April 2021


BlogGua, Lampung Timur
- Tim Kantor Hukum Law Office Dr. Edi R. Harwanto, S. H. M. H. & Associates Jakarta, menangkan perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara Pengugat Kepala Desa Donomulyo Muyani dan Sekdes Melawan puluhan tergugat diantaranya para tergugat anak dan cucu ahli waris eks almarhum Kepala Desa Bumiagung, Kecamatan Donomulyo. Kamis, 30 April 2021.

Kepada wartawan Assisten Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto SH,. MH yang juga menjabat kepala Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro, menyampaikan hasil laporan timnya yakni Merwansyah dan M.Arsyad Lakoni bahwa, perkara konflik tanah antara penggugat Kades Bumiagung, Donomulyo dan Sekdes dengan tergugat puluhan ahli waris eks Kades Donomulyo, telah dimenangkan sesuai putusan sidang Pengadilan Negeri Sukadana.

Majelis hakim  telah umumkan putusan yang mengabulkan sebagian gugatan material dan immaterial berupa uang ganti rugi yang tidak dikabulkan.  Dalam empat poin amar putusannya sudah mewakili hampir seluruh pokok perkara yang digugat.

"Pada poin empat, majelis hakim memutus, bahwa seluruh para tergugat telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum PMH mnguasai obyek tanah dan seluruh dokumen milik Pemda Kabupaten Lampung Timur,"jelasnya.

Putusan Pengadilan Negeri Sukadana tersebut, kata Edy, diunggah pada laman web Pengadilan pukul 14.00 WIB dengan amar putusan mengabulkan gugatan sebagian dengan beberapa amar putusannya. Sebagai konsekuensi atas tindakan dan perbuatan melawan hukum tersebut, secara hukum mereka (Tergugat) bersalah dengan melangar pasal 1365 BW.

Selanjutnya, hasil putusan ini jika sdah berkekuatan hukum tetap, maka dapat ditempuh hukum lain lewat jalur upaya hukum pidana, jika para pihak tidak menjalankan putusan ini.

"Kasus ini perjalananya sangat panjang, dan menyita waktu saya dalam persidangan. Namun karena dalam kasus ini kantor hukum kami membawa misi sosial untuk membantu masyrakat khususnya di Desa Bumiagung, Donomulyo Lamtim. Sekarang ada solusi putusan hakim sudah mnjawab semuanya, dan kita sebagai pengacara meluruskan masalah konflik tanah ini selesai dengan baik dengan melalui jalur hukum,"ungkap Doktor Edi yang juga dosen ahli hukum pidana ekonomi dan HKI ini.

Dikesempatan berbeda, Kades Bumiagung, Kecamatan Donomulyo, Muyani menyampaikan terimkasih kepada bapak Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto SH MH atas kerja kerasnya dengan tim waktu yang panjang terus sabar mengawal kasus ini secara professional.

Dengan ketelitian memeriksa para saksi dan saksi ahli serta bukti - bukti, bisa meyakinkan para hakim, sungguh perjuangan yang tidak mudah.

"Lega, putusan sudah berpihak kepada pemerintah berdasarkan fakta fakta hukum yang ada. Hal ini menjadi pelajaran untuk warganya dan ini solusi penyelesainya lewat pengadilan,"ujar Muyani. (Red)

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak generasi muda di Provinsi Lampung membangun karakter kebangsaan dan meningkatkan kedisiplinan untuk mewujudkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik dalam talkshow memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi Sedunia tahun 2021, di Pasar Kuliner Tradisional (Sakura), Kwarda Lampung, Kamis (22/4/2021). 

Pada kesempatan itu, Nunik mengatakan sama halnya dengan Pramuka, perempuan juga harus tangguh melanjutkan perjuangan RA Kartini dengan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini. 

"Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan istimewa di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung," ujar Nunik. 

Nunik mengatakan Pramuka menjadikan sesorang membangun karakter dan juga rasa kedisiplinan. 

Melalui Pramuka ini juga, Nunik menyebutkan hal-hal positif bisa terbangun. Ini juga menjadi kunci sukses dirinya hingga menghantarkannya menjadi Wakil Gubernur Lampung. 

"Tidak pernah bermimpi hingga seperti ini, kuncinya adalah selalu berfikir positif, bersikap positif dan berada dilingkungan positif, salah satunya mengikuti gerakan pramuka," katanya. 

Nunik berharap Kwarda Gerakan Pramuka Lampung bisa hadir di tengah masyarakat hingga sampai ke desa sekaligus mempersiapkan generasi muda penerus bangsa. "Mari bergerak bersama," katanya. 

Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan uang tunai untuk membantu musibah bencana alam banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan bantuan sebuah kursi roda untuk warga yang membutuhkan.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, Lampung Utara
 –Bupati Lampung Utara (Lampura) Budi Utomo, mengatakan penyelenggaraan pemerintahan tahun 2020 telah berjalan secara maksimal. Meskipun terdapat beberapa hal yang masih harus disempurnakan dalam pemerintahan. Tentu saja, pencapaian itu terjadi berkat peran serta semua pihak, khususnya lembaga legislatif. Tanpa itu maka keberhasilan yang dicapai tahun lalu tidak akan pernah terwujud. Hal itu disampaikan bupati, pada rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Penyelenggaraan Pemerintahan 2020, diruang sidang DPRD setempat, Rabu (21/4).

Disebutkan Budi, jika LKPj yang disampaikan itu memuat berbagai kewenangan Pemkab Lampura selaku perpanjangan tangan pemerintah di daerah. Kewenangan itu diantaranya terdiri dari urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib bukan pelayanan dasar.

Dijelaskan Bupati, pada tahun 2020 anggaran sebesar Rp325 miliar diakokasikan untuk urusan wajib terkait pelayanan dasar. Terdiri dari enam bidang, antara lain bidang kesehatan, pekerjaan umum, dan perumahan rakyat.

Sementara untuk urusan wajib bukan pelayanan dasar, dana yang terserap sebesar Rp36 miliar. Dana sebesar itu mengucur ke 18 bidang. Diantaranya tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan anak, urusan pangan dan pertanahan.

“Secara umum, sejumlah program dan kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2020 lalu, berjalan dengan baik,”terang Bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Lampura Romli mengatakan pembahasan akan dilanjutkan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi. Namun juru bicara seluruh fraksi di DPRD Lampura interupsi. Mereka menyatakan tidak akan menyampaikan pandangan umum, baik secara tertulis maupun lisan. Tetapi akan menyerahkan sepenuhnya pada pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPj. Atas saran ini, ketua DPRD memutuskan untuk meniadakan pandangan fraksi tetapi langsung melanjutkan pada pembahasan ditingkat Pansus. Sidang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus LKPj.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Pemerintah Provinsi Lampung mendukung rencana kerjasama kemitraan Pertashop dari PT Pertamina Retail dengan BUMD/BUMDes di Provinsi Lampung dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat beraudiensi dengan PT Pertamina Retail dalam rangka rencana kerjasama PT Pertamina Retail dengan BUMD Provinsi Lampung, di Ruang Kerjanya, Rabu (21/4/2021).

"Pemprov berharap Pertashop menjadi peluang bagi setiap BUMDes untuk bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya secara mandiri sesuai kebutuhan masing masing dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Wagub Chusnunia.

Seperti diketahui, PT Pertamina Retail Sales Area Sumatera tahun 2021 memiliki program kerjasama bisnis dengan BUMD seperti Kemitraan Keagenan LPG PSA 3 Kg melalui BUMD, yang bertujuan untuk stabilisasi dan standarisasi harga LPG 3 Kg di pasaran serta menjaga ketersediaan stok LPG 3 Kg dan menjadi role model bagi keagenan LPG 3 Kg yang lain.

Bukan hanya itu, Kemitraan Pertashop melalui BUMD/BUMDes yang merupakan lembaga penyalur pertamina skala kecil, diharapkan dapat melayani kebutuhan konsumen non public service obligation (non subsidi) di wilayah yang belum atau tidak dilayani oleh Pertamina, berupa outlet LPG, BBM, Pelumnas, Retail dan Cafe.

Wagub Chusnunia juga berharap PT. Pertamina (Persero) dalam program Pertashop di Desa, tidak hanya mendekatkan layanan BBM kepada masyarakat tetapi akan turut pula menumbuh kembangkan potensi Desa.

Selain itu, turut juga mengembangan UMKM, mendorong tumbuhnya inovasi desa melalui kemitraan dengan meningkatkan kapasitas pemerintahan Desa melalui pengembangan program kerja sama kemitraan.

“Pemprov Lampung berharap kehadiran Pertashop dapat meningkatkan perekonomian di pedesaan, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, di mana dampaknya bukan hanya di sektor kesehatan saja, tetapi juga di sektor ekonomi,” ujarnya.

Kehadiran Pertashop juga bertujuan agar tepat sasaran, terutama bagi daerah yang membutuhkannya. Sehingga dapat benar benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dalam menikmati harga seperti SPBU dan kualitas produk serta takaran sama dengan SPBU.

“Saya berharap, Pertashop dan Pertamina Retail (pelumas dan gas elpiji) ini akan mendorong perkembangan UMKM, Desa Mart, Bumdes Mart, warung desa sehingga memicu pusat pertumbuhan ekonomi bangsa," ujar Wagub.

(Adpim)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengikuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri 1442 H di masa pandemi Covid-19, dalam Rakor Lintas Sektoral 2021, di Ruang Rapat Utama Polda Lampung, Mapolda Lampung, Rabu (21/4/2021).

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjelaskan bahwa Rakor ini merupakan tindaklanjut arahan dari bapak Presiden terkait hal-hal yang harus dilakukan menghadapi Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.

Menurut Kapolri, berdasarkan angka kasus covid-19, per tanggal 18 april 2021 jumlah kasus aktif di Indonesia adalah 105.859. Angka ini menurun 4.099 dari 109.958 kasus pada 11 april 2021. Adapun 5 (lima) Provinsi dengan penambahan kasus tertinggi berturut-turut antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan peningkatan kasus aktif Covid19 yang terjadi pada hari libur yaitu pada Libur Idul Fitri 2020 dengan jumlah harian naik 93% dan jumlah kematian mingguan naik 66%.

Libur panjang 20 - 23 Agustus 2020 dengan jumlah kasus harian naik 119% dan jumlah kematian mingguan naik 57%. Libur Panjang 28 oktober  - 1 November 2020 dengan jumlah kasus harian naik 95% dan jumlah kematian mingguan naik 75%.

Dan Libur Tahun Baru 24 Desember -  3 januari 2021 dengan jumlah kasus harian naik 75% dan jumlah kematian mingguan naik 46%.

“Saat ini kita akan menghadapi Idul Fitri 1442H. Untuk itu, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi sehingga laju pertambahan Covid-19 dapat kita tekan, salah satunya dengan sosialisasi pelarangan mudik, penerapan protokol kesehatan seperti 3M dan 3T,” jelas Kapolri.

Seperti diketahui, tujuan utama mudik adalah untuk bertemu keluarga khususnya orang tua di kampung halaman masing-masing. Namun Kelompok yang paling terdampak adalah lansia, di mana kelompok lansia 48,3% kasus meninggal dunia.

“Dari 21.553.118 sasaran vaksinasi kelompok lansia baru mencapai 2.201.855 orang dosis pertama (10.22%) dan 932.524 orang dosis kedua (4,33%). 

Polri, menurut Kapolri, selalu menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi. Pelarangan mudik ini merupakan upaya tepat dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 sampai dengan terbentuknya hard immunity,” jelas Kapolri.

Dalam melakukan upaya pencegahan mudik, pihak kepolisian juga akan melakukan penyekatan secara ketat, melakukan pemeriksaan administrasi perjalanan, dan mengantisipasi jalur-jalur tikus, serta upaya lainnya.

Lebih lanjut, Jenderal Listyo menuturkan bahwa Polri akan melaksanakan Ops Ketupat 2021 selama 12 hari yang akan dilaksanakan dari tanggal 6 - 17 Mei 2021 dengan melibatkan 171.457 personel, dan akan melakukan pengamanan disejumlah objek seperti masjid, pusat pembelanjaan, objek wisata, terminal bus, pelabuhan, stasiun, dan bandara.

Rakor Lintas Sektoral ini turut diikuti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan sejumlah Menteri Indonesia Maju. 

Secara umum, lintas sektoral sepakat menyamakan persepsi untuk menindaklanjuti kebijakan larangan mudik Lebaran kepada masyarakat. Hal itu mengingat sebagai upaya untuk menekan laju pertambahan Covid-19.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menuturkan bahwa ada banyak langkah-langkah yang harus dilakukan terkait pengamanan menghadapi Idul Fitri. Apalagi Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera, tentu harus ekstra dalam melakukan penanganan.

"Jangan sampai mudik berjalan tapi darurat kesehatan menjadi persoalan baru. Sementara kita dalam melakukan tata kelolanya terbaik ditingkat Nasional. Yang mana hari ini sudah meningkat cukup tajam dari beberapa kabupaten. Peningkatan tersebut tidak lain karena kehadiran saudara-saudara kita dari luar," ujar Gubernur Arinal.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur Arinal, dirinya bersama Kapolda Lampung akan menindaklanjuti arahan Kapolri, yang lebih substansial bersama ASDP, Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan, dan Mesuji yang merupakan pintu-pintu masuk untuk bagaimana melakukan pengendalian.

"Nanti kita akan tentukan rapat kebijakan khusus yang merupakan hilirisasi dari perintah Kapolri," jelas Gubernur.

(Adpim)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Bupati/Walikota dan seluruh elemen menyatukan langkah mencegah korupsi demi mewujudkan clean dan good governance. 

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (20/4/2021). 

"Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus berkomitmen dalam berbagai upaya pencegahan korupsi di Wilayah Lampung," tegas Gubernur Arinal. 

Komitmen itu, kata Arinal dengan membuat kebijakan yang terkait dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi, baik dalam bentuk Peraturan Gubernur maupun Keputusan Gubernur. Namun demikian, berbagai upaya tersebut tentunya juga membutuhkan dukungan dari masyarakat. 

Menurutnya, upaya pencegahan korupsi tidak boleh hanya menjadi sebuah slogan, tetapi harus disinergikan olah seluruh pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat. 

"Peran serta dan upaya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat perlu terus dilakukan sehingga program pemberantasan korupsi dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan," katanya. 

Arinal menyebutkan untuk menjaga sinergi pencegahan korupsi, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melaksanakan berbagai aktivitas yang bekerjasama dengan berbagai pihak. 

Seperti, penguatan komitmen Kepala Daerah dalam pelaksanaan pembinaan pengawasan, pembentukan Unit Pengaduan Masyarakat/ whistle blowing system (WBS) dan Unit Pengendali Gratifikasi yang bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Kemudian, pelaksanaan Monitoring Control for Prevention (MCP) dan aksi pencegahan Korupsi melalui strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK). 

"Termasuk pelaporan e-LHKPN bagi Wajib Lapor Aparatur Sipil Negara di Provinsi Lampung, Penguatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Seber Pungli) Bersama Polda Lampung dan Kejaksaaan Tinggi Lampung," katanya. 

Seperti diketahui, berdasarkan Monitoring Centre for Prevention (MCP) atau tata kelola pemerintahan, capaian Progres MCP Provinsi Lampung Tahun 2020 senilai 81%. 

Pemerintah Provinsi Lampung berdasarkan Rilis Laporan Pelaksanan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Triwulan VIII tahun 2020 mendapat predikat Provinsi yang memiliki Performa Kategori Baik. 

Arinal mengimbau Bupati/Walikota agar terus meningkatkan Kerjasama pencegahan Korupsi dengan berbagai Pihak serta menguatkan komitmen dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. 

"Saya yakin dan percaya, bahwa aksi pencegahan korupsi akan berjalan dengan Optimal mana kala kita semua secara bersama-sama, saling bahu-membahu, dan berkomitmen," katanya. 

Pada bagian lain, Arinal mengatakan ada beberap hal yang menjadi perhatian untuk Bupati/Walikota. Seperti, Bupati/Walikota agar menertibkan pajak daerah khususnya pajak air bawah tanah dengan perhitungannya tidak memberatkan para pengusaha. 

"Kemudian, agar mempertahankan keberadaan kawasan hutan, mengingat kondisi kerusakan hutan yang semakin meningkat di Provinsi Lampung," katanya. 

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan sebagai mitra pemerintah, KPK melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II siap menjembatani Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dengan Kementerian atau lembaga terkait terhadap persoalan yang terjadi di daerah. 

"Jadikan KPK sebagai mitra, jadi jangan sungkan apabila ada hal yang perlu disampaikan kepada Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II, kami akan menjembatani kepada Kementerian atau lembaga terkait," ujar Nawawi. 

Nawawi menyebutkan KPK juga siap menjalin koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakam pemberantasan tindak pidana korupsi. 

"Dan juga instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik," katanya. 

Rangkaian kegiatan Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 di Provinsi Lampung ini dilaksanakan dari tanggal 19-22 April 2021. 

Selain Bupati/ Walikota, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasojo dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar. 

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan sertifikat sebanyak 1.134 bidang kepada Pemerintah Daerah dan PT. PLN meliputi sertifikat hak pakai Pemerintah Provinsi Lampung 194 bidang, sertifikat hak pakai Pemerintah Kabupaten/Kota 483 bidang dan sertifikat hak guna bangunan PT. PLN 457 bidang.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Memasuki hari ke-8 Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membagikan hidangan berbuka puasa (nasi kotak) untuk warga kurang mampu, lansia, dan anak terlantar, di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Selasa (20/4/2021). 

Seperti diketahui, LKKS Provinsi Lampung setiap harinya sejak awal Ramadhan telah membagikan 100 nasi kotak di sejumlah titik. Adapun sasaran pembagian ini diberikan kepada saudara kita yang kurang beruntung seperti fakir miskin, kaum dhuafa dan warga terdampak Covid-19. 

Sebagai catatan, sejak hari pertama hingga hari ke-delapan puasa (13 - 20 April 2021), hidangan buka puasa nasi kotak sudah dibagikan dibeberapa titik yaitu Panti Asuhan LKS Surya Mandiri, Jagabaya 2, Jagabaya 3, Gunung Sulah, dan Negeri Olok Gading Teluk Betung. 

Menurut Ibu Riana, sebagai Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial di Provinsi Lampung, LKKS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam usaha mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakatnya. Terlebih lagi pada situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia termasuk Provinsi Lampung saat ini. 

Selain kegiatan ini, Ketua LKKS  Provinsi Lampung ibu Riana Sari Arinal bersama dengan organisasi-organisasi lainnya menyalurkan bantuan dalam bentuk paket sembako, masker dan lain-lain dalam kegiatan bertajuk SigerI (Saatnya Ikut Bergerak untuk Rakyat). Kegiatan yang sudah berjalan selama 1 tahun ini menarget kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. 

Riana berharap gerakan berbagi ini bisa membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan menjadi contoh masyarakat lain untuk mambantu saudara-saudara yang membutuhkan. 

Desi, salah satu warga Kuripan, mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh ibu Gubernur Riana Sari Arinal. 

"Terimakasih atas perhatian dan bantuannya ibu Gubernur. Semoga Ibu selalu diberikan kesehatan" ujarnya.

(Adpim)||editor:pzr

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan dokumen Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dalam Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (19/4/2021). 

Sebelumya, naskah LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2020 tersebut telah disampaikan kepada Dewan melalui surat Gubernur Lampung Nomor: 045/1248/01/2021 tanggal 29 Maret 2021. 

"Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan pada selurun elemen masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Provinsi Lampung selama tahun 2020," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah, instansi vertikal dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah memberikan kontribusinya. 

"Mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, sampai selesainya buku laporan pertanggungjawaban ini," katanya. 

Arinal menyebutkan penyusunan LKPJ ini telah menggunakan sistematika terbaru dengan ruang lingkup dan urutannya berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 

Kemudian juga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 

Selain itu, sumber data penyusunan LKPJ berasal dari OPD Provinsi Lampung yang telah melaksanakan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020. 

"Dengan berlandaskan kepada RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 dan RKPD Provinsi Lampung Tahun 2020," katanya.

(Adpim)||editor:pzr

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim

BlogGua, BANDAR LAMPUNG 
- Pemerintah Provinsi Lampung siap menindaklanjuti berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, termasuk memerangi radikalisme di kalangan generasi milenial guna mewujudkan Provinsi Lampung  yang aman, damai, dan berjaya. 

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat menerima audiensi para pengurus Forum Kerukunanan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, di Ruang Kerjanya, Senin (19/4/2020).

Pada kesempatan itu, Wagub bahkan bersedia menjadi "terminal" untuk menyatukan berbagai pihak dengan FKUB dalam memberikan materi pengarahan dalam memerangi radikalisme.

Wagub Nunik juga mengatakan Pemprov Lampung siap menindaklanjuti acara atau kegiatan yang akan dilakukan oleh forum lintas agama ini, dalam bahu membahu bersama membina keagamaan pada masyarakat terutama generasi milenial guna mewujudkan Provinsi Lampung  yang aman, damai, dan berjaya. 

“Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin kita lakukan setiap dua minggu sekali, baik melalui offline ataupun online. Karena di era Pandemi seperti sekarang ini partisipasi masyarakat biasanya lebih besar terhadap virtual. Hal ini karena melalui kegiatan online semua masyarakat lebih gampang mengikuti kegiatannya dimanapun dan kapanpun,” kata Wagub Nunik.

Nunik menilai, program ini sangat penting, mengingat pendidikan dan sosialisasi kepada anak muda milenial menjadi penting karena terkait bahaya radikalisme. Termasuk pandangan-pandangan yang ekstrem berbasis kekerasan dan bahayanya terorisme bagi kehidupan bersama serta bagi masa depan anak muda.

“Hal tersebut penting dilakukan oleh semua pihak termasuk Pemprov Lampung dan FKUB agar terus memberikan wawasan kepada para generasi milenial,” ujarnya.

(Adpim)||editor:pzr

Riana Sari Arinal bersama Arinal Djunaidi

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membuka kegiatan Bazar Takjil Ramadhan di Halaman Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Senin (19/04/2021). 

Kegiatan yang juga disaksikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini rencananya berlangsung 19 April - 9 Mei 2021.

Menurut Ibu Riana, Bazar ini selain sebagai sarana pasar murah bagi masyarakat yang ingin mencari takjil untuk berbuka, juga membantu kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Lampung.

Selain takjil, di Bazar ini juga tersedia sembako murah, seperti beras, minyak goreng, gula putih, telur ayam, bawang merah/putih, daging ayam dan daging sapi, serta cabai merah kriting dan cabai caplak.

"Saya berharap dengan adanya Bazar ini, masyarakat dapat membantu kegiatan UMKM yang ada di Bazar ini," kata Ibu Riana.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Dekranasda Provinsi Lampung dengan beberapa organisasi, seperti PKK, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Kelompok Kerja Pendidikan Anak Usia Dini (Pokja PAUD), Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Kelompok Kerja Literasi, Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi), Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), IIPG dan Ikatan Chef.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap kegiatan bazar ini menjadi berkah bagi para pegiat UMKM.

"Saya berpesan kepada masyarakat yang lain, untuk selalu bela dan beli produk UMKM, dan harus  bangga dengan produk buatan Indonesia," ujar Arinal.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Kwarda Gerakan Pramuka Lampung menggelar Kuliah Ringkas (Kulkas) dengan tema "Ramadhan Berkah" yang dilaksanakan secara virtual sebelum berkumandangnya azan magrib, Senin (19/4/2021). 

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk menjalin tali silaturahmi antar anggota Gerakan Pramuka Lampung di Bulan Suci Ramadhan. 

"Kita berharap seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Lampung senantiasa lancar dalam ibadahnya di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini," ujar Ketua Kwarda Nunik. 

Selain itu, kata Nunik, kegiatan ini sekaligus memperkuat kembali komitmen untuk bergerak lebih maksimal dengan berkolaborasi dengan semua pihak. 

"Kita bisa bergerak bersama lebih maksimal kalau kita berkolaborasi dengan semua pihak, kolaborasi untuk kebaikan hal yang layak untuk kita lakukan bersama," katanya. 

Nunik mendorong Kwarda Gerakan Pramuka Lampung untuk terus mempromosikan Pasar Kuliner Tradisional (Sakura) yang berlokasi di komplek Kwarda Lampung. 

Sakura ini juga sudah dilakukan soft launching beberapa waktu lalu. Pasar ini, selain dapat meningkatkan aspek ekonomi, juga sebagai wadah kreativitas anggota muda Gerakan Pramuka dalam mengelola suatu pengembangan ekonomi rakyat. 

Melalui kesempatan itu, Nunik mendorong Gerakan Pramuka untuk terus bergerak aktif memberikan kontribusinya salah satunya terhadap masyarakat yang mengalami musibah bencana melalui bidang tanggap bencana. 

"Mungkin ada kejadian yang memerlukan bantuan terutama di bidang tanggap bencana. Kita bisa melihat situasi dan kondisi jika dimungkinkan untuk menurunkan bantuan di titik lokasi yang membutuhkan bantuan kita," katanya.

(Adpim)||editor:pzr

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Sambil menunggu kepastiaan keberangkatan haji tahun 2021, Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), minta stakeholder terkait perketat protokol kesehatan dan lakukan sosialisasi pemberian vaksinasi kepada jamaah calon haji Lampung.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat membuka webinar Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Lampung dengan tema "Berhaji di Saat Pandemi", di Ruang Kerjanya, Minggu (18/4/2021). 

Wagub mengatakan meski belum adanya keputusan pasti mengenai keberangkatan haji tahun ini akibat pandemi Covid-19, namun persiapan harus tetap dilaksanakan. 

"Kita bersama memberikan pemahaman kepada jamaah calon haji terkait kebijakan berhaji disaat pandemi ini," ujar Wagub Nunik. 

Menurut Nunik, hadirnya protokol kesehatan haji maupun umroh sangat dibutuhkan dan perlu disosialisasikan oleh seluruh stakeholder terkait. 

Terutama para penyelenggara travel dan kelompok bimbingan haji dan umroh. Baik pada saat perjalanan, di asrama haji, saat di pesawat, pada saat melakukan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air. 

"Melalui webinar ini semoga dapat meningkatkan pengetahuan petugas dan jamaah haji tentang kebijakan berhaji di saat pandemi dan meningkatkan pengetahuan dalam menghadapi permasalahan kesehatan jamaah haji Indonesia," katanya. 

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI Eka Jusup Singka mengatakan penyelenggaraan haji di masa pandemi perlu melibatkan masyarakat, sehingga jamaah dapat berperan aktif dalam penerapan protokol kesehatan. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dalam setiap tahapan. 

"Penerapan prokes dan pemberian vaksinasi Covid-19 merupakan upaya preventif terhadap Covid-19. Penerapan prokes tetap harus dilaksanakan dalam setiap tahapan prosesi ibadah haji, untuk memutus rantai penularan Covid-19," ujar Eka. 

Eka menyebutkan penerapan karantina dan screening jamaah haji juga menjadi upaya penanganan Covid-19 secara global di masa pandemi. 

"Materi manasik juga perlu diperkuat terutama tentang pemahaman dan pelaksanaan ibadah di masa pandemi/kondisi khusus/adanya halangan tertentu," katanya. 

Kepala Kanwil Kemenag Lampung melalui Kepala Bidang Pengadaan Haji dan Umrah  Ansori F Citra mengatakan Kementerian Agama sendiri masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi tentang keberangkat jamaah haji Indonesia. 

"Berapa kuota dan berangkat atau tidaknya jamaah haji, Kementerian Agama masih menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi," ujar Ansori. 

Webinar ini terselenggara atas kerjasama AKHI Lampung bersama Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Calon Petugas Kesehatan Haji Indonesia (CPKHI) Lampung dan DPP Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia (FPKHI). 

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPP FPKHI Turiman, Ketua AKHI Lampung Zam Zanariah, Direktur Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah 2018 Mohamad Yanuar Fajar dan diisi tausiah oleh Ustadzah Mamah Dedeh.

(Adpim)||editor:pzr

Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung Riana Sari Arinal (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal akan membagikan ribuan nasi kotak selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah untuk masyarakat kurang mampu.

Memasuki hari ke-5 puasa, Sabtu (17/4), bantuan menyasar kepada masyarakat di Kelurahan Jagabaya 2, Kecamatan Way Halim, Bandarlampung. 

LKKS Provinsi Lampung setiap harinya akan membagikan 100 nasi kotak di sejumlah titik. Adapun sasaran pembagian ini selain diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti warga kurang mampu, juga panti asuhan dan kaum dhuafa. 

Menurut Ibu Riana, sebagai Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial di Provinsi Lampung, LKKS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam usaha mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakatnya. 

Di luar Bulan Ramadhan, LKKS juga melakukan kegiatan nyata yaitu Siger (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat). Gerakan ini sudah berjalan selama satu tahun yang diadakan pada setiap hari Jumat di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dan menyasar kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan ini berupa paket sembako, masker dan kebutuhan lainnya.

Ibu Riana berharap gerakan berbagi ini bisa membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan menjadi contoh masyarakat lain untuk mambantu saudara-saudara yang membutuhkan. 

Herman, salah satu warga Jagabaya 2 Bandarlampung, sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung karena telah memberikan bantuan kepadanya. 

Herman berharap, Pemerintah lebih sering melakukan kegiatan berbagi seperti ini karena menurutnya kegiatan berbagi ini sangat membantu rakyat kecil.

(Adpim)||editor:pzr

Riana Sari Arinal (Kanan)

BlogGua, Bandar Lampung
- Setelah secara resmi dilantik oleh Pengurus PDBI Pusat untuk menjadi Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung periode 2020 - 2024 pada tanggal 9 April 2021 yang lalu, Riana Sari Arinal,  segera melakukan action  dengan memanggil sejumlah Pengurus PDBI Lampung dan memberikan arahan secara khusus bertempat di Kantor PKK Provinsi Lampung pada Kamis (15/04/2021) siang.

Pertemuan dihadiri sejumlah pengurus PDBI Lampung,  Ketua Harian  Drs. Lukman MM., Sekretaris Umum Drs.Sulpakar MM, Ketua Bidang Bina Prestasi Dwi Kini Yanto, M.PD,  Sekretaris Bidang Bina Prestasi Zulkifli Masruri SAN. MM,  Bendahara Umum Melianasari, SE. MM dan Komisi Humas dan Dokumentasi Dandi Nursetia, S.ST.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan  disela - sela pelaksanaan Ibadah Puasa dan masih dalam masa Pandemi Covid-19 tersebut berlangsung hangat dan  dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Riana Sari Arinal mendengarkan dengan seksama  laporan dari pengurus PDBI Lampung yang disampaikan langsung oleh Ketua Harian dan  memberikan perhatian,  dukungan dan komitmennya untuk memajukan Drum Band di Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Riana Sari Arinal mengemukakan beberapa gagasan yang diharapkan akan membawa  kemajuan Drum Band di Provinsi Lampung, 

Lebih lanjut, Riana Sari Arinal juga menyatakan bahwa Drum Band dapat meningkatkan terbentuknya pendidikan yang berkarakter dan menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda.

PDBI Lampung diharapkan akan menjadi ujung tombak bagi  pembentukan karakter generasi muda yang kuat dan unggul dibidang seni  di Provinsi Lampung yang saat ini mulai terkontaminasi dampak negatif dari  hadirnya teknologi.

Sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak diharapkan akan meningkatkan kualitas generasi muda Lampung untuk turut berperan serta dalam mewujudkan rakyat Lampung Berjaya.

Menurut Riana Sari Arinal, dirinya berharap agar pelaksanaan kegiatan dan program - program yang telah direncanakan agar segera dilaksanakan pada Tahun ini dan segera menyusun rencana kegiatan untuk Tahun 2022 mendatang.

Di sela arahannya Riana Sari, mengungkapkan keinginannya agar Lampung dapat menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan event kejuaraan Drum  Band  Nasional.

"Saya berharap PDBI Lampung dapat menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event kejuaraan  Drum Band Nasional di Tahun 2022 mendatang, dengan penyelenggaraan tersebut di Provinsi Lampung, peserta dari luar daerah dapat mengenal pariwisata, budaya, dan Adat istiadat masyarakat Lampung dan diharapkan akan membawa kemajuan bagi Provinsi Lampung," ungkapnya.

Riana Sari juga menggagas untuk menampilkan unit - unit Drum Band yang tergabung dalam organisasi PDBI Lampung agar dapat tampil pada event - event Daerah, sehingga diharapkan akan memberikan warna dan kesemarakan kekayaan seni dan budaya di Provinsi Lampung, tak lupa beliau juga berpesan agar tetap menjaga kelangsungan budaya Lampung yang salah satunya dituangkan dalam seragam Drum Band yang mengusung Tapis sebagai ornamennya.

Diakhir arahannya Riana Sari Arinal mengajak segenap pengurus untuk bekerja dengan  semangat, sungguh - sungguh dan bertanggungjawab serta berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga aktivitas dapat kembali berjalan normal.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap penebaran benih ikan sehat dan bermutu yang dilakukan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BIKPM) Kementrian Kelatuan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Pemprov Lampung, dapat mendukung pemenuhan protein masyarakat Lampung.

Harapan Gubernur Arinal itu disampaikan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat menghadiri launching kegiatan Bulan Mutu Karantina 2021 di  BIKPM Kementrian Kelatuan dan Perikanan (KKP) yang dilakukan secara daring, Rabu (14/4/2021).

Bulan Mutu Karantina Ikan ini sendiri rencananya akan dicanangkan oleh Menteri Kelautan Perikanan dari Tanggal 14 April s/d 14 Juni 2021. Acara akan dilakukan serentak di 47 perwakilan BKIPM-KKP seluruh Indonesia dengan sekitar 300-an Wilayah Kerja ini mengusung tema kegiatan Peduli Sosial, Peduli Pelayanan, dan Peduli Lingkungan. 

“Bulan Mutu Karantina merupakan salah satu aksi BKIPM-KKP yang dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat Lampung dalam rangka berperan aktif mendukung pemenuhan protein masyarakat Lampung,” ujar Fahrizal.

Menurut Fahrizal, salah satu program aksi kegiatan peduli sosial ini akan menyalurkan ikan sehat bermutu sebanyak 3000 paket, yang akan dibagikan bagi masyarakat terdampak COVID-19, seperti pelaku usaha perikanan, tenaga medis, pelaku usaha informal, ponpes, atau panti asuhan di Provinsi Lampung.

Selain itu pula, akan dilakukan bakti lingkungan dengan menebar ikan endemik yang sudah susah ditemui berupa ikan Nilem Indonesia Garafufa sebanyak 25.000 ekor yang bisa di tebar di danau-danau produktif produktif.

"Harapannya BKIPM bisa bekerjasama dengan Dinas yang membidangi Perikanan di Kab/Kota di Provinsi Lampung," ujar Fahrizal.

Seperti diketahui, pada 12-17 April 2021 KKP juga meluncurkan "Indonesia Satu Ekspor." Berkaitan dengan kegiatan ini, Kepala Balai BKIPM-KKP Lampung Rustanto menyampaikan pihaknya akan melepas ekspor sebanyak 477,8 ton senilai Rp.61,448 milyar ( USD 4,3 juta) tujuan Belanda, USA, Jepang dan China.

"Kemudian, pada hari ini Rabu, 14 April 2021 kami jajaran instansi pemerintah Provinsi Lampung secara langsung akan melepaskan ekspor sebanyak 13,4 ton, senilai Rp3,17 milyar untuk komoditi frozen value added crab dan frozen value added shrimp tujuan USA," ujar Rustanto.

Diharapkan kenaikan ekspor ini dapat dijadikan pemacu semangat dalam mendukung Program Petani Berjaya.

(Adpim)||editor:pzr

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka intensifikasi pengawasan produk pangan di beberapa lokasi pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Bandar Lampung, Rabu (14/4/2021).

Hasilnya, semua jenis makanan yang diteliti relatif aman dikonsumsi masyarakat. Kegiatan ini dalam rangka pengawasan keamanan, baik terhadap pangan segar, pangan olahan, pangan dalam kemasan dan pangan siap saji sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H. 

Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik). Adapun lokasi yang dituju yakni Pasar Tugu dan Chandra Super Store Tanjung Karang. Wagub Nunik mengatakan dari hasil tinjauan dilapangan, semua relatif aman untuk dikonsumsi. 

Pada peninjauan di Pasar Tugu, pihak BBPOM melakukan uji sampling kepada 75 jenis makanan dengan mendatangkan Mobil Laboratorium Keliling BBPOM dan hasil nya negatif atau aman dikonsumsi. 

"Terutama makanan yang hadir saat Bulan Ramadhan seperti takjil, kue, cendol, dan lainnya termasuk ada juga nugget dan bakso, alhamdulillah dari seluruh sampling yang diambil relatif aman semua, dan petugas BBPOM juga masih keliling mengambil sampling," ujar Wagub Nunik. 

Kemudian pada Chandra Super Store Tanjung Karang, rombongan melakukan pengecekan di antaranya di lokasi sayur dan buah, buah kaleng dan kue kering lebaran. 

Tim juga melakukan pengecekan tanggal kadaluarsa sekaligus melakukan uji sampling kepada 75 jenis makanan dan hasilnya aman untuk dikonsumsi. Nunik berharap agar seluruh pasar yang berada di Kota Bandar Lampung menunjukkan hasil yang baik. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memberikan rasa tenang dan aman kepada warga masyarakat. 

"Kepada para pedagang, jangan sampai menjual barang yang tidak layak konsumsi. Namun kita yakin apa yang beredar di Bandar Lampung ini aman," katanya. 

Untuk memastikannya juga, Nunik mengatakan pihak BBPOM juga akan secara rutin melakukan pengawasan satu titik lokasi setiap minggunya.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, Lampung Utara
—Peningkatan perekonomian ditengah Pandemi Covid-19 terus digencar oleh para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menangah(UMKM).

Selain memasarkan melalui media online, para pelaku UMKM ini juga meneruskan Bazar selama bulan Ramadhan yang dipusatkan di Lapangan Parkir Ramayana Kotabumi.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawitarini menghimbau kepada seluruh pelaku UMKM di Lampura yang membuka Bazar selama bulan Suci Ramdhan untuk tetap mengedepankan Prokes.

”Sudah kita ingatkan, sudah kita berikan wejangan juga. Silakan buka dengan catatan tidak melanggar prokes dan tidak membuat kerumunan,”himbau Dina saat dikonfirmasi Radar Kotabumi, Rabu (14/4).

Untuk tekhnis pengaturan agar tidak terjadi desakan Masyarakat yang berbelanja mencari kebutuhan untuk berbuka dan Sahur, semua diserahkan kepada para UMKM.
Yang utamanya sendiri, para pelaku UMKM harus memberikan jarak antara pedagang satu dengan pedagang lainnya.
Kemudian air mengalir untuk cuci tangan para pembeli harus tersedia dan dilengkapi dengan sabun.”Saya juga minta kepada para pelaku UMKM untuk pembeli yang tidak menggunakan masker atau menimbulkan kerumunan hendaknya langsung di berikan teguran. Sebab kita tau saat ini Virus Covid-19 belum hilang. Untuk itu kita harus sama-sama menjaga,”himbaunya.

Dirinya juga berharap, dengan di bukanya Bazar bagi para pelaku UMKM ini, roda perekonomian mereka bisa berputar.
Sehingga usaha industri rumahan baik makanan, minuman, kraf, berbagai kerajinan tangan hingga pakaian yang mencirikan khas Kabupaten Lampura bisa dipasarkan kembali ke luar Kabupaten.”Kita terus berharap Pandemi ini segera berakhir. Agar perekonomian kita bisa pulih kembali dan tidak hanya para pelaku UMKM yang roda perekonomiannya bisa berputar, tetapi kita semua,”harapnya.(*)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Webinar dan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2021-2022 secara virtual meeting, di Ruang Command Center Dikominfotik, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (13/4/2021). 

Webinar yang diselenggarakan oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) tersebut diikuti Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Jend. TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P,  Ketua Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) Komjen. Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si, dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju. 

Seperti Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Harrarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahyo Kumolo, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan beberapa menteri lainnya. Pertemuan tahunan kali ini mengambil tema "Cegah Korupsi Dari Hulu ke Hilir". 

Dalam arahan nya, Moeldoko kembali mengingatkan arahan dari Presiden untuk menciptakan sistem yang menutup celah korupsi atas hak rakyat, tidak menyalahgunakan kewenangan, tidak mudah disuap serta tidak melakukan pungutan liar. 

Moeldoko juga mengatakan bahwa titik tekan dari 27 aksi pada 3 sektor Stranas PK tahun 2019-2020 sudah menyentuh akar permasalahan dan perlu diperkuat implementasinya. 

Tiga sektor tersebut yaitu yang pertama pada sektor perizinan dan tata niaga. Penerapan OSS (Online Single Submission) untuk mempercepat pelayanan perizinan, dan perbaikan DTKS dan NIK untuk optimalisasi bansos tepat sasaran. 

"Layanan perizinan semakin cepat, menghemat waktu hanya 5-14 hari dan bansos pun seharusnya semakin tepat sasaran karena data DTKS dan NIK sudah mencapai 88% dan ini sangat panting khususnya dimasa pandemi covid-19" ujarnya. 

Kedua, pada sektor keuangan negara. Penerapan e-katalog untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pengelolaan barang dan jasa pemerintah.

Dan yang terakhir sektor penegakan hukum dan reformasi birokrasi. Pengawasan sistem merit untuk mencegah jual beli jabatan, penguatan APIP untuk pengawasan internal serta percepatan penerapan SPBE. 

Sedangkan pada aksi Stranas PK 2021-2020 berfokus pada 12 aksi di 3 fokus sektor yang diataranya yaitu percepatan perizinan dan tata kelola ekspor impor, efektivitas dan efisiensi pengadaan barang dan jasa, pemanfaatan NIK untuk ketepatan subsidi, penguatan SPBE, penguatan pengendalian internal pemerintah dan penguatan intergritas aparat penegak hukum. 

Moeldoko juga mengapresiasi seluruh lembaga pemerintah baik kementerian maupun daerah, pihak BUMN, swasta dan seluruh elemen masyarakat sipil yang sudah menjalankan dan mendukung aksi Stranas PK tahun 2019-2020 dengan komitmen penuh dan sungguh-sungguh, sehingga target dapat dipenuhi. 

"Khususnya kepada lembaga KPK yang selama ini telah menjalin kerjasama yang luar biasa, saya sangat mengapresiasi" ujar Moeldoko.

(Adpim)||editor:pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Fahrizal Darminto (tengah)

BlogGua, BANDARLAMPUNG
 - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meraih penghargaan Itera Adi Karsa Madya Tahun 2020 karena dinilai berjasa atas kontribusi yang luar biasa dalam  penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, khususnya Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Provinsi  (Sekdaprov) Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Arinal, di Ruang Kerja Sekda Kantor Gubernur Lampung, Selasa (13/04/21).

Penghargaan ini diberikan kepada Gubernur Arinal sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang diberikan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan atas penilaian baik kontribusi Provinsi Lampung dalam penanganan Covid-19", ujarnya.

Penghargaan Itera Adi Karsa Madya adalah penghargaan yang diberikan kepada sosok yang banyak membantu Itera di bidang pengembangan kegiatan belajar mengajar maupun akademik.

Penghargaan ini juga diberikan kepada Dwikorita Karnawati, Herman HN, Arif Satria, Karomani dan M. Yusuf Sulfarano Barusman.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, Lampung Utara
 – Di masa Pandemi Covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) baik melalui Satuan Kerja terkait tidak menyediakan tempat atau memfasilitasi Pasar Bedug.

Hal ini dilakukan guna menekan terjadinya penyebaran Covid-19 dalam kerumunan.
Namun meski begitu Pemkab Lampura tidak melarang Masyarakat untuk berjualan takjil(hidangan berbuka puasa), baik Pedagang yang berjualan diatas trotoar sekalipun selama bulan Ramadhan.”Kita tidak memberikan fasilitas, Pasar Beduk yang ada di depan Cinema itu murni keinginan Masyarakat. Namun kita sarankan agar tidak berjualan di satu titik. Silakan pedagang cari di lokasi lain dengan menyebar, hal ini kita lakukan untuk mencegah agar tidak terjadi kerumunan,”himbau Sekretaris Kabupaten(Sekkab) H. Lekok, Selasa(13/4).

Dengan menyebarnya para Pedagang Pasar Beduk ini terus Lekok, tentunya akan memberikan akses kemudahan bagi Masyarakat.
Para Pedagang sendiri bisa berjualan di Tugu Rato, Pasar Pagi, Gapura, Lapangan Koramil dan di tempat lainnya yang mudah dijangkau oleh Masyarakat.
Dengan begitu tidak akan terjadi kerumunan atau desak-desakan dari Masyarakat yang ingin mencari makanan atau minuman untuk berbuka puasa.”Mari budayakan patuh, yakni mematuhi Protokol Kesehatan. Tidak berkerumunan ini adalah salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat harus sadar itu,”himbaunya.

Untuk para Pedagang dan Pembeli tambah Lekok, sangat diwajibkan untuk menerapkan Prokes.
Jika mereka melanggar prokes tentu tim satgas Covid-19 akan turun ke lokasi. Jika dilihat terjadi kerumunan maka tidak segan-segan akan dibubarkan, ini memang sudah ada dalam aturannya.”Silakan berjualan, kita juga ingin perekonomian ini bangkit lagi. Tapi kuncinya satu tolong patuhi Prokes, dengan begitu anda selamat, saya selamat kita semua selamat dan sehat,”pungkasnya.(*)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, didampingi Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung tahun 2021,  ditandai dengan pemukulan gong, di Ballroom Hotel Novotel, Senin (12/04/2021).

Acara ini dihadiri Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Sugeng Haryono, Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas Oktorialdi, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal menyampaikan 2 agenda yaitu pertama rencana pembangunan tahun 2022 dan kedua, menjadikan tahun 2022 sebagai tahun kunci bagi pertumbuhan ekonomi Lampung setelah bebas dari pandemi Covid-19.

Gubernur Arinal menilai jika cerahnya harapan di tahun 2022 akan tercermin dari tahun 2021 yang sukses. 

"Kalau kita bicara pembangunan tahun depan (tahun 2022) mari kita pastikan bahwa apa yang kita lakukan tahun ini, pembangunan tahun 2021 ini sukses," ujar Gubernur.

Gubernur mengingat kembali perjalanan tahun 2020 yang lalu, di mana Lampung menghadapi bencana global Pandemi Covid-19. Ini merupakan masa-masa yang sulit untuk semua jenjang pemerintahan di Pusat maupun di Daerah. 

Berbagai upaya telah dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan     oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, juga sangat didukung oleh DPRD, Forkopimda,  Lembaga masyarakat lintas agama, Perguruan Tinggi, serta partisipasi mandiri dari berbagai eleman masyarakat dan dunia usaha.

 "Alhamdulillah, hasil kerja keras dan kekompakkan Tim Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menangani penyebaran Covid-19, Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat dengan memperoleh Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp18,1 milyar yang akan dipergunakan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah termasuk mendukung industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah, koperasi dan tradisional serta penanganan Covid-19 bidang kesejahteraan dan bantuan sosial," jelas Gubernur.

Fakta berikutnya, lanjut Gubernur Arinal, di tengah tekanan ekonomi nasional dan global, pertumbuhan ekonomi Lampung tidak terlalu jatuh terpuruk. Jika pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2020 mencatat angka Minus 2,07 persen, maka ekonomi Lampung  masih lebih baik, yaitu Minus 1,67  persen. Demikian pula laju inflasi tahun 2020, yang terkendali pada level 2,00 persen.

Contoh lain, yang baru-baru ini terjadi adalah masalah merosotnya harga komoditas penting di Lampung yang terkait dengan anjloknya harga singkong. Didorong adanya komitmen untuk mensejahterakan rakyat yaitu kaum petani, Pemerintah Provinsi Lampung hadir untuk menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan antar pihak terkait. Pengusaha, asosiasi petani, Perguruan Tinggi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pelaku utama yang terkait berkumpul untuk bermusyawarah. Hasilnya, sangat membanggakan. Terdapat kesepakatan dan Win-win solution, petani dan pengusaha tidak ada yang dirugikan. Dari harga singkong sebelumnya sekitar Rp.400/kg menjadi harga minimal Rp.900/kg dengan rafaksi maksimal 15 persen. 

Selanjutnya, di tengah lesunya perekonomian akibat dampak Covid 19, Lampung masih bisa berbangga bahwasanya kita   masih mampu berprestasi khususnya sektor pertanian.  Berdasarkan rilis Angka Tetap Badan Pusat Statistik RI tahun 2020, produksi padi Lampung sebesar 2,65 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) atau peningkatan hingga 22 persen dibanding produksi padi tahun 2019 (peningkatan tertinggi nasional),  dan menempati peringkat ke- 6 Nasional.  

Tren peningkatan produksi padi terus berlanjut di tahun 2021, pada periode Januari  April 2021 berdasarkan angka sementara  BPS Provinsi Lampung produksi padi meningkat 66 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. 

"Itulah contoh yang Saya maksudkan. Jikalau tahun depan ingin lebih baik, maka pastikan bahwa tahun ini kita harus sukses. Sukses meraih target, juga sukses menjalankan proses. Saudara-saudara harus kuasai medan dan kenali lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Agenda yang Kedua, terkait dengan rencana pembangunan yang akan dirancang. Sebagaimana diketahui, bahwa tahun 2022 merupakan tahun kunci bagi pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi, diharapkan menjadi tahun pertama yang mulai lepas dari tekanan Covid-19.

Seiring dengan semangat yang telah dicanangkan dalam tema pembangunan  Provinsi Lampung Tahun 2022, yaitu Memantapkan Pemulihan Ekonomi  dan Kesehatan serta Peningkatan Sumber Daya Manusia Berkualitas, Gubernur Arinal menyampaikan beberapa arahan.

Terkait Pemulihan Ekonomi, Gubernur Arinal ingin adanya Perkuatan ketahanan pangan daerah, meningkatkan keberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, dukungan kepada koperasi, kegiatan perbaikan infrastruktur berbasis padat karya, mengaktifkan kembali roda bisnis secara berangsur, seraya memaksimalkan efektifitas alokasi anggaran pembangunan dengan tetap memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang rentan. 

Terkait Penanganan Kesehatan, perlu Penguatan sistem kesehatan melalui peningkatan upaya promotif dan preventif melalui Germas, upaya surveilans, kapasitas laboratorium, dan sistem informasi, serta pemenuhan sumber daya kesehatan seperti fasilitas, farmasi, alat kesehatan, serta SDM kesehatan. Langkah ini diperlukan untuk memberikan keyakinan kepada pelaku ekonomi untuk kembali melakukan aktivitas konsumsi dan produksi dengan normal. Serta, Terus mengkampanyekan dan berdisiplin protokol kesehatan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dan 3 T (Testing, Tracing, dan Treatment), Mensukseskan program vaksinasi Covid-19, Penurunan prevalensi gizi buruk/ stunting.

Dan terkait peningkatan SDM Berkualitas, masih terdapat ketimpangan kualitas SDM di antaranya di Kabupaten, yaitu nilai IPM komposit rata-rata lama sekolah yang masih dibawah 8 tahun, sehingga perlu diakselerasi dengan program Kejar Paket Belajar.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal ingatkan pentingnya melakukan sinergi pembangunan. Pencapaian sasaran pembangunan yang ditujukan untuk mengurangi pengangguran, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, dan lainya, dapat menjadi perekat bersama antar jenjang pemerintahan untuk bersinergi, melalui sinergi, kolaborasi, koordinasi, dan konvergensi dari kebijakan, penguatan kelembagaan, penganggaran, penetapan mata program dan kegiatan, hingga penempatan lokasi.  

Tanpa adanya sinergi lintas bidang, maka pembangunan akan berjalan tanpa koordinasi. Konsekuensi adalah, keluaran (output) dan capaian (outcome) pembangunan daerah tidak akan maksimal, bahkan manfaat (benefit) dan dampak (impact) positif dari pembangunan tersebut kurang atau tidak dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan ke depan, dan sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, maka pada tahun 2022 Pemerintah Provinsi Lampung mengharapkan dukungan beberapa program/kegiatan.

Antara lain: pembangunan jembatan pancang sepanjang 9 (sembilan) km yang menghubungkan Pelabuhan Panjang dengan Kawasan Wisata Teluk Pandan, pembangunan shortcut jalur kereta api Tegineneng-Tarahan sepanjang 42 km.

Selain itu, pembangunan Sport Center di Kawasan Kota Baru, Pembangunan Fasilitas Kesehatan berstandar Internasional di kawasan Aero City, Bandara Radin Inten II, dan Pembangunan Food Estate di Kabupaten Way Kanan dan Mesuji.

Kemudian, pembangunan Kereta Api cepat Palembang-Bakauheni di ruas Tol Trans Sumatera Highways, Pembangunan Kawasan terintegrasi Pariwisata Bakauheni Harbour City (BHC); dan Pembangunan Jalan Strategis RE Martadinata--Simpang Teluk Kiluan.

Selain pembangunan infrastruktur strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melaksanakan beberapa program inovasi daerah yang juga memerlukan dukungan pemerintah kabupaten/Kota dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi daerah, antara lain Implementasi Program Kartu Petani Berjaya, Smart Village, Smart School, 

"Dengan memperhatikan semangat dan antusias seluruh hadirin pada hari ini, secara khusus Saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku, pengampu dan pemangku kepentingan pembangunan, semoga seluruh upaya kita untuk meraih Visi Rakyat Lampung Berjaya dapat kita wujudkan," jelasnya.

Acara Musrenbang Provinsi Lampung ini turut dihadiri  Anggota DPR RI, Anggota DPD RI, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Walikota se-Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala OPD di Lingkungan Provinsi Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi, dan BUMN/BUMD. 

Musrenbang ini, menurut Gubernur, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2022 dengan mengusung tema  Memantapkan Ekonomi, Kesehatan, dan Peningkatan SDM Berkualitas.

Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan Musrenbang di seluruh wilayah Provinsi Lampung, mulai dari musrenbang desa/ kelurahan/ pekon/ kampung, yang dilanjutkan dengan musrenbang kecamatan serta musrenbang kabupaten/ kota. 

Semua rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat Lampung.

Namun, Gubernur Arinal Djunaidi menekankan, bahwa tantangan dan permasalahan yang kita hadapi tahun depan tidak lebih ringan dari tantangan sekarang ini. Untuk itu diperlukan rencana yang sesuai dengan fakta (evidence), dan rencana yang credible dan tetap searah, selaras dan sinergi dengan jenjang pemerintahan di tingkat Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

"Satu hal yang juga penting untuk diingat, untuk kita semua di semua jenjang pemerintahan. Dalam merencanakan pembangunan, kita harus fokus. Fokus dalam menyusun rencana-rencana apa yang akan dikerjakan, dan fokus dalam mengerjakan hal-hal yang telah direncanakan. Bilamana terdapat kendala/hambatan, segera lakukan koordinasi, konsultasi, ataupun revisi, sehingga akan kembali on the track," jelasnya.

(Adpim)||editor:pzr

Riana Sari Arinal (masker Hijau)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Anak Taman Surga (ATS), di Cafe Dapur Dif_able, Bandarlampung, Senin (12/4/2021).

Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan aksesbilitas bagi penyandang disabilitas dari CSR PT. Bank Lampung dalam bentuk kursi roda 50 unit, alat bantu dengar 40 unit, tongkat bantu jalan 25 unit, tripod tongkat 25 unit, dan tongkat penuntun 30 Unit.

Ibu Riana berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi yang menerima. Bantuan ini juga membuktikan kepedulian Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ibu Riana juga berharap agar anak-anak selalu diberikan kesehatan, dan orang tua diberikan kesabaran. "Jaga agar anak-anak selalu sehat, Selalu sabar kepada orang tua. Kalian adalah orang tua yang sabar, karena kalian dititipi anak-anak surga," ujar Ibu Riana.

Ibu Riana juga mengungkapkan rasa bangganya kepada anak-anak di LKS ATS tersebut, karena di tengah keterbatasannya masih mampu berkarya.

Ibu Riana juga menyampaikan selama bulan puasa Dekranasda Lampung akan membuat bazar makanan. "Nanti anak-anak akan disediakan dan terlibat di bazar itu," jelasnya.

Tak hanya itu, di Bulan Puasa ini juga anak-anak akan diberikan pelatihan untuk membuat bolu gulung. "Dan ibu akan pesan 100 bolu gulung," pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Ibu Riana Sari Arinal mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, serta selamat berpuasa, Semoga apa yang kita lakukan, segala amalnya diterima allah SWT. Aamiin.

(Adpim)||editor:pzr

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto (tengah)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto menerima audiensi buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Ruang Abung Balai Keratun, Senin (12/4/21).

Pada kesempatan itu, Fahrizal menyampaikan tentang adanya surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

"Terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya  tahun 2021 telah diatur dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan," ujar Fahrizal.

Sekdaprov Fahrizal juga meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung Agus Nompitu yang juga hadir dalam kesempatan yang sama untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut ke Dinasker Kabupaten/Kota serta perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Lampung.

"Sosialisasikan perihal THR kepada seluruh pelaku kepentingan," ujarnya.

Sedangkan terkait UMSK 2021, Sekdaprov Fahrizal mengarahkan untuk melakukan pemantauan dan pembinaan ke perusahaan-perusahaan di seluruh Kabupaten/Kota.

Dalam audiensi ini FSPMI menyampaikan pernyataan sikap kepada Pemprov Lampung agar dapat disampaikan kepada Makhkamah Konstitusi (MK), Presiden RI, dan DPR RI.

Salah satu pernyataan sikap itu adalah terkait pembayaran THR secara penuh tanpa mencicil, dan tetap diberlakukan dan dinaikkannya UMSK 2021.

(Adpim)||editor:pzr


BlogGua, 
Lampung Utara - Untuk meringankan beban Masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 saat bulan Suci Ramdhan, bebagai terobosan dilakukan oleh Kepala Dinas Perdagangan(Kadisdag) Lampung Utara(Lampura).

Tak hanya menjemput bola ke Provinsi terkait Pasar Murah, namun ia juga langsung menemui beberapa pelaku usaha untuk mengadakan pasar Murah yang diperuntukan bagi Masyarakat Bumi Ragem Tunas Lampung.

”Alhamdulillah, Insyaallah jika nggak ada halangan Pasar Murah di Lampura ada dua titik. Satu dari Subsidi Provinsi dan satu lagi dari Non Subsidi yang diberikan oleh para Pelaku Usaha,”ujar Kadisdag Lampura Hendri saat dikonfirmasi Radar Kotabumi melalui sambungan teleponnya usai mengikuti rapat Pasar Murah di Provinsi, Senin(12/4).

Rencananya, Pasar Murah yang akan diadakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, sebelumnya akan diadakan tanggal 19 April, mundur pada tanggal 26 April 2021 mendatang.

Untuk lokasinya sendiri akan dirapatkan bersama dan mencari lokasi yang memang mudah di jangkau Masyarakat. Untuk sembako yang akan di jual tentunya Masyarakat hanya menebus kupon yang akan dibagikan sebesar 50 persen dari harga yang memang sudah diambil dari Distributor secara langsung.

”Jadi nantinya kalau beras itu umumnya harganya Rp 10 Ribu perkilogram(kg) dalam pasar murah akan di jual dengan harga Rp 9 Ribu perkg. Kalau ada 5 kg beras, artinya Rp 45 Ribu dan Masyarakat hanya hrus membayar sebesar Rp 22.500. Begitu juga untuk Gula, Minyak dan Telur,”jelasnya.

Untuk jumlahnya sendiri masih Hendri, jika tidak ada halangan, Lampura akan mendapat 4000 paket sembako. Sementara untuk Pasar Murah yang akan di Subsidi oleh beberapa Perusahaan yang ada di Provinsi Lampung sendiri belum ditentukan kapan pelaksanaanya. Namun tetap akan diadakan pada saat bulan Ramdhan.
Lokasinya sendiri rencananya akan ditempatkan di Kecamatan Kotabumi Utara atau di wilayah Sungkai.

”Kita menstimulankan pertumbuhan perekonomian dan meningkatkan daya beli Masyarakat. Mengingat dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini daya beli Masyarakat berkurang,”pungkasnya.(*)

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal (kiri)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengajak para Bunda PAUD Kabupaten/Kota mewujudkan pendidikan anak berkualitas dengan layanan menyeluruh (holistik) dan terpadu (integratif).

Hal itu disampaikan Bunda Riana saat Pengukuhan 5 Bunda PAUD Kabupaten/Kota Masa Jabatan 2021-2024 di Ballroom Hotel Horison Lampung, Jumat (9/4/2021). 

Mereka adalah Winarni Nanang Ermanto (PAUD Paud Kabupaten Lampung Selatan), Mardiana Musa Ahmad (Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah), dan Silfia Naharani Wahdi (Bunda PAUD Kota Metro). 

Kemudian, Yus Bariyah M. Dawam Rahardjo (Bunda PAUD Kabupaten  Lampung Timur) dan Dessy Afriyanti Adipati (Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan). 

Menurut Bunda Riana, pengembangan anak usia dini holistik integratif memiliki peran yang penting dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Tumbuh kembang anak merupakan modal pembangunan yang memiliki daya saing yang tinggi," ujar Bunda Riana. 

Oleh karena itu, diperlukannya layanan PAUD berkualitas dan dukungan semua pihak termasuk Bunda PAUD mulai dari tingkat Nasional hingga tingkat desa/keluruhan sebagai motor gerakan PAUD berkualitas. 

"Dukungan dan peranan Bunda PAUD sangat penting untuk menggerakan segenap komponen dan sumber daya di masing-masing wilayah," ujarnya. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bunda Riana mengimbau kepada Bunda PAUD yang ada di Kabupaten/Kota berperan sebagai motivator dan fasilitator dalam melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat. 

Bunda PAUD Kabupaten/Kota juga diminta untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, OPD terkait atau pemangku kepentingan lainnya dalam membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat Kabupaten Kota. 

"Pendampingan, sinkronisasi, dan sinegritas lintas program dan sektor terkait juga diperlukan dalam pembinaan pelayanan PAUD berkualitas dengan pelayanan holistik integratif," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulpakar mengatakan Provinsi Lampung sendiri mempunyai kepedulian dan perhatian yang sangat tinggi terhadap perkembangan PAUD. 

"Dari tahun ke tahun pertumbuhan lembaga pendidikan anak usia dini di Provinsi Lampung terus meningkat dengan sangat pesat di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung", ujar Sulpakar. 

Sulpakar mendorong dana yang tersedia di Kabupaten/Kota salah satunya juga dapat digunakan untuk mewujudkan penyelenggaraan PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif. 

"Yang menjamin semua anak usia dini di seluruh Provinsi Lampung berkesempatan memperoleh layanan PAUD, demi pembentukan anak-anak yang cerdas dan berkualitas," pungkasnya.

(Adpim)||editor:pzr

Sekdaprov Fahrizal

BlogGua, BANDAR LAMPUNG
 - Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, mengapresiasi adanya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai wahana untuk mewujudkan wartawan yang kompeten dan profesional. 

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal saat membuka UKW Angkatan ke-23 Tahun 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Ballroom Swiss-Bell Hotel Bandar Lampung, Jumat (9/4/2021). Acara yang diselenggarakan pada 9-10 April 2021 ini diikuti sebanyak 54 orang peserta. 

"Saya mengucapkan selamat atas dilaksanakannya uji kompetensi pada hari ini, semoga dengan diadakannya uji kompetensi ini dapat membuat peserta menjadi insan pers yang berkompeten dan profesional," ujar Sekdaprov Fahrizal. 

Menurutnya, melalui UKW ini juga salah satunya dapat memperat hubungan kerjasama antar media maupun insan pers guna membantu menyebarkan berita berita positif yang membangun. 

"Pada era informasi digital seperti sekarang ini merupakan sebuah tantangan bagi para wartawan dan media dalam menyebarkan berita yang memiliki nilai edukasi kepada masyarakat," katanya. 

Ke depan, Fahrizal berharap kegiatan nyata PWI Provinsi Lampung dapat lebih memberikan kontribusi dan meningkatkan perannya dalam mengisi pembangunan di daerah Lampung. 

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang selalu mendukung peningkatan kompetensi wartawan maupun profesionalisme di bidang media massa. 

"Mewakili PWI Provinsi Lampung, mudah-mudahan teman teman semua agar dapat menyandang gelar kompeten," ujar Supriyadi.

(Adpim)||editor:pzr

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget