Desember 2020

BlogGua, Lampung Utara - Diduga sebuah rumah, tepatnya yang berada di Dusun 04 Desa Ulak Rengas Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung Menjadi tempat penimbunan Tabung Gas LPG Bersubsidi 3Kg.

Dimana menurut warga setempat, rumah di maksud adalah milik seseorang yang kami kenal dengan sapaan Ibu Erni”, Kata nara sumber kepada awak media yang namanya tidak ingin di sebutkan, Minggu (27/12/2020).

Sepengetahuan kami, lanjutnya, rumah Ibu Er itu setiap hari Senin ada satu unit mobil Truck berwarna Merah masuk dan menbawa serta menurunkan Tabung Gas LPG berwarna melon. Tapi masyarakat disini, mau beli itu engga bisa, selalu di bilang engga ada. Kecuali ketika pas mobil itu masuk kepergok baru kita di kasih, dan jarang sekali masyarakat yang mau beli dilayani.

"Padahal kami ketahui Tabung Gas LPG-nya selalu ada, dan dia (Er) jual itu kalau tidak salah Rp. 20.000,- dengan warung dan Rp. 22.000,- dengan warga”, kata Meong nama samaran narasumber.

Sementara, pemilik rumah (Er) yang di duga salah satu pangakalan Gas LPG 3 Kg tanpa memiliki izin resmi dari PT. Pertamina, mengelak dan menepis tidak mengakui berjualan Gas LPG dan Er mengatakan satu unit mobil Truck berwarna Merah bertulis PT. Rizky Eka Windu, mobil itu cuma lewat. "Maaf saya tidak ada waktu untuk itu", imbuhnya sambil bergegas menutup pintu gudangnya.

Dilain tempat, seorang warga setempat membenarkan bahwa rumah itu dijadikan lokasi Pangakalan milik Ibu Erni dan yang di Sub Agen PT Rizky Eka Windu.

"Tapi sepengetahuan saya Pangkalan itu tidak memiliki Izin”, beber Bakar.

Bakar yang merupakan salah satu Sub Agen PT. Rizky Eka Windu menyesalkan pengiriman kuota Gas LPG ke pangkalannya, dimana menurutnya tidak adil.

"Saya sangat menyesalkan, kami yang punya Izin Resmi mendapatkan pengiriman tidak mencukupi kuota dan kami kadang dikurangi oleh PT. Rizky Eka Windu, sebanyak 10 tabung", kata Bakar seraya memaparkan,"Anehkan”? Kami yang punya izin Resmi mendapatkan Kuota Tabung Gas LPG lebih sedikit, dibandingkan dengan yang tidak mempunyai izin, kami pun ngurus izin ini susah dan bayar kami ke pertamina sesuai syarat dan regulasi yang tetapkan PT. Pertamina”, tutupnya.

Dilain kesempatan, Kepala Desa Ulak Rengas, Nasir mengatakan bahwa sepengetahuan dirinya, Pemilik rumah (Er) tidak pernah meminta Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Desa. "Bila ini engga pernah, berarti perlu juga hal yang lain di pertanyakan”, imbuh Nasir.

Bila rumah Er itu Pangkalan Gas LPG Bersubsidi, lanjut Nasir, pasti ada Pelakat Plang nama dan tidak perlu kucing-kucingan berjualan Gas LPG. "Kalau kita benar dan kebutuhan itu jelas untuk warga masyarakat miskin”, sebut Nasir.

Diakhir Nasir berharap, bila benar dan terbukti rumah Er yang menjadi Pangkalan Gas LPG itu tidak memiliki Izin Resmi, dirinya meminta agar Er dapat di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berkaitan dengan Pangkalan Gas LPG Bersubsidi 3Kg An. Pemilik Ibu Erni, masyarakat setempat membubuhkan tandatangan secara massal meminta Aparat Kepolisian Republik Indonesia, khususnya aparat Polres Lampung Utara, dan Dinas Perindustrian Perdagangan Lampung Utara untuk mengambil tindakan tegas kepada pemilik rumah dan Agen.

Sampai berita ini di terbitkan Agen dan Pemilik Pangkalan A.n Erni belum berhasil untuk di konfirmasi.

(sumber ffi)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Utara – Terkait masalah Gas LPG Bersubsidi 3 Kg yang di distribusikan oleh PT. Rizky Eka Windu di duga bermasalah. Kuasa Hukum Perusahaan tersebut kirim Somasi kepada Mintaria Gunadi selaku Ketua LSM DPD LIPAN.

Pemilik PT. Rizky Eka Windu M.Hadi Admaja sudah menunjuk Sopian Sitepu & Patners selaku kuasa hukum dengan Nomor surat 086/SK/ SPP/ XII/ 2020.

Berangkat dari Surat Kuasa dimaksud, Sopian Sitepu & Partners memberikan Somasi terhadap Mintaria Gunadi Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LSM-DPD-LIPAN) Lampung Utara.

Surat pertama dengan Nomor : 254 /SPP/XII/2020 prihal Somasi. Surat kedua Nomor : 263 pada tanggal 15 Desember 2020 surat kedua pada tanggal 23 Desember 2020 yang berbunyi sehubungan dengan balasan Somsai tertanggal 16 Desember 2020.

Menurut Gunadi, dalam isi surat tersebut sangat jelas dan tegas mengatakan LSM DPD LIPAN Lampung Utara tidak ada hak untuk melakukan penimbangan terkait ada temuan isi dari Tabung Gas LPG Bersubsidi 3 Kg yang di duga berkurang dari 3 Kg.

"Diketahui Sopian Sitepu & Pattners kembali melayangkan surat, diduga telah merongrong serta mengintervensi tugas sosial kontrol masyarakat dalam surat tersebut juga patut di duga berisikan sebuah ancaman kepada Organisasi Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LIPAN) Lampung Utara khususnya kepada saya”, ungkap Mintaria Gunadi, Kamis (24/12/2020).

Gunadi sangat menyayangkan atas surat Somasi dari seorang pakar hukum Dr. Sopian Sitepu dan Partnernya, dimana menurut Gunadi, isi Somasi tersebut diduga ada upaya pelemahan dan penekanan kepada dirinya (Gunadi) serta Organisasi LIPAN dan bahkan seolah somasi tersebut dengan tegas memerintahkan Gunadi untuk meminta maaf kepada Kliennya (M.Hadi Admaja pemilik PT. Rizki Eka Windu) selaku Agen Gas Bersubsidi 3 Kg yang beroperasi di rayon Lampung Utara dalam kurun waktu 11 hari.

"Jika tidak, akan ada upaya hukum, isi dari ponit surat di maksud", imbuh Gunadi.

Kendati demikian, Gunadi pun membalas surat somasi tersebut dan menyampaikan bahwa DPD LIPAN siap untuk diajak gelar jejak pendapat di hadapan Aparat Penegak Hukum, Pemerintah, dan di hadapan mereka sendiri sekalipun ke Publik.

"Jika dan bila apa yang kami lakukan tidak di benarkan oleh hukum dan undang-undang yang berlaku, kami siap mendapatkan sanksi tegas dari pihak manapun", kata Gunadi.

Tapi apabila Klien dari Sopian Sitepu & Pattners, lanjut Gunadi, ditemukan beberapa keterangan, barang dan alat bukti yang cukup. Kami juga meminta Aparat Penegak Hukum Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Lampung Utara untuk menindak tegas sesuai ketentuan perundang-undangan dan hukum yang berlaku juga.

"Hal ini juga sudah kami sampaikan laporan pengaduan masyarakat sebagai bentuk saran pendapat melalui surat Nomor : 0.30.11/ DUMAS/ DPD-LIPAN-DPC-LIBAPAN/LU/XII/2020.”Tentang Perlindungan Konsumen selaku pengguna Gas LPG Bersubsidi 3Kg”,kata Gunadi.

Disamping itu, Gunadi menjelaskan bahwa yang dikeluhkan masyarakat selaku konsumen adalah benar adanya Pengurangan Isi Tabung Gas, dan benar adanya kelangkaan tabung Gas LPG serta ada juga dugaan regulasi yang dengan sendirinya di buat oleh PT. Rizky Eka Windu. Namun tidak ditepati kepada Pangkalan.

"Saya bersama organisasi, siap menghadapi tantangan Sopian Sitepu & Pattners bila yang kami lakukan ini untuk kepentingan masyarakat salah di mata hukum”, pungkasnya.

(Red)||editor:pzr

BlogGua, Way Kanan - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Way Kanan, sayangkan Kepala Sekolah (Kepsek) tidak laksanakan rawat ringan sekolah.

"Masak nyisihkan satu juta saja Kepsek keberatan," cetus Usman Karim Kadisdikbud Way Kanan, yang ditemui awak media diruang kerjanya, Selasa (22/12/2020).

Hal itu dilontarkan, Kadisdik Way Kanan, saat dimintai tanggapan terkait minimnya perawatan ringan beberapa bagian atap dan plafon SD Negeri 01 Bukit Gemuruh, Kecamatan Way Tuba.

Masih kata Usman Karim, jumlah siswa SD itu sekitar 150 orang, jadi masih bisa untuk menyisihkan dana perawatan ringan.

"Pemerintah sekarang sudah memberikan Bantuan Operasional Sekolah (Bos) reguler, tentunya dana itu ada untuk digunakan perawatan ringan, bagi kantor sekolah", terangnya.

Lebih lanjut Usman menuturkan, tapi kalau sudah katagori kerusakan sedang, maka perawatan dilihat dari jumlah siswa atau jumlah penghasilan sekolah dan biaya perawatan ringan atau sedang, mungkin pihak sekolah yang lebih mengetahui.

Jika sekolah itu tidak mampu, maka bisa meminta bantuan komite, tapi jangan melanggar Peraturan Mentri Pendidikan Nomor : 75 tahun 2016. Jadi jangan sembarang meminta iuaran pada siswa. "Kalau meminta iuaran dengan siswa maka dilarang, tidak diperbolehkan", imbuh Usman Karim.

Disamping itu, Usman Karim juga akan segera mengecek kebenaran sekolah tersebut. guna memastikan dan menindak lanjuti permasalahan ini.

Berita sebelumnya: Diduga! Oknum Sekolah SDN 01 Bukit Gemuruh, Raup Dana Rawat Ringan Gedung

(Yono)||editor:pzr

BlogGua, Way Kanan - Polres Way Kanan gelar rakor (Rapat Koordinasi ) Lintas Sektoral sambut natal 2020 dan tahun baru 2021 bertempat di Aula Adhi Pradana Polres Way Kanan, Rabu (16/12/2020).

Kegiatan dibuka oleh Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung,SH.,SIK.,M.Si yang dihadiri oleh Assisten I Kabupaten Way Kanan Selan, S.Sos, Dandim 0427 WK Letkol Inf. A.A Gede Rama C.P ,Sos.,M.Tr(Han), Pejabat Utama Polres Way Kanan, Dinas Kesehatan RSUD ZAPA, Dinas perhubungan, Perwakilan Kwarcab Pramuka dan Senkom

Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung, S.H.,S.IK.,M.Si dalam sambutannya mengatakan kegiatan Rakor lintas sektoral bertujuan untuk persiapan bersama mengamankan kegiatan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, maka sangatlah tepat kegiatan ini sebagai wujud sinergisitas dan tanggung jawab bersama untuk mensukseskan kegiatan masyarakat yang akan merayakannya agar berjalan dengan lancar dan kondusif serta bebas dari penyebaran Virus Covid-19.

Dandim 0427 WK, Letkol Inf. A.A Gede Rama C.P ,Sos.,M.Tr(Han) menjelaskan bahwa agar pelaksanaan pengamanan berjalan maksimal perlu koordinasi antar lintas sektor.“Kami dari TNI dari Kodim siap membantu pengamanan dalam operasi lilin untuk perayaan natal 2020 dan tahun baru 2021,” ucapnya.

Assisten I Kab. Way Kanan Selan menyampaikan bahwa libur akhir tahun ini berbeda dengan tahun lalu, ada pembatasan hari libur disebabkan adanya Pandemi Virus Covid 19 yang saat ini masih terus bertambah sehingga Pekab. Way Kanan tidak menganjurkan kegiatan yang mengakibatkan adanya kerumunan.

Dalam penyambutan hari Raya Natal dan Tahun Baru Pemerintah Daerah akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan fasilitas kesehatan di setiap titik yang menjadi lokasi pengamanan hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Setelah itu, Kabag Ops Polres Way Kanan memaparkan evaluasi kejadian Tindak Pidana dan kecelakaan lalu lintas pada saat pelaksanaan Ops Lilin Krakatau 2019 serta pemetaan tempat rawan kriminalitas dan lakalantas.

Sementara, Polres Way Kanan menyediakan pos pam di KM 223-224 Simpang Perikanan Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan dan pos yan rest area Km 160 - 161 Kampung Suka Negeri Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.

Kabagops menambahkan, Operasi Lilin Krakatau 2020 segera akan dilaksanakan selama 15 (lima belas) hari mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 04 Januari 2021 dengan melibatkan instansi dan lembaga terkait yang bersifat terbuka, dengan mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi.

(Yono)

BlogGua, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menghadiri webinar Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2020 dengan tema "Jaga Integritas Diri, Pulihkan Negeri Kala Pandemi" secara virtual di Ruang Comen Center Dinas Kominfo Rabu (16/12/2020).

Usai mengikuti peringatan Hari anti korupsi sedunia (Hakordia) melalui webiner, bupati mengatakan, peringatan hari anti korupsi yang diperingati setiap tahun oleh Kementerian Keuangan merupakan suatu bentuk komitmen untuk menjaga semangat integritas di lingkungan pemerintah termasuk di Lampung Tengah," katanya.

Loekman menjelaskan tahun ini peringatan Hakordia tersebut diharapkan dapat menjadi momen untuk mengingatkan dan menumbuhkan kembali nilai integritas dalam diri sendiri khususnya dimasa pandemi.

Pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia dan khususnya di Lampung Tengah telah direspon pemerintah dengan mengambil langkah yang sangat luar biasa untuk melakukan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Dalam melaksanakan program ini benar-benar memerlukan pengawalan yang ekstra dan semua ini harus kita laksanakan dengan penuh integritas," ujarnya.

Tidak hanya itu, dukungan masyarakat juga sangat diperlukan agar kebijakan pemerintah ini dapat berhasil, tidak hanya menangani masalah Covid-19 namun juga untuk memulihkan kondisi ekonomi di Lampung Tengah yang terdampak pandemi ini.

Upaya pemerintah kabupaten Lampung Tengah untuk menumbuhkan integritas dan mengajak masyarakat Lampung Tengah agar bersama sama mengawal program pemerintah ini selaras dengan tema peringatan har anti korupsi sedunia tahun 2020 yaitu Jaga Integritas Diri, Pulihkan Negeri Kala Pandemi, tutup loekman.

Turut mendampingi bupati.dalam acara ini Pj.Sekertaris Daerah Nirlan.SH.MM, Asisten bid administrasi dan umum Sarjito,kepala inspektorat Muhibat, dan beberapa Kepala OPD.

(DISKOMINFO)||editor: pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang berhasil meraih predikat sebagai Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dan 7 Kabupaten/Kota berpredikat Cukup Peduli HAM Tahun 2019.

Apresiasi Gubernur Arinal itu disampaikan Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto
saat mewakili Gubernur menghadiri Peringatan Hari HAM Sedunia ke-72 Tahun 2020 di Lingkungan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Lampung, di Aula Kanwil Hukum dan HAM, Senin (14/12/2020).

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, mengucapkan selamat kepada Kabupaten/Kota yang memperoleh predikat Peduli dan Cukup Peduli Hak Asasi Manusia Tahun 2019," ujar Fahrizal.

Gubernur berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung untuk lebih mendorong pemenuhan hak-hak dasar manusia dan berperan dalam perlindungan, pemenuhan, penghormatan, dan pemajuan HAM di Provinsi Lampung.

“Kepada Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Pringsewu dan Kota Metro
yang telah memperoleh Kabupaten/ Kota Peduli Hak Asasi Manusia selama tiga kali berturut-turut, diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarya.

Fahrizal menambahkan, Bagaimana pun hasil penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM, mengenai Program Kabupaten dan Kota Peduli HAM, tentunya harus menjadi kebanggaan kita semua.

“Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas capaian ini. Terlebih jika memperoleh penghargaan terbaik dalam program ini. Sedangkan untuk yang belum mencapai hasil yang maksimal, barangkali perlu melakukan evaluasi agar di masa penilaian tahun selanjutnya hasilnya bisa lebih maksimal,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Kepala Kantor Danan Purnomo dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2020 ini, sebanyak 259 Kabupaten dan Kota, atau sekitar 50,4%, dari jumlah keseluruhan 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, meraih penghargaan kategori Kabupaten dan Kota Peduli HAM.

Dari jumlah tersebut, 6 Kabupaten dan Kota dari Provinsi Lampung tahun ini berhasil memperoleh predikat Peduli HAM tahun 2019 yaitu Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.
Serta 14 UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang mendapatkan penghargaan UPT Pelayanan Publik Berbasis HAM.

Dan 7 Kabupaten Cukup Peduli HAM tahun 2019 yaitu Kabupaten Lampung Barat, Kabupten Lampung Timur, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Kabupaten Waykanan.

Acara pelaksanaan Peringatan Hari HAM Sedunia ke-72 Tahun 2020 ini sendiri terhubung langsung melalui virtual ke Aula Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta, dengan mengusung tema “Recover Better, Stand Up for Human Rights".

Dalam Sambutannya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Indonesia untuk menjadi Bangsa yang lebih beradap, lebih tangguh dan lebih maju. Komitmen kuat Pemerintah dalam penegakan HAM tersebut telah dituangkan dalam rencana aksi Nasional HAM 2020-2025.

“Hak Sipil, hak politik serta hak ekonomi dan sosial serta budaya harus dilindungi secara berimbang dan tidak ada satupun yang terabaikan”, ujar Presiden.

Terkait kebebasan beribadah di beberapa tempat, Presiden Jokowi minta aparat, Pemerintah Pusat dan Daerah secara aktif dan responsif menyelesaikan masalah tersebut secara baik, damai dan bijak.

Pembangunan infrastruktur juga harus didedikasikan sebagai prasarana untuk pemenuhan HAM dengan menjamin keterjangkauan hak mobilitas, kesehatan, pangan, kebutuhan dasar yang merata termasuk bahan bakar satu harga.

Jokowi juga mengutarakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan memastikan penurunan kasus stunting serta keterjangkauan pendidikan yang memadai terutama di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar.

Secara khusus, Presiden juga memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas, “Pemerintah Indonesia telah membentuk Komisi Nasional Disabilitas dan berorientasi pada pendekatan HAM”, ujarnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen menyehatkan masyarakat dengan berolahraga, salah satunya mendukung pengembangan olahraga aerobik dan fitnes.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Refreshing Course & Gathering (RCG) Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (Asiafi) Lampung 2020, di Tabek Indah, Natar, Lampung Selatan, Minggu (13/12/2020).

"Di tengah Pandemi Covid-19 ini obatnya belum ada, dan vaksinnya masih terbatas. Satu-satunya cara melawan pandemi adalah dengan membuat masyarakat kita sehat. Untuk bisa membuat masyarakat sehat, salah satunya mengajak masyarakat kita untuk berolahraga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Wagub Nunik.

Wagub Nunik menuturkan bahwa Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung pengembangan olahraga. "Beliau Gubernur yang sangat peduli memperhatikan dan memajukan olahraga Lampung," ujar Wagub Nunik.

Wagub Nunik juga menjelaskan bahwa peran Asiafi sangat signifikan di Lampung dalam menjaga kesehatan seluruh warga, terutama di tengah Pandemi Covid-19.
"Peran seluruh anggota Asiafi kabupaten/kota menjadi panglima untuk menjaga kesehatan seluruh warga," jelasnya.

Wagub berharap ke depan semua pihak aktif dan masif berolahraga dengan mengolahragakan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Nunik bersama Asiafi Lampung melakukan senam Lampung Berjaya dan Senam Lampung Ceria. Senam ini merupakan program menyehatkan masyarakat Lampung.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, WAY KANAN - Satu orang Warga Kampung Negara Sakti Kecamatan Pakuon Ratu, menjadi korban penusukan saat sedang mencuci motor, Kamis (10/12/2020).

Nasir (37) Bin Abdurahman, yang menjadi korban penusukan sekira pukul 16.30 wib, awalnya didatangi oleh pelaku pada saat sedang mencuci motor.

Saat itu pula tanpa diketahui sebab, antara korban dan pelaku terjadi keributan, seketika itu pula pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang di selipkan di pinggang.

Kemudian pelaku menusukkan senjata tajam tersebut, ke arah korban dan mengenai badan sehingga korban terjatuh.

Setelah terjatuh, lalu pelaku kembali menusuk korban berkali - kali sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Usai melakukan penusukan itu, kemudian pelaku berhasil melarikan diri.

Diketahui pelaku bernama Sudirman Bin Hasanudin warga Kampung Negara Sakti, Kecamatan Pakuan Ratu.

Saat peristiwa itu terjadi, disaksikan oleh Mastur (59) Bin Kaprawi yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga Kampung Negara Sakti. Subir (44) Bin Bahrudin warga Kampung Negara Ratu, Ongky Saputra Dewa (20) Bin Bahrunsyah warga Kampung Negara Sakti yang berstatus Mahasiswa, serta Arismunandar (24) Bin Bahrunsyah yang bekerja sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) di PT. PSMI.

Hal itu dijelaskan Koptu. Prastyo Babinsa Koramil setempat, melalui rilis yang dilaporkan pada atasannya.

(Yono)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) membuka Musyawarah Daerah ke IX Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (BPD-PHRI) Lampung, di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, Kamis (10/12/2020).

Musda dengan mengusung tema "Membawa Kembali Industri Hotel Dan Restoran di Tengah Pandemi" tersebut juga dihadiri Ketua DPP BPHRI Hariyadi Sukamdani. Musda juga membahas strategi hotel dan restoran di Lampung untuk kembali menggairahkan pariwisata.

Dalam sambutannya, Wagub Nunik menjelaskan bahwa pertumbuhan hotel, dan restoran tingkat hunian kamar serta pembangunan hotel di Provinsi Lampung semakin hari semakin bertambah.

Begitu juga dengan tantangan-tantangannya semakin bertambah, termasuk juga double tantangan karena kita menghadapi Pandemi. Karena itu, kita berharap sektor pariwisata yang ditopang oleh PHRI dapat pulih dan bangkit kembali pasca Pandemi Covid-19.

“Restoran dan Hotel merupakan salah satu yang sangat diandalkan untuk menggerakkan perekonomian suatu daerah. Efek domino dari apa yang diharapkan dari aktivitas hotel dan restaurant di Lampung, muaranya untuk kepentingan warga dan pembangunan suatu daerah,” ujar Wagub Nunik.

Wagub Nunik menuturkan saat ini Indonesia menghadapi tantangan yang berat. Namun tidak boleh menyerah dan harus bangkit. Terlebih, akhir-akhir ini pasca terbangunnya jalan tol, sarana transportasi dan fasilitas umum yang semakin baik, mulai kerasa bahwa hari ini kebangkitan di sektor pariwisata.

“Saat ini ada Perda tentang adaptasi kebiasaan baru. Muaranya adalah untuk saling melindungi, dan tetap bisa melakukan kegiatan ekonomi. Keberadaan Perda ini untuk mempermudah agar semua tetap aman, dan terjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

PHRI Provinsi Lampung sebagai sebuah organisasi yang mewadahi usaha hotel dan restoran yang ada di Daerah Lampung, memiliki peranan penting dalam menyediakan fasilitas hotel dan restoran bagi wisatawan baik lokal maupun nasional yang berkunjung ke daerah Lampung.

“Melalui musda yang dilaksanakan hari ini diharapkan akan semakin meningkatkan komitmen dan konsistensi kita dalam upaya menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu destinasi nasional di Indonesia,” jelasnya.

Nunik berpesan kepada seluruh peserta Rakerda, semoga Musda ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, dan tentu menghasilkan rekomendasi yang penting guna meningkatkan kualitas industri pariwisata umumnya, dan hotel restoran di Provinsi Lampung khususnya.

Sementara itu, Ketua DPP BPHRI Hariyadi Sukamdani menjelaskan bahwa Musda BPD PHRI Lampung ke IX menandakan bahwa organisasi PHRI telah melaksanakan kegiatannya secara konsisten mengikuti anggaran dasar ART PHRI.

Hariyadi menilai bahwa potensi pariwisata lampung sangat besar dan strategis bagi PHRI. Oleh karena itu, keberadaan PHRI lampung menjadi semakin strategis dari waktu ke waktu.

“Dalam Musda BPD PHRI Lampung ke IX akan dilaksanakan pemilihan kepengurusan baru dan program kerja PHRI 5 tahun ke depan. Untuk itu, Kami berharap dalam pelaksanaan Musda ini sungguh-sungguh dapat melaksanakan AD ART PHRI secara penuh dan konsisten," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Hariyadi, dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, berkualitas dan program kerja yang akan menggerakkan sektor perhotelan dan restoran pada khususnya, dan sektor pariwisata pada umumnya.

Hariyadi meminta kepada Pemprov Lampung untuk terus memberikan dukungan dan arahan kepada PHRI Lampung, serta bersinergi untuk menuju ekonomi yanglebih baik.

Ketua BPD PHRI Lampung, Handitya Narapati menjelaskan bahwa sesuai AD ART PHRI, masa jabatan kepengurusan BPD PHRI Lampung akan segera berakhir. Berbagai upaya telah dilakukan selama 5 tahun terakhir ini.
“Bersama seluruh Pengurus dan Anggota PHRI Lampung , kami bekerja keras , bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas untuk ikut berkontribusi dalam Pembangunan Pariwisata pada khususnya dan Pembangunan Perekonomian di Provinsi Lampung,” jelas Handitya.

Pariwisata adalah Sektor Prioritas yang harus perlu dikembangkan bersama untuk meningkatkan perekonomian di Provinsi Lampung. Pariwisata adalah sektor yang berdampak langsung pada masyarakat. Dan PHRI berperan penting dalam mendukung kebutuhan amenitas pariwisata, terkait akomodasi dan kuliner.

“Industri Hotel & Restoran tumbuh dan berkembang dengan pesat selama 10 tahun terakhir di Provinsi Lampung. Hal ini merupakan suatu gambaran, bahwa Iklim Investasi di Provinsi Lampung memiliki prospek yang cerah,” jelasnya.

Musyawarah Daerah ini merupakan agenda 5 tahunan BPD PHRI Lampung. Handitya berharap dapat dijadikan forum untuk membahas strategi dan upaya dalam mengembangkan Pariwisata di Provinsi Lampung serta mencari solusi dari hambatan dan tantangan yang dihadapi saat ini.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Misteri – Tim Gase mengobati luka santet Sanisman menggunakan Telur Ki Weling, akan tetapi tidak disangka-sangka ternyata banyak gangguan ghaib dalam proses pengobatan tersebut. Sehingga membuat Ganang Setioko (Gase) muntah darah lalu pingsan usai mengobati Sanisman.

“Seperti itulah teman-teman, pengobatannya mas Sanisman, semoga bisa sembuh”, ujar Gase yang kemudian langsung pingsan, suatu malam di rumah Sanisman.

Sebelumnya, Sanisman dibacakan surat – surat Al Qur’an oleh seorang kiya’i beserta broto, mbah Dangix dan isteri Sanisman. Kemudian Gase, Yoan alais Iwan dan Marcel datang ke rumah Sanisman sambil membawa telur Ki Weling.

“Seperti ini Pak Kiya’i, sebelumnya saya minta maaf. Pengobatan ini, secara langsung saya mencari penawarnya itu dari yang membuat sakit seperti ini. Jadi bukannya saya sirik dan bukannya kami melenceng dari syariat tapi kita berusaha mengobati”, ujar Gase kepada Kiya’i tersebut.

Selanjutnya Gase mengobati Sanisman dengan cara melumuri luka santet Sanisman dengan cairan seperti darah yang berasal dari telur Ki Weling yang dipecahkan.

“Kunci mas Iwan, bang marcel”, kata Gase yang merasakan adanya energi makhluk ghaib yang ingin masuk ke dalam raga masing-masing personil tim Gase.

Setelah pengobatan selesai, Sanisman sudah bisa duduk kembali dan diberi minum air Putih. Akan tetapi naas bagi Gase yang harus muntah darah lalu pingsan karena diperkirakan kehabisan tenaga akibat benturan enrgi dengan makhluk ghaib saat mengobati Sanisman.

Baca berita sebelumnya: Tim Gase Temukan Telur Penawar Luka Santet Sanisman

Finish
Broadcast Youtube
Gabung Grup Facebook Berita Misteri
Penulis: Pazri||Editor:pzr

BlogGua, Way Kanan - Calon wakil bupati (cawabup) nomor urut 2, Ali Rahman beserta istri, memberikan hak pilihnya di TPS (01) Kampung Negeri Baru Kecamatan Belambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Rabu (9/12/2020).

Pilkada yang di selenggarakan serentak di beberapa kabupaten di Indonesia, periode 2021-2026. Ali Rahman yang datang dengan di iringi pengawal dan beberapa awak media untuk memberikan hak pilihnya.

"Setelah pemilihan ini, kita harus memikirkan kita kedepan, kita juga perlu makan,"ucapnya dengan canda Ali Rahman.

"Yang jelas kalau saya menang,akan membantu bapak Adi Pati, untuk membangun Way Kanan lebih maju,"tuturnya.

Masih kata Ali Rahman, saya sangat optimis dan yakin saya pasti menang, di pilkada tahun ini. "Karena tujuan saya untuk membantu bapak Adi Pati untuk membangun bumi ramik ragom agar menjadi lebih maju lagi".pungkasnya.

(Yono)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) membuka Workshop Pengembangan Kompetensi Aparatur dalam rangka Sertifikasi Kompetensi Pemerintah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020, di Ballroom Hotel Novotel, Selasa (8/12/2020).

Menurut Wagub Nunik, reformasi birokrasi dengan meningkatkan kinerja berbasis kompeteni sangat penting dilakukan. Sebab, birokrasi berperan menjadi operator dalam mewujudkan kebijakan Lampung Berjaya.
Hal ini sesuai dengan UU No 5 tahun 2014 tentang Fungsi ASN yaitu pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik dan perekat pemersatu bangsa.

“Beberapa waktu yang lalu Pemprov Lampung melaksanakan seleksi terbuka bagi Jabatan Tinggi Pratama. Ini dilaksanakan dengan mengukur kualitas, kapasitas, dan kapabilitas untuk jabatan yang akan diemban. Hasilnya beberapa Kepala OPD berbasis Pendidikan Doktor (S3) dengan latar belakang pengalaman kerja yang sudah luas,” ujar Wagub.

Wagub menyampaikan para kepala OPD tersebut diberdayakan mambantu mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di antaranya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Pada level pejabat Administrasi sudah dilaksanakan Uji Kompetensi untuk yang kedua kalinya. Hasilnya masih banyak pejabat administrasi yang belum kompeten dalam uji kompetensi tersebut. Dari data hasil uji kompetensi hanya 28,7% yang dinyatakan lulus dan 71,3% yang tidak lulus.

”Mungkin saja para pejabat Administrasi ini menganggap bahwa uji kompetensi ini dilaksanakan hanya sebatas fomalitas saja sehingga diikuti dengan tidak serius dan tidak maksimal. Untuk itu saya menegaskan bahwa uji kompetensi ini dilaksanakan untuk menjadi pertimbangan dalam melaksanakan promosi, mutasi bahkan demosi jabatan administrasi,” ujar Nunik.

Oleh karena itu, lanjut Nunik, Gubernur memerintahkan kepada Kepala BPSDM Provinsi Lampung untuk melaksanakan Workshop. Tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi para pejabat administrasi sebelum uji kompetensi kembali.

“Pemprov Lampung berharap peserta workshop ini dapat dimanfaatkan dan dicermati, terutama hal-hal yang disampaikan oleh narasumber, dan nanti akan dilaksanakan kembali melalui uji kompetensi apakah saudara layak atau tidak dalam jabatan tersebut," tegas Wagub Nunik.

Semua itu, ujar Wagub didasari atas keseriusan Gubernur dalam menangani masalah kualitas pejabat di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Lampung Senen Mustakim mengatakan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi aparatur khususnya kompetensi Pemerintah yang bermanfaat dalam pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja aparatur.

“Bukan hanya itu, workshop ini juga bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada peserta untuk pelaksanaan sertifikasi melalui uji kompetensi,” jelasnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Misteri – Semula luka santet yang diderita Sanisman dapat dipastikan sembuh setelah diobati. Akan tetapi hal itu diluar dugaan. Kondisi Sanisman saat ini semakin memburuk, untuk itu tim Gase yang merasa prihatin atas penyakit yang diderita Sanisman, menyatakan sikap untuk mencari Nyi Blurik (Jin Qorin) guna mendapatkan penawar penyakit tersebut.

Hal tersebut dikatakan Ganang Setioko (Gase) saat memulai penelusuran di dalam hutan yang berada di Desa tempat tim Gase berdomisili, suatu malam.

“Kemarin sore saya ke rumah Sanisman, ternyata luka itu bukanya sembuh tetapi malah ada kiriman baru lagi,” ujar Ganang Setioko.

Penelusuran di malam itu pun membuahkan hasil, dimana tim Gase berhasil bertemu dengan Nyi Blurik. Lalu tim Gase mengajak Nyi Blurik untuk bernegosiasi. Akan tetapi Nyi Blurik tidak mau, karena dia merasa sudah kehilangan adiknya Nyi Sliring. Pertarungan tenaga dalam pun terjadi hingga akhirnya Nyi Blurik menyerah dan mau memberitahukan apa obat penyakit yang di derita Sanisman.

“Berjalanlah kalian ke arah Timur sana, lurus dan nanti kalian akan menyebrangi sungai. Setelah menyebrangi sungai, nanti kalian akan merasakan energi itu. Kalian hanya perlu mengambil sebuah telur. Telur itu seperti wujud tongkat yang saya pegang dan jangan lupa telur itu ada diatas pohon,” ujar Nyi Blurik seraya mengatakan “Kalian pecahkan saja telur itu persis diatas luka Sanisman, maka Sanisman akan sembuh dengan seketika”, imbuhnya saat dimasukan ke dalam raga Yoan.

Kemudian tim Gase melanjutkan perjalanan mencari telur tersebut dan setelah menyebrangi sungai, tim Gase dihadang oleh sebuah tongkat yang menyerupai ular weling. Akan tetapi tidak ada perlawanan dari perwujudan tongkat tersebut dan setelah tongkat itu menghilang, ternyata diatas pohon tongkat tersebut berwujud terdapat telur yang dicari.

“Oke teman-teman, ini telurnya. Kita harus cepat-cepat pulang”, pungkas Ganang.

Baca berita sebelumnya: Tim Gase Ungkap Pelaku Dibalik Misteri Keranda Terbang

Continue...
Broadcast Youtube
Gabung Grup Facebook Berita Misteri
Penulis: Pazri||Editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) menerima kunjungan Kepala Korwil IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Aminudin dan Satgas Korsup Pencegahan Wilayah IV KPK Nana Mulyana, di Ruang Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (7/12/2020).

Dalam acara tersebut, Wagub didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Adi Erlansyah.

Wagub Nunik menuturkan bahwa Pemprov Lampung sangat berkomitmen dalam melakukan pencegahan terhadap korupsi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Korwil IV KPK Aminudin, menjelaskan bahwa kehadirannya bersama tim untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

"Ada delapan area yang sangat rawan terjadi tindak korupsi. Oleh karenanya delapan area ini harus benar-benar dilakukan monitoring dan perbaikan," jelas Aminudin.

Dengan melakukan monitoring di delapan area, Aminudin berharap dapat meminimalisir terjadinya tindak korupsi.

Oleh sebab itu, Aminudin meminta dukungan dari Kepala Daerah dan OPD, terutama terkait delapan area monitoring.

"Kita kedepankan upaya pencegahan. Tentunya kita tidak dapat bekerja sendiri, kami sebatas memberikan saran dan monitor, Pemprov Lampung yang melakukan. Tentunya ini membutuhkan support Kepala Daerah yang diteruskan melalui OPD," ujar Aminudin.

Kepala Korwil IV KPK ini berharap kehadiran mereka mampu membantu dan melihat permasalahan yang ada, sehingga dapat menghindari dari terjadinya tindak korupsi.

Seperti diketahui, delapan area yang menjadi penilaian oleh KPK yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, Optimalisasi Pajak Daerah, Tata Kelola Dana Desa, Manajemen ASN, Manajemen Aset Daerah, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Sementara itu, Satgas Korsup Pencegahan Wilayah IV Nana Mulyana menjelaskan dalam rangka mewujudkan rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, maka diperlukan dukungan dari Kepala Daerah dan OPD.

Lebih dari itu, Nana berharap para OPD yang menjadi tupoksi dalam area penilaian dapat mempersiapkan dan melengkapi data yang diperlukan.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, WAY KANAN - Diduga dana BOS dengan item Rawat ringan di SD Negeri 01 Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba telah diraup oleh oknum sekolah, Senin (07/12/2020.

Beri Gunawan, Kepala sekolah (Kepsek) SD tersebut tidak mengaktifkan ponselnya, karena enggan dikonfirmasi awak media. Pasca ditemukan beberapa bagian bangunan gedung sekolah yang mengalami kerusakan, contohnya saja pada ruang guru, hal itu terlihat saat awak media menyambangi sekolah tersebut, Sabtu (5/12/2020).

Saat dihubungi melalui telepon selulernya, sejak Sabtu kemarin hingga berita ini dilansir. Ponsel milik Beri Gunawan masih non aktif.

Sudah jelas, dalam item dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) Pemerintah Pusat melalui Menteri Pendidikan telah menganggarkan dana rawat ringan sekolah.

Jika melihat keadaan beberapa titik ruang guru, terlihat minim adanya perawatan, baik pada bagian plafon yang bocor, serta dinding bangunan yang tidak dilakukan pengecatan. Lalu kemana dana perawatan ringan sekolah tersebut?

Dengan adanya hasil pantauan terhadap SD N 1 Bukit Gemuruh oleh awak media, kuat dugaan adanya indikasi korupsi oleh oknum, dalam alokasi dana BOS, pada item perawatan ringan.

(Yono)||editor:pzr

BlogGua, Misteri – Usut punya usut, keranda mayat yang terlihat oleh mata seperti melayang di udara, ternyata tidak demikian. Akan tetapi keranda tersebut di gotong oleh makhluk ghaib (Jin) yang tidak terlihat oleh kasat mata.

Hal tersebut terungkap saat tim Gase menyelidiki Keranda terbang yang berkeliaran di hutan hingga ke pemukiman warga, suatu malam di Desa tempat markas tim Gase berada.

Semula tim Gase mengira, keranda tersebut merupakan manifestasi dari makhluk ghaib (Jin). Namun setelah beberapa hari diselidiki. Ternyata dibalik itu semua, ada seorang manusia yang mengendalikan keranda tersebut dan tujuannya adalah memperkaya diri dengan cara menyebarkan penyakit lalu pelaku yang menyembuhkan.

“Mau kemana kamu Sanisman, sudahlah ini positif kelakuannya kamu”, kata Ganang Setioko (Gase) saat memergoki pelaku Sanisman yang sedang melakukan ritual keranda terbang didalam hutan.

Kemudian terjadi pertarungan tenaga dalam antara Gase dan Sanisman hingga membuat Sanisman terpental dengan satu kali serangan. Lalu Sanisman meminta bantuan Nyi Sliring (Jin yang bersekutu dengan Sanisman). Akan tetapi eyang Martaji (Jin sahabat Gase) pun tidak tinggal diam. Eyang Martaji datang membantu tim Gase dan dengan naluri sebagai pemimpin perang di alamnya dahulu, tanpa basa-basi eyang Martaji langsung meleburkan Nyi Sliring dan selanjutnya Sanisman kabur melarikan diri.

“Bersiaplah, Nyi sliring sudah lebur, selanjutnya kita akan menghadapi Nyi Blurik, Ratunya. Nyi Sliring anak buahnya”, kata eyang Martaji kepada tim Gase saat merasuki raga Marcel.

Keesokan harinya, naas bagi Sanisman, dengan leburnya Nyi Sliring malah berimbas bagi dirinya sendiri. Sanisman diteror dengan rasa takut yang seolah-olah melihat banyak api berterbangan, ular dan tanah seakan retak di rumahnya. Oleh karena itu Sanisman datang dan meminta maaf kepada tim Gase, lalu meminta tolong kepada tim Gase untuk datang ke rumahnya guna menyelamatkan dirinya dari serangan Nyi Blurik.

Kemudian tim Gase mengabulkan permintaan Sanisman dan sesampainya disana tim Gase melihat Sanisman sedang terkapar dengan kondisi perut membusuk berlumuran darah yang mengeluarkan paku akibat serangan dari Nyi Blurik.

Melihat kondisi tragis tersebut, tim Gase menolong Sanisman dengan cara mengeluarkan semua paku yang berada dalam perut Sanisman. Hingga akhirnya nyawa Sanisman pun tertolong.

“Ini hanya serangan luka Ghaib, semacam teluh, santet itu dan sejenisnya. Besok pagi-pagi sudah saya pastikan sembuhlah”, kata Gase.

Setelah itu Gase meminta Sanisman untuk menunjukkan lokasi Nyi Blurik, sekaligus mengingatkan bagi kita semua, bahwa saja bersekutu dengan Jin itu mendapat dosa besar dan dapat berimbas seperti apa yang dialami oleh Sanisman.

“Tidak ada bagus-bagusnya, tidak ada baik-baiknya, tetap bersyukur atas apa yang kita punya, bagus sedikit asal kita nikmati itu, rasanya indah. Salam sejahtera, salam nusantara dan salam om swastiastu,”pungkasnya.

Untuk diketahui, Tim Gase adalah sekelompok pemuda yang berprofesi sebagai youtuber Misteri. Dimana pada misi kali ini, di malam sebelumnya salah satu personil tim Gase, Yoan hampir kehilangan nyawa karena terkena serangan penyakit yang dibuat oleh Sanisman hingga membuat sekujur badan Yoan menjadi kaku seperti mayat. Kemudian eyang Macan (Jin sahabat Gase) datang memberitahukan cara menyembuhkan penyakit tersebut, yakni dengan cara di panggul lalu diputarkan 3 kali dan salah satu orang naik keperut untuk menekan pusarnya.

Continue...
Broadcast Youtube
Gabung Grup Facebook Berita Misteri
Penulis: Pazri||Editor:pzr

BlogGua, WAY KANAN - Hari ini H. Raden Adipati Surya menghadiri serah terima nota pelaksanaan tugas Pjs. Bupati Way Kanan Ir. Mulyadi Irsan di Gedung Serba Guna Pemkab Way Kanan, Jum’at (04/12/2020).

Penyerahan nota itu dihadiri Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Saipul Darmawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Komandan Skadron 12/Serbu, Komandan Lanudad Gatsu Way Tuba, Sekretaris Daerah Kabupaten Saipul, Instansi Vertikal, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekdakab.

Dalam sambutannya, Adipati menyampaikan bahwa selama menjalankan tugas sebagai Pjs. Bupati Way Kanan mungkin begitu banyak pengalaman yang dirasakan oleh Bapak Mulyadi Irsan selama ini, yang salah satunya karena kondisi daerah yang sepi dan kendala Pandemi Covid-19 dalam melaksanakan tugasnya.

“Dalam Pandemi Covid-19 saat ini dan dengan aturan Protokol Kesehatan yang ada, tidak mengurangi semangat Kami untuk menyampaikan penghargaan kepada Bapak Mulyadi Irsan yang akan mengakhiri tugas sebagai Pjs. Bupati Way Kanan pada tanggal 5 Desember besok terhitung sejak melaksanakan tugas dari tanggal 28 September 2020 lalu. Saya juga secara pribadi maupun kedinasan selama ini tidak pernah bersilaturahmi dengan Bapak karena disamping kesibukan berkampanye juga tentunya karena mengikuti aturan-aturan yang membatasi dan melayang kami untuk bersilaturahmi. Untuk itu, Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Way Kanan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi aktif selama Bapak melaksanakan tugas di Bumi Ramik Ragom ini”, ujar Adipati.

Selanjutnya, pada acara yang juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hj. Dessy Afriyanti Adipati, Pjs. Ketua TP PKK Kabupaten drg. Hellen Veranica Mulyadi, Satuan Perangkat Kerja Daerah, Ketua Bhayangkari, Ketua Dharma Wanita Persatuan Vorian Melita Saipul dan jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten, Bupati penerima Penghargaan Top Regent Of The Year 2017 dari Seven Media dan The Key People Magazine yang bekerjasama dengan Clock Research and Development serta Kemendagri, Kemenkominfo dan Kemedes PDTT RI itu juga memohon maaf yang setulusnya apabila selama menjabat sebagai Pjs. Bupati Way Kanan bersama keluarga melaksanakan tugas terdapat kejanggalan dan kekeliruan yang kurang menyenangkan dihati terutama selama menjalankan tugas bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan.

“Mohon maaf, terima kasih dan selamat kembali bertugas di Pemerintah Provinsi Lampung bersama keluarga, do’a kami semoga karir Bapak Mulyadi Irsan akan selalu sukses”, tutup Adipati.

(Yono)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), mengajak seluruh stakeholder dan instansi pemerintah terkait untuk terus memberikan semangat serta memberikan ruang dan fasilitas kepada para penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional Provinsi Lampung Tahun 2020, di Water Boom Bumi Kedaton, Kelurahan Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kamis (3/12/2020).

Kegiatan ini mengusung tema "Membangun Kembali Kehidupan yang Lebih Baik, Lebih Inklusif, Lebih Aksesibel dan Berkelanjutan Pasca Pandemi Covid-19".

Acara dihadiri Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal.

"Ini menjadi pendorong bagi kita terutama Pemerintah Provinsi Lampung, mari kita lihat kembali sudah seberapa perhatian kita, sejauh mana kebijakan kita kepada para disabilitas. Kita harus memberikan ruang, memberikan fasilitas dan semua yang bisa kita berikan," ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan itu, Wagub Nunik dan Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal bersama para penyandang disabilitas bernyanyi bersama dengan penuh kegembiraan.

Nunik mengatakan Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, namun menjadi momentum untuk bersama mengevaluasi apa saja upaya terhadap hak yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

"Terutama kita sebagai pemangku kebijakan, apa saja yang telah kita lakukan dalam upaya memberikan hak terhadap penyandang disabilitas," katanya.

Nunik menyebutkan termasuk melakukan pemenuhan hak dengan program inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.

"Sekaligus membangun SDM penyandang disabilitas untuk bisa berkarya memberikan sumbangsih untuk bangsa dan negara," ujarnya.

Menurutnya, para penyandang disabilitas ini mampu mendobrak segala yang mungkin dianggap menjadi batasan bagi sebagian banyak orang.

Hal ini terlihat dengan ditampilkannya permainan musik tradisional Lampung oleh anak-anak disabilitas sensorik netra indra kesuma Bandar Lampung dengan mempersembahkan tiga lagu berjudul 3 M ciptaan Ibu Riana Sari Arinal, Sai Bumi Ruwa Jurai dan Bumi Lampung.

Kemudian, penampilan anak disabilitas yang tergabung dalam grup Pik Potads Lampung dengan mempersembahkan lagu berjudul Kita Pasti Bisa.

"Melihat anak-anak memainkan alat musik dan bernyanyi bergembira bersama, meski disabilitas namun mampu mendobrak segala yang dianggap menjadi batasan bagi sebagian orang," katanya.

Untuk itu, Nunik mengajak semua bergandengantangan bersama untuk membuat dunia ini indah dan lebih baik lagi tanpa membeda-bedakan.

"Mereka mampu memberikan lebih dari yang mungkin dilihat sebagian orang rasanya tidak mungkin bisa seperti itu. Mari kita bergandengantangan bersama membuat dunia ini lebih baik lagi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengajak semua untuk selalu mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Allah SWT.

"Syukuri apa yang telah kita punya, dan terkhusus kepada orang tua, kalian adalah orang tua hebat yang dititipkan oleh Allah SWT dengan anak-anak yang isimewa," ujar Ibu Riana.

Riana meminta agar semua terus semangat, berdoa dan menjaga kesehatannya.

"Doa ibu semoga anak-anak kita semua sehat dan semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa beraktivitas kembali seperti semula," katanya.

Pada kesempatan itu diserahkan hadiah pemenang lomba video challenge ingat pesan ibu 3 M yang merupakan rangkaian Hari Disabilitas Internasional Provinsi Lampung Tahun 2020.

Sekaligus pemberian bantuan kursi roda 15 buah, kruk ketiak 10 set, alat bantu dengar 40 buah, tongkat tuna netra 13 buah, kaki palsu 3 buah dan bantuan usaha ekonomi produktif bagi LKS anak dan LKS disabilitas untuk 39 LKS.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Misteri – Seperti biasa, kali ini Ilunk melakukan penelusuran mencari makhluk ghaib yang ingin eksis menampakkan diri. Alhasil sesosok Jin yang menyerupai Pocong menampakkan wujudnya, akan tetapi Pocong tersebut terjepit di Pohon Bambu, suatu malam di areal perkebunan bambu.

“Le Ocong, kamu kenapa?”,tanya Ilunk sambil menahan tawa, saat berinteraksi dengan Pocong tersebut.

Ilunk mengatakan, dirinya baru pertama kali menemukan kejadian unik seperti ini dan karena Pocong tersebut tidak bisa keluar sendiri lalu Ilunk membantu Pocong tersebut keluar dari rumpun bambu.

“Tenang saya bantu. Sudah ya sekarang kamu sudah bisa keluar Cong”, kata Ilunk.

Kemudian Ilunk mengingatkan Pocong tersebut agar selalu berdo’a lebih dahulu jika ingin bepergian, supaya tidak terjepit lagi di pohon bambu. “Kalau mau main hati-hati, yang penting kamu jangan main ke perkampungan. Engga boleh gangguin warga ya”, imbuhnya.

Setelah itu, Ilunk meninggalkan Pocong tersebut. Karena merasakan dan melihat sekelebatan sosok lain yang mendekat. Akan tetapi sosok tersebut belum mau mewujudkan diri.

Terpisah, melihat kronologi penelusuran Ilunk kali ini membuat pemilik akun facebook @Impian Putrie berpikir dan terheran-heran ‘Sesosok Jin Pocong bisa terjepit pohon?’. Akan tetapi Dia tetap mengajak berpikir positif saja.

“Mungkin Pocong tersebut ngetes kebaikan Mas Ilunk”, pungkasnya.

Broadcast Youtube
Gabung Grup Facebook Berita Misteri
Penulis: Pazri||Editor:pzr

BlogGua, TUBABA - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengapresiasi peranan PT Sugar Group Companies dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membangun Gedung Akademi Teknik Mesin dan Industri (ATMI), di Kota Wisata dan Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Tulang Bawang Barat.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Arinal saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut bersama Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad dan Vice President PT Sugar Group Companies Purwanti Lee, Rabu (2/12/2020).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa pendidikan sebagai salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas manusia dalam kerangka pembangunan manusia seutuhnya.

"Pendidikan pada hakekatnya merupakan proses untuk membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu, saya mengapresiasi kepada Vice President PT Sugar Group Companies Purwanti Lee yang telah mendukung mencerdaskan anak bangsa dengan turut membangun akademi teknik mesin dan industri," ujar Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, tugas mencerdaskan anak bangsa sesungguhnya bukan hanya tugas Pemerintah, tetapi tugas semua pihak.

Gubernur Arinal menuturkan bahwa antisipasi Vice President PT Sugar Group Companies Purwanti Lee sangat luar biasa.
"Dengan segala konsekuensi, ini akan menarik dan mencerdaskan masyarakat desa, sekolah akan semakin efisien, sehingga masyarakat dapat membangun daerahnya," ujarnya.

Kemudian, lanjut Gubernur Arinal, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji tidak bisa dipisahkan. Hal ini akan terintegrasi, sehingga industri perkebunan kita kedepan akan semakin lebih baik lagi.

Gubernur Arinal berharap dengan kehadiran ATMI di Kabupaten Tulang Bawang Barat, dapat meningkatkan citra Provinsi Lampung.
Gubernur Arinal menuturkan bahwa Pemerintah Daerah harus mengawal pembangunan ini. Dan dirinya sangat mendukung dan mensupport pembangunan ini.

Usai melakukan peletakan batu pertama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Vice President PT Sugar Group Companies Purwanti Lee, dan Bupati Tulang Bawang Barat menyaksikan tarian di kawasan Uluan Ughik, kota berbasis budaya dan teknologi.

Dalam kesempatan itu, Vice President PT Sugar Group Companies Purwanti Lee, menyampaikan bahwa investasi yang dilakukan di Tulang Bawang Barat bukan investasi yang bersifat masukan, bunga, dan lainnya. Tapi investasi untuk membangun SDM di Provinsi Lampung.

Dilakukannya investasi di Tulang Bawang Barat, lanjut Purwanti Lee, karena dirinya melihat adanya ketekunan dan keinginan maju dari Bupati Umar Ahmad. Oleh karena itu, dirinya sangat mendukung pembangunan Uluan Ughik di Tulang Bawang Barat.

"Nantinya akademi ini bukan hanya menerima calon mahasiswa dari tulang bawang barat, tapi juga menerima calon mahasiswa dari 14 kabupaten/kota lainnya yang ada di provinsi Lampung," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad menjelaskan bahwa uluan ughik berarti awal mula dari kehidupan. Awalnya Kawasan ini adalah kawasan hutan karet dengan luasan sekitar 1.800 Hektar.

Lebih lanjut, Bupati Umar menyampaikan rasa terimakasih karena VP PT. Sugar Group Company telah memutuskan untuk membebaskan tanah ini untuk turut mendukung pembangunan disini, terutama pendidikan.
"Tentunya ini akan sangat membantu sistem pendidikan di Tulang Bawang Barat. Atas nama keluarga besar Tulang Bawang Barat sangat berterimakasih kepada ibu," ujarnya.

Dalam acara itu, sebelum dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung, juga ditampilkan sajian Drumb Band Garuda Sebara dari Sekolah Vokasi Sugar Group Companies.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG -Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), mengajak Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP UKS/M) untuk terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan di sekolah agar anak-anak terhindar dari pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP UKS/M) Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung Tahun 2020 di Yunna Hotel Lampung, Rabu (2/12/2020).

"Diharapkan dengan terlaksananya program UKS/M di Kabupaten/Kota juga secara maksimal ikut serta menekan penyebaran wabah Covid-19," ujar Wagub Nunik yang juga Ketua TP UKS/M Provinsi Lampung.

Seperti diketahui, penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 termasuk di Provinsi Lampung akan dimulai pada bulan Januari 2021.

Untuk itu, Nunik meminta agar seluruh stakeholder termasuk TP UKS/M untuk ikut berkontribusi memastikan anak-anak mendapatkan hak kesehatannya di sekolah.

"Rakerda ini salah satunya bagaimana secara intensif untuk merencanakan di tahun 2021 seperti apa," katanya.

Nunik mengatakan sebagai wadah pembinaan kesehatan anak sekolah, hal ini untuk mewujudkan visi anak didik sehat, cerdas, berkualitas berakhlak mulia dan berkarakter.

Selain sebagai upaya dalam pelayanan kesehatan di sekolah dan pembinaan lingkungan sekolah sehat, Nunik meminta agar TP UKS/M juga ikut menyiapkan generasi muda agar terhindar dari berbagai kegiatan negatif seperti narkoba dan tindak kekerasan.

"Karena mereka aset bangsa yang sangat berharga dan memiliki posisi strategis bagi kemajuan bangsa dan negara di masa datang," ujarnya

Acara yang berlangsung mulai 2-3 Desember 2020 ini bertemakan "Melalui Rakerda TP UKS/M Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung Menuju Terkoordinasinya Pembinaan dan Pengembangan UKS/M di Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung Khususnya di Masa Wabah Pandemi".

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Ratna Dewi mengatakan Rakerda ini untuk menentukan kebijakan pelaksanaan dalam rangka memberikan landasan dan pedoman pembinaan dan pengembangan UKS/M khususnya pada masa wabah pandemi Covid-19.

"Dalam rangka memberikan landasan dan pedoman pembinaan dan pengembangan UKS/M secara terpadu, merata, menyeluruh, berdaya guna dan berhasil guna khususnya pada masa wabah pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung," ujar Ratna.

Rakerda TP UKS/M Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung Tahun 2020 ini diikuti sebanyak 55 orang peserta yang terdiri dari TP UKS/M Kabupaten/Kota, TP UKS/M Provinsi yang berunsurkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK dan Biro Kesejahteraan Rakyat.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, PRINGSEWU - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melaunching Implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB) di Kabupaten Pringsewu, kegiatan dilaksanakan di Taman Tirta Asri/Kampoeng Asri, Pekon Sriwungu Kecamatan Banyumas, Selasa (01/12/2020).

Masyarakat setempat, melalui Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengatakan dengan hadirnya KPB, masyarakat Pringsewu siap terus berkomitmen untuk menjadi petani yang berjaya.

Menurut Gubernur Arinal, Pringsewu menjadi salah satu Kabupaten yang sangat strategis dan juga dari sisi potensi didalamnya. Dengan hadirnya KPB ini, Gubernur berharap bisa membawa kemajuan di Kabupaten Pringsewu terutama pada sektor pertanian.

"Saya berharap Pringsewu menjadi Kabupaten yang memiliki para petani yang sudah luar biasa," ujar Arinal.

Seperti diketahui, KPB sendiri telah dilaunching oleh Arinal bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah pada awal Oktober 2020 lalu.

Dengan program KPB, akan memberikan kesempatan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani. Kemudian, akan membantu petani diantaranya meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan, mengatasi kebutuhan sarana produksi dan pemasaran hasil.

Arinal menyebutkan dengan meningkatnya pendapatan para petani, hal ini akan secara langsung menumbuhkan ekonomi kerakyatan di Provinsi Lampung.

"Hadirnya KPB ini agar tata kelola yang dilakukan oleh petani itu tidak terganggu. Ketika mau tanam benihnya ada, pupuk tersedia dan ketika mau dijual harganya bagus," katanya.

Arinal meminta agar kehadiran KPB di Pringsewu ini juga nantinya bisa mampu menambah keragaman usaha seperti peternakan kambing, ayam atau sapi.

"Ke depan, tidak ada alasan lagi petani tidak mendapatkan permodalan, KPB ini merupakan kartu sakti para petani pada masa yang akan datang," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengatakan dengan hadirnya KPB, masyarakat Pringsewu terus berkomitmen untuk menjadi petani yang berjaya.

"Sehingga kami boleh mengatakan aku bangga jadi petani dengan datangnya KPB," ujar Sujadi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan KPB sejak dilaunching tingkat Provinsi pada Oktober 2020 lalu di Kabupaten Lampung Tengah, sudah ada dua Kabupaten lain yang melakukan Launcing Program KPB ini.

"Yakni Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Pringsewu yang kita laksanakan hari ini," ujar Kusnardi.

Kusnardi mengatakan adapun progres implementasi KPB ini salah satunya pada sub sektor tanaman pangan dan hortikultura dimana sebanyak 19.479 Orang petani telah melakukan registrasi.

"Dan yang sudah melakukan transaksi melalui aplikasi KPB pada bulan November 2020 sudah 4 Kabupaten yaitu Lampung Selatan, Lampung Tengah, Way Kanan dan Pringsewu dengan jumlah pesanan pupuk urea sebanyak 57.141 Kg, SP 36 sebanyak 27.925 Kg dan Pupuk NPK sebanyak 40.192 Kg," katanya.

Ia menyebutkan untuk penyaluran KUR Tani KPB, dari bulan Agustus hingga November 2020 telah berjumlah Rp28,8 Milyar.

"Dan jumlah Kartu Kombo KPB yang sudah didistribusikan sebanyak 6.759 Kartu," katanya.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan bantuan diantaranya satu unit traktor roda 4, benih ikan jelawat dan baung sebanyak 52.500 ekor, asuransi nelayan berjaya kepada 22 orang dan calon induk lele sebanyak 60 ekor.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Tengah - Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Lampung tengah melaksanakan rapat persiapan pemeriksaan oleh tim inspektorat Provinsi Lampung terkait berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah/Bupati.

Kegiatan rapat persiapan tersebut diselenggarakan di ruang rapat Siger Mas lantai IV kantor Bupati Lampung Tengah, Selasa (01/12/2020).

Adapun yang hadir dalam acara ini yaitu Pjs. Bupati Lampung Tengah Adi Erlansyah, PJ. Sekretaris Daerah Lampung Tengah Nirlan, Kepala Inspektorat Muhibat, Asisten bid Administrasi Umum Sarjito dan para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kabupaten Lampung Tengah .



Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah Nirlan mengatakan, dalam pemeriksaan nantinya, diminta kepada semua OPD untuk menyiapkan data dan informasi yang berkaitan dengan perencanaan target kinerja dan capaian kinerja selama 5 tahun, yang meliputi aspek kesejahteraan masyarakat, aspek daya saing daerah dan aspek pelayanan umum.

Oleh karna itu Nirlan meminta kepada semua kepala OPD agar selalu berada di tempat hal ini gunanya untuk memudahkan pemeriksaan dari inspektorat terkait berakhirnya masa jabatan Bupati pada bulan Februari 2021 mendatang. (ADV)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget