Agustus 2020

BlogGua, Lampung Utara - Anggota Polsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara meringkus seorang pemuda diduga pelaku pencuri tabung gas ukuran 3 kg saat bersebunyi di rumahnya, Minggu (30/8/2020).

Menurut Kapolsek Bukit Kemuning AKP Tatang Maulana mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan dari hasil pengembangan tiga orang rekannya Ddde Yusuf, Rizki dan Reza, yang tertangkap terlebih dahulu usai melakukan aksi pencurian dua belas tabung gas ukuran 3 kg di dalam mobil truk Toyota milik Efrizal Tajung (55), warga Bukit Kemuning, Lampung Utara saat parkir dihalaman rumahnya pada tanggal 27 Pebruari 2014 lalu.

"Tersangka telah 6 tahun buron dalam kasus pencurian gas dalam mobil truk milik korban,"kata Kapolsek, Senin (31/8/2020).

Dia juga menjelaskan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatanya, yakni melakukan pencurian belasan tabung gas milik korban yang dilakukanya bersama tiga rekanya pada waktu itu.

"Selama ini ia kabur bersebunyi berpindah-pindah kerumah kerabatnya luar daerah guna menghindari kejaran petugas," ujara AKP Tatang.

Sementara itu, aksi pencurian yang dilakukanya pada waktu itu dengan cara naik keatas bak mobil truk milik korban yang sedang mengangkut gas yang hendak di jual ke warung-warung saat di parkir depan rumah korban.

"Dalam aksinya, tersangka bersama temannya berhasil mengambil tabung gas sebanyak 12 tabung,"pungkas AKP Tatang.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melakukan Pelepasan Purna Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis PPPA) Theresia Sormin, Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, Fitter Syahboedin dan Direktur Pelayanan RSUDAM, dr. Pad Airlangga, di Gedung Pusiban, Komplek Perkantoran Gubernur, Senin (31/08).

Acara pelepasan dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Wakil Gubernur Chusnunia, Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, Inspektur, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kaban/Kadis/Karo/Kasatker dan tamu undangan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung Gubernur mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Purna Tugas atas pelaksanaan tugas serta fungsi-fungsi sebagai pejabat tinggi, telah banyak memberikan keteladanan pengetahuan dan pengamanan. Gubernur juga berterimakasih kepada semua Purna Tugas yang telah membantu Gubernur menjalankan tugasnya.

Kepada Purna Tugas, Gubernur berpesan agar tetap mengikuti organisasi pensiun supaya tetap bisa silaturahmi dan berkomunikasi. Gubernur juga berharap agar para Purna Tugas dapat memotivasi teman-teman lain yang membutuhkan sehingga dapat lebih berprestasi, sehingga mampu mewujudkan Lampung Berjaya.

(Diskominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Pesawaran - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah pada jenjang SMA/SMK di Kabupaten Pesawaran, mulai dilaksanakan, Senin (31/8/2020).

Untuk memastikan proses KBM tatap muka berjalan dengan baik, di era new normal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Sulpakar meninjau ke sejumlah SMA/SMK di Pesawaran.

Sulpakar yang didamping Kepala Bidang Pembinaan SMK, Zuraida Kherustika dan setibanya di sekolah, langsung menuju kelas guna melihat proses KBM yang diikuti siswa.

Sekolah yang ditinjau Sulpakar antata lain, SMK Negeri 1, SMKN 2 Gedong Tataan, SMK dan SMK Pelita Pesawaran.

Kepada para siswa, Sulpakar meminta siswa selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan penanganan coronavirus disease 2019 Covid-19. Sebab, sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum berakhir.

Sebuah kebanggaan di Pesawaran Tim Gugus Tugas telah memberi izin untuk KBM tatap muka bagi sekolah tingkat SMA/SMK, sederajat. Oleh karena itu, kepada Kepala Sekolah dan Guru harus benar-benar mentaati disiplin Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kesehatan dan keselamatan adalah hal yang utama. Untuk itu, kami minta seluruh siswa dan dewan guru menaati SOP pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” ujar Sulpakar.

Kendati pembelajaran tatap muka telah dilakukan, namun ia meminta pihak sekolah untuk tidak melakukan aktivitas sosialisasi yang dapat mengumpulkan banyak orang.

Pelaksanaan KBM tatap muka jenjang SMA/SMK sederajat di Kabupaten Pesawaran, setelah mendapat rekomendasi KBM tatap muka langsung SMA dan SMK dari Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, tertanggal 25 Agustus 2020.

Dalam surat Bupati Pesawaran yang ditujukan kepada Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, pada prinsipnya Bupati Pesawaran selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19, memberikan rekomendasi tatap muka langsung pada satuan Pendidikan SMA dan SMK di Kabupaten Pesawaran mulai tanggal 31 Agustus 2020.

Namun demikian, ada ketentuan yang harus dilaksanakan oleh penyelenggara satuan pendidikan dengan ketentuan :

1. Harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat sesuai SOP.
2. Untuk satu minggu pertama melibatkan Gugus Tugas Covid-19 (TNI, Polri dan Pol PP) pada pelaksanaan protokol kesehatan di satuan pendidikan,
3. Kepala Satuan Pendidikan (SMA dan SMK) bertanggungjawab atas pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah.
4. Jika ada warga satuan pendidikan ( pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik terjangkit Covid-19, maka KBM tatap muka di satuan pendidikan dihentikan.

Sulpakar menambahkan, daerah di Lampung yang telah melaksanakan KBM tatap muka langsung yaitu, Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Barat, Lampung Tengah. Daerah-daerah tersebut masuk kategori zona hijau dan kuning. Sedangkan daerah lainnya sedang dalam proses verifikasi ke sekolah-sekolah oleh Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota setempat.

(Diskominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kabupaten Tanggamus sambut kedatangan Mirza Waka Panglima Perang Penggitokh Alam Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Pernong Wilayah Tanggamus dalam membangun sinergi Media era Digital, Sabtu (29/08/2020).

Di era teknologi digital saat ini berkembang pesat juga media Online diseluruh Dunia begitupun dengan media di Indonesia khususnya Kabupaten Tanggamus, baik media Cetak, stasiun Tv, Radio, Media Online maupun streaming yang tergabung di Lembaga AJO Indonesia DPC Tanggamus sebagai jurnalis yang membantu pemerintah menyebarkan berita Online tentang perkembangan pembangunan yang ada. Apalagi saat ini lebih dari 50% masyarakat Kabupaten Tanggamus diperkirakan sudah menggunakan Handpone versi Android yang dapat mengakses kabar berita serta untuk kegunaan yang lainnya.

Kedatangan Mirza mengunjungi sekretariat AJO Indonesia Tanggamus dalam rangka membangun kerjasama dan bersinergi untuk perkembangan adat istiadat Lampung di Kabupaten Tanggamus, dan ikut berperan serta dalam pemberitaan khususnya di Kabupaten Tanggamus.

"Kalau bisa, kita bersinergi membangun serta melestarikan adat istiadat tanah kelahiran kita, khususnya ditanggamus jangan sampai tanah kelahiran kita serta adat lampung hilang,"katanya.

Kami pemegang adat lampung, lanjut Mirza, sangat senang melihat perkembangan adat istiadat warga yang masih menghormati sejarah seperti, Nyambai, tari menari adat lampung, sampai ke pencak silat keturunan adat lampung.

"Kami berharap, seluruh elemen pewarta yang ada di Kabupaten Tanggamus khususnya AJO Indonesia dapat membantu mengembangkan adat lampung melalui pemberitaan agar adat istiadat ditanah yang kita cintai tetap lestari "pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Budi Widayat Marsudi Ketua AJO Indonesia DPC Tanggamus, sangat mengapresiasi kedatangan Mirza yang bertujuan untuk sama - sama membangun Kabupaten Tanggamus yang kaya akan sejarah dan mengembangkan adat istiadat kerajaan Lampung di era Teknologi Digital saat ini.

"Kami sangat mengapresiasi kedatangan Mirza Tokoh Adat Lampung di Kabupaten Tanggamus ini yang bertujuan untuk sama - sama membangun Kabupaten Tanggamus Dengan tetap menjaga kelestarian adat istiadat Serta budaya Lampung"ujarnya.

Menurut Budi, Era Digital saat ini berkembang sangat pesat, apalagi masyarakat sekarang ini khususnya di Kabupaten Tanggamus hampir rata rata sudah menggunakan Hp Android, hal ini tentu mempunyai sisi positif jika publikasi kegiatan adat maupun seni budaya lampung dapat secara rutin di sosialisasikan melalui mainstrem berita Media Online.

"Ya, mudah - mudahan dengan sinergitas yang dibangun Tokoh Adat Lampung dengan media bisa menjadikan salah satu sarana untuk menjaga sejarah serta membangun Kabupaten Tanggamus yang tertib dan aman,"tutupnya.

(Tim AJO Indonesia)||editor:pzr

BlogGua, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung menggelar diskusi coffee morning terkait Kebangkitan Industri Pariwisata. Kegiatan dihadiri langsung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, di Taman Wisata Lembah Hijau Bandar Lampung, Jum'at (28/08/2020).

Pada kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat, dalam laporannya mengungkapkan bahwa tema yang diusung pada coffee morning kali ini adalah Lampung Tourism Reborn, tema tersebut diangkat untuk mendorong pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.

Taufik juga menyampaikan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan pada hari ini adalah untuk mensosialisasikan kebijakan ekonomi dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha pariwisata dalam tatanan baru Produktif dan Aman Covid-19.

Adapun Nara sumber yang memberikan materi pada kegiatan tersebut yaitu, Kepala OJK, Kepala Kanwil DJB Lampung-Bengkulu, Pimpinan Wilayah BRI Lampung-Bengkulu dan dihadiri beberapa OPD terkait, perwakilan pemerintah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pesisir Barat, dan dari kalangan dunia usaha pariwisata serta pengamat pariwisata Lampung.

Dalam kegiatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi mengungkapkan bahwa Lampung adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang mendapat penilaian terbaik dari Pemerintah Pusat dalam hal tata kelola penanganan Covid-19.

Dengan adanya pandemi covid-19 menurut Gubernur berdampak langsung pada masyarakat, terutama dunia usaha pariwisata. Untuk itu perlu diambil langkah-langkah untuk meningkatkan perekonomian dari sektor pariwisata.

"Saya berpesan kepada para pengusaha dibidang Pariwisata untuk tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Saya juga berharap agar para pengusaha di sektor pariwisata dapat mengoptimalkan kebijakan stimulus yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, agar perekonomian dapat kembali bergeliat," ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Arinal mendukung dan mendorong pembangunan kawasan pariwisata yang terintegrasi yang berlokasi di Bakauheni untuk segera menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

"Di Bakauheni nantinya akan dibangun perhotelan, Mall, Pusat UMKM dengan produk lokal, dan Kebun Raya, diharapkan di Tahun 2022 sudah dapat dibuka untuk wisatawan baik Nasional maupun Internasional," ujar Arinal.

Gubernur Arinal sangat berharap dengan adanya kegiatan diskusi coffe morning dengan berbagai stake holder, dapat menjadi sarana untuk berdiskusi guna meningkatkan Pembangunan di Provinsi Lampung khususnya di sektor pariwisata.

"Saya berharap dengan dukungan infrastruktur yang baik, diharapkan industri pariwisata dapat berkembang dengan baik." pungkasnya.

(Diskiminfotik)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal yang diwakili oleh Sekda Pesisir Barat Lingga kusuma menghadiri acara penyambutan audiensi perwakilan Badan Bahasa Kemendikbud RI dalam program pengiriman sastrawan berkarya ke wilayah 3-T penempatan Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020 di Or Batu Gughi, Jum'at (28/08/2020).

Sebagai moderator pada audiensi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Audi Marpi.

Dalam sambutan bupati yang dalam hal ini diwakili oleh sekda, mengucapkan selamat datang kepada perwakilan dari badan bahasa kementrian pendidikan dan kebudayaan RI dan perwakilan sastrawan berkarya di Kabupaten Pesisir Barat.

Kabupaten Pesisir Barat adalah daerah baru di provinsi Lampung yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Barat pada tahun 2013. Dengan situasi saat ini, berbagai aspek pembangunan di pesisir barat sangat perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Tidak hanya pembangunan berupa fisik melainkan juga pembangunan yang berbasis budaya, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra.

Selanjutnya, perlu diketahui bahwasanya Kabupaten Pesisir Barat memiliki kekayaan budaya yang sangat luar biasa, diantaranya adalah kekayaan bahasa dan sastra. Pesisir Barat memiliki bahasa asli yaitu bahasa lampung dialek pesisir, yang secara umum dikenal dengan bahasa lampung dialek a (krui). Sepanjang wilayah yang membentang dari utara hingga selatan, masing-masing masyarakat memiliki logat tersendiri serta kekayaan sastra yang dihasilkan dari kebudayaan masyarakat setempat.

Kemudian karya sastra yang dimiliki masyarakat adat Pesisir Barat juga beragam jenisnya, ada yang berupa pantun, puisi, hingga teka-teki. Atas dasar beberapa poin tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat menyusun pokok-pokok pikiran kebudayaan (PPKD) pada tahun 2018, yang tentu saja tujuannya untuk dijadikan sebagai landasan kebijakan pembangunan kebudayaan daerah Kabupaten Pesisir Barat dalam bidang kebudayaan sesuai dengan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat dalam hal ini, bidang kebudayaan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mengusulkan peraturan daerah mengenai pelestarian kebudayaan dan kearifan lokal yang tentu saja di dalamnya terdapat pelestarian bahasa dan sastra daerah yang masih dalam tahap penyelesaian.

Kebijakan-kebijakan tersebut diambil bukan tanpa alasan, tentu saja Pesisir Barat sangat membutuhkan kebudayaan sebagai salah satu aspek dalam sebuah pembangunan berkelanjutan. Strategi kemajuan kebudayaan dan kearifan lokal ini tentu saja sangat diperlukan, apalagi dengan bantuan dan kerjasama dari badan bahasa Kemendikbud RI serta peran aktif dari bapak/ibu sekalian untuk Pesisir Barat yang lebih maju.

Pemerintah daerah beserta masyarakat yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, menaruh harapan besar atas dikirimnya perwakilan sastrawan berkarya ke wilayah kami ini.

Semoga selama satu bulan penuh bisa menyaring dan menghimpun informasi penting mengenai sastra daerah, yang kemudian disajikan dalam sebuah produk karya sastra dalam berbagai bentuk. Dengan tujuan utama mengembangkan dan melestarikan sastra daerah yang ada di Kabupaten Pesisir Barat ini.

Bisa bayangkan, kekayaan sastra di Pesisir Barat seperti sebuah kumpulan mutiara yang terbenam dalam lumpur yang dalam, dibutuhkan orang yang berkompeten dalam bidangnya untuk menggali sedalam-dalamnya dan mengumpulkan sebanyak-banyaknya mutiara yang masih terpendam tersebut.

Untuk itu bupati menyampaikan harapan, kiranya Kemdikbud RI dalam hal ini badan bahasa kemdikbud dapat memprioritaskan bantuan untuk pengembangan bahasa dan sastra di Kabupaten Pesisir Barat. Tentu saja hal tersebut untuk mendukung kemajuan kebudayaan di wilayah 3-T.

Diketahui 5 titik daerah 3-T yang menjadi tujuan Badan Bahasa dan sastra di seluruh indonesia diantaranya Pesisir Barat, Lampung.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Oknum Guru honorer disalah satu SD Kota Agung Timur berinisial EA (24) dibekuk Satresnarkoba Polres Tanggamus dalam dugaan peredaran Narkoba jenis Sabu.

Dari warga Pekon Tanjung Jati Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus itu, petugas mengamankan sejumlah alat penyalahgunaan Narkoba.

Dari penangkapan itu terungkap tersangka sudah banyak menghabiskan uang sebab sejak 3 tahun terakhir ia mengkonsumsi sabu, sehingga ia memiliki trik baru, yakni dengan membeli banyak, lantas sebagian dijual.

Trik itu dilakukannya selama dua bulan terakhir, yakni dengan membeli paket sabu seharga Rp. 1 juta, kemudian dibagi menjadi 5 paket. 1 paket dipakainya 4 paket lain dijual kepada pelanggannya.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP I Made Indra Wijaya mengungkapkan bahwa tersangka EA ditangkap atas serangkaian penyelidikan informasi masyarakat bahwa ia merupakan penyalahguna dan terduga pengedar.

"Berdasarkan penyelidikan informasi tersebut, kemudian tersangka berhasil ditangkap saat berada dirumahnya di Pekon Tanjung Jati, Kota Agung Timur, Rabu, 26 Agustus 2020 pagi," ungkap AKP I Made Indra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Jum'at (28 /08/ 2020).

Lanjut Kasat, dalam penangkapan itu pihaknya berhasil mengamankan 1 pipa kaca/pirek bekas pakai, 1 alat hisap sabu/bong, 5 plastik klip ukuran sedang sisa pakai, 2 plastik klip ukuran besar yang berisikan plastik klip kosong, 1 skop, 2 jarum suntik, 2 korek api gas, 1 bungkusan dan 2 unit handphone.

"Barang bukti tersebut sebagian diamankan di kamar dan sebagian diamankan di ruang depan rumah tersangka," ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap penyedia barang haram kepada tersangka. "Terhadap penyedia masih dilakukan penyelidikan," imbuhnya.

Saat ini tersangka dan barang bukti ditahan di Satresnarkoba Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka EA, dijerat Pasal 112 ayat ( 1 ) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman 12 tahun penjara," pungkasnya.

Sementara, dalam pengakuannya EA mengatakan bahwa barang haram itu didapatkan dengan cara membeli dari rekannya yang juga berada di Kota Agung. Ia juga mengaku bahwa selama 2 bulan terakhir menjual sabu.

"Pakai sabu sejak 2017 tapi kalo jualnya baru 2 bulan," kata tersangka berbadan kurus tersebut.

Menurut tersangka, modus operandi yang dilakukannya dalam penjualan sabu setelah ia menghabiskan banyak uang agar bisa menghisap sabu. Sehingga agar uangnya kembali maka dia membeli paket sedang seharga Rp. 1 juta, kemudian dipecah menjadi 5 paket.

"Biar uangnya kembali, saya beli seharga 1 juta, mendapatkan 5 paket. 1 paket dipakai dan 4 paketnya dijual lagi seharga Rp. 1 juta, jadi bisa pakai tanpa uang habis," ucap bujangan itu.

Sambungnya, bahwa pelanggan yang membeli sabu kepada dirinya adalah orang-orang yang dia kenal yang juga merupakan orang dewasa warga Kota Agung.

"Pelanggannya ya temen-temen saya aja. Rata-rata warga Kota Agung Timur," tutupnya.

(NN/humas)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak semua pihak membangkitkan kembali industri pariwisata di Provinsi Lampung dengan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat coffee morning Lampung Tourism Reborn, Kebangkitan Industri Pariwisata dalam Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Taman Satwa Lembah Hijau, Jumat (28/8/2020).

Acara ini dihadiri Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Provinsi Lampung terkait pariwisata, unsur Kabupaten/Kota, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), perbankan, dunia usaha, asosiasi industri pariwisata dan pengamat pariwisata Lampung.

"Mari bangun komitmen bersama untuk memulihkan kembali industri pariwisata di Provinsi Lampung. Ini saatnya kita berbenah diri terhadap kebangkitan pariwisata di Provinsi Lampung dalam masa adaptasi kebiasaan baru," ujar Gubernur Arinal.

Kegiatan ini membahas stimulus ekonomi bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 yang disampaikan OJK Provinsi Lampung.

Kemudian, mengenai kebijakan insentif pajak sektor pariwisata terkait pandemi Covid-19 yang disampaikan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu - Lampung dan terkait fasilitas serta restrukturisasi pinjaman bagi para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang disampaikan BRI Lampung - Bengkulu.

Arinal mengatakan pariwisata sebagai salah satu dari penopang perekonomian, namun dalam pelaksanaannya tetap harus berhati-hati terhadap Covid-19.
Menurutnya, disatu sisi perekonomian harus berjalan, tetapi disisi lain menyelematkan masyarakat dari Covid-19 jauh lebih penting.
Untuk itu, kebangkitan pariwisata harus diiringi dengan memperhatikan dengan ketat protokol kesehatan.
"Saya tegaskan kepada seluruh pelaku usaha pariwisata di Provinsi Lampung agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Hal ini juga tertuang dalam Peraturan Gubernur Lampung Nomor 45 Tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 di Provinsi Lampung.

"Dijaga baik-baik para teman-teman pengelola industri pariwisata terkait protokol kesehatan," ujarnya.

Arinal meminta industri pariwisata termasuk ekonomi kreatif dapat mengoptimalkan kebijakan stimulus dan relaksasi yang diberikan.

"Saya berharap keberlangsungan industri pariwisata dan ekonomi kreatif tetap melaju dalam Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19. Dia akan produktif apabila memperhatikan situasi Covid-19 ini," katanya.

Pada bagian lain, Arinal juga serius terhadap pembangunan infrastruktur dalam mendukung percepatan pengembangan pariwisata.
Hal ini dibuktikan dengan pertemuannya bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI (PUPR) di Jakarta beberapa waktu lalu. Salah satunya dukungan terhadap ruas jalan Bandar Lampung - Lempasing - Padangcermin - Teluk Kiluan.
Arinal meminta agar semua optimis sektor pariwisata di Provinsi Lampung akan cepat bangkit dengan memperkuat sinergi demi kejayaan pariwisata Lampung dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

"Saya berharap ini mampu menemukan langkah inovatif, solutif dan terobosan baru untuk bersama-sama membangkitkan pariwisata Lampung dalam Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19," pungkasnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Utara - Hari ke Sembilan Operasi Sikat Krakatau 2020 Polres Lampung Utara di gelar, Patroli Sat Sabhara turut andil dengan membekuk seorang pria yang kedapatan membawa senjata api (senpi) genggam rakitan berikut amunisi dan sebilah senjata tajam (sajam) jenis badik.

Kapolres lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono melalui Kasat Sabhara AKP Hendri menyampaikan bahwa unit Patrolinya yang di pimpin Aiptu Yudha Prayitna saat melaksanakan tugas Patroli bersama anggota telah mengamankan seorang pria bernama Sum alias Oglo (49), warga Desa Pagar Gading Kecamatan Blambangan Kabupaten Lampung Utara, Kamis (27/8/2020).

Kronologis penangkapan,  Lanjut AKP Hendri, saat anggota melaksanakan patroli sekira pukul 21.00 Wib di jalan umum Desa Pagar Gading Kecamatan Blambangan, melihat pelaku dengan glagat mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor tanpa Plat Nomor Polisi, kemudian oleh anggota, pelaku di berhentikan, ia berusaha kabur sambil melakukan perlawanan hingga sempat terjadi pergulatan dengan anggota, namun dapat di lumpuhkan.

Kemudian terhadapnya dilakukan penggeledahan, ternyata di pinggang pria tersebut di dapat satu pucuk senpi genggam rakitan berisi tiga butir amunisi dan sebilah senjata tajam jenis badik.

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti berupa satu pucuk Senpi Genggam rakitan jenis Revolper, 3 (tiga) butir amunisi cal 9 mm, satu unit sepeda motor merk Vario warna Hitam tanpa plat No.Pol dan satu buah Hand phone langsung di bawa ke Mapolres Lampung Utara dan di serahkan ke Sat Reskrim guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut

"Terhadap Tersangka dapat dijerat melanggar Undang-undang Drt No 12 Tahun 1951 dengan ancaman kurungan 10 Tahun,"pungkasnya.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus menggelar rapat Kordinasi bersama dalam rangka " Tanggamus Menuju Pendidikan Berkualitas" kegiatan bertempat di Taman Wisata Bukit Idaman Gisting Kecamatan Gisting, Kamis (27/08/2020).

Hadir dalam kesempatan ini, sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan (SPLP), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), himpunan pendidikan tenaga kependidikan anak, ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Tanggamus diperkirakan berlangsung Oktober mendatang. Namun, sebelum diberlakukan, sekolah harus memenuhi semua prosedur yang terdiri dari 20 item yang telah ditetapkan.

Menurut Sekretaris Disdik Tanggamus Lauyustis, tim Assessment akan mulai bekerja diperkirakan pada 9 September mendatang. Sebelum tim Assessment turun, sekolah harus menyiapkan segala sesuatunya. Adapun 20 item yang harus dipenuhi diantaranya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh (thermogun), mengatur jarak duduk siswa, pemetaan warga satuan pendidik mulai dari pendataan penyakit bawaannya hingga riwayat perjalanan peserta didik apakah habis bepergian dari daerah zona merah.

"Selain sanitasi yang harus memadai, tugas cukup berat dari pihak sekolah adalah wajib mendata ada atau tidaknya penyakit bawaan peserta didik hingga riwayat perjalanan, jadi butuh kejujuran dari orang tua murid," kata Lauyustis mewakili Kepala Disdik Tanggamus A.Dasmi, usai membuka rapat koordinasi (Rakor) bersama tersebut.

Masih kata Lauyustis, bahwa dibutuhkan komitmen kuat berupa dukungan orang tua murid dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka di era Pandemi Covid 19. Komitmen itu diwujudkan dengan surat pernyataan orang tua murid dan juga ketua komite sekolah.

"Orang tua juga harus paham dan mendukung penerapan protokol kesehatan dilingkungan sekolah, seperti memastikan anaknya memakai masker saat pergi kesekolah. Selain dukungan dari orang tua murid, sekolah juga harus melakukan MoU dengan puskesmas/pustu dan klinik," katanya.

Masih kata Lauyustis, bahwa penilaian dilakukan secara ketat sehingga sekolah harus memenuhi 20 item yang telah ditetapkan.

"Jadi kalau seandainya satu saja dari 20 item itu sekolah belum bisa memenuhi maka sekolah tersebut belum bisa melaksanakan KBM tatap muka,"kata dia.

Dilanjutkan Lauyustis bahwa tim Assessment bekerja kurang lebih tiga pekan dengan melibatkan lima tim."Ada hampir seribuan sekolah, satu tim melakukan assessment di empat kecamatan. Jadi waktunya kurang lebih tiga pekan,hasil assessment dirapatkan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, lalu dilaporkan kepada bupati, keputusan terakhir di kepala daerah dalam hal ini bupati, jadi estimasinya kalau bupati mengizinkan Oktober KBM tatap muka dapat dilaksanakan,"ucapnya.

KBM Tatap Muka nantinya terus dilakukan secara serentak mulai dari jenjang SMA/SMK, SMP dan SD, lalu untuk jenjang TK dan PAUD, dua bulan setelahnya.

"SKB Empat Menteri sudah direvisi sehingga sekolah SMA hingga SD bisa serentak, dua bulan setelahnya baru jenjang TK/PAUD, lalu dalam kelas juga murid dibatasi untuk jenjang SMP maksimal 16 siswa, kejang SD maksimal 14 siswa dan PAUD lima orang dan waktu belajar juga dipangkas maksimal 3,5 jam,"pungkas Lauyustis.

(Rd/ BWM)||editor:pzr

BlogGua, Tulang Bawang - Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti mengikuti kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) secara daring yg dilaksanakan oleh KPK RI dan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu (26/08/2020).

Adapun tujuan dari kegiatan ini, ialah untuk memperkuat tindakan pencegahan korupsi dengan mengupas praktik baik pencegahan korupsi ditingkat Pusat maupun Daerah.

Dijelaskan, bahwa berdasarkan pasal 6 a Undang Undang No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategl Nasional Pencegahan Korupsi.

Maka Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai salah satu Anggota Tim Nasional Strategi Nasional Pencegahan Korupsi menyeIenggarakan kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi.

Bupati Winarti mengikuti kegiatan tersebut secara daring di Pendopo Rumah Jabatan Dinas Bupati Tulang Bawang, dengan turut didampingi Sekdakab Ir. Anthoni, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Inspektur Inspektorat, Kepala Bappedalitbang, Kepala BPKAD, Kadis PUPR, Kadis Kominfo, Kabag Hukum serta Kabag Pengadaan Barang & Jasa.

Bupati Winarti menyampaikan bahwa dengan adanya sinergisitas semua lini dapat membantu terwujudnya pencegahan korupsi, baik ditingkat Pusat, maupun sampai ke Daerah, bahkan hingga Desa.

"Sinergitas itu harus diwujudkan dengan komitmen yang baik, demi kemajuan NKRI khususnya di Kabupaten Tulang Bawang melalui efektifitas pelaksanaan 25 program unggulan yang mana telah tersusun di RPJMD," tutur Bupati Winarti.

(Kominfo)||editor:pzr

BlogGua, Jakarta -- Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani meraih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2020 di ajang TOP BUMD Awards 2020 yang digelar oleh Majalah Top Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (I-Otda).

Penghargaan diserahkan di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (27/08/2020).

Presiden I-Otda, Prof. DR. Djohermansyah Djohan, selaku Ketua Dewan Juri, dalam sambutannya mengatakan Penghargaan Kategori Top Pembina BUMD ini diberikan kepada Gubernur/Bupati/Walikota dan pihak-pihak yang telah berhasil membina BUMD, sehingga memiliki kinerja yang baik.

Djohermansyah melanjutkan, Top BUMD Awards adalah satu-satunya kegiatan corporate rating atau penilaian kinerja BUMD yang terbesar, paling kredibel dan komprehensif di Indonesia.

"Top BUMD Award merupakan penghargaan yang di berikan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia, atas achievement (prestasi), improvement (perbaikan) dan contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan terkait kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah," tandasnya.

Adapun penghargaan yang diterima Bupati Hj. Dewi Handajani sebagai Top Pembina BUMD, adalah atas peran dan kontribusinya terhadap peningkatan kinerja Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Tanggamus.

Selain itu diserahkan juga penghargaan kepada Kepala Dinas Pariwisata Kebudayan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanggamus, Hj. Retno Noviana Damayanti, sebagai Dinas yang dinilai berperan dengan baik dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanggamus.

Terpisah Bupati Hj. Dewi Handajani menyampaikannya rasa  syukur dan bangganya atas diraihnya penghargaan tersebut. Beliau berharap penghargaan tersebut dapat menambah motivasi bagi pengembangan BUMD dan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Tanggamus.

"Ya, tentunya kita bersyukur sekaligus bangga atas diraihnya penghargaan ini. Mudah-mudahan ini akan menambah motivasi bagi kita untuk lebih giat lagi dalam membesarkan BUMD dan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanggamus," pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT. BPR Syariah Tanggamus Falachi Fadholi, Kabag Protokol Royensyah dan Kabid Sosial Budaya Bappeda Siti Rahma.

(kominfo)||editor:pzr

BlogGua, Bandar Lampung - Plt. Asisten Administrasi Umum, Minhairin, menghadiri acara Serah Terima Barang Milik Negara (BMN) berupa Tanah dan Sertifikat, bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Kanwil DJP Bengkulu-Lampung, Kamis (27/08).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung Eddi Wahyudi, Sekda Kabupaten Pringsewu A. Budiman, Kepala BPKAD Pringsewu Arif Nugroho, Kepala BPN Pringsewu Joni lmron, Kepala BPN Lampung Selatan R. Ahmad Saleh Mardani.

Tugas membangun Negara Indonesia merupakan tugas bersama seluruh Rakyat Indonesia. Pemerintah Daerah merupakan bagian Pemerintah RI, mempunyai tugas menghimpun penerimaan untuk daerahnya (pajak daerah) juga penerimaan pajak untuk Pusat yang nantinya sebagian akan dikembalikan ke Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya Minhairin mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak melalui Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu Lampung sebagai instansi pengelola pajak pusat yang wilayah kerjanya seluruh Indonesia merupakan tulang punggung penerimaan negara.

Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak dan memudahkan koordinasi antara instansi pemerintah, maka Pemerintah Provinsi Lampung telah memberikan hibah berupa Tanah kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Natar. Tanah yang dihibahkan berlokasi di Jl. Beranti Raya Desa Haduyang Kecamatan Natar dengan luas 3.000 M².

"Semoga dengan hibah Tanah ini, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, terkhusus KPP Pratama Natar dapat mempermudah menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mencapai target yang diberikan dan membantu kemakmuran Provinsi Lampung," ujar Minhairin.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, Eddi Wahyudi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas hibah tanah kepada KPP Pratama Natar.

"Saya atas nama Menteri Keuangan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah berkenan memberikan hibah tanah kantor kami, KPP Pratama Natar, yang sudah selama 10 tahun kami tunggu-tunggu, baru ini diberikan. Hal ini akan menjadi contoh terjalinnya hubungan erat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat," ungkap Eddi.

KPP Pratama Natar ini membawahi 4 Kabupaten di Provinsi Lampung yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus dengan total penerimaan pajak 1,8 Triliun.

"Hibah tanah dari Pemprov Lampung seluas 3.000 M² akan kami realisasikan menjadi kantor yang menggunakan teknologi tinggi kedepannya dan memiliki layanan yang berbasis teknologi juga akan menjadi percontohan di Direktorat Jendral Pajak," pungkas Eddi.

(Diskominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Semakin jelasnya para sosok yang akan maju pada Pilkada Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020. Yaitu Agus Istiqlal-Zulqoini Syarief (Nasdem dan PAN), Pieter-Fahrurrozi (PDIP dan Perindo), dan Aria Lukita Budiwan (ALB)-Erlina (Demokrat-PKB).

Komisioner KPU Pesisir Barat, Marten Efendi, Azwan Feri, dan Ramzi membenarkan bahwa tim pemenangan Partai pengusung masing masing Paslon telah mendatangi KPU.

"Ya tim dari partai Nasdem, PDIP, Demokrat dan PKB sudah datang ke sini, konsultasi terkait pencalonan," kata Azwan Feri, saat ditemui di kantor KPU setempat, Rabu 26 Agustus 2020

Kata dia, selanjutnya tentang bisa saja berkembang isu sara dalam pilkada Pesisir Barat tahun 2020, itu merupakan kewenangan Bawaslu. Namun demikian pihaknya tetap menghimbau melalui berbagai kegiatan yang mereka laksanakan agar proses hingga pilkada dan pasca pilkada situasi tetap kondusif.

"Nanti juga ada deklarasi kampanye damai yang kami gelar. Terkait isu - isu pilkada Pesisir Barat, ranahnya ada di Bawaslu. Tetapi kalau KPU, kami jaga netralitas mengupayakan masyarakat memahami dekmokrasi lebih dewasa," kata dia.

Selanjutnya Marten menyampaikan hingga saat ini tahapan sampai sekarang masih dilakukan pemuktahiran data pemilih penerimaan calon.

"Pencalonan dari mulai bimtek kemarin kami sudah buka ruang untuk masing-masing tim Paslon datang ke KPU seperti apa saja yang harus disiapkan. Kami berharap Partisipasi masyarakat juga ada kegiatan sosialisasi komunitas masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh adat mengajak sadar demokrasi, sekaligus menjelaskan pemilihan dalam suasana Covid19 ini untuk menjalankan protokol kesehatan," kata Marten.

Pilkada tahun 2020 ini, lanjut Marten, pihaknya memasang target minimal partisipasi pemilih sebanyak 77,5 persen. Meskipun tentang jumlah pemilih untuk Pilkada Pesisir Barat tahun 2020 masih dalam proses.

"Proses coklit berakhir 15 Juli-13 Agustus lalu, kemudian dilaksanakan Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran (DPHP), kemudian pleno tingkat PPS, tingkat PPK. Selanjutnya dilakukan pleno penetapan DPS. Kemudian diumumkan di masyarakat di Pekon Pekon selama 10 hari. Kami tampung masukan dan koreksi untuk dirubah kalau ada kesalahan elemen data, kami siap rubah," kata Marten.

Terpisah, Sekretaris DPD partai Nasdem Kabupaten Pesisir Barat, Abdulloh Hasim dan bendahara partai Fery Senepil, ditemui dikantor Nasdem, Rabu 26 Agustus 2020 mengatakan jelang Pilkada, Nasdem konsentrasi penuh dan berjalan sesuai AD/ART partai. Menarik simpati masyarakat dengan kegiatan - kegiatan nyata yang positif ditengah masyarakat.

"Nasdem berjalan sesuai AD/ART, kami tidak nyinggung dan mengurus urusan - urusan partai lain. Kami sudah membentuk dan melantik pengurus Nasdem dari tingkat kabupaten hingga tingkat pekon. Sudah ada 94 Pekon yang dilantik, dari 116 Pekon dan dua kelurahan yang ada di kabupaten ini. Sisanya menyusul dan sudah siap untuk dilakukan pelantikan," kata Abdulloh.

Meskipun surat rekomendasi dari PAN selaku koalisi Nasdem telah keluar untuk Paslon Agus Istiqlal-Zulqoini Syarief, namun dari DPP Nasdem hingga saat ini masih ditunggu.

"Surat rekomendasi dari PAN sudah keluar, dari Nasdem insyaalloh hari Minggu ini sudah ada. Sudah final mengusung pasangan Agus Istiqlal-Zulqoini Syarief," ujar dia.

Kami menarik simpati, lanjut Abdulloh, apa yang sudah dijalankan oleh petahana pak bupati, berjuang dengan satu tujuan mohon kepada masyarakat kebersamaannya bersama PAN dan Nasdem menyukseskan pilkada pesisir barat dan memberikan hak suaranya kepada Agus Istiqlal dan Zulqoini Syarief.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus istiqlal sekaligus sebagai mustasyar PCNU Pesisir Barat menghadiri pengajian umum istighostah dan KBNU Pesisir Barat perayaan tahun baru islam 1442 hijriah yang bertempat di MTS NU Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (27/8/2020).

Bupati sebagai Mustasyar NU Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa bupati mengajak saudara-saudara sekalian untuk memahami dan memaknai hijrah sebagai teladan bagi kita dalam membangun kehidupan berbangsa untuk menuju masa depan yang terus lebih baik.

"Peringatan tahun baru islam 1442 hijriyah pada hari ini, saya anggap memiliki arti dan makna yang sangat dalam, tidak hanya bagi kehidupan umat islam melainkan bagi kita semua,"kata bupati.

Dari sinilah, lanjut bupati, kita menyaksikan apa yang dikenal dengan persamaan didepan hukum dan pemerintahan, di praktekkan secara bermartabat dan beradab, demikian pula bagaimana kerjasama antar kelompok yang berbeda dalam keyakinan maupun ras. Tentu masih banyak pelajaran yang berharga dari keteladanan rasulullah.

"Karena itulah tidak berlebihan jika saya kemukakan hal yang sangat berarti ini, untuk menyerukan kepada umat islam di Pesisir Barat ini agar senantiasa mempelajari, menggali dan mengaktualisasikan semua dalam kehidupan sehari-hari,"imbuhnya.

Dalam momentum tahun baru hijriah ini, masih kata bupati, marilah kita mendalami nilai-nilai perjuangan nabi dalam membangun sebuah negara yang berkeadilan dan beradab serta menjamin kemerdekaan untuk beribadah dengan keyakinan masing-masing agar lebih aman dan tenteram bagi kita semua.

Disamping itu dalam kesempatan tersebut, bupati mengajak para hadirin agar tahun baru hijriah dijadikan momentum untuk kembali kepada kebenaran ilahi, bertekad untuk berjuang kembali membangun diri dan masyarakat melaui islam wasathiyah serta memberikan pengetahuan-pengetahun yang seimbang antara pengetahuan umum dan keagamaan.

"Agar tidak terjadi ketimpangan di dalam masyarakat dan dapat digunakan untuk membangun bangsa yang bermartabat sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu Islam Wasathiyah Untuk Pesisir Barat Bermartabat," imbuhnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, atas nama pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Barat, bupati Agus menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini. Karena selain lebih mempererat hubungan silaturahim dan kerjasama, kegiatan ini juga sebagai wahana transformasi kepemimpinan bangsa yang berakhlakul karimah.

"Saya berharap para kaum nahdliyin serta peran keluarga besar NU turut terlibat dalam pembangunan, sehingga kesejahteraan rakyat terwujud di Kabupaten Pesisir Barat yang kita cintai ini,"pungkasnya.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Hj. septi Istiqlal memberikan bantuan sembako untuk 351 pengrajin yang terdampak COVID-19, Kamis (27/8/2020).

Rincian penerima Bantuan Sembako kepada Pengrajin di Kecamatan Krui Selatan 68 orang, Pesisir Tengah 65 orang, Way Krui 46 orang, Karya Penggawa 115 orang, Lemong 27 orang dan Pesisir Utara 30 orang.

Adapun isi sembako meliputi Beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, Gula Pasir 1 kg, tepung terigu 1 kg, minyak goreng 1 Lt , garam dan tas anyaman.

Dalam sambutannya Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal mengatakan pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat senantiasa berupaya mendukung pembangunan dan pemulihan perekonomian melalui Langkah-langkah reaktif terhadap keadaan terkini yang terjadi.

"Dekranasda pun berupaya untuk berbuat demi mendukung pemulihan perekonomian masyarakat khususnya dunia usaha,"ujar Septi.

Kegiatan pembagian sembako kepada pengrajin terdampak COVID-19 ini merupakan bentuk kepedulian Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat kepada para pengrajin yang terdampak ekonomi yang di sebabkan oleh keadaan pandemi saat ini.

"Namun tentu dengan harapan besar agar sektor UMKM Khususnya di bidang kerajinan untuk terus dapat eksis dan berkembang menciptakan peluang- peluang baru dalam keadaan seperti saat ini, pungkasnya.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal bersama jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, dan Poltekes Tanjung Karang, terus bergerak dalam Program Gebrak Masker dengan turun langsung membagikan masker di Tugu Adipura, Kamis (27/8/2020).

Pembagian masker kepada masyarakat Bandar Lampung ini dimeriahkan pula dengan kehadiran Ustad Solmed dan artis sinetron April Jasmine.

Menurut Riana, melalui Gerbak Masker ini kementerian kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi serta Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan Poltekes Tanjung Karang membagikan masker ke 3 titik, salah satunya di Tugu Adipura.

"Alhamdulillah Provinsi Lampung bergerak bersama dengan 15 kabupaten/kota setelah mendapatkan amanah dari Ketua umum TP PKK untuk mensukseskan dan melaksanakan serta mensosialisasikan kepada masyarakat dalam program Gebrak Masker,” ujar Ibu Riana.

TP PKK tidak hanya membagikan masker di jalan, tapi juga melalui door to door, dengan mengetuk pintu dari rumah ke rumah untuk mensosialisaskian kepada masyarakat bahwa dalam adaptasi kebiasaan baru ini harus menerapkan 4 M yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan.

Riana berharap dengan peran serta para Ibu sampai tingkat Desa mampu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih memahami aturan-aturan Protokol Kesehatan yang ada.

“Seluruh Program Pokja PKK juga sudah bergerak. Untuk selalu turun ke masyarakat dalam membagikan masker. Karena virus ini sekarang tanpa gejala dan vaksinnya juga masih belum ada. Jadi harapannya supaya masyarakat benar - benar sadar harus tetap menggunakan masker ketika melakukan kegiatan diluar rumah,” ujarnya.

Riana juga meminta masyarakat Lampung bergandengan tangan bersama mencegah rantai penularan virus corona ini dan berharap virus ini segera berakhir sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti biasa.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Rakor secara virtual bersama Menko Polhukam Mohammad Mahfud, Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, dalam rangka Meningkatkan Efektivitas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Kamis (27/8/2020).

Rakor tersebut dibuka Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD dan dimoderatori oleh Mendagri Tito Karnavian. Rakor diikuti seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung. Kajati/kajari se-Indonesia, dan undangan terkait lainnya.

Dalam arahannya, Menko Polhukam menjelaskan bahwa Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 20 tahun 2020 yang berisikan 2 (dua) hal yaitu berkaitan dengan penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada bulan Pebruari sampai Mei 2020, lanjut Mahfud, tekanannya pada penanggulangan Covid-19, tapi sesudah itu tidak dapat diprediksi kapan Covid-19 berakhir. Sehingga harus difokuskan untuk menghindari Covid-19 ini agar tidak mengganggu perekonomian memunculkan masalah nasional.

"Maka dari itu, keluarlah Perpres Nomor 20 tahun 2020 yang berisikan penanggulangan Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional. Di situ ada dua hal yang harus kita kerjakan bersama-sama. Karena tidak akan mungkin kalau kita tidak akan melakukan ini dalam perkembangan sekarang ini," ujar Mahfud.

Mahfud menuturkan bahwa Presiden Jokowi sudah memberikan arahan agar semua pihak dapat menjaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi. "Gas dan Rem ini harus pas dan seimbang," imbuhnya.

Dalam rangka penanggulangan Covid-19 ini, Mahfud menekankan disiplin protokol kesehatan yang harus dilakukan. Masyarakat secara persuasif juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Terkait Pilkada Serentak, 9 Desember 2020 ini, Mahfud menegaskan tidak boleh mundur. "Oleh karena itu protokol kesehatan ini harus ditegakkan. Jangan sampai Pilkada sebagai pesta demokrasi justru menimbulkan kesedihan karena Covid. Untuk itu, penegakan protokol kesehatan ini harus dilakukan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengharapkan agar seluruh pihak dapat berpedoman terhadap penerapan protokol kesehatan.

"Untuk itu kita harus menjaga kolaborasi pentahelix (Pemerintah, Swasta, Masyarakat, Akademisi, dan Media) dalam rangka penanganan pandemi Covid-19," ujar Doni.

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan Update Perkembangan Covid-19 di Indonesia.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Way Kanan - Polsek Buay Bahuga telah meringkus AS (43), yang di duga sebagai pelaku tindak pidana curanmor di Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, Rabu (26/8/2020).

Pelaku AS, ditangkap oleh Aparat saat berada di dalam rumahnya yang beralamatkan di Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan sekira Pukul 02:30 WIB.

Kapolres AKBP. Binsar Manurung melalui Kapolsek Buay Bahuga IPTU Akmaludin menyampaikan bahwa pada hari Minggu tanggal 3 Juni 2019 pukul 01:00. Telah terjadi kehilangan 1 unit sepeda motor Suzuki Bravo warna hitam dengan nomor BE 7819 HT, atas nama Chaidir.

Aksi pelaku pencurian, kata Akmaludin, di duga hari Senin 3 Juni 2019.pukul 01:00.dini hari. "Di karenakan pada saat itu (Mustamar) pemilik sepeda motor, lengah/lupa memasukan sepeda motor miliknya ke dalam rumah.

"Pada waktu kejadian curanmor tersebut, Mustamar tidak ada di rumah, Mustamar berada di Puskesmas. Karena orang tua Mustamar mendadak dirawat di Puskesmas, sehingga Mustamar panik dan lupa memasukan sepeda motor miliknya".ungkap IPTU Akmaludin.

(Riyono)||editor:pzr

BlogGua, METRO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Liga TopSkor Lampung 2020, meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menyerahkan trofi juara dan medali Liga TopSkor Lampung 2020, di Stadion Tejo Sari, Kota Metro, Rabu (26/8/2020).

Adapun trofi yang diserahkan yakni untuk U-15 kepada SSB 58 - Lampung Timur. Sedangkan untuk U-13 diserahkan kepada Punggur United.

Liga TopSkor Lampung Musim 2019/2020 itu sendiri diikuti sebanyak 12 SSB kategori U-13 dan 11 SSB kategori U-15.

Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik mengucapkan syukur alhamdulillah karena Liga TopSkor Lampung 2020 dapat diselesaikan, meskipun dalam masa pandemi Covid-19. "Semoga semua sehat-sehat. Dan saya minta untuk tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan," jelas Wagub Nunik.

Wagub Nunik menuturkan bahwa semua yang berlaga pada Liga TopSkor semuanya juara dan menjadi generasi yang membanggakan karena mengikuti kegiatan positif seperti ini dan jauh dari kegiatan negatif.

"Senang sore ini saya bisa bersama-sama Bapak Ibu kawan semua. Dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini," ujar Wagub Nunik.

Wagub menuturkan bahwa mengurusi SSB itu soal panggilan hati. "Ini generasi penerus kita. Kita sebagai orang tua harus mendekatkan mereka pada kegiatan positid seperti ini, dan menjauhi dari kegiatan negatif seperti narkoba dan lainnya," ujarnya.

Kepada para peserta, Wagub berpesan untuk terus melakukan hal positif dan menjauhi hal negatif selerti narkoba.

"Sukses untuk semuanya. Bukan hanya sukses liga, tapi juga sukses pendidikan dan masa depannya. Tetaplah melakukan hal positif dan menjauhi hal negatif seperti narkoba," pesan Wagub Nunik.

Sementara itu, Korwil Liga TopSkor Lampung Bambang Setiadi mengucapkan syukur karena Liga TopSkor Lampung dapat terselesaikan, meskipun sempat tertunda karena Covid-19.

"Dan Mohon maaf karena harus menyelesaikan turnamen meskipun dalam posisi pandemi Covid-19," ucap Bambang.

Ia menjelaskan bahwa Liga TopSkor ini baru pertama dilaksanakan dan Lampung merupakan salah satu Provinsi yang dipercaya pusat untuk melaksanakannya.

"Terimakasih Bu Wagub yang telah mendukung kegiatan ini. Sehingga perhelatan ini dapat selesai," jelasnya.
Kepada para peserta, Bambang berpesan untuk tetap semangat berjuang berlatih mencapai prestasi hingga tingkat nasional.
Lebih dari itu, Bambang menuturkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dicabang olahraga sepak bola. "Kita lihat beberapa anak kita yang dikirim ke Jakarta menuai prestasi yang membanggakan, Bahkan mendapatkan juara 3 pada ajang piala soeratin di blitar," jelasnya.

Terkait hal tersebut, Bambang meminta dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Daerah untuk mensupport olahraga sepak bola Lampung.

(Adpim)||editor:pzr

 

BlogGua, Way Kanan - Kepala Kampung Bumi Merapi, Marsanah sulit untuk di temui seakan - akan terkesan menghindar dari awak media.

Menurut keterangan beberapa warga kampung tersebut, Marsanah setiap dikunjungi selalu tidak ada di tempat, baik di Kantor Kepala Kampung maupun di rumahnya.

"Bukan cuma awak media, warga Bumi Merapi pun yang membutuhkan, tidak dapat menemui Marsanah," kata Zainal.

Entah apa yang di sembunyikan Marsanah hingga tidak dapat ditemui. Sungguh sangat disayangkan, seorang Kepala Kampung yang seharusnya dapat mengayomi masyrakatnya dan membantu masyarakat selalu menghindar.

Kepala Kampung Bumi Merapi tertutup kepada awak media juga kepada teman - teman kepala kampung lainya.

(Riyono)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal kembali menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Pengrajin yang Terdampak COVID-19 di Balai Pekon Pasar Kecamatan Pulau Pisang, Rabu (26/8/2020).

Rincian penerima Bantuan Sembako kepada Pengrajin di kecamatan Pulau pisang sebanyak 50 pengrajin. Adapun isi sembako meliputi Beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, Gula Pasir 1 kg, tepung terigu 1 kg, minyak goreng 1 Lt , garam dan tas anyaman.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Hj. septi Istiqlal mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat senantiasa berupaya mendukung pembangunan dan pemulihan perekonomian melalui langkah-langkah reaktif terhadap keadaan terkini yang terjadi.

Selanjutnya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah pun berupaya untuk berbuat demi mendukung pemulihan perekonomian masyarakat khususnya dunia usaha.

"Kegiatan pembagian sembako kepada pengrajin terdampak COVID-19 ini merupakan bentuk kepedulian Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat kepada para pengrajin yang terdampak ekonomi yang di sebabkan oleh keadaan pandemi saat ini," jelas Septi.

Namun, lanjut Septi, tentu dengan harapan besar agar sektor UMKM Khususnya di bidang kerajinan untuk terus dapat eksis dan berkembang menciptakan peluang- peluang baru dalam keadaan seperti saat ini.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati pesisir barat Agus istiqlal menghadiri sekaligus inspektur upacara pengambilan sumpah/janji 225 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020 bertempat di halaman kantor sekretariat daerah Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (26/08/20).

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil dilaksanakan dalam rangka usaha membina Pegawai Negeri Sipil yang bersih, jujur, disiplin dan sadar akan tanggungjawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat.

Pegawai Negeri Sipil merupakan aparatur negara memiliki arti yang sangat strategis dan mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggara pemerintah dan pembangunan. Disamping itu Pegawai Negeri Sipil juga sebagai kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan nantinya, serta memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan good governance.

Bupati juga berpesan dan berharap kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil agar terus meningkatkan kinerja, kompetensi dan keahlian yang pada akhirnya membawa Kabupaten Pesisir Barat yang kita cintai dapat bersaing dengan daerah lainnya.

"Serta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan pemerintah yang baik dan mencapai tujuan yang mulia yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat," pungkas bupati.

Turut hadir pada acara tersebut kadis para kepala OPD, serta kabag protokol dan komunikasi pimpinan Suryadi.

(Wari)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengikuti Video Conference Kegiatan Praktik Baik Aksi Nasional Pencegahan Korupsi Secara Daring bersama Presiden RI, Joko Widodo di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Rabu (26/08/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Inspektur, Plt. Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Plt. Kepala Dinas Pemdes dan Transmigrasi serta Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Presiden memberikan pengarahan untuk mengikuti 5 Kebijakan Presiden, yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

Kemudian, dalam kegiatan tersebut juga dibahas beberapa fokus area kerja KPK yaitu korupsi terkait bisnis, korupsi terkait penegakan hukum dan reformasi birokrasi, korupsi terkait politik, korupsi terkait pelayanan publik serta korupsi terkait sumber daya alam.

Adapula strategi untuk pemberantasan korupsi, dilaksanakan dengan tiga pendekatan yaitu pendekatan pendidikan masyarakat (public education approach), pendekatan pencegahan (preventive approach), dan pendekatan penindakan (law enforcement approach).

(Disjominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah ( Lamteng) Loekman Djoyosoemarto menerima piagam penghargaan sensus penduduk online tahun 2020 dari BPS pusat yang diserahkan oleh kepala BPS Provinsi Lampung Faizal Anwar kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto di Omah kayu BJW Lingkar Barat kabupaten setempat, Rabu (26/08/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Faizal Anwar mengatakan bahwa meskipun dengan jumlah penduduk yang besar namun Lampung Tengah bisa mencapai angka 34 persen untuk sensus penduduk online 2020.

"Kami sangat mengapresiasi atas kerjasama yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah yang telah membantu dalam pelaksanaan sensus penduduk online tahun 2020," ujar Faizal.

Lebih lanjut Faizal mengatakan bahwa sensus ini belumlah selesai. Karena masih ada sekitar 60 persen lagi yang perlu dilakukan sensus penduduk dan butuh kerjasama dari seluruh pihak, oleh karena itu Faizal berharap agar Pemkab Lampung Tengah membantu mensukseskan sensus penduduk 2020. Karena kondisi saat ini masih terhalang pandemi covid 19 maka kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan.

Kepala BPS Lampung Tengah M.Sholihin mengatakan bahwa pelaksanaan sensus penduduk online dilaksanalan pada 15 Februari sampai 29 Mei 2020. Pencapaian yang sangat baik ini juga terwujud karena adanya kerjasama semua pihak.

Terusannunyai, Seputih Surabaya dan Bandar Surabaya merupakan tiga kecamatan yang ada di Lampung Tengah yang mencapai target sensus penduduk online tertinggi di Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dalam amanatnya mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh BPS Pusat kepada Kabupaten Lampung Tengah. Bupati Loekman mengatakan bahwa pihaknya terus akan mendukung penuh untuk mensukseskan sensus penduduk 2020.

"Terimakasih atas kerjasama semua pihak, masyarakat, camat dan seluruh pihak yang ikut berperan dalam mensukseskan sensus penduduk online 2020 sehingga Lampung Tengah mendapatkan penghargaan ini," ujar Bupati Loekman.

Bupati Loekman juga menginstruksikan kepada semua pihak untuk membantu BPS Lamoung Tengah dalam mensukseskan sensus penduduk 2020 agar tercapai data yang valid dalam sensus penduduk 2020.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian piagam penghargaan pencapaian tertinggi sensus penduduk online dari BPS Pusat yang diterima langsung oleh Bupati Lampung Tengah dan kemudian diserahkan langsung kepada camat Terusanunyai, Seputih Surabaya dan Bandar Surabaya.

(Diskominfo)||editor:pzr

BlogGua, Way Kanan - Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagar Alam (RSU. ZAPA) Kabupaten Way Kanan menepis Informasi limbah medis yang terkesan tidak sesuai mekanisme serta belum mengantongi izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL).

"Limbah itu ada dua jenis, yakni limbah cair dan padat. Kalau untuk pembuangan limbah cair pihaknya membuang ke Ipal yang sudah memiliki sertifikasi dari Kementerian," kata Kabag Yulius Sudarto, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/08/2020).

Sedangkan, lanjut Yulius, limbah padat atau limbah P3 pihaknya (RSUD ZAPA*red) telah kontrak kerjasama dengan pihak ketiga PT. Gema Buana Putra dari Tangerang, sesuai prosedur pengangkutan dan pemusnahannya, serta menggunakan kendaraan khusus dari pihak ketiga itu yang telah mempunyai otoritas penunjukan dari kementrian.

Sebagaimana MoU (Memorandum of Understanding) Limbah PKS Limbah B3 antara PT. Gema Putra Buana, Tenang Jaya, RSUD. ZAPA No. 800/570/V.06-WK/2017, sedangkan pada tahun 2018 dengan No. 101 TJS/RSUD.ZP/GBP/VII/2018 dan ditahun 2019, No. 305: TJS/RSUD.ZP/GPB/VII/2019, serta pada tahun 2020, No. 474: TJS/RSUD.ZA/GPB/I/2020.

Masih kata Yulius, untuk limbah rumah tangga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang langsung mengirimkan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Namun, Yulius Sudarto mengakui akan ketidak tahuannya mengenai spesifikasi
Ipal,"hanya saja bangunannya besar dan limbah yang dikeluarkan nantinya sudah dalam keadaan bersih," tuturnya.

Ipal yang berada di rumah sakit, lanjut Yulius, ada 5 tabung dari masing - masing ruangan,
seperti contoh diruang laundry dan gizi itu satu tabung. Tabung besar itu penampungan awal lalu diteruskan ke tabung kedua hingga ke Ipal disitu pengelolaan nya khusus dan itu barusan dicek mesinnya.

Sementara itu ketika ingin diminta keterangannya, dr. Burhanuddin, Sp.B selaku direktur RSUD ZAPA Way Kanan tidak ada ditempat.

Dari nomor surat MoU yang disampaikan oleh Yulius tersebut, masih menggunakan kontrak kerjasama limbah sampah medis gedung RSUD ZAPA yang lama.

Padahal RSUD ZAPA telah menempati gedung baru di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, sekitar bulan Maret 2020 lalu. Sedangkan jarak anatara gedung yang baru tersebut kira - kira satu kilo meter dari gedung lama.

Sudah sepatutnya pihak RSUD ZAPA dapat lebih memperhatikan agar limbah medis tersebut, tidak lagi tercecer diseputaran rumah sakit, sebagaimana yang disampaikan oleh sumber beberapa waktu lalu.

Hal itu tentu agar teciptanya lingkungan bersih serta bebas dari berbagai virus yang menempel disampah medis usai dipakai. Apalagi saat ini masyarakat masih dihantui oleh rasa takut akan penyebaran virus Covid 19.

Limbah medis padat adalah limbah padat yang terdiri dari limbah infeksius, limbah patologi, limbah benda benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah radioaktif, limbah kontainer bertekanan dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.

(Riyono)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Memperingati tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1442 H, Rumah Zakat (RZ) dengan program desa berdayanya,menyelenggarakan kegiatan lomba bernuansa islami yaitu lomba cepat tepat islami, lomba adzan dan lomba menghafal alqur'an, di Pekon Gunungkemala Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (25/08/2020).

Relawan Zakat Indonesia di pekon Gunung Kemala, A.Subhan mengatakan, RZ memiliki program desa Berdaya melalui program tersebut RZ menyelenggarakan kegiatan tersebut yang pesertanya anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) sederajat. Namun demikian kegiatan itu tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah ditengah pandemi covid19 yang masih terjadi.

"Kami melaksanakan kegiatan ini bekerjasama dengan rumah mengaji yang ada di pekon gunung kemala, anak-anak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena selain merasa mulai bosan dengan kegiatan sekolah dengan sistem daring, anak-anak juga merasa bahagia terutama yang mendapatkan piala atas kemenangan dalam lomba," kata Subhan, Rabu 26 Agustus 2020.

Untuk mensukseskan acara ini, RZ mengundang pengajar dari SDIT terdekat untuk ikut andil sebagai juri dan juga para guru SMPN di wilayah itu sebagai pemandu acara, selain itu sebagai penulis soal cepat tepat.

"RZ juga bekerjasama dengan pengajar dari salah satu lembaga pendidikan yang bersedia berbagi ilmu. Kepada semua pihak yang terlibat RZ mengucapkan terimakasih," kata dia.

Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan berbagai elemen masyarakat di kabupaten itu, meskipun ditengah pandemi harus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kedepan diharapkan dengan kegiatan nyata tersebut dapat menjadikan generasi mendatang menjadi generasi islami yang religius.

"Kegiatan ini juga menyenangkan dapat menambah ilmu, wawasan dan pengetahuan anak-anak dan juga merupakan kegiatan yang sangat positif, semoga di kegiatan yang akan datang lebih baik lagi penataan dan persiapannya. Tentunya juga terimaksih kepada RZ Indonesia, anak - anak tetap dapat bahagia dan ceria di tengah pandemi covid19 yang belum berakhir jua," ujar dia.

(Wari)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus Menggelar Prosesi Pelantikan Jabatan Administrator dan Pengawas pada Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kotaagung (RSUDBM). Adapun Yang Mengalami Rotasi Jabatan, Mulai Dari Direktur Hingga Kepala Bidang, kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat Utama Sekretariat pemkab setempat, Selasa (25/08/2020).

Dalam pelantikan ini dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani didampingi Wabup Hi. AM Syafi'i, Staf Ahli Firman Ranie, Asisten bidang administrasi Jonsen Vanesa, Asisten bidang Pemerintahan dan kesra Faturahman, Kepala BKD Aan Drajat.

Pelantikan berdasarkan dengan surat keputusan bupati Tanggamus nomor 821.2/830/39/2020 tentang pemberhentian, pemindahan dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan administrator dan pengawas pada rumah sakit umum daerah batin mangunang kotaagung kabupaten Tanggamus.

Adapun yang dilantik yakni, Benson P. Ginting sebagai direktur RSUDBM yang baru, menggantikan dr. Diyan Ekawati, lalu Suparmono sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan keuangan di RSUDBM, dr. Inten Kumala Sari sebagai Kabid pelayanan RSUDBM, Faturahman Mahardika sebagai Kepala Sub Bagian umum dan rumah tangga pada bagian tata usaha di RSUDBM.

Bupati Tanggamus dalam sambutannya menyampaikan bahwa, mengucapkan selamat atas pelantikan jajaran RSUDBM yang baru, dan berharap kedepan dapat memegang suatu komitmen dan mengemban tanggungjawab yang di amanahkan, dengan terus meningkatkan di dalam organisasi itu sendiri maupun pelayanan terhadap masyarakat.

"Pelayanan kepada masyarakat dapat terus di maksimalkan dan ditingkatkan, penataan-penataan di RSUDBM tetap di lakukan, ini yang menjadi program jajaran RSUDBM yang baru, kondisi yang saat ini sudah baik akan terus lebih baik lagi,"jelasnya.

Lanjut Bupati, kepada jajaran RSUDBM yang baru untuk tak terlena dengan jabatannya saat ini, sebab evaluasi tetap dilakukan dan bukan hanya pimpinan saja yang menilai, diera keterbukaan saat ini masyarakat sudah juga menilai. Karena dengan mudahnya menyampaikan penilaian dari pelayanan yang rumah sakit berikan, begitu pula dengan rekan-rekan dari wartawan yang ikut andil turut ikut menyampaikan informasi sebenarnya.

"Medsos sangat luar biasa memberikan penilaian, khususnya informasi langsung dari masyarakat dengan waktu yang sangat singkat, apapun yang kita lakukan dan menyebar luas ke masyarakat lainnya, saya berharap ini yang menjadi tekad kita untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dengan susunan jajaran yang baru ini,"ungkapnya.

Sementara dokter Edison menyampaikan bahwa kegiatan kedepan akan lebih baik sehingga apa yang sudah direncanakan baik program-program baik pelayanan mutu dan kualitas dapat tercapai.

(Roni)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Hj. Septi Istiqlal menyerahkan Bantuan Sembako kepada Pengrajin yang terdampak COVID-19 di Kecamatan Bangkunat, Kecamatan Ngaras, Kecamatan Ngambur dan Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (25/8/2020).

Adapun rincian penerima Bantuan Sembako di 4 kecamatan yaitu; Kecamatan Bangkunat 22 orang Pengrajin, Kecamatan Ngaras 20 orang, Kecamatan Ngambur 25 orang dan Kecamatan Pesisir Selatan 31 orang pengrajin.

Adapun isi sembako meliputi Beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, Gula Pasir 1 kg, tepung terigu 1 kg, minyak goreng 1 Lt , garam dan tas anyaman.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat senantiasa berupaya mendukung pembangunan dan pemulihan perekonomian melalui langkah-langkah reaktif terhadap keadaan terkini yang terjadi.

Selanjutnya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah pun berupaya untuk berbuat demi mendukung pemulihan perekonomian masyarakat khususnya dunia usaha.

"Kegiatan pembagian sembako kepada perajin terdampak COVID-19 ini merupakan bentuk kepedulian Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat kepada para perajin yang terdampak ekonomi yang di sebabkan oleh keadaan pandemi saat ini,"jelas Septi.

Namun, lanjut Septi, tentu dengan harapan besar agar sektor UMKM Khususnya di bidang kerajinan untuk terus dapat eksis dan berkembang menciptakan peluang- peluang baru dalam keadaan seperti saat ini.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi terjalinnya koordinasi, kerjasama dan sinergitas yang telah dibangun Pangkalan TNI AL Lampung (Lanal) dengan pemerintah. Sinergi tersebut sangat penting untuk pembangunan Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menerima kunjungan kerja Komandan Lanal Pangkalan TNI Angkatan Laut (DanLanal) Lampung Kolonel Marinir Amrul Ardiansyah, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Selasa (25/8/2020).

"Terimakasih atas koordinasi, kerjasama dan sinergitas selama ini. Forkopimda sudah kompak luar biasa," ujar Wagub Nunik.

Kunker Danlanal Lampung ini dalam rangka silaturahmi sekaligus memberitahukan kepada Wakil Gubernur Nunik bahwasannya masa tugas dirinya sebagai Danlanal di Lampung akan segera selesai.

"Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus memberitahukan terkait masa tugas dirinya sebagai Danlanal di Lampung akan segera selesai. Serah terima jabatan itu sendiri akan dilaksanakan antara tanggal 1 sampai tanggal 4 dan dilaksanakan secara internal di Jakarta," jelas DanLanal Lampung Kolonel Marinir Amrul Ardiansyah.

Dalam kesempatan itu, DanLanal Amrul Ardiansyah menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat maksimal dalam membantu Gubernur Lampung dan Ibu Wakil Gubernur Lampung.

Amrul Ardiansyah mengungkapkan dirinya bersama keluarga sudah sangat nyaman berada di Lampung.

"Saya nyaman berada di Lampung, meskipun saya orang Palembang, tapi saya inginnya pensiun di Lampung. Selain itu, Keluarga juga sudah nyaman berada di Lampung, mengingat masyarakatnya heterogen dan adem, selain itu Lampung juga dekat dengan Jakarta dan Palembang," ungkapnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya secara konvergen dalam menurunkan angka stunting. Untuk itu, seluruh jajaran dinas Pemerintah, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota harus bekerja secara harmonis.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat Bimtek Konvergensi Penurunan Stunting Lampung Selatan dan Lampung Timur, yang dilaksanakan di Aula Bappeda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Selasa (25/8/2020).

Nunik menilai stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu sektor dinas saja, tetapi harus dilakukan secara bersama oleh dinas-dinas terkait lainnya.

"Namun demikian, kita perlu secara periodik untuk melakukan evaluasi terkait apakah yang sudah direncanakan dari sejak awal, pada proses penempatan terutama," jelas Wagub Nunik.

Saat ini, Provinsi Lampung sedang menghadapi Pandemi Covid-19 dimana seluruh anggaran terkonsentrasi untuk menghalau pandemi. "Namun demikian kita berkomitmen untuk tidak menyentuh anggaran yang urgent seperti untuk penanganan stunting," tambah Wagub Nunik.

Beberapa situasi yang ditemukan, lanjut Wagub Nunik, terkadang ada programnya namun karena penempatannya kurang harmonis maka dampaknya kurang signifikan.

"Untuk itu, hari ini kita melakukan koordinasi untuk memastikan apakah program-program baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk kerangka penanganan stunting sudah dilakukan secara harmoni seluruh dinas seperti Dinas kesehatan, dinas ketahanan pangan, dinas PMD, Dinas Pemukiman, Bappeda, dan beberapa dinas terkait lainnya termasuk Dinas PPPA," jelas Wagub Nunik.

Tahun 2020 sendiri, lanjut Wagub Nunik, meskipun angka referensi stunting belum diterima, namun dapat berdasarkan angka termutakhir.

"Itu menjadi basis kita untuk menentukan prioritas desa-desa yang kita tangani persoalan stuntingnya," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Fredy menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung sangat serius dalam melaksanakan bagaimana menurunkan stunting di Provinsi Lampung.

"Hari ini dilakukan kegiatan bimtek bagaimana menurunkan stunting. Kegiatan ini difokuskan pada 4 kabupaten. Kemarin dilakukan bimtek untuk Kabupaten Tanggamus dan Lampung Tengah, sedangkan hari ini dilakukan Bimtek untuk Lampung Selatan dan Lampung Timur," jelas Fredy.

Fredy mengatakan bahwa untuk Lampung Selatan terdapat 10 desa dan Lampung Timur ada 15 desa yang menjadi lokasi stunting.

"Pagi ini melakukan diskusi tajam terkait program-program yang akan dilakukan pada tahun ini, dan bagaimana program-program yang akan dilakukan kedepannya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur memaparkan terkait program-program yang dilakukan untuk menurunkan stunting di daerahnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerima bantuan berupa ikan segar sebanyak 1 Ton dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung di Balai Keratun, Posko Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Lampung, Selasa (25/08).

Bantuan diserahkan oleh Kepala BKIPM Provinsi Lampung Rusnanto kepada Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto yang kemudian ikan tersebut diserahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK, Riana Arinal untuk disakurkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Menurut Rusnanto, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Lampung, sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat di Provinsi Lampung

Adapun bantuan yang diserahkan berupa 500 paket berisi ikan nila segar dengan masing-masing paket seberat 2 Kg (Total bantuan 1 ton) dan 300 buah masker

Di masa pandemi Covid-19, Pemerintah berupaya untuk membantu mencukupi kebutuhan masyarakat dalam rangka meningkatkan imunitas. Dengan sistem imunitas yang tinggi, virus covid tidak dapat dengan mudah menyerang.

Dalam kegiatan tersebut, Fahrizal Darminto menyampaikan pesan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar penyaluran bantuan ini dapat dibantu oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, hal ini dikarenakan Tim Penggerak PKK ini mempunyai jaringan yang sangat lengkap mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa bahkan sampai ke tingkat dusun. PKK juga merupakan salah satu penggerak 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) sesuai dengan arahan Presiden.

"Gubernur berpesan, supaya bantuan ini cepat disalurkan kepada yang membutuhkan, terutama masyarakat yang terdampak Covid-19 di masa pandemi ini," ujar Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto

Menurut Fahrizal, masyarakat dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan sehat ini, karena gizi yang terkandung dalam ikan seperti zinc, seng, asam folat, omega 3, DHA, vitamin A, vitamin B, vitamin E6, vitamin B12 yang terkandung dalam ikan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu kebutuhan protein masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, Kepala BKIPM Lampung Rusnanto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan di bidang perikanan diharapkan dapat membantu penyerapan hasil perikanan nelayan serta pembudidayaan, juga meningkatkan imunitas masyarakatt, serta membangun sinergi dan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19 dengan gerakan makan ikan.

Pada kegiatan penyerahan bantuan tersebut hadir juga Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Plt. Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Kesehatan serta beberapa tamu undangan.

(Diskominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Seiring berialannya Program Pemerintah tentang Bantuan dampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Dua warga Campang Tiga Kecamatan Kotaagung Keluhkan tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial sebesar Rp.600.000, Selasa (25/08/2020).

Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos Tahap Ke Empat sudah cair sebesar Rp. 300.000, tapi sayang tidak di rasakan oleh Kunarti (40) dan PH (55).

"Iya benar, saya tidak mendapatkan BST yang dari Kemensos, padahal nama saya ada di daftar BST Kemensos yang di Pampang di Balai Pekon,"kata Kunarti.

"Saya juga tidak pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah Pekon seperti PKH, BNPT, BST Kemensos. Suami saya juga sudah datang langsung ke balai Pekon dan bertemu dengan sekdes untuk mempertanyakan persoalan tersebut,"jelas Kunarti.

[caption id="attachment_17099" align="alignnone" width="678"] Nama Kunarti di nomor urut 2 dari atas[/caption]

Sugi (Suami Kunarti) membenarkan bahwa Istrinya sampai Hari ini Belum menerima BST Kemensos yang sebesar Rp.600.000,-.

"Saya sudah menanyakan ke Balai Pekon dan bertemu sekdes serta pemerintah Pekon, saya disuruh menunggu dan mau dikonfirmasi ke Kecamatan Kotaagung,"ucap Sugi.

"Warga Campang Tiga dapat semua, kenapa saya enggak dapat, saat dikonfirmasi ke Pemerintah Pekon, saya suruh nunggu, sampai BST yang Rp.300 ribu keluar saya juga masih tidak dapat. Saya juga sudah nemuin Kakon Campang Tiga, jawabannya juga sama disuruh nunggu, berarti pemerintah Pekon dan Kakon tidak peduli dengan warganya,"ungkap Sugi (kesal dan kecewa).

Dalam kesempatan yang sama, PH membenarkan adanya Bansos yang belum tersalurkan.
"Sampai saat ini saya tidak dapat BST Kemensos sebesar Rp. 600.000 dan Rp. 300.000,"katanya.

Sementara, menurut Wahyudianto/Sekdes Pekon setempat, saat di konfirmasi, dua warga yang belum mendapatkan bantuan tidak diketahui dari awal permasalahan, dan saat ini sedang diproses di kecamatan.

"Iya benar, ada dua warga Campang Tiga yg belum dapat BST dari Kemensos, saya tidak tahu dari awal bahwa ada dua warga saya yang tidak dapat. Saya sudah konfirmasi ke pihak Kecamatan Kotaagung, ditunggu aja dulu,"singkat Wahyu.

(Roni/Tim AJO Indonesia)

BlogGua, Way Kanan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia) Way Kanan gelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus silaturrahmi antar anggota, kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, Senin (24/08/2020).

Dalam penyampaiannya, Yuswantoro sebagai Sekretaris menjelaskan, agenda Rakor tersebut, guna membahas kembali susunan masing – masing bidang dalam organisasi serta menyusun struktur kepengurusan baru periode 2020 hingga 2024 mendatang. Dikarenakan ada sejumlah anggota yang kurang aktif dalam menjalankan roda keorganisasi.

“Hari ini kita Rilis di media sosial, susunan kepengurusan kita, agar masyarakat bisa kenal dan lebih tahu siapa saja pengurus AJO Indonesia Way kanan,” imbuhnya.

Sementara itu, Dewan Ashari Ketua DPC AJO Indonesia Way Kanan menjelaskan, pentingnya Rakor dan silaturrahmi tersebut, dilaksanakan agar kedepannya seluruh anggota pengurus dapat saling meningkatkan rasa kebersamaan dan dapat menjalankan roda organisasi sebagaimana Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Rapat ini kita mulai membahas agenda kegiatan kita, agenda rencana kita kedepannya dan sekaligus kita sepakat mengumumkan kembali susunan kepengurusan,” Terang Dewan Ashari.

Beliau juga memaparkan, susunan kepengurusan DPC. AJO Indonesia hasil Rakor masa bhakti 2020 – 2024 :
Dewan penasehat : dr. Yusuf mustofa, Sahdana dumas, Eliyas Yusman, SE, Aiptu. H. Agus Runcik, Spd
Dewan Etik : Naga Mas
Dewan Pembina. : Damiri
Ketua. : Dewan azhari
Sekretaris. : Yuswantoro
Wakil Sekretaris : Suratno
Bendahara : Iskandar
Bidang Kesejahteraan Anggota SDM : Fahrul, Zainal Abidin, Rudi Hartono
Bidang Penelitian dan pengembangan : Yudi yanto, Mustar, Joni Pranata
Bidang Politik Dan Hukum : Petrus Sumarno, Anuri
Bidang pemberdayaan Perempuan: Fahrizal, Suin Kasiati,  Riyono
Bidang Pedidikan : Amirsyah, Rizal efendi, Deta Suryana
Humas : Romli

(Riyono)||editor:pzr

BlogGua, Jakarta - Masa pandemi membuat sejumlah proyek harus ditunda pengerjaannya, bahkan ada yang harus dibatalkan. Namun pembangunan infrastruktur tak dapat disangkal menjadi salah satu penggerak perekonomian bangsa, maka dari itu tetap ada sejumlah program yang dijalankan.

Sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo bahwa proyek strategis yang mendukung pemulihan ekonomi di masa pandemi ini harus segera dipercepat pengerjaannya. Proyek prioritas tersebut ialah sektor rill seperti sektor industri, pariwisata, dan investasi. Selain itu, pemerintah juga menekankan agar pembangunan infrastruktur melakukan dengan pendekatan padat karya dan melibatkan masyarakat lokal.

“Kebijakan pembangunan infrastruktur di masa pandemi ialah memprioritaskan kegiatan infrastruktur untuk mendukung pemulihan sektor riil yang menyerap banyak tenaga kerja, serta infrastruktur dasar untuk mendukung penguatan kesehatan masyarakat, dapat dilakukan dengan pendekatan padat karya dan melibatkan masyarakat local,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat menjadi pembicara di “Hot Economy” dengan tema Menekan Kesenjangan Infrastruktur.

Dalam RPJMN 2020-2024 alokasi infrastruktur direncanakan sebesar Rp6.445 Triliun untuk mencegah kesenjangan infrastruktur serta meningkatkan stok infrastruktur hingga 49%. Sejauh ini stok infrastruktur nasional baru mencapai 43% dari PDB. Angka ini masih tertinggal jauh di bawah rata-rata emerging market sebesar 70%.

“Tren penurunan tersebut lajunya telah ditahan pemerintah melalui pembangunan infrastruktur yang cukup masif pada tahun 2015 hingga saat ini,” ungkap Menteri.

Untuk mencegah terjadinya kesenjangan infrastruktur, selain meningkatkan alokasi anggaran untuk infrastruktur, pemerintah juga akan senantiasa mendorong sinergi antar sumber pendanaan. Pendanaan swasta dan skema KPBU diprioritaskan melalui penerbitan regulasi yang kondusif.

“Contoh penerapan ini adalah melalui Perpres tentang skema konsesi terbatas atau Limited Concession Scheme serta fasilitasi melalui Kantor Bersama KPBU,” kata Menteri.

Hingga saat ini minat swasta terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia telah teridentifikasi sebesar 99 proyek KPBU senilai Rp680,43 triliun dan ada 22 proyek senilai Rp184,78 triliun yang sudah dibiayain oleh swasta/badan usaha.

“Untuk meningkatkan nilai investasi, maka skema pendanaan KPBU perlu dibenahi, termasuk mempercepat aspek pengadaan lahan dan memperkuat penyiapan proyek,” imbuh Kepala Bappenas.

Dalam skema pendanaan pemerintah telah membagi menjadi dua skema, untuk infrastruktur yang dibiayai oleh swasta dan skema KPBU adalah infrastruktur yang memiliki kelayakan ekonomi dan finansial tinggi.

“Sedangkan pendanaan dari BUMN untuk infrastruktur yang memiliki kelayakan ekonomi tinggi namun masih marjinal secara finansial, seperti infrastruktur jalan tol di luar Pulau Jawa,” tutup Menteri.

(Kementerian PPN/Bappenas)editor:pzr

BlogGua, Bandar Lampung -- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Taufik Hidayat, menghadiri acara Lampung Ekonomi Kreatif Berjaya 2020, di Pasar Kreatif dan Seni PKOR Way Halim, Senin (24/08). Dalam acara ini juga sekaligus dilakukan Grand Opening Pasar Kreatif dan Seni Way Halim dan Lomba Fashion Show.

Turut hadir juga Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Edarwan, Kadis Kominfotik Achmad Chrisna Putra, Kaban/Kadis/Karo/Kasatker Pemprov, serta instansi terkait.

Dalam sambutannya, Taufik mengatakan bahwa pengembangan ekonomi kreatif yang dilakukan di Provinsi Lampung adalah sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 yaitu mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM, dan Koperasi melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini sektor ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan alternatif yang baik dalam memberikan solusi untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini dikarenakan sektor ekonomi kreatif mempunyai ruang lingkup yang sangat luas dan dapat dilakukan oleh masyarakat dari berbagai lapisan.

Ide dan gagasan kreativitas tersebut dapat dituangkan untuk melahirkan produk dan jasa yang bernilai ekonomis bagi para pelaku ekonomi kreatif.

"Saya menyambut baik dan optimis bahwa pasar kreatif dan seni Lampung akan menjadi pasar yang dikenal masyarakat sebagai pasar yang diminati untuk membeli produk dan jasa ekonomi kreatif Lampung. Saya juga berharap kepada semua stakeholder ekonomi kreatif, memberikan dukungan agar pengembangan ekonomi kreatif Provinsi Lampung semakin berkembang, menggerakkan perekonomian sehingga menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat menuju Lampung Berjaya," ujar Taufik.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan Pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah telah berusaha keras menanggulangi dampak ekonomi dengan berbagai program salah satunya dengan penguatan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

Melalui penyelenggaraan lomba ini, Riana Sari mengajak seluruh kalangan untuk tetap semangat, berikhtiar, berusaha, dan berinovasi bahkan di tengah-tengah situasi yang sulit, dan bersyukur penyelenggaraan Lomba ini mendapat sambutan yang baik dari para desainer Lampung maupun desainer luar Lampung dan masyarakat luas.

Kaway plastik ini merupakan sebuah terobosan baru di bidang fashion yang dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi Covid-19, memadukan Alat Pelindung Diri dengan Tapis Lampung sehingga menjadi produk yang fashionable.

"Pasar Kreatif dan Seni yang hari ini akan diresmikan merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Lampung melalui penyediaan ruang dan sarana kreatif agar para pelaku ekonomi kreatif dapat berkreasi, berproduksi dan bertransaksi di tempat ini," ungkap Riana.

"Saya berharap agar keberadaan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung dapat dimaksimalkan. Bukan suatu hal yang mustahil bila suatu saat lokasi ini akan menjadi salah satu destinasi wisata Provinsi Lampung, tempat di mana wisatawan dapat menemukan ke-khasan dan keunikan daerah Lampung dalam berbagai bentuk karya dan seni. Tentu saja semua itu akan terwujud apabila Pasar Kreatif dan Seni ini dapat dikelola dengan baik, menerapkan Sapta Pesona Pariwisata (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan), serta tak lupa menerapkan Protokol Kesehatan," tutup Riana.

Kepala Dinas Pariwisata, Edarwan, mengapresiasi Dekranasda Provinsi Lampung yang mendukung Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung dalam rangka penyelenggaraan grand opening ini, dan berharap bahwa dukungan kerjasama ini terus berlanjut dalam konteks pengembangan program, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung.

Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah satu duet yang tidak terpisahkan. Pasar kreatif ini adalah satu kerjasama dengan pariwisata yang intens yang tidak mungkin dipisahkan satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu keberadaan pasar kreatif itu sangat mendukung dunia pariwisata.

Edarwan mengharapkan dukungan yang optimal dari Dekranasda Provinsi Lampung dan dari seluruh pelaku ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Lampung, karena potensinya yang cukup besar untuk dikembangkan.

"Terimakasih kepada Bapak Gubernur bahwa diberikannya pengelolaan pasar kreatif dan seni ini adalah dalam rangka membangun ekosistem ekonomi kreatif. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada stakeholder yang mendukung terutama apresiasi ekonomi kreatif. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Lampung siap dengan pariwisata dengan ekonomi kreatif dan menerima wisatawan tentunya dengan protokol kesehatan," ungkap Edarwan.

(Diskminfotik)||editor:pzr

BlogGua, LAMPUNG TIMUR - Pemerintah Provinsi Lampung membidik Jabung masuk dalam program Desa Berjaya dengan mengembangkan desa wisata, salah satunya Wisata Way Guruh.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat peluncuran buku Jabung The Untold Stories bersama Ikam Jabung Sai (IJS), di objek wisata Way Guruh, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (24/8/2020).

Menurut Nunik, dalam program Desa Berjaya, masyarakat dan perangkat desa bersama-sama mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa. Hal ini untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat.

"Program ini akan mendampingi sumber daya manusia (SDM) di desa untuk menemukan potensi desa seperti di lokasi wisata ini (Way Guruh, Red) yang tinggal dimaksimalkan. Ini bagaimana masyarakat agar pintar untuk mendorong kemajuan desanya dan pintar mengelola apa yang ada di desa untuk kesejahteraan," ujarnya.

Untuk itu, Nunik meminta agar seluruh stakeholder yang ada di Jabung mendukung para pemuda IJS untuk diarahkan memajukan desanya salah satunya dengan wisata Way Guruh.

Pada kesempatan itu, Nunik juga menjelaskan bahwa pada tahun 2021 Pemprov Lampung menargetkan ada 130 desa program smart village dengan kategori maju dan berkembang.

"Kalaupun di sini tidak masuk dalam kategori maju dan berkembang, kita juga ada program back up dengan nama Program Desa Berjaya untuk daerah tertinggal. Selalu ada bakc up, jadi tidak perlu khawatir," katanya.

Pada kesemapatan itu, Nunik mengajak semua pihak untuk bersama-sama bergandengantangan memajukan Jabung.

"Mari kita majukan dan hilangkan stigma negatif serta bersama-sama mengabarkan kebaikan tentang daerah yang kita cintai ini," katanya.

Terkait peluncuran buku "Jabung The Untold Stories" yang diterbitkan oleh Sai Wawai Publishing juga dihadiri Ketua IJS Heri Johan dan Akademisi Universitas Muhammadiyah Metro (UMM) Bambang Suhada.

Buku ini ingin memberikan perspektif berbeda tentang Jabung. Pasalnya, sejauh ini masih melekat stigma negatif tentang Jabung yang berkembang di masyarakat. Buku ini berisi sejarah, budaya dan wisata serta upaya mendorong perubahan di Jabung.

"Tidak dipungkiri masih melekatnya Jabung dengan stigma negatif, tetapi saya senang bersama orang-orang yang menjawab stigma tersebut tidak dengan kata-kata tetapi dengan kerja nyata yang kita kerjakan bersama," ujar Wagub Nunik.

Dipilihnya lokasi peluncuran buku "Jabung The Untold Stories" ini juga sebagai salah satu upaya untuk memajukan destinasi wisata di Jabung yakni wisata Way Guruh, sekaligus agar dikenal masyarakat luas.

Nunik mengatakan dengan diluncurkannya buku ini, membuktikan bahwa masyarakat Jabung memiliki stigma yang positif untuk disampaikan publik.
Menurutnya, untuk memerangi keburukan, harus dengan cara menghadirkan kebaikan.

"Kalau kita terus mengabarkan tentang kebaikan yang ada di Jabung maka yang dilekatkan adalah kebaikan dan kita tidak boleh putus asa. Hari ini kita buktikan bersama, menjawab hal negatif yang dilekatkan kepada Jabung kita jawab dengan hal-hal positif kepada publik," katanya.

Nunik juga mendorong agar Jabung mampu memiliki generasi muda yang jauh dari narkoba serta para generasi mudanya mampu mengenyam pendidikan yang tinggi.

"Kita semua mempunyai tanggungjawab karena narkoba merugikan generasi muda kita. Kita mau membuat sesuatu apa pun kalau yang melanjutkannya rapuh, generasinya terkena narkoba akan percuma," katanya.

Di sisi pendidikan, Nunik meminta agar bersama-sama bagaimana anak-anak di Jabung bisa mendapatkan pendidikan yang baik hingga dibangku kuliah. "Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama," katanya.

Untuk itu, Nunik meminta agar IJS mampu bersinergi dengan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Lampung untuk bersama-sama memecahkan solusi agar anak-anak di Jabung mendapatkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

"Seperti IJS melakukan MoU dengan Perguruan Tinggi untuk dicarikan beasiswa untuk anak-anak Jabung agar tidak putus sekolah hingga kejenjang yang lebih tinggi. Sehingga Jabung yang gelap hilang menjadi Jabung yang cerah dan bercahaya," katanya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Menyikapi Adanya Program Bantuan tentang dampak Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Pekon Bandar Sukabumi Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), yang diduga kurang transparan tentang Bantuan Langung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Suyanto Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus menanggapi persoalan tersebut, Senin (24 /08/ 2020).

Disampaikan Suyanto melalui Pesan WhatsAppnya kepada Tim AJO Indonesia DPC Tanggamus.

"Untuk menjaga transparansi, pemerintah pekon harusnya dapat mempublikasikan data penerima berbagai bantuan, baik PKH, BPNT, dan lain lain termasuk data penerima BLT DD,"katanya.

Publikasi tersebut, lanjut Suyanto, bisa berupa Banner berisi data penerima bantuan yang dipasang di balai pekon, sehingga warga bisa mencermati data tersebut. Satu lembar banner besar, tapi memuat seluruh data penerima bantuan yg ada di Pekon (PKH, BPNT, BLT DD dll).

Suyanto juga menyampaikan, sebelumnya anjuran dari Dinas PMD Kabupaten Tanggamus sudah disampaikan agar segala bentuk bantuan bisa dipublikasikan.

"Anjuran tersebut sudah kami sampaikan melalui surat dari Pemerintah Kabupaten ke Pekon via kecamatan,"pungkasnya.

Berita Sebelumnya: HS Warga Pekon Sukabumi Kecamatan BNS Butuh BLT-DD

(Roni/Tim AJO Indonesia)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (pemprov) Lampung melalui Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, memperkenalkan Digital Banking kepada masyarakat Lampung pada Hari Indonesia Menabung (HIM) tahun 2020 yang digelar secara Virtual Zoom di Ruang Command Center, Dinas Kominfo, Senin (24/8/2020).

Webinar yang diikuti sedikitnya 300 peserta itu mengusung tema “Digital Banking untuk Kita”.

Menurut Fahrizal Darminto, Hari Indonesia Menabung ini memiliki tujuan mengembangkan budaya menabung dan investasi, serta mendorong peningkatan akses keuangan bagi semua lapisan masyarakat seperti pegawai (Pemerintahan dan Swasta), ibu rumah tangga, pengusaha, mahasiswa, pelajar dan yang lainnya.

“Dalam Webinar ini, akan diperkenalkan kepada kita semua, apa itu Digital Banking. Mungkin selama ini kita belum tahu bagaimana transaksi keuangan dilakukan secara online, bagaimana pembukaan rekening melalui internet dan transaksi lainnya. Seiring dengan kemajuan teknologi tentunya juga memberi pengaruh di Sektor Perbankan, dengan memberi kemudahan akses ke Bank bagi masyarakat," ujar Fahrizal.

Fahrizal berharap masyarakat luas khususnya Pelajar dapat terbantu dan tidak mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan Bank.

Pada kesempatan itu, Fahrizal juga mengajak semua pelajar di Provinsi Lampung untuk giat menabung, sejak dini atau saat usia sekaloh. Di Bank ada tabungan khusus pelajar, yaitu Simpanan Pelajar (Simpel). Minimal setiap pelajar memiliki satu rekening tabungan.

"Saya berharap, Pelajar di Lampung ini dapat terlatih untuk bijak dalam menggunakan uang saku/uang jajannya. Harus ada yang disiapkan untuk ditabung, tidak semua dibelanjakan," kata Sekdaprov.

Dengan menabung, lanjut Fahrizal, diharapkan dapat menanamkan sikap disiplin untuk anak-anak sehingga akan memberikan efek yang positif bagi masa depan mereka.

Sekda Provinsi Lampung juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan yang mengikuti webinar ini mengingatkan untuk sekolah-sekolah yang telah bekerja sama dengan bank untuk tabungan pelajarnyam teruslah ditingkatkan.

“Dan untuk sekolah yang belum menjalin kerja sama dengan bank, agar mulai dijajaki, sehingga kebutuhan Pelajar untuk menabung dapat terakomodir dan terpenuhi. Hal ini perlu inisiatif dan dukungan dari para Guru dan Dinas Pendidikan serta Lembaga Jasa Keuangan yang ada di Provinsi Lampung," ujarnya

Untuk para Bupati dan Walikota, Fahrizal berharap dapat memberi dukungan kepada sekolah-sekolah dan Lembaga Jasa Keuangan yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing untuk membudayakan menabung sejak usia pelajar.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto mengatakan;bahwa HIM merupakan salah satu upaya OJK untuk meningkatkan angka inklusi keuangan melalui aksi menabung yang dilakukan oleh seluruh lapisan Masyarakat, baik di pusat maupun di daerah, baik di kota maupun di desa dan untuk semua level usia.

“Tentunya hal ini harus kita dukung dan harus kita sukseskan, melalui program kerja dan kegiatan yang dilakukan, baik oleh Pemerintah daerah, Lembaga Jasa Keuangan, Sekolah-sekolah, Universitas/Perguruan Tinggi dan semua pihak sehingga tujuan dari Hari Indonesia Menabung dapat tercapai," ujarnya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal meresmikan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung di PKOR Way Halim, Senin (24/8/2020).

Peresmian Pasar Kreatif dan Seni yang dikemas dalam kegiatan pembukaan Lampung Ekraf Berjaya 2020 ini menjadi bukti kepedulian Pemprov Lampung dan Dekranasda dalam menyiapkan ruang dan sarana bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam berkreasi, berproduksi dan bertransaksi.

"Saya optimis Pasar Kreatif dan Seni Lampung ini akan menjadi pasar yang dikenal masyarakat dan diminati untuk membeli produk dan jasa ekraf Lampung," ujar Taufik.

Taufik berharap semua stakeholder ekraf memberikan dukungan untuk pengembangan ekraf di Provinsi Lampung.

"Ini juga guna menggerakkan perekonomian sehingga menjadi tulang punggung ekononi masyarakat menuju Lampung Berjaya," katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Pasar Kreatif dan Seni ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Lampung.

"Melalui penyediaan ruang dan sarana kreatif agar para pelaku ekonomi kreatif dapat berkreasi, berproduksi dan bertransaksi di tempat ini," ujar Ibu Riana Sari Arinal.

Ibu Riana berharap keberadaan Pasar Kreatif dan Seni Provinsi Lampung untuk dapat dimaksimalkan. "Bukan suatu hal yang mustahil bila suatu saat lokasi ini akan menjadi salah satu destinasi wisata Provinsi Lampung, tempat di mana wisatawan dapat menemukan ke-khasan dan keunikan daerah Lampung dalam berbagai bentuk karya dan seni," katanya.

Menurutnya, hal tersebut akan terwujud apabila Pasar Kreatif dan Seni ini dapat dikelola dengan baik dan menerapkan Sapta Pesona Pariwisata (7 unsur pariwisata).

"Yakni Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan serta tidak lupa menerapkan Protokol Kesehatan," ujarnya.

Riana mengatakan Pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah telah berusaha keras menanggulangi dampak ekonomi dengan berbagai program.

Salah satunya dengan penguatan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui pengembangan sentra-sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.

"Ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari suatu ide atau gagasan kekayaan intelektual, yang dapat memberikan dampak sosial yang luas dalam mensejahterakan masyarakat," katanya.

Ibu Riana menyebutkan saat ini di Indonesia dikembangkan 16 subsektor ekonomi kreatif yaitu Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Fashion, Film-Animasi Video dan Fotografi.
Kemudian, Periklanan, Kriya (Kerajinan Tangan), Kuliner, Musik dan Aplikasi.

Kemudian, Pengembangan Permainan, Penerbitan, Seni Pertunjukan, SeniRupa, Televisi dan Radio.

Menurut Riana, kerajinan dan fashion menjadi bagian dari ke-16 subsektor dalam ekonomi kreatif yang sangat mendukung dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi.

"Sebagaimana yang baru-baru ini telah dilaksanakan yaitu Lomba Desain Kaway Plastik New Normal," ujarnya.
Kaway plastik ini, kata Ibu Riana merupakan sebuah terobosan baru di bidang fashion yang dilatarbelakangi oleh kondisi pandemi covid-19. "Memadukan Alat Pelindung Diri dengan Tapis Lampung sehingga menjadi produk yang fashionable," katanya.

Melalui penyelenggaraan lomba tersebut, Ibu Riana mengajak seluruh kalangan untuk tetap semangat dan berinovasi bahkan di tengah-tengah situasi yang sulit. "Dan saya bersyukur penyelenggaraan Lomba ini mendapat sambutan yang baik dari para desainer Lampung maupun luar Lampung dan masyarakat luas," ujarnya.

Selain itu, masih kata Ibu Riana, yakni dilaunching Toples dengan motif batik khas Lampung yaitu motif sembage.
Toples ini dihiasi berbagai macam pantun yang ditulis sendiri serta dilengkapi tanda tangan Ibu Riana Sari Arinal yang diberi nama Toples Sembage peduli UMKM.

"Toples ini telah diberikan kepada OPD dan Kantor Swasta yang nantinya akan diisi dengan produk-produk UMKM berupa camilan khas Lampung seperti keripik pisang, keripik singkong, marning, klanting dan lain-Iain. Selanjutnya kepada OPD diharapkan akan setia mengisi toples tersebut dengan produk UMKM makanan Lampung," katanya.

Riana mengatakan Kreativitas fashion dalam bentuk kaway plastik dan kriya dalam bentuk toples Sembage memiliki kekuatan yang bersumber pada kekayaan kearifan lokal.
"Ini dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam proses kreasi dan karya produktif," katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Provinsi Lampung Edarwan mengatakan keberadaan Pasar Kreatif dan Seni ini sendiri sangat mendukung dunia pariwisata.

"Kita ingin menjadikan Pasar Kreatif dan Seni ini suatu destinasi wisata, jadi bagaimana kita mengundang wisatawan datang ke Lampung, salah satu destinasi wisatanya ada Pasar Kreatif dan Seni yang didalamnya ada 16 sub sektor," ujar Edarwan.

Menurut Edarwan, Pasar Kreatif dan Seni ini juga menjadi salah satu persyaratan dari pemerintah pusat untuk menjadikan Lampung sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia.

"Terimakasih kepada Bapak Gubernur diberikannya pengelolaan Pasar Kreatif dan Seni ini, dalam rangka membangun suatu ekositem ekonomi kreatif. Ini juga menjadi salah satu syarat untuk kita bisa menjadi kota kreatif," katanya.

Edarwan juga meminta dukungan dari Ibu Riana Sari dan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Lampung untuk mengembangkan Pasar Kreatif dan Seni.

"Karena kami yakin potensi ini cukup besar untuk bisa kita kembangkan," katanya.
Dengan hadirnya Pasar Kreatif dan Seni, Edarwan mengatakan untuk menunjukkan bahwa Lampung siap dengan pariwisata dan ekraf untuk menerima wisatawan.
Acara ini turut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, anggota Forkopimda dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

(Adpim)||editor:pzr

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget