Pengajian yang menghadirkan Ustad Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Ustad Solmed secara virtual tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dan diikuti oleh TP PKK serta Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung saat berbincang-bincang dengan Ustad Solmed mengatakan dirinya ingin mengundang ustad tersebut secara langsung, namun hal tersebut urung mengingat kondisi saat ini yang belum memungkinkan.

"Sebenarnya saya ingin mengundang secara langsung ustad Solmed ke Provinsi Lampung, namun saat ini belum dapat terlaksana dikarenakan kondisi Pandemi covid-19," ujarnya

Sementara itu Riana Sari Arinal dalam sambutannya terus mengingatkan para hadirin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan ibadah 

"Ramadhan sudah di penghujung, mari kita jaga kesehatan, langsungkan hari raya dengan sehat dan sejahtera dari rumah masing-masing," ucapnya.

"Untuk semua masyarakat saya menghimbau agar menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan surat edaran dari Gubernur yaitu mari kita melaksanakan ibadah hari raya di kediaman atau rumah masing-masing," pungkasnya.

(Diskominfotik)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kanan)

BlogGua, LAMPUNG SELATAN
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan kesiapan Provinsi Lampung dalam pengendalian transportasi menghadapi masa Idul Fitri 1442 H kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (9/5/2021). 

Kunjungan Ketua DPR RI dan Kapolri ini dalam rangka peninjauan lokasi penyekatan peniadaan mudik di Provinsi Lampung pada area Pelabuhan Bakauheni. 

Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju. 

Para para Menteri yang hadir yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Gubernur Arinal mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota bekerjasama dengan TNI Polri dan pihak lainnya siap melakukan pengamanan disetiap titik simpul transportasi moda angkutan. 

"Pemerintah Provinsi Lampung, Kabupaten/Kota bersama TNI Polri, pihak transportasi dan pihak lainnya yang terlibat terus berkoordinasi mengetahui situasi dilapangan," ujar Gubernur Arinal. 

Hal ini sekaligus mendukung Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. 

Dan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442H. 

Seperti diketahui, pengendalian itu berupa peniadaan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi, baik darat, laut, udara termasuk perkeretapian dimulai dari tanggal 6 Mei - 17 Mei 2021.  

Arinal menyebutkan semua harus tegas dan jangan sampai lengah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Ia terus mengimbau masyarakat untuk jangan melakukan perjalanan mudik dan berada di rumah saja. 

Menurutya, masyarakat bisa berhubungan dengan keluarga dikampung melalui via telephone atau videocall tanpa harus bertatap muka langsung. 

Dalam pengendalian ini, aparat gabungan TNI Polri juga akan melakukan pengecekan dokumen kelengkapan penumpang perjalanan oleh petugas pada setiap kendaraan yang melintasi posko penyekatan check point. 

Hanya penumpang tertentu sesuai Permenhub dan SE Satgas Covid-19 yang diperkenankan keluar masuk wilayah Provinsi Lampung dengan dilengkapi print out surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan mengantongi surat negatif Covid-19. 

Pada kesempatan itu, rombongan melakukan peninjauan di posko penyekatan check point Pelabuhan Bakauheni.

(Adpim)||editor:pzr

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal (kanan)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menyalurkan bantuan paket sembako untuk anak berkebutuhan khusus, di Panti Asuhan Dharmasari SLB Yatim Piatu, Bandarlampung, Sabtu (8/5/2021). 

Kegiatan yang bertajuk "Berbagi Itu Indah dan Berkah" ini bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Lampung. Kegiatan ini membagikan paket sembako berupa telur, minyak, beras, daging dan bahan pokok lainnya. 

Riana mengapresiasi ISPI Karena telah peduli kepada anak-anak kebutuhan khusus yang ada di Provinsi Lampung. Ia berharap semoga kegiatan ini mendatangkan barokah untuk kita semua. 

"Alhamdulillah kami hari ini mendapatkan bantuan dari ISPI yang begitu peduli dengan anak-anak yang ada di Provinsi Lampung yang pada kesempatan kali ini anak-anak berkebutuhan khusus. Mudah-mudahan kegiatan ini mendatangkan barokah untuk kita semua" ujar Riana. 

Sementara itu, Ketua ISPI Aris Susanto mengatakan kegiatan ini diadakan serentak di 7 titik pada 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yaitu Bandar Lampung, Pesawaran, Metro, Lampung Timur dan Lampung selatan.  Aris mengucapkan terima kasih kepada Ibu Riana Sari Arinal karena telah hadir untuk berbagi bersama dengan ISPI. 

"Alhamdulillah untuk di kota Bandar Lampung bisa dihadiri oleh ibunda. Terima kasih bunda karena telah menyempatkan waktunya untuk berbagi bersama ISPI" ujar Aris 

Ibu Wati selaku kepala pengurus  Panti Asuhan Dharmasari SLB Yatim Piatu, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Ibu Riana Sari Arinal dan ISPI. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Riana Sari Arinal dan ISPI yang telah memberi bantuan kepada panti asuhan kami. Terima kasih sangat membantu sekali apalagi di saat pandemi Covid-19 ini" ujar Wati.

(Adpim)||editor:pzr

Korban Rosi Yuliandi alias Oci

BlogGua,  Lampung Utara -  Seorang pria bernama Dedi alias Tempe diduga telah menusuk bagian perut korban Rosi Yuliandi alias Oci dengan menggunakan sebilah pisau.

“Perisitiwa tadi malam, sekira Pukul 20:00 WIB.  TKP di Jembatan Punai Jaya, Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Tanah Rendah),” ujar Dwi Hananto keluarga korban, Jum’at (07/05/2021).

Saat ini, lanjut Dwi, korban baru saja menjalani operasi di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, dimana operasi berjalan telah memakan waktu sekitar 5 jam lebih, mengingat kondisi luka yang dialami korban cukup dalam.

“Seketika itu mereka bertemu di jembatan tersebut dan tiba-tiba Pelaku langsung menusuk perut korban dengan pisau,” jelas Dwi Hananto.

Untuk itu, Dwi Hananto mengharapkan bantuan kepada seluruh sahabat, kerabat dan keluarga sekaligus masyarkat Lampung Utara, agar kiranya dapat menghubungi Pihak Kepolisian atau keluarga korban. Jika melihat Pelaku Dedi alias Tempe berkeliaran disekitar anda.

“Tadi pagi, kami sudah buat laporan ke Polres Lampung Utara,” imbuhnya.

Diduga Pelaku Dedi alias Tempe (Pria, 33 Th)

Disamping itu, Dwi Hananto juga berharap, agar pihak Kepolisian dapat bekerja dengan baik dan segera memburu Pelaku Dedi alias Tempe untuk diberi tindakan dan sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Semoga Polisi dapat segera menangkap pelaku,”pungkasnya.

(pazri)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget