April 2020

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati pesisir barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH. dan didampingi wakil bupati Erlina,SP.,MH melaksanakan vidio converence dengan Gubernur lampung. di Or Batu gukhi, Kamis ( 30/04/20 ).

Dalam sambutan Asisten II Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, MM.,M.Ep menyampaikan bahwa Program Kartu Petani Berjaya ini adalah program unggulan Gubernur Lampung yang bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan petani menuju kejayaan. Hasil yang lebih melimpah dan juga membantu petani dalam memasarkan hasil panen.
Program kartu petani berjaya akan dilaksanakan di seluruh Lampung secara bertahap Dengan berbagai program meliputi
Pendirstribusian pupuk subsidi, Penyediaan benih padi, Jaminan irigasi dan jadwal panen.

Selanjutnya, Untuk itu kepada seluruh Kepala Daerah Bupati/Walikota diharapkan agar dapat membentuk tim koordinasi diwilayahnya masing-masing dan melakukan pendampingan serta melaksanakan sosialisasi di berbagai Daerah di Kabupaten/Kota.

Ketua Tim Program Kartu Petani Berjaya, prof. M. Yusuf Barusman menyampaikan
Pergub No 9 tahun 2020 tentang Kartu Petani Berjaya yaitu suatu program yang menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani dengan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian.

Adapun ukuran Kinerja Keberhasilan antara lain peningkatan produksi dan produktivitas, efesien Usaha Tani, peningkatan keuntungan usaha tani, Peningkatan Nilai tukar petani ( NTP).

Turut hadir dalam acara tersebut sekretaris daerah Ir.N.Lingga Kusuma,MP. Kepala Bappeda, kadis perikanan, kadis kominfo, kabag perekonomian.

(wari)

BlogGua, Jakarta - DALAM rangka memperingati hari buruh internasional atau May Day ditengah pandemi Covid-19 yang jatuh pada tanggal 1 Mei para buruh diharapkan saling membantu antar buruh. Hal itu dilakukan guna meringankan beban buruh akibat pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Direktur Ketenagakerjaan Relawan Jokowi (ReJO) Institute Mudhofir Khamid dalam siaran pers kepada wartawan Kamis 30 April 2020.

"Diburuh perlunya solidaritas sesama buruh akibat Covid-19, yaitu dengan saling membantu kesulitan ekonomi sesama buruh," kata Mudhofir.

Mantan pemimpin organisasi buruh ditanah air ini berpesan, buruh tetap menjalankan protokol Covid-19 dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan, sering mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan tetap dirumah.

"Dengan mematuhi anjuran pemerintah secara baik kita akan turut memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata dia.

Perusahaan Harus Bayar THR

Tokoh buruh ini berharap agar perusahaan tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para buruh yang telah dirumahkan maupun belum. Jika ada permasalahan, kata Mudhofir, dialog antar pengusaha dengan buruh harus dilakukan secara baik dan transparan.

"Jangan karena pandemi Covid-19 menjadi alasan pengusaha untuk tidak membayar THR para buruh," tegas Mudhofir.

Wakil Ketua umum ReJO ini mengungkapkan, saat ini pemangku  kepentingan yaitu buruh, pengusaha dan pemerintah harus bersatu padu melawan penyebaran Covid-19. Karena, ungkap Mudhofir, dampak Covid-19 akan berimbas pada sektor ekonomi, keuangan, sosial dan politik.

Dengan banyaknya pabrik yang tutup dan tidak beroperasi tentu akan terjadi PHK dan buruh yang dirumahkan akan banyak jumlahnya.

"Permasalahan itu perlu dilakukan dialog sosial oleh para pemangku kepentingan yang lebih intens," ujarnya.

Belum lagi, lanjutnya, tantangan kedepan setelah Covid-19 berlalu sudah yang tak kalah beratnya adalah dengan bertambahnya jumlah pengangguran dan mengahadapi revolusi Industri 4.0 (digitalisasi dan otomasisasi). Kedepan, Indonesia juga akan menghadapi bonus demografi dengan semakin bertambahnya usia muda yang produktif.

"Tentu persoalan diatas tidak hanya bisa dihadapi oleh pemerintah saja, tentu  dukungan dari buruh dan pengusaha sangat diperlukan pemerintah," urai Mudhofir.

Maka sekali lagi dialog sosial menjadi sarana yang paling penting untuk mencari jalan keluar yang terbaik guna  menghadapi tantangan kedepan yang semakin kompleks.

"Tentunya itikad baik (good faith), saling percaya (trust), kesetaraan (equal) akan menjadi kunci yang sangat menentukan untuk mencari solusi terbaik dalam rangka membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkesejahteraan," pungkas Mudhofir Khamid.

(Bipani)

BlogGua, Pesisir Barat - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj.Septi Istiqlal bersama BPBD Pesisir Barat menyalurkan Bantuan Dari migas lampung Berupa Paket sembako, untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di Kecamatan Pesisir Tengah. Kegiatan berlangsung di sekretariat PKK Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (30/4/2020).

Paket tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj.Septi Istiqlal kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

Pembagian dilakukan dengan prosedur ketat dan mengikuti aturan pemerintah dalam pencegahan penularan Covid-19.

Dalam sambutannya Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj.Septi Istiqlal menyampaikan bahwa Bantuan Sembako ini merupakan salah satu upaya dari Migas di Provinsi Lampung untuk berperan serta bersama-sama dengan Pemerintah Daerah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pembagian sembako ini merupakan kepedulian kami. Mudah-mudahan bisa meringankan beban bagi masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.

Lebih lanjut pihaknya berharap semoga pandemi virus corona (Covid-19) ini dapat segera berakhir sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali.

(wari)

BlogGua, Tanggamus - Program Kementerian Kesehatan yang dikucurkan melalui Dana BOK Puskesmas diduga terjadi pemotongan dan ketidak transparanan yang dilakukan oleh oknum mantan bendahara Puskesmas Kedaloman Kabupaten Tanggamus, Rabu (29 April 2020).

Dugaan bermula dari munculnya Surat pernyataan yang ditandatangani oleh puluhan bidan tentang adanya potongan 50% Dana kegiatan yang harusnya diterima para bidan dari pencairan Dana bok yang tidak transparan penggunaan serta peruntukannya yang diduga dilakukan oleh mantan bendahara Beni heranista yang saat ini menjabat sebagai Kupt puskesmas kecamatan gisting.

Hal ini disampaikan oleh salah satu bidan yang ikut menandatangani surat pernyataan pada Tim AJO Indonesia DPC Tanggamus, sebut Saja minuk saat dikonfirmasi terkait pernyataan tersebut.

"Awalnya sudah ada kesepakatan bersama untuk pemotongan 50% itu, dengan catatan harus transparan, namun ternyata pada kenyataannya setelah berjalan 5 bulan semenjak dia menjabat makin tidak jelas Dan tidak transparan,"ujar minuk.

Bukan hanya itu, lanjut minuk, bendahara pengeluaran juga disuruh tanda tangan pengeluaran. tapi di atasnya ditutup pake kertas, hingga menimbulkan kecurigaan para pelaksana program kegiatan di Puskesmas yang pada akhirnya sekitar 20 orang dari 40 berinisiatif sepakat membuat pernyataan untuk dia tidak lagi menjabat sebagai bendahara jelasnya.

Masih menurut Narasumber, surat pernyataan tersebut sudah pernah kami layangkan ke KUPT saat itu dan Dinas Kesehatan.

"Surat itu sudah diterima KUPT dan Dinas Kesehatan yang diterima oleh Kepala Dinas, namun tidak Ada solusi yang dihasilkan hanya di kasih arahan, dari situ sudah, sampe sekarang tidak ada kejelasan,"ungkapnya.

Harapan para bidan desa itu, ingin tahu arah uang itu kemana aja dan pemotongan 50% itu buat apa aja, dan kedepannya hal seperti itu tidak terjadi lagi (transparan),"

sementara bendahara tersebut saat ini menjabat KUPT puskesmas Kecamatan Gisting.

"Kami meminta pertanggung jawaban terkait potongan 50% itu,bukan berarti setelah sekarang tidak menjabat lagi permasalahan ini selesai begitu Saja Tanpa kejelasan, tutupnya.

(Budi/Tim ajoi)

BlogGua, Tanggamus - Kecamatan Sumberejo menjadi pilot project (proyek percontohan) lokasi pelaksanaan Kartu Petani Berjaya (KPB) di Kabupaten Tanggamus. Sesuai rencana KPB ini akan diimplementasikan untuk seluruh petani di Tanggamus.

Kepala Dinas Pangan Dan Pertanian Kabupaten Tanggamus, Catur Agus Dewanto menuturkan, dipilihnya Kecamatan Sumberejo sebagai pilot projet atau proyek percontohan karena selama 2 tahun para petani diwilayah ini yang tergabung dalam kelompok tani telah berhasil menerapkan billing sistem pembelian pupuk.

Dimana yang akan mendapat Kartu Petani Berjaya (KPB) di kecamatan ini bukan hanya petani pangan (padi) saja, tetapi juga petani pekebun pisang mas untuk kebutuhan ekspor, dan asuransi ternak sapi.

"Di Kecamatan Sumberejo ini ada 141 kelompok tani yang kita harapkan bisa tercover oleh Kartu Petani Berjaya. Tetapi saat ini baru 71 kelompok tani yang buka rekening," ujar Catur Agus Dewanto disela-sela video confrence sosialisasi Kartu Petani Berjaya (KPB), di ruang rapat kantor Wakil Bupati Tanggamus, Rabu 29 April 2020.

Catur Agus Dewanto yang mendampingi Wakil Bupati Tanggamus, AM Syafi'i mengikuti sosialisasi Kartu Petani Berjaya (KPB) dengan Pemprov Lampung mengatakan, Pemkab Tanggamus menargetkan sebanyak 3.307 petani Tanggamus akan tercover Kartu Petani Berjaya (KPB). "Target ini (3.307 petani),  sesuai dengan kuota Kartu Tani yang diusung oleh Kementerian Pertanian," katanya.

Sementara Wakil Bupati Tanggamus, AM Syafi'i pada sosialisasi KPB melaui video confrence berharap Pemprov Lampung memberikan kepastian berapa kuota KPB untuk petani Kabupaten Tanggamus.

"Kenapa kami bicarakan soal kuota, tetapi tidak melulu soal petani padi atau pertanian saja, tapi juga bicara permodalan, ada perikanan, perkebunan kopi. Kalau ini limited (terbatas), berapa kuota Tanggamus," kata Wabup.

(dn/rn)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Tambah) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing-masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk melaporkan Dana Desa (Tambah) untuk kabupaten lampung utara terminal Ada Tiga (3) terminal, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua, Yang terakhir 20%, Masing -Masing Terminal Pengambilan yang pertama 40% 3) terminal ,, Desa harus melalui beberapa prosedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang diperlukan atau mau membeli, dan apa saja yang mau di dapatkan desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa, (BPMD) untuk meminta Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing

Saat di mintai keterangan di kantor Ketua desa pelaksana kegiatan (Tpk). ... Lainnya Masing-masing Dusun Seperti pembuatan
1.pagar makam di dusun2
2.siring pasang atau drenase 200M 50-40
3.Tpt 40m

Menurut Tem pelaksana kegiatan .koaim .. Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk, Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desanaziril hidayat .semua pekerjaan yang ada di Desa .tTanjung Waras, kec, Bukit kemuning. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt, dan musyawarahkan tingkat desa, atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka barang-barang yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa ..Arminhidayat. "Kami Masyarakat Dilakukan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) di rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang diharapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga kita masing-masing, masing-masing, Jika dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk ke rumah, Jika bepergian harus pakai topeng, Dan bisa pakai kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, kita dapat memutuskan rantai dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19,

kami juga telah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa. Tanjung waras dapat ditampilkan dalam peyemprotan camat hairul salah Shmm, juga babin katipnas, mustova babinsa ,. .Toni .. hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya mengembalikan warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong lokal, Seperti masing-masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak. . karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas dari Rumah "tutup nya. (Elva)

BlogGua, Tanggamus - Diduga mengalami depresi, seorang Ibu muda nekat berjemur selama 5 jam di bahu Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Kota Batu Kecamatan Kota Agung, Rabu (29 April 2020).

Dia berjemur tidak seorang diri, namun dengan membawa anaknya yang masih berumur 5 tahun sehingga membuat warga setempat merasa iba, dan berusaha mengajaknya berteduh, namun ia tidak bergeming.

Atas prilaku ibu muda yang tidak mau menyebut namanya itu, akhirnya warga menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kota Agung Polres Tanggamus agar dapat mengevakuasi ibu muda tersebut dari bahu jalan.

Pasalnya, hal itu menjadi tontonan dan berkerumunnya massa yang merasa iba, di saat pemerintah sedang menggalakan physical distancing guna pencegahan Covid-19 juga membahayakan pengguna jalan.

Menurut warga setempat Rohayati, ia bersama ibunya telah berusaha mengajak untuk berteduh, bahkan memberikannya makanan, sebab merasa kasihan karena sejak pukul 08.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib ia telah berjemur di bahu jalan tersebut.

"Tadi juga banyak yang mau nolongin, Dibantuin enggak mau malah marah-marah, sampe pucet mukanya," Rohayati.

Menurut Rohayati, bahwa ibu muda tersebut mengaku berasal dari metro dan mengontrak di Pekon Tala Gening Kecamatan Kota Agung Barat. Keluar pada bulan januari dan mencari suaminya.

"Ibu itu mengatakan bahwa ia berasal dari metro, dan tinggal di Talagening. Itu juga berpindah-pindah, mencari suaminya," tegasnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Kota Agung Aipda Putra Alam menjelaskan, bahwa pihaknya sedang melaksanakan patroli siang melihat kerumunan dan membubarkannya.

Namun, setelah mendapatkan keterangan warga bahwa kerumunan tersebut diakibatkan adanya ibu muda dan anaknya berjemur di bahu jalan selama 5 jam.

"Ibu tersebut langsung kami evakuasi ke tempat yang lebih aman dan teduh. Karena menyangkut Covid-19, kerumunan langsung kami bubarkan," kata Aipda Putra Alam.

Ditambahkannya, atas kejadian tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Pekon Tala Gening Kecamatan Kota Agung guna mengetahui identitas dan sebab dia melakukan perbuatan tersebut.

"Kami belum mengetahui, apa penyebab ia melakukan hal tersebut. Selanjutnya akan kami bawa dulu ke Pekon Tala Gening guna menentukan langkah selanjutnya," pungkasnya.

(Budi/NN)

BlogGua, Tanggamus - Tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Limau menangkap sekaligus 3 tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) modus rampok di Pekon Sidoharjo Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus.

Ketiga tersangka beralamat di Kabupaten Pesawaran itu bernama Bukhori alias Boy (50) Desa Padang Cermin, Padang Cermin. Sahibi alias Ibi (44) warga Desa Tri Mulyo, Padang Cermin dan Zahroni alias Roni alias Ani (32) warga Desa Way Urang, Way Ratai.

Terhadap ketiga tersangka dilakukan tindakan tegas terukur dibagian kakinya sebab melakukan perlawanan ketika petugas melakukan pengembangan ke rumah pelaku lain yang belum tertangkap.

Dari penangkapan itu terungkap, dalam aksi kejahatannya mereka bersama seorang lainnya yang belum tertangkap, melakukan perampokan. atas dasar informasi seorang warga Kelumbayan Barat bernama Ujang yang mengatakan bahwa di rumah korban menyimpan uang Rp1 Milyar.

Selanjutnya, mereka memasuki rumah korban melalui jendela rumah, dengan menenteng senjata laras panjang replika SS1 mereka menakuti korban, kemudian mengikat penghuni rumah sehingga korban tidak berkutik ketika para pelaku mengacak-ngacak isi rumah.

Diakhir aksinya ternyata mereka tidak menemukan uang Rp.1 Milyar yang dimaksud bahkan penghuni rumah juga tidak ada yang mengaku memiliki uang sebanyak itu, kemudian para pelaku pergi dengan membawa kabur 4 unit HP, jam tangan alexander cristy dan laptop.

Atas kejahatannya itu, kini ketiga tersangka meringkuk di sel tahanan Polres Tanggamus, sementara seorang pelaku lain dan Ujang selaku pemberi informasi masih dalam pengejaran.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, mengungkapkan, para tersangka ditangkap berdasarkan laporan tanggal 23 April 2020 atasnama korbannya Ali Maizar (35) warga Dusun Sidorahayu Pekon Sidoharjo Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus.

"Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut, ketiga tersangka ditangkap dinihari tadi, Selasa, 28 April 2020 sekitar pukul jam 02.00 Wib," ungkap AKP Edi Qorinas didampingi Kapolsek Limau AKP Oktafia Siagian, dan jajaran Tekab 308 di koridor Satreskrim.Selasa 28 April 2020 pagi.

Sambungnya, dalam penangkapan tersebut turut diamankan barang bukti berupa enjata laras panjang replika SS1 berikut magazine kosong yang digunakan menakuti korban, 2 utas tali tambang jenis rafia warna hijau, kayu panjang sekira 1 meter, 2 buah kotak HP, 1 HP Vivo, 1 Laptop dan kotaknya.

"Barang bukti sebagian dari korban saat laporan. Sementara lainnya termasuk senjata replika diamankan dari rumah Bukhori alias Boy," ujarnya.

Menurut Kasat, modus operandi para tersangka merampok rumah korban karena diberikan informasi oleh seorang warga Kelumbayan bahwa dirumah korban terdapat uang Rp.1 Milyar. Lalu para pelaku mendatangi rumah tersebut dan membobol rumah korban.

"Atas perampokan tersebut, korban mengalami kerugian sejumlah barang berharga senilai Rp15 juta," bebernya.

Dijelaskan Kasat, kronologis kejadian pada Senin tanggal 13 April 2020 sekitar pukul 03.00 WIB di rumah korban, awalnya 4 pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela, setelah itu membuka pintu depan.

Lantas, para pelaku membangunkan korban, kemudian mematikan lampu dengan menanyakan dimana tempat menyimpan uang, namun karena korban mengaku tidak tahu, lalu salah satu pelaku menodongkan benda mirip senjata api laras panjang ke dahi korban.

"Karena para pelaku tidak percaya, mereka mengikat korban menggunkan tali dan membekap mulut menggunakan kain di ruang TV, lalu ke 4 pelaku masuk ke 3 kamar dan mencari barang barang
berharga. Dirasa memang benar tidak ada uang Rp.1 Milyar tersebut, mereka kabur membawa barang berharga korban," jelasnya.

[caption id="attachment_14297" align="alignnone" width="678"] Senjata yang digunakan perampok[/caption]

Ditambahkan Kasat, berdasarkan keterangan korban, bahwa ia sudah 5 kali di rampok dalam waktu 10 tahun terakhir, untuk itu pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut.

"Menurut korban, kurun waktu 10 tahun dia sudah 5 kali menjadi korban perampokan, sehingga kami kembangkan kemungkinan pelaku lainnya," imbuhnya.

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti masih dalam proses penyidikan di Satreskrim Polres Tanggamus dan dua pelaku lain yang terlibat masih dalam pengejaran.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana, ancaman maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya.

Sementara dalam pengakuannya, tersangka Bukhori alias Boy mengaku bahwa senjata tersebut merupakan replika yang didapatkan dari rekannya.

Ia juga mengaku bahwa informasi korban menyimpan uang Rp.1 Milyar dari rekannya bernama Ujang, namun Ujang tidak memberitahukan uang tersebut disimpan dimana.

"Senjatanya saya dapet dari temen, senjata itu replika. Waktu masuk rumah korban saya juga yang menodongkan senjata itu," kata pria berbadan kecil dan bertato di dada tersebut.

Dua tersangka lain, Sahibi alias Ibi dan Zahroni alias Roni alias Ani mengaku saat masuk rumah korban, berbekal kayu juga membantu mengikat dan membekap korban.

"Kami pegang kayu, yang pegang senjata temen saya Boy," kata mereka kompak.

Diakhir keterangan, mereka kompak mengaku bahwa barang hasil curian belum dijual dan masih disimpan di rumah Bukhori alias Boy. "Barang belum dijual dan kami belum mendapatkan hasil," tutup mereka.

(Budi/NN)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) .Gunawan Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.bangunan glombong desa Gsg

2. Gaorong2 rabat beton 2
3.onderlagh 250m
4.Rambat beton panjang 150.m.
5.gardu desa 3 unit

Menurut Tem pelaksana kegiatan gunawan . Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa Sailin. semua pekerjaan yang ada di Desa .Kebundalam. , kec,.Abung tinngi. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa .Surdi. "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .Kebundalam..., kebetulan hadir dalam peyemprotan camat Mansuri , juga babin katipnas,.yopen.. babinsa,joni.hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.(50) Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua, Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menyerahkan secara resmi 9 unit Ambulan untuk 9 Pekon di Kecamatan Pugung, kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Pugung, Senin (27 April 2020).

Dalam sambutannya Bupati mengapresiasi jajaran Pemerintahan Pekon, yang telah melakukan sinergitas program dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, sehingga Program 55 Aksi Bupati Tanggamus, 'Satu Ambulan Satu Pekon' dapat terlaksana.

"Sebagaimana dengan diserahkannya 9 unit Ambulan Pekon di Kecamatan Pugung, yang diperuntukkan bagi Pekon Tangkit Serdang, Tiuh Memon, Banjar Agung Udik, Banjar Agung Ilir, Tanjung Heran, Talang Lebar, Gading, Suka Mulya dan Waypring,"

"Yang mana ini sudah tahap kedua, dimana sebelumnya sudah 10 unit, dan Insya Allah tahun depan 27 Pekon yang ada di Kecamatan Pugung selesai," kata Bupati.

Bupati berharap dengan keberadaan Ambulan Pekon, akan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan fasilitas kesehatan. Selain itu ,beliau juga berharap agar Ambulan yang ada dapat dipergunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam kondisi saat ini.

"Kita ketahui bahwa ditengah wabah Covid-19, keberadaan Ambulan Pekon ini sangat dibutuhkan. Beberapa waktu yang lalu kita lihat Ambulan ini dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi dan edukasi masyarakat dan kepentingan lainnya," ungkap Bupati.

Bupati juga berpesan agar fasilitas ini dapat apa dipelihara digunakan sebagaimana mestinya, tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Tolong juga drivernya harus standby betul dan dianggarkan, diatur di Dana Desa. Saya tidak mau dengar mobilnya mogok karena tidak ada bahan bakarnya dan perhatikan kondisi mobilnya. Jadi harapan saya, bawa dengan perawatan yang baik, Insya Allah Ambulans Pekon ini bisa lebih lama dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” harap Bupati.

Bupati juga menghimbau seluruh elemen masyarakat ikut mengawasinya. Dalam hal pemanfaatan yang tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat.

“Kepada semua pihak, apabila ada hal-hal yang kemudian dilihat dalam pelaksanaan di lapangan tidak sesuai. Jangan segan-segan untuk melaporkan kepada kami, sehingga saya bisa memantau secara langsung. Apakah nantinya memang Ambulans Pekon ini dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat atau pribadi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, beliau menerangkan untuk di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2020, telah direncanakan pengadaan 100 unit Ambulan, yang jika ditambah dengan pengadaan pada tahun 2019 sebanyak 107 unit, maka jumlah total Ambulan sampai dengan Tahun 2020 menjadi 207 unit. Sedangkan untuk sisanya (72 Pekon) akan diselesaikan tahun 2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas PMD Idham Khalid, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, Camat Pugung Hardasyah, Kapolsek Pugung Ipda. Okta Devi, Danramil 0424-05/Pgl Kapt.Inf. Rahmat, serta para KUPT dan Kepala Pekon se Kecamatan Pugung.

(Kominfo)

BlogGua, Pesisir Barat - DPRD Pesibar meminta PLN untuk bertanggung jawab atas insiden ditahannya mobil ambulance milik pekon Bumiratu Kecamatan Ngambur. Ambulance tersebut ditahan oleh Polres Lambar karena membawa ratusan KWh meter listrik.

Hal itu terungkap saat DPRD komisi II memanggil PLN, dinas PTSP, pada hearing yang dilakukan diruang komisi II yang dihadiri oleh komisi dua dan komisi satu dprd, Senin (27 April 2020).

Ketua I , DPRD Piddinuri dan ketua II, Ali Yudiem, dan para anggota dewan yang hadir meminta PLN agar bertanggungjawab dapat mengurus dan mengeluarkan mobil ambulan dan KHW meter listrik yang ditahan oleh Polres Lambar.
Sebab kata dia ada usulan pengajuan 515 KWH di Pekon Bumiratu kecamatan Ngambur namun yang di ACC baru 332 KHW listrik. Dan kWh itu kemudian dibawa oleh mobil ambulan tersebut.

" Kami minta PLN bertanggungjawab, menyelesaikan secepatnya, KWH meter listrik itu sudah dibayar masyarakat menunggu," kata Ali Yudiem.

Selanjutnya dewan akan memanggil Peratin dan kelompok masyarakat (Pokmas) dan Biro , yang mengurus pemasangan KWH meter listrik tersebut, untuk mengetahui secara persis apa sebenarnya yang terjadi dan menggali informasi keterangan lebih dalam lagi, untuk kemudian dapat menjadi perbaikan perbaikan kedepan. Karena ada tiga pekon yang mengurus KWH subsidi itu yaitu Pekon Bumiratu, Pekon Negeriratu Ngambur dan Pekon Mon Kecamatan Ngambur.

"Kami minta DPMPTSP dapat menghadirkan para peratin ," kata piddinuri.

Sementara Kadis Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pesisir Barat, Jon Edwar yang turut hadir pada kegiatan itu, mengatakan sebaiknya DPRD mengundang langsung para pihak tersebut, sebab jangan sampai menimbulkan salah pemahaman di publik.

"Jadi kalau kata saya , jangan kami yang undang pokmas ,nanti seolah pengertiannya Pokmas dibentuk oleh dinas perizinan, padahal tidak seperti itu ," kata Jon.

(Wari)

BlogGua-LAMPUNG UTARA Program dana desa yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui pemerintah daerah khusus nya kabupaten lampung utara, Di tahun 2020 bantuan Alokasi Dana Desa (DD), Sekarang sudah langsung masuk melalui rekening Desa, Bila di gelobalkan dari dana desa (DD), Maupun alokasi dana desa (Add), Yang cukup besar jumlah nominal nya.


Harapan pemerintah pusat Supaya program Alokasi dana desa tersebut, dapat dimanfaat kan bagi penerima anggaran dana desa, Guna membangun Desa , Masyarakat desa bisa menikmati fasilitas yang sudah di anggarkan pemerintah pusat.

Harapan pemerintah pusat, Dengan ada nya Program Dana Desa, Supaya dapat membangun desa yang tertingal.


Dengan ada nya Program-program dari pusat bisa jauh lebih baik, Pembangunan dana desa tersebut atas persetujuan masyarakat, Di ajukan oleh pemerintah Desa, melalui musyawarah Dusun( musdus), dan akan di rapatkan oleh Rk, Rt BPD dalam musyawarah desa (Musdes), Di masing masing Desa Meskipun cara pengambilan nya tiga 3 tahap 40% pertama 40% yang kedua, 20% yang terakhir.


Penarikan (DD) termin yang pertama 40%, Itupun, Tidak di bolehkan di cairkan semua, masih ada cara cara pengambilan dana tersebut, Dengan cara 3 termin pencairan Dana, apa saja yang di perlukan dan yang akan di beli oleh Desa, Pemerintah desa harus melengkapi SPJ.


Saat di mintai keterangan, Tim pelaksana kegiatan (Tpk) ." Supriono"Apa saja yang di kerjakan melalui anggaran Dana Desa,  Kec.Abung Tinggi kabupaten lampung utara, “Saya membangun beberapa pekerjaan sesuai dengan ajuan masyarakat, Semua warga desa .Sukamaju Dari dusun mengajukan permintaan pembangunan, di dusun masing masing, atas permintaan kepala dusun masing masing, kami ada kan ada kan (musdes) musawarah Desa, Hasil dari musyawarah Desa, Yang mana kami anggap penting dan Perlu, akan akami prioritaskan pembangunan ajuan dari masayrakat, dan itupun kami mengikuti APBDS Desa. Khusus nya Desa sukamaju akan membangun desa sukamu akan beberap pekerjaan di antara nya.


1.Jalan onderlah .P.1500 meter.L.2,5m.

2.Sumur bor 3 titik. Susun 234.

3.Gorong-Gorong 7 unit.dusun

4.Siring pasang 500m.


Menurut ketua Bpd  Bandan pemerintah desa Ratu abung"Wagiman"semua pekerjaan yang ada di Desa Ratu Abung kec Abung Selatan, kabupaten lampung utara, hasil musyawarah warga atar dusun, Dan kami mengumpulkan warga dusun apa saja yang di perlukan warga, setelah itu kami ada kan rapat di tingkat desa, atau yang sering di sebut musdus, Dimusdes itulah kami rapatkan dan apa saja kebutuhan yang palingpioritas di desa.


Lanjut Kades "Liono, kec abung Selatan.pembuatan posko peyegahan peyebaran virus korona/Covid 19, dengan cara peyemprotan vaksin atau Disintfentran, Peyemprotan di adakan mulai dari tempat ibadah, seperti Musholla, Masjid, sekolahan, Posko desa, Kantor balai desa, fasiliatas umum dan turut serta Hadir mendampingi kegiatan tersebut camat abung Selatan"Syarulloh" menambahkan “Sosialisasi dan penyemprotan bersama Polsek dan Koramil serta UPTD Puskesmas. 


Dan sudah dilaksanakan.

Kecamatan abnug Selatan sudah melakukan sosialisasikan tentang pemutusan tali rantai Virus Corona, melalui mobil keliling dan sudah penyemprotan Disinfektan dan setiap desa di Abung Selatan, sudah membuat Posko pendataan para perantau pulang kampung .

peyemprotan vaksin disifentan, babinsa"BASRI"Babinkamtibmastibmas"Jaidun" dan hadir pula kapus.kec abung Selatan"maya", dan pendamping desa, pendamping kecamatanTurut serta dalam kegitan peyemprotan tersebut, Pamong setempat,Rk, Rt, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, Dan penyemprotan yang di lakukan Desa RATU ABUNG memakai Dana suwakelola atau(Mandiri).


“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk bisa antisipasi, Apabila bepergian ke suatu tempat, harus memakai masker, Dan upaya kan jangan sampai berjabat tangan,


“Saya menghimbau kesemua warga Desa .RATU ABUNG" Yang baru saja pulang/datang Dari Rantauwan, Di wajib kan untuk melaporkan keberadaan nya di Desa, atau kepamong setempat, Rk.Rt. supaya pemerintah desa bisa mengetahui kondisi nya, klu untuk warga yang baru pulang dan melaporkan diri sebayak (40) orang , Dan sudah kami laporkan ke puskesmas yang ada di kecamatan,


“Saya juga sudah secara langsung kepada warga yang baru pulang dari kota-kota lain, Dan kami sarankan buat mereka bisa nengisolasikan diri (mandiri) Untuk bisa diam dirumah selama 14 hari atau karantina Di Rumah” Tutup nya.


(Elva)

BlogGua, Tanggamus - Wakil Bupati Tanggamus H.AM Syafi'i, kunjungi Posko Covid-19, di Rest Area Pugung dan bagikan masker ke Petugas Posko. Sabtu, 25 April 2020, pukul 21.30 WIB.

Dalam kunjungannya, H AM Syafi'i di dampingi Kaban BPBD dan Tim satuan tugas lainnya menyampaikan, untuk petugas agar tetap semangat dengan situasi Bulan Suci Ramadhan di dalam pelaksanaan pengawasan.

"Jadi, pada malam ini sengaja memantau teman teman yang sedang piket agar tetap semangat meskipun di bulan Ramadhan selalu jaga kesehatan. Disamping itu, tim pengawasan agar benar - benar ,karena ada indikasi meskipun pelabuhan sudah ditutup, tapi orang masih bisa menyelinap, khawatirnya orang yang terkena zona merah tidak memberikan informasi yang detail,"katanya.

Terkait adanya para pemudik pada pantauan malam ini di posko covid-19 terpadu 1 Kabupaten Tanggamus menurut H.AM, Syafi'i, untuk malam ini tidak ada, namun, di jam yang rawan itu bisa saja satu atau dua orang yang menyelinap dan tidak terpantau di pelabuhan, atau mensiasati armada yang membawa logistik,terangnya.

Tak hanya itu, H.AM, Syafi'i, menghimbau kepada pemudik yang masuk ke Kabupaten Tanggamus agar mengikuti aturan pemerintah.

"Intinya untuk para pemudik yang masuk di Kabupaten Tanggamus memberikan informasi yang jujur, kemudian mengikuti protokol kesehatan, kalau memang harus isolasi ya harus bersabar melakukan itu, karena yang memang menjadi pemahaman bersangkutan itu bisa menyangkut kesehatan orang lain,"pintanya.

Lanjutnya, sekali lagi saya himbau agar mengikuti anjuran pemerintah,pungkasnya.

(Budi/Tim AJO Indonesia)

Kepala Desa (KADES)  Pekurun Tengah"SELAMAT" Utamakan Pembuatan fisik Dan pencegahan virus (Covid-19)



BlogGua-LAMPUNG UTARA Alokasi Dana Desa,yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.


Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(DD) untuk kabupaten Lampung Utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD).

 Untuk meminta Rekom Dari pihak "BPMD" Supaya Dapat mencairkan Dana Desa(DD), Baru bisa di cairkan atau di ambil.

 Untuk membangun Desa Masing-Masing

Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) "Souldan" Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan “Untuk rencana awal Dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.

1.Sumur bor 5 titik dusun 12345.

2.pagar makam dusun 4.

Menurut Tem pelaksana kegiatan(Tpk) Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alihkan untuk ,Virus Corona atau (Covid-19).


Ketua (BPD) Badan Pemerintah Desa ."KUMAINI" semua pekerjaan yang ada di Desa pekurun Tengah  kecamatan Abung pekurun Kabupaten Lampung Utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di laporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau "musdes".


Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.


Menurut kepala Desa (KADES) "Selamat“ Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga.


“Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tangan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai (masker), Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu bentuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau (Covid-19),


Kami juga sudah melakukan pembagian "Masker" kepada masyarakat,penyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mussholla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di Desa Pekurun Tengah kec.Abung Pekurun, kebetulan hadir dalam peyemprotan tersebut diantaranya.

 "Camat Abung pekurun", juga bhabinkamtibmas, "Angga" bhabinsa,."Adi" hadir dalam penyemprotan tersebut tokoh

masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.Dan wakil kapolsek abung pekurun.


Harapan “Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya Dapat di lakukan penyemptotan di ruangan Disinfektan yang telah kami buat di Desa Abung Pekurun.

Pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (KAPUS) Kepala puskesmas Dapat memantau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.


Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak."16" orang, Kemudian Dari Pihak desa juga menyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau (Covid-19)tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah ” tutup nya.

(Elva)

Kepala desa margorejo resah Dengan ada nya Dugaan terindikasi Covid 19 . Keresahan warga ini karena ada salah satu warga yang diduga PDP atau bahkan positif virus corona menolak untuk diisolasi.

Bahkan, warga ini masih keluyuran ke rumah tetangga . Bahkan menurut kabar yang ada agus, Seorang sopir truck Karim Akibatnya, banyak orang yang takut dan berlarian menjauh dari warga tersebut.

"Pak minta tolong bawa orang itu. Saya dan tetangga di sini takut," ujar salah seorang warga kepada andi.

Tak hanya itu, reaksi penolakan terhadap warga yang dicurigai terinfeksi virus corona itu, membuat puluhan orang mendatangi kepolisian dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung utara guna untuk memjemput masyarakat penagan jaya .

Pihak polisi telah meminta warga itu agar mau untuk diisolasi ke rumah sakit, akan tetapi warga itu menolak dan ingin tetap di rumahnya.

Sampai saat ini, tidak diketahui warga itu sudah kontak dengan siapa saja.

Sementara itu, Kepala desa Dan masyarakat margorejo , membuat portal menurut Andi "sebelum ada yang terindikasi positif virus corona berdasarkan hasil laboratorium di Jakarta. Maka Portal atau pembatas jalan ini tidak akan kami buka

"Yang jelas Saya Tidak akan membuka portal itu kalau 2 warga itu sudah di karantina dan keluarga di tes serta orang-orang yang sudah kontak sama dia sudah di rapid test baru saya buka portal kalau nggak tetap akan saya portal


"Waktu pulang dari Gua beberapa bulan yang lalu orangnya tidak diisolasi, sehingga orang itu pergi ke mana-mana. Bahkan sampai tadi subuh orang itu masih berkeliaran.

Dikatakan, masyarakat berkeinginan agar pasien ini untuk diisolasi, akan tetapi Agus tidak ada tindakan isolasi ke rumah sakit dari aparat terkait.(Elva)

Kepala desa margorejo resah Dengan ada nya Dugaan terindikasi Covid 19 . Keresahan warga ini karena ada salah satu warga yang diduga PDP atau bahkan positif virus corona menolak untuk diisolasi.

Bahkan, warga ini masih keluyuran ke rumah tetangga . Bahkan menurut kabar yang ada agus, Karim sudah mencari napkah dengan cara kuli cabut dingkong /Ubi Akibatnya, banyak orang yang takut dan berlarian menjauh dari warga tersebut.

"Pak minta tolong bawa orang itu. Saya dan tetangga di sini takut," ujar salah seorang warga kepada andi.

Tak hanya itu, reaksi penolakan terhadap warga yang dicurigai terinfeksi virus corona itu, membuat puluhan orang mendatangi kepolisian dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung utara guna untuk memjemput masyarakat penagan jaya .

Pihak polisi telah meminta warga itu agar mau untuk diisolasi ke rumah sakit, akan tetapi warga itu menolak dan ingin tetap di rumahnya.

Sampai saat ini, tidak diketahui warga itu sudah kontak dengan siapa saja.

Sementara itu, Kepala desa Dan masyarakat margorejo , membuat portal menurut Andi "sebelum ada yang terindikasi positif virus corona berdasarkan hasil laboratorium di Jakarta. Maka Portal atau pembatas jalan ini tidak akan kami buka



"Waktu pulang dari Gua beberapa bulan yang lalu orangnya tidak diisolasi, sehingga orang itu pergi ke mana-mana. Bahkan sampai tadi subuh orang itu masih berkeliaran.

Dikatakan, masyarakat berkeinginan agar pasien ini untuk diisolasi, akan tetapi Agus,Karim tidak mau isolasi ke rumah sakit dari aparat terkait.(Elva)

BlogGua-lampung utara Puasa pertama tim Posko Terpadu tetap beraktivitas seperti biasa, para anggota TNI,Polri,Pol PP, BPBD dan PMI terlihat siaga di Posko terpadu Covid-19. Jum'at 24 April 2020.

Kepala Sekretariat Posko terpadu Covid-19 Lampung Utara Sanny Lumi hari ini menerima pihak keluarga K3 OTG kasus terkonfirmasi asal Abung timur yang semalam menolak di Evakuasi tim Gugus Tugas di Kediamannya untuk dilakukan isolasi.

Sukamto kakak AS (inisial K3) datang ke Posko untuk melihat hasil pemeriksaan medis Adiknya yang dinyatakan OTG Positif Oleh ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Lampung Utara semalam.

Sanny Lumi selaku kepala sekretariat Posko terpadu memperlihatkan hasil pemeriksaan kepada pak Sukamto selaku kakak AS OTG positif yang tak ingin di isolasi.
"Kami berharap pak Sukamto selaku kakak AS,bisa membantu kami dalam menjelaskan kepada AS tujuan Isolasi, hanya AS yang belum mau di Isolasi oleh pemerintah kalau KRM sudah mau di isolasi," terang Sanny

Perlu diketahui K3 dan K4 OTG positif asal Abung timur ini adalah kakak beradik,dan pak Sukamto selaku kakak tertua yang datang keposko untuk mengetahui kejelasan pemeriksaan adik-adiknya tersebut.

"Pokoknya para OTG positif yang dikarantina jangan memikirkan yang lain-lain,ikuti saja anjuran pemerintah,keluarga akan dibantu oleh tim Gugus Tugas," ujar Sanny Lumi.

Warga Kabupaten Lampung Utara terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah dua orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, sekaligus Plt Bupati Lampung Utara, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Palembang, Sumatera Selatan yang diterima, Kamis (23/4/2020), terdapat penambahan dua warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) terkonfirmasi positif covid-19.

"Mereka adalah warga di Kecamatan Abung Timur, disebut K#3 LU dan K#4 LU (terkonfirmasi positif 3 dan 4 Lampung Utara). Mereka adalah pelaku perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan mengikuti ijtima ulama (K#3), dan Bengkulu menggunakan travel bersama warga lainnya tersebar di beberapa kecamatan kita, "kata Budi saat menggelar konferensi pers terkait penambahan status terkonfirmasi positif Covid-19 di halaman rumah jabatan Wakil Bupati didampingi Pj. Sekdakab Sofian, Plt. Kadis Kominfo Sanny Lumi, Kabag Protokol Tomi Suciadi, Kabag Hukum Hendri dan jajaran kamis malam waktu setempat.

Untuk K#3 sendiri, menurutnya telah melalui dua kali rapid tes dengan hasil negatif dan K#4 hasil negatif dan kedua reaktif. Mereka saat ini dalam keadaan baik dan sedang mengikuti karantina mandiri dianjurkan pemerintah dikediamannya masing-masing.

"Khusus untuk K#4 beberapa warga berada dalam satu mobil travel yang berangkat ke Bengkulu, itu tersebar dibeberapa kecamatan, yaitu Bunga Mayang, Sungkai Selatan dan Sungkai Utara, "terangnya.

Atas kejadian itu, pihaknya langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah untuk dapat melakukan prosedur sebagai mestinya. Mulai dari lingkungan tempat tinggal epidemilogis dan lainnya dijalankan sesuai protokol kesehatan disarankan pemerintah.

"Kedua warga terkonfirmasi ini dalam keadaan baik, dan untuk kejadian kita belum melaksanakan peningkatan status menjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab, penularan terjadi baru pada pelaku perjalanan belum antar indiviu atau keluarga lainnya, "imbuhnya.

Usai memberikan keterangan resminya, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 setempat langsung melakukan penjemputan warga terkonfirmasi positif dikediamannya. Untuk bergabung di tempat isolasi tempat dua warga lain mengalami hal serupa.

"Tentunya dengan cara persuasif, mereka di jemput untuk ditempat di ruang isolasi khusus disediakan pemerintah daerah. Yakni Islamic Center Kotabumi, dengan perlakuan khusus seperti sebelumnya kepada pasien dan keluarga. Dan berharap tidak terjadi pengucilan atau hal lainnya kepada keluarga dan mereka terdampak positif Covid-19 ini, "tegasnya.

Dan berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak, tidak berpergian keluar rumah saat tak ada kepentingan mendesak. Lalu, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan bersih, memakai maker bila ada keperluan keluar rumah.

"Dan yang terpenting untuk tetap melaksanakan ibadah di rumah, meski sedang melaksanakan ibadah ramadhan saat bulan suci Ramadhan, "tambah Ketua Sekretariat Posko Terpadu Gugus Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, yang juga Plt. Kadis Kominfo.

Berdasarkan Website resmi Pemkab Lampura (covid.lampungutara kab.go.id) per Kamis, 23 April 2020 positif covid-19 bertambah dua orang. Dari sebelumnya 2 menjadi 4, dan 9 orang dalam pemantauan (ODP) serta 96 orang selesai dilakukan pemantauan.

BlogGua, Tanggamus - Usai melaksanakan Video Conference (Vicon) dengan Gubernur, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani ,bersama Wakil Bupati, Forkopimda dan Sekdakab Tanggamus, kembali melakukan Vicon dengan seluruh Camat di Kabupaten Tanggamus.Kamis,23 April 2020, pukul 16.00 WIB.

Bupati menyampaikan agar Camat mensosialisasikan Himbauan Pemerintah terkait pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri ke jajaran dibawahnya.

"Camat dan Kepala Pekon sampai tingkat RT atau Dusun, saya minta untuk mensosialisasikan dan menghimbau masyarakat di wilayahnya agar mematuhi himbauan yang ada. Baik melalui media banner yang dipasang disejumlah tempat di Pekon atau melalui media sosialisasi lainnya," kata Bupati.

Beberapa poin yang harus dipatuhi seperti ; Taraweh di Rumah, Tadarus Alqur'an di Rumah, Buka Puasa Bersama Keluarga di Rumah, Tidak Sahur Keliling dan Takbiran Keliling, Silaturahmi Idul Fitri dari Rumah, Petugas Amil Zakat memakai APD dan Patuhi Anjuran Pemerintah.

"Kita harus mencegah agar jangan sampai ada korban di daerah kita. Kita tingkatkan kesiapsiagaan kita. Sekecil apapun gejalanya, mohon dapat dipantau. Libatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat," kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati meminta para Camat agar pendataan warga calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan dengan baik dan segera. Dimana Kabupaten Tangggamus mendapatkan kuota BLT dari Pemerintah sebanyak 34.000 KK. Demikian juga dengan BLT yang dialokasikan dari Dana Desa dengan jumlah 49.517 KK.

"Inilah saatnya kita membantu masyarakat kita. Saya ingin ini disikapi dengan serius. Gugus Tugas Pekon diberdayakan."

"Lalu untuk Pekon yang masih bermasalah APB-Pekonnya, khusus untuk BLT nya tetap dapat dicairkan," ujarnya.

Sementara Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto menambahkan agar masyarakat dihimbau untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19, yakni jaga jarak, tidak berkerumun, pakai masker dan sering cuci tangan pakai sabun, serta tetap  menjaga kondusifitas di Kabupaten Tanggamus.

"Kita harus menghimbau dan melakukan langkah langkah antisipatif terkait hal itu. Dengan melibatkan para Kyai, tokoh agama dan lainnya. Pasar juga harus diantisipasi, jaga jarak, social distancing," imbuhnya.

Ketua DPRD Heri Agus Setiawan menyampaikan agar Camat memastikan Gugus Tugas Covid di Pekon melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu Ketua Dewan juga menghimbau agar warga membeli kebutuhannya di Kabupaten Tanggamus agar menggerakkan perekonomian.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Kabupaten Tanggamus memaklumi himbauan yang ada.

"Kepada masyarakat Tanggamus mohon ini dapat dimaklumi. Tentunya Pemerintah dan para Ulama di Negeri kita telah mengkaji persoalan ini dengan baik. Ini semua untuk kebaikan dan keselamatan kita. Untuk diri kita, keluarga kita dan sesama. Selamat menjalankan ibadah Ramadhan 1441 Hijriah. Semoga amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini diterima oleh Allah SWT dan doa-doa kita diijabah oleh-Nya, serta semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan Pandemi Corona ini dapat kita lalui," pungkas Bunda Dewi.

(Kominfo)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH didampingi sekretaris daerah Ir. N. Lingga Kusuma, MP menghadiri vidio confrence bersama Gubernur dengan para Walikota dan Bupati se provinsi Lampung dalam rangka koordinasi dampak Covid 19. Di ruang batu gughi 23 April 2020.

Dalam sambutannya gubernur Lampung Arinal junaidi meminta kepada seluruh bupati/walikota seluruh Indonesia agar menginstruksikan kepada warganya diluar daerah agar tidak mudik dulu ke Kampung halamanya masing masing.

Gubernur juga minta bupati untuk membuatkan surat edaran kepada ASN agar tidak melakukan pergi ke luar daerah.

Terkait Penyaluran zakat fitrah atau infak sodaqoh harus melalui badan zakat atau lainya yang sifatnya tidak berkontak langsung dan badan infak dan sodaqoh dalam menyalurkan infak sodaqohnya harus memakai alat pengaman diri (APD).

Selanjutnya pada kesempatan tersebut gubernur arinal membacakan APBD dan dana desa se provinsi lampung.

Pada kesempatan itu juga vidcon kali ini menghadirkan dari berbagai tokoh agama, masyarakat, cendikiawan, rektor universitas negeri maupun swasta berkoordinasi terkait dampak covid 19 di provinsi Lampung

Ketua mui provinsi lampung menyampaikan agar pelaksanaan sholat terawih dilaksanakan di rumah masing masing hal tersebut mencegah penyebaran covid 19.

Rektor universitas lampung menyampaikan kepada seluruh bupati agar memperioritaskan pencegahan dan penanggulangan Covid 19 di daerahnya

Gubernur juga membacakan bantuan yang sudah di alokasikan ke rumah sakit seluruh kabupaten se provinsi lampung.

(wari)

BlogGua-Lampung Utara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara Budi Utomo menerima penyerahan bantuan sosial Alat Pelindung Diri (APD) dari PT Nakau Lampung Utara, Provinsi Lampung.

Penyerahan bantuan sosial tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Komisaris Utama PT Nakau Lampung Faisol Djausal di halaman Mapolres Lampung Utara, Kamis (23/4/2020).

Komisaris Utama PT Nakau Lampung Faisol Djausal mengatakan, penyerahan bantuan sosial tersebut dalam rangka turut serta membantu para tenaga medis dan para dokter yang bertugas dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di kabupaten Lampung Utara.

Faisol menjelaskan, bantuan sebanyak 140 pcs APD sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dari manajemen PT Nakau dalam rangka membantu pemerintah kabupaten setempat dalam hal ini para medis dan para dokter untuk melakukan upaya pencegahan dan penyebaran Corona virus DISEASE atau Covid-19.

"Saya berharap bantuan APD dapat membantu pemerintah kabupaten dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di Lampung Utara," kata Faisol.

Dia menjelaskan, dari 140 pcs APD yang diberikan tersebut, sebanyak 40 APD berstandar WHO.

"Ini merupakan bukti nyata kepedulian PT Nakau Lampung kepada masyarakat dan pemerintahan setempat," jelasnya.

Sementara, Plt Bupati Lampung Utara Budi Utomo mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan Komisaris Utama Faisol Djausal dan pihak manajemen PT Nakau Lampung terhadap masyarakat dan pemkab setempat.

Budi mengatakan, bantuan sosial APD tersebut akan segera diserahkan kepada pihak RSUD Ryacudu Kotabumi.

Dia juga mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada pihak PT Nakau Lampung yang berkolaborasi bersama TNI/Polri yang juga memberikan bantuan 5000 sak beras yang diperuntukkan bagi masyarakat Lampung Utara yang membutuhkan.

"Semoga bantuan tersebut tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Penyerahan bantuan sosial juga disaksikan langsung Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono SIK MSi, Dandim 0412 Gatam Lampung Utara, Danyon Brimob Polda Lampung simpang Propau, Anggota DPRD Lampung Dapil Lampura dan Waykanan Imam Syuhada, jajaran pemkab setempat, dan tamu undangan lainnya.

BlogGua-Lampung utara Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukan kepedulian pada penanggulangan Covid-19 di Lampung Utara, ini dibuktikan hari ini PGRI Kotabumi memberikan bantuan 1 Ton Beras kepada Posko Terpadu Covid-19 untuk Penanganan Covid 19 di Lampung Utara.Kamis 23 April 2020.

Ketua PGRI Lampung Utara Drs. Hi. Asmidi Ismail, didampingi dewan Penasehat PGRI Lampung Utara Hj.Dewi Murni, yang juga Anggota DPRD Lampura dari dapil I ini dan segenap pengurus seperti Mulyadi S Pd, Subadri.S pd, Ibrahim Buay Putu, Syafruddin Alya SH, sekretaris PGRI Suharjono, menyerahkan langsung 1 ton beras dan di terima langsung oleh kepala sekretariat Posko terpadu Covid-19 Lampung Utara Sanny Lumi.

"Ini adalah bentuk PGRI Peduli dalam upaya pencegahan covid-19 di Lampung Utara,hari ini kita serahkan bantuan 1 ton beras mungkin nanti akan ada susulan,"terang ketua PGRI Lampura.

"Inilah tiba saatnya kita berbagi,dari pada kita ngomel sana sini mengkritik terus tapi kita berpangku tangan, sekecil apapun bantuan kita akan sangat berguna bagi penanganan covid-19 ini,"tambah Asmidi Ismail.

Sementara itu Sanny Lumi selaku Kepala sekretariat Posko Terpadu sangata mengapresiasi kepada PGRI yang sudah peduli akan penanganan Covid-19 di Lampung Utara," terimakasih kepada PGRI Lampura,karena dengan gotong royong akan meringankan dan pemberian ini akan bermanfaat bagi tim gugus tugas dalam memutus mata rantai Covid-19 Lampura,"jelas Sanny

"Dan bantuan ini akan di prioritaskan kepada penderita ya, dan saya juga menyampaikan salam dari pak Plt Bupati beliau tidak bisa hadir," tambah Sanny Lumi

Dewan penasehat PGRI Lampung Utara Hj.Dewi Murni, yang juga selaku anggota DPRD Lampura menambahkan," kita akan terus berbuat untuk penanganan covid-19 ini,mudah-mudahan nanti akan ada menyusul bantuan dari pengurus kecamatan PGRI," terang Hj.Dewi Murni.

BlogGua-lampung utara Segenap ASN yang bertugas di Inspektorat Lampung Utara sumbangkan 100 paket Sembako kepada Posko Terpadu Covid-19 Lampung Utara diserahkan oleh Kepala Inspektorat Man Kodri dan diterima oleh Pj. Sekda Lampung Utara Hj.Sofyan di rumah dinas Wakil Bupati Lampung Utara. Kamis 23 April 2020.

100 Paket sembako yang berisi Beras,Gula,telur dan Mie Instan ini menurut Sofyan akan didistribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 seperti para pedagang dan yang kehilangan pekerjaan di Lampung Utara.

"Alhamdulillah ASN dan Non ASN yang bertugas di Inspektorat menyumbangkan sebagian penghasilannya berupa 100 paket sembako,dan insyaallah akan didistribusikan kepada yang berhak menerima,"terang Sofyan.

Sofyan juga mengatakan baru ada 2 OPD menyumbangkan sembako Bappeda dan Inspektorat," untuk sembako baru 2 OPD tapi kalo masker semua OPD sudah," tambahnya

Saat dikonfirmasi awak media sudah berapa perusahaan besar yang berdiri di Lampung Utara yang memberikan bantuan ke Posko terpadu, Pj.Sekda Sofyan mengatakan," baru 1 perusahaan besar tadi pagi dipolres yaitu PT.Nakau,untuk perusahaan lain seperti Alfamart,Indomaret,Djarum,Sampoerna,Gudang Garam pemerintah sudah bersurat kepada masing-masing Perusahaan tersebut," jawab Sofyan.

Sofyan berharap para perusahaan tersebut jika melakukan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat berdampak Covid-19 setidaknya melaporkan kepada pihak pemerintah,agar tidak ada miskomunikasi,"harapan kami mereka melaporkan kegiatan mereka kepada pemerintah,yang berkaitan dengan Covid-19," tegas Sofyan.

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) Igo. Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.pembuatan baru gedung paud ukuran 4×6
2. Kantorlembaga desa 6×8
3.Mck umum 1 unit
4.Vaping blok
Menurut Tem pelaksana kegiatan .igo.Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa .Eko dawarnto. semua pekerjaan yang ada di Desa Sawao jajar.. , kec,.kota bumi utara... kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa .H.Mulyanyo.. "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .sawojajar., kebetulan hadir dalam peyemprotan camat Doni , juga babin katipmas. babinsa. hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.58. Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua, Pesisir Barat - MCCC covid-19 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pesisir Barat yang tergolong dalam AMM, PCM Kecamatan Pesisir Selatan, Kec. Ngambur, Ngaras dan PCM Kec Bangkunat Bagikan Masker Minuman dan multi vitamin Secara Gratis.

Tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah masih belum dapat dikatakan tinggi. Padahal pemerintah telah meminta masyarakat penggunaan masker ketika di luar rumah guna mencegah diri dari ancaman wabah pandemi COVID-19.

Merespon hal tersebut, ketua MCCC Muhammadiyah (Kabupaten Pesisir Barat Drs.Miswandi Hasan, M.Si dengan Drs. H jon Edwar, M.Pd Muhammadiyah Pesisir Barat Lampung bergerak untuk memberikan masker gratis kepada warga yang belum memakai masker. Pembagian masker tersebut dilakukan di Pasar Minggu, Kecamatan Ngambur dan sekitar jalan lintas Lintas Barat, pasar minggu Kamis (23/04/2020).

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pesisir Barat melalui H.Darussamin selaku Ketua PDM menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pesisir Barat dan seluruh ortom turut serta membagikan masker di pasar Minggu kecamatan Ngambur.

“Selain memberikan masker gratis, kita dari ketua PCM melalui Mardi Sehenda,S.sos Ngambur juga sekaligus mensosialisasikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan juga pentingnya menggunakan masker sebagai alat pelindung diri saat beraktivitas diluar rumah,” ujar Ketua PCM Kec.Ngambur Mardi Suhenda,S.sos

Udo Mardi Suhenda mengungkapkan bahwa masih ada masyarakat yang belum sadar akan pentingnya memakai masker di lingkungannya. Pada kesempatan itu pula, ia memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya dan cara pencegahan COVID-19. “Saya harap dengan program ini masyarakat juga bisa mengikuti instruksi pemerintah dan juga selalu berikhtiar memutus penyebaran Covid 19” pungkasnya.

"Kami sampaikan apresiasi tinggi untuk para pengurus, penggerak, dan petugas di lapangan termasuk para pimpinan Rumah Sakit, tenaga kesehatan, dan para relawan Muhammadiyah dari berbagai komponen yang berkhidmat tinggi mengemban tugas mulia persyarikatan," kata dia.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Sebagai Wujud kepedulian kepada masyarakat, ditengah wabah Pandemi Covid-19, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan BKMT memberikan Tali asih berupa paket sembako dan Beras untuk Guru Ngaji, Imam Masjid, dan Marbot di kecamatan Pesisir selatan, kecamatan ngambur, Kecamatan ngaras dan kecamatan bangkunat . Rabu (22/04/2020).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Septi Istiqlal memberikan paket sembako secara simbolis di 4 kecamatan,
Ketua Tim Panggerak PKK Hj.Septi lgtiqlal mengatakan, pihaknya tergerak untuk menyalurkan bantuan paket sembako bagi Guru ngaji, Marbot dan Imam Masjid. Selanjutnya, apa yang dilakukan Tim PKK merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati kepada Guru ngaji, Marbot dan imam masjid ditengah kesulitan ekonomi akibat virus corana. Semoga bantuan sembako ini bisa meringankan beban mereka. Minimal untuk menambah kebutuhan pokok harian rnereka.

Pada kesempatan ini, la juga tak lupa mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Dan kalaupun keluar hanya untuk kepentingan mendesak. Hal ini semata- mata untuk memutus mata rantai virus corona. 'Kita berdoa wabah virus corona akan cepat punah dan kehidupan warga kembali normal." pintanya.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH yang juga selaku ketua tim gugus covid 19 menghadiri kegiatan Tactical Floor Game (TFG) sispamkota kontijensi OPS Aman Nusa II Krakatau-2020 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan covid 19 yangdi selengarakan oleh polres lampung barat dan pesisir barat di gedung Selalaw Krui, Rabu 22 April 2020.

Dalam sambutannya bupati menyampaikan terkait penanganan dampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) baik dari ketersediaan pangan maupun lainya pemda siap mendukung langkah-langkah kepolisian resort (polres) terkait dengan permen kesehatan republik indonesia.

Diketahui kondisi darurat karena covid-19 yang saat ini melanda indonesia jangan sampai menimbulkan kepanikan yang berlebihan. namun, yang harus dilakukan agar selalu waspada menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan serta mendukung apapun kebijakan percepatan penanggulangan covid-19 yang diambil oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun daerah.

Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang hadir dalam kegiatan tectical floor game (TFG). TFG ini diharapkan bukan hanya simulasi semata tetapi juga dapat meningkatkan keamanan dan ketentraman masyarakat selama penyebaran wabah covid-19 ini. Jelasnya

Pada kesempatan tersebut Bupati berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu siap siaga dalam keadaan apapun, termasuk semakin meningkatnya penyebaran virus dan adanya pihak-pihak yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan aman dalam lingkungan masyarakat.

Selain itu bupati, bersama Kapolres dan pabung pesisir barat sama-sama menyaksikan simulasi tactical floor game (TFG) yaitu jika terjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tetapkan di wilayah kota ataupun di seluruh pekon/desa di kabupaten pesisir barat sesuai dengan peraturan menteri kesehatan.

Hadir pada kesempatan tersebut sekda pesisir barat Ir. N. Lingga Kusuma, MP, kepala BPBD syaifullah, Msi, Plt kadis Kominfo, kadis ketahanan pangan, kadis koprindag dan kapolsek kec. pesisir tengah beserta jajaran serta koramil kecamatan pesisir tengah.

(wari)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) Pirman Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.lapaen1440.m
2.onderlah.1500

Menurut Tem pelaksana kegiatan Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alihkan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa ..johansto semua pekerjaan yang ada di Desa Gunungsari kagunan raya, kec,abung semuli. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan pembagian masker kepada msyrakat,peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .Bandarkagungan Raya. kebetulan hadir dalam peyemprotan camat Rohim, , juga babin katipnas, Depri babinsa,.Redi hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.Dan wakil kopolsek abungselatan

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya Dapat di lakukan penyemptotan di ruangan Disinfektan yang telah kami buat di desa Candimas,
pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.100 Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 11 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua, Pesisir Barat - Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, ditengah wabah Pandemi Covid-19, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan BKMT memberikan Tali asih berupa paket sembako dan Beras untuk Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot di kecamatan Lemong, kecamatan Pesisir Utara, Kecamatan way krui, kecamatan Pesisir tengah dan kecamatan krui selatan, Selasa (21/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Septi Istiqlal memberikan paket sembako secara simbolis di 5 kecamatan, selain itu Ketua Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Septi Istiqlal menyantuni anak yatim berupa tas di 2 kecamatan yaitu kecamatan lemong dan kecamatan pesisir Utara.

Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Septi Istiqlal mengatakan, pihaknya tergerak untuk menyalurkan bantuan paket sembako bagi Guru ngaji, Marbot dan Imam Masjid.

Selanjutnya, apa yang dilakukan Tim PKK merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati kepada Guru ngaji, Marbot dan imam masjid ditengah kesulitan ekonomi akibat virus corona.

Semoga bantuan sembako ini bisa meringankan beban mereka. Minimal untuk menambal kebutuhan pokok harian mereka," kata Hj.Septi Istiqlal.

Pada kesempatan ini, Ia juga tak lupa mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Dan kalaupun keluar hanya untuk kepentingan mendesak. Hal ini semata-mata untuk memutus mata rantai virus corona.
“Kita berdoa wabah virus corona akan cepat punah dan kehidupan warga kembali normal,” pintanya.

Paket sembako yang dibagikan kepada Guru ngaji, Marbot dan Imam Masjid, berupa, berupa 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak, 10 biji supermi, 10 butir telur.

(wari)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) ..Dedi Setawan.. Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.sumurbor4
2. Jalan onderlah 2160.m
3.vaping Blok 10×15
4 .garong-garong
5.seringbpasanag
Menurut Tem pelaksana kegiatan .Dedisetiawan... Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa Sukrisno. semua pekerjaan yang ada di Desa pagar gading. , kec,bBelembanhan pagar. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut pjs,Pwjabat sementara Desa pagar gading.Sadikin ali."Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .pagar gading..., kebetulan hadir dalam peyemprotan camat .Usman S.h , juga babin katipnas,mohdori. babinsa,.agus subukti.hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.
Dan tambah bya lagi kami sudah membagikan bantuan sembako kepada masyarakat pagar gading dan du dampingi oleh anggota Brimob Lampung utara.
Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak..28 orang masyarakat desa pagar gading, Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH,. MH dan Selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid 19 di kabupaten Pesisir barat menghadiri rapat terkait evaluasi sistem kerja penanganan dan pencegahan corona desease 2019 di Ruang Cukuh tangkil sekretariat daerah pesisir barat, Selasa 21 April 2020.

Dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin penting terkait diantaranya, bantuan sosial, sistem kerja dan kesejahteraan para petugas dilapangan, terkait anggararan yang sudah dianggarkan pemda, terkait ketersedian pangan dan keamanan dilingkungan pekon (desa) .

Pencegahan dan penanggulangan wabah covid 19 diperlukan kekompak dan kerjasama antara pemerintah daerah, aparatur pemerintah dipekon (Desa) dan masyarakat meliputi tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sekanjutnya Bupati juga menyampaikan bantuan sosial terkait ketersedian pangan dan agar cepat dan tepat sesuai kebutuhan yang ada sehingga bermanfaat bagi penerimanya kemudian sistim kerja para petugas dilapangan hendaknya di bagi beberapa sipting misal 2 sip hanya honornya dinaikan mengingat anggaran pemda terkait wabah covid 19 dapat memenuhi sehingga para petugas dilapangan dapat bekerja dengan maksimal serta peran serta para Peratin, para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar mensosialisasikan dan memberikan edukasi pencegahan dan penanggulangan covid 19 terutama bagi para masyarakat yang baru datang dari luar kabupaten pesisir barat yang sudah tiba di negeri para sai batin dan para ulama ini agar mematuhi himbauan pemerintah dan para ulama untuk mengisolasi secara mandiri di rumah masing selama 14 hari.

Selain itu juga bupati meminta agar petugas dilapangan terdiri dari 1 orang TNI, 1 orang Polri, 2 tenaga Medis, 1 Pol Pp agar stand by melaksanakan tugasnya masing-masing.

Selanjutnya bupati juga menyampaikan terkait kondisi saat ini telah terjadi di beberapa daerah terkait cukup tingginya kriminalitas agar masyarakat dipekon atau desa dapat mengaktifkan kembali Ronda-Ronda.

Hadir pada kesempatan tersebut para jajaran anggota tim covid 19 dan para kepala OPD atau yang mewakili.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menghadiri sekaligus membuka Rapat umum pemegang saham (RUPS) dengan BUMD PT. Krui Sukses Mandiri di ruang rapat Batu Gughi sekretariat daerah Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (21/04/20).

Rapat yang di gelar dan di moderatori kepala Bappeda zukri amin.

Dalam sambutanya, bupati  menyampaikan harapannya kedepan PT. Krui Sukses Mandiri (Perseroda) bisa melakukan terobosan - terobosan melaui berbagai program investasi.

Bupati juga berharap peran aktif BUMD PT. Krui Sukses Mandiri (Perseroda) dapat mengundang para investor guna membangun berbagai bidang pembangunan dikabupaten persisir barat.

Diketahui peran serta bumd meliputi visi dan misinya : “Terciptanya Perseroda yang sehat dan berdaya saing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengelolaan sumber daya lokal.” Dalam rangka pencapaian Visi dimaksud, PT. Krui Sukses Mandiri menetapkan Misi sebagai berikut:

Menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam penyediaan pelayanan publik sesuai sektor yang dimandatkan.
Memperluas wilayah usaha dan lapangan kerja.
Memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Mengelola usaha yang sehat dan mampu meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan secara berkesinambungan.

(wari)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) Mirhan. Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1. bagai balai desa , di dudun tepuk leban
2.pembukaan badan jalan
3.rambat Beton dengan panjang,200M, Lebar 2,5
4.Paving Blok2m×330 di halaman desa
5.Siring pasang dengan panjang 640.tipe 30-40
Menurut Tem pelaksana kegiatan .Mirhan Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa .sopian japa semua pekerjaan yang ada di Desa Kalibalaangam , kecAbung selatan. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa .Ahmad Husen "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga mrlakukan peyemprotan sebayak 6 kali protan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa kalibalangan kebetulan hadir dalam peyemprotan camat .saruullah.S.h.M.h... , , juga babin katibnas,ahmad zainufin babinsa,.Eprndihadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.58 orang Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua,Lampung Utara - Pelaku penusukan (Tara) di Desa Tata Karya berhasil diamankan Polisi. Pelaku  sengaja diserahkan ke pihak Kepolisian di Kecamatan Abung Timur, tepatnya di kediaman Kausar.

Pelaku yang menusuk korban Tara hingga tewas. Saat ini, sudah diamankan pihak Mapolres Lampung utara untuk menjalani pemeriksaan.

"Betul, semalam pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan sudah diserahkan. Sudah ditetapkan tersangka dan sekarang sedang dalam proses pemeriksaan," kata Polisi, Selasa (21/04/2020).

Pelaku penusukan yang diserahkan itu, beridentitas: Mahmud (24), wiraswasta, warga Desa Tata Karya. Diserahkan setelah polisi berkoordinasi dengan pihak paman korban 'Kausar' kepada Kompol Bismar.

"Untuk motifnya belum bisa disampaikan, karena pelaku sendiri masih dalam pemeriksaan," tandasnya.

Penyerahan pelaku ke polisi ini menjadi cerminan dan sekaligus menjadi pembelajaran bahwa tugas polisi bukan semata karena kerja keras Kepolisian. Tapi juga berkat dukungan dari pamanda korban.

"Karena itu, kami mengucapkan terima Kasih yang besar kepada kausar", pungkasnya.

(elva)

BlogGua-Lampung utaraWakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, hari ini melakukan Kunjungan Lapangan Tim Gugus Tugas Penanggulangan
Corona Virus Disease (Covid 19) ke Kabupaten Lampung Utara. Senin 20 april 2020.

Wakil Gubernur disambut oleh Plt.Bupati Lampung Utara Hi.Budi Utomo, Ketua DPRD Lampura Romli, Komandan Kodim 0412 Letkol Inf Letkol Krisna Pribudi,Pj.Sekda Hi.Sofyan,Kadis PUPR Syahrizal Adhar,Kadis Sosial Erwinsyah,Kasat Pol PP Firmansyah di Halaman Parkir Pasar Sentral Kotabumi.

Dalam kunjungan ini, Wagub Chusnunia didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra, Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo, dan rombongan meninjau Pasar Central Kotabumi, Rumah Sakit Umum Ryacudu, dan Posko Terpadu Covid-19 di Gedung Korpri, sekaligus membagikan masker kepada masyarakat.

Plt. Bupati Lampung Utara Hi. Budi Utomo menjelaskan bahwa Pemkab Lampung Utara telah mengeluarkan beberapa regulasi untuk percepatan penanganan Covid-19. Di antaranya keputusan bupati terkait pembentukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung utara. Selain itu, mewajibkan wajib lapor bagi pendatang dan menerapkan prosedur konfirmasi kesehatan, serta menerapkan informasi satu pintu terkait Covid-19.

"Dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19, kami telah melakukan sosialisasi hingga ke tingkat dusun, menyiapkan 5 unit isolasi di Rs Ryacudu, menjadikan gedung islamic center sebagai tempat isolasi ODP. Kemudian memberikan bantuan sembako dan Masker kepada masyarakat," jelas Budi.

Terkait perkembangan Covid-19 di Lampung Utara, Budi Utomo menjelaskan bahwa ODP sebanyak 101 orang, OTG sebanyak 17. Orang, PDP 2 orang, dan Positif Covid-19 2 orang.
"Dalam melakukan penanganan Covid-19, Pemkab Lampung Utara telah menyiapkan anggaran dana melalui realokasi APBD sekitar Rp13 miliar untuk pembelian APD dan rehab ruang isolasi. Kita juga menyiapkan sejumlah dana desa untuk dikonsentrasikan untuk penanggulangan Covid-19," jelasnya.

Hadir dalam kunjungan tim tersebut, Wakil Gubernur Lampung
, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung,Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung Kabid Humas Polda Lampung Kepala Bidang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kepala Bidang Dinas PMD Provinsi Lampung, Kepala Bidang Dinas Sosial Provinsi Lampung, Kepala Bidang BPBD Provinsi Lampung,Kepala Bidang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung,Kepala Bidang Satpol PP Provinsi Lampung, Pas Intel Korem 043/GATAM.(*)

BlogGua, Tanggamus - Diduga ada beberapa pembangunan melalui Dana Desa (DD) yang tidak direalisasikan ,Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM LIPAN) Kabupaten
Tanggamus,pertanyakan anggaran dana desa tahun 2018 di Pekon Campang Tiga Kecamatan Kotaagung.Senin,20 April 2020.

Dikatakan Musanif Amran,Ketua LSM LIPAN Tanggamus,bahwa kami sudah menyampaikan catatan yang sudah terangkum ,langsung diserahkan kepada Suyadi,Kepala Pekon Campang Tiga.

"Dari catatan yang sudah terangkum,sudah kami berikan langsung kepada Suyadi,selaku Kakon Campang Tiga,Kecamatan Kotaagung,disitu ada beberapa poin yang harus ditanggapi,terkait pembangunan melalui dana desa tahun 2018 yang diduga belum direalisasikan,"kata Musanif.

Menanggapi catatan yang disampaikan LSM LIPAN,Kakon Suyadi mengatakan bahwa kita selaku kepala Pekon mengikuti apa yang menjadi usulan masyarakat melalui musyawarah dusun(MUSDUS)sampai ke musyawarah desa(MUSDES).

"Untuk pembangunan itu karena melihat sekala prioritas mana yang akan didahulukan sesuai usulan masyarakat dan pagu anggaran ,mampu apa tidak melaksanakan itu,"kata Suyadi.

(Budi/Tim AJO indonesia)

BlogGua-lampung utara kepala Desa tulungsingkip Kec belembangan pagar melakukakn Pembuatan posko Covid 19 Peyemprotam disinfektan dan antisipasi pencegahan Virus covid 19 di fasilitas- fasiltas umum yang ada di Desa tulungsingkip.

Kepala desa Tulungsingkip Riyanto singaji "Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk membuat posko pintu maduk yang ada di desa beringin, kepala desa juga "menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan pembagian masker kepada msyrakat, peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .tulungsingkip . kebetulan hadir dalam peyemprotan camat Usman S H, , Yang di hadiri juga babin katibnas, yulius babinsa,Agud. hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh, masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya Dapat di lakukan penyemprotan Disinfektan di Pintu masuk kedalam Desa yang telah kami buat di desa Tulung singkip
pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.14 0rang Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua-lampung utara kepala Desa Candimas Kec abung selatan melakukakn Peyemprotam disinfektan dan antisipasi pencegahan Vitus covid 19 di fasilitas- fasiltas umum yang ada di Desa Candimas.senin 30/04/3020

Kepala desa Candimas zaianl Abidin "Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan pembagian masker kepada msyrakat, peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mosolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa .Candimas . kebetulan hadir dalam peyemprotan camat sarulloh,dh.mh, , juga babin katipnas, Agus babinsa,.Edi hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh, masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.Dan wakil kopolsek Ipda Budiarto abung selatan

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya Dapat di lakukan penyemprotan Di bilik Penyemprotan Disinfektan yang telah di buat di kantor desa Candimas,
pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak.45 0rang Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

BlogGua-lampung Utara Alokasi Dana Desa (Add) yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, Melalui Pemerintah kabupaten kota, yang langsung masuk ke Rekening masing masing Desa, kecamatan kabupaten lampung utara.

Ada beberapa cara untuk pengambilan alokasi Dana Desa(Add) untuk kabupaten lampung utara Ada Tiga(3) termin, Yaitu 40% Pertama, 40% Kedua,Yang terakhir 20%, Masing -Masing Pengambilan Termin yang pertama 40% Namun Di Bagi menjadi tiga(3) termin, , Desa harus melalui Beberapa presedur untuk mencairkan Dana Tersebut, Desa Mengajukan apa saja yang di perlukan atau yang mau di beli, dan apa saja yang Mau di bangun desa, dan di ajukan ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa,( BPMD) Untuk meminta Rekom Dari pihak BPMD Supaya Dapat mencairkan dana desa, Baru bisa di cairkan atau di ambil. Untuk membangun Desa Masing-Masing


Saat di mintai keterangan di kantor Desa ketua tem pelaksana kegiatan (Tpk) Ada beberapa item pekerjaan yang akan Di kerjakan "Untuk rencana awal dana Desa, Akan di buatkan atau Dibangunkan Sesuai dengan apa yang di minta oleh warga dan Masing-Masing Dusun Seperti pembuatan.
1.lapen 3500
2. Siring pasang atau drenase 200M
3.Sumurbor.4 titik
Menurut Tem pelaksana kegiatan .Nuryono... Itu juga belum tentu pak, Karena ada pemangkasaran, Angaran untuk fisik Dikarnakan ada yang di alikan untuk ,Virus Corona atau Covid 19

Ketua (Bpd) bandan pemerintah desa .maruna. semua pekerjaan yang ada di Desa Tanjung iman., kec,.Belambangan pagar. kabupaten lampung utara, Hasil musyawarah antar dusun, dan hasil dari musyawarah antar dusun itu, yang Akan di loporkan atau di rumbukan oleh, Rk, Rt dan musyawarahkan tingkat Desa, Atau musdes. Atas kesepatkan Bersama oleh Pejabat Desa, Maka Item-item itulah yang akan di kerjakan.

Menurut kepala Desa .Tanjung iman. "Kami Masyarakat mengadakan Peyemprotan Disinfektan, makai dana talangan (Mandiri) pada rumah rumah warga

"Saya atas nama pemerintah Desa, sama dengan yang di harapkan pemerintah pusat, untuk menghimbau Warga menjaga diri kita masing-masing, Kalau dari bepergian harus cuci tanggan sebelum masuk dalam rumah, Kalau bepergian harus memakai masker, Dan bisa menjaga kedeketan tubuh kita dari orang orang yang kita jumpai, inilah salah satu betuk, Kita supaya bisa memutuskan mata rantai Dan bisa terhindar dari virus corona atau covid 19 ,

kami juga sudah melakukan peyemprotan disinfektan di seluruh rumah rumah warga, Rumah ibadah, seperti mhusolla dan masjiD, dan tempat belajar seperti sekolah, yang di desa ...., kebetulan hadir dalam peyemprotan camat uasma.S.h , , juga babin katipnas,Nopri babinsa,parno hadir dalam peyemprotan tersebut tokoh
masyarakat, Tokoh agama, Tokoh pemuda.

Harapan "Saya apabila ada warga yang baru pulang dari Merantau, Atau yang datang dari kota lain, Agar bisa melaporkan diri kepada pemerintah Desa Rk, Rt yang ada di Desa, Supaya pemerintah Desa. Dan di bantu oleh Badan kesehatan Seperti (kapus) Kepala puskesmas Dapat mematau kesehatan warga Desa Tersebut yang baru datang.

Hasil dari laporan pamong setempat, Seperti masing masing Rk, Rt, warga yang sudah melaporkan diri sebayak yang pulang dari merantau Sebayak 32 orang. Kemudian Dari Pihak desa juga meyarankan agar mereka Mengisolasikan diri mereka masing -masing supaya dapat memutuskan, Mata rantai virus Corona atau Covid 19 tersebut, Supaya Dapat menahan Diri mereka Untuk tidak keluar Dari rumah Masing masing, Atau karantina di rumah sendiri selama 14 hari Tidak bisa bebas keluar Rumah " tutup nya.(Elva)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget