Mei 2020

BlogGua, Lampung Utara - Salah satu anggota tim tracing COVID-19 di Lampung Utara tumbang sakit karena kelelahan. Pasal nya Pemda kabapaten Lampung Utara hanya mengandalkan tim yang itu-itu saja hingga membuat mereka kelelahan dan jatuh sakit.

Pasalnya Saipul anwar adalah satu staf (PMI) Lampung Utara yang di perbantukan dalam pelayanan tim terpadu gugus tugas Lampung Utara yang tumbang sakit.

Video yang di unggah Saipul Anwar baru-baru ini melalui grup whasapp Lampung Utara Minggu (31/5/2020), video Saipul Anwar yg sedang di oksigen dan diinfus di RSUD riyakudu kotabumi, Saipul anwar memberikan semangat kepada seluruh tim terpadu gugus tugas yang ada di posko covid-19 di kabupaten lampung utara, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, kami sebetulnya lemah dan lelah, Tapi saya tidak pernah menyerah untuk masyarakat. Katanya.

Selain itu Saipul Anwar mengungkapkan dalam videonya, " Untuk orang yang suka Membuli posko covid-19 kabupaten Lampung Utara, saya tidak akan pernah terima dan saya tidak akan maafkan karena orang orang yang ngebuli itu adalah orang yang berhati busuk,yang baunya seperti melebihi bangkai manusia, pungkasnya Saipul dalam video yang di unggahnya di grup whasapp Lampung Utara.
(*)

BlogGua, Lampung - Menyikapi temuan dalam pemberitaan tim beberapa waktu lalu, LSM Laskar Merah Putih Perjuangan Lampung melakukan investigasi dan klarifikasi pada narasumber dalam surat yang dilayangkan sebuah LBH ke Polda Lampung atas dugaan suap pada proses rekruitmen calon bintara polri berinisial SAP yang saat ini sudah bertugas di Polda Lampung, (30/05/30).

Berdasarkan hasil klarifikasi atas temuan tersebut pada narasumber Maruli Panglima LSM LMPP menilai patut diduga peristiwa dimaksud terindikasi suap dan penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Untuk itu LMPP berinisiatif melaporkan peristiwa dimaksud yang diduga juga melibatkan beberapa nama Perwira menengah yang pernah bertugas di Polda Lampung.

Kedatangan LSM LMPP Lampung di sambut baik anggota kepolisian di pos penjagaan Polda Lampung, pada kesempatan itu Maruli menjabarkan kronologis dugaan suap proses rekruitmen bintara polisi atas nama SAP, namun di arahkan untuk datang kembali pada hari kerja dan langsung melapor ke pelayanan pengaduan untuk dapat ditindak lanjuti.

Sementara saat di konfirmasi terkait dugaan suap pada proses rekruitmen bintara polisi, Kapolda Lampung di wakili Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, dengan adanya Laporan Informasi ini, akan dilakukan Penyelidikan oleh Irwasda & Bidpropam Polda Lampung.

Saat ditanyakan perihal sanksi yang akan di berikan kepada oknum para pihak serta bintara di maksud jika dugaan tersebut memenuhi unsur, AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, "Kita tunggu dulu Hasil Penyelidikannya yaa", singkatnya.

Hingga berita ini di terbitkan Rini selaku pemberi uang yang diduga suap tidak menjawab saat di konfirmasi dan memblokir pesan whatsapp tim.

(budi/tim/Dz)

BlogGua, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menggelar lomba inovasi daerah berupa pembuatan video menyongsong kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Peserta lomba berasal dari seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota.

Lomba tersebut mengusung tema penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19. Video yang dilombakan memuat simulasi inovasi kehidupan normal baru di tujuh sektor, yaitu pasar tradisional, pasar modern seperti mal supermarket dan mini market, transportasi umum, restoran, hotel, tempat wisata, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Ketujuh sektor ini dipilih karena kerap bersinggungan dengan masyarakat. Simulasi dibuat secara riil di mana kegiatan tersebut diterapkan.

Mendagri, Tito Karnavian, dalam video conference dengan gubernur, bupati/walikota seluruh Indonesia (29/5) menjelaskan, pemerintah daerah berperan penting dalam menata kehidupan normal baru yang produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah daerah harus bangkit dengan memahami tatanan baru tersebut.

“Untuk itu, perlu satu narasi diberikan kepada mereka mengapa perlu penyiapan dan sosialisasi sebelum ada kebijakan, sehingga masyarakat memahami yang dimaksud tatanan baru itu seperti apa,” ujarnya.

Melihat kondisi itu, lomba video inovasi ini penting untuk mendorong pemerintah daerah mulai memikirkan strategi, kreasi, dan inovasi dalam menghadapi kehidupan normal baru.

Tito menjelaskan, kegiatan ini untuk mencari model simulasi protokol kesehatan terbaik, ihwal kehidupan normal baru di tengah Covid-19. Karenanya, kepala daerah diimbau mengoordinasikan seluruh jajarannya untuk menyiapkan video simulasi inovasi di tujuh sektor yang dilombakan.

"Kalau bisa dibuat tim kreatif dan bekerja sama dengan pihak terkait," sarannya.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kepala Gugus Tugas Covid 19 yang hadir pada video conference tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

Selain kepala daerah, video conference dihadiri pejabat eselon 1 di jajaran Kemendagri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Pada kesempatan yang sama, _video conference_ dilanjutkan bersama Kepala Badan Litbang Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang membidangi kelitbangan provinsi, kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni, menuturkan, kegiatan lomba inovasi daerah dikelompokkan menjadi 4 klaster, yaitu klaster provinsi, kabupaten, kota, dan daerah tertinggal/perbatasan. Masing-masing klaster akan ditentukan pemenangnya dari 1, 2 dan 3 pada setiap sektor.

Selain itu, Hudori, Sekjen Kemendagri pada saat pengarahan menyampaikan, setiap daerah diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sebabnya, kata Hudori, selain mendapat piagam penghargaan, pemenang juga akan diberikan Dana Insentif Daerah.

Selanjutnya, Fatoni menjelaskan, untuk dapat dilakukan penilaian, video terlebih dulu diunggah ke sistem indeks inovasi daerah Kemendagri, paling lambat tanggal 8 Juni 2020.

Penilaian lomba ini akan mengacu pada beberapa kriteria, di antaranya kesesuaian protokol Covid-19 yang diterapkan, kekuatan ide, dapat direplikasi, dan kerja sama dengan pihak lain. Adapun tim penilai lomba berasal dari Kemendagri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Pemenang lomba akan diumumkan secara resmi pada tanggal 15 Juni 2020. Setelah diumumkan, pemenang dapat melihat hasilnya pada website Kemendagri dan website BPP Kemendagri.

(Diskominfotik Lampung)

BlogGua, Yogyakarta - DITENGAH pandemi Covid-19 atau Corona yang sedang melanda Indonesia, salah satu pengusaha catering asal Sumatera Barat (Sumbar) mengembangkan usahanya di kota pelajar Jogjakarta.

Ketertarikannya didunia memasak sudah dimulainya sejak kecil. Meski tinggal dikampung nan jauh dari hiruk pikuk keramain wanita dengan tiga orang anak ini terus menekuni dalam hal memasak.

Setelah menjalankan usaha cateringnya di Jakarta, kini wanita kelahiran 29 Juni 1976 ini mengembangkan usahanya di kota gudeg itu.

"Kami sekeluarga memang hobi dalam memasak. Saya selalu diajarkan oleh bundo atau ibu kami memasak apa saja sejak kecil," kata pemilik Bipani Catering, Espaneli saat ditemui dirumahnya Jalan Medari Cemoro, Pojokan Bejen RT 03/42, Caturharjo, Kecamatan/Kabupaten Sleman, Jogjakarta Sabtu 30 Mei 2020.

Ibu Epa sapaan akrabnya Espaneli menuturkan, usaha catering pertama sudah dimulai di Jakarta sejak beberapa tahun lalu. Sejak dibuka, lanjut dia, ada saja pesanan dari manapun.

"Alhamdulilah ada saja yang pesanan ke kami," jelasnya.

Saat ditanya makna dari kata Bipani Catering wanita dengan tujuh saudara kandung itu hanya menjawab diplomatis.

"Bipani saya ambil dari nama anak bertiga kami yakni Ambimanyu, Pandita dan Vani," ungkapnya.

Lebih lanjut wanita kelahiran Paringan, Kabupaten Batu Sangkar, Sumatera Barat ini menambahkan, bagi masyarkat Jogjakarta yang ini melakukan pesanan makanan bisa melalui online maupun datang secara langsung ketempat usahanya.

Menurutnya, Bipani Catering menyediakan pesanan berbagai macam pesanan snack, kue, nasi boks dan makanan untuk pesta.

"Bagi masyarajat Jogja yang tidak bisa datang untuk melakukan pesanan, kami juga menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi setiap saat yakni 081993284435," pungkas Epa sembari menyebut harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal.

(Bipani)

BlogGua, Pesisir Barat - Jajaran Polsek Pesisir Selatan Polres Lampung Barat menangkap terduga pelaku pencurian, ND (22), pria itu diamankan unit reskrim Polsek pesisir selatan pada jumat tanggal 29 Mei 2020 sekira pukul 15.00 wib.

Kapolsek Pesisir Selatan Iptu Sutaryo, Sabtu (30/5-2020), menjelaskan unit reskrim Polsek Pesisir Selatan telah mengungkap Kasus Tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana. Atas dasar laporan LP / 86 / V / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES LAMBAR / SEK PESEL Tanggal 28 mei 2020.
Dengan TKP di Pekon biha Kecamatan pesisir selatan Kabupaten pesisir Barat. Dengan Pelapor NUR YENI (50) , Wirausaha, yang beralamat di Pekon biha Kecamatan Pesisir Selatan.

Sutaryo, mengatakan kronologis kejadian tersebut yaitu Pada hari Sabtu tanggal 23 Mei 2020, pada pukul 04.00 wib korban (Nuryeni) melihat lampu depan warungnya sudah dalam keadaan mati, lalu korban melihat dinding belakang warung sudah dalam keadaan terbuka/rusak, kemudian korban masuk kedalam warung melihat CCTV sudah tertutup plastik warna hitam. Korban mengecek barang-barang didalam warung.

"Dan satu buah tas warna merah merk SEANDANAN, rokok sampoerna mild sebanyak 3 press, uang tunai didalam laci meja warung, uang didalam kotak amal sudah tidak ada, akibat kejadian tersebut tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah)," kata Kapolsek.

Selanjutnya pihaknya menindaklanjuti peristiwa itu dengan melakukan pencarian dan penangkapan terhadap pelaku.

"Kronologis penangkapan, pada hari jumat tanggal 29 Mei 2020 pada pukul 15.00 wib Unit Reskrim Polsek pesisir selatan melakukan penyelidikan dan mendapatkan Informasi bahwa pelaku berada di SPBU pekon lintik Kecamatan Krui Selatan. Kemudian unit reskrim langsung mengamankan pelaku ND beserta barang bukti, selanjutnya pelaku dibawa ke polsek pesisir selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolsek.

Barang Bukti yang di amankan yaitu satu unit sepeda motor suzuki satria fu nopol : A 4345 XF, satu buah STNK motor satria fu, satu buah BPKB motor satria fu, satu buah dompet warna hitam, satu buah tas warna orange, satu unit HP VIVO type Y30 warna hitam, dan uang sebanyak 1.080.000,- (satu juta delapan puluh ribu rupiah).

Tindakan kepolisian atas peristiwa itu, menerima laporan, melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi, Cek Tkp dan Olah Tkp, menangkap pelaku dan mengamankan Barang bukti.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Diduga akibat hubungan arus pendek listrik, satu unit rumah terbuat dari papan kayu beserta isinya ludes dilahap si Jago Merah, Sabtu (30/05/2020) sekira pukul 03:30 WIB.

Rumah terswbur milik Jas Budaya (40) yang berada di pantai Labuhan Jukung yang berada dekat dengan cottage milik Pemkab pesiisr barat, Pekon Kampung Jawa Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat.

Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Ansori BM menjelaskan, kronologis peristiwa tersebut yaitu Rumah korban memang dalam keadaan kosong sudah sekitar minggu, karena korban dan keluarganya sedang lebaran ditempat mertuanya di Bahway Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

Saat itu saksi Zoni (33) yang merupakan tetangga korban, mendengar percikan api dan udara agak terasa panas dan kemudian saksi melihat keluar tembok pantai labuhan jukung atau rumah korban yang memang letaknya tepat bersebelahan.

"Saksi melihat kobaran api sudah sangat besar yang menghanguskan rumah korban yang terbuat dari dinding kayu papan," kata Kapolsek.

Kemudian, kata dia, saksi dan beberapa warga sekitar mencoba memadamkan kobaran api dengan cara manual yaitu menyiramkan air yang diangkut menggunakan ember, dan menghubungi Polsek Pesisir Tengah, kemudian Polsek Pesisir Tengah menghubungi Mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Pesisir Barat, pada Pkl. 03.50 Wib, mobil pemadam Kebakaran tiba di Lokasi yang dikawal oleh mobil R4 Patroli Sabhara Polsek Pesisir Tengah yang dipimpin oleh Ka SPK 1 Polsek Pesisir Tengah Aipda Eko Susilo, memadamkan Kobaran api yang sedang membakar rumah korban, lalu pada pukul 04.10 Wib api berhasil dipadamkan.

"Penyebab kejadian sementara diperkirakan dari Korsleting Arus Listrik dari dalam rumah yang ditinggal penghuni/pemiliknya," jelas Kapolsek.

Diperkirakan kerugian material dari keterangan saksi Ansori, yaitu Didalam rumah ada satu Unit Mesin tempel Perahu merk Yamaha 15 PK, kulkas, gerobak, sepeda, tv, dan alat rumah tangga lain sebagiannya belum diketahui jumlahnya. Kerugian material sementara diperkirakan Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Langkah kepolisian pada peristiwa itu, Menghubungi Pemadam kebakaran, Mendatangi TKP, Mengamankan Lokasi, Membantu Warga Sekitar, Memadam kobaran api, Pulbaket, Meminta keterangan saksi, Olah TKP, Menghubungi Pemilik/Korban, Memasang Police Line. Untuk mencari keterangan dan penyidikan lebih lanjut, kejadian ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah.

Peristiwa kebakaran itu diamankan oleh Personil Polsek Pesisir Tengah Polres Lampung Barat, Situasi dalam Keadaan aman dan terkendali.

(wari)

BlogGua, Tanggamus – Sevila Latifa Anggraeni (5), putri dari Budi Purwanto warga Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, butuh uluran tangan. Akibat demam panas tinggi hingga tak sadarkan diri, Sevila dirawat di RSUD Kabupaten Pringsewu, keterbatasan biaya dan tidak adanya BPJS menjadi kendala Budi Purwanto (38) membiayai putrinya. Sabtu, 30 Mei 2020.

Dikatakan oleh Kefri (37) warga Pekon setempat bahwa, selama ini Budi Purwanto pernah menceritakan prihal sakit yang diderita anaknya. Dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membiayai pengobatan anaknya, baik secara medis maupun pengobatan alternatif.

“Karena keterbatasan biaya dan belum memiliki BPJS, terpaksa untuk pengobatan semampunya. Bahkan saat dibawa ke RS di Pringsewu, kita sebagai tetangga tidak dikasih tahu, kami baru mengetahuinya dari Medsos Facebook, ada postingan open donasi gadis mungil Sevila Lativa Anggraeni (5) asal Pekon Tanjunganom,”katanya.

“Kami langsung inisiatif adakan penggalangan dana dimulai dari sesama kawan-kawan kerja dan setelah terkumpul nantinya akan kami serahkan langsung ke Budi Purwanto,”ungkap Kefri Susilo via messengger Facebook.

Sementara kutipan dari postingan di Facebook menerangkan ,
Gadis kecil yang cantik ,saat ini dirawat di RSUD Pringsewu dalam kondisi memprihatinkan, demam, panas tinggi, kejang, lumpuh & tak sadarkan diri. Ketiadaan biaya & BPJS yang belum diurus jadi kendala bagi orang tua ananda untuk mengupayakan pengobatan terbaik bagi ananda.

Sekitar 6 bulan yang lalu, saat bermain dengan kawan- kawan sebayanya, dia terjatuh, awalnya masih bisa bermain dan beraktifitas seperti biasa, walaupun tampak ada sedikit tonjolan dipinggulnya. suatu hari saat sedang bemain tiba tiba, ananda Sevila terjatuh lemas dan tidak bisa berjalan kembali.

Berbagai macam usaha telah ditempuh oleh orangtuanya, baik alternatif maupun medis demi kesembuhan sang buah hati.

Namun, karena mahalnya biaya dan akan membuat BPJS sesuai alamat KTP, terpaksa saat ini mereka pulang ke kampung halaman (Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur Kab.Tanggamus,) yang sebelumnya tinggal di Tanggerang.

Selanjutnya pengobatan Sevila hanya dibawa ke alternatif untuk dipijat. Sampai suatu hari tonjolan yang ada di pinggul dan leher Sevila malah semakin membesar ditambah panas tinggi dan diare.

Hingga berita ini ditanyangkan pihak pemerintah Pekon setempat belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan ada warganya yang membutuhkan uluran tangan.

(Budi/Tim ajoi)

BlogGua, Jakarta - SEKRETARIS Jenderal atau Sekjend Relawan Jokowi atau ReJO Ferari Roemawi mengatakan, pemberlakukan new normal alias pola hidup baru hanya diterapkan disebagian provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia.

Kata Ferari, tidak di semua wilayah di Indonesia akan diberlakukan tatanan baru yang mengacu kepada protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah itu.

"Jadi hanya provinsi, Kabupaten/Kota saja yang memang kondisinya sudah ada penurunan pasein Covid-19 maka akan diberlakukan new normal. Di Jawa Timur contohnya, tidak atau belum diberlakulan new normal karena pasein positif Covid-19 nya masih tinggi," kata Ferari Jumat 29 Mei 2020.

Lebih lanjut dikatakan angggota DPR RI tahun 2004-2009 dari partai Demokrat ini, penerapan new normal ini juga dalam rangka menggerakkan roda perekonomian secara bertahap. Serta dalam pelaksanaannya tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

"Bahkan akan diperketat  dalam pengawasannya," ujar Ferari.

Dijelaskan Ferari, dalam pola hidup baru ini juga tetap menghormati pilihan masing-masing dalam pelaksanaannya.

"Artinya jika ada yang berkeyakinan masih tetap ingin stay at home sangat dipersilahkan. Itu pilihan masing-masing. Jadi tidak ada yang memaksakan harus keluar rumah," ungkapnya.

Namun, menurut Ferari, bagi lembaga instansi pemerintah atau BUMN sudah tentu harus mengikuti petunjuk dan aturan  yang sudah dibuat. Begitu juga dengan perusahaan maupun organisasi swasta yang punya kebijakan menerapkan pola hidup baru berarti semua karyawan atau pekerjanya harus mengikuti.

"Ini adalah pilihan terbaik yang ada saat ini. Memang tidak ada pilihan yang sempurna disaat kondisi seprti ini. Namun, jika kita laksanakan bersama dengan baik dan penuh semangat untuk segera pulih dari kondisi darurat saat ini maka kita pasti bisa melaluinya," tuturnya.

Ferari membantah jika tudingan bahwa pemberlakuan new normal adalah bentuk kepasrahan pemerintah terhadap pandemi Covid-19 saat ini. Justru, lanjut dia, pilihan yang diambil pemerintah saat ini adalah pilihan terbaik yang ada saat ini. Hal itu dilakukan pemerintah untuk kebaikan masyarakat.

"Itu anggapan yang tendensius dan kurang tepat dalam kondisi saat ini. Mari kita jalankan dan dukung bersama keputusan pemerintah ini," pungkas Ferari Roemawi.

(Bipani)

BlogGua, Tanggamus - Setelah sebelumnya terdapat satu orang terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Tanggamus. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tanggamus dr. Eka Apriyanto menyampaikan adanya penambahan orang terkonfirmasi Covid 19 di Kabupaten Tanggamus.

Hal tersebut disampaikan melalui Konferensi Pers di Sekretariat GTPP Covid 19 Kabupaten Tanggamus, Jum'at Sore (29/5/20), dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Taufik Hidayat, Kepala BPBD Ediyan Toha dan Sekretaris Dinas Kominfo Derius Putrawan.

Dokter Eka menerangkan, pasien beridentitas 02, adalah seorang pria berusia 16 tahun warga Kecamatan Talang Padang dan masuk ke dalam Cluster Temboro, Magetan Jawa Timur, yang merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala).

Riwayat perjalanan pasien 02 dimulai 17 April 2020, pasien pulang dari Ponpes di Temboro, Magetan Jawa Timur ke Lampung dengan membawa keterangan kesehatan dari Puskesmas Taji dengan keterangan sehat tanpa pemeriksaan RDT/PCR.

Lalu, tanggal 18 April 2020, pasien 02 tiba di kediaman orang tuanya di Talang Padang dan keluarga melaporkan kepulangan anaknya tersebut ke Bidan Desa dan Satgas Covid-19 di Pekon. Oleh Bidan Desa dan Tim Satgas Covid-19 Pekon, langsung disarankan untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Tanggal 20 April 2020, dilakukan kunjungan oleh Tim Covid dari Puskesmas untuk dilakukan pemantauan dan pemeriksaan, dan dengan hasil tidak ada keluhan dan kondisi pasien 02 dalam keadaan sehat.

Tanggal 1 Mei 2020, isolasi mandiri di rumah selesai, tanpa keluhan. Kemudian tanggal 7 Mei 2020 Dinkes Tanggamus mendapatkan informasi dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, bahwa di beberapa Kabupaten terdapat  kasus konfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Santri Temboro.

Tanggal 12 Mei 2020, Tim Covid Puskesmas Talang Padang melakukan Rapid Test kepada pasien 02 dan hasilnya Reaktif dan Pasien 02 diedukasi kembali untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Selanjutnya, tanggal 13 dan 14 Mei 2020, selama dua hari dilakukan Tes PCR/Swab dan sampel dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.

"Tanggal 28 Mei 2020, pukul 13.00 WIB, diterima hasil pemeriksaan dari Balai Laboratorium Kesehatan Palembang. Pasien 02 dinyatakan Positif Covid-19," ujar dr. Eka.

Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB, Tim yang terdiri dari Kadiskes, Kapuskes, Tim Covid Puskesmas, Camat, Polres Tanggamus, Polsek Talang Padang, Koramil, Tim Covid Pekon dan masyarakat melakukan koordinasi untuk mengedukasi pasien dan keluarga agar pasien 02 di isolasi di RSUD Bandar Negara Husada, dan keluarga yang kontak erat agar dilakukan tes PCR.

"Pasien 02 diberangkatkan ke RSUD Bandar Negara Husada dan tiba disana pukul 22.30 WIB dan langsung ditangani sesuai SOP penanganan Covid-19," jelasnya.

Lebih lanjut dr. Eka menjelaskan, Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tanggamus telah melakukan tracking, terhadap keluarga pasien 02 yang berjumlah 5 orang dan 3 orang lainnya yang kontak erat dengan pasien 02, dengan hasil Non Reaktif.

Selanjutnya dilakukan juga Tes Swab termasuk kepada teman-teman Pasien 02, sehingga terdapat total 29 orang yang dilakukan Tes Swab atau PCR.

"PCR sudah dilaksanakan sejak kemarin, selama dua hari, dan besok dikirim ke Bandar Lampung," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, dr. Eka juga meminta masyarakat berpartisipasi aktif dalam penanganan Covid-19, melalui cara memutuskan rantai penularan.

"Bentuk kerjasama dan tenggang rasa yang dibutuhkan. Mari kita menjadi teladan untuk diri kita, keluarga, tetangga, lingkungan dan bangsa ini, sehingga kita bersama menyelamatkan bangsa," ujarnya.

Diakhir keterangannya, Ia menghimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (pakai masker, jaga jarak dan PHBS). Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tetangga yang terpapar Covid-19, dengan memberi support kepada mereka agar sabar dan kuat.

"Karena siapapun dari kita bisa saja terkena atau terpapar Covid-19. Jangan sebaliknya menyebarkan informasi yang menyudutkan atau diskriminatif, baik secara langsung maupun melalui media sosial."

"Informasi yang tidak benar dan menyudutkan, justru akan menimbulkan suasana yang tidak mendukung psikologis yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu dengan kerjasama dan bersatu kita pasti bisa dan kita mampu melewati ini semua," pungkasnya. (Kominfo/Deni)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Agus lstiqlal menyerahkan secara simbolis program bantuan sembako kepada masyarakat terdampak covid-19, di dua kecamatan yaitu Kecamatan Lemong dan kecamatan Pesisir Utara, Jum'at (29/5/2020).

Kegiatan itu pusatkan di pekon Malaya Kecamatan Lemong dan Pekon Kuripan Kecamatan Pesisir Utara.

Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa bantuan pangan itu harus dipastikan tepat sasaran. Oleh karena itu masing-masing aparat Pekon harus mengantar paket sembako tersebut ke rumah warga penerima.

"Penyaluran bantuan ini harus lancar dan sukses, harus memastikan bantuan bahan pangan ini tepat sasaran," tegas bupati.

Hal itu penting dilakukan, kata bupati, untuk menghindari terjadi kerumunan massa ditengah pandemi covid19 yang masih terjadi hingga saat ini. Sesuai himbauan pemerintah pusat, menghindari kerumunan orang dan tetap jaga jarak.

Rincian jumlah bantuan tersebut yaitu untuk Kecamatan Pesisir Utara 761 penerima dan Kecamatan Lemong 1244 penerima bantuan.

Turut hadir dalam acara tersebut kepala Bappeda Zukri Amin, Koperindag, Kesbangpol, Plt. Kadis Kominfo Miswandi, Camat Pesisir Utara, serta masyarakat penerima bantuan.

(wari)

BlogGua, Jakarta - Pemerintah Provinsi Lampung menerima bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kamis (28/5/2020).

Bantuan tanggap bencana Covid-19 dari Kementerian BUMN tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, MA, di kantor Kementerian BUMN di Jakarta.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri BUMN Erick Tohir kepada sejumlah pemerintah daerah yaitu; Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Barat.

Setelah penyerahan secara simbolis di Jakarta, selanjutnya di distribusikan ke masing-masing Provinsi penerima bantuan.

Adapun jenis bantuan tersebut berupa : 6 unit ventilator, 360 unit Face Shield, 2.000 Surgical Mask, 200 unit Coverall with hood, 400 unit PE Isolation Gown, 200 unit High Risk Isolation Gown, dan 1000 unit Bouffant Cap.

(Diskominfotik)

BlogGua, BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung membagikan bantuan sosial kepada 150 orang lanjut usia (lansia) bertepatan dengan peringatan Hari Lansia Nasional ke-24.

Bantuan sosial tersebut diberikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), saat mengunjungi UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha, di Natar, Lampung Selatan, Jum'at (29/5/2020).

Bantuan sosial tersebut berupa makanan (biskuit) yang diserahkan kepada 75 Lansia di panti, dan bantuan dalam bentuk sembako untuk 75 orang Lansia di luar panti.

Wagub Nunik berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para lansia. "Semoga para lansia terus diberikan kesehatan dan kekuatan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19," ujar Wagub Nunik.

Wagub Nunik juga berharap seluruh masyarakat Lampung diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi pandemi Covid-19. "Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir," ujarnya.

(Adpim)

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua TP-PKK Hj. Septi Istiqlal Bersama Dinas Koprindag Kabupaten Pesisir Barat mendistribusikan 1496 Paket Sembako yang terkena dampak Covid-19 di Kecamatan Bangkunat, Kecamatan Ngaras dan Kecamatan Ngambur, Jum'at (29/5/2020).

Paket tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Septi Istiqlal kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

Pembagian dilakukan dengan prosedur Protokol Kesehatan Covid-19.

Dalam sambutannya Ketua TP-PKk Kabupaten Hj. Septi Istiqlal mengatakan penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap wabah Covid-19 yang menimbulkan dampak luar biasa di tengah masyarakat.

Pembagian sembako ini merupakan kepedulian kami. Mudah-mudahan bisa meringankan beban bagi masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj.Septi Istiqlal berharap bantuan sembako ini bisa membantu mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Kita semua juga berharap semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasanya,” ungkapnya.

Turut hadir Plt.Kepala Dinas PMP, Perwakilan Dinas Koprindag dan Pengurus PKK Kabupaten.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua DPRD Pesisir Barat menghadiri rapat koordinasi penanganan covid19 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Way Krui, menyikapi tentang adanya tes Swab kepada warga di kecamatan itu, yang dilaksanakan di GSG Pekon Ulu Krui, Jum'at (29/05/2020).

Hadir dalam acara itu ketua DPRD Nazrul Arif, anggota, Rohan Efendi , Aris Ikhwanda dan Kabag umum sekretariat DPRD Armen Patria.

Sekretaris Kecamatan Way Krui, Rully Hanafi, mengatakan acara itu digelar sebagai tindak lanjut dari hasil rapat gugus tugas Covid19 tingkat kecamatan.

Maka, dipandang perlu untuk dikoordinasikan guna mendapat seluruh masukan yang menjadi langkah kedepan bersama antar stake holder, bagaimana sikap pemerintah dan masyarakat dalam menjalanan protokoler kesehatan di wilayah kecamatan yang membawahi 10 Pekon tersebut, untuk memutus mata rantai penyebaran wabah corona.

Ia juga menyampaikan harapan dan himbauan pemerintah terkait hal itu.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan jangan resah. Hasil reaktif belum tentu positif Corona dan penderita beserta keluarga berperan aktif mengisolasi diri secara mandiri. Hadir pada rapat koordinasi ini , Ketua dewan dan anggota. Polsek pesisir tengah, Koramil,BPBD, Dinsos, Dinkes dan Puskes," kata Rully, usai digelar rapat, Jumat (29/5-2020).

Sebagaimana diketahui satu orang warga Kecamatan Way Krui, dinyatakan covid19. Atas dasar itu untuk mensingkronkan langkah dan pelaksanaan penanggulangan, tim gugus tugas Covid19 kecamatan mengadakan rapat koordinasi tersebut.

Pantauan wartawan di wilayah kecamatan Way Krui, meskipun mengetahui adanya warga yang diduga terpapar covid 19, namun kondisi masyarakat relatif kondusif dan tenang.

"Harapannya tentu semoga cepat sembuh, tidak ada lagi warga di kecamatan ini, di kabupaten ini di seluruh indonesia bahkan dunia yang terpapar covid19. Wabah ini segera berakhir . Kalau berupaya menjaga kesehatan dan keselamatan seperti ini yang dapat kita lakukan, pakai masker apalagi ini mau sholat jumat. Cuci tangan pakai sabun, jaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan yang selalu di sampaikan pemerintah," kata seorang warga Pekon Gunung Kemala Kecamatan Way krui, yang tidak mau di tulis namanya .

(Wari)

BlogGua, Jakarta - PEPATAH mengatakan, "menempatkan seseorang yang bukan ahli pada tempatnya, maka tunggulah kehancuran". Demikian pepatah kuno itu ditirukan kembali oleh Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM. Darmizal MS dengan raut wajah gundah dan sedih saat dimintai pendapatnya terkait solusi yang tepat untuk menstabilkan kehidupan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 dan menjelang kondisi normal era baru yang akan diterapkan.

Darmizal menilai, presiden Joko Widodo atau Jokowi terlihat keteteran dalam bekerja pada periode kedua kepemimpinannya ini, seperti berlari sendirian pontang panting kesana kemari menyelesaikan masalah yang semakin kompleks.

"Keadaan sangat berbeda dibanding periode sebelumnya. Oleh karenanya adalah sangat realistis jika presiden Jokowi segera melakukan reshufle terhadap para menteri yang dianggap tidak mampu mengimbanginya dalam bekerja," kata Darmizal Saung RèJO, Johar Baru Jakarta Pusat, Kamis 28 Mei 2020.

Menurut Darmizal, ReJO sangat berkomitmen mendukung Jokowi total tanpa reserve sampai tahun 2024. Kami, lanjut Darmizal, harus mengikuti gerak langkah beliau untuk memastikan track yang ditempuh adalah baik dan benar, karena kami yakin pak Jokowi tulus, sungguh sungguh dan punya kemampuan untuk memajukan Indonesia.

"Beliau tidak beretorika yang mengucapkan hal berbeda dengan yang diperbuat," ujarnya.

Oleh karenanya, presiden Jokowi perlu pembantu yang tanggap, tanggon serta trengginas untuk memahami dan memenuhi jawaban atas perkembangan keadaan yang berubah sangat dinamis dalam segala hal.

"Kabinet yang ada saat ini harus dievaluasi. Menteri yang berkinerja trengginas dengan performance cemerlang sangat diperlukan saat ini dan pasca pandemi Covid-19. Maka jalan terbaik dan bersifat segera adalah reshufle kabinet".

Lanjut Darmizal, bangsa Indonesia yang besar ini perlu tokoh berpengalaman, tangkas untuk berkerja menjawab tantangan dan kebutuhan terkini. Pembantu presiden tidak perlu tangkas bersilat lidah untuk saling mematahkan teman seiring atau saling membenarkan diri masing masing. Tidak pula orang yang punya agenda terselubung. Saya respon dan apresiasi saran dari PSI dan pengamat terkait kinerja pembantu pak Jokowi dan reshufle, karna memang demikian adanya.

Alumni UGM Yogyakarta ini menambahkan, akibat pandemi Covid-19 ini, bangsa Indonesia bahkan dunia mengalami begitu banyak masalah, multi dimensi seperti sosial, ekonomi, hukum, budaya, tradisi sampai perilaku. Maka sukses story atau gagalnya pemerintahan Jokowi-Amin dalam menjawab tantangan kedepan, akan menjadi catatan sangat khusus sejarah Indonesia bagi generasi berikutnya atau lagacy atas Jokowi dimasa mendatang.

"Saya sungguh trenyuh dengan keadaan saat ini, saya rasakan jauh lebih berat ketimbang krisis yang pernah kita hadapi tahun 98 dan tahun 2008," jelasnya.

Demi kepentingan kehidupan yang lebih naik dalam berbangsa dan bernegara, Darmizal Optimis dan berkeyakinan, bahwa Jokowi akan menjawab tantangan keadaan ini dengan mengikut sertakan pasukan baru yang lebih responsif, jernih dan mampu berlari kencang menggapai hasil terbaik.

"Berulang kali saya katakan, Jokowi orang luar biasa punya mimpi besar bagi bangsanya. Maka harus pula dipastikan Jokowi punya pembantu yang tangguh, banyak akal, realistis dengan berbagai terobosan," jelasnya.

Karena, lanjut pria berdarah Minang ini, keadaan sulit inilah akan dapat menjadi ajang pembuktian bagi seorang tokoh atau pemimpin. Apakah dia akan mampu membawa bangsa dan rakyatnya berlari kencang keluar dari kesulitan dengan berbagai terobosan genuin atau malah sebaliknya.

Darmizal mengungkapkan, harapannya atau hypotesa nya tersebut akan menjadi nyata. Kabinet pertama Jokowi sudah mulai terlihat arah menuju harapan dan akan segera memperbaiki berbagai kelemahan yang ada pada Kabinet Indonesia Maju.

"Kabinet Indonesia Maju adalah akhir masa kepemimpinan Jokowi, beliau dapat meninggalkan kisah sukses dengan catatan tinta emas yang akan dikenang seluruh rakyat Indonesia," pungkas Darmizal.

(Bipani)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal SH.,MH selaku Ketua Gugus Tugas memimpin langsung rapat tentang menindak lanjuti penanganan Covid-19, di OR Cukuh Tangkil, (Kamis 28 mei 2020).

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal, SH.,MH menghimbau dalam penanganan covid-19 agar masyarakat tidak panik namun selalu waspada dan selalu menjaga kesehatan sesuai aturan protokol kesehatan guna memutuskan mata rantai penyebaran wabah covid-19 ini.

Bupati juga menghimbau untuk para medis , petugas keamanan untuk selalu membantu menangani penyebaran covid-19, dan meminta menegakkan disiplin kepada masyarakat tentang kesehatan di lingkungan masyarakat khususnya di tempat-tempat keramaian.

Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan tentang merbaknya pengurangan covid-19 ini Gugus Tugas yg dipekon karena kebanyakan warga yang baru datang dari mudik.

Sementara yang di post lebih kepada memberikan ketenangan saja kepada masyarakat agar tidak panik. Namun jika ada warga yg terisolir covid-19 maka pemerintah pekonlah yang memantau. Bahwasannya memang desa dan kecamatan bisa dijadikan ujung tombak untuk pendataan-pendataan kemudian di serahkan Kepada Dinas Kesehatan.

Efektifitas tingkat pekon harapan Agar bisa mengoptimalkan gugus tugas bahwa posko yang ada kurang efektif, personil di posko juga harus dikurangkan.

Tatanan hidup baru (Newnormal) dengan selalu menggunakan masker dan pola hidup sehat selama masa pandemi.

Turut hadir Sekda Ir.N.Lingga Kusuma, MP., Asisten Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat, unsur Forkopimda dan seluruh Kepala OPD.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal, SH,.MH DIWAKILI SEKDA PESISIR BARAT Ir. N. Lingga Kusuma mengikuti Vidcon Sosialusasi MCP 2020 Dan Management ASN Kamis, (28 Mei 2020).

Diketahui bahwa acara Vidcon pada hari ini merupakan forum yang di inisiasi oleh KPK perwakilan Provinsi Lampung untuk semua Pemerintah Daerah/Kabupaten yang mencakup seluruh wilayah provinsi Lampung dalam rangka mensosialisasikan MCP 2020 dan manajemen ASN untuk menyusun data yang aktual dan potensial.

Acara tersebut dipimpin oleh Kasatgas Direktorat Litbang KPK Niken Ariati.

Kasatgas Direktorat Litbang KPK Niken Ariati menyampaikan terkait sosialisasi MCP tersebut MCP 2020 cukup sulit pada saat realisasi Pendapatan Daerah, fungsi APIP mengatasi penanganan pidana dimana tugas pokok MCP tersebut lebih pada Optimalilasi Pendapatan Daerah.

Di jelaskannya juga secara rinci tentang materi terkait dengan rencana aksi pemberantasan tindak pidana korupsi yang kita coba apresiasikan bersama melalui aplikasi, Perbaikan tatakelola Pemerintahan, Menyelamatkan Keuangan dan Aset Daerah.

Selanjutnya Pembahasan Manajemen ASN terkait MCP menginplementasikan :

1. Evaluasi Jabatan.
Pemda Melakukan evaluasi jabatan, Pemda berkoordinasi dengan kemenPAN RB dalam rangka validasi Evaluasi jabatan.

2. Penilaian kinerja.
Ada 2 sub indikator yaitu Aplikasi penilaian kinerja (50%), Tambahan penghasilan pegawai (50%).

3. Kepatuhan LHKPN dan Gratifikasi.
Pemda menyusun regulasi kepatuhan pelaporan LHKPN, pemda melakukan sosialisasi untuk mendorong kepatuhan pelaporan LHKPN.

4. Pola rekrutmen Promosi,Rotasi,Mutasi Pemberhentian Pejabat ASN.
BKD menyampaikan laporan pelaksanaan rekrutmen, promosi, rotasi ,mutasi pemberhentian pejabat ASN kepada Kepala Daerah, BKD menyusun rekapitulasi pelaksanaan rekrutmen, promosi, rotasi, mutasi pemberhentian pejabat ASN setiap 3 bulan sekali.

5. Benturan kepentingan
Regulasi benturan kepentingan yaitu BKD menyusun regulasi benturan kepentingan, Kepala Daerah menetapkan regulasi benturan kepentingan.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Meskipun pemerintah sudah menutup seluruh lokasi pantai wisata di Pesisir Barat untuk memutus rantai covid19. Kondisi pantai wisata di kabupaten itu tetap ramai pengunjung .

Seperti pantauan pada Rabu (27/5-2020),  diantaranya dipantai wisata labuhan jukung Kecamatan Pesisir Tengah ramai di kunjungi masyarakat .

Orang - orang yang ada di lokasi itu seakan tidak peduli, melupakan sejenak pandemi korona yang mendunia dan menimbulkan was - was .

Masyarakat yang datang terlihat sangat menikmati suasana lebaran idul fitri, mereka duduk - duduk, ada.yang menikmati makanan dan minuman yang dijual para pedagang di tempat itu ditemani indahnya sunset melihat matahari terbenam di pantai. Ada juga yang sekedar nongkrong dan ngobrol dengan kawan kawannya. Seliweran kendaraan yang didominasi motor lalu lalang jalan yang ada di lokasi itu .

Terlihat pemandangan meriah, keramaian warga meski tanpa hiburan rakyat yang digelar di lokasi itu, hanya menikmati laut dan pemandangan pantai.

Sebelumnya, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat, Gunawan mengatakan, pihaknya telah mengetahui tentang hal itu . Ia pun menyayangkan, ditengah kondisi pandemi korona, lokasi-lokasi wisata ditutup. Namun kenyataannnya tetap ramai ada pedagang yang tetap berjualan dan pengunjung yang datang.

Meskipun ia memaklumi kebutuhan hidup sehari yang harus ditanggung para pedagang makanan dan minuman sehingga mereka tetap berjualan.

"Saya sudah keluarkan surat edaran kepada pelaku usaha wisata. Dilarang berjualan di lokasi wisata tetapi nyatanya kami sangat susah mengendalikan masyarakat. Karena sekarang saja saya lihat sudah banyak pedagang berdagang seperti di lokasi wisata labuhan jukung. ya karena tuntutan kehidupan. Tetapi saya lihat ada juga pedagang yang menerapkan Protokol kesehatan. itu kesulitan kami," kata Gunawan, Selasa (26/5-2020).

(Wari)

BlogGua, Tanggamus - Setelah dilakukan Tes Swab terhadap Keluarga  korban terinfeksi virus covid19 yang telah meninggal dunia pada tanggal 10 Mei kemarin (Kasus 01 Penderita Covid19 di Tanggamus) dan terhadap Petugas Pelabuhan Kota Agung, al hasil Negatif Covid 19.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tanggamus Hj. Dewi Handajani, melalui Konferensi Pers di Sekretariat Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tanggamus, Rabu (27/05/2020).

Turut mendampingi Wakil Bupati Hi. AM. Syafi'i, Forkopimda, para Asisten, sejumlah Kepala OPD Pemkab Tanggamus.

Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan hasil Rapid Tes terhadap kontak erat kasus 01 dengan hasil Non Reaktif atau Negatif. Demikian juga dengan hasil Swab Tes yang dilakukan, yang juga dengan hasil negatif.

Termasuk hasil Swab karyawan PT. Pelindo yang bertugas di Pelabuhan Kota Agung, yang dinyatakan hasilnya juga Negatif.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung Nomor 800/58/V/POS.027/V/2020 tanggal 26 Mei 2020 dinyatakan bahwa Sampel Swab yang dikirim dari Kabupaten Tanggamus dengan rincian, dari Kecamatan Pulau Panggung sebanyak 13 sampel. Kota Agung 1 Sampel. Dan seluruhnya dinyatakan Negatif,” ungkap Bupati.

Bupati menjelaskan kronologis tindak lanjut atas kasus 01. Dimana sebelumnya berdasarkan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Palembang pada tanggal 21 Mei 2020, atas sampel Swab dari RS Mitra Husada Pringsewu, bahwa sampel yang berasal dari pasien Kabupaten Tanggamus, dinyatakan positif Covid-19.

“Dan oleh Gugus Tugas Covid-19 dinyatakan oleh kasus 1 atau 01. Berdasarkan kasus tersebut, GTTP Tanggamus melakukan tracking penelusuran terhadap kontak erat baik keluarga maupun orang-orang yang berhubungan langsung dengan almarhum,” jelasnya.

Selanjutnya orang-orang yang mengurus jenazah pada saat pemakaman, dari hasil telusur sebagai berikut :
1. Terhadap kontak yang berhubungan dengan kasus 01, dilakukan rapid test sebanyak 25 orang dan semua hasilnya Non Reaktif / Negatif.
2.Terhadap kontak erat yang mengurus jenazah dan juga kontak erat lainnya dilakukan pemeriksaan Swab dengan metode PCR pada tanggal 22-23 Mei 2020 dan langsung dikirimkan ke Balai Laboratorium Provinsi Lampung pada tanggal 23 Mei 2020.
3. Pada tanggal 22-23 Mei 2020, Tim Gugus Tugas mengambil sampel Swab terhadap pegawai PT. Pelindo Pelabuhan Kapal Teluk Semaka Kota Agung, dan pada tanggal 23 Mei 2020 dikirim ke Balai Laboratorium Provinsi Lampung.

Lebih lanjut Bupati meminta masyarakat agar tetap tenang dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun dan sering cuci tangan pakai sabun. Lalu jika mengalami gejala Covid 19, seperti batuk dan sesak nafas, agar menghubungi aparat Pekon atau Gugus Tugas ditingkat Pekon.

Kemudian beliau juga menghimbau agar masyarakat memberikan support dan dukungan terhadap keluarga yang terkonfirmasi atau terindikasi Covid 19.

"Jangan mengucilkan atau menghindari mereka secara berlebihan."

"Selain itu saya minta jajaran Gugus Tugas Covid ditingkat Pekon atau Kecamatan agar memfasilitasi keperluan keluarga mereka," pungkas Bupati.

(Budi/Rilis)

BlogGua, Sleman - DUA orang pencuri nyaris tewas menjadi bulan-bulanan setelah aksinya tertangkap warga di toko kaca Sari Nugraha, Dusun Ngangkruk, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, DI Yogyakarta pada Selasa 26 Mei 2020 dini hari atau H+3 lebaran.

Dalam tayangan video yang bededar di masyarakat, pria yang diduga melakukan aksi pencurian itu tergeletak jalan dengan luka dibagian pergelangan tangan sebelah kanan. Tayangan video diperoleh dalam dua versi. Pertama, video berdurasi 6 detik dan kedua 11 detik.

Kapolsek Sleman AKP Irwiantoro saat dubungi wartawan membenarkan ihwal aksi pencurian yang berlangsung disaat orang sedang nyenyak tertidur itu.

"Betul (telah terjadi pencurian). Kejadian tanggal 26 Mei 2020 sekitar jam 01.30 WIB. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Nangkruk, Desa Caturharjo, Sleman ditoko kaca Sari Nugraha," ujar Kapolsek Rabu 27 Mei 2020.

Saat ini lanjut Kapoksek, kasus tersebut sedang diatangani dan dilakukan pendalaman oleh penyidik Polsek Sleman.

"(Saat ini) masih proses pendalaman oleh penyidik," pungkas Kapolsek Sleman.

(Bipani)

BlogGua, Pesisir Barat - Gelombang pasang laut melanda pemukiman warga yang berada di pinggir pantai kabupaten Pesisir Barat .

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Syaifullah mengatakan, gelombang pasang terjadi di Pekon Penengahan Kecamatan Lemong.

Ia pun menghimbau agar masyarakat khususnya yang tinggal di pinggir pantai untuk waspada dengan kondisi cuaca saat ini.

"Penengahan Lemong, himbauannya waspada," kata Syaifullah, melalui whatsapp, Rabu (27/05/2020).

Selain itu, kata Syaiful, hal tersebut sudah merupakan fenomena alam karena wajar dan hampir setiap tahun terjadi gelombang pasang sepanjang perairan kabupaten ini dan tentunya hal ini juga harus disikapi warga, khususnya yang tinggal di pinggir pantai untuk waspada atau mengungsi sementara kalau memang dirasakan kondisi alam tersebut membahayakan keselamatan.

Lanjut Syaiful, sampai saat ini tidak ada korban jiwa atau kerusakan fatal akibat gelombang pasang yang terjadi.

Sementara, dari informasi yang dihimpun, gelombang pasang laut naik hingga mendekati pemukiman warga, ke jalan -jalan, lingkungan dan jalan raya yang posisinya berada di pinggir pantai.

Seperti yang beredar di media sosial, antara lain terjadi di kecamatan Pulau Pisang, Pekon Baturaja Kecamatan Pesisir Utara dan di pemukiman warga yang ada di wilayah kecamatan Lemong. Tumpukan sampah kayu daun-daunan naik mengotori daratan.

(Wari)

BlogGua, Lampung Selatan - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung turun langsung meninjau Posko Check Point Pelabuhan Bakauheni, dan memeriksa kelengkapan surat yang dibawa calon penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19, Rabu, (27/05/2020).

Rombongan Tim Gugus Tugas tersebut terdiri dari Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo dan jajaran meninjau pelayanan Posko Check Point Pelabuhan Bakauheni, Ruang Observasi Covid-19 dan Posko Gabungan Angkutan Lebaran di masa Covid-19 PT. ASDP Indonesia Ferry.

"Kita ingin memastikan para petugas melakukan pelayanan guna pengendalian bagi masyarakat yang akan melakukan penyeberangan dari Sumatera ke Pulau Jawa. Hal ini sekaligus dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19," kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam siaran resminya.

Adapun kelengkapan surat yang diperiksa petugas di antaranya surat kesehatan bebas Covid-19, surat ijin perjalanan, dan surat ijin keluar masuk (SIKM) Jakarta bagi mereka yang akan masuk ke Jakarta.

Kemudian, dari Posko Check Point, masyarakat diarahkan ke Pos Pengamanan Terpadu Pelabuhan Bakauheni untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya. Setelah lengkap, masyarakat baru diperbolehkan untuk melakukan pembelian tiket.

Usai meninjau posko check point, Wagub Chusnunia juga meninjau tempat penjualan tiket reguler penyeberangan Bakauheni. Pada kesempatan itu, Nunik melakukan dialog dengan beberapa masyarakat asal Padang, Sumatera Barat yang hendak melakukan penyeberangan dengan tujuan Malang, Jawa Tengah. (aji)

BlogGua, Lampung Utara - Jajaran Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Lampung Utara berada di tengah jalan membagikan masker. Kali ini, mereka menyetop pengguna Jalan tepat di jalan protokol di depan Pemkab Lampung Utara membagi-bagikan masker gratis kepada pengendara roda dua dan empat, Rabu (27/05/2020).

Hal itu dilakukan jajaran DPC AJO Indonesia Lampung Utara sebagai upaya melindungi masyarakat dari dampak penyebaran virus corona. Selain, melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun dan penerapan pola hidup bersih dan sehat, penggunaan masker diyakini sangat ampuh sebagai penangkal penyebaran penularan virus corona.

Untuk menghadapi wabah virus corona ini, semua pihak harus saling bahu-membahu baik itu Polisi/TNI, Pemerintah dan Masyarakat. Sehingga upaya pencegahan penyebaran virus corona bisa diatasi sedini mungkin.

Pembagian ratusan Masker tersebut diharapkan bisa mencegah penyebaran virus yang mematikan tersebut.

Pembagian masker ini direncanakan akan terus dilakukan sebagai pencegahan dini penyebaran virus corona, sehingga upaya melawan corona secara bersama-sama lebih maksimal.

“Karena pengendara, baik roda dua dan roda empat kerap bepergian ke berbagai provinsi, kita ingatkan mereka untuk lebih menjaga kesehatan. Salah satunya dengan cara membagi-bagikan masker secara gratis. Mudahan-mudahan dengan kegiatan ini, mereka (pengendara.red) selalu menjaga kesehatan dari virus Corona,” sebut Defriwansyah, Ketua AJO Indonesia Lampung Utara kepada awak media.

Diakhir, Ketua DPC AJO Indonesia Lampung Utara juga menghimbau  agar para perantau yang baru tiba di Lampung Utara tetap berdiam diri di rumah.

“Kita juga imbau agar perantau kita yang ada di kabupaten Lampung Utara agar tidak keluyuran guna untuk memutus mata rantai virus Covid 19, Tutupnya.

(Elva)

BlogGua, Jakarta - Sejak mewabahnya pandemi Covid19 dengan temuan kasus pertama pada awal Maret 2020, kemudian disusul dengan berbagai kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah, tak bisa dipungkiri bahwa pendataan atau data penduduk Indonesia merupakan masalah paling signifikan yang harus menjadi awal dari pengambilan keputusan kebijakan New Normal.

Carut marutnya data penduduk inilah yang menjadikan kebijakan-kebijakan pemerintah terkait kedaruratan kesehatan pandemi Covid19 kemudian berujung pada penerimaan Bansos dan BLT yang tidak tepat sasaran.

Tentunya selaku penyelenggara negara pemerintah pusat dapat mengedepankan semua kementrian pun badan-badan atau instansi terkait. Dan menjadikan struktur pemerintahan terbawah sebagai ujung tombak yaitu RT dan RW

*Sensus Penduduk Nasional Berskala Besar*, dengan pendataan yang lengkap, termasuk sekaligus melakukan uji Swab atau Rapid Test. Yang harus dilakukan dari tingkatan RT hal ini dapat dilakukan dengan didampingi oleh petugas dari Kelurahan dan Kecamatan serta melibatkan Dinas Kesehatan di setiap Kecamatan.

Mulai dari

1. Nama Kepala Keluarga
2. Umur Kepala Keluarga
3. Pekerjaan Kepala Keluarga
4. Status Tempat Tinggal (Rumah Pribadi Atau Kontrak) jika kontrak sampai kapan
5. Jumlah Anggota Keluarga
6. Pendapatan Kepala Keluarga
7. Siapa Saja Dari Bagian Anggota Keluarga Yang Tinggal Serumah Memiliki Pekerjaan dan Berapa Penghasilan/Bulan dan Apakah Ikut Menopang Kehidupan Keluarga.
8. Berapa Jumlah Anggota Keluarga Yang Berstatus Pelajar
9. Berapa Pengeluaran/Hari
10. Berapa Biaya Listrik
11. Apa Ada Bagian Dari Keluarga Yang Menderita Penyakit Bawaan.
12. Ikut Terdaftar Sebagai Peserta BPJS atau Terdaftar Sebagai Nasabah Asuransi Tertentu Atau Tidak

Intinya *Sensus Penduduk Nasional Berskala Besar* dan dimulai dari bawah dengan pendataan yang detail.

Dari pendataan ini kemudian pemerintah bisa menentukan berbagai bentuk penerapan kebijakan lanjutan terkait pandemi Covid19.

Penerapan New Normal mau tidak mau memang harus diambil, pelonggaran PSBB pun harus dilakukan meski sampai hari ini jumlah yang terinfeksi terus meningkat.

Konsep piramida terbalik dalam bentuk Sensus Penduduk Nasional Berskala Besar (SPNBB) harus dilakukan. Untuk menjadi landasan kebijakan pemerintah dalam mempolakan kehidupan dengan tatanan baru di tengah pandemi Covid19.

Terlalu naif jika penyelenggara negara tak mengetahui kemana dan bagaimana langkah-langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah adanya SPNBB dan rasanya kurang elok rasanya jika penulis harus menjelaskan bagaimana kemudian hasil SPNBB ini bisa menjadi landasan kebijakan New Normal.

Karena pada dasarnya pemerintah selaku penyelenggara negara memiliki begitu banyak kaum pandai yang mampu memberikan masukan.

Namun kurang tepat jika pemerintah mengenyampingkan *Sensus Penduduk Nasional Berskala Besar*. Lalu kemudian melakukan penerapan tatanan bersosialisasi, bermasyarakat, kembali bekerja, dan seterusnya, dan seterusnya serta memunculkan *Konsep New Normal* ditengah pandemi Covid19 yang masih mewabah dengan tingkatan korban terinfeksi yang terus meningkat.

Harus dan segera menjalankan New Normal itu benar, itu penting, namun juga harus dibarengi dengan SPNBB. Dengan adanya SPNBB pun akan sangat mendukung KMK No. HK.01.07-MENKES-328-2020 TENTANG PANDUAN PENCEGAHAN PENGENDALIAN COVID-19 DI PERKANTORAN DAN INDUSTRI.

Sensus Penduduk Nasional Berskala Besar akan mampu menjadi tolak ukur dalam pengambilan kebijakan berkelanjutan dikemudian hari dalam penerapan New Normal yang pada tujuan akhirnya adalah menciptakan kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Sehat Sentosa Adil dan Makmur. Dengan tatanan hidup baru atau New Normal di tengah pandemi Covid19 yang bagai mata pisau ada dimana-mana dan siap menghujam siapa saja tanpa terkecuali. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Rival Achmad
Ketua Umum Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia

BlogGua, Bandar Lampung - Sebanyak 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung dinyatakan sembuh. Dengan begitu pasien yang telah sembuh saat ini berjumlah 44 orang.

Hal itu dilihat berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Selasa, 26 Mei 2020. Sebelumnya diketahui hanya ada 40 pasien positif yang sembuh.

Dengan begitu, dari 116 pasien yang ada, saat ini tersisa 64 pasien Covid-19 di Lampung yang masih menjalani isolasi. Sedangkan 8 orang pasien lainnya telah dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, jumlah pasien berstatus PDP di Lampung saat ini mencapai 100 orang. Sebanyak 68 pasien telah dinyatakan negatif dan 12 pasien masih dalam perawatan. Sedangkan 20 pasien berstatus PDP telah meninggal.

Hingga saat ini Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung telah melakukan pemantauan kepada 3.078 orang. Sementara saat ini ada sebanyak 68 orang berstatus ODP dan 7 orang meninggal dalam status ODP. (Aji)

BlogGua, Bandar Lampung - Usai perayaan Idulfitri 1441 Hijriah Wali Kota Bandar Lampung Herman HN kembali meninjau beberapa lokasi keramaian, untuk memberikan imbauan secara langsung kepada warga tentang penerapan protokol kesehatan, Selasa (26/05/2020).

Kali ini peninjauan itu dilaksanakan di Pasar Bambu Kuning dan Pasar Tengah yang kemudian merambat menyisiri Jalan Teuku Umar sebelum di akhiri di Pasar Korem Gatam (Koga).

Dengan menggunakan kendaraan dan didampingi oleh protokol serta ajudan pribadi, Wali Kota Herman HN menegur langsung warga yang telah memulai aktivitas di pasar sebab tidak memperhatikan memakai masker.

Tidak jauh berbeda, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu menegur langsung kepada warga baik itu pedagang maupun pembeli beraktivitas diluar tanpa ada pencegahan penyebaran Covid-19.

"Maskernya mana itu, dipakai jangan tidak pakai masker kalau lagi diluar rumah," tegasnya.

Pemkot Bandar Lampung telah menetapkan kawasan wajib masker. Tujuannya agar seluruh warga Bandar Lampung khususnya mematuhi protokol kesehatan yang ada, seperti mencuci tangan, memakai masker dan hand sanitizer serta menjaga jarak. (Aji)

BlogGua, Pesisir Barat - Juru bicara gugus covid19 Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, mengatakan ada penambahan dua orang positif covid 19, sehingga saat ini ada tiga orang di Kabupaten Pesisir Barat yang positif terkena pandemi global tersebut.

"Mereka yaitu : berinisial AR (19) Alamat : Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan (Ini yang kemarin di wilayah Polsek Pesisir Selatan) dan Data baru: M.A (18) Alamat : Pekon Negri Ratu Ngambur (Polsek Bengkunat), serta FP (13) Alamat : Pekon Ulu Krui Kecamatan Way Krui (wilayah hukum Polsek Pesisir Tengah)," kata Tedi, yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Senin (25/5-2020) melalui whatsapp.

Kata dia, Semuanya merupakan santri dari ponpes temboro, Magetan, Jawa timur.

Meski kabupaten pesisir barat sudah ada yang positif covid19. Tedi tetap menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

"Hari ini ada penambahan dua lagi, intinya saya minta kepada seluruh masyarakat gak perlu panik. Tapi kita saling kerjasama melawan covid19, saling dukung, saling support. Keluarga mereka juga sudah kita minta agar betul - betul menjalankan isolasi mandiri dirumah," kata Tedi.

Pihaknya, kata dia, telah koordinasi dengan aparat Pekon, Kecamatan, Danramil, Polsek, Puskesmas dan para pihak terkait lainnya.

"Kami juga telah sampaikan kepada para keluarga bersangkutan, mereka juga kooperatif. Mereka menjalankan protokol kesehatan. Kepada masyarakat juga gunakan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan jalankan pola hidup bersih dan sehat. Tetangga-tetangga mereka juga sudah kami kasih edukasi," jelas Tedi.

Adanya yang positif covid menjadikan warga di Kabupaten itu makin ketat dan berupaya maksimal menjalankan protokol kesehatan, juga berdiam diri dirumah.

"Baru dengar hari ini, ya saya dan keluarga memang selalu berdiam diri dirumah, tamu juga jarang dan orang - orang yang saya kenal yang datang inshaaalloh gak apa-apa, mudah - mudahan pandemi ini segera berlalu," kata seroang warga Kecamatan Pesisir Selatan yang tidak mau dipublikasi namanya.

(Wari)

BlogGua, Tanggamus - Guna memastikan situasi tempat wisata disekitar Pospam, anggota Pos Pam Gisting Polres Tanggamus melakukan pemeriksaan ditempat tersebut, Senin (25 Mei 2020).

Pemeriksaan dilaksanakan dalam rangkaian patroli tempat hiburan rakyat (THR). Hasilnya diketahui dua tempat wisata yakni bukit idaman dan kolam renang buterfly, tutup.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi, S. SH. MH mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan patroli dan pengecekan di tempat wisata yang kemungkinan masih di buka pada masa pandemi Covid-19.

"Hasil pemeriksaan di THR bukit idaman dan kolam renang butterfly, sementara ditutup menggunakan portal oleh pengelolanya," ungkap Iptu Rudi, S. dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Atas hal itu, Kasat mengucapkan terima kasih kepada pengelola tempat wisata yang telah patuh mengukuti anjuran pemerintah dalam pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19.

Kesempatan itu Kasat terus menghimbau masyarakat untuk tetap berada dirumah dan menaati anjuran pemerintah.

"Mari bersama-sama menaati anjuran pemerintah dalam mencegah Covid-19 dengan rajin cuci tangan, tidak berkerumun, memakai masker dan tetap dirumah," himbaunya.

(Budi/NN)

BlogGua, Bandar Lampung - Dalam dua hari Penambahan pasien positif Covid-19 terjadi di Lampung, Minggu (24/5) dan Senin (25/5).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung Reihana mengatakan, sejak Sabtu (23/5) jumlah pasien positif sebanyak 105 kasus positif di mana 62 orang masih diisolasi, 36 orang sembuh dan tujuh orang meninggal. Namun ada penambahan kasus positif sebanyak empat kasus positif pada Minggu (24/5) dan tujuh kasus pada Senin (25/5). Sehingga total kasus positif Covid-19 di Lampung sebanyak 116 kasus.

“Saat ini di Provinsi Lampung terdapat 116 kasus positif Covid-19. Dengan sebanyak 68 orang diisolasi, meninggal 8 orang, sembuh 40 orang,” beber Reihana.

Reihana mengatakan, dari 11 tambahan kasus baru, seluruhnya merupakan orang tanpa gejala (OTG). Karena statusnya OTG, seluruh pasien positif sedang melakukan isolasi mandiri diberbagai tempat.

“Dari total penambahan pasien positif, semuanya OTG. Saat ini semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di beberapa tempat di Lampung,” tambahnya.

Dari tambahan per Senin (25/5), Reihana menjelaskan untuk pasien nomor 110 perempuan asal Pesawaran. Kemudian pasien nomor 111 perempuan 45 tahun asal Pesawaran, pasien nomor 112 laki-laki 36 tahun asal Bandarlampung, pasien nomor 113 berusia 34 tahun asal Metro.

Selanjutnya pasien nomor 114 laki-laki 33 tahun asal Bandarlampung, pasien nomor 115 asal Pesisir Barat, pasien nomor 116 laki-laki 18 tahun asal Pesisir Barat.

“Ada satu pasien meninggal dunia pasien nomor 85, merupakan laki-laki asal Bandarlampung, kemudian ada pula orang dalam pantauan (ODP) laki-laki di Lampung Tengah. Sementara ada dua pasien sembuh, pasien nomor 51 perempuan Pesawaran dan pasien nomor 27, 47 tahun asal Lampung Barat,” tandasnya.

(aji)

BlogGua, Bandar Lampung - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung melakukan analisis pada kasus Covid-19 di Lampung sejak diketahui satu pasien positif hingga Senin (25/5).

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Di Provinsi Lampung Reihana menjelaskan berdasarkan hasil analisis Covid-19 di Lampung terkait tren kasus komulatif hingga 25 Mei cenderung meningkat dan masih mengindikasikan kasus baru.

“Dari angka reproduksi efektif, angka kita masih lebih dari 1. Data ini tidak jauh berbeda dengan yg dipublish menteri Bappenas belum lama, bahwa rata-rata di seluruh wilayah provinsi memiliki nilai lebih dari satu kecuali DKI Jakarta, Jawa barat dan Jawa Tengah dibawah 1,” beber Reihana yang juga kadis Kesehatan Provinsi Lampung ini.

Dia menambahkan, karena itu ada upaya yang harus dilakukan terkait angka tersebut. Untuk intervensi yang dilakukan pertama, harus menurunkan penularan dengan early diagnosis dengan melakukan tes rapid dan tracing, dan early intervantion dengan melakukan isolasi dan treatmen pada orang dalam pantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) yang di temui.

“Kedua kita harus lakukan menurunkan kemampuan penularan dengan menjaga imunitas dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tetap menggunakan alat pelindung diri (APD) yang digunakan bagi masyarakat dan tenaga medis. Masyarakat masker, cuci tangan pakai masker dan melakukan kegiatan berkaitan PHBS,” tambahnya.

Ketiga dengan menurunkan kontak dengan jaga jarak, physical distancing, karantina mandiri pada ODO dan OTG dan batasi komunitas. “Mari bersama dengan tetap disiplin melakukan physical distancing, pakai masker, tidak mendatangi kerumunan kita tetap dalam lindungan Allah SWT,” lanjutnya.

Sementara perkembangan Covid-19 di Lampung per Selasa (26/5) tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif. Sehingga angka pasien positif masih 116 orang, dengan Yang masih melakukan isolasi 64 orang, meninggal 8 orang. Namun pasien sembuh bertambah 4orang sehingga total pasien sembuh sebanyak 44 orang.

“Pasien sembuh pertama pasien nomor 48 laki-laki 59 tahun Bandarlampung, pasien nomor 54 laki-laki 16 tahun asal Lamteng, pasien nomor 84 usia 17 tahun laki-laki Waykanan, pasien nomor 69 perempuan 40 tahun Bandarlampung. Kemudian ada penambahan dua pasien dalam pengawasan (PDP) yaitu laki-laki 34 tahun asal Lamtim ada penyakit penyerta TB Paru. PDP yang meninggal lainnya merupakan laki-laki 55 tahun asal Bandarlampung ada penyakit bawaan Diabetes militus, Hipertensi dan jantung coroner,” tandasnya. (aji)

BlogGua, Pesisir Barat - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat yang juga merupakan juru bicara tim gugus tugas Covid19 di kabupaten itu, Tedy Zadmiko, menjelaskan tentang kronologis satu orang warga di kabupaten tersebut yang positif corona, Minggu (24/5/20).

"Yang terpapar tanpa gejala itu dia gak sakit. itu santri dari Temboro Magetan. ada lima santri yang kami Swab, dua yang baru keluar hasilnya. Sebenarnya tujuh orang yang kami Swab, tetapi yang dua orang bukan santri. Hasil Swab yang baru keluar hari ini baru ada empat orang, dua orang diantaranya santri, dan al hasilnya satu orang positif," kata Tedi, saat dihubungi, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kata dia, pihaknya sudah koordinasi dengan peratin, camat, TNI Polri. Mereka satu keluarga, warga positif corona dan keluarganya di isolasi dalam rumah mereka yang domisilinya di kecamatan Pesisir Selatan.

"Satu keluarga itu kami isolasi, kami omongin harus benar-benar komitmen jangan kemana-mana, diam dirumah dulu. Sampai pemeriksaan dan tes berikutnya negatif," kata Kadiskes.

Lanjut dia, warga yang positif corona itu telah sekitar satu bulan tinggal di pesisir barat. Pihaknya telah mentracking identifikasi yang bersangkutan selama di Pesisir Barat.

"Nyampai di Krui (pesibar) tanggal 18 April 2020, harusnya memang dia sudah negatif. Tetapi nanti kita tunggu tes berikutnya nunggu 14 hari dulu untuk tes selanjutnya. Selama belum dilakukan Swab ulang maka sekarang dilakukan isolasi. Keluarganya kita periksa semua. Semua santri ini sudah kita pantau. Ada 29 orang santri dari Temboro di Pesisir Barat. Yang sudah periksa Rapid test semua ada enam orang. Dari enam orang tersebut ada yang kemudian kita lakukan swab test. Sama dengan dua orang santri yang di Lampung Barat dan ada di Lampung Utara juga," kata Tedy.

Kemudian dia menghimbau, atas adanya orang di Pesisir Barat yang positif corona, masyarakat tidak perlu gaduh panik, dan heboh. Tetapi tetap menjalankan protokol kesehatan dan diam di rumah. .

"Kalau dirumah saja gak perlu panik. Kita ketemu saja gak kenapa harus ribut. Kedua kita harus bareng-bareng, saling support dukung bukan mengucilkan memusuhi. Penyakit ini bukan aib, siapapun dapat kena. maka seperti yang sering kami sampaikan atau promosikan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, pola hidup bersih sehat. Selama kita lakukan itu jangan khawatir," kata Dia.

Informasi yang dihimpun, warga positif korona tersebut berasal dari Pekon marang kecamatan Pesisir Selatan. Saat hal ini ditanyakan Tedy menjawab.

"Ya domisilinya di kecamatan Pesisir Selatan", katanya.

Lanjut Tedy, pihaknya baru dapat memberi keterangan kepada media, setelah sebelumnya berkoordinasi dan mendapat izin dari Pemprov Lampung.

"Ya ini baru kami jawab sekarang, sebab aturannya pusat dulu yang menjelaskan secara global, kemudian pihak provinsi, dan baru kami yang memberikan penjelasan. Ini baru dapat kami sampikan setelah dapat izin provinsi," kata dia.

(Wari)

BlogGua, Sleman - KETUA DPRD Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta Haris Sugiharta menyerahkan 6 Alat Pelindung Diri atau APD kepada gugus tugas Covid-19 Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel Minggu 24 Mei 2020 pagi.

Selain memberikan bantuan APD, Harus juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga Bagiyo yang terindikasi positif Covid-19 atau Corona yang saat ini masih menjalani  perawatan di RS Sardjito.

Selain kepada keluarga pasien, Haris juga memberikan 61 paket sembako berisi 5 kilogram beras kepada warga yang tinggal disekitar rumah Bagiyo.

"Tadi kami meyerahkan APD ke gugus tugas Desa Banyurejo serta bantuan sembako ke keluarga Bagiyo yang terindikasi positif Corona dan saat ini masih dalam perawatan di Sardjito," kata Haris dalam pesan elektroniknya.

Haris berharap, bantuan sembako tersebut bisa meringankan keluarga pasien Covid-19.

"Semoga bantuan sembako senilai Rp 1,8 jut ini bisa bermanfaat. Kami menghimbau agar masyarakat agar mematuhi protokal kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkas Haris.

(Bipani)

BlogGua, Bandar Lampung - Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan salat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah di rumah bersama keluarga di Mahan Agung, Minggu pagi (24/5).

Meski dilakukan di rumah, Gubernur tetap mempertahankan kualitas ibadah salat ied, termasuk memaknai Idul Fitri dalam doa yang dipanjatkan Gubernur dan keluarga.


Menurut Arinal, sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo yang menegaskan pemerintah hanya mengatur peribadatan sesuai dengan protokol kesehatan sehingga penyebaran virus corona pun dapat dihindari. Salah satunya dengan anjuran untuk beribadah di rumah masing-masing.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan Idulfitri 1441H/2020 M, Pemerintah mengimbau peribadatan dilakukan sesuai protokol kesehatan untuk melaksanakan ibadah di rumah saja, yang dilakukan bersama-sama,” ujar Arinal.

Selain itu, melalui Kementerian Agama, Pemerintah Pusat juga mendorong setiap umat beragama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya.

“Berkumpul tidak diperkenankan dalam suasana Covid-19, begitupun salat Ied tidak perlu berjamaah di lapangan maupun di masjid, tetapi bisa dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga,” tandasnya. (aji)

BlogGua, Bandar Lampung - Pelakasanaan Idul Fitri kali ini berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, karena penyebaran pandemi Covid-19. Dalam memastikan pelaksanaan ibadah salat ied dan ibadah saat lebaran, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan patroli di sejumlah masjid di Kota Tapis Berseri.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, tim patroli, melaksanakan himbauan protokol kesehatan wabah Covid-19 di masjid-masjid yang ada di Kota Bandarlampung.


“Personil yang diterjunkan juga sama seperti biasanya. Kita tempatkan di titik-titik masjid yang tetap melaksanakan salat idul fitri 1441 hijriah. Para personil bertugas memastikan penerapan protap kesehatan dilaksanakan, guna memutus rantai pandemi Covid-19,” katanya kepada BlogGua, Minggu (24/5).

Tak hanya di masjid-masjid, pelaksanaan patroli juga berlaku di tempat-tempat pusat perbelanjaan. Serta di titik-titik posko perbatasan gugus tugas percepatan penanganan yang ada di Kota Bandarlampung.

Kiki -sapaan akrabnya- juga menyebutkan, hal itu sesuai dengan berita acara kesepakatan pada rapat kesiapan pusat perbelanjaan atau retail modern dalam rangka pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 yang ditandangani gubernur dan walik gubernur Lampung, ketua DPRD Lampung, wakapolda Lampung, walikota Bandarlampung bersama 15 pengelola retail modern pada 20 Mei 2020.

Dalam kesepakatan itu, para pengelola pusat perbelanajan dan retail modern harus mempersiapkan protokol kesehatan dalam pengelolaan dan pelayanan yang diberikan kepada konsumen: melakukan penataan ruangan dan barang dagangan agar tidak menyebabkan penumpukan orang (menjaga physical distancing).

Kemudian, melakukan pembatasan jumlah orang dalam ruangan agar tidak terjadi kerumunan, meniadakan kursi-kursi pengunjung dan makan di tempat, menyiapkan batas-batas antrean di kasir dan memberikan pembatas transparan antara konsumen dan kasir, menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, masker, sarung tangan plastik, dan handsanitizer. Serta mewajibkan para petugas dan pengunjung untuk menggunakan masker.

“Adapun lima belas pengelola pusat perbelanjaan atau ritel modern yang menandatangani kesepatanan itu yakni: Chandra Group, Gelael, CenterPoint, Giant, Toko Surya, IndoGrosir, Simpur Center, Ramayana, Central Plaza, SuperIndo, Fitrinov, Transmart, LotteGrosir, Alfamart, dan PT Indomarco,” ungkapnya. (aji)

BlogGua, Jakarta - PENGAMAT hukum dan politik dari Universitas Nasional  (Unas) Jakarta Saiful Anam menilai, pelimpahan berkas opeerasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK kepada Rektor Universitas Jakarta (UNJ) Komarudin Cs terkesan dipaksakan.

Menurut Saiful Anam, seharusnya KPK tetap mengusut kasus itu dibawah kewenangannya. Bukan malah melemparnya ke polisi.

"Ingat, Rektor UNJ adalah penyelenggara negara. Karena, Rektor mempunyai kewajiban laporkan hartanya ke LHKPN nya ke KPK, kalau tinggal limpah mau kerja apa KPK," ujar Saiful Anam dalam rilisnya Mingggu 24 Mei 2020.

Masih menurut Saiful Anam, KPK menunjukkan sikap tidak profesional karena memilih melimpahkan penanganan kasus tersebut ke polisi dengan dalih tak ditemukan unsur penyelenggara negara.

"Saya kira KPK ingin berbagi dengan polisi. Mengingat, Ketua KPK Firli Bahuri berasal dari institusi polri," tambahnya.

Saiful memprediksi, penanganan kasus OTT di UNJ itu hanya akan menjerat orang-orang bawahan. Sehingga, Rektor UNJ bisa lepas dari jeratan hukum.

"Rektor UNJ seharusnya juga dijadikan tersangka. Tidak mungkin sang Rektor tidak mrngetahui peristiwa dugaan suap itu, harusnya usut tuntas apakah ada kemungkinan ada keterlibatan dengan Oknum Kemendikbud, kalau seperti ini maka rakyat akan menduga KPK masuk angin," pungkas Saiful Anam.

Diketahui, Operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan penyerahan sejumlah uang dari pihak Rektor UNJ kepada pejabat di Kemendikbud. Uang sebesar Rp27, 5 juta dan US$1.200 diamankan sebagai barang bukti.

Sebelumnya, Deputi Bidang Penindakan KPK, Karyoto dalam keterangan tertulis menyatakan dalam operasi tersebut mereka menciduk Kabag Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak seperti Rektor UNJ Komarudin, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Sofia Hartati, Analis Kepegawaian Biro SDM Kemdikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemdikbud Diah Ismayanti, Staf SDM Kemdikbud Dinar Suliya, serta Staf SDM Kemdikbud Parjono.

Namun, kata Karyoto, setelah dilakukan permintaan keterangan, KPK belum menemukan unsur pelaku penyelenggara negara. Atas dasar itu, KPK menyerahkan kasus ini kepada kepolisian.

"Sehingga selanjutnya dengan mengingat kewenangan, tugas pokok dan fungsi KPK, maka KPK melalui unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan menyerahkan kasus tersebut kepada Kepolisian RI untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum," kata Karyoto, Kamis.

Dalam kasus ini, Rektor UNJ, Komarudin diduga meminta dilakukan pengumpulan uang tunjangan hari raya (THR) masing-masing Rp5 juta melalui Dwi Aachmad Noor. Permintaan itu dilayangkan kepada Dekan Fakultas dan lembaga di institusinya. THR tersebut, rencananya akan diserahkan kepada Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemdikbud dan beberapa staf SDM di Kemdikbud.

(Bipani)

BlogGua, Lampung Utara - (Fd) Seorang warga  muara Aman kec Bukit kemung  Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Lampung, pasien (Odp) dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19, Hari saptu (23/05/2020) sakit. Itu dilakukan karena dari hasil pemeriksaan tim dokter, korban meninggal karena terindikasi meninggal karena virus Covid 19.

Feriyadi 26 tahun yang dimakamkan di pemakaman di Bukit kemuning yang korban Covid-19.

Pelakasana tugas (Plt) Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, dalam keterangan resminya mengatakan jika sebelumya dihabiskan untuk membahas di RSU maizen Ryacudu Kotabumi, Jum "ad malam (23.05.2020) mulai pukul 23.00 WIB. jam kemudian meninggal dunia.

“Dirawat di RS maizen Ryacudu Kotabumi dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan serta gangguan di lambung. Dirawat Saptu malam sekitar jam 21.00 Wib korban meninggal dunia pada jam 11.00 Wib, 

Dijelaskan, korban selesai dilakukan tes cepat dan dinyatakan negatif. Namun, berdasarkan penjelasan dokter yang membahas tentang virus corona.

Selain itu, Sani lumi korban juga memiliki perwakilan perjalanan dari Tangerang selama dua bulan almarhum Febriansyah memang mengidam penyakit TBC atau penyakit paru. Dan semenjak dari Tangerang tersebut, dia memperbaiki gangguan kesehatan.

Mengenai pemakaman, lanjut Budi, berdasarkan hasil rapat tim gugus tugas rapat terhadap jenazah sesuai protokoler pengelolaan covid-19.

”Manakala ada tanda-tanda seperti halnya pendaftaran yang tidak ada penyebaran virus corona, maka dilakukan pemakaman sesuai protokoler pemakanan jenazah covid-19,” jelasnya.

Diriku juga berharap agar warga tidak terhindar dari masalah yang dikeluarkan mengenai wabah penyakit virus corona. Menerima informasi yang diterima warga berpusat pada informasi Pemkab

"Kami masih menunggu hasil tes swab, guna meminta korban korona positif atau tidak," tukasnya. (Elva)

BlogGua, Bandar Lampung --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi LO BNPB, Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik, serta Kepala.OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung melakukan peninjauan lapangan pada malam menjelang Idul Fitri 1441 H, Sabtu. (23/05/2020).

Kunjungan diawali dengan menyusuri jalan protokol di Kota Bandar Lampung dan menyaksikan secara langsung kondisi dan situasi yang terjadi di malam menjelang Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 esok hari.

Iring - iringan kendaraan yang membawa rombongan kemudian menuju ke sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung yang merupakan salah satu lokasi pusat kegiatan perekonomian yang banyak terdapat interaksi antara penjual dan pembelinya.

Pada kunjungan ke Mall Boemi Kedaton, Gubernur ingin mengetahui secara langsung dan memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu saat dilaksanakannya rapat bersama di Posko Satgas Terpadu antara Tim Satgas Terpadu penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dengan para pengusaha Ritail di Kota Bandar Lampung.

Pada kesempatan kunjungan ke Mall Boemi Kedaton tersebut, Gubernur dan rombongan juga mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pihak pengelola Mall, yaitu dengan mengikuti prosedur pemeriksaan pada pintu masuk Mall yang meliputi pemeriksaan penggunaan masker, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer.

"Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat situasi dimalam menjelang Lebaran, apakah pengelola Mall yang sudah pernah saya panggil bisa memenuhi pelaksanaan aturan - aturan tentang protokol kesehatan dan ternyata pelaksanaan protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik" jelas Arinal.

Dalam kunjungannya, Gubernur berkesempatan melakukan dialog dengan beberapa karyawan serta masyarakat yang sedang berbelanja, untuk mengetahui secara langsung sejauh mana langkah antisipasi dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan serta sejauhmana kepedulian masyarakat terhadap situasi Pandemi Covid -19 ini.

Kunjungan dilanjutkan menuju ke Pos Pengamanan Ramayana yang merupakan salah satu pos strategis untuk memantau situasi yang terjadi di wilayah Polres Bandar Lampung.
Gubernur melihat secara langsung pelaksanaan pengamanan di wilayah ini.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

BlogGua, Tangerang Selatan - SETELAH program "Berbagi dan Harmoni" dari Relawan Jokowi atau RèJO dimulai sejak tanggal 17 April 2020 lalu, dipenghujung bulan Ramadhan ini mereka kembali membagikan paket sembako dihalaman pendopo menteri Sosial (Mensos) Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid I, Bachtiar Chamsyah, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tengerang Selatan, provinsi Banten.

Pembagian berupa 1.000 paket sembako dan 1.250 paket ikan kembung segar diserahkan secara simbolis kepada tokoh masyarakat di Setu oleh Ketua umum ReJO HM Darmizal MS, Dr. Hj. Siti Nur Azizah Ma'ruf Amin yang didampingi oleh Dr. KH. Bachtiar Chamsyah.

Dalam sambutannya, Bachtiar Chamsyah menyampaikan apresisasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua umum RéJO dan Neng Siti Nur Azizah karena telah melakukan kegiatan berbagi disaat semua orang dalam kesulitan.

"Bahwa yang dilakukan oleh Azizah sungguh bernilai ganda. Selain melakukan sedekah yang sangat besar pahalanya dibulan Ramadhan yang penuh barakah, juga memperlihatkan satu kegiatan politik cerdas yang penuh manfaat bagi semua. Hadir untuk menyejukkan disaat orang kehausan dan membutuhkan, ini sungguh luar biasa," kata Bacahtiar Jumat 22 Mei 2020.

Menteri Sosial era kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, melihat talenta kepemimpinan yang baik atas Azizah. Selain cantik dan berpendidikan tinggi, lanjut Bachtiar, Azizah juga tanggap dalam membaca peluang untuk merangkul hati rakyat.

"Sulit kita temui pemimpin muda seperti Azizah saat sekarang ini," tambah Bachtiar Chamsyah.

Sementara itu, putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah menyampaikan terimakasih kepada HM. Darmizal yang begitu aktif memberikan dorongan dan bimbingan.

"Beliau abang dan senior saya yang sungguh baik dan saya bangga pada beliau," kata Azizah.

Tak lupa dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Bachtiar Chamsyah yang telah banyak memberikan berbagai pandangan dan nasehat.

"Beliau sudah seperti ayah saya sendiri. Sehingga saya tidak merasa sungkan jika satu saat butuh ilmu untuk bertanya kepada beliau. Dan alhamdulillah, beliau selalu ringan dalam berbagi dan menasehati," ucap Azizah.

Ditambahkan Azizah, cita-cita pada visi misi politiknya yang begitu kuat untuk menjadikan Tangsel sebagai kota satelite Jakarta yang megah dan berkelas dunia.

"Semua potensi ada. Tinggal bagaimana kita mengelolanya agar harapan tersebut dapat terlaksana, yaitu dengan tata kelola pemerintahan yang innovatif dengan berbagai terobosan dan realistis. Kita pasti bisa jadikan Tangsel lebih baik dan lebih maju dalam segala hal," ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua umum ReJO Darmizal MS menyampaikan, apa yang dilakukan Siti Nur Azizah sungguh keberanian yang luar biasa dari seorang putri Wakil Presiden untuk mendatangi masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

"Ini adalah hal paling nekat. Seperti masuk kesarang musuh yang sangat berbahaya namun tidak terlihat. Saya takjub atas keberanian Azizah. Dia mendatangi masyarakat tanpa protokol yang berlapis, dia egaliter dan merakyat. Semoga perbuatan baiknya berbuah kemanfaatan bagi masyarakat," demikian Darmzial.

(Bipani)

BlogGua, Lampung Timur - Inilah bentuk wujud kasih sayang pemerintah bapak Presiden Joko Widodo dengan masyarakatnya.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Mataram Baru, Jumat (22/5/2020).

Melanjutkan sambutannya, Zaiful menjelaskan bahwa dalam pembagian kali ini terdapat 559 penerima manfaat yang akan menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ini.

"Alhamdulillah Kecamatan Mataram baru hari ini mendapatkan giliran yang mana keseluruhannya mencapai 559 penerima manfaat, Oleh karena itu atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Tentunya saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak ibu semua penerima manfaat yang mana berasal dari Dana Desa sebesar Rp600.000 per bulan".

Dalam kesempatan itu Zaiful juga memberitahukan kepada masyarakat bahwa bantuan yang rencananya akan diberikan selama 3 bulan namun berdasarkan keputusan terbaru bantuan tersebut akan ditambah 3 bulan kembali sehingga total berjumlah 6 bulan. Namun untuk 3 bulan terakhir penerima manfaat akan mendapatkan Rp. 300.000 perbulannya.

"Ini akan diberikan selama 3 bulan dan keputusan terbaru ada tambahan kembali 3 bulan yang mana itu artinya menjadi 6 bulan dan untuk 3 bulan terakhir akan mendapatkan dana Rp300.000", ujar orang nomor satu di Bumei Tuwah Bepadan itu.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Zaiful berharap mudah-mudahan bantuan yang telah dibagikan ini dapat meringankan beban masyarakat.

"Ya Allah mudah-mudahan bantuan dana desa ini dapat bermanfaat bagi bapak ibu semua sehingga dapat meringankan beban bapak-ibu apalagi saat ini kita sedang menghadapi hari raya Idul Fitri yang insya Allah akan jatuh pada hari Minggu nanti", pungkasnya.

Untuk diketahui, selain Zaiful hadir pula dalam acara tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahmin Saleh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Yudi Irawan, Camat Mataram Baru, Ismail beserta Forkopimcam dan Manajer Bisnis Mikro Bank BRI, Isak.

(Protokol)

BlogGua, BANDARLAMPUNG - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan 580 paket sembako kepada anggota Koperasi Mina Jaya, di Mahan Agung, Bandarlampung, Jum’at (22/5/2020).

Dalam sambutannya, Ibu Riana menjelaskan bahwa saat ini seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia dan Provinsi Lampung, sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

“Pandemi ini memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sosial, ekonomi, dan politik. Termasuk juga UKM baik di bidang kerajinan, kuliner, perdagangan maupun jasa,” jelas Ibu Riana.

Oleh sebab itu, lanjut Riana, dirinya mengapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan ini. Hal ini merupakan aksi nyata dan bentuk kepedulian Pemprov Lampung untuk bisa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga bantuan ini bisa mengurangi beban para pedagang yang terdampak Covid-19,” ujarnya.

Ibu Riana berpesan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menerapkan pola hidup sehat, menggunakan masker, dan tetap jaga jarak.

“Dan kepada seluruh pengurus koperasi saya harapkan dapat menciptakan inovasi baru sesuai kebutuhan saat ini seperti pemasaran dengan media online, pengaturan di pasar sehingga tetap jaga jarak, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Ibu Riana menuturkan bahwa Umat islam telah memasuki hari ke-29 bulan Ramadhan 1441 H, yang berarti sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri 1441 H yang kondisinya berbeda dengan perayaan Idul Fitri di tahun sebelumnya.

“Laksanakan Shalat Idul Fitri di rumah saja dan batasi tradisi silaturahmi berkumpul bersama keluarga besar dan kerabat pada saat hari raya,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Ibu Riana atas nama Pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

“Semoga kita semua bisa menjadi insan yang memperoleh kemenangan dan kembali fitri. Insyaallah dengan doa, semangan dan kerjasama kita semua, kita akan mampu melewati pandemi ini,” tuturnya.

(Adpim)

BlogGua, Mesir - AKIBAT kebijakan penutupan penerbangan komersil penumpang internasional di Mesir yang berlangsung sejak tanggal 19 Maret 2020 hingga sekarang sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, WNI yang mengalami stranded di Mesir terus bertambah.

Mereka mayoritas adalah peserta kursus atau pelatihan baik Bahasa Arab maupun Ilmu Agama Islam yang telah menyelesaikan programnya sejak awal Mei 2020. Berkat kerja sama antara KBRI Cairo, pemerintah Mesir dan Air Cairo, 129 WNI berhasil difasilitasi kembali ke Indonesia pada tanggal Kamis 21 Mei 2020 waktu setempat.

129 WNI tersebut yang berhasil direpatriasi tersebut antara lain terdiri dari 108 siswa Sekolah Al Irsyad Purwokerto yang telah menyelesaikan program pelatihan Bahasa Arab di Mesir, dan selebihnya yaitu peserta pelatihan dakwah serta WNI yang tengah berkunjung ke Mesir. Repatriasi tahap II tersebut kembali menggunakan maskapai Air Cairo dengan skema chartered flight atau sewa pesawat. Pesawat itu sendiri akan kembali ke Cairo tanpa penumpang atau kosong. Biaya sewa pesawat dibebankan kepada masing-masing peserta repatriasi. Pesawat berangkat dari Cairo tanggal 21 Mei 2020 pukul 07.30 pagi waktu setempat, dan tiba di Jakarta tanggal 22 Mei 2020 pukul 03.00 dinihari WIB.

“KBRI Cairo telah berkoordinasi dengan Pusat, Pemerintah Mesir dan Air Cairo untuk persiapan repatriasi tersebut,” jelas Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy dalam siara pers Jumat 22 Mei 2020.

“Repatriasi tahap II ini berbeda dengan repatriasi sebelumnya yaitu kali ini dengan menyewa pesawat Air Cairo. Hal ini berimplikasi pada biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar,” ucap Helmy Fauzy.

Sebagai informasi, pada repatriasi tahap I yang membawa 75 WNI tanggal 25 April 2020 lalu, KBRI Cairo mendapatkan tawaran dari Pemerintah Mesir untuk memanfaatkan pesawat yang akan mengevakuasi WN Mesir yang stranded di Jakarta dan di Bali akibat dampak pandemi COVID-19.

Seluruh peserta repatriasi tahap II telah diminta untuk melakukan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang telah ditentukan sebagai syarat untuk kembali ke tanah air. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk kelancaran perjalanan hingga ke daerah masing-masing di Indonesia, seluruh peserta repatriasi telah dibekali dengan surat keterangan dari KBRI Cairo.

(Bipani)

BlogGua, Tanggamus - Menyikapi informasi yang marak beredar di masyarakat, dengan adanya ODP Covid 19 yang telah meninggal dunia pada 10 Mei dan dinyatakan Positif Covid 19 pada tanggal 21 Mei.

Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tanggamus, menggelar Konferensi Pers (Konpers) di Sekretariat Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Tanggamus, Kamis malam (21/5).

Konpers dihadiri oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tanggamus dr. Eka Apriyanto, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Kalak BPBD Ediyan Toha, Dirut RSUD Batin Mangunang dr. Diyan Ekawati dan Kabid Humas Ismail.

Dalam keterangannya, dr. Eka membenarkan informasi yang ada. Pasien yang meninggal adalah seorang pria berusia 69 tahun dan memiliki riwayat perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan, yang merupakan warga Kecamatan Pulau Panggung.

Ia menerangkan riwayat kesehatan pasien sebelum meninggal sampai keluarnya hasil Tes Swab yang menyatakan pasien Positif Covid 19.

"Pada 22 Maret, pasien batuk dan badan panas. Tindakan farmalogis yang dilakukan adalah pengobatan simtomatis sesuai keluhan. Kemudian tindakan non farmakologis berupa edukasi dan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah," kata Eka.

Pada 7 April, waktu isolasi mandiri selesai. Empat hari berikutnya, pasien mengeluh sesak nafas saat melakukan aktivitas ringan. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panti Secanti Gisting, berdasarkan rujukan Puskesmas, dengan diagnosa CHF.

“Tanggal 12 April, pasien dirawat di RS Panti Secanti dengan diagnosa CHF dan TB Paru. Kemudian 15 April, dilakukan Rapid Tes dengan hasil nonreaktif."

"Keesokan harinya, pasien diperbolehkan pulang dan rawat jalan. Lalu pada 2-8 Mei, ia menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu dengan keluhan sesak nafas dan diagnosa CHF dan TB Paru," tutur Eka.

Eka melanjutkan, pada 3 Mei, kembali dilakukan Rapid Tes di RS Mitra Husada dengan hasil nonreaktif (negatif). Lalu dilanjutkan pemeriksaan Swab. Pada 8 Mei, pasien dalam kondisi perbaikan dan diperbolehkan pulang. Namun dua hari kemudian, ia meninggal dunia di rumah.

Selama itu, pihak medis terus mengawasi pasien sejak awal tiba, lalu saat adanya keluhan, sampai meninggal dunia. Dalam proses pemakaman juga tidak menerapkan prosedur Covid-19.

"Namun berdasarkan hasil pemeriksaan tes Swab, Kamis (21/5), pasien tersebut dinyatakan Positif Covid-19," jelas Eka.

Selanjutnya atas hasil tersebut, Tim Covid-19 Tanggamus telah melakukan sejumlah langkah, diantaranya tracking perjalanan pasien dan melakukan pendataan orang yang memiki riwayat kontak dengan pasien.

“Jumat (22/5), Tim akan melakukan Rapid Tes kepada 38 orang yang sempat kontak dengan pasien,” kata Eka.

Sementara Direktur RSUD Batin Mangunang dr. Diyan Ekawati yang juga hadir dalam konferensi pers mengungkapkan, sesuai tahapan, usai rapid tes, akan dilakukan tes Swab.

“Untuk Swab, kemungkinan akan dilakukan terhadap keluarga pasien positif Covid-19. Hal itu untuk menemukan adanya orang lain yang bisa saja terinfeksi Covid-19," jelasnya.

Menurut dr Diyan Ekawati, pasien 01 adalah kasus unik karena baru 43 hari diketahui Positif Covid-19. Hal ini berbeda dengan pasien yang selama ini ada, yakni tujuh hari sudah timbul.

"Kasus ini adalah unik karena semula menunjukkan negatif dari hasil Rapid Tes dua kali. Tapi setelah hasil swab ternyata positif. Untuk itu pada orang yang terdekat dan dengan gejala Covid, bisa direkomendasikan untuk melakukan swab," ujar Diyan.

Selanjutnya Kadiskes Taufik Hidayat meminta pers sama-sama menyadarkan masyarakat untuk mengikuti anjuran Pemerintah, sebab di Tanggamus sudah ada kasus Positif Covid 19.

"Kami minta sama-sama menyadarkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, terlebih saat mendekati Idul Fitri ini," pungkas Taufik.

(Kominfo)

BolgGua, Lampung Utara - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah cair di berbagai wilayah. Keluarga miskin yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 mendapatkan penyaluran perdana Rp600 ribu per bulan.


Kepala desa surakarta Ekhmansyah, Kecamatan Abung Timur , Kabupaten Lampung  Utara, telah melakukan penyaluran BLT Dana Desa sebesar Rp600.000 Pembagian bantuan langsung tunai desa surakarta  di bagikan di kantor desa, acara yang di hadiri camat abung timur muad. Sag, babinsa babin kamtibmas Alamsyah, Babinkamtibnas Satu Dodi Laksono, pendamping desa, dan di hadiri seluruh perangkat desa BPD.Desa surakarta


kadessurakarta ekhmansyah," menjelaskan pembagian Blt hari ini adalah ujud kepedulian pemerintah pada warga yang terkena dampak covit 19, alhamdulillah amanah yang di berikan oleh pemerintah pusat untuk membagikan bantuan langsung tunai bagi masyarakat desa surakarta,,, dari hasil seleksi  beberapa bulan terakhir muncullah angka 80 warga yang berhak menerima bantuan blt, sementara penerima bst berjumlah 190 jiwa,


camat abung timur muad sag "mengucafkan terimakasih pada kepala desa surakarta yang telah merealisasikan dana Blt di tengah tengah warga yang sangat membutuhkan akibat virus corona yang melanda,,banyak warga yang tidak memiliki pekerjaan, dalam arahan nya muad meminta seluruh warga surakarta untuk taat aturan dan mengikuti protokol kesehatan yang telah di canangkan.di lain pihak


pendamping desa marwan dan rahmad, "membenarkan bahwa hari ini adalah pelaksanaan pembagian blt desa surakarta,,, dan alhamdulillah berjalan lancar,,,sementara Menurut seorang warga Basirun mereka sangat senang dengan adanya bantuan blt ini karena di saat warga sangat membutuh kan dana, hari ini kami di beri bantuan ini berkat kerja keras kepala desa yang telah   sigap merealisasikan dana blt ini"Tutup Basirun.

(Elva)

BlogGua, TULANG BAWANG - Pemerintah Provinsi Lampung siap mem-back up Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam menangani korban bencana puting beliung yang menimpa 4 kampung di Kabupaten tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia saat menyambangi korban bencana puting beliung di Banjar Agung, Tulang Bawang, Kamis (21/5/2020).

“Pemerintah Provinsi akan terus membackup Pemkab menangani bencana ini, meskipun dalam suasana Idul Fitri 1441 H, kami tetap menjalankan piket untuk pelayanan publik dan segala tugas di Provinsi 24 jam tetap berjalan untuk melayani masyarakat dari kabupaten/kota, kecamatan hingga desa,” ujar Wagub Nunik.

Wagub Nunik juga berharap para korban dapat sabar menerima musibah ini di waktu ramadhan dan di tengah menghadapi pandemi Covid-19.

“Dengan ujian bencana puting beliung, kita berdoa semoga warga bisa melewatinya dengan sehat dan selamat untuk mendapat keberkahan ramadhan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Wagub
Nunik juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Tulang Bawang Winarti yang sangat sigap dan tanggap menghadapi bencana ini serta menguatkan warganya.

Seperti diketahui puting beliung menerpa Kabupaten Kabupaten Tulang Bawang pada Rabu, 20 Mei 2020. Hal ini mengakibatkan 2 korban meninggal, 5 orang luka berat, 1 orang luka ringan, 66 rumah rusak berat, 179 rumah rusak ringan 179 dan 1 ekor sapi mati.

Terdapat 4 kampung yang terkena dampak bencana alam angin puting beliung, 3 kampung berasal Kecamatan Banjar Agung yaitu Kampung Tri Mulya Jaya, Kampung Tri Tunggal Jaya, Dwi Warga Tunggal Jaya dan 1 Kampung berasal Kecamatan Banjar Margo yaitu Kampung Purwa Jaya.

Dalam Kunjungannya, Nunik memberikan sejumlah uang, selimut dan makanan instan. Pemprov Lampung berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban warga.

Sementara itu, Pak ahmad, 39 tahun, warga yang terdampak bencana puting beliung terharu karena rumahnya langsung disambangi oleh Wagub Nunik.

“Terimakasih Bu Nunik yang turut merasakan keprihatinan kami dalam menghadapi musibah ini ditengah maraknya Wabah Corona,” ujarnya.

(Adpim)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget