Juni 2020

BlogGua, Lampung Utara - Pengalokasian Dana Desa (DD) tahun 2020 Desa Sukamaju Baru Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara mengutamakan pembangunan fisik dan pemeliharaan Covid-19, Selasa (30/06/2020).

Mengingat sumur bor  di Desa Suka Maju sangat dibutuhkan, Kades Ike Saribanon mengalokasikan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD). Untuk mengurangi kekurangan air bersih di waktu bulan kemarau di Dusun 1, 2, 3, dan 4 Desa Sukamaju

Menurut Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Sugeng pekerjaan fisik di Desa Suka Maju diperuntukkan guna membuat Sumur bor 4 unit dan Drainaase 200m, gorong-gorong 3 unit..

“Kami mengerjakan pekerjaan fisik masing-masing Dusun, lebih dulu bermusyawarah antar Dusun (Musdus) dan langsung di musyawarahkan ke desa (musdes). Selanjutnya atas kesepakatan bersama di bangunkan fisik, ”kata Sugeng.

Selain itu, kata Kepala Desa Ike Saribanon Dana Desa juga diperuntukkan guna mencegah wabah covid19 yang sedang melanda masyarakat khususnya di Desa Sukamaju “pungkasnya.

(Elva)||editor: pzr

BlogGua, Lampung Utara - Pengalokasian Dana Desa (DD) tahun 2020 Desa Tulang Bawang Baru Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara mengutamakan pembangunan fisik dan pencegahan Covid-19, Selasa (30/06/2020).

Mengingat lampu jalan di Desa Tulang Bawang Baru sangat dibutuhkan, Kades Hendra Gunawan mengalokasikan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD). Untuk menerangi jalan di Dusun 2, 3 dan 4 Desa Tulang Bawang Baru.

Menurut Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Wawan melakukan pekerjaan fisik di Desa Tulang Bawang Baru diperuntukkan untuk membuat median jalan dan memasang 50 titik lampu jalan di masing-masing dusun.

"Kami mengerjakan pekerjaan fisik masing-masing Dusun, lebih dul bermusyawarah antar Dusun (Musdus) dan langsung di musyawarahkan ke desa (musdes). Selanjutnya atas kesepakatan bersama di bangunkan fisik," kata Wawan.

Selain itu, kata Kepala Desa Hendra Gunawan, Dana Desa juga diperuntukkan guna mencegah wabah covid19 yang sedang melanda masyarakat.

"Kami juga punya tempat isolasi khusus di desa dan Alhamdulillah kami, Desa Tulang Bawang Baru sudah ada ambulance desa dari dana swadaya masyarakat Kabupaten Lampung Utara," pungkas Hendra.

(Elva) || editor: pzr

BlogGua, Lampung Utara - Meli Susyanti (46)
Warga Perum Kota Alam Permai Kelurahan Kota Alam Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara dalam vedionya yang berdurasi 25 menit, diketahui merupakan korban kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas-Begal) yang terjadi pada hari Kamis 30 April 2020 memberikan apresiasi kepada Polres Lampung Utara.

Dimana dalam videonya tersebut korban mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono beserta Tekab 308 Sat Reskrim yang telah meringkus pelaku curas terhadap dirinya.

"Terimakasih kepada Kapolres Lampung Utara dan Tekab 308 yang telah berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap saya. Dan selamat Hari Bhayangkara ke 74 semoga Polri semakin jaya," kata Meli.

Menanggapi hal itu Kapolres Lampung Utara melalui Kasat Reskrim AKP Gigih membenarkan bahwa Polres Lampung Utara melakukan penangkapan terhadap tersangka dalam kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan berdasarkan LP/429/B/IV/2020/POLDA LAMPUNG/RES L.U tanggal 30 April 2020.

“Pelaku yang berhasil kita amankan bernama Bahusin (30) warga Jalan Pangeran Jinul Gg. Pustu Rejosari. Ditangkap pada hari Senin (29/6/2020) sekira pukul 16.00 Wib tepatnya Jalan Penitis Kelurahan Tanjung Aman ,"ujar Kasat AKP Gigih. Senin malam (29/6/20).

(Humas)||editor:pzr

 

BlogGua, Lampung Utara – Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K. patut diacungi jempol. Baru menjabat 11 hari sebagai Kasat Reskrim, dibawah pimpinannya berhasil mengungkap kasus curas yang menonjol di wilayah hukumnya, Senin (29/6/2020).

Pelaku adalah Bahusin (30) warga Jalan Pangeran Jinul Gg. Pustu Kelurahan Rejosari Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, yang di wakili oleh Kasat Reskrim mengatakan, pelaku kita amankan setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan dan mengarah pada pelaku.

"Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku, saya dan tim langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan Penitis Kel. Tanjung Aman Kec. Kotabumi Selatan sekitar pukul 16.00 Wib," kata AKP Gigih.

Lanjut Gigih, kronologi kejadian bermula korban Meli Susyanti (46) warga Perum Kota Alam Permai pada hari Kamis 30 April 2020 Sekira Jam 08.10 Wib melintas dijembatan Perum Kota Alam Permai, tiba-tiba keluar pelaku dari bawah jembatan dan langsung menghadang dan menodong pelapor dengan menggunakan senjata tajam jenis Celurit, dan merampas sepeda motor milik korban.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat No Pol BE 3906 KR, uang sebesar lebih kurang Rp. 1.300.000 dan surat dokumen pribadi. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp. 19.600.000.

"Selain mengamankan pelaku, anggota berhasil mengamankan barang bukti 1 unit HP Vivo V9 warna Hitam, 1 unit Nokia 105 warna Biru dan 1 Unit Motor Honda Beat Warna Merah Putih dari tangan pelaku," kata Kasat Reskrim.

Guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut Pelaku berikut barang bukti sekarang berada di Polres Lampung Utara.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan acaman hukuman 12 tahun penjara," tutup AKP Gigih.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Tengah - Ditengah pandemi Covid-19 Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto melakukan Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional (harganas) Ke-27 dengan sederhana, Senin (29/6/20).

Adapun Tema HARGANAS Ke-27 tahun ini yaitu : "BKKBN Baru dengan Cara Baru dan Semangat Baru Hadir di Dalam Keluargamu", serta dengan mottonya : "Berencana itu Keren".

Bupati mengatakan, dengan semangat tersebut BKKBN saat ini melakukan "Rebranding" pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Bencana atau "Bangga Kencana" dengan tekad agar BKKBN semakin mampu untuk terus berupaya meningkatkan kepedulian keluarga indonesia dalam membangun keluarga berkualitas demi pembangunan sumber daya manusia indonesia seutuhnya.

Program Bangga Kencana di Kab. Lampung Tengah dilaksanakan secara terpadu dengan : "Program Gotong Royong Bupati Lampung Tengah", memberikan pelayanan KB keliling kepada masyarakat di 28 Kecamatan terutama menjangkau masyarakat yang tinggal di kampung yang jauh dari fasilitas kesehatan dan Klinik Keluarga Berencana.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan sumbangsih yang positif bagi Pemerintah Kab. Lampung Tengah dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk dan mewujudkan Keluarga Kecil yang Bahagia dan Sejahtera.

Target sasaran yang dilayani adalah sebanyak 6.065 Akseptor melebihi target yang ditetapkan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung yaitu sebanyak 4.811 Akseptor. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini mempertimbangkan pendekatan dengan kondisi lokasi serta tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang berlaku.

Diakhir sambutan, Bupati mengucapkan terima kasih kepada para keluarga di seluruh Kab. Lampung Tengah yang menjadikan Hari Keluarga sebagai momentum untuk melakukan intropeksi, evaluasi, dalam membangun keluarga dan seluruh pihak yang telah mensukseskan pelaksanaan kegiatan HARGANAS Ke-27. Beliau berharap, semoga dapat dijadikan daya ungkit bagi sinergitas antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan Tim Penggerak PKK, serta Pemda Lamteng.

(Diskominfo)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati pesisir barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH menghadiri acara rapat paripurna persetujuan rancangan peraturan daerah usul Kepala Daerah Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020, bertempat di ruang rapat sekretariat DPRD Pesisir Barat Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (29/6/2020).

Dalam sambutannya bupati menyampaikan 6 (enam) rancangan peraturan daerah, yakni tentang:
1. Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Pesisir Barat nomor 19 tahun 2016 tentang Pajak Daerah;
2. Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Pesisir Barat nomor 20 tahun 2016 tentang Retribusi Jasa Umum;
3. Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Pesisir Barat nomor 21 tahun 2016 tentang Retribusi Jasa Usaha;
4. Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten pesisir barat nomor 22 tahun 2016 tentang retribusi perizinan tertentu;
5. perubahan atas peraturan daerah kabupaten Pesisir Barat nomor 2 tahun 2017 tentang Penataan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi.
6. Perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Pesisir Barat nomor 12 tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat;

Mulai dari tahap paripurna penyampaian nota pengantar, paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, paripurna penyampaian jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, pembahasan di tingkat badan pembentukan peraturan daerah dan pada hari ini kita mengadakan paripurna persetujuan rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah Kabupaten Pesisir Barat. Semoga rancangan peraturan daerah yang kita setujui ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Selanjutnya bupati juga menyampaikan semoga setelah disahkannya perda tentang perubahan atas perda nomor 19 tahun 2016 tentang pajak daerah, perda nomor 20 tahun 2016 tentang retribusi jasa umum, perda nomor 21 tahun 2016 tentang retribusi jasa usaha, dan perda nomor 22 tahun 2016 tentang retribusi perizinan tertentu dapat meningkatkan pendapatan asli daerah yang bertujuan untuk menopang pembiayaan penyelenggaraan pemerintah daerah berdasarkan prinsip demokrasi, pemerataan dan keadilan.

Turut hadir Ketua DPRD, Wakil Ketua l, Wakil Ketua ll dan 21 anggota DPRD Pesisir Barat, Kapolres Lambar-Pesibar, Pabung Kodim 0422 Lambar Pesibar dan seluruh kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Pesisir Barat Hj.Septi Istiqlal, secara resmi membuka pelayanan KB sejuta akseptor dalam Rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke - 27 tahun 2020, di Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (29/6/2020).

Dalam sambutanya Bupati menyampaikan membudayakannya keluarga merupakan lingkungan pertama dalam pembinaan tumbuh kembang, menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian individu. Oleh sebab itu, peran keluarga penting dalam membentuk karakter dan menentukan kualitas bangsa. Keluarga yang sejahtera juga turut membantu dalam mewujudkan visi Kabupaten Pesisir Barat yang madani, mandiri dan sejahtera.

Untuk menciptakan keluarga sejahtera, salah satu cara yang ditempuh pemda adalah melalui pembangunan keluarga. Sebagai institusi sosial terkecil, keluarga merupakan pondasi untuk membangun kehidupan sosial dan kehidupan bermasyarakat.

program pembangunan keluarga berencana (banggakencana) merupakan tanggung jawab kita semua. Kita perlu mengingat kembali bahwa penduduk yang besar dan berkualitas memang dapat menjadi modal pembangunan, namun sebaliknya penduduk yang besar dan tidak berkualitas akan menjadi beban pembangunan. Jika pertumbuhan penduduk terus bertambah dengan laju pertumbuhan yang tinggi sementara pertumbuhan ekonomi tidak tumbuh secara signifikan, pertumbuhan ekonomi yang kini sedang giat-giatnya kita bangun akan menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, tugas kita semua adalah bagaimana menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. SDM berkualitas salah satunya dapat dicapai melalui strategi peningkatan pembangunan keluarga karena peran keluarga begitu penting dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter dan berdaya saing.

keluarga harus juga memiliki kekuatan dan ketahanan sehingga dapat membentuk masyarakat yang kuat dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan. Seperti masa pandemi covid 19 saat ini, kecenderungan timbul masalah dalam keluarga antara lain:

1. Tekanan psikososial ekonomi pribadi dan keluarga
2. Ketidakpastian masa depan
3. Menurunnya peserta KB baru maupun aktif
sehingga dengan kondisi seperti ini dikawatirkan akan terjadi kenaikan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan kualitas ketahanan keluarga.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui gugus tugas covid 19 yang didukung semua pihak telah melakukan kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat tanpa terkecuali untuk membentengi dampak covid 19 di masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.

Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang telah melaksanakan kegiatan pelayanan KB sejuta akseptor yang dilaksanakan secara nasional. Semoga dengan kegiatan pelayanan KB sejuta akseptor ini, sangat membantu masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dalam mengikuti program keluarga berencana, dan saya himbau kepada masyarakat terutama pasangan usia subur (pus) untuk menjadi akseptor KB jangka panjang .

sebelum mengakhiri sambutannya, bupati ucapkan selamat memperingati Hari Keluarga Nasional tahun 2020 kepada seluruh keluarga di indonesia, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat.

Bersama kita bisa mewujudkan keluarga indonesia yang sejahtera.

Kadis PPKB, Nurdiah menyampaikan
Kegiatan pelayanan sejuta akseptor dilaksanakan di 11 kecamatan di puskesmas masing-masing,
Kegiatam ini juga bekerjasama dengan Organisasi IDI, IBI dan organisadi terkait lainya.

Secara Nasional Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh indonesia melalui BKKBN Pusat.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ketua Darma Wanita Kabupaten Pesisir Barat, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Camat Pesisir Tengah, Way Krui dan Krui Selatan, Kepala Puskesmas Krui, Way Krui dan Krui Selatan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pesisir Barat.

(Wari)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Warga Keluhkan Jalan Rusak di sepanjang jalan perbatasan Kecamatan Kotaagung Timur dan Kecamatan Limau, tepatnya di Pekon Suka Banjar Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus  yang tak kunjung diperbaiki hingga saat ini.

Kondisinya, badan jalan antara dua kecamatan tersebut saat ini rusak parah. Masyarakat setempat untuk dapat memiliki jalan yang mulus hingga kini masih sebatas harapan saja karena sampai saat ini jalan penghubung dua kecamatan tersebut tidak kunjung diperbaiki.

Jalan penghubung merupakan akses utama  yang digunakan oleh warga untuk menuju pusat perbelanjan menuju pasar dan Pemerintahan Kabupaten Tanggamus.

Dengan kondisi jalan yang rusak, banyak warga yang melintas harus extra hati-hati, terlebih apabila kondisi hujan, jalan menjadi becek dan sangat licin.

“Dulu kalau tidak salah pernah diperbaiki, namun semenjak  kondisi alam musim penghujan  dan air laut pasang  jalan tersebut  jadi rusak hingga saat ini jalan belum pernah dibangun lagi ,” ungkap seorang warga, Basirun kepada Tim AJOI, Sabtu (27/06/2020).

Menurutnya, jalan yang rusak tidak hanya di satu tempat tetapi banyak, ruas Jalan  pekon sukabanjar yang diperkirakan sepanjang kurang lebih 4 kilometer itu apabila di musim hujan penuh genangan seperti kolam, sehingga kendaraan yang melintas harus extra hati-hati.

Tentunya dengan kondisi jalan yang rusak parah seperti ini, membuat warga yang melintasi di jalan tersebut hanya bisa mengeluh, tetapi mau bagaimana lagi inilah kondisi jalan yang harus dilalui.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus atau Pemerintah Tingkai Satu Provinsi Lampung untuk segera memberikan perhatian kepada warganya dengan memperbaiki jalan tersebut,” harapan warga setempat.

Hal serupa diungkapkan oleh  Sahri, seorang pengguna jalan, “Dengan kondisi jalan yang rusak parah seperti ini, sangatlah merugikan para pengguna jalan, seperti yang saya alami beberapa waktu lalu, saya harus merogoh kocek sampai jutaan rupiah untuk memperbaiki kendaraan saya, dikerenakan filter oli membentur gundukan batu dan mengalami kebocoran sampai piston mengalami ceket,” ungkapnya.

Dituturkan lebih lanjut oleh Sahri, “Apabila kondisi jalan rusak seperti ini dibiarkan terus menerus maka akan bertambah masyarakat yang mengalami kerugian, karena dengan kondisi jalan yang rusak seperti ini kendaraan akan mudah rusak, sedangkan jalan tersebut merupakan akses utama menuju  Pemerintahan  Kabupaten Tanggamus dan pusat perdagangan di  pasar  Kecamatan Kotaagung Timur ,” tambahnya.

Senada dengan Basirun, Sahri berharap pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung baik itu eksekutif maupun legislatif untuk dapat merealisasikan harapan warga yang sudah sangat lama menantikan perbaikan jalan di perbatasan kecamatankotaagung timur kabupaten tanggamus tepatnya di pekon sukabanjar.

“Ini jalan utama yang sering kami gunakan untuk aktifitas perekonomian, kami yakin dan percaya apabila jalan ini diperbaiki, aktifitas perekonomian akan semakin lancar dan meningkat.

Kami paham dengan kondisi sekarang Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tanggamus  sedang fokus menangani wabah Covid 19, tapi kami juga sangat merindukan jalan yang bagus dan mulus, kedua-duanya penting bagi kami masyarakat, mudah-mudahan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dan Pemerintah Provinsi Lampung merealisasikan semuanya,” harapnya.

(Roni /Tim AJOI Tanggamus)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Diah Ajeng Kartika Rahayu, bayi mungil putri pasangan Putut Agung dan Putri Lara Vimaladewi, warga Pekon Sumber Rejo Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat, menderita hidrocefalus atau kelebihan cairan di kepala semenjak lahir. Kepalanya membesar dan badannya mengecil, membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban keluarga tersebut dalam masa pengobatan dan operasi.

Kepala Puskesmas Belimbing, Darno mengatakan pihaknya telah mengetahui tentang hal itu sejak masa kehamilan ibu dari si bayi tersebut. Puskesmas terus melakukan pengawasan perkembangan untuk kesembuhan bayi penderita Hidrocefalus tersebut.

"Kalau anak itu memang sudah terdeteksi dari kehamilannya, makanya kami rujuk ke rumah sakit Mitra Husada Pringsewu. Setelah lahir di RS Mitra Husada, kemudian dirujuk lagi ke RS Abdul Moeloek," kata Darno, Jum'at (26/6/20).

Kondisi bayi tersebut juga sudah diketahui bukan saja oleh pihak puskesmas. Namun dinas Kesehatan Pesisir Barat juga telah mengetahuinya.

"Pada waktu kontrol di Puskesmas Bengkunat Belimbing Kecamatan Bangkunat tanggal 23 Juni 2020, juga sudah dikunjungi Pak Kabid Kesmas & Bu Kasi Kesga & Gizi Dinkes Kab. Pesisir Barat dan sudah diberi motivasi untuk mengikuti jadwal pemeriksaan & penanganannya," jelas Darno.

Saat di RS Abdul Moeloek, kata Darno, karena selisih waktu dengan jadwal praktek dokter spesialis yang akan menangani maka keluarga memutuskan pulang terlebih dahulu ke Bangkunat.

"Dengan dokter spesialisnya pada waktu itu tidak bertepatan dengan jadwal prakteknya jadi belum ketemu. Keluarga memutuskan pulang dulu," ujar Darno.

Lnjut Darno, sejauh ini pihaknya terus berupaya untuk memudahkan dan meringankan biaya pengobatan operasi bayi penderita Hidrocefalus tersebut.

"Memang sudah kasih jadwal rujukan dari puskesmas. Fasilitas BPJS dari orang tuanya sudah ada dan bayinya sudah didaftarkan langsung, seperti itu ceritanya," kata Darno.

Sementara, Putut Agung, Ayah dari bayi tersebut mengatakan sejak lahir putrinya menderita penyakit Hidrosefalus tersebut. Dikarenakan keterbatasan biaya, saat ini pasien baru akan melakukan pengecekan dan pengobatan di RS. Abdul Moeloek Bandar Lampung pada tanggal 29 Juni 2020 dan menggunakan BPJS sementara.

"Kami berharap ada bantuan dermawan yang mau membantu kami untuk pengobatan putri kami tersebut,"ujarnya.

Keterbatasan dana yang dimiliki, apalagi orang tua bayi tersebut hanya seorang buruh tani yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Maka saat ini dia hanya bisa berharap bantuan, baik kepada pemerintah ataupun orang-orang yang mau memberikan donasi untuk bisa meringankan beban penderitaan putrinya.

”Hanya satu harapan saya saat ini, bagaimana caranya agar anak saya bisa di sembuhkan,” kata Putut.

(Wari)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Plt. Kepala Dinaes Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat Miswandi Hasan mengatakan Penyemprotan itu di lakukan oleh seluruh Kantor Pemerintahan se-Kabupaten Pesisir Barat secara serentak di seluruh OPD, Jum'at (26/6/2020).

"Kegiatan ini berdasarkan surat Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat Nomor :/6360/1482/V.06/2020 Perihal : Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak," kata Miswandi.

Tambah dia, Penyemprotan disinfektan dilakukan guna memutus mata rantai Covid-19. Penyemprotan terkonsentrasi pada tempat-tempat yang merupakan fasilitas umum dan kantor-kantor yang melakukan pelayanan publik.

"Kegiatan disinfeksi ini dilakukan oleh seluruh Kantor se-Kabupaten Pesisir Barat untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, adapun Bahan kimia yang digunakan adalah SOS karbol/diterjen yang sudah di sediakan oleh BPBD," ujar Miswandi.

Penyemprotan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB, lanjut dia, penyemprotan ini juga untuk memastikan agar masyarakat merasa aman dan tidak khawatir dengan lingkungan sekitarnya.

(Wari)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI). Opini WTP ini, merupakan kali kelima yang diraih oleh Pemkab Tanggamus.

Opini WTP diberikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus Tahun 2019.

Penyerahan LHP dilakukan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Lampung Hari Wiwoho, SE., MM., Ak., CSFA, CA., dari Kantor BPK RI Perwakilan Lampung, yang diterima oleh Bupati Hj. Dewi Handajani dan Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, secara virtual melalui Video Conference di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Jum'at (26/6/20).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii, Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur, serta sejumlah Kepala OPD.

Usai penyerahan LHP, Kepala BPK RI Perwakilan Lampung Hari Wiwoho dalam sambutannya  mengatakan bahwa LHP diserahkan setelah BPK melakukan pemeriksaan terhadap laporan dari kabupaten/kota, yang kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, termasuk implementasi atas rencana aksi masing masing kabupaten/kota, BPK RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Hari melanjutkan, BPK mengapresiasi segala upaya yang telah dilakukan oleh masing-masing Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel, yang tidak terlepas dari peran dan kerjasama antara jajaran Pemerintah Daerah dengan DPRD.

"Kepada DPRD kami berharap, agar Pimpinan dan Anggota DPRD dapat memanfaatkan dan menggunakan informasi yang kami sampaikan dalam laporan hasil pemeriksaan tersebut, untuk mendorong Pemerintah Kabupaten dan Kota agar lebih meningkatkan pengelolaan dan pertanggung jawaban APBD secara transparan dan akuntabel demi mewujudkan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat secara adil dan makmur," ujar Hari.

Kemudian terkait rekomendasi yang disampaikan atas temuan sejumlah permasalahan, meskipun tidak memengaruhi kewajaran atas penyajian laporan tersebut, Hari meminta pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti selambat-lambatnya 60 hari sejak diterimanya LHP.

Sementara Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani usai penyerahan LHP, mengucapkan syukur atas kembali diraihnya opini WTP dari BPK RI. Bupati juga mengapresiasi kinerja jajaran OPD Pemkab Tanggamus.

"Ini merupakan kerja keras semua pihak, utamanya jajaran organisasi perangkat daerah. Terima kasih atas pencapaian ini. Semoga apa yang diraih ini dapat dipertahankan," ujar Bupati.

Kemudian menyikapi sejumlah catatan dari BPK, Bupati meminta kepada jajaran OPD terkait untuk menyelesaikannya.

"Kita diberi waktu 60 hari, apa yang menjadi catatan agar kiranya segera ditindaklanjuti," kata Bupati.

Senada, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, mengapresiasi kinerja Pemkab Tanggamus atas diraihnya Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Lampung.

"Kami jajaran legislatif berharap diwaktu mendatang Pemkab Tanggamus dapat mempertahankan pencapaian WTP dari LHP BPK Provinsi Lampung. Lalu pengelolaan anggaran di Pemkab Tanggamus semakin akuntabel dan transparan," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain Pemkab Tanggamus diserahkan juga LHP LKPD oleh BPK RI Perwakilan Lampung kepada Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Pesisir Barat dan Pemkab Way Kanan.

(Kominfo)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat Nazrul Arif menandatangani Laporan hasil pemeriksaan ( LHP ) LKPD Turut menandatangani dokumen LHP LKPD Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal melalui vicon, OR Batu Gukhi, Jum'at (26/6/2020).

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Sekda Kabupaten Pesisir Barat. Ir N Lingga Kusuma, Ketua DPRD Kabupaten Pesbar, Ketua DPRD Bandar Lampung, Ketua DPRD Tanggamus, Ketua DPRD Way Kanan dan perwakilan OPD Terkait.

Selanjutnya dalam sambutannya ketua BPK Perwakilan Provinsi Lampung Hari Wiwoho menyampaikan 4 kabupaten dan kota telah menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit kepada BPK RI kemudian laporan keuangan atas pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan pada standar keuangan.

Masih dalam sambutannya, menyampaikan hasil pemeriksaan pada ke empat Pemerintah Kabupaten dan kota yaitu Kota Bandar Lampung, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat adalah Wajar Tanpa Pengecualian dan Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung.

Sambutan Ketua DPRD Pesisir Barat Nazrul Arif mewakili Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Way Kanan mengucapankan Terimakasih atasa kerjasama dan dukungannya sehinngga pelaksanaan pemerikasaan Laporan keuangan Daerah tersebut berjalan dengan lancar.

Sambutan Kepala Daerah disampaikan oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN, dalam sambutanya menyampaiakan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas kerjasama dan dukungannya sehingga berjalan dengan baik dan lancar serta walikota Herman HN juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para petugas dan kepada Kepala OPD di Kabupaten Tanggamus, Pesibar, Way Kanan dan Kota Bandar Lampung atas terlaksananya pemeriksaan laporan keuangan daerah dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian, serta Herman HN berharap semoga Provinsi Lampung bebas Korupsi.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, Sleman - POLRES Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membagikan 1.640 kantong berisi beras 5 kilogram kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Mereka yang mendapatkan bantuan itu adalah fakir miskin, buruh/karyawan yang di PHK, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, purnawirawan/warakawuri TNI/Polri, tenaga medis dan kaum disabilitas. Kegiatan itu dilakukan bertepatan dengan hari Bhayangkara ke-74.

Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto, memimpin lanngsung penyerahan bantuan soasial itu di pusat rehabilitasi YAKKUM Jalan Kaliurang KM. 13,5 Kecamatan. Selain itu, Kapolres juga memberikan nasi kuning kepada pengasuh panti rehalibitasi YAKKUM.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dalam rangka hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020. Kita patut bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana walaupun tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19," kata Anton Jumat 25 Juni 2020.

Ditambahkan Kapolres, saat ini kita semua dalam kondisi penuh keprihatinan karena dampak bencana penyakit menular yang menerpa hampir seluruh dunia baik dampak sosial maupun ekonomi.

"Baksos yang kita laksanakan saat ini sebagai wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari wabah Covid-19," ucapnya.

(Bipani)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Penerima BLT DD Covid19 Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung, Kecewa dengan ulah perangkat Pekon setempat, berbagai alasan dari perangkat pekon, warga belum bisa mengambil dana BLT DD, Jum'at (26/6/20).

Dikatakan Sri Yunani(39)warga Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung, penerima BLT DD di Pekon Campang Tiga, menurut perangkat pekon, pencairan BLT DD Covid19 tidak bisa diwakilkan dan disuruh cepat pulang. Karena dana bisa dibalikin ke desa. Sementara tempat saya kerja dijakarta, masih zona merah. Tidak mungkin saya bisa pulang.

"Katanya tidak bisa diwakilkan suruh secepetnya pulang kalau tidak bisa, dananya dibalikin ke desa,"kata Sri Yunani, menirukan ucapan perangkat Pekon setempat.

Sementara Arin (19) anak dari Sri Yunani mengatakan bahwa tadi pagi kami dikumpulan dan buku rekeningnya belum dikasihin, menurut keterangan perangkat pekon, harus orang yang bersangkutan, soalnya harus tanda tangan dan sampai saat ini buku rekening masih di pegang perangkat pekon karena akan dikonsultasikan ke pihak bank. Perlu diketahui nama ibu saya yaitu Sri Yunani terdaftar sebagai penerima BLT DD covid19, nomor 82.

"Buku rekening masih ditangan perangkat pekonnya tuh. Katanya mau ditanyain dulu ke pihak bank, bisa engga kalau pakai surat kuasa atau tanda tangan nya diwakilkan, setelah itu baru dikabarin lagi,"kata Arin menirukan omongan perangkat pekonnya.

Menyikapi masalah tersebut, Kepala Unit Bank BRI Kotaagung Wawan menyampaikan kepada Tim media, bahwa pengambilan tersebut bisa dikuasai oleh anaknya dengan cara Pemberi kuasa harus menandatangi surat kuasa diatas matrai.

"Bisa di kuasakan ke anaknya, dengan membuat surat kuasa bermaterai diketahui kepala pekon, di lampiri dengan foto copy KTP pemberi dan penerima kuasa plus foto copy KK,"jelasnya saat dikonfirmasi Tim AJO Indonesia melalui Via WatshApp.

lanjutnya, Format surat kuasa ada di BRI, pembuat surat kuasa adalah yang memberi kuasa bukan penerima aparat pekon. Jadi kalo pemberi kuasa ada di pulau jawa, maka surat kuasa suruh dikirimkan dulu ke jawa dan di tanda tangani pemberi kuasa,"terangnya.

Wawan menambahkan, jika penerima ingin format kuasa dirinya mempersilahkan agar datang ke BRI.

"Yang berkepentingan suruh aja kekantor, formatnya ada di komputer customer service,"pungkasnya.

Menanggapi proses pembagian buku rekening yang terjadi di Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung,Suyanto, Sekretaris PMD Kabupaten Tanggamus mengatakan, sepanjang yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima, dana BLT DD tidak hilang. Hanya karena penyalurannya non tunai melalui buku rekening bank, pendek katannya NIK, tentu harus segera diurus agar dananya segera bisa ditransfer ke rekening yang bersangkutan tadi.

"Kalau rekening dan kartu ATM sudah jadi, pengambilan dana BLT DD bisa berwakil,"kata Suyanto Sekretaris PMD Kabupaten Tanggamus via Whattsappnya.

Dan sampai berita ini ditayangkan pihak Pekon belum bisa dikonfirmasi, Sekdes Pekon setempat belum juga balas konfirmasi via WhatsApp dari awak media yang tergabung di AJOI.

(Tim AJO Indonesia)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Dinas kesehatan Kabupaten Pesisir Barat melakukan Monitoring dan evaluasi pembayaran kapitasi khusus Puskesmas di kawasan terpencil dan sangat terpencil dengan tema "Dengan Gotong Royong Semua Tertolong".

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat (Diskes Pesibar), Tedi Zadmiko menekankan agar para petugas selalu mengutamakan peningkatan profesionalisme kerja.

"Ini monitoring untuk daerah-aerah tertingal saja seperti Puskemas Pulau Pisang, Lemong dan Bangkunat," ujarnya saat menberikan sambutan di Aula Hotel Sartika, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (25/6).

Dia juga akan memastikan pelayanan jaminan kesehatan masyarakat bisa terlayani dengan baik jangan sampai Faskes tidak bisa melayani masyarakat yang akan berobat.

"Saya tidak mau yang seperti itu, tapi laksanakanlah semua sesuai Tupoksi dan Profesionalisme kerja, jangan samapai masyarakat sudah membayar lebih tetapi tidak pelayanan terbaik," tambahnya.

Tedi juga berharap jangan sampai dana tidak terserap, dianggap wanprestasi. Mari kita bekerja dengan hati semoga ini menjadi amal ibadah kita dan bekerjalah sesuai dengan perundang-undangan yang belaku," tutupnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Kesehatan Pesibar dengan BPJS dan Optik Citra selaku distributor alat bantu penglihatan berupa Kacamata.

(wari)

BlogGua, Jakarta - Ormas pendukung Presiden Joko Widodo, PROJO, menyatakan desakan menjatuhkan Presiden dalam demonstrasi anti RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) merupakan tindakan inkonstitusional.

PROJO bahkan menilai desakan itu telah menelikung demokrasi dan menciderai amanat rakyat.

"PROJO di garis terdepan dalam melawan setiap usaha inkonstitusional dan anti-demokrasi untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo," kata Sekjen PROJO Handoko, Jum'at (26/6).

Handoko mengatakan keberhasilan pemerintahan Presiden Jokowi dalam menangani pandemi Covid-19 ditorpedo oleh desakan pemakzulan yang tidak berdasar sama sekali.

Dia menjelaskan bahwa Presiden Jokowi pada 16 Juni 2020 telah memutuskan menunda pembahasan RUU HIP bersama DPR. Dengan keputusan itu RUU usul inisiatif DPR tersebut otomatis tidak bisa dibahas lebih lanjut.

Menurut Handoko, Presiden berpendapat RUU HIP masih memerlukan lebih banyak aspirasi masyarakat. Keputusan Presiden Jokowi tersebut hasil menelaah masukan masyarakat yang disuarakan berbagai kelompok, termasuk ormas Islam.

"Media memuat keputusan itu dan DPR juga mendukung serta memahaminya. Hormati, jaga aspirasi, kehendak dan pilihan rakyat. Jokowi - KMA Presiden dan Wapres 2019 - 2024, " kata Handoko.

Tiga hari kemudian yaitu 19 Juni, Presiden juga menerima masukan serupa dari para purnawirawan dan mantan petinggi TNI.

Tapi pada Rabu, 24 Juni, atau 8 hari sejak keputusan Presiden Jokowi untuk menolak pembahasan RUU HIP, muncul demonstrasi yang menuduh Presiden mendukung RUU HIP sehingga harus dimakzulkan.

"Demonstrasi basi yang mendesakkan pencopotan Presiden itu yang keterlaluan dan inkonstitusional," kata Handoko.

PROJO mengajak masyarakat menyikapi secara kritis setiap gerakan politik yang mengada-ada dan inkonstitusional seperti yang terjadi pada 24 Juni yang lalu.

"Kami yakin masyarakat sudah dewasa. Apalagi Indonesia sedang prihatin dan membutuhkan kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19," kata Handoko

(Ketum AJO Indonesia)||editor:pzr

👏🙏👏🙏🙏🙏

BlogGua, Tanggamus - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung juga Ketua Dekranasda Hj. Riana Sari Arinal melaunching kain sarung Pelangi Belah Ketupat produksi Kabupaten Tanggamus, di lokasi air terjun Way Lalaan Tanggamus, Kamis (25/6/2020).

Launching sarung Pelangi Belah ketupat ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus, disaksikan oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE, MM.

Riana Sari Arinal memuji kreatifitas pengrajin di Tanggamus. Ia berharap dengan launching Sarung Pelangi Belah Ketupat akan menambah kekayaan seni dan budaya Kabupaten Tanggamus khususnya dan Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari Arinal mengajak masyarakat untuk mencintai produk daerah dan produk dalam negeri. Kepada para pengrajin dan usaha kecil agar jangan ragu-ragu membeli bahan dari masyarakat sendiri. Masyarakat juga dihimbau agar membeli produk dari UKM. Agar program bela beli UKM dapat terealisasikan. Karena produk dari UKM juga tidak kalah berkualitas dengan produk lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani, memuji kepedulian Ketua Dekranasda Provinsi Lampung terhadap kerajinan Provinsi Lampung. "Semangat Ibu Gubernur dalam meningkatkan produk-produk Lampung luar biasa. Ini bisa menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi kerajinan daerah Lampung," ujar Bupati Dewi.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani melanjutkan, Tanggamus dengan 20 kecamatan yang ada, didukung dengan berbagai potensi alam, laut dan budaya terus berbenah. Bupati juga mengucapkan terimakasih atas Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi dan Ibu Riana Sari Arinal, sehingga ke depan Kabupaten Tanggamus semakin maju dan Provinsi Lampung semakin berjaya.

Dengan launching sarung Pelangi Belah Ketupat salah satu kekayaan budaya Tanggamus yang sebagian wilayahnya merupakan masyarakat pesisir, Bupati berharap akan diminati masyarakat Lampung dan bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

*Serahkan Bantuan Sembako
Dalam kunjungan ke Kabupaten Tanggamus, Riana Sari Arinal menyerahkan ratusan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus.

Selaku Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda dan Ketua Umum LKKS, Riana Sari menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para pengrajin, warga berkebutuhan khusus, kader Posyandu, UP2K dan masyarakat.

Rombongan TP PKK dan Dekranasda yang menyerahkan bantuan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus antara lain, Mamiyana Fahrizal, Rusdiana Adi Erlansyah, Fera Mulyadi, dan sejumlah pengurus PKK, Dekranasda dan LKKS.

Riana Sari juga mengatakan, Provinsi Lampung memborong 3 Juara sekaligus dalam Lomba Video Inovasi Daerah Tatanan  New Normal : Juara 1. Sektor Rumah Makan, Juara 2. Sektor Pasar Modern, Juara 3. Sektor Pasar Tradisional. Semua itu tidak lepas dari kerja keras Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, dukungan para bupati/walikota serta peran masyarakat Lampung.

Riana Sari juga istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini menyampaikan pesan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari Covid-19.

Memasuki New Normal (Kebiasaan Baru), Riana Sari menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, di rumah saja, sedia hand sanitizer, bila kemana-mana jangan lupa pakai masker, tetap jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, setibanya di rumah langsung mandi, tidak bersalaman dulu. Riana Sari juga mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

(Diskominfotik)||editor:pzr

BlogGua, Jakarta Barat - Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat Aiptu Suyatno, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah rumah ibadah.

Kali ini, penyemprotan dilakukan di tiga lokasi yakni Mushollah AL Firdaus, Mushollah AL Jihad dan di Masjid AL Amar, Rabu (24/06/2020).

"Penyemprotan rutin kami lakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19, ini sebagai sarana jemput bola untuk menyemprotkan cairan disinfektan di sarana ibadah," ujar Suyatno.

Dirinya berharap dengan penyemprotan cairan disinfektan yang rutin dilaksanakan, nantinya warga merasa aman dan nyaman jika rumah ibadah kembali dibuka.

“Seluruh area dilakukan penyemprotan mulai dari area parkir, ruang ibadah, pintu, jendela, tangga hingga area kantin,” tambahnya.

Sambutan baik dan apresiasi disampaikan oleh masing-masing pengurus atas pelaksanaan penyemprotan tersebut. Selanjutnya pada masing - masing penerimaan atas kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan terima kasih atas kesediaannya menerima pelaksanaannya.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Soal pemeriksaan Pekon Campang Tiga tentang laporan dugaan Pembangunan Fiktif TA 2018 dan Klaim Hak milik Tanah serta intimidasi warga di Pekon Campang Tiga tidak ada unsur kecurangan dan diminta LSM LIPAN DPD Tanggamus agar crosschek bersama. Inspektorat Tanggamus melalui Inspektur Pembantu lima (Irban V) enggan memberikan keterangan, Rabu (24/06/2020).

Saat dikonfirmasi Tim media Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia DPC Tanggamus, Tabroni Irban V enggan menanggapi hal tersebut dengan alasan dirinya tidak ada hak untuk menjawab hasil pemeriksaan.

"Maaf, saya tidak bisa kasih keterangan hasil pemeriksaan itu lagi, saya habis ditegur pimpinan agar tidak menyampaikan hasil pemeriksaan apapun. Masalahnya, waktu media memberitakan kemarin itu saya ditegur. Kalau mau keterangan hasilnya, langsung saja konfirmasi pimpinan,"ucapnya sambil berjalan menuju kendaraan mobilnya.

Dikesempatan yang sama dan ditempat yang berbeda, disiniyalir Kejaksaan Negeri (KEJARI) Kabupaten Tanggamus telah melakukan pemeriksaan terhadap Oknum yang mengaku Sekdes Pekon Campang Tiga.

Saat dikonfirmasi Tim, Mesi yang mengaku Sekdes Pekon tersebut tergesa - gesa dan enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan di kantor Kejari Tanggamus.

"Saya enggak tau masalahnya mas,"singkatnya sambil menarik gas motornya.

Saat Tim mengulangi siapa identitas sebenarnya, dirinya mengaku sebagai Sekdes yang bernama Mesi.

"Iya saya Sekdes, nama saya Mesi,"pungkasnya.

Sementara, menurut keterangan Musanif Amran Ketua LSM LIPAN DPD Kabupaten Tanggamus, bahwa sekdes Pekon Campang Tiga tidak ada yang bernama Mesi.

"Tidak ada yang bernama Sekdes bernama Mesi kalau sepengetahuan saya,"imbuhnya.

(Roni/Tim)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Utara - Personil Tim Cobra Satres Narkoba Polres Lampung Utara kembali berhasil meringkus seorang terduga pengedar Narkotika golongan I jenis shabu.

Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Aris Satrio Sujatmiko mewakili Kapolres, AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, Riko Handoko (29) warga Kotabumi itu diringkus pada Selasa (23/6/2020) malam.

"Pelaku diduga sebagai pengedar Narkotika golongan satu jenis sabu itu ditangkap tadi malam oleh opsnal Satres Narkoba Polres Lampung Utara bersama pelaku juga turut diamankan sejumlah alat buktinya," imbuh Iptu Aris Satrio Sujatmiko, Rabu (24/6/2020).

Dijelaskannya, pelaku diamankan di TKP Gang Cimahi Kelurahan Gapura Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara berikut barang bukti berupa 10 paket yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto lebih kurang 8,40 gram, 3 buah plastik klip dan 1 buah dompet warna merah.

Tersangka bersama barang buktinya telah diamankan di Satres Narkoba Polres Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan guna pengembangan dan sidik lebih lanjut.

Pasal yang dikenakan terhadap tersangka, lanjutnya, Pasal 112 Ayat (2) dan atau Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

"Karena kondisi saat ini sedang Pandemi Covid 19 terhadap tersangka setelah kita amankan, kita lakukan pengecekan kesehatan tubuh, memberikan penyemprotan cairan disinfektan," jelas Iptu Aris.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, Tanggamus - Pemeriksaan laporan tentang dugaan pembangunan fiktif ADD 2018 dan klaim hak milik tanah di Pekon Campang Tiga oleh Inspektorat Kabupaten Tanggamus merasa kesulitan dalam menangani masalah tersebut.

Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independen Pemantau Aanggaran Negara (LSM LIPAN) DPD Tanggamus, layangkan surat guna mengajak Inspektorat Kroscek bersama. Senin, 22 Juni 2020.

Ketua LSM LIPAN DPD Tanggamus, Musanif Amran kepada Tim Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia DPC Tanggamus, surat ke Inspektorat berdasarkan pernyataan Irban V, tidak ada menemukan pembangunan ADD 2018 di Pekon Campang Tiga yang diduga fiktif. Padahal cukup jelas di sampaikan masyarakat, bahwa pada tahun 2018, ada pembangunan yang tidak di bangunkan oleh Pemerintah Pekon setempat.

“Kami dari Lsm Lipan, akan membuktikan tentang kebenaran laporan masyarakat dari hasil pemeriksaan Irban V. Kami meminta kepada Irban V, fotocopy Lpj Pekon Campang Tiga TA 2018 dan Lpj TA 2019, agar Irban V, LSM LIPAN dan masyarakat Pekon turun bersama kelapangan mengkroscek kebenarannya,”katanya.

Pertama, Musanif menjelaskan, Jual beli tanah Bp. Hartono, baru di DP, sudah di miliki dan di jualkan calon pembeli/Kakon Suyadi dan mengklaim miliknya, ini dapat dibuktikan dengan telah dibangunnya tanah tersebut menjadi lapangan bola.

Dalam surat perjanjian, yang memberi uang DP adalah anak Kakon Suyadi yang menjadikan lapangan bola untuk aset Pekon Bapaknya (Kakon). Apakah ini bukan suatu pelanggaran?.

Kedua, pembangunan fiktif yang di nyatakan sudah di bangunkan semua, atas nama lembaga meminta kepada Irban V, untuk croscek kelapangan supaya membuktikannya.

“Selanjutnya Masyarakat mempertanyakan tentang Aset Pekon, yang di atur dalam aturannya dengan peraturan dan UU, bukannya mendapatkan jawaban sesuai aturan, malah masyarakat di intimidasi, di ancam dan di takut takuti. Apakah itu bukan suatu pelanggaran?.”

“Dengan adanya ini, kami meminta kepada inspektorat atau Irban V utk transparan dan mengkaji ulang tentang laporan yang kami sampaikan,”tegas Musanif.

Di beritakan sebelumnya, Inspektorat Kabupaten melalui Inspektur Pembantu Lima (Irban V), merasa kesulitan dalam menindak lanjuti laporan dugaan Klaim hak milik tanah dan Pembangunan Fiktif di Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung dan menganggap bahwa laporan tersebut tidak terdapat kecurangan dari hasil pemeriksaan tersebut.

(Roni/AJO Indonesia)||editor:pzr

BlogGua, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI pada, Selasa 23 Juni 2020, di Jakarta. Dalam rapat kerja tersebut Menteri Suharso memaparkan agenda restrukturisasi program kementerian/lembaga.

Restrukturisasi ini adalah salah satu visi dan misi presiden yang tertuang dalam 7 agenda pembangunan RPJMN 2020-2024. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya penyederhanaan birokrasi seperti memangkas prosedur dan birokrasi yang panjang serta menyederhanakan eselonisasi, maka setiap kementerian/lembaga perlu merestrukturisasi organisasinya agar dapat tercipta efisiensi dan efektifitas.

“Tujuan dari restrukturisasi program kementerian/lembaga ialah untuk efisiensi dan efektivitas, dimana program/kegiatan kementerian yang output-nya sama akan dikurangi,” ujar Menteri Suharso.

Kondisi saat ini terdapat 86 kementerian/lembaga dengan 289 eselon 1 menghasilkan 428 program. Jika terjadi restrukturisasi maka program akan disederhanakan menjadi 102 program, dengan rincian 84 tidak lintas dan 18 lintas kementerian/lembaga.

Tentunya penyederhanaan ini akan mengurangi adanya cost of bureaucracy (overhead cost belanja barang), karena satu program bisa digunakan oleh beberapa UKE I. Namun, restrukturisasi ini bukan untuk pengurangan pegawai, penurunan pangkat, apalagi berkurangnya penghasilan dari ASN. Sebaliknya, kementerian/lembaga dapat meningkatkan konvergensi kegiatan pembangunan menjadi lebih sederhana dan efektif.

(Bappenas)||editor:pzr

BlogGua, Jakarta - Unit Reskrim Polsek Kalideres, berhasil meringkus tiga orang tersangka pemerkosaan terhadap seorang wanita ber keterbelakangan mental SP (21), warga Kampung Belakang, Kamal, Kalideres Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres Kompol H Slamet menerangkan, tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial BH (24) EEM (24) dan AP (21).

"Dari hasil pemeriksaan, tiga pelaku yang merupakan oknum Security di salah satu Rumah Sakit swasta di wilayah Kalideres, terbukti melakukan tipu muslihat dengan membujuk korban untuk melakukan persetubuhan," ujar Kompol Slamet, Senin (21/06/2020).

Slamet memaparkan, kejadian berawal pada saat korban sedang berjalan di dekat rumahnya, lalu bertemu dengan tersangka. Kemudian korban diajak ke tempat kosan tersangka di wilayah Dadap Tangerang menggunakan sepeda motor.

"Korban kemudian dipaksa untuk melakukan hubungan badan secara bergilir," papar Slamet.

Setelah memuaskan aksi bejatnya, lanjut Slamet, korban diajak ke salah satu tempat penginapan, lagi-lagi korban dipaksa memuaskan aksi bejat tersangka.

"Ketiga pelaku kita jerat Pasal 285 KUHP dan atau pasal 286 KUHP," Imbuhnya.

(Humas)||editor:pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat meraih penghargaan terbaik ketiga dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Sektor Pasar Tradisional Kategori Daerah Tertinggal Se - Indonesia.

Penghargaan tersebut disampaikan pada acara penganugerahan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 oleh Kementerian Dalam Negeri yang disiarkan melalui Video Conference dan Live streaming yang terpusat di Gedung Sasana Bhakti Praja Lt 3, Jl. Medan Merdeka Utara No 7 Jakarta Pusat, Senin (22/06/2020).

Penganugerahan penghargaan Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 itu sendiri dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.

Dalam arahannya, Wakil Presiden menjelaskan bahwa seluruh dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19, dan hampir seluruh dunia mengalami dampak Covid-19, sehingga semua negara membuat kebijakan yang belum pernah dibuat sebelumnya.

Selain itu Wakil Presiden juga menyampaikan bahwa beberapa Negara menerapkan kebijakan ekstrem seperti lockdown. Namun Indonesia menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Inilah yang sering disebut dengan bekerja, belajar, dan beribadah dirumah.

Sebagai bagian transisi sebelum ditemukannya vaksin Covid-19, lanjut Wapres, saat ini Pemerintah dengan sangat serius mengkaji tatanan new Normal. Upaya ini untuk mempersiapkan masyarakat menuju tatanan baru bagi masyarakat yang Produktif dan Aman Covid-19 serta mampu mendorong pergerakan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma'ruf Amin sangat mengapresiasi inisiatif Kementerian Dalam Negeri dan semua daerah untuk memperkuat tatanan daerah dengan mempersiapkan tatanan normal baru yang sudah tentu diperlukan inovasi yang menjadi kunci daerah untuk memasuki era produktif dan aman covid-19.

Dari 7 (tujuh) sektor yang dilombakan pada ajang inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengikuti 3 (tiga) sektor yaitu Sektor Pasar Tradisional, Tempat Pariwisata, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Alhamdulillah dari tiga sektor yang diikuti, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat meraih penghargaan terbaik ketiga pada ajang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 pada Sektor Pasar Tradisional Kategori Daerah Tertinggal Se - Indonesia.

(wari)||editor:pzr

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Lampung, Ibu Riana Sari Arinal menyalurkan 175 paket sembako kepada masyarakat Kota Bandar Lampung yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terdampak Covid-19, Selasa (23/6/2020).

Adapun sejumlah titik yang diberikan bantuan di antaranya Kelurahan Labuhan Dalam dan Kelurahan Way Kandis Kecamatan Tanjung Senang dan Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Timur.

"Kami menyalurkan bantuan sembako dari YJI Pusat yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 terutama yang terkena PHK. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak ibu semua dalam menghadapi pandemi ini," ujar Ibu Riana.

Selain di Kota Bandar Lampung, bantuan paket sembako juga diberikan di Kabupaten Lampung Selatan sejumlah 175 paket.

Ibu Riana mengatakan YJI Pusat memberikan bantuan kepada tiga Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung karena dinilai berperan secara aktif menggerakan organisasi YJI.

"Provinsi Lampung mendapat bantuan karena selalu berperan aktif menggerakan organisasi ini. Ayo lebih banyak lagi mengajak masyarakat untuk mengikuti senam jantung sehat," katanya.

Ibu Riana menyebutkan meski dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat diminta untuk tetap semangat, selalu bergotong royong membantu terhadap sesama.

"Walaupun dikasih cobaan seperti ini kita harus sabar dan tetap semangat, selalu bergotong royong serta saling bahu membahu," ujarnya.

Ibu Riana mengajak masyarakat untuk terus mengikuti anjuran Pemerintah dengan tetap berada dirumah saja dan mematuhi protokol kesehatan.

"Tidak usah keluar rumah kalau tidak berkepentingan, kalaupun harus keluar rumah jangan berlama-lama, hindari kerumunan, jaga jarak dan terus menggunakan masker. Kalau sudah sampai di rumah, bersihkan semua pakaian dan mandi. Mari jaga keluarga kita agar tidak terkena Covid-19," katanya.

(Adpim)||editor:pzr

BlogGua, Bandar Lampung - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, meninjau Laboratorium Pengujian Covid-19 di Laboratorium Balai Besar POM, Pahoman, Bandar Lampung, Senin (22/06).

Fahrizal mengatakan bahwa perjalanan Provinsi Lampung melawan Pandemi Covid sudah cukup panjang terhitung semenjak pertengahan maret jelang HUT Lampung, dimana ketika itu semua rangkaian acara perayaan HUT Lampung dibatalkan.

Fahrizal juga menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan semua unsur yang terlibat di dalamnya yang tidak hanya berjuang keras melawan Covid, tapi juga berjuang menyajikan informasi kepada publik. Hal ini membuahkan hasil nyata walaupun posisi Lampung diapit oleh zona merah dan zona hitam.

Provinsi Lampung merupakan Provinsi dengan tingkat infeksi terendah kedua secara nasional dibawah Aceh.

"Ibu Reihana (Kadis Kesehatan Provinsi Lampung) tidak hanya berjuang keras melawan Covid, tapi juga berjuang menyajikan informasi kepada publik. Ketersediaan informasi pada publik penting, jangan sampai menimbulkan kebingungan publik. Kalau publik bingung, stres, itu akan menurunkan daya tahan tubuh," jelas Fahrizal.

Di sisi lain, Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung menyampaikan kesiapannya melakukan pengujian di Laboratorium Pengujian Covid-19 di BBPOM Bandar Lampung.

"Sesuai arahan Kepala Badan POM bahwa kami Balai Besar POM seluruh Indonesia sekarang, khususnya di Bandar Lampung, harus membantu Pemerintah Daerah dalam hal ini kami membantu dalam hal pengujian. Hari ini kita sudah dilihat oleh Pemerintah Pusat, Insyallah kami sudah dinyatakan siap untuk melakukan pengujian sampel Covid-19 dengan koordinasi dan dukungan dari Dinas Kesehatan dalam hal ini Satgas Terpadu Pemprov Lampung," ungkapnya.

Peninjauan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Balai Besar POM di Bandar Lampung, Badan POM P3OMN, Kepala Loka POM Tulang Bawang, dan Dinas/Instansi teknis terkait.

(Diskominfotik)||editor: pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Pekerjaan pembangunan pelebaran jalan yang berlokasi di jalan wisata Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat.

Proyek tersebut disinyalir merupakan proyek siluman. Karena tidak adanya plang informasi yang terpasang di lokasi pekerjaan.

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua komisi II DPRD, Rohan Efendi mengatakan bahwasannya belum meninjau secara langsung ke lokasi pekerjaan.

"Kita dari komisi II belum melakukan peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan. Nanti kami bahas bersama anggota yang lain, dan secepatnya kita akan meninjau lokasi," ungkap Rohan, Senin (22/06/2020).

Dilanjutkan Rohan, seharusnya plang informasi pekerjaan dipasang di lokasi atau yang dapat diketahui publik.

"Jadi dengan demikian jelas pihak pekerjanya siapa, nilai berapa, sumber dana darimana, berapa lama, dan berapa volume. Kita akan segera crosschek ke lapangan," pungkasnya.

Sebelumnya, pihak pemborong pekerjaan, Ahok Wijaya, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwasannya plang tersebut disimpan di mess pekerja.

"Untuk nilai pekerjaan sebesar 4,5 Milyar, mengenai plang sengaja tidak dipasang karena warga sekitarnya banyak yang usil. Jadi kami simpan di mess pekerja. Untuk lebarnya itu 1 meter dan kedalaman 35 centimeter," ujarnya.

(Wari)

BlogGua, Lampung Utara - Diduga ada oknum perangkat Desa Peraduan Waras, Abung Timur, Lampung Utara memanipulasi data untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Senin (22/6/2020).

Menurut beberapa warga di Desa Peraduan Waras Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara, sebut saja (PI) mengatakan bahwa ada oknum perangkat desa dan kasi pemerintahan desa yang mendapatkan BLT-DD.

"Ada salah satu oknum perangkat desa yaitu kasi pemerintahan desa (Ns) mendapatkan Bantuan Langsung Tunai", kata (PI) kepada BlogGua dan rekan-rekan.

Bukan hanya itu saja, sambung (RM *nara sumber), istri dari oknum tersebut (RW) mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Yang herannya lagi (Ns) dan (RW) tidak berdomisili di Desa Peraduan Waras, mereka berdua, Berdomisili di Desa tetangga, yakni Sidomukti", imbuh (RM).

Saat awak media melakukan crosscheck di Dinas Capil, ternyata benar (NS) dan (RW) berdomisili resmi sebagai warga penduduk di RK.001 Desa Sidomukti.

Disamping itu, Sekertaris Desa Peraduan Waras, Margiantoro pun membenarkan bahwa saudara (Ns) adalah perangkat desa dan tinggal di Desa Sidomukti. Namun Kartu Keluarganya beralamat di Desa Peraduan Waras.

"Kalau masalah dia mendapatkan bantuan atau tidaknya, coba konfirmasi ke operator desa", cetus Margiantoro.

Sementara, PJs Imron sebagai Sekcam menjelaskan bahwa besaran dana untuk Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan bantuan tersebut rata rata Rp. 600.000,- per kepala keluarga setiap bulannya selama tiga bulan dan jika ada Oknum Perangkat Desa yang menerima BLT-DD, kata Imron, hal itu sangat menyalahi aturan.

"Kalau perangkat desa, apalagi oknum kasi pemerintahan sangat menyalahi aturan, sekali saya camkan bahwa perangkat desa menyalahi aturan, apalagi di duga oknum tersebut, berdomisili di sidomukti",ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan (NS) dan (RW) belum bisa di konfirmasi.

----||----

Untuk diketahui, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan soal bantuan langsung tunai (BLT) desa. Program ini merupakan realokasi anggaran dana desa untuk bantuan langsung tunai.

Abdul menegaskan bahwa sasaran BLT desa adalah warga miskin yang kehilangan pekerjaan karena virus Corona. Kemudian, yang paling penting adalah warga tersebut belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah

virus corona (covid-19). Rencananya, pemerintah akan memberikan beberapa jenis bantuan sosial berupa bantuan paket sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah bantuan yang bersumber dari Kementrian Sosial Republik Indonesia yang akan diberikan kepada masyarakat berdasarkan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sedangkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) adalah bantuan yang berasal dari alokasi dana desa pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang akan diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang kehilangan mata pencaharian karena pandemik virus corona atau Covid-19 selain itu juga bagi masyarakat yang tidak menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga Kartu Prakerja. Masyarakat calon penerima BST maupun BLT akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 600.000,00 per kepala keluarga setiap bulannya selama tiga bulan. Sehingga total bantuan yang diterima per keluarga adalah Rp 1.800.000,00.

Tujuan dari rencana pemberian program bantuan ini adalah guna menjaga daya beli masyarakat di masa pandemik virus corona. Nantinya, semua bantuan tersebut akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

(Elva)||editor: pzr

BlogGua, Tanggamus - Polres Tanggamus menggelar serah terima jabatan (Sertijab) Kasatres Narkoba dari AKP Hendra Gunawan, SH. kepada AKP I Made Indra Wijaya, SH., Senin (22/6/20).

Sertijab dipimpin langsung Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK. MM di Aula Paramasatwika dihadiri Wakapolres Kompol MN. Yuliansyah, SH. MH., para Kabag dan Kasat.

Selain itu, para Kapolsek turut hadir bersama beberapa perwakilan personel Polri maupun ASN sebab Sertijab digelar sederhana terkait pengurangan perkumpulan ditengah pademi Covid-19.

Bahkan sebelum memasuki ruangan, seluruh personel yang akan memasuki ruangan termasuk pejabat utama terlebih dahulu melakukan cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh.

Selain sederhana, Prosesi Sertijab juga dilaksanakan secara singkat meliputi laporan pejabat yang serah terima, pengambilan sumpah jabatan serta tanda tangan memorandum kegiatan tersebut.

Kapolres AKBP Oni Prasetya, mengatakan, Sertijab merupakan tindak lanjut mutasi pejabat di lingkungan Polda Lampung merupakan salah satu upaya penyegaran organisasi pada aspek SDM dan pembinaan, kesatuan serta pembinaan karier yang bersangkutan.

“Hal ini untuk lebih meningkatkan kinerja guna mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas Polri sebagai pemelihara Kamtibmas, penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat khususnya di Polres Tanggamus,” kata AKBP Oni Prasetya usai kegiatan.

Kesempatan itu, Kapolres menyampaikan selamat bertugas kepada AKP I Made Indra Wijaya, SH atas jabatan sebagai Kasat Resnarkoba Polres Tanggamus dan berharap dapat lebih meningkatkan tugas pemberantasan Narkoba di Kabupaten Tanggamus menjadi lebih baik lagi.

Kepada AKP Hendra Gunawan, Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama berdinas di Polres Tanggamus.

“Selamat bertugas di Polres Tanggamus kepada AKP I Made Indra Wijaya dan penghargaan setingginya kepada AKP Hendra Gunawan atas kinerja dan inovasi telah mengukir prestasi di Polres Tanggamus,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Sertijab kedua pejabat tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Lampung Nomor : ST/601/VI/KEP/2020 tanggal 11 Juni 2020.

Tertuang disana AKP Hendra Gunawan, SH dimutasikan menjadi Kasatres Narkoba Polres Lampung Tengah, penggantinya adalah AKP I Made Indra Wijaya, SH yang sebelumnya menjabat Kasatres Narkoba Polres Way Kanan.

(Budi/NN)||editor: pzr

BlogGua, Pesiair Barat - Pandemi corona menyebabkan Pekon- pekon di Kabupaten Pesisir Barat menyikapi dengan prioritas pencegahan dan penanganan wabah itu. Meskipun tetap berupaya maksimal dalam melaksanakan pembangunan fisik tahun 2020 ini, yang telah direncanakan sebelumnya.

Seperti yang dikatakan Peratin Pekon Bandar Kecamatan Lemong, Hidayat, Minggu (21/6/20).

Kata dia, ada 34 orang penerima BLT yang bersumber dari DD tahun 2020 Pekon Bandar. Jumlah itu keluar karena memang banyak warga di Pekon itu telah tercover dari bantuan PKH, Rastra, Bantuan Pangan Non Tunai, BLT dari Kemensos dan bantuan pemerintah lainnya. Saat ini BLT dari DD Pekon itu telah disalurkan untuk tahap pertama.

"Kami upayakan tercover semua, kecuali PNS, dan kalangan masyarakat yang memang sesuai aturan tidak boleh menerima bantuan ini," kata Hidayat.

Penting, kata Hidayat, menjaga suasana kondusif dan nyaman masyarakat di Pekon. Sehingga untuk pembagian BLT yang bersumber dari DD, pihaknya telah mengumumkan hal itu di masjid. Agar masyarakat mengetahui siapa dan mengajukan diri untuk menjadi penerima kalau memang belum mendapat bantuan apa apa atau terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah.

"Waktu itu kami umumkan di masjid. Datang saja nanti kami masukkan dalam daftar penerima. Kalau sekarang sudah tutup. Karena memang sudah diajukan," ujar Hidayat.

Bahkan kata dia, karena rasa kemanusiaan, ada warga Pekon itu yang pulang kampung karena terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan tempatnya bekerja. Oleh pihaknya kemudian diberikan bantuan secara pribadi yang setara nilainya dengan bantuan BLT.

"Ada warga kami disini yang seperti itu karena sudah tidak bisa masuk daftar penerima BLT karena sudah tutup. Ya saya bantu dengan dana pribadi. Karena mereka korban PHK, jadi pulang kampung, tadinya mereka kerja di Bandar Lampung," kata dia.

Namun demikian, kata dia, meskipun penanganan dan pencegahan covid19 menjadi hal utama. Pembangunan fisik yang bersumber dari DD tahun 2020 dipekon itu tetap dilaksanakan.

"Pembangunan fisik masih bisa kami laksanakan. Kami lakukan efisiensi. Kegiatan seperti kekiceran , pengajian, kan gak boleh kumpul-kumpul, kami tiadakan. peralihan dana disana sini kami pindahkan untuk penambahan dana untuk pembangunan fisik. Tetapi kalau memang anggarannya memang tidak bisa mencukupi sesuai dengan rencana pembangunan awal, kan bisa dikurangi volume pembangunan itu disesuaikan dengan jumlah dana yang ada," kata dia.

Terpisah, senada dikatakan Peratin Pekon Lemong Kecamatan Lemong, Winata, ada 100 orang di Pekon itu yang dapat BLT bersumber dari DD tahun 2020.

Masa pandemi banyak anggaran tersedot untuk covid19, sehingga rencana pembangunan fisik dari DD tahun 2020 di Pekon itu yakni pembangunan Siring atau talud di pemukiman warga kemungkinan akan ditunda dan baru dapat dilaksanakan pada tahun mendatang.

"Tetapi kalau pembangunan jalan rabat didaerah pedukuhan tetap akan kami laksanakan. Karena itu penting sekali, selama puluhan tahun jalur itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, padahal jalan itu menuju sentra wilayah perkebunan dipekon ini, kopi cengkih, lada dan lainnya," kata Winata.

(Wari)||editor: pzr

BlogGua, Tasikmalaya - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas melakukan pertemuan dengan Walikota Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya, dan Bupati Garut di Kantor Walikota Tasikmalaya, Jum'at (19/6/20).

Kunjungan ini dalam rangka untuk membahas perencanaan kawasan kumuh dan juga perencanaan dashboard monogram desa.

Sejauh ini Kota Tasikmalaya tengah melaksanakan program pengurangan wilayah kumuh sejak tahun 2017. Pembenahan pada wilayah kumuh yang sudah dilakukan dari 197,51 ha di tahun 2017, saat ini sudah mencapai 270,74 ha. Sisa luas wilayah kumuh di Kota Tasikmalaya sebesar 5.43 ha di Kawasan Cipanyir (Cipedes – Panyingkiran) dan akan diselesaikan pada tahun 2020.

Pandemi Covid-19 kali ini menurut Pemda juga berdampak pada bertambahnya angka pengangguran di Kabupaten Tasikmalaya. Jumlah pengangguran di Kabupaten Tasikmalaya sejauh ini tercatat sebanyak 54.000 orang. Pemda telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengatasi pengangguran dan mengurangi jumlahnya. Program yang telah dipersiapkan yakni pelatihan kerja melalui mobile trainig, pemberian kerja sementara melalui pola padat karya, pemberian modal usaha, pembentukan Kube Mart, program magang di perusahaan untuk wirausaha baru, dan revitalisasi balai pelatihan kerja.

Menteri PPN menyambut baik apa yang sudah dilakukan oleh pemda. Hal ini menurut menteri berkaitan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang menghimbau agar program pemulihan ekonomi segera dieksekusi dengan cepat dan tepat.

"Tantangan terbesar kita saat ini adalah bagaimana menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat, dieksekusi dengan cepat, dengan kecepatan, agar laju pertumbuhan ekonomi negara kita tidak terkoreksi lebih dalam lagi," kata Presiden beberapa waktu lalu

Menteri Suharso kemudian menjabarkan mengenai perencanaan pembuatan dashboard monogram. Dashboard ini adalah Digitalisasi Monografi Desa antara lain untuk mengetahui siapa-siapa saja yang bisa mendapatkan bantuan sosial.

“Dashboard tersebut berbentuk Digitalisasi Monografi Desa, tujuannya antara lain agar dapat mengetahui siapa saja yang eligible untuk bantuan sosial, dan siapa saja yang naik kelas dalam mengurangi pengangguran,” ujar Menteri.

Dashboard monogram desa ini masih dalam tahap perencanaan dan kajian. Diharapkan nantinya, dashboard ini bisa menjadi sarana untuk melihat kondisi daerah-daerah yang ada di Indonesia

(Bappenas)||editor: pzr

BlogGua, LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung tengah Loekman Djoyosoemarto beserta jajarannya dan Komunitas Sepeda mengahabiskan waktu mereka di Minggu pagi dengan bersepeda santai.

Kegiatan aktivitas olahraga ini pertama kali dilakukan dalam rangka menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi Covid-19 dan persiapan jelang diberlakukannya new normal.

Beberapa komunitas sepeda di Lampung Tengah meramaikan acara sepeda santai itu dengan menempuh jarak dari rumah kayu bumi mas menuju sepanjang jalan lingkar barat sputih jaya, menyusuri perkampungan bandar jaya dan finish di rumah Pribadi Bupati, Minggu (21/6/20).

“Sepeda santai ini dilaksanakan untuk yang pertama kalinya, dilakukan menjelang menyambut new normal dan diharapkan dapat menjadi rutinitas dalam rangka menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi Covid 19,” katanya, sembari mengayunkan speda nya bersama komunitas sepeda.

Menurut loekman bersepeda ditengah pandemi Covid-19 sangat perlu selain untuk mengoptimalkan pertumbuhan tulang, vitamim D yang didapat juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Dengan adanya vitamin D juga, sel-sel kekebalan tubuh akan lebih aktif dalam melawan benda asing yang masuk ke tubuh, termasuk virus Corona, jadi kegiatan ini sangat bermanfaat,”kata Loekman.

Lebih lanjut loekman menambahkan, selain sepeda santai Bupati juga berbagi masker kepada semua peserta, hal ini sangat diperlukan ditengah pandemi Covid-19. Karena salah satu pencegahan penyebaran Covid 19 adalah dengan selalu memakai masker dalam melakukan aktifitas diluar rumah.

Kedepannya loekman meminta, kita harus mendukung langkah pemerintah pusat yang akan memberlakukan new normal atau tatanan menuju kehidupan baru ditengah pandemi covid 19, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker saat keluar rumah, selalu cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan tetap menjaga prilaku hidup bersih dan sehat, seprti yang dilakukan dengan bersepeda santai ini.

(DISKOMINFO)||editor: pzr

BlogGua, Lampung Barat - Ketua Dekranasda Provinsi Hj. Riana Sari Arinal, SH, memberi motivasi kepada pengurus Dekranasda Lampung Barat dan para pengrajin supaya terus meningkatkan inovasi sehingga hasil kerajinan yang dibuat bisa dipasarkan dan digemari masyarakat.

Motivasi Riana Sari Arinal disampaikan saat meninjau galeri Dekranasda Kabupaten Lampung Barat, Jumat (19/6/2020). Riana Sari disambut hangat oleh Ketua Dekranasda Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus dan pengurus Dekranasda Lambar lainnya.

Riana Sari mengatakan, dirinya sangat bangga dengan beberapa hasil pengrajin di Lampung Barat. Namun demikian, kata Riana Sari pengrajin harus terus melakukan inovasi-inovasi agar agar hasil kerajinannya digemari masyarakat.

Pengrajin juga bisa melibatkan kalangan milenial dalam merancang atau memproduksi kerajinan. Sebab, banyak ide-ide inovatif datang dari kalangan milenial. "Kalau pengrajinya tetap dari masyarakat yang berpengalaman, tapi ide dan gagasan dari anak muda atau kalangan milenial perlu dilibatkan. Karena ide-ide mereka juga bagus, bisa dipadukan," ujar Riana Sari juga Ketua TP PKK Provinsi Lampung ini.

Dalam pengarahannya di depan para pengrajin dan kelompok upaya peningkatan pendapat keluarga (UP2K) PKK, Riana Sari menghimbau agar membeli produk dari UKM. Agar program bela beli UMKM dapat terealisasikan. Begitu juga dengan produk pangan juga bisa membeli dari petani.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan dan motivasi Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Lampung.

Partinia Parosil menyampaikan, bahwa Lampung Barat sudah mempunyai sekolah kopi yang lokasinya berada di Kecamatan Fajar Bulan. Rencananya nanti akan ada pelatihan-pelatihan kepada masyarakat dan kalangan pemuda tentang kerajinan dan produk-produk kain dari bahan kopi.

Sebagai Ketua Dekranasda, Riana Sari dalam penyerahan bantuan kepada para pengrajin selalu menyampaikan perlunya inovasi dalam menjalankan usaha kerajinan atau UMKM. Kepada pengurus Dekranasda dan pengrajin yang sudah mempunyai android bisa membuat instagram dan mem follow IG Ibu Riana Sari dan Dekranasda. Sebab, dari Medsos ini pengrajin bisa mengikuti perkembangan hasil kerajinan dan produk-produk UMKM lainnya.

(Diskominfotik)||editor: pzr

BlogGua, Lampung Barat - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung juga Ketua Dekranasda Hj. Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Lampung Barat, di Kecamatan Balik Bukit, Jum'at (19/6/2020).

Melalui TP PKK dan Dekranasda, Riana Sari Arinal yang didampingi Ketua TP PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Mamiyana Fahrizal, menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Lampung Barat, kelompok upaya peningkatan pendapat keluarga (UP2K) PKK dan pengrajin dengan jumlah bantuan 200 paket sembako dan 400 masker.

Hadir dalam penyerahan bantuan paket sembako dan masker kepada para pengrajin dan P2PK PKK antara lain, Mamiyana Fahrizal, Rusdiana Adi Erlansyah, Fera Mulyadi, Ny Nirlan, dan sejumlah pengurus Dekranasda dan PKK.

Sebelumnya juga telah dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat Pulau Pisang, Lemong Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) perbatasan Lampung - Bengkulu.

Riana Sari mengatakan, bantuan yang diberikan TP PKK dan Dekranasda merupakan bantuan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung yang diketuai oleh Gubernur Arinal Djunaidi. Sebagai Ketua TP PKK, Dekranasda, Ketua IIPG, Penasihat Al Hidayah dan melalui organisasi lainnya, turut membantu pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 dan penyaluran bantuan. Khusus untuk kegiatan IIPG, Riana Sari menegaskan bahwa sembako yang dibagikan ke masyarakat dari swadaya bukan dari pemerintah.

Riana Sari juga mengatakan, Provinsi Lampung dalam mencegah dan menangani pandemi Covid-19 nomor 2 setelah Provinsi NAD. Semua itu, tidak lepas dari kerja keras Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota, Tim Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Terutama peran dan kesadaran masyarakat Lampung dalam melakukan pencegahan.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari juga Ketua Dekranasda Provinsi ini memberi motivasi kepada para pengrajin untuk terus meningkatkan inovasi sehingga hasil kerajinan yang dibuat bisa dipasarkan.

Masyarakat juga dihimbau agar membeli produk dari UKM. Agar program bela beli UMK dapat terealisasikan. Begitu juga dengan produk pangan juga bisa membeli dari petani. Ia mencontohkan dalam musim pandemi Covid-19 beberapa produk UMKM di Pringsewu diberdayakan.

Riana Sari juga istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini menyampaikan pesan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari Covid-19.

Memasuki New Normal (Kebiasaan Baru), Riana Sari menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, di rumah saja, sedia hand sanitizer, bila kemana-mana jangan lupa pakai masker, tetap jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, setibanya di rumah langsung mandi, tidak bersalaman dulu.

Riana Sari juga mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

Para pengrajin di Lambar yang menerima bantuan menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua Dekranasda Lampung Ibu Riana Sari dan pihak lain yang telah peduli dengan masyarakat dengan memberikan bantuan khususnya para pengrajin. Begitu juga dengan masyarakat kelompok UP2K PKK mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung. Mereka mendoakan kepada Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam memimpin Provinsi Lampung.

(Diskominfotik)||editor: pzr

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat Hj. Septi Istiqlal menyerahkan secara langsung 86 paket makanan tambahan ibu hamil untuk 2 kecamatan yaitu Kecamatan Lemong dan Kecamatan Pesisir Utara, Jum'at (19/6/2020).

Ketua TP-PKK menjelaskan pentingnya memperhatikan gizi untuk ibu hamil, semua pihak mengharapkan anak yang dilahirkan menjadi anak yang cerdas. Indonesia perlu anak yang cerdas untuk generasi yang akan datang.

Ia pun menjelaskan, jumlah biskuit yang dimakan untuk para ibu hamil dan anak-anak. Pada usia kehamilan 3 bulan, dua keping biskuit per hari sudah cukup. Sedangkan untuk kehamilan 3-9 bulan memakan tiga biskuit per hari. Untuk balita di bawah 1 tahun, butuh sekitar delapan keping biskuit  per hari. Apabila sudah usia 5 tahun dapat dikonsumsi hingga 12 keping. Untuk anak usia sekolah, biskuit bisa diberikan sebanyak enam keping sebagai pengganti sarapan.

Makanan Tambahan yang diberikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Hj.Septi Istiqlal diantaranya Biskuit, telur, vitamin dan Kacang ijo.

Disamping memberikan makanan tambahan, Ketua TP-PKK Kabupaten Hj.Septi Istiqlal juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyebaran Covid-19, maka dari itu agar warga dapat mematuhi anjuran dan himbauan dari Pemerintah, dalam upaya mencegah dan memerangi penyebaran virus corona.

(wari)||editor: pzr

BlogGua, Lampung Tengah ---- Setelah sebelumnya mengunjungi peternakan sapi di Kota Metro, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, beserta rombongan didampingi Gubernur Lampung, Bupati Lampung Tengah, dan Jajaran Forkopimda di Provinsi Lampung melanjutkan kunjungan kerjanya menuju Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah dalam kegiatan Gerakan Percepatan Olah Tanah/Tanam (GPOT), Jumat Siang (19/6).

Kunjungan diawali dengan olah tanah di areal persawahan yang ada di Kecamatan Trimurjo. Menteri, Gubernur dan Bupati bersama-sama melakukan pengolahan sawah dengan masing-masing mengendarai traktor.

Selanjutnya rombongan menyaksikan penanaman bibit padi pada area sawah di Kecamatan Trimurjo dengan menggunakan peralatan pertanian modern. Dengan saksama, Menteri dan rombongan memperhatikan proses penanaman tahap demi tahap.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung sebagai penghasil komoditas perkebunan dan pertanian nasional diharapkan dapat menjadi Lumbung Pangan Nasional.

Tidak lupa, Gubernur mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Menteri Pertanian RI yang sudah berkenan hadir dan menyaksikan langsung olah tanah dan olah tanam padi di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI dalam sambutannya sangat optimis dengan kepemimpinan Arinal Djunaidi yang penuh semangat mengurus sektor pertanian dan perkebunan, sehingga Lampung dapat lebih memaksimalkan produktivitasnya.

"Saya berharap agar ketersediaan pangan dapat terus ditingkatkan sehingga harapan untuk dapat menjadi Lumbung Pangan Nasional dapat terwujud. Saya mendukung penuh dan menyambut baik pembangunan sektor pertanian yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung," tutur Syahrul.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan klaim asuransi pertanian, penyerahan KUR, dan penyerahan alat pertanian yang dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian RI.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

BlogGua, Pesisir Barat - Kepedulian Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Hj. Riana Sari Arinal juga Ketua Dekranasda Lampung terhadap masyarakat terdampak Covid-19, tak mengenal waktu dan tempat.

Melalui TP PKK dan Dekranasda, Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Pulau Pisang, Lemong Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) perbatasan Lampung Bengkulu, Kamis (18/6/2020).

Rombongan TP PKK dan Dekranasda menyerahkan bantuan 150 paket sembako dan masker kepada masyarakat yang ada di Pulau Pisang. Penyerahan dilakukan oleh Pengurus PKK dan Dekranasda antara lain, Mamiyana Fahrizal, Rusdiana Adi Erlansyah, Fera Mulyadi, Ny Nirlan, Lisna dan sejumlah pengurus Dekranasda.

Masyarakat Pulau Pisang sangat antusias menyambut kedatangan TP PKK dan Dekranasda yang diketuai oleh Riana Sari Arinal.

Selain memberi bantuan kepada masyarakat Pulau Pisang, Dekranasda juga menyerahkan bantuan kepada pengrajin yang ada di Pekon Batu Tihang. Di Pekon Batu Tihang, Riana Sari Arinal langsung yang menyerahkan bantuan paket sembako dan masker kepada para pengrajin Pesibar.

Riana Sari mengatakan, bantuan yang diberikan kepada masyarakat dan pengrajin dari Tim Gugus Tugas Provinsi Lampung yang diketuai oleh Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi. Bantuan ini kata Riana Sari merupakan bentuk kepedulian Pemprov Lampung kepada masyarakat dan pengrajin, serta Pondok Pesantren. "Tidak semua pengrajin menerima bantuan karena keterbatasan bantuan yang diberikan. Setidaknya dengan bantuan ini bisa membantu masyarakat dan pengrajin yang terdampak Covid-19," ujar Riana Sari.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari juga Ketua Dekranasda Provinsi ini memberi motivasi kepada para pengrajin untuk terus meningkatkan inovasi sehingga hasil kerajinan yang dibuat bisa dipasarkan.

Riana Sari juga istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini menyampaikan pesan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari Covid-19.

Memasuki New Normal (Kebiasaan Baru), Riana Sari menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, di rumah saja, sedia hand sanitizer, bila kemana-mana jangan lupa pakai masker, tetap jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, setibanya di rumah langsung mandi, tidak bersalaman dulu.

Riana Sari juga mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

Sementara itu, pengrajin yang menerima bantuan menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua Dekranasda Lampung Ibu Riana Sari dan pihak lain yang telah peduli dengan masyarakat dengan memberikan bantuan khususnya para pengrajin.

(Diskominfotik)||editor: pzr

BlogGua, TANGGAMUS --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan kunjungan kerja ke PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu sekaligus memberi motivasi petani kopi binaan perusahaan tersebut di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Kamis (18/6/2020).

Petani kopi ini akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB) di Sektor Perkebunan menyusul dijadikannya Kabupaten Tanggamus sebagai pilot project pengembangan komoditas kopi, lada dan peternakan.

Pada kunjungan di lokasi pertama, Gubernur Arinal mengunjungi Rumah Belajar Uji Mutu Kualitas Biji Kopi di Pekon Sukamaju, Kecamatan Ulubelu sekaligus berinteraksi dengan para petani.

Lokasi ini merupakan CSR Binaan PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu.

Kunjungan Gubernur Arinal tersebut turut didampingi Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan General Manager PT. PGE Area Ulubelu Mawardi Agani.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal memberi motivasi sekaligus membangkitkan semangat para petani kopi dan bersama-sama melakukan perubahan. Hal ini juga untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.

"Karena saya Gubernur nya orang pertanian, jadi harus ada perubahan, saya menuntut kalian para petani untuk melakukan perubahan bersama," ujar Gubernur Arinal.

Arinal juga mendorong agar petani di Kabupaten Tanggamus tidak hanya fokus terhadap komoditas kopi, tetapi juga komoditas lainnya seperti lada serta sektor peternakan.

Hal ini juga yang memicu Gubernur Arinal ingin menjadikan Kabupaten Tanggamus sebagai pilot project di Sektor Perkebunan.

"Wilayah ini cukup potensial di mana menurut saya bisa dikembangkan dan mempunyai daya dukung. Maka akan kita kembangkan agar pendapatan petani lebih meningkat, PAD meningkat dan pengusahanya untung," katanya.

Apalagi disampaikan Arinal, ditambah dengan adanya program Kartu Petani Berjaya (KPB) nanti akan memberikan kesempatan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.

Program KPB ini nantinya juga akan membantu para petani di antaranya meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan, mengatasi kebutuhan sarana produksi dan pemasaran hasil.

"Ulubelu sudah saya putuskan menjadi pilot project di dalam pengembangan KPB di sektor perkebunan," ujar Arinal.

Untuk itu, Arinal meminta dibangun sinergitas antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan PT PGE Area Ulubelu serta pihak terkait lainnya untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

"Saya ingin membangun Lampung, untuk itu saya berharap ada partisipasi dalam mengembangkan Ulubelu untuk masa depan menuju Rakyat Lampung Berjaya," katanya.

Pada kesempatan itu, Arinal juga menyebutkan Kabupaten Tanggamus juga akan melakukan sinergitas bersama Kabupaten Lampung Barat dengan membuka akses jalan Tanggamus-Lampung Barat.

"Kita ingin membuka akses jalan Tanggamus-Lampung Barat, mereka agar saling mengisi akan kelebihan kekurangan terhadap potensi yang dimiliki. Inilah konektivitas wilayah yang bisa menumbuhkan ekonomi," katanya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyampaikan kedatangan Gubenur Arinal akan membuat banyak program-program yang akan diberikan kepada Kabupaten Tanggamus.

"Terimakasih selama ini program-program kami sudah didukung oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Gubernur hari ini akan lebih banyak lagi Insyallah program-program yang akan diberikan," ujar Bupati Dewi.

Dewi melanjutkan akan berkontribusi penuh dan mendukung dijadikannya Kabupaten Tanggamus sebagai pilot project dari pengembangan komoditas kopi, lada dan juga sektor peternakan.

"Semoga program ini dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus dan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya," katanya.

Menurut Dewi, ini dilakukan agar produksi para petani bisa meningkat dan Kabupaten Tanggamus tidak hanya dikenal dengan komoditi kopi saja.

"Tetapi juga dikenal dengan varian komoditi lainnya termasuk sektor peternakan," ujarnya.

(Adpim)||editor: pzr

BlogGua, Tanggamus - Ketua Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Lampung menanggapi Polemik dualisme pengurus LSM GANN DPC Tanggamus dan berikan keterangan tentang kepengurusan lembaga tersebut. Kamis, 18 Juni 2020 di Talang Padang Sekretariat DPC GANN Tanggamus.

Seperti dikatakan Herwan, (versi Anita,Ketua DPD GANN Provinsi Lampung) Ketua GANN DPC Tanggamus sebelumnya, bahwa ada salah satu pengurus mengatasnamakan Lembaga tersebut yang beraudensi kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus tanpa sepengatahuan dirinya agar meminta maaf dan mengklarifikasi.

“Kami merasa tidak nyaman dan merasa dirugikan dengan tindakan oknum yang melakukan kegiatan mengatasnamakan DPC GANN Tanggamus,”kata Herwan.

Sementara, menurut keterangan R. Niagari Galuh Ketua GANN DPD Provinsi Lampung (Ketua DPD Versi Galuh) sebelumnya kepengurusan antara Ilham dan Herwan yang kini menjadi pembahasan polemik kelembagaan, tidak harus membahas siapa yang benar dan yang salah. Pada dasar kelembagaan tersebut sama - sama bertujuan untuk menangani pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

Namun, jika masalah tersebut hanya berdasarkan SK di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menurut R. Niagari, sewaktu - waktu SK itu akan di cabut.

"Tidak ada dasar apa - apa seseorang harus meminta maaf, kenapa saya bilang begitu, kalau berdasarkan SK Kesbangpol itu, sewaktu - waktu SKK itu bisa dicabut, jadi tidak mutlak SKK itu harus nama Herwan atau Ilham, kenapa?, Karena sekarang sedang masa polemik, dan masa sidang dipengadilan PTUN, sampai saat ini belum ada keputusan dari PTUN, untuk memutuskan siapa yang akan menjadi Ketua DPD,"ucapnya.

Sekarang ini, lanjut R.Niagari, jangan berbicara pihak mana yang sah, yang benar adalah kita harus sama - sama memberantas Narkoba, sama sama mensosialisasikan P4GN kepada seluruh masyarakat, pelajar dan lain lain, supaya tidak pakai Narkoba (Stop Narkoba),"terangnya.

Dengan adanya masalah ini, R.Niagari berharap antara kedua belah pihak kepengurusan yang ada di Kabupaten Tanggamus agar saling membantu dan bersatu dalam melaksanakan Tupoksi Kelembagaan tersebut.

"Saya berharap, antara Ilham dan Herwan saling bersatu saja, kenapa sih kita harus ribut - ribut. Kita bisa voting siapa yang terpilih menjadi ketua asalkan mereka bisa bersatu. Tetapi jika terjadi di media online saling hujat menghujat, saya melarang hal itu, karena kalau saling menghujat itu tindakan yang tidak benar,"imbuhnya.

Masih menurut R.Niagari, terkait hubungan antara DPD dan DPP GANN itu baik baik saja, hanya saja Ketua umum GANN pak Fahrudin ini ada di jakarta dan Sekretaris DPP GANN ibu Jihan, yang mengatur semuanya.

"Sejauh ini komunikasi yang baik baik saja dengan rekan rekan DPD yang lain. Hanya saja ada polemik dualisme kepemimpinan DPD di Provinsi Lampung, karena untuk ibu Anita memang sudah terlanjur ditandatangani. Memang dari awal, SK bunda sudah turun pada tanggal 03 Mei 2018, sedangkan SK ibu Anita turun pada bulan Januari 2020 dan didalam AD/ART sendiri, baik itu dilingkup DPP ataupun DPD, DPC dan Ranting, tidak melanggar salah satu pembekuan atau dasar pemecatan maka SK tersebut masih berlaku selama 5 Tahun. Jadi, kita tidak usah berdebat siapa yang benar dan siapa yang salah, yang jelas kita sedang menunggu keputusan dari pengadilan, Tata Usaha Negara(PTUN),"pungkasnya.

(Roni/tim AJOI)||editor:pzr

BlogGua, Lampung Tengah - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mempersiapkan penanganan darurat menyusul ambrolnya jembatan di jalan Kampung Komring Putih yang menghubungkan jalan dari Kecamatan Gunung Sugih menuju di beberapa kecamatan di wilayah barat akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu,Rabu (17 /06/ 2020).

Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto meninjau lokasi jembatan yang ambrol dan menyerahkan anggaran kedaruratan sebesar Rp.411 juta kepada pemerintahan Kampung Komring Putih yang diterima langsung oleh Kepala Kampung Raden Jauhari dengan disaksikan beberapa anggota DPRD,Asisten, camat dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam arahannya, bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas persetujuannya dan memberikan izin untuk memperbaiki jembatan yang ambrol dan hampir putus ini.



Loekman menjelaskan,  jembatan ini yang memiliki kewenangan adalah provinsi. Namun mengingat jalan ini merupakan jalur lintas penghubung dibeberapa kecamatan  dan merupakan  jalur vital perekonomian masyarakat, maka bupati mengusulkan kepada provinsi agar memberi izin pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk memperbaikinya dengan menggunakan anggaran tanggap kedaruratan dan alhamdullilah disetujui Gubernur Lampung, Arinal Junaidi.

Dengan tegas Loekman meminta kepada Pemerintah Kampung Komring Putih untuk mengerjakan perbaikan jembatan yang ambrol ini dengan penuh tanggung jawab dan segera memperbaiki kerusakan jembatan tersebut agar arus transportasi dapat berjalan normal.



Sementara itu, Camat Gunung Sugih Andi RPA atas nama Pemerintah Kecamatan Gunung Sugih mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto yang begitu perduli membantu perbaikan jembatan yang ambrol ini meski jembatan ini merupakan kewenangan provinsi untuk memperbaikinya.

Ditempat yang sama, Kepala Kampung Komring Putih Raden Jauhari menjelaskan dengan adanya desakan dari warga masyarakat terkait ambrolnya jembatan yang menghubung di beberapa kacamatan agar jembatan ini di perbaiki, maka dirinya mengajakun langsung kepada bupati dan alhamdulilah ditindak lanjuti dan disetujui oleh bupati untuk itu Raden Jauharai atas nama warga masyarakat Komring Putih mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto. (adv)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG ----- Pemerintah Provinsi Lampung meminta para pedagang terus menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19) di kawasan pasar.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di Pasir Gintung, Kamis (18/6/2020).

“Pemprov Lampung meminta kepada para pedagang yang menerima bantuan masker agar terus digunakan untuk pencegahan Covid-19, sehingga tidak menularkan kepada pembeli ataupun pedagang lainnya," ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan virus corona tidak akan menyebar tanpa disebarkan oleh orang yang terlebih dahulu positif terjangkit .

Oleh sebab itu, Wagub minta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah karena hal itu merupakan kebutuhan vital untuk mencegah penularan virus.

Apalagi, pasar tradisional yang setiap hari dikunjungi pembeli dari berbagai daerah sehingga pedagang wajib menggunakan masker.

"Kami yakin penggunaan masker dapat mencegah penyebaran Covid-19," kata Nunik.

Menurut Nunik, Pemerintah Daerah juga memasang wastafel portabel di setiap sudut pasar untuk digunakan masyarakat mencuci tangan dan memakai sabun dengan air mengalir.

“Pemasangan wastafel portabel oleh pemerintah di sudut-sudut pasar, untuk memudahkan pengunjung mencuci tangan setelah berbelanja,” katanya.

Kepada para pemilik toko di Pasar Gintung, Nunik minta menyediakan tempat mencuci tangan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kami berharap semua pemilik toko dapat menaati kesepakatan hasil rapat guna mempercepat penanganan Covid-19, agar Indonesia terbebas dari penyebaran virus corona," katanya.

(Adpim)||editor: pzr

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget