Maret 2020

BlogGua- Lampung utara rencana angaran Dana desa (Dd) di tahun 2020 Desa Mekar asri lagi kec sungkai tengah kabupaten lampung utara.30/03/2020

untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, mereka meminta kepada saya ambulan Desa, untuk mempermudah jikalau ada masyarakat yang sakit, dan meneruskan pembuatan lampu jalan sebayak 200 unit tiang lampu melanjutkan dari dusun 1 sampai dusun 2

Dan masyarakat telah mengajukan rehab Balai Desa, itu sudah teratasi dan perlengkapan di dalam nya Belum ada, salah satunya untuk bekerja kususn, kasi, Kaur itu akan di beri, kipas angin akan diadakan dan parabola TV, dan perlengkapan lainnya.

Dan seperti kursi itu sekitar 200 biji yang akan kami beli untuk di tahun 2020, ini untuk ke depan saya arahkan untuk masyarakat, mana yang telah dibangun di Desa Mekar Asri ini

Harapan "saya marilah kita jaga bersama-sama dan kita rawat untuk masa-masa yang akan datang karena, tidak mungkin selamanya Dana Desa ini akan berjalan seterusnya, Mungkin itu saja penerapan dari masyarakat

himbauan "saya untuk masyarakat saya khususnya ini lagi adanya wabah corona/ covid 19" saya mengharapkan bagi masyarakat yang pulang dari luar Desa atau luar daerah khusus dari ,Jogja, dari Jakarta, apalagi dari luar negeri saya harapkan untuk mengisolasikan diri dulu selama 14 Hari untuk menjaga kesehatan yang ada di desa,

Tambah nya lagi kita tidak tahu siapa yang kena dan tidak tahu kapan itu akan terjangkit virus tersebut "saya menghimbau kepada masyarakat yang ada khususnya di Desa Mekar Asri yang telah datang dari Rantau, untuk mengisolasi diri nya selama 14 Hari, untuk peyemprotan faksin, Alhamdulillah tadi kami sudah Melalui rapat dari desa Kecamatan Sungkai tengah itu sudah ada mudah-mudahan tinggal ngambil aja kata Pak kapus itu udah disiapkan di di rumah sakit Ryacudu nama yang nama Heri Putra Wijaya.(Elva)

BlogGua, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung gelar Rapat Koordinasi bersama Kementrian Agama Kantor Wilayah Lampung, dalam rangka seleksi rekrutmen Calon Petugas Haji Daerah (PHD) tahun 1441 H/2020 Masehi, di ruang Sakai sambayan Kantor gubernur, Senin (30/03).

Rapat dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Ratna Dewi, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag H.M. Ansori, serta instansi terkait

H.M Ansori menyampaikan bahwa kuota haji Provinsi Lampung untuk tahun 2020 berjumlah total 7140 orang termasuk petugas kloter.

Adapun, rekrutment petugas kloter sudah dilakukan beberapa waktu lalu, baik petugas kloter TKHI maupun TPID.

"Saya berharap wabah virus corona yang melanda Indonesia dan beberapa negara didunia segera berakhir, supaya ibadah haji tahun 2020 dapat terlaksana dengan aman dan lancar." ungkapnya.

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

BlogGua-Lampung utara Kepala desa surakarta ekhman syah beserta jajaran nya para kaur , kasi , rk , rt beserta seluruh linmas dan jajaran pemuda/i karang taruna yg di pimpin langsung olh ketua karang taruna Ariyanto,se. Senin 30/03/2020

Secara Serempak menyerbu seleuruh rumah ibadah,tmpat pendidikan,seluruh pos ronda,balai adat, balai desa, serta seluruh balai dusun yg berada di dusun satu sampai degan dusun enam desa surakarta.

Dalam rangka pembersihan dari virus corona dan bakteri covd 19 ini kepala yang di bantu puskesmas abung timur bapak saipul dan jajaran hadir untuk memberi sufot dan pengarahan pada masyarakat untuk bisa selalu rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mnjaga daya tahan tubuh degan makanan dan minuman yg ada pd tanaman herbal jahe, kunyit, tmulawak dan buh buahan segar.

Begitu juga dengan bpk alam syah selaku babin kam tib mas, yang hadir dan mengawal langsung hingga waktu Istirahat.
Sebelm peyemprotan di mulai smua diwajib kan minum wedang jahe hangat yg di siap kan oleh bpk kepala desa dan kasi pmbangunan untuk mnjaga daya tahan tubuh.

"Kepala desa dan kasi pmbangunan Indra gandi mnghimbau pada seluruh masyarakat untuk dapak menggalak kan brsih dari virus dan bakteri degan cara rajin cuci tangan dan peyemprotan pada lingkungan rumah masing masing degan obat yg di anjur kan dari dinas kesehatan.

Ekhmansyah menghimbau kepada masyarakat khusus nya desa surakarta apa bila ada yang pulang dari jakarta, jogja, bali, agar bisa mrlaporkan keberadaan nya kepada pihak puskesmas agar bisa mendapat pantauan dari pihak2 kesehatan yang ada.(elva)

Ketua Dpc Aliansi Juranlistik Online ( AJO ) Indonesia Lampura Menghimbau Periksa Audit Kembali Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Lapen Di Desa Tanjung Waras DD 2019.

Lampung utara Ampera nees.com
Dana Desa ( DD ) yang di kucurkan oleh Pemerintah Pusat bertujuan supaya Desa dapat membangun di segala lini, baik dari pembangunan insfateruktur, Sumur Bor unruk air bersih, Bumdes, dan masih banyak lain nya yang dapat menggunakan Dana Desa  ( DD ) , sehingga masarakat dapat merasakan kesejahteraan yang merata dari tingkat Kota Sampai ke Desa.

" Tetapi apa yang di program kan oleh Pemerintah Pusat , di jadikam suatau kesempatan oleh oknum kepala Desa untuk meraih keuntungan demi memperkaya diri sendiri, padahal kepala Desa telah mendapat kan gajih dari pemerintah.

Seperti salah satu oknum  Armen kepala Desa Tanjung Waras Kecamatan Bukit kemuning Kabu Paten Lampung Utara, yang di duga mar,af anggaran pembangunan peningkatan jalan lapen di dusun Desa Tanjung Waras, sehingga  nilai anggaran biaya yang menggunakan dari Dana Desa ( DD ) tahun 2019 ,

" Dengan Pagu senilai Dua ratus delapan puluh lima juta Rupiah, menurut keterangan AG kepala tukang hanya menghabiskan anggaran Seratus lima puluh juta Rupiah, untuk pembuatan Lebar 2,5 meter, panjang 1200 meter dan juga hanya menghabiskan Aspal 32 Drum  dari yang seharus nya 62 Drum.
Sehingga hasil pekerjaan tersebut tidak maksimal, mudah rusak batu bertaburan di duga karena kurang nya Aspal dll.

" Saat awak media tim Dpc Aliansi Jurnalistik Online  ( Ajo ) Indonesia kab. Lampung utara , konfirmasi di lokasi pekerjaan tanggal 16 - 10- 2019 yang lalu,  AG Kepala pekerja menjelaskan

" emang Raf itu di buat sama orang untuk , tapi kalah di wales, jika satu paket ini saja jika tidak di bagi-bagi bisa beli Avanza secen dapat, kalo sesuai kita ambil dari Raf ,nilai 283 / 285 juta selesai dengan 150 jutaan ,jadi yang 100 . Ujar AG kepala tukang jalan lapen.

Dilain sisi, Armen selaku kepala Desa Tanjung waras saat di konfirmasi di rumah nya pada tanggal 26 maret 2020 oleh Elpa Tim Dpc Ajo Indonesia Kab. Lampura menjelaskan dan berkata
" Saya mau tau warga saya yang melapor kan siapa, dan kami dari Desa memang membutuh kan ahli dalam tehnick pisik, dan beberapa bilan lalu ada yang melaporkan pekerjaan lapen tersebut, saya dan pendamping langsung turun ke lokasi namun yang di photo itu tidak ada,

" Ya nama nya di kampung Bang jaln itu buat mengeluarkan kayu wajar kalo sudah rusak, bukan hanya itu kami buat gorong gorong langsung di lewati warga Bang, kalo masalah pekerjaan jalan lapen pagu anggaran nya Dua ratus delapan puluh lima juta,

" kurang lebih saya juga sudah lupa, lebar nya 2.5 meter,kalu panjang nya 1200 meter , itu juga dari pihak insfektorat sudah turun Bang,
" Untuk memonitoring pekerjaan itu,
Tambah nya lagi , Saya memakai aspal 50 Drum , saya juga gak tau kepastian berapa Drum Aspal nya, Ujar Armen.

Dengan ada nya jalan yang sudah rusak warga pun kecewa, seperti hal nya yang di sampaikan oleh Ibu TR warga yang berada di dusun setempat di dekat lokasi peningkatan jalan lapen.

" Ibu TR berkata, Ya pak saya warga desa tanjung waras sangat kecewa dengan pekerjaan baru seumur jagung sudah hancur" saya juga berharab kepada pemerintah daerah kusus nya dapat memperbaiki jalan penghubung Desa, ujar nya .

Dalam hal ini Defriwansyah Ketua Dpc Aliansi Jurnalistik Online ( AJO ) Indonesia kab.Lampung utara , berharab kepada puhak instansi terkait mau pun pihak penegak hukum dapat meng Audit ulang terkait Dana Desa ( DD ) tahun 2019 yang di anggarkan untuk peningkatan jalan lapen di Desa Tanjung Waras , karena di duga ada indikasi KORUPSI yang di laku kan oleh oknum Kepala Desa setempat.(Tem)

BlogGua, Jakarta - KEBIJAKAN berbeda-beda antar daerah terkait penetapan lockdown atau isolasi wilayah yang mengundang kontroversi di masyarakat mendapat sorotan dari pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam.

Dirinya mengingatkan, bahwa kasus covid 19 atau corona merupakan kejadian kesehatan masyarakat bersifat luar biasa yang menimbulkan bahaya kesehatan lintas wilayah atau negara. Sehingga, hal itu telah memenuhi unsur kedaruratan kesehatan masyarakat.

"Saya mengingatkan bahwa kasus covid-19 ini merupakan kedaruratan kesehatan masyarakat  yang bersifat luar biasa karena telah menimbulkan bahaya lintas wilayah atau bahkan negara," kata Saiful dalam pesan elektronik Minggu 29 Maret 2020.

Untuk itu Saiful Anam mengingatkan, pemerintah pusat agar segera mengambil alih kasus ini dan menetapkan status karantina sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Apakah karantina rumah, karantina rumah sakit atau karantina wilayah.

"Saya kira pemerintah pusat harus tegas dalam hal masalah ini untuk menentukan status karantina apakah cukup dengan karantina rumah, karantina rumah sakit ataukah karantina wilayah," jelasnya.

Dirinya menegaskan, status tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, dan pemerintah daerah (Pemda) tidak berwenang apalagi mengambil keputusan sendiri dengan istilah yang berbeda-beda seperti lockdown ataupun localdown.

"Saya kira pemerintah pusatlah yang memiliki tanggung jawab untuk menentukan stastus karantina kesehatan. Tidak bisa diserahkan kepada pemerintah daerah sesuai UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan," tegasnya.

Dosen Unas ini juga mengingatkan, pemerintah pusat diharapkan segera membentuk pejabat karantina kesehatan. Serta memenuhi segala kebutuhan hidup dasar daerah karantina.

Sebelumnya, untuk menghentikan penyebaran virus corona, sejumlah daerah di Indonesia telah menerapkan kebijakan yang berbeda-beda. Ada yang local lockdown atau isolasi wilayah, seperti Tasikmalaya, Kota Tegal dan Papua.

Di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta warga mulai menutup akses jalan menuju ke kampungnya. Seperti yang dilakukan warga Dusun Pojokan Bejen, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman.

Bahkan, seorang tamu yang berasal dari wilayah Wonogiri, Jawa Tengah tidak diperbolehkan masuk ke Dusun tersebut.

"Iya tidak diperbolehkan masuk ke Dusun itu padahal saya hanya ingin menjemput adik untuk pulang ke Wonogiri," kata Manto pengendara mobil sekaligus perangkat Desa di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri itu.

(Bipani)

BlogGua-lampung utara Masyarakat desa surakarta kec abung timur kab lampung utara mengeluhkan jaringan internet yang kurang mendukung,

Masyarakat desa surakarta mengeluhkan jaringan sigyal internet khusus nya tower telcomsel yang ada di desa surakarta tidak bisa berfungsi normal seperti di desa desa yang lain

Pasal nya heryadi pemakai kartu telcomsel saat dimintai keterangan mengatakan kepada awak media blogGua" Ia pak saya sangat mengeluh kan dengan tower telcomsel apa bila mati lampu, atau hujan maka sigyal internet di desa surakarta hilang atau tidak berfungsi dengan baik, padahal masyarakat desa surakarta ini mauoritas atau rata rata pemakai kartu telcomsel.

Di lain sisi agung masyarakat desa surakarta juga mengatakan hal yang sama pak " kami masyarakat desa surakarta sangat membutuh kan sigyal internet telcomsel di karnakan bayak kluarga kami yang di luar daerah seperti ibukota jakarta, apa lagi sekarang musim wabah corona atau covit 19 , kalau sigyal nya begini bagai mana kami bisa dapat informasi, dari keluarga kami klu sigyal nya begini tutup agung.

Kepala desa surakarta Ekhmansyah "saya mengharapkan kepada pihak telcomsel atau dinas yang terkait, agar bisa dan segera memperbaiki towertelcomsel yang ada di surakarta mengingat bayak nya warga desa surakarta bayak yang di luar kota

Di harapkan kepada pihak telvomsel atau dinas yang terkait agar dapat segera memperbaiki tower di desa surakarta mengingat sigyal internet telcomsel sebagai alat komunikasi di desa surakarta.(Elva)

BlogGua, Tanggamus -  Guna mencegah wabah Virus Corona Covid-19 Internasional di Kabupaten Tanggamus, Aparatur Pekon Tanjung Anom Kecamatan Kotaagung Timur berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) lakukan penyemprotan dilingkungan warga pekon setempat secara menyeulruh. Sabtu, 28 Maret 2020.

Memimpin acara penyemprotan, Asrul Pj Kepala Pekon Tanjung Anom Menyampaikan, bahwa penyemprotan tersebut hasil dari inisiatif masyarakat untuk mencegah adanya Virus Corona Covid-19.
"Kegiatan ini,Inisiatif dari masyarakat mandiri, untuk mencegah adanya virus Corona.Mudah - mudahan dengan adanya kegiatan ini, merupakan wujud kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk mencapai kesehatan dan menjaga kesehatan,"ungkap Asrul, saat dilokasi Penyemprotan.

Asrul melanjutkan,hasil pantauan di pekon Tanjunganom, sampai hari ini,belum ada keterangan positif Corona, akan tetapi pihak pekon tetap memantau agar masyarakat tetap aman dan waspada dari Virus tersebut.

Untuk lokasi penyemprotan yaitu di rumah ibadah,jalan, pekarangan rumah rumah warga, tempat pendidikan.

"Untuk lokasi yang kita lakukan penyemprotan itu berbagai tempat dan kami melibatkan perangkat pekon, dan semua warga Pekon Tanjung Anom," kata Asrul.

Asrul juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Pekon Tanjung Anom, agar tetap waspada dan menjaga kesehatan.

"Saya mohon kepada seluruh masyarakat Pekon Tanjung Anom, agar tetap mematuhi himbauan dan peraturan dari Pemerintah serta menjaga kesehatan, terutama cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir sebelum beraktivitas, gunakan masker jika keluar rumah, hindari keramaian, dan jangan keluar dari rumah jika tidak ada kepentingan,"pinta Asrul.

Di tempat yang sama, Ida (34) Bidan Puskesmas Pekon Tanjung Anom menambahkan ,pihaknya akan terus memantau warga yang datang dari luar daerah maupun keluar daerah agar di isolasi terlebih dahulu.

"Untuk yang dari daerah lain baik dari domestik maupun provinsi lain, agar segera melapor ke pekon, kemudian dari pihak pelapor,dilanjutkan ke Dinas Kesehatan yang akan memantau lewat handpone, karena warga yang baru datang tidak boleh melakukan berpergian terlebih dahulu, mereka akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, tapi jika selama 14 hari ini mengalami gejala batuk, pilek dan demam, harap segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat,"jelas Ida.

Terkait komposisi bahan bahan yang dianjurkan untuk penyemprotan ke lingkungan, Ida memberikan pemaparan bahwa racikan bahan mempunyai takaran yang secukupnya.
"Untuk cairan insifektan di Pekon Tanjung Anom ,menggunakan cairan pemutih atau beklin dimana kandungannya adalah 5,52 persen, dimana kandungan air 1 liter atau 1000 ml, cairan insifektannya 20 ml,"terangnya.

Mengacu pada lingkungan yang kekurangan penutup mulut dan hidung (masker), pihak terkait belum bisa membagikan masker ke penduduk, karena kelangkaan masker diwilayah sekitar, baik di apotik maupun di toko.
"Untuk masker, kita belum ada untuk yang di bagikan kepada masyarakat, karena keterbatasan barang juga, untuk itu, masyarakat membawa masker masing masing,"ungkapnya.

(Budi/Tim AJOI)

BlogGua, Tanggamus - Guna mengantisipasi dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap wasapada terkait Virus Corona Covid-19.

Hamid H Lubis, Sekertaris Daerah Kabupaten Tanggamus gelar rapat internal di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Jumat (27 Maret 2020).

Beredarnya Isu Virus Corona Covid-19 di Indonesia kondisinya sangat memperihatinkan, banyak yang sudah menjadi korban di Provinsi Lampung mencapai kurang lebih 1000 orang, dikarenakan virus tersebut belum ada vaksin atau obat yang bisa menyembuhkan dan memberantasnya.

Hamid H Lubis, didampingi Kepala Badan (Kaban) Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), BPBD, Sekertaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Sekdis Kominfo), Sekdis Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Menjelaskan bahwa Rapat internal yang digelar hari ini, untuk membentuk peraturan yang diberikan oleh Provinsi Lampung untuk mencegah masyarakat dari Virus tersebut.

"Opsi untuk memperpanjang darurat bencana non alam ini akan kita rekomendasikan kepada Ibu Bupati. Begitu juga dengan pemerintah pusat bahwa ini landasan kita, dimana pemerintah pusat juga di awal sudah menetapkan hingga 29 Mei,"kata Hamid H Lubis.

Lanjutnya, Lubis mengatakan bahwa sampai menjelangkan akhir dari pernyataan darurat bencana non alam yang seyogyanya sampai dengan 21 Maret 2020 kita akan sampaikan rekomendasi untuk memperpanjang sampai 29 Mei 2020, termasuk anak pelajar yang di sekolah. Itupun sedang dirumuskan agar jangan sampai kebijakan Kabupaten tidak sama dengan kebijakan Provinsi maupun kemendikbud dan untuk penentuan kapan batas perpanjangan dari hasil itupun sudah hampir 100%.

Masih menurut Hamid H Lubis, untuk sekarang ini, kami masih memantau kedatangan masyarakat dari luar meskipun masyarakat Tanggamus sendiri.
"Saya juga minta tolong kepada kawan - kawan media ikut mensosialisasikan bahwa ikutilah aturan yang sudah digaris pemerintah. Kalau pemerintah sudah menghimbau untuk menghindari dari keramaian, dan juga untuk resepsi pernikahan, kalau akad nikah ya silahkan tetapi tolong jangan dulu untuk resepsinya,"terangnya.

Terkait adanya jumlah, orang dalam pantauan (ODP), untuk sementara ini totalnya 44 orang,namun tidak menuntut kemungkinan akan berubah karena setiap harinya akan berubah dan belum ada yang positif Virus Corona di Kabupaten Tanggamus.

"Untuk hitungan dalam 1 atau 2 hari ini, kita akan melakukan pemantauan terutama di Kecamatan Pugung, dan akan bekerjasama dengan kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) pihak Polri, TNI serta pihak terkait termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp), mereka akan dipersiapkan alat pengukur suhu, alat detektor suhu, masker dan alat penyemprotan,"katanya.

Untuk anggaran yang dipersiapkan pemerintah tentang kondisi kejadian Covid-19 ini yaitu Rp10 Miliyar, angka itupun belum bisa di pastikan karna aturan pastinya akan berubah.

"Kita sudah mempersiapkan anggaran kurang lebih Rp10 Miliyar,"katanya.

Dan untuk kondisi sekarang, uang ada tapi barang tidak ada, ada beberapa Item yang susah didapat seperti,alat pelindung diri atau biasa disebut baju astronot itu susah dicari, mungkin sama seperti masyarakat yang datang ke apotik untuk membeli masker ,walaupun ada tapi barangnya mahal.

Tapi, pemerintah tidak penting barang itu mahal yang penting ada. Dan untuk saat ini, pemerintah sedang berfikir untuk mementingkan keselamatan masyarakat. Kita berdo'a mudah-mudahan masyarakat tanggamus tidak ada yang positif Virus Corona,"pungkas Hamid H Lubis.

(Budi/Tim)


  • BlogGua, Tanggamus - Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus terus mensosialisasikan Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/lll/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).


Sosialisasi dipimpin Kapolsek Pulau Panggung Iptu Ramon Zamora, SH
dilaksanakan di Pekon Batu Tegi bertempat di rumah Kepala Pekon serta Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Qodir.

Selain melaksanakan sosialisasi dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyeprotan desinfektan ditempat-tempat umum seperti sekolah, gardu, masjid dan diseputaran pondok pesantren Al-Qodir.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Ramon Zamora, SH mengatakan kegiatan tersebut dihadiri Kepala Pekon Batu Tegi Rahmat, Bidan Desa Rara Panani dan seluruh perangkat setempat.

"Kegiatan yang kami laksanakan tadi berupa sosialisasi di rumah kepala pekon kepada para perangkat pekon dan ponpes Al-Qodir dilanjutkan penyemprotan di beberapa tempat umum," kata Iptu Ramon melalui Whatsapp.Jumat,27 Maret 2020.

Atas sosialisasi tersebut Iptu Ramon berharap kepala pekon dan perangkat pekon dapat memahami isi dari maklumat tersebut.

"Melalui sosialisasi tersebut, maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) dapat tersampaikan hingga ke masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui Kapolri telah mengeluarkan Maklumat Nomor : Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang berisi.

1. Bahwa mempertimbangkan situasi nasional terkait dengan cepatnya penyebaran Covid-19, maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat, dan tepat agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

2. Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto), dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat:

a. tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri, yaitu :
1). pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya,
sarasehan dan kegiatan lainnya yang sejenis;
2). kegiatan konser musik, pekanraya, festival, bazaar, pasarmalam, pameran dan resepsikeluarga;
3). kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan.
4). unjukrasa, pawai dan karnaval serta,
5) ; kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

b. tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah;

c. apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19;

d. tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan;

e. tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

f. apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

4. Demikian Maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

(Budi/ NN)

BlogGua lampung utara Di duga pekerjaan dana desa (Dd) 2019 di desa tanjung waras kec bukit kemuning kabupaten lampung utara jalan lapen di dusun tiga sudah hancur di duga kurang nya aspal.kamis 27/03/2020

Saat tem aliansi jurnalistik online indonesia (AJO) turun kelokasi salah satu desa yang ada di kec bukit kemuning kabupaten lampung utara, di duga tidak sesuai dengan (RAB) Rencana angaran belanja yang di tuangkan di dalam APBDS desa di duga salah satu item pekerjaan yang mengunakan dana desa, desa tanjung waras peningkatan jalan onderlah menjadi jalan lapen di duga asal jadi,

Saat tri di mintai keterangan warga dusun "ia pak saya warga desa tanjung waras sangat kecewa dengan ada nya pekerjaan yang seumur jagung sudah hancur" saya berharap kepada pemerintah daerah kusus dapat memperbaiki janlan penghubung ke desa

Saat di kunjungi di kediaman kepala desa tanjung waras armen berkata "saya mau tau klu warga saya yang melaporkan siapa, dan kami dari desa memang membutuhkan ahli dalam teknis fisik, dan beberapa bulan yang lalu ada juga yang melaporkan pekerjaan lapen tersebut, saya dan pendamping langsung turun ke lokasi namun yang di poto itu tidak ada, "ya bang nama nya juga di kampung bang jalanan itu buat ngeluarin kayu, jadi wajar aja klu dah rusak, bukan haya itu kami membuat gorong gorong langsung di lewati warga bang, klu masalah pekerjaan lapen pagu angaran nya 285.000.000 kurang lebih saya juga dah lupa, lebar nya 2.5 m, klu panjang nya 1200.m, itu juga dari pihak inspektorat dah turun bang untuk menetoring pekerjaan itu

Tambah nya lagi' saya memakai aspal sebayak 50 lebih saya juga gak tau kepastian berapa drum aspal nya nya

Di lain sisi agus sebagai pekerja jalan lapen" ia pak kalau biasa nya saya mengerjakan jalan sperti ini saya menawarkan desa yang mempercayai saya bekerja, saya bisa menghabiskan uang paling bayak sebesar Rp.150.000.000(sratus lima puluh juta rupiah) kalau aspal nya saya bisa menhabiskan sebayak 32 drum saja, kalau kepala desa armen dapat lah mobil avanza seken ujar agus melalui fia telvon saluler.

Di minta dengan pihak-pihak yang terkaid alokasi dana desa (Dd) agar dapat memberi tegasan di karanakan dana desa 2019 sudah selesai.(Tem)

BlogGua-Lampung Utara Menindaklanjuti seruan Imam Besar Front Pembela Islam Al-Habib Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, Lc., M.A., DPMSS, para pengurus FPI lampung utara bersama Ketua badan kontak majelis Tak'lim (BKMT)bunda Mery. melakukan kegiatan berupa penyemprotan disinfektan dan Bersih Bersih di dua sarana Rumah ibadah yang berada kelurahan Kelapa 7 Kecamatan Kotabumi Selatan, pada hari Jum'at 27/03/2020.

Penyemprotan pertama di lakukan Di Mahjid Al- Hikmah, Jalan Teratai stadion sukung kotabumi , untuk melakukan penyemprotan disinfektan dengan peralatan yang telah disiapkan sebelumnya. Penyemprotan dilakukan pada beberapa bagian ruang sarana ibadah dan di sekeliling Lingkungan rumah ibadah.

Penyemprotan Ke dua Di Mahjid Al-Iklas. Perum Jenganan Sikep. Kelurahan Kelapa 7 .kecamatan Kotabumi Selatan, kabupaten lampung Utara.

Sabirin Sekertaris DPC FPI Kotabumi kota, kabupaten Utara Mendampingi Ketua FPI Kotabumi. EDwardo Manda Saputra Menjelaskan kepada awak Media “ Ya Kegiatan sosial FPI ini insa allah akan kita lakukan rutin, pertama Kami semprot pada bagian pintu masuk hingga ruang sholat masjid dan di sekeliling Mahjid , Selanjutnya kita lakukan Bersih bersih di dalam maupun luar mahjid” kata Sabirin

Loading videoEdi" salah satu warga Perum Jenganan Sikep. mengucapkan terima kasih banyak Kepada From Pembela Islam (FPI) Lampung utara, atas Penyemprotan yang di lakukan di Lingkungan nya,

“Saya ucapkan terima kasih Banyak Kepada sahabat-sahabat FPI lampung utara yang Telah melakuakan Penyemprotan dan Bersih bersih sarana ibadah di lingkungan sekitar saya ” tutupnya." (*)

BlogGua, Tanggamus - Diduga adanya Penggelapan Dana Bantuan Sosial (Bansos) penyandang disabilitas Tahun 2017 dan Double Job oleh Pendamping. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanggamus lakukan pemanggilan guna menyidik dan mengklarifikasi laporan tersebut. Kamis, 26 Maret 2020, di Kantor Kejari Negeri Tanggamus, pukul 15.00 WIB.

Pemanggilan 4 (empat) dari 6 (enam) pendamping disabilitas belum bisa diketahui detail keterangan dari penyidik.setelah selesai penyidikan,saat tim media yang tergabung di Aliansi Jurnalistik Online (AJO Indonesia) Kabupaten Tanggamus, mengkonfirmasi Basuki salah satu pendamping,namun dirinya enggan memberikan tanggapan terkait pemanggilan tersebut, dirinya hanya mengatakan agar konfirmasi langsung ke penyidik Kejari Tanggamus.

“Saya enggak bisa ngejelasin, langsung saja ke penyidiknya di dalam (Pidsus Kejari Tanggamus),”kata Basuki, tergesa masuk ke mobilnya.

Beberapa kali dimintai keterangan pemanggilan tersebut, tidak ada satupun yang bisa menjawab masalah tersebut.

Sementara itu, Jaksa Penyidik Kejari Tanggamus, Arinto menjelaskan bahwa, pemanggilan tersebut hanya sebatas klrafikasi.

“Kami masih melakukan klarifikasi, dan belum bisa menyimpulkan hasil, karna para pendamping disabilitas,belum semua dipanggil, hari ini baru 4 pendamping yang dipanggil. Selanjutnya akan kami panggil lagi untuk ditindak lanjuti,”pungkasnya.

(Budi/AJO Indonesia)

BlogGua, Jakarta - RENCANA presiden Joko Widodo alias Jokowi yang akan memberikan berbagai kebijakan keringanan akibat merebaknya virus Covid-19 atau corona mendapat dukungan. Salah satunya datang Direktur Ketenagakerjaan ReJO Institute Mudhofir Khamid.

Sebagai tokoh buruh Indonesia, Mudhofir mengatakan, pihaknya sangat mengapresisi program Jokowi untuk pekerja atau buruh seperti penundaan cicilan kendaraan bermotor untuk ojek online atau ojol dan tukang ojek.

"Program tersebut tentu sangat membantu mereka yang berpenghasilan tiap hari. Sebagai dampak pembatasan keluar rumah mereka pasti terkena imbasnya," kata Mudhofir Khamid Jumat 27 Maret 2020.

Selain itu, program bagi pihak yang terkena imbas Covid-19 sebesar Rp 1 juta/bulan selama tiga bulan tentu sangat bermanfaat. Terlebih lagi, bagi para pekerja atau buruh pabrik.

"Program kartu pra kerja, dan rencana BLT untuk pekerja iatau buruh informal dan kebijakan lain untuk masyarakat miskin  seperti penundaaan biaya listrik orang miskin tentu juga bermanfaat," jelasnya.

Wakil Ketua umum Relawan Jokowi (ReJO) ini berharap, masyarakat Indonesia bisa mematuhi himbauan pemerintah saat ini yang melarang agar tidak keluar rumah dan menghindari keramaian untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Mari kita patuhi himbauan pemerintah agar tidak melaksanakan kegiatan diluar rumah. Tentunya pemerintah sudah mengupayakan yang terbaik bagi masayarakat Indonesia disaat merebaknya virus Covid-19," pungkas Mudhofir.

Sebelumnya, pemerintah berupaya keras untuk mereduksi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Covid-19 yang telah menjadi pandemi. Dalam situasi tersebut, mempertahankan daya beli masyarakat dan mendorong produktivitas ekonomi menjadi salah satu hal utama yang harus dilakukan selain dari sisi kesehatan dan keselamatan.

Untuk mencapai hal itu, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan bantuan sosial untuk memberikan stimulus dan insentif bagi masyarakat. Pertama, para penerima manfaat Kartu Sembako akan mendapat tambahan manfaat sebesar Rp50.000. Dengan tambahan tersebut manfaat yang dapat diperoleh dari program Kartu Sembako menjadi Rp200.000 per keluarga penerima.

"Pemerintah memberikan tambahan sebesar Rp50.000 sehingga menjadi Rp200.000 per keluarga penerima yang akan diberikan selama enam bulan. Anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp4,56 triliun," ujar Presiden Joko Widodo dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

Di tengah wabah Covid-19, pemerintah juga menyadari akan adanya pekerja harian yang mungkin kehilangan penghasilan maupun para pengusaha mikro dan kecil yang kehilangan pasar dan omzet. Demikian halnya dengan kemungkinan para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. Untuk itu, pemerintah juga mempercepat implementasi program Kartu Prakerja sebagai upaya mengantisipasi hal-hal tersebut sekaligus meningkatkan kompetensi serta kualitas SDM.

"Alokasi anggaran yang disediakan di dalam Kartu Prakerja ini adalah sebesar Rp10 triliun sehingga nanti setiap peserta Kartu Prakerja akan diberikan honor insentif Rp1 juta per bulan selama 3-4 bulan," kata Presiden.

Selanjutnya, untuk mempertahankan daya beli pekerja di sektor industri pengolahan, pemerintah akan membayar pajak penghasilan (PPh) pasal 21 yang selama ini dibayarkan sendiri oleh para pekerja. Hal itu dilakukan demi memberikan tambahan penghasilan bagi pekerja di sektor industri tersebut. Presiden mengatakan bahwa anggaran sebesar Rp8,6 triliun telah dialokasikan untuk kebijakan ini.

Adapun bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan relaksasi kredit dengan nilai di bawah Rp10 miliar yang ditujukan untuk tujuan usaha. Relaksasi ditujukan bagi kredit yang diberikan perbankan maupun industri keuangan nonbank. Keringanan yang diberikan tersebut berupa penurunan bunga dan penundaan angsuran kredit hingga satu tahun.

"Oleh karena itu, kepada tukang ojek dan sopir taksi yang sedang kredit kendaraan bermotor, serta nelayan yang sedang mengambil kredit perahu agar tidak perlu khawatir. Pembayaran bunga dan angsuran diberikan kelonggaran satu tahun," ucapnya.

Tak hanya itu, masyarakat berpenghasilan rendah yang sedang melakukan kredit kepemilikan rumah bersubsidi juga berhak mendapat rangkaian stimulus pemerintah. Setidaknya ada dua stimulus yang ditawarkan dengan anggaran yang mencapai Rp1,5 triliun.

"Pemerintah memberikan subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Jika bunga di atas 5 persen, maka selisih besaran bunganya akan dibayar pemerintah. Pemerintah juga memberikan subsidi bantuan uang muka bagi yang akan mengambil kredit rumah bersubsidi," tandasnya.

(Bipani)

BlogGua, Tanggamus – Dalam rangka menindaklanjuti mewabahnya Virus Corona Covid 19 di Negara kita, termasuk di Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan Rapat melalui Video Conference (Vicon) dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kota se Provinsi Lampung, Kamis (26/03/2020).

Untuk di Kabupaten Tanggamus sendiri, Vicon ditempatkan di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Tanggamus. Dengan diikuti Sekdakab Tanggamus selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis, Asisten Bidang Pembangunan Sukisno, Inspektur Ernalia, Kepala Dinas Kesehatan Taufik, Kepala Bappeda Hendra Wijaya Mega, Kepala BPBD Ediyan Toha, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, Dirut RSUD dr. Diyan Ekawati, Kepala BPKAD Suaidi dan Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi.

Hadir dalam Vcon tersebut dari Provinsi Lampung, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Kepala BPKP Lampung Kisyadi, Inspektur Provinsi Lampung Adi Erlansyah, dan Kepala Bappeda Provinsi Lampung Fredy SM.

Mengawali Vicon, Sekdaprov menyampaikan terkait upaya pencegahan Covid 19, dimana menurut Fahrizal langkah-langkah yang harus segera dilakukan adalah mengutamakan anggaran yang telah ada untuk kegiatan-kegiatan yang mempercepat penanganan Covid 19, melalui kegiatan dan alokasi anggaran melalui revisi anggaran. Termasuk pengadaan barang dan jasa untuk mendukung dengan mempermudah harga, kemudian melakukan pengadaan alat kesehatan.

“Untuk penanganan Covid 19 dengan memperhatikan barang jasa sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Keuangan Kementerian Kesehatan yang sudah mengeluarkan peraturan Kementerian berkaitan dengan penggunaan DAK Kesehatan baik fisik maupun nonfisik. Kemudian Kementerian Dalam Negeri kementerian PUPR, BPKP dan KPK.”

Pemerintah Daerah juga perlu melakukan antisipasi dan memperhatikan penggunaan APBD antisipasi dampak positif pendanaan untuk Gugus Tugas Daerah melalui APBD. Pemda juga bisa mengajukan perubahan rencana kegiatan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan secara online.

“Segera menetapkan kebutuhan barang jasa dan segera memerintahkan untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa, karena kita bertempur atau berpacu melawan waktu, maka tidak bisa kita menunggu lama. Apalagi untuk diskusi yang lama-lama. Terbitkan surat pesanan yang dituju pengadaan barang dan jasa ini semua dilakukan oleh PPK, dan tidak melibatkan pejabat pengadaan atau Pokja lebih cepat,” kata Fahrizal

Selanjutnya Wakil Gubernur Chusnunia, menyampaikan bahwa yang pertama diharapkan oleh pihaknya adalah terkait dengan data.

“Kita harapkan data saling berkoordinasi dan abjadnya harus terus setiap saat untuk melakukan update, agar tidak ada miss data. Terutama yang disampaikan kepada masyarakat luar, termasuk juga penjelasan dalam penyampaian data diperlukan, karena tidak bisa dilempar penyampaian data tanpa disertai penjelasan, akan menimbulkan potensi kepanikan yang terkait dengan data,” kata Wagub.

Wagub melanjutkan, terkait refocusing alokasi anggaran, untuk fokus penanganan Covid 19 yang pasti sesuai dengan arahan Presiden. Selain ditangani dari angka-angka, akar persoalannya ditangani persoalan intinya.

“Diharapkan Kabupaten/Kota juga turut berpartisipasi. Yang selanjutnya untuk penanganan inti persoalan inti beberapa belanja. Kawan-kawan harus sangat cermat dan jeli upayakan menghindari belanja yang belum diperlukan.”

Wagub juga meminta perhatian terhadap 30 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid 19 di Provinsi Lampung.

“Jadi jangan sampai tidak ada perhatian, seperti juga apabila dimungkinkan ada tambahan insentif yang bisa kita berikan untuk tenaga kesehatan. Tapi yang paling urgent hari ini adalah bagaimana kita mengadakan APD dan kebutuhan-kebutuhan untuk antisipasi kalau ada pasien dan seterusnya. Kemudian juga dari Presiden mengarahkan tadi seperti sudah tentu akibat adanya wabah ini maupun kebijakan untuk mengantisipasi ini akan ada efek secara ekonomi. Efek Domino negatifnya cukup banyak, dan kita harus bersiap kawan-kawan bukan hanya mengalokasikan anggaran, untuk penanganannya juga harus dialokasikan,” jelas Wagub.

Selanjutnya pada sesi laporan Kabupaten/Kota, Sekdakab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis menyampaikan upaya Pemkab Tanggamus, selain memantau dan mengantisipasi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Tanggamus, seperti melalui sosialisasi kepada masyarakat, melakukan pemantauan terhadap ODP, penyemprotan disinfektan dan mempersiapkan Rumah Sakit Batin Mangunang sebagai tempat isolasi. Lubis juga menyampaikan upaya mengawal pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanggamus, dengan mempertimbangkan kebijakan Pemerintah Pusat, seperti kebijakan dikeluarkannya Surat Berharga Negara (dalam bentuk SUN) dalam upaya menstabilkan Rupiah. Hedging (strategi trading untuk melindungi dana trader dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan.

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Tanggamus melakukan pengawalan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Tanggamus atas dampak dari berkembangnya Virus Covid-19 di Indonesia, yakni dengan ;
1) Menjaga keseimbangan antara suplay dengan demand, khususnya sembilan bahan pokok bagi masyarakat, dengan mengedepankan potensi lokal, dengan upaya peningkatan dan pemantauan produksi pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan di kabupaten Tanggamus.
2) Meningkatkan program pemberdayaan UMKM sesuai potensi local.
3) Mempercepat penyerapan APBD yang bersifat kegiatan atau infrastruktur dengan mengutamakan pembelian jasa dan produksi dari dalam Kabupaten Tanggamus.
4) Mempercepat penyerapan APBP yang bersifat kegiatan atau infrastruktur dengan mengutamakan pengadaan jasa dan produksi dari dalam Pekon, Kecamatan dan atau di Kabupaten Tanggamus, khusus sektor jasa memprioritaskan program padat karya yang mengutamakan golongan masyarakat tidak mampu di Pekon tersebut.
5) Sinergitas dan kolaborasi internal dan eksternal Pemerintah Daerah tertuang dalam rumusan antisipasi berkembangnya Covid-19, dilakukan secara terstruktur, masif dan transparan.

Usai pelaksanaaan Vcon, Sekdakab Hamid Lubis menyatakan, bahwa Pemkab Tanggamus akan menyesuaikan semua kebijakan yang telah ditentukan, baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemprov Lampung.

Dirinya juga sepakat dengan langkah yang dilakukan Pemprov Lampung dalam melakukan koordinasi melalui Video Conference.

“Karena dengan cara ini, menghindarkan kita untuk berkumpul dan koordinasi masih dapat dilakukan dengan baik, karena dalam kondisi seperti saat ini, koordinasi sangat penting dilakukan,” pungkasnya.

(Budi/Rls)

BlogGua, Tanggamus - Tanggal 21 Maret 2020, tepat 23 Tahun Kabupaten Tanggamus dibentuk, melalui Undang-Undang Nomor 02 Tahun 1997. Sejatinya di usia yang ke 23 tahun ini, telah banyak hasil pembangunan yang dilaksanakan dan dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Demikian halnya saat ini, dibawah kepemimpinan Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, sejak tahun 2018, telah banyak program pembangunan yang dilaksanakan dan keberhasilan yang dicapai.

Utamanya dalam pelaksanaan program pembangunan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat, yakni dibidang pendidikan; kesehatan; infrastruktur; ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat; perumahan dan pemukiman serta sosial. Baik yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, maupun yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.



Selain itu sejak kepemimpinannya di tahun 2018, terdapat Program 55 Aksi sebagai janji keduanya saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus. Selanjutnya Program 55 Aksi ini telah diselaraskan dengan Program Pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus, dan telah dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan.
Adapun beberapa bidang pembangunan yang telah berhasil dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus, sampai tahun 2019, diantaranya ;

Pertama; Bidang Pendidikan
Dalam rangka merealisasikan misi membangun manusia yang berkualitas, sampai tahun 2019 telah berhasil direhabilitasi hampir seluruh sekolah yang ada dan membangun Unit Sekolah Baru (USB). Sampai saat ini jumlah sekolah di Kabupaten Tanggamus terdapat 121 unit TK, 409 unit SD, 56 unit MI, 83 unit SMP, 46 unit MTs, 26 unit SMA, 23 unit MA, 23 unit SMK dan 1 unit SLB.
Beberapa program yang telah dilaksanakan pada tahun 2019, yakni ; Pemberantasan Buta Aksara AL-Qur’an dan pemberian sertifikasi kepada 1.500 peserta; pemberian penghargaan kepada 20 orang Santri dan Santriwati, Siswa dan Siswi berprestasi dengan jumlah 86,9 juta Rupiah; lalu pemberian insentif kepada 1.496 Guru TKS, 767 Tenaga Teknis, 1.229 Pendidik PAUD dan 1.727 Guru PGHM dengan jumlah 13,7 Milyar Rupiah; pemberian Bantuan Operasional dan Insentif Tendik PAUD dan Tenaga Kependidikan kepada 434 Lembaga dengan jumlah mencapai 4,6 Milyar Rupiah; juga pembangunan Rumah Dinas Guru Daerah Terpencil sebanyak 1 unit; pelaksanakan 6 kegiatan kompetensi Guru dengan jumlah Rp.752.610.000,00; dan pemberian beasiswa kepada siswa tidak mampu berprestasi kuliah di Perguruan Tinggi Negeri kepada 20 orang dengan jumlah 52,5 juta Rupiah.

Selanjutnya beberapa prestasi juga telah diraih pada tahun 2019, yakni ; Juara I Lomba OSN tingkat Nasional (Tangkai IPS); Lalu pada tingkat Provinsi Lampung, berhasil diraih Juara I Lomba UKS Tingkat Provinsi Lampung dan berhasil maju mewakili Provinsi Lampung pada Lomba UKS Tingkat Nasional, Juara I Lomba OSN (Tangkai IPS), Juara II Lomba O2SN (Pencak Silat Putera), Juara II Lomba O2SN (Pencak Silat Puteri), Juara II Lomba O2SN (Atletik Putera), Juara II Lomba O2SN (Atletik Puteri) dan meraih Juara II Lomba O2SN (Renang Puteri).



Kedua; Bidang Kesehatan
Pada bidang ini Pemerintah Kabupaten Tanggamus, senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Mulai dari pemenuhan infrastruktur, tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan dan inovasi lainnya yang diarahkan bagi kemudahan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanggamus.

Untuk Infrastruktur dibidang kesehatan dari tahun ke tahun terus dibenahi dan ditingkatkan. Sampai tahun 2019 terdapat 2 Rumah Sakit di Kabupaten Tanggamus, Rumah Bersalin 2 unit, Puskesmas 23 unit (Puskesmas Rawat Inap 5 Unit), 62 Puskesmas Pembantu dan 16 Poliklinik serta Posyandu Plus sebanyak 672 unit. Untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Tanggamus terdapat 545 orang Bidan, 264 orang Perawat, 79 orang Ahli Gizi, 52 orang Dokter Umum, 14 orang Dokter Spesialis, 3 orang Dokter Gigi, dan 14 orang Tenaga Farmasi.
Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan pada tahun 2019, yakni ; Pengadaan 5 Unit alat USG (Ultrasonography) di setiap Puskesmas Rawat Inap untuk pemeriksaan ibu hamil; pelaksanaan Program Satu Ambulance Satu Pekon, dimana sampai tahun 2019 terdapat 109 Pekon (desa) yang telah memiliki ambulance; lalu penambahan 4 unit Pusling dan 1 Unit Ambulance; Peningkatan Layanan Home Care terhadap Lansia, melalui Kartu Lansia Tanggamus (KLT), dimana pemegang KLT (Lansia usia diatas 65 tahun) mendapatkan pemeriksaan rutin kesehatan di rumahnya masing-masing, sampai dengan tahun 2019 telah diberikan 8.520 KLT kepada Lansia di Kabupaten Tanggamus; juga pemberian insentif kepada 1.070 dengan jumlah Rp.650.000/Posyandu (687 Posyandu Balita dan 383 Posyandu Lansia).

Ketiga; Bidang Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat .
Bidang infrastruktur, tentunya menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Tanggamus. Upaya menyediakan infrastruktur yang cukup dan baik, telah menjadi Program yang dilaksanakan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Pada Tahun 2019 telah dilaksanakan peningkatan infrastruktur jalan, drainase, irigasi serta fasilitas umum, yakni ; peningkatan pembangunan dan peningkatan prasarana transportasi, telah dilaksanakan pembangunan peningkatan jalan dengan capaian 45,78 KM, dan pembangunan jalan poros untuk mendukung aksesilibitas sepanjang 62,42 KM, serta pembangunan jembatan di 9 lokasi; lalu pada bidang irigasi, telah dilaksanakan pembangunan dan pemeliharaan jaringan sepanjang 23,46 KM pada 34 Daerah Irigasi; dan telah dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 9 lokasi dengan sasaran 2.200 KK; juga pembangunan sanitasi, dengan dilaksanakan pembangunan sarana prasarana sanitasi di 11 lokasi dengan sasaran 2.500 KK.



Kemudian dilakukan juga Program Bedah Rumah, sebanyak 740 paket Rumah Tidak Layak Huni, yang terdiri dari 600 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan 140 rumah bagi warga terdampak bencana. Dimana jumlah ini akan terus ditambah, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Terdapat juga sinergi dengan Kodim 0424/Tanggamus, melalui Program Karya Bhakti TNI, berupa pembukaan badan jalan, perkerasan jalan dengan underlagh dan pembuatan jembatan di Pekon Argopeni, Pekon Simpang Kanan dan Pekon Dadapan Kecamatan Sumberejo, serta normalisasi badan jalan dan perkerasan badan jalan dengan underlagh di Pekon Wonoharjo, Pekon Simpang Kanan dan Pekon Dadapan. Juga telah dilakukan pembukaan badan jalan di wilayah Kecamatan Kelumbayan, Air Naningan dan Pematang Sawa.

Keempat; Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
Dalam mewujudkan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah membuat Peraturan Daerah yang diarahkan bagi terwujudnya ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Tanggamus. Melalui OPD Satuan Polisi Pamong Praja dan Jajaran Kecamatan, kesemuanya senantiasa dikawal dan dipastikan berjalan dengan baik. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Tanggamus senantiasa bersinergi dengan unsur Kepolisian dan TNI melalui Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus untuk mendukung terciptanya keamanan, ketertiban dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Tanggamus, salah satunya adalah dengan pemberian bantuan kendaraan operasional untuk Kodim 0424 dan Polres Tanggamus sebanyak 6 unit sepeda motor.
Beberapa program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus sendiri, diantaranya dengan telah dibentuknya Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika, yang beranggotakan masyarakat lintas suku dan etnis, yang telah dikukuhkan oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, yang keanggotaannya berjumlah 48 orang dari seluruh suku/etnis yang ada di Kabupaten Tanggamus. Selain itu telah pula memberdayakan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dalam perencanaan program Pemerintah Kabupaten Tanggamus, serta telah dilatih 40 orang Kader Kebangsaan yang berasal dari Pekon se Kabupaten Tanggamus. Yang kesemuanya diarahkan kepada upaya meningkatkan ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Tanggamus.

Kelima; Bidang Sosial
Dalam bidang sosial, Pemerintah Kabupaten Tanggamus senantiasa menjamin kondisi sosial masyarakat Tanggamus, beberapa program yang dilaksanakan diantaranya melalui Program Peningkatan Program PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), dalam bentuk rehab rumah layak huni sebanyak 10 rumah, serta 120 rumah bantuan dari Kementerian Sosial; pemberian bantuan Kelumpok Usaha Bersama (KUBE) kepada 30 kelompok dengan anggota 10 rumah per KUBE, serta pemberian bantuan sarana lingkungan, dalam bentuk sumur bor di 1 lokasi, serta pengadaan sumur bor dan pagar makam di 2 lokasi.

Keenam; Bidang Pemerintahan
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik menuju tercapainya good and clean government, Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas aparatur pemerintahan, untuk menciptakan aparatur profesional, jujur, ramah dan resposif, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, telah dilaksanakan program Absensi Fingerprint secara online bagi pegawai Pemkab Tanggamus. Kemudian ditetapkan juga slogan pelayanan “RATU” (Ramah, Amanah, Tegas dan Unggul), bahwa setiap pegawai wajib melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dengan slogan tersebut. Terdapat juga Program Saber Pekan (Sapu Bersih Pelayanan Mengecewakan), dalam hal ini Tim Saber Pekan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan di Pemkab Tanggamus, bilamana terdapat pelayanan yang mengecewakan, maka akan ditindak oleh Tim Saber Pekan Pemkab Tanggamus.
Bupati Tanggamus juga melaksanakan Program Program Bude Sar’i (Bunda Dewi Serap Aspirasi dan Informasi) dari masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bupati berkantor di Kecamatan dan mengunjungi wilayah kecamatan, untuk menyerap aspirasi dan informasi secara langsung dari masyarakat, serta langsung pula memberikan solusi dan jawaban kepada masyarakat.
Selanjutnya beberapa penghargaan dalam bidang Pemerintahan telah diterima pada tahun 2019. Untuk tingkat Nasional diraih Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI dan Terbaik I Proklim (Program Kampung Iklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup RI; Terbaik II dan Penghargaan Kabupaten Inovatif Pelaksanaan Penilaian Kinerja Upaya Pencegahan dan Penurunan Stuting Terintegrasi; serta Predikat “B” SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Kementerian PAN RB RI. Sedangkan Tingkat Provinsi Lampung, diraih Terbaik Ke-III Anugerah PANGRIPTA Saburai yaitu penghargaan untuk Dokumen RKPD terbaik Tingkat Provinsi Lampung.
Selain itu dalam pengelolaan anggaran Pemkab Tanggamus, telah juga mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang menandakan bahwa pengelolaan keuangan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus telah berjalan dengan baik.
Ketujuh; Bidang Keagamaan
Sejalan dengan Visi Kabupaten Tanggamus, Pemkab Tanggamus senantiasa berupaya untuk mewujudkan Kabupaten Tanggamus sebagai Kabupaten yang Agamis. Hal ini ditandai dengan banyaknya tempat ibadah di Kabupaten Tanggamus. Terdapat 991 Masjid, 1.159 Musholla, 14 Gereja Katolik, 15 Gereja Protestan, 6 Pura dan 1 Vihara di Kabupaten Tanggamus. Kegiatan keagamaan juga sering dilaksanakan oleh masyarakat Tanggamus, yang senantiasa didukung oleh Pemkab Tanggamus.
Pada Tahun 2019 beberapa bantuan telah diberikan, seperti ; Pemberian insentif kepada 302 Guru Ngaji, 302 Penceramah/Khotib, 1.800 Majelis Taklim, 1.000 Marbot Masjid, 233 PPN dan 40 Sekolah Minggu; Beasiswa Santri dan Santriwati berprestasi kepada 20 orang dengan jumlah 315 juta Rupiah; Pemberangkatan Umroh kepada 51 orang; pemberian bantuan kepada 224 Masjid dan Musholla; serta pemberian bantuan terhadap 50 Pondok Pasantren.

Terdapat juga Prestasi yang membanggakan dalam bidang keagamaan yang diraih Kabupaten Tanggamus ditingkat Provinsi Lampung, yakni prestasi pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Lampung. Dimana Kabupaten Tanggamus mampu meraih Juara Umum 4 kali berturut-turut, sejak MTQ ke 44 Tahun 2016 di Tanggamus (Tuan Rumah), MTQ ke 45 Tahun 2017 di Kabupaten Pesawaran, MTQ ke 46 Tahun 2018 di Provinsi Lampung dan MTQ ke 47 Tahun 2019 di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kedelapan ; Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini juga menjadi salah satu fokus pembangunan di Kabupaten Tanggamus. Pemkab Tanggamus juga senantiasa mengupayakan Kabupaten Tanggamus sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan secara bersama-sama melaksanakan Program Layak Anak di setiap OPD Pemkab Tanggamus.
Adapun beberapa prestasi yang diraih Kabupaten Tanggamus di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yakni ; Terbaik Pertama Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) Tingkat Nasional Tahun 2019; dan untuk Tingkat Provinsi Lampung, sebagai Juara II Lomba Gerak Sayang Ibu (GSI) Tahun 2019, dan Juara III Lomba Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) Tahun 2019.

Kesembilan; Bidang Pelayanan Publik
Dalam bidang pelayanan publik, telah dilaksanakan Program Pemberian Akta Kelahiran secara Gratis kepada bayi yang baru lahir, yang mana pada tahun 2019 telah diterbitkan sebanyak 2.686 Akta Kelahiran kepada bayi yang baru lahir di 20 Kecamatan se Kabupaten Tanggamus. Selain itu Disdukcapil Tanggamus juga senantiasa melakukan perekaman E-KTP dan melayani kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat Tanggamus, baik yang dilakukan di tempat pelayanan Disdukcapil, maupun melalui metode jemput bola, dengan mendatangi wilayah-wilayah terpencil dan mengaktifkan operasional Mobil E-KTP Keliling. Selanjutnya dalam bidang perizinan, hingga akhir tahun 2019 telah diterbitkan sejumlah perizinan yang terbagi dalam 35 jenis perizinan.
Hal lain yang juga dilakukan adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan telekomunikasi, dimana masih terdapat beberapa wilayah blankspot di Kabupaten Tanggamus. Dimana pada Tahun 2019, telah diupayakan dan dibangun 2 Tower BTS di wilayah terpencil, yakni 1 unit di Pulau Tabuan, dan 1 unit di Pekon Tengor kecamatan Cukuh Balak. Pembangunan menara telekomunikasi ini juga akan terus diupayakan dalam rangka mengentaskan permasalahan blankspot yang dihadapi oleh masyarakat Tanggamus.
Selain itu untuk memastikan ahwa pelayana publik di Kabupaten Tanggamus berjalan dengan baik, Bupati Tanggamus juga telah menyediakan Pusat Pengaduan Pelayanan Publik (Pusdulik), yang melayani pengaduan masyarakat melalui perangkat telekomunikasi, dengan Telepon/SMS/ WhatsApp ke Nomor : 08117240333, sehingga jika terdapat keluhan atas pelayanan publik di Kabupaten Tanggamus, dapat disampaikan melalui Nomor tersebut.

Kesepuluh; Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Kondisi pembangunan manusia di Kabupaten Tanggamus secara umum menunjukkan peningkatan. Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanggamus selama lima tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan sebanyak 3,00 point yaitu dari tahun 2014 IPM Kabupaten Tanggamus mencapai 62,67 dan terus meningkat menjadi 65,67 di tahun 2018. Berdasarkan status capaian pembangunan manusia, IPM Kabupaten Tanggamus di tahun 2018 bersama 12 kabupaten lainnya di Provinsi Lampung termasuk dalam kategori sedang dengan perkembangan yang cukup baik. Peningkatan IPM tersebut juga diiringi dengan peningkatan komponen pembentuknya yang meliputi Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Angka Harapan Hidup (AHH) dan Pengeluaran Perkapita Penduduk.
Untuk angka Harapan Lama Sekolah (HLS) Kabupaten Tanggamus menunjukkan adanya peningkatan dari tahun ke tahun. Bila di tahun 2014 HLS Kabupaten Tanggamus masih 11,49 tahun maka pada tahun 2018 telah mencapai 12,15 tahun. Untuk Angka Harapan Hidup (AHH) Kabupaten Tanggamus terus mengalami peningkatan dari 67,12 tahun pada tahun 2014 menjadi 68,04 tahun pada tahun 2018 atau mengalami peningkatan 1,01 tahun. Sedangkan untuk komponen Pengeluaran Perkapita Pertahun (PPP), besarnya pengeluaran riil perkapita yang disesuaikan juga mengalami kenaikan menjadi Rp.9.107.000,- di tahun 2018.

Kesebelas; Pembangunan Kawasan Industri Tanggamus
Kawasan Industri Tanggamus (KIT), merupakan pilar pengembangan potensi ekonomi di Lampung, dan telah masuk sebagai Kawasan Strategis Nasional. Tujuan KIM adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di Provinsi Lampung pada umumnya dan Kabupaten Tanggamus pada khususnya dengan tujuan akhir adalah untuk mensejahterakan rakyat.
Dalam mendukung KIT, Pemerintah Kabupaten Tanggamus, telah melakukan beberapa langkah, yaitu; 1) Telah menetapkan sub-kawasan strategis batu balai dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tanggamus 2011-2031; 2) Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani telah berkirim surat kepada Presiden RI Joko Widodo diawal tahun 2019, yang kemudian ditinjak lanjuti oleh Sekretariat Kabinet RI melalui Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Setkab RI di Jakarta, pada tanggal 8 April 2019. Rakor diikuti oleh Kemenko Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian ATR/BPN, PT. Pertamina, PT. Pertamina Trans Kontinental, PT. Repindo Jagad Raya, serta Bupati Tanggamus dan jajaran. Dimana dari Rakor tersebut tercapai kesepakatan bahwa akan ada kesepatakan antara PT.Pertamina dan PT. Repindo dengan draft kontrak yang telah disepakati kedua pihak, serta diterbitkannya Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) melalui OSS. 3) Telah dibentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pembangunan KIM Tanggamus, yang diketuai oleh Sekdakab Tanggamus, dalam rangka mengintensifkan koordinasi dan fasilitasi dalam percepatan pembangunan KIM Tanggamus. 4) Memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan untuk menarik investor dengan membentuk Lembaga Perizinan yakni Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD).
Selanjutnya untuk mendukung kegiatan industri di Kabupaten Tanggamus dibutuhkan sumberdaya ketenagalistrikan yang mumpuni. Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang didukung oleh Pemerintah Pusat dan BUMN seperti PT. Pertamina dan para investor baik dari dalam maupun luar negeri telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Ulu Belu III dan IV dengan kapasitas 2 x 55 MW saat ini sudah beroperasi, sedangkan Proyek I dan II kapasitas 2 x 55 MW masih dalam proses konstruksi. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan energi listrik saat ini telah pula dibangun PLTA Semaka dengan kapasitas 2 x 27,7 MW oleh PT. Tanggamus Electric Power Pemerintah Provinsi juga sedang mengeksplorasi sumber energi panas bumi di Suoh Lampung Barat dan di Gunung Raja Basa Lampung Selatan.

Masih banyak lagi keberhasilan pembangunan yang dicapai, seperti dibidang pertanian yang secara konsisten telah mampu mempertahankan swasembada pangan di Kabupaten Tanggamus, bahkan surplus padi dengan jumlah panen mencapai 366.244 ton pada tahun 2019. Juga produksi tanaman hortikultura seperti komoditas salak (46.085 ton), alpukat (5.880 ton), pepaya (1.199.160 ton), manggis (17.113 ton), petai (70.872 ton) serta komoditas sayur-sayuran yang juga mendukung perekonomian petani.
Demikian juga terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai salah satu pendongkrak perekonomian masyarakat. Dengan UMKM yang berkembang, apalagi ditengah kemajuan teknologi informasi saat ini, dimana produk yang dihasilkan dapat dengan mudah dijual melalui internet, telah memberikan peluang bagi terbukanya pasar yang luas, sehingga dapat dipastikan akan meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Tanggamus.



Tentunya kesemua program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus, semata-mata dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanggamus. Meskipun saat ini masih terdapat permasalahan pada beberapa sektor yang dinilai masih belum mampu memenuhi harapan masyarakat. Namun sejatinya pembangunan yang dilaksanakan bukanlah bersifat instan, karena membutuhkan ketersediaan anggaran yang tidak sedikit, waktu serta sinergi dan peran berbagai pihak yang terkait.
Dengan komitmen yang kuat dari Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, dimasa kepemimpinannya pada Periode 2018-2023 ini. Insya Allah apa yang menjadi harapan masyarakat Tanggamus, serta cita-cita pembangunan Kabupaten Tanggamus dapat segera diwujudkan.
Selanjutnya keberhasilan pembangunan yang telah dicapai, bukanlah semata-mata berkat kerja Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Dukungan dari berbagai pihak, baik Forkopimda Kabupaten Tanggamus, unsur swasta, serta segenap elemen masyarakat Tanggamus, telah sangat berkontribusi terhadap pembangunan yang dilaksanakan. Tentunya kedepan dukungan dan peran semua pihak akan terus diperlukan dalam pembangunan di Kabupaten Tanggamus.
Akhirnya dengan semangat HUT ke 23 Kabupaten Tanggamus, mari kita kuatkan tekad dan ciptakan harmoni bersama untuk bergerak menuju Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera. “Selamat Ulang Tahun Ke 23 Kabupaten Tanggamus".

(ADV)

BlogGua, Pesisir Barat - Pemerintah Daerah Kabupaten pesisir barat siapkan Tujuh ruangan isolasi yang bertempat di puskesmas way krui, jalan Adam Malik no.236 dusun kejadian pemangku III pekon gunung Kemala kecamatan way Krui. Selasa (24/3).

Bupati pesisir barat Dr.Drs. Agus Istiqlal,SH.,MH , menyampaikan untuk mengantisipasi maraknya penyebaran virus Corona di Indonesia khususnya di kabupaten pesisir barat, Pemerintah Daerah Kabupaten pesisir Barat melalui dinas kesehatan menyiapkan tujuh ruangan isolasi sementara yang berada di puskesmas way Krui.

" Semoga di pesisir barat ini tidak ada tertular virus Corona, tetapi jika memang ada yang terindikasi maka akan kita lakukan penanganan dan kita sudah menyiapkan 7 ruangan isolasi sementara,"ungkapnya.

Selanjutnya, bupati melakukan cek langsung kesiapan ruangan isolasi di Puskesmas way Krui, petugas kita selalu siaga"tambahnya.

Bupati berharap semoga di pesisir barat ini terhindar dari penularan virus Corona."oleh karena itu mulai sekarang kita terapkan hidup sehat dan jagalah kebersihan baik di lingkungan sekitar maupun lingkungan masyarakat, pungkasnnya.

(wari)

BlogGua, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat memimpin rapat pembentukan tim gugus tugas guna antisipasi pandemi Corona virus desease 2019 (covid 19) Di ruang OR Bupati selasa 24 maret 2020.

Mengawali rapat disampaikan langsung selaku moderator Sekda Pesisir Barat Ir. N. Lingga Kusuma,MP.

Pembentukan Tim Gugus tugas pandemi covid 19 dihadiri Ketua DPRD Kab. Pesisir Barat Nazrul Arif, Forkopimda Lampung Barat - Pesisir Barat. Para kepala OPD Pesisir Barat, Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia. Para kepala Puskesmas se-pesisir barat, Camat Krui Selatan.

Disampaikan Bupati Pesisir barat berharap terkait penanggulangaan covid 19 ini kepada semua pihak agar sama-sama Bersinergi mencegah dalam rangka mencegah berkembangnya covid 19.

Beberapa point penting hasil rapat.

1. Pembentukam gugus tugas dari camat sampai ke Pekon-pekon

2. Pemda akan melakukan pengadaan masker dan hand sanitizer,

3. Melakukan penyemperotan secara serentak di fasilitas-Fasilitas umum pada hari kamis tanggal 26 matet 2019.

4. Direncanakan tempat isolasi untuk diarahkan di tempat puskesmas way krui lama di pekon kejadian kec. Way krui

5. Direncanakan akan ada penutupan tempat hiburan

6. Tersedianya layanan call center dari BPBD pesisir barat

7. Direncanakan patroli oleh TNI dan polri kepada warga sosialisasi terkait adanya pengumpulan masa.

8 badan pembentukan posko civid di 4 titik kabupaten pesisir Barat.

9 penyediaan vitamin C dan E dari dinas kesehatan.

(Wari)

BlogGua, Lampung - DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menggelar Konfrensi Pers bagi 4 Bakal Calon Kepala Daerah yang mendapatkan "Surat Tugas" DPP Partai Golkar jelang Pilkada serentak Tahun 2020 mendatang, Selasa (24/3/2020)

Keempat Bakal Calon yang mendapatkan Surat Tugas DPP Partai Golkar yakni H. Tony Eka Candra untuk Pilkada Lampung Selatan, H. Rycko Mendoza untuk Pilkada Bandar Lampung, H. Musa Ahmad untuk Pilkada Lampung Tengah, dan H. Dendi Ramadona untuk Pilkada Pesawaran.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bendahara umum DPP Partai Golkar selaku Hubdah (Hubungan Daerah) wilayah Sumatera II, Ir. H. Hanan. A. Rozak, jajaran fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H. Ismet Roni, SH, MH, H. Tony Eka Candra, H. Supriyadi Hamzah, I Made Bagiasa, H. Azwar Yacub, H. Riza Mirhadi, H. Abi Hasan Muan, H. Juanto Muhajirin, Bambang Purwanto, Yusro Hendra Perbasya, serta fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung lainnya.

Ismet Roni selaku Pimpinan rapat mengatakan, keempatnya telah menerima Surat Tugas DPP Partai Golkar untuk selanjutnya melaksanakan tugas sesuai dengan Instruksi dari DPP Partai Golkar.

Hal yang sama juga diberikan kepada Politisi Senior Partai Golkar Lampung H. Tony Eka Candra (TEC) yang telah resmi menerima Surat Tugas dari DPP Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020 mendatang.

Sesuai Surat Tugas Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Nomor ST-19/DPP/GOLKAR/III/2020, tertanggal 20 Maret 2020 yang ditanda tangani langsung oleh Ketua umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus, DPP Partai Golkar memberikan Tugas kepada H. Tony Eka Candra (TEC).

Pertama : Membangun Komunikasi dengan Partai Politik lain dalam rangka kepentingan Pilkada serentak Tahun 2020 di Kabupaten Lampung Selatan guna kemenangan Pasangan Calon yang ditetapkan Partai Golkar.

Kedua : Membangun Komunikasi dengan Calon Wakil Kepala Daerah Kabupaten Lampung Selatan, untuk menentukan Pasangan Calon yang akan diusung oleh Partai Golkar dalam Pilkada serentak Tahun 2020.

Ketiga : Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan melaporkan hasilnya kepada DPP Partai Golkar.

“Kita bersyukur partai Golkar telah memberikan Rekomendasi dalam bentuk Surat Tugas kepada TEC untuk berkomunikasi dengan partai lain dan membangun komunikasi dengan Calon Wakil Kepala Daerah guna kemenangan Pasangan Calon yang ditetapkan Partai Golkar," ujar Ismet,

Ismet juga optimis, dengan segudang pengalaman yang TEC miliki, baik pengalaman beliau (Tony. Red) di Organisasi dan di Pemerintahan (DPRD), bersama Partai Politik dan seluruh elemen masyarakat, akan mampu meraih kemenangan dalam kontestasi Pilkada dan membawa Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten ‘termaju’ di Provinsi Lampung yang aman, maju, mandiri, sejahtera, berkeadilan, berdaya saing, dan bermartabat.

Sementara Bakal Calon Bupati Lampung Selatan, H. Tony Eka Candra saat diwawancarai awak media mengungkapkan, Surat Tugas diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional Ahmad Dolly Kurnia Tanjung pada hari Jumat, 20 Maret 2020 di Aula Rapat DPP Partai Golkar.

Kemudian terkait siapa sosok Bakal Calon Wakil Kepala Daerah yang akan mendampinginnya maju dalam Pilkada Lampung Selatan, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini menegaskan akan menyerahkan keputusan akhir kepada mekanisme Partai Golkar.

"Saya akan tunduk dan patuh kepada mekanisme partai Golkar serta tunduk dan Patuh kepada kebijakan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Bapak Ir. H. Arinal Djunaidi," pungkas TEC.

(Seno)

BlogGua-Lampung utara-Ketua Bidang Pengawasan dan Penyehatan Usaha Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lampung Utara, Hamsah, sesalkan proses perdamaian antara oknum wartawan salah satu surat kabar mingguan, Efrizal, yang mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang dengan eksekutor Herman.

Hamsah mengatakan proses perdamaian kedua belah pihak terindikasi ada unsur penyuapan agar kasus tersebut tidak berlanjut hingga ke ranah hukum.

"Belum lama ini, saya sempat berkomunikasi dengan korban penganiayaan, Efrizal. Dirinya sempat menghubungi saya melalui komunikasi chatting massanger terkait status yang saya buat di media sosial facebook," kata Hamsah, kepada Media ini, Senin, 23 Maret 2020, di kediamannya.

Saat itu, kata Hamsah, dalam percakapan Efrizal dengan dirimya (Hamsah.red) memyatakan apa yang kita dapat jika Herman di penjara.

"Percakapan antara kami berdua sempat memanas. Dirinya (Efrizal.red) juga menyampaikan apa yang didapat jika pelaku yang menganiaya dirinya di penjara. Dan percakapan itu situlisnya dalam bahasa Lampung," tutur Hamsah, yang juga anggota asosiasi profesi wartawan DPC PWRI Kabupaten Lampung Utara ini.

Dalam beberapa percakapan hasil tangkapan screenshoot yang diambil Hamsah juga tertulis jika Efrizal menyatakan ada biaya perdamaian yang akan digunakan untuk melakukan konferensi pers dengan sejumlah wartawan dan aktifis di gedung Korpri Kotabumi.

"Meskipun menurut pengakuan Efrizal dana dimaksud belum diterima dan besaran nilainya belum diketahuinya, ada kesepakatan perdamaian yang berbau gratifikasi. Dan hal ini sangat tidak dapat dimahfumi. Ini mencoreng profesi wartawan," tegas Hamsah.

Dirinya juga menyampaikan langkah yang diambil Efrizal sama halnya dengan menyepahami tindakan represif dan kriminalisasi terhadap profesi wartawan.

"Berdamai sah-sah saja, namun proses hukum harus tetap ditegakkan. Dan juga proses perdamaian itu tidak diperkenankan iming-iming dalam bentuk apapun," ujarnya.

Sementara itu, Efrizal, korban penganiayaan yang menuntut pelaku Herman untuk ditangkap dan diproses secara hukum dengan meminta bantuan sejumlah asosiasi profesi wartawan yang ada di Lampura melakukan aksi damai solidaritas antikekerasan dan kriminalisasi wartawan, membenarkan komunikasinya bersama Hamsah.

"Ya, benar. Saya memang sudah berkomunikasi dengan Hamsah dan memberinya penjelasan melalui chatting massanger," aku Efrizal, saat dihubungi awak media. Senin, 23 Maret 2020, melalui komunikasi via ponsel. ( * )

BlogGua, Pesawaran -- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung kembali menyosialisasikan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) melalui pengerahan mobil dengan pengeras suara di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu, Senin (23/3).

Setelah sebelumnya dilakukan di Kota Bandar Lampung dan Metro, mobil dengan pengeras suara kini menyusuri jalanan Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu untuk memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu terkait pencegahan penyebaran virus Corona.

"Sesuai dengan instruksi Pak Gubernur, kegiatan kita hari ini bertujuan untuk menyosialisasikan imbauan pencegahan penyebaran virus Corona. Sabtu kemarin kita sudah berkeliling di Kota Bandar Lampung, minggu kita ke Metro, sekarang kita berada di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu," ujar Kasie Pengelolaan Media Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Akan tetapi masih ada saja sebagian masyarakat, terutama di kawasan pasar dan sekitarnya yang berkumpul serta beraktivitas seperti biasa, tanpa menjaga jarak sosial (Social Distancing).

"Aktivitas masyarakat masih tampak ramai di pasar pringsewu, tidak sedikitpun menunjukkan kekhawatiran kalau dari yang saya pantau di sini" tambahnya lagi dalam laporannya melalui sambungan langsung via telepon dengan Radio Andalas 102,7 Fm.

Ada pula sebagian masyarakat yang menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini. Hal tersebut tampak dari keseriusan masyarakat dalam menyimak pesan yang disampaikan.

Lebih lanjut, bahwa yang menjadi sasaran pelaksanaan sosialisasi kali ini adalah tempat-tempat keramaian dan tempat berkumpul orang seperti pasar, pusat kota, persimpangan jalan, sepanjang jalan protokol dan beberapa titik yang diperlukan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Foto : Mobil Unit Film Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung sedang melakukan sosialisasi Imbauan Gubernur Lampung di pusat keramaian di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu, Senin (23/3).

(Diskominfotik Lampung)

BlogGua, Tanggamus - Dugaan praktik penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran (TA) 2018 dan 2019, di Sekolah MTS Negeri 2 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus mencuat. Pihak Komite tidak mengetahui besaran Dana BOS yang diterima dan dibelanjakan untuk apa saja. Hal ini dipertanyakan bentuk ketransparansian pihak penyelenggara Sekolah setempat. Kamis 19 Maret 2020.

Disampaikan Bendahara Komite sekolah setempat, A.Salim, bahwa dalam setiap pembuatan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ), tidak mengetahui semuanya, sebab laporan yang ada semuanya telah dibelanjakan.

Sebagai bentuk transparansi realisasi pengunaan dana BOS, dirinya belum pernah melihat penggunaan dana BOS diinfromasikan dengan bentuk pengumuman di papan pengumumuman, hanya sebatas sosialisasi saja yang di informasikan.

“Saya selaku komite, belum pernah melihat realisasi penggunaan dana BOS yang di pasang di papan pengumuman,”katanya.

Dikatakan pula oleh nara sumber, (Identitas dirahasiakan) menyampaikan, indikasi dugaan penyalahgunaan dan penyimpangan Dana BOS tersebut nampak jelas. Diantaranya, DIPA tahun 2018, ketika pergantian pimpinan (Kepala Madrasah) Februari 2018 lalu, dari Musanip kepada Hilman, dana BOS pada saat itu sudah dinyatakan hampir habis. Sehingga membingungkan pimpinan yang baru dan guru – guru, untuk menyelenggarakan proses pendidikan dan kegiatan sekolah.

Sementara banyak hal yang harus dibenahi, termasuk gedung – gedung sekolah yang selama itu hampir tidak ada pemeliharaan. Selanjutnya, sekitar Maret 2018, Kkepala Madrasah yang baru kembali diganti, dari Hilman ke Nukman, lagi lagi bendahara mengatakan keuangan sudah hampir habis lagi.

“Jadi masalah seperti ini tidak akan ada penyelesaianya, entah siapa yang benar siapa yang salah. Kepala Sekolah atau Bendahara, atau memang bersepakat sama-sama dengan pengelola yang lain dalam mengambil uang negara,”ungkap Sumber.

Dari sini, lanjut Sumber, timbul pertanyaan, pertama,digunakan buat apa dana pemeliharaan gedung dan mesin tahun – tahun sebelumnya?. Sehingga masih ada gedung yang usang dan bocor serta kusen yang lapuk.

Kedua, dana ATK dan dana pembelian barang habis pakai tahun – tahun
sebelumnya sampai sekarang.sehingga banyak keluhan guru-guru tidak ada
kertas, dikemanakan dana yang masuk dalam DIPA dan dana BOS TA 2018 – 2019.

Sementara itu, Kepsek Nukman mengaku bahwa, selama menjabat sebagai Kepsek untuk jumlah siswa sekitar 832 siswa, bukan 860 siswa. Jika ada kegiatan yang tidak boleh dianggarkan lewat dana BOS, selama menjabat tidak berani menganggarkan, bila itu terjadi bisa direvisi lagi.

“Sekolah ini selaludipantau oleh Kemenag Tanggamus melalui online. Kalau kita tidak jujur bisa dimarah pak Rifai, selaku kabidnya. Dan perlu diketahui, saya mulai masuk di sekolah ini tanggal 28 Maret 2019 hingga saat ini,”jelasnya.

Dilain pihak, Ketua LSM LIPAN DPD Tanggamus, Musanif mengungkapkan, jika terjadi praktik dugaan penyalahgunaan dana BOS di sekolah, maka bisa terjadi dibeberapa sekolah lain, membelanjakan dana BOS tidak sesuai peruntukannya. Kasus ini sering terjadi berulang- ulang.

“Dengan adanya indikasi penyalahgunaan wewenang yang merugikan Negara tersebut, diminta kepada pihak Kejaksaan setempat dapat turun menyelidiki dan memeriksa penggunaan dana BOS disekolah dimaksudkan,”tegasnya.

(Budi/AJO Indonesia)

BlogGua, Metro - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung kembali mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) melalui pengerahan mobil dengan pengeras suara di Kota Metro, Minggu (22/03/2020).

Setelah sebelumnya dilakukan di Kota Bandar Lampung, Mobil dengan pengeras suara kini menyusuri jalanan Kota Metro untuk memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran virus corona.

Koordinator Lapangan Unit mobil tersebut yang juga selaku Kasie Pengelolaan Media Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Dandi Nursetia menyatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat Lampung, khususnya Kota Metro terkait pencegahan penyebaran virus corona.

"Sesuai dengan instruksi Pak Gubernur, kegiatan kita hari ini bertujuan untuk mensosialisasikan imbauan pencegahan penyebaran virus corona, Sabtu kemarin kita sudah berkeliling di Kota Bandar Lampung, hari ini di Metro," ucapnya.

Lebih lanjut, Dandi mengatakan bahwa yang menjadi sasaran pelaksanaan sosialisasi kali ini adalah tempat - tempat keramaian dan tempat berkumpul orang, seperti pasar, pusat kota, persimpangan jalan, sepanjang jalan protokol dan beberapa titik yang diperlukan.

Adapun masyarakat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini, hal tersebut tampak dari keseriusan masyarakat dalam menyimak pesan yang disampaikan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Foto : Mobil Unit Film Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung sedang melakukan sosialisasi Himbauan Gubernur Lampung di pusat keramaian di Kota Metro, Minggu (22/03/2020).

(Diskomfinfotik Lampung)

BlogGua, Jakarta - TEKHNIK penyembuhan power of powerless-healing deep relaxation merupakan suatu penyembuhan dari dalam diri sendiri dengan cara mengeluarkan hormon endorphin.

Hormon endorphin merupakan suatu hormon yang berasal dari dalam diri sendiri yang menyehatkan, menyembuhkan. Bahkan, membuat pikiran kita menjadi tenang dan hati menjadi damai.

Demikian dikatakan Dr. Andreas FK therapis power of powerless-healing deep relaxation kepada wartawan Sabtu 20 Maret 2020 di Jakarta.

Ditambah dengan sikap pasrah dan percaya kepada Tuhan, lanjut Andreas, bila kita meminta dengan iman dan harapan, maka akan diberikan kepadamu, dengan kita mencari maka kamu akan mendapatkan, dengan kita mengetok maka pintu akan dibukakan bagimu.

"Karena Tuhan tidak pernah menciptakan seseorang yang tidak Dia kasihi. Semua orang sangat berharga bagi-Nya.  Dengan Kasih dan KaruniaNya  kita dapat hidup sehat, dapat  sembuh dari berbagai penyakit. Dan, Dia ingin agar kita senantiasa hidup bahagia," ujar peraih gelar Doctor of Ministry in Leadership & Transformation ini.

Andreas mengungkapkan, tehnik penyembuhan power of powerless-healing deep relaxation tersebut adalah dengan cara-cara berikut ini;

Pertama, Anda diminta mulai saat ini. Detik ini juga jangan khawatir. Jangan takut.  Serahkanlah semua hidup dan mati Anda kepada Tuhan, Sang Pencipta. “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan !“

Kedua, menurut dia, atur pernafasan Anda dengan baik. Tarik nafas perlahan-lahan melalui hidung. Tahan. Buang pelan-pelan melalui mulut sambil tersenyum.

"Gunakan tehnik 7-7-7. Artinya, saat tarik nafas hitung sampai 7. Tahan nafas hitung sampai 7. Dan, buang nafas hitung sampai 7," jelas Andreas.

Ketiga, melakukan poin nomor 2 sampai 7 kali.

Empat, senyum. Senyumlah lebar-lebar. Jangan malu. Tersenyum saja.

Lima, minta bantuan orang terdekat Anda untuk mengkilikitik atau menggelikan telapak kaki atau telapak tangan Anda.

Enam, bila terasa geli, tertawalah. Bila makin geli tertawalah keras-keras. Lepaskan. Jangan ditahan. Lepaskan saja.

Tujuh, minta orang terdekat untuk menyetelkan atau memperdengarkan musik relaksasi. Musik yang ada nuansa alam ; suara air mengalir, angin, burung, dan sebagainya.  Yang memberikan kedamaian. Bayangkan Anda berada di tempat tersebut.  Saat  Anda mulai terasa mengantuk ; katakanlah dengan rasa percaya diri. Penuh iman dan harapan.

“Tuhan Yang Maha Baik dan Maha Kuasa, sembuhkanlah aku dari penyakit (sebutkan penyakit Anda).” Untuk memberikan induksi, gunakan kedua telapak tangan Anda untuk menyentuh bagian tubuh yang sakit saat Anda meminta penyembuhan.

Dan, tidurlah.

Dilanjutkan Andreas yang merupakan seorang pengacara ini, power of powerless-healing deep relaxation bisa juga membantu (secara psikis) masyarakat yang cenderung phobia dengan derasnya informasi seputar virus corona.

Selain itu, dengan menggunakan metode ini dipastikan daya tahan atau kekebalan tubuh Anda akan meningkat. Sehingga, penderita dapat disembuhkan dengan sangat cepat.

"Hal-hal normatif seperti rajin cuci tangan, pakai masker, hindari kerumunan sebagaimana dianjurkan kalangan medis juga diperlukan. Karena kita tetap harus waspada. Walaupun tehnik therapy ini bisa menyembuhkan, namun kita tidak boleh mencobai Tuhan," ungkap Andreas yang memiliki Certified Master Power of powerless (CMPp) dan study banding di Las Vegas, Henderson, Amerika ini.

Jika masih mengalami kesulitan, masih kata Andreas, silahkan menghubungi layanan online melalui email acomm31@yahoo.com atau nomor kontak 0811 97 88 777 untuk layana sms atau WhatsApp.

"Tehnik penyembuhan power of powerless-healing deep relaxation ini juga ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit," pungkas pria yang mendapatkan gelar sarjana di USAHID (komunikasi )dan Universitas Esa Unggul (hukum) ini.

(Bipani)

BlogGua, Tanggamus - Diduga adanya Program Indonesia Pintar (PIP) tidak tepat sasaran dan tidak transparan dari pihak Instansi maupun pihak sekolah di Kabupaten Tanggamus. Hal ini disampaikan dari hasil pantauan Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LSM LIPAN) DPD Tanggamus. Rabu, 18 Maret 2020 di Sekretariat LSM LIPAN DPD Tanggamus.

Mengacu pada Sistem Program dari Pemerintah Pusat bahwa PIP guna meringankan beban biaya untuk pelajar pendidikan sekolah yang kurang mampu. Akan tetapi, dari hasil pantauan LSM LIPAN bahwa dugaan penerima PIP yang seharusnya layak menerima bantuan kini harus teralihkan dengan yang tidak layak menerima/mampu.

Musanif menyampaikan bahwa dirinya sudah melayangkan surat laporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus khususnya Kepala Bagian Pendidikan Dasar tentang adanya masalah Transparansi dana PIP (16/03).
"Kami sudah layangkan surat laporan ke Kabiddikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus untuk meminta data penerima PIP. Sesuai dengan pantauan kami di beberapa sekolah, bahwa yang layak menerima tidak mendapatkannya,"ucap musanif.

Sesuai dengan UU No 14 Th 2008 tentang keterbukaan informasi publik BAB I pasal 2 ayat 3 bahwa setiap informasi publik harus dapat diperoleh setiap pemohon informasi publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana. Apabila ketentuan permohonan tersebut tidak ada jawaban dari pihak terkait, ketentuan Pidana cukup jelas pada UU No 14 Th 2008 tentang keterbukaan informasi Publik BAB XI pasal 52 bahwa badan publik yang dengan sengaja Tidak menyediakan/tidak memberikan/tidak menerbitkan informasi Publik secara berkala/wajib fi umumkan yang harus diberikan atas dasar permintaan yang mengakibatkan kerugian orang lain di pidana paling lama kurungan 1 tahun penjara atau denda paling banyak Rp.500.000,-

Sampai diterbitkan berita ini, pihak terkait belum bisa di konfirmasi.

(Budi/Tim AJO Indonesia)

BlogGua, Tanggamus - Disinyalir adanya dugaan Penguasaan hak milik tanah oleh Suyadi milik Hartono warga Pekon Campang Tiga Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus guna membangun salah satu aset Pekon/desa dari Anggaran Dana Desa (ADD). Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LSM LIPAN) DPD Tanggamus didampingi Tim DPC AJO Indonesia Kabupaten Tanggamus mempertanyakan hak milik tanah Hartono yang dikuasai penuh oleh Suyadi. Selasa, 17 Maret 2020.

Menurut keterangan Hartono pemilik kuasa tanah, dirinya baru saja ingin Transaksi jual beli tanah kepada Koko Verdiansyah (29) anak kandung Suyadi. Perlu diketahui, sesuai jabatan di Pekon, Suyadi ialah Kepala Pekon Campang Tiga yang menurutnya sangatlah penting sebagai tokoh pimpinan pekon/Kepala Pekon, namun hal ini di keluhkan Hartono bahwa Suyadi telah mencoba menguasai tanahnya tanpa penyelesaian Transaksi jual beli tanah.

Kronologi awal mula, saat Suyadi ingin membangun Aset Pekon yaitu Lapangan Bola, Hartono tidak membolehkan tanpa adanya jual beli tanah tersebut. Suyadi pun memutuskan untuk membeli Lahan Tanah tersebut dengan total harga Rp.95.000.000,- yang sudah dirundingkan dan untuk awal pembayaran uang muka sebesar Rp.20.000.000,- serta cicilan Rp.15.000.000,- oleh Suyadi pada tahun 2019 dan akan di selesaikan pada bulan Juli tahun 2020.

"Belum selesai jual beli tanah, Suyadi sudah membangun Lapangan Bola dan menuliskan di pasal 3 perjanjian bahwa pihak saya tidak bisa menggugat dan hak milik tanah sepenuhnya milik pembeli. Saya ini belum faham isi perjanjian itu, tapi disuruh tanda tangan tanpa memahami isi perjanjian itu. Karna saya sangat butuh uang itu, saya tanda tangan saja,"kata Hartono.

Dalam hal ini, Musanif Amran Ketua LSM LIPAN mengkonfirmasikan ke Pihak Pekon untuk di ketahui kebenaran hak milik lahan tanah tersebut.
Saat di konfirmasi, Subhi Kaur Pemerintahan menyambut kedatangan LSM LIPAN didampingi Tim DPC AJO Indonesia Tanggamus dikarnakan Kepala Pekon sedang tidak ada di Kantor Pekon.
Mengacu dengan adanya surat perjanjian yang dibuat oleh pihak aparatur pekon, Subhi menjelaskan bahwa surat perjanjian tersebut di buat setelah hasil Musyawarah perjanjian jual beli lahan tanah dan disitu di saksikan beberapa aparatur pekon serta di hadiri Kepala Pekon.

"Surat itu hasil dari musyawarah, kami disini hanya menengahkan dan membuat surat tersebut. Disitukan sudah di tanda tangani oleh kedua pihak penjual maupun pembeli, beberapa saksi dan Kepala Pekon. Untuk keterangan akan dibuat lapangan itu baru rencana, dan tidak dapat dipastikan,"jelas Subhi (17/03).

Sementara, Musanif sangat menyayangkan dengan isi surat perjanjian tersebut sangat menjebak pemilik tanah, dan diketahui bahwa Hartono belum mengetahui isinya namun tetap menuruti keputusan perjanjian tersebut dengan pasal 3 yang bebunyi, bahwa pemilik tanah tidak boleh menggangu gugat dan sudah menjadi hak milik sepenuhnya oleh pembeli.

"Itukan belum selesai Transaksi jual beli tanahnya, kenapa pemilik tidak boleh menggugat dan di ambil hak milik tanah sepenuhnya oleh pembeli, apalagi setiap pembayaran Pembeli/Koko verdiansyah tidak langsung memberikan uang tersebut ke Hartono melainkan Suyadi yang membayarnya. Ini yang menjadi kecurigaan/dugaan masyarakat bahwa Suyadi ingin menguasai lahan tersebut. Jika memang lahan tersebut akan di bangun lapangan bola oleh pekon, mengapa pihak pekon tidak langsung membelinya melainkan mengatasnama anaknya sendiri,"jelasnya.

Sampai di terbitkannya berita ini, pihak pembeli belum bisa di konfirmasi.

(Budi/Tim AJO Indonesia)

BlogGua, Lampung Timur - Komunitas Mari Sejahterakan Petani (MSP) Kabupaten Lampung Timur bersama PT. Pohon Dana Indonesia (Mayapada Group), luncurkan program Gerakan Tanam Jagung. Program tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan menjadikan Lampung sebagai lumbung jagung.

"Komunitas MSP Lampung Timur dan PT Pohon Dana Indonesia, pekan lalu mensosialisasikan program kerja bersama Gerakan Tanam Jagung. Program ini adalah bagian dari upaya merealisasikan Nawacita Pemerintahan Presiden Jokowi di bidang pertanian, yakni mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,"

Demikian disampaikan Ketua Komunitas MSP Lampung Timur, Zulfikar Fuad. Kamis, 19 Maret 2020.

Zulfikar Fuad menjelaskan, PT Pohon Dana Indonesia adalah perusahaan penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI), yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam program kerjasama dengan Komunitas MSP Lampung Timur. Pohon Dana akan menyalurkan modal kerja kepada petani untuk menanam jagung dalam bentuk benih dan pupuk.

Dari hasil pertemuan dengan Laskar MSP, pada prinsipnya petani menyambut antusias program kerja bersama antara Komunitas MSP Lampung Timur dan Pohon Dana. Petani berharap, dari program kerja bersama tersebut tidak hanya mendapat dukungan modal kerja, lebih penting dari itu juga yakni perlindungan harga jual hasil panen.

"Petani kerap mengeluhkan harga jual yang rendah dan tidak stabil. Berharap terjalinnya kemitraan strategis antara Pohon Dana dengan pembeli langsung dan atau produsen pakan seperti Charoen Pokphand Indonesia, Japfa Comfeed dan lainnya, dapat memutus mata rantai penjualan yang tidak efisien dan menjadikan harga jual jagung di tingkat petani menjadi lebih tinggi dan stabil,"jelasnya.

Ditambahkan oleh Ketua Bidang SDM dan Regenerasi DPP MSP, Sutikno. Pihaknya mengajak petani Lampung Timur untuk mengambil peluang dari program kerja bersama ini sebagai kesempatan mengembangkan usaha pertaniannya menjadi lebih maju, modern, efektif dan efisien, dengan difasilitasi ketua-ketua basis MSP dan didukung modal kerja dari Pohon Dana sampai dengan pendampingan dan monitoring dengan sistim digital (pertanian berbasis digital) dari PT Karya Bangun Indonesia (KBI).

Kemudian untuk mengikuti program ini, petani mendaftar melalui aplikasi KBI Monitoring difasilitasi ketua kelompok tani. KBI menangani pendaftaran dan seleksi petani secara online, memonitor perkembangan penanaman hingga panen, membantu penjualan dan pendistribusian hasil panen ke pabrik rekanan.

KBI bersama Komunitas MSP Lampung Timur melakukan monitoring lewat teknologi citra satelit serta pendampingan langsung kepada petani selama proses pra tanam, perawatan hingga panen dan penjualan, dengan tujuan agar petani menghasilkan kualitas dan produktivitas hasil panen yang optimal.

(ls)

BlogGua, Tanggamus - Musibah angin kencang disertai hujan dan petir mengakibatkan robohnya sebuah pohon Pekon Air Naningan Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, kemarin Rabu,18 Maret 2020 sore.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, S.Sos. SH mengatakan pohon tumbang terjadi pasca hujan deras disertai angin kencang yang terjadi kemarin Rabu ,18 Maret 2020 pukul 15.00 WIB.

Akibat peristiwa itu, mengakibatkan beberapa pohon tumbang sehingga menimpa salah satu rumah warga yang terbuat dari kayu, sehingga rumah warga tersebut rusak berat.

"Pohon itu berjenis waru setinggi lebih 10 meter itu menimpa rumah milik Wasino (60) warga Dusun Mataram Utara Pekon Air Naningan," kata Iptu Ramon dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto. Kamis,19 Maret 2020.

Lanjutnya, adapun saat kejadian tersebut, anggota keluarga Wasino yang berada di rumah tersebut terdiri dari istrinya bernama Sumiyati (50) beserta seorang cucunya bernama Rafizki Alfarizi (2).

AKP Ramon mengungkapkan, atas peristiwa tersebut, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan kerja bhakti bersama masyarakat guna membantu membersihkan batang dan ranting pohon tersebut.

"Usai kejadian, Bhabinkamtibmas Bripka Hi. Epri Mohansyah membantu membersihkan pohon dan ranting serta rumah yang tertimpa pohon tersebut," ungkapnya.

Iptu Ramon menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun selain rumah korban Wasino, di Pekon tersebut terdapat 10 rumah dan 1 pondok pesantren terdampak musibah.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun 10 rumah rusak dan satu pondok pesantren juga mengalami ringan," jelasnya.

Ditambahkannya, kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. Adapun kebutuhan yang sangat penting pasca tertimpanya rumah Wasino yakni bahan pokok, peralatan dapur, perlengkapan tidur.

"Pasca bencana itu. Bahan pokok dan peralatan dapur serta peralatan tidur, sangat dibutuhkan oleh korban," pungkasnya.

(Budi/NN)

BlogGua, Pesisir Barat - Anggota DPRD komisi III Kabupaten Pesisir Barat, Hermansyah mengatakan langkah antisipasi yang tepat dan kebersamaan semua pihak dalam menghadapi wabah covid19, akan efektif meminimalisir bahkan mencegah virus tersebut berkembang.

Kata dia, kondisi saat ini diakui memang berpengaruh pada perputaran uang dikabupaten itu.

"Bisa saja pasar sepi tempat tempat keramaian sepi, tetapi tentunya berbagai langkah pemerintah seperti disampaikan gubernur dan pemkab pesisir barat kita semua dapat bersama menjalankannya dan harapannya tentu wabah ini dapat segera hilang, sehingga aktifitas aktifitas bisa berjalan dengan baik kembali," kata Hermansyah, Kamis (19/3-2020), saat bertemu dikantor dprd.

Kata dia, Mengenai pengawasan orang asing yang datang ke pesisir barat, tentunya tidak bisa dipastikan para WNA yang datang ke kabupaten itu membawa virus korona, apalagi untuk datang ke indonesia saat ini sudah melalui sensor imigrasi yang artinya WNA yang datang bebas korona kecuali terdapat hal hal lain yang memang diluar prediksi dari pemeriksaan itu.

Sementara sebelumnya , Pemkab pesisir barat menunggu informasi dari provinsi lampung tentang kelanjutan penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi.

"Jadwalnya tanggal 10 April MTQ tingkat provinsi. Sampai sekarang kami belum dapat pemberitahuan , apakah diundur atau seperti apa, akibat wabah korona ini, kata Kasi bimbingan mental bagian kesejahteraan rakyat sekretariat pemkab pesisir barat, Edi Sumaryadi, saat bertemu dikantor bupati setempat. Selasa (17/3-2020).

(Wari)

BlogGua, Lampung Utara - Kapolsek Bukit Kemuning Polres Lampung Utara Kompol Ery Hafri, S.H.M.H. bersama Personelnya Bripka Riswanto,S.H. dan Briptu Ni Made memberikan tutorial pembuatan antiseptik sendiri dengan bahan-bahan tradisional yang mudah didapat dan murah, Kamis (19/3/2020).

Dalam tutorialnya tersebut, diperlihatkan bahan-bahan yang diperlukan yaitu daun sirih, Alkohol kadar 70 persen dan botol kosong dengan ukuran 400 mililiter.

Untuk membuat antikseptik sendiri, disiapkan alkohol 70 persen sebanyak 1 botol alkohol (100 mililiter) dicampur dengan air rebusan 300 mililiter ( daun sirih sebanyak 100), kedua cairan tersebut dicampur jadi satu di dalam botol kosong ukuran 400 mililiter yang telah disediakan.

"Daun sirih 100 lembar dicuci bersih dan di iris kecil kecil lalu di rebus dengan air 600 liter sampai mendidih dan tersisa menjadi 300 liter, kemudian setelah dingin di saring dicampur dengan 1 botol alkohol (100 mililiter)" kata Bripka Riswanto.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K. M.Si melalui Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Ery Hafry, S.H.M.H. mengatakan pembuatan antiseptik tersebut dikarenakan kini mulai langkanya penjualan yang berada di apotik dan toko.

"Semoga tutorial ini bermanfaat dan dapat diikuti masyarakat Bukit Kemuning dan sekitarnya, untuk menjaga kesehatan dari diri sendiri dan lingkungan rumah untuk mencegah penyeberan virus corona," ujar Kompol Ery Hafri.(*)

BlogGua-Lampung Utara - Sat Narkoba dan Polsek Sungkai Utara Polres Lampung Utara mengungkap kasus peredaran dan pemakaian narkotika jenis sabu dan mengamankan tiga orang pelaku, Rabu (18/03/2020).

Kapolsek Sungkai Utara, AKP Muslikh mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Yudho Martono mengatakan, ketiga pelaku ditangkap oleh anggota di dua tempat berbeda. 

"Penangkapan terhadap pelaku yang diduga sebagai bandar sabu pertama dilakukan sekitar pukul 11.00 Wib di Mekar Asri Kecamatan Sungkai Tengah dengan menangkap dua orang pelaku inisial AI (22) warga Campang, Kecamatan Sungkai Tengah dan RL (23) warga Desa Sukadan Udik, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara bersama barang bukti berupa 1 buah paket sedang sabu, 3 buah paket kecil sabu, 1 bundel plastik klip, dan 2 buah isolasi bening," kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, pukul sekitar pukul 14.00 Wib anggota Polsek bersama Satres Narkoba Polres Lampung Utara melakukan pengembangan kerumah pelaku EM (33) di Citerep Pasar Minggu, Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Utara.

Kemudian di lakukan pengeledahan di rumah pelaku EM dan didapati 1 plastik klip berisi 18 paket sabu, 1 plastik klip berisi 10 paket sabu, 1 plastik klip berisi 7 paket sabu, 1 paket sedang sabu, 2 buah dompet warna ungu dan merah, 1 buah timbangan digital, 2 bundel plastik klip, 1 buah gunting, 1 buah isolasi, 1 buah centong dari pipet plastik.

"Dari pelaku EM (33) anggota berhasil mengamakan barang bukti puluhan paket sabu siap edar dengan berat bruto 17,79 gram," kata AKP Muslikh.

Ketiga pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Satresnarkoba Polres Lampung Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Para tersangka akan dijerat sesuai dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," papar Kapolsek.(elva/*)

BlogGua, Lampung Utara - dr. Maya Metisa Kepala Dinas Kesehatan  Tidak Benarkan Jika Bidan Ry Minta Bantu HR Dalam Tindakan Persalinan.

Pasangan Suami Istri bernama Memen & Halimah mengalami duka yang mendalam karena harus kehilangan buah hati nya, Selama Tiga tahun menantika si buah hati.
Yang ahir nya apa yang di nantikan si buah hati yang lucu pun hadir walau sesaat.

Halimah ibu muda tenaga honorer guru yang sebelum nya pecah ketuban di sekolah, dan di antar oleh beberapa dewan guru ke sebuah kelinik Bidan RY yang beralamat kan di Desa Tulung Balak kecamatan tanjung raja.

Dan di kelinik Ry ,Halimah melahirkan anak pertama nya hari kamis tgl 5 maret 2020, namun kelahiran si bayi sungsang  menyebab kan peroses persalinan sulit, RY selaku bidan harus meminta bantuan kepada Heri yanto dalam penanganan persalinan terhadab Halimah.
Ahir nya persalinan berhasil  bayi pun Lahir dari rahim ibu Halimah,
Namun sang bayi mengalami lebam di kaki pinggang dan di pelipis mata, ke adaan sang bayi meng hawatir kan sehingga bayi harus di larikan kerumah sakit.

Sang bayi pun di bawa kerumah sakit oleh keluarga ibu sang bayi, tampa di dampingi oleh bidan dan armada nya pun memakai kendaraan orang, karena mobil ambulan pasilitas puskes mas, tidak ada di tempat dan tidak ada sopir ujar bidan terhadap keluarga Memen ,
Dan juga dari bidan tidak memberikan surat rujukan melain kan menyuruh bawa ke  Rs bersalin maria regina.

Bidan RY  dengan berbahasa semende berkata, bawa lah aku dag sanggup merawat nye bawa lah keluah.
Kakek bayi pun bertanya , di bawa kemana ?,
Bidan menjawab, bawa ke ,aku lah ngebel Dr Rs bersalin maria regina.
Sehingga bayi pun di bawa ke Rs Maria regina.

Si bayi sempat di rawat dulu di rs bersalin maria regina ,
Yang ahir nya dari rumah sakit Rs bersalin maria regina menyuruh keluarga bayi untuk membawa bayi kerumah sakit lain .
Sihingga keluarga bayi membawa Bayi ke Rumah sakit di Bandar Lampung, setiba di bandar Lampung Keluarga Bayi merasa seperti orang terlantar sulit untuk mendapat kan Rumah sakit yg bisa menerima Pasen Bayi.
Dan pada ahir nya Pasen di terima di Rs sakit Imanuel.
Selama lima hari Bayi di rawat di Rs Imanuel ,dan di hari ke lima Si bayi meninggal.

Atas kejadian dan yang di alami oleh Bayi, sehingga Memen selaku ayah bayi melaporkan kejadian tersebut di Polsek Tanjung Raja.
Dengan no ....

Saat awak media pada hari rabu 18 maret 2020 menghubungi untuk konfirmasi kepada HY suami bidan RY melalui telpon WA, terkait jalan nya persalinan yang melibati HY , yang di sampai kan oleh Memen & Halimah orang tua, Am Bayi.

Kiriman WA terlihat tanda di terima tapi HY tidak memberikan komentar .

Dan lain sisi pada tgl hari selasa tgl 17 maret 2020. Dr Maya Metisa selaku Kadis kesehatan lampung utara di konpirmasi terkait HY suami Bidan RY yang ikut membantu jalan nya persalinan bayi Halimah.,

" Dr Maya Metisa berkata ," Sebetul nya kalo suami nya buk Reli tidak di benarkan , kecuali suami yang bersangkutan yang mrmbantu ,untuk
Suporting ibu hamil, yg jelas tidak di perbolehkan. Ujar Dr Maya Metisa.(AJOI)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget