Kunarti Warga Campang Tiga, Keluhkan Dana BST

BlogGua, Tanggamus - Seiring berialannya Program Pemerintah tentang Bantuan dampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Dua warga Campang Tiga Kecamatan Kotaagung Keluhkan tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial sebesar Rp.600.000, Selasa (25/08/2020).

Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos Tahap Ke Empat sudah cair sebesar Rp. 300.000, tapi sayang tidak di rasakan oleh Kunarti (40) dan PH (55).

"Iya benar, saya tidak mendapatkan BST yang dari Kemensos, padahal nama saya ada di daftar BST Kemensos yang di Pampang di Balai Pekon,"kata Kunarti.

"Saya juga tidak pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah Pekon seperti PKH, BNPT, BST Kemensos. Suami saya juga sudah datang langsung ke balai Pekon dan bertemu dengan sekdes untuk mempertanyakan persoalan tersebut,"jelas Kunarti.

[caption id="attachment_17099" align="alignnone" width="678"] Nama Kunarti di nomor urut 2 dari atas[/caption]

Sugi (Suami Kunarti) membenarkan bahwa Istrinya sampai Hari ini Belum menerima BST Kemensos yang sebesar Rp.600.000,-.

"Saya sudah menanyakan ke Balai Pekon dan bertemu sekdes serta pemerintah Pekon, saya disuruh menunggu dan mau dikonfirmasi ke Kecamatan Kotaagung,"ucap Sugi.

"Warga Campang Tiga dapat semua, kenapa saya enggak dapat, saat dikonfirmasi ke Pemerintah Pekon, saya suruh nunggu, sampai BST yang Rp.300 ribu keluar saya juga masih tidak dapat. Saya juga sudah nemuin Kakon Campang Tiga, jawabannya juga sama disuruh nunggu, berarti pemerintah Pekon dan Kakon tidak peduli dengan warganya,"ungkap Sugi (kesal dan kecewa).

Dalam kesempatan yang sama, PH membenarkan adanya Bansos yang belum tersalurkan.
"Sampai saat ini saya tidak dapat BST Kemensos sebesar Rp. 600.000 dan Rp. 300.000,"katanya.

Sementara, menurut Wahyudianto/Sekdes Pekon setempat, saat di konfirmasi, dua warga yang belum mendapatkan bantuan tidak diketahui dari awal permasalahan, dan saat ini sedang diproses di kecamatan.

"Iya benar, ada dua warga Campang Tiga yg belum dapat BST dari Kemensos, saya tidak tahu dari awal bahwa ada dua warga saya yang tidak dapat. Saya sudah konfirmasi ke pihak Kecamatan Kotaagung, ditunggu aja dulu,"singkat Wahyu.

(Roni/Tim AJO Indonesia)