Hidrikal Mukroh Siap Divaksin Pertama Kali di Lampung Utara

Ketua PC GP Ansor Lampung Utara, Hidrikal Mukroh. Foto: BlogGua 

BlogGua, Lampung Utara - Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung Utara, Hidrikal Mukroh telah siap menjadi orang pertama yang diberi vaksin Covid 19 di Lampung Utara.

Hal tersebut dikatakan Hidrikal Mukroh kepada BlogGua melalui pesan Whatsapp, Senin (24/01/2021).

Dirinya yakin, jika vaksin tersebut layak dan sudah melalui uji klinis dan pastinya halal, sebab sudah terbukti di beberapa kota yang telah lebih dahulu menerima vaksin.

"Tidak hanya presiden bahkan para ulama pun sudah membuktikan dan sampai kini masih aman-aman saja,"imbuhnya.

Pemilik Cikael Digital Printing itu menghimbau masyarakat untuk tidak turut mempercayai berita bohong yang beredar mengenai legalitas dan keamanan vaksin sebagaimana tersebar di media sosial.

“Kita percayakan saja pada ahlinya, apalagi pihak badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan penggunaan darurat atau emergency use authorization (UEA) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin tersebut halal dan suci,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut pemuda yang akrab dengan sapaan Ikal, dan pihak terkait lain tentunya tidak sembarangan melakukan vaksinisasi ini.

"Saya yakin hal itu dan saya siap menjadi orang yang pertama kali menerima vaksin agar masyarakat yakin jika vaksin itu aman,"kata Ikal.

Selain itu juga, Ikal mengajak seluruh kader dan anggota Ansor Banser se-Lampung Utara untuk turut mensukseskan vaksinisasi.

“Sahabat-sahabat tidak perlu takut, apalagi menakut-nakuti. Kader Ansor Banser tidak memiliki sikap tersebut,” tuturnya.

Bagi Ikal yang tidak kalah penting dari vaksin ini ialah menjaga pola hidup sehat dengan cara menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah diberlakukan. Dengan mencuci tangan, menggunakan masker jika keluar rumah, menjaga jarak, dan menjaga imun tubuh.

"Ingek waghei ughik sekali begaweh, pah terapke protokol kesehatan mangei gham terhidar anjak virus corona," pungkasnya menggunakan Bahasa Lampung. 

(red)||editor:pzr