November 2019

BlogGua, Jakarta - SAAT ini Indonesia masih kekurangan tenaga medis terutama didaerah pelosok. Namun, untuk menjalankan profesi tersebut diperlukan perjuangan panjang lantaran prosedur yang rumit dan berbelit-belit karena ada Peraturan Menteri Ristek Pendidikan Tinggi atau Permenristekdikti Nomor 12 tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Ujian Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan.

Demikian dikatakan pemerhati dibidang kesehatan Paulina Hutauruk kepada wartawan Rabu (20/11/2019).

Paulina berharap, pemerintah bisa mempermudah ijin profesi tenaga medis yang akan melakukan praktiknya. Sehingga, anak lulus dan sudah mendapat gelar akademik dibidangnya bisa langsung menerapkan ilmu yang telah didapatkannya.

Menurut Paulina, Permenristekdikti Nomor 12 tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Ujian Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan sudah tidak relevan lagi diterapkan. Karena, kata dia, Permenristekdikti itu justru menghambat karir seseorang.

"Permenristekdikti Nomor 12 tahun 2016 sudah tidak pas lagi diterapkan bagi tenaga medis. Jika dibiarkan ini akan berdampak buruk," ujarnya.

Untuk itu dirinya berharap, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bisa meninjau kembali Permenristekdikti tersebut.

"Presiden Jokowi maupun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim hendaknya memperhatikan dan mengkaji ulang aturan itu. Sehingga, aturan yang akan dibuat nantinya tidak menghambat tenaga medis," ujar Ketua umum Facebookers Indonesia ini.

Paulina meminta, Presiden Jokowi bisa memerintahkan Nadiem Makarim untuk mencabut aturan itu. Sebab, aturan itu dinilainya tidak menguntungkan bagi tenaga medis.

"Mendiknas Nadiem Makarim harus mencabut Permenristekdikti Nomor 12 tahun 2016 yang dibuat Menteri sebelumnya," ucap Paulina.

Paulina menjelaskan, dengan adanya aturan itu, saat ini semua sarjana dibidang medis terasa sulit untuk bisa terjun ke lapangan. Bahkan, ada yang sudah ikut ujian Kompetensi sebanyak 20 kali namun tidak lulus.

"Yang lebih memprihatinkan sarjana kedokteran. Ada yang sampai 20 kali ikut ujian Kompetensi namun tidak lulus. Ini kan sangat sangat miris," tegasnya.

Dia menambahkan, jika ujian Kompetensi bagi tenaga medis dilakukan hanya 1 kali dalam setahun tidak menutup kemungkinan saat dia berusia 50 tahun baru mendapatkan lisensi tenaga medis.

Paulina khawatir, ditengah maraknya radikalismse saat ini tenaga medis juga terkena imbasnya. Karena, menurut Paulina, radikalisme bisa menyasar siapapun.

"Saat ini seperti yang kita ketahui banyak juga tenaga medis terpapar radikalisme. Sehingga diperlukan tenaga medis yang benar-benar mempunyai nasionalisme yang tingggi," pungkas Paulina. (Bipani)

BlogGua, Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri
Pengajian Akbar dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 107, di Aula SMK Muhammadiyah Gisting, Rabu,20 November 2019.

Dengan menghadirkan Penceramah, Ustad Dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, SP.S, dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan Forkopimda, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung DR. Sudarman, MA., Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanggamus M. Saleh, SE., MM., Ketua Aisyah Tanggamus, Dra. Mardiana, Ketua Muslimat NU Tanggamus Hj. Af'illah, para Pimpinan Cabang Muhammadiyah, sejumlah Organisasi Muhammadiyah, serta Warga Muhammadiyah se Kabupaten Tanggamus.

Dalam laporan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanggamus, M.Saleh, menyampaikan bahwa peringatan Milad 107 bertemakan 'Muhammadiyah Mencerdaskan Bangsa.'sekaligus mensosialisasikan penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke 48 yang insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 1-5 Juli 2020 M/10-14 Dzulqaidah 1441 H, di Solo Jawa Tengah.

Selain itu, M.Saleh juga menyampaikan beberapa rangkaian kegiatan Milad yang telah dilakukan, diantaranya Perkemahan Hizbul Waton di Gisting pada tanggal 8-10 Nopember 2019 lalu di Bumi Perkemahan Wirakarya Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX yang dibuka langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani.

Ditempat yang sama,Sekretaris PWM Lampung, Sudarman, mengatakan bahwa saat ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah tengah membangun Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Gisting. Untuk itu ia menghimbau kepada warga Muhammadiyah agar dapat menginfakkan sebagian hartanya untuk kemajuan Pembangunan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Gisting.

"Keluarkan dompet, ATM, bantu Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang kita, dengan demikian Rumah Sakit akan segera terwujud," himbau Sudarman.

Sementara Bupati Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh warga Muhammadiyah atas Milad Muhammadiyah ke 107 yang jatuh pada tanggal 18 Nopember 2019.

Bupati mengatakan keberadaan organisasi Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi massa keagamaan di Indonesia telah memberikan sumbangan yang besar terhadap pembangunan dan pembinaan Umat.

"Dalam kaitan itulah saya berharap agar seluruh Pengurus dan warga Muhammadiyah dapat mengambil peran aktif untuk mensukseskan program Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Utamanya dalam upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia," kata Bupati.

Bupati juga berharap agar dengan momentum milad ke 107 Muhammadiyah, seluruh warga Muhammadiyah dapat meningkatkan taqwa dan menjadi motor penggerak dan teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan melalui karya nyata.

"Muhammadiyah juga mitra dari Pemkab Tanggamus, karena tanpa adanya Muhammadiyah tentu dibidang pendidikan tidak seperti capaian sekarang ini."

"Dan saya mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih selama ini, seperti keberhasilan dalam Olimpiade Ahmad Dahlan, baik yang meraih medali emas, perak dan perunggu."

"Kemudian terkait dengan harapan adanya fasilitas kesehatan baik Klinik, Rumah Sakit dan lainnya akan diwujudkan secara bertahap dengan melihat keadaan APBD," pungkas Bupati.

Dalam Milad tersebut diisi juga dengan kegiatan Pameran Masak Kreasi Makanan dari ibu-ibu Aisyiah se - Kabupaten Tanggamus, pada kesempatan itu Bupati menyerahkan Penghargaan dan Apresiasi kepada siswa peraih medali Emas, Film Indie (SDM Muhammadiyah Gisting).

Dan Bupati juga mendapat Cindera Mata dari olimpic Ahmad Dahlan di Semarang.

Dan dilanjutkan Penyerahan Penghargaan Olimpiade penghargaan perlombaan lainnya. (Kominfo)

BlogGua,Tanggamus - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanggamus menggelar Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Kerajinan Membatik di SLBN Tanggamus, Kecamatan Kota Agung Timur.

Kegiatan dibuka oleh Sekdakab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis mewakili Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Rabu,20 November 2019.

Dalam sambutannya Kepala SLBN Tanggamus Sumarni, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah dan Dewan Kerajinan Daerah Kabupaten Tanggamus, yang sudah berpartisipasi memberi pelatihan dan peralatan tulis membatik.

"Karena kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi SLBN Tanggamus, dalam menjadikan siswa dan siswi yang memiliki keterampilan untuk bekal kelak di masyarakat, agar bisa berwirausaha, membiayai hidup dan mandiri," kata Sumarni.

Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus Nur'ani Lubis menyampaikan, melalui Kegiatan Pembinaan, Pelatihan dan Pemberian Bantuan Peralatan Batik Tulis kepada siswa siswi SLBN Tanggamus, Dekranasda Tanggamus berusaha berperan aktif dalam menumbuh kembangkan calon IKM dengan memberikan pelatihan dan bantuan peralatan batik tulis di SLBN Tanggamus.

"Kami berharap para peserta pelatihan serta pengajar SLBN Tanggamus agar dapat mengikuti Pelatihan dengan baik dan benar, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan yang bermanfaat, juga dapat memanfaatkan peralatan dan perlengkapan batik tulis yang diberikan," ujarnya.

Sekdakab Hamid H Lubis dalam sambutannya mengapreaiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dekranasda Kabupaten Tanggamus.

"SLBN Tanggamus juga perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah. Meski kewenangan sepenuhnya berada ditangan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten juga ingin berbuat sesuatu yang lebih dan juga berkewajiban memberikan yang terbaik kepada SLBN Tanggamus ini."

"Kedepan, sebagaimana Program 55 Aksi Bupati Tanggamus, yang salah satunya adalah memberantas buta aksara baca Al'quran. Saya menghimbau di SLBN Tanggamus harus diajarkan pelajaran baca Al'quran. Agar siswa SLBN tanggamus yang muslim juga bisa menghafal, paling tidak bisa membaca Al-qur'an," ujarnya.

Selain itu Sekda juga berharap kepada Guru dan tenaga pendidik di SLBN Tanggamus, agar lebih meningkatkan kompetensinya dalam mendidik.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan juga bantuan berupa 5 set peralatan membatik kepada SLBN Tanggamus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran pengurus Dekranasda dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tanggamus. (Kominfo).

BlogGua, Lampung Utara - Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara Budi Utomo memimpin rapat koordinasi tingkat kabupaten yang bertempat di tapis, Rabu (20/11/2019).

Budi Utomo mengatakan kekurangan yang terjadi agar kiranya dapat memaklumi. Sebagaimana saat ini dirinya berduka atas kejadian kemarin.

Ia juga meminta ASN harus tetap semangat untuk melaksanakan tugasnya. Sebab berdasarkan laporan Kehadiran relatif menurun. " GDN akan diturunkan mengaktifkan kembali disiplin. Tim akan meninjau di tempat yang banyak atau sering banyak ASN, " Tuturnya.

Pada saat terjaring, ASN akan diundang serta di laporkan untuk dibina. Ini sesuai dengan apa yang diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Dirinya berharap agar tidak berkomentar di media sosial, dihadapi dengan bijak serta menetralisir apa yang berkembang di kabupaten Lampung Utara dan disikapi dengan bijak.

Dari KORSUPGAH, KPK kali keduanya melakukan pembinaan pencegahan korupsi sejak dini bisa dilakukan di kabupaten. Kendalanya eksternal maupun internal. Mudah mudahan dinas instansi dapat disikapi, diberi waktu 20 hari APIP bekerja aktif, dan siap bekerja.

Harapannya bisa 10 besar progres kinerja se-Lampung. E Planning dan E Budgeting bisa dilaksanakan pada Bulan Desember.

Kemudian, APIP setiap hari melaporkan kegiatannya. Meningkatkan kinerja di kabupaten Lampung Utara. Terkait dengan rakor, dapat memberikan solusi terhadap permasalahan di kecamatan, yang sebelumnya di inventarisir lebih dahulu oleh camat dan SKPD.

Asisten I Azwar Yazid mengatakan dari bidang pemerintahan dan hukum banyak mendapatkan masukan dari OPD terkait Diantaranya

1. Cakupan akta kematian, akurasi dan validasi datanya. Penumpukan informasi penyusunan akta kematian, ke 23 kecamatan dan Aparat desa mencatat kematian penduduk setiap bulannya tanggal 10.

2. Distribusi blangko EKTP terbatas, terjadi kelangkaan blangko dalam mengakomodirnya, menyosialisasikan kepada masyarakat melalui kades.

3. Camat dapat menggerakkan jajaran desa penyusunan dan penertiban kewenangan desa lokal.

4.Data pengisian ceklis audit BUMDesa, ada 5 kecamatan yang menyerahkan, kepada desa disampaikan nya ke DPMD

5. Posyantek di bentuk kecamatan masing-masing, ada 6 yang akan buat rencana tersebut.

6.Maraknya isu WNA, diharapkan memantau WNA di setiap kecamatan. Tim monitoring PBB P2 tidak pernah lagi turun ke kecamatan untuk cari solusi di lapangan.

7.Rehab 3 SD subik, sudah tiga kali belum ada realisasinya,

8.Pembangunan jembatan desa gunung gijul, mangkrak satu tahun.

9.Kesulitan pemasaran UMKM, kepada mempelajari dan mencari solusinya kepada dinas koperasi

10.Alokasi dana desa mengurangi pos tidak perlu. Penggunaaan dapat berdaya guna dan berhasil guna

11.Pelimpahan perizinan di desa, ada perbup soal kewenangan kecamatan

12.Persyaratan pencairan dana desa, ada edaran pelunasan PBB,

13.Peningkatan SDM kecamatan di level Kasie dan sekretaris, kepada Pemda menerbitkan perda soal meletakkan titik tekan pada diklat PIM. Pemda banyak jabatan struktural belum ikut diklat PIM.

14.Keluhan pejabat di kecamatan, BK belum terbayarkan

15.Meningkat angka Kriminal di kecamatan Bunga Mayang. Ditingkatkan polsubsektor desa tulang bawang baru, menjadi Polsek.(tem)

BlogGua,Tanggamus, – Robohnya bangunan Gedung Serba Guna (GSG) di Pekon Tanjungraja, Kecamatan Cukuh Balak, Kadis PMD Kabupaten Tanggamus akan segera turun lapangan. Selasa,19 November 2019.


Dikatakan Idham Khalid, selaku dinas yang bertanggungjawab mengucapkan terimakasih kepada rekan – rekan media yang telah menyampaikan informasi. Dalam waktu dekat pihak PMD Tanggamus, akan turunkan tim untuk cek ke lokasi.

“Karena sampai saat ini belum ada laporan yang masuk. Dengan adanya informasi dari rekan-rekan media, baru dapat mengetahuinya. Kita akan upayakan dalam waktu dekat ini, akan cek langsung ke lapangan,”katanya.

Terpisah, Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam menyatakan, pihaknya akan menelaah penyebab robohnya GSG tersebut, apakah dari faktor alam atau faktor yang lain.


“Kami akan menelaahnya dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan RAB, apa yang sudah dilaksanakan dan apa yang menyebabkan gedung roboh. Kalau robohnya itu masuk kelalaian dari Tim Pengelola Kegiatan (TPK), maka diperintahkan kepada TPK untuk dibangun dan diperbaiki kembali,”ujarnya.

Saat disinggung bangunan GSG dengan ukuran 20 Meter x 9 Meter, apakah harus menggunakan ring balok gantung, Gustam mengatakan bahwa, berkaitan dengan pembangunan gedung harus ada perencanaanya yang matang.

“Berkaitan dengan gambarnya, kekuatan, kualitas maupun kuantitas. Sehingga dengan bentang 20 Meter x 9 Meter, harus memakai ring balok maupun cor – coran, agar bangunan kuat dan kokoh. Jika tidak memakainya, maka akan roboh,”ungkapnya.

Untuk lebihnya, Gustam melanjutkan, seperti adukan semen dan lainnya, harsu dengan Uji Lab atau alat deteksi. Inspektorat tidak punya alat itu.

“Untuk mendeteksi struktur bangunan, bisa diambil sample nya, agar di ujikan ke laboratorium di UBL atau Unila,”ungkapnya. (Tim ajoi)

BlogGua,Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani bersama Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii, menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebudayaan Seni Tari Indonesia, Tjimande Tari Kolot Kebun Djeruk Hilir (KESTI-TTKKDH) Kabupaten Tanggamus Periode 2019-2024, di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Islamic Centre, Kota Agung, Selasa (19/11/19).

Pelantikan sendiri dilakukan oleh Ketua DPP KESTI TTKDH Provinsi Lampung Drs. Risman Hamid.

Adapun Ketua DPD KESTI TTKDH Kabupaten Tanggamus yang dilantik adalah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus.

Turut hadir para Asisten, Staf Ahli Bupati, Perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Uspika Kecamatan Kota Agung, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Dalam sambutannya usai dilantik, Ketua DPD KESTI-TTKKDH Kabupaten Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis, mengatakan kedepan KESTI-TTKKDH memiliki beberapa program, diantaranya membina kerukunan antar warga negara Indonesia,  mengembangkan dan melestarikan serta mengadakan pelajaran kerohanian, seni tari dan silat Cimande, mengadakan usaha-usaha lain yang berguna dan bermanfaat bagi organisasi, serta menjalin hubungan baik dengan organisasi lain yang bergerak dalam bidang silaturahmi dan tari serta budaya.

Ia menerangkan, untuk saat ini telah terbentuk 11 Cabang KESTI TTKDH di Tanggamus, yang meliputi, Kecamatan Kota Agung, Kota Agung Timur, Talang Padang, Pugung, Bulok, Limau, Cukuh Balak, Ulu Belu, Air Naningan, Kelumbayan, dan Kelumbayan Barat. Dengan jumlah ranting 112 ranting dan memiliki anggota sebanyak 20 ribu anggota.

Lubis juga mengajak untuk menjadikan seni beladiri silat menjadi pemersatu bangsa tanpa memandang suku ras dan agama. Selain itu ia berharap agar kedepan dapat lahir atlit beladiri yang dapat mengharumkan nama kabupaten Tanggamus melalui pencak silat.

"Organisasi ini harus memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Dengan kegiatan nyata seperti kegiatan gotong royong yang ada di tiap Pekon. Harapannya organisasi ini berada di depan sebagai pelopor."

"Harapan kami agar setiap personil atau anggota TTKDH memiliki dasar wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalisme yang tinggi," tandasnya.

Sementara Bupati Hj. Dewi Handajani yang juga Dewan Penasehat KESTI TTKDH Tanggamus, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Ketua dan pengurus yang baru saja dilantik.

"Organisasi KESTI-TTKKDH merupakan organisasi yang sudah cukup menasional. Ini dibuktikan dengan keanggotaannya yang berisikan dari berbagai suku yang ada di Indonesia. Ini membuktikan bahwa organisasi ini adalah salah satu sarana pemersatu bangsa."

"Saya berharap setelah dilantiknya kepengurusan ini maka harus ada perbaikan managemen dan menyusun program- program kedepan yang membangun, sehingga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa."

"Mari kita berlomba menunjukkan prestasi sehingga Kabupaten Tanggamus lebih baik dan lebih maju lagi, dengan cara mari kita sama-sama bersinergi dalam membangun Kabupaten Tanggamus ini untuk lebih maju lagi, dan tunjukkan kerja nyata bahwa dengan keberadaan KESTI-TTKKDH dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat," pungkas Bupati. (Kominfo)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi dan menyambut baik sejumlah masukan DPRD yang disampaikan dalam pemandangan umum 8 fraksi terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020.

Masukan tersebut di antaranya lanjutan Pembangunan Kota Baru dan perlu dibangunnya Masjid Raya berskala Nasional di Lampung. Apresiasi Gubernur tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I dalam rangka penyampaian Jawaban Gubernur Lampung atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020, di Ruang Sidang DPRD, Gedung DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa (19/11/2019).

“Untuk mencapai misi pertama RPJMD Provinsi Lampung 2019-2024, Kami sependapat dengan Dewan Yang Terhormat dimana Provinsi Lampung harus memiliki Masjid Raya berskala Nasional yang akan menjadi ikon daerah, bercirikan detail khas budaya dan kearifan lokal masyarakat Lampung," ujar Gubernur.

Untuk itu, lanjut Gubernur, konsep perencanaan pembangunannya akan disusun secara matang dan diharapkan pada proses pembangunannya mendapat dukungan dari tokoh-tokoh terbaik daerah Provinsi Lampung dan seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Gubernur Arinal, apa yang akan dilakukan ini sejalan dengan Visi Rakyat Lampung Berjaya yang telah dicanangkan. Selain masukan soal Masjid Raya, Gubernur juga sependapat terhadap masukan beberapa fraksi DPRD terkait lanjutan Pembangunan Kota Baru.

Seiring dengan pesatnya pembangunan di sekitar wilayah Kota Baru dan keberadaan jalan tol trans-Sumatera (JTTS) gerbang Kota Baru telah menjadi akses utama keluar-masuk perlintasan antarkota. "Pada tahun 2020, Pemerintah Daerah akan mengawalinya dengan kegiatan penataan peruntukan lahan di wilayah Kota Baru. Pemerintah juga akan melakukan meninjau ulang terhadap Masterplan Kota Baru, sehingga pengembangan Kota Baru tidak hanya diarahkan untuk pembangunan gedung perkantoran, namun akan dilengkapi dengan pusat-pusat kegiatan berciri kawasan perkotaan,” jelas Gubernur.

Gubernur Arinal juga menjelaskan bahwa pembangunan daerah perlu memperhatikan aspek keseimbangan antar wilayah dan antar kelompok masyarakat. Tidak hanya pembangunan diwilayah diperkotaan, pembangunan juga perlu menyentuh masyarakat Lampung yang tinggal di perdesaan.

“Program Kartu Petani Berjaya (KPB) merupakan bagian dari 33 Agenda Kerja Pemerintah Daerah. Pada tahun 2020, Program Kartu Petani Berjaya (KPB) telah diimplementasikan melalui integrasi program dan kegiatan lintas perangkat daerah, yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Lampung," ujarnya.

Kegiatan tersebut antara lain dengan pemberian penjaminan modal, asuransi pertanian, beasiswa bagi anak petani, perbaikan jaringan irigasi, pemberian bibit/benih, hingga pemasaran produk pertanian.

Gubernur mengucapkan terima kasih atas perhatian, saran dan masukan yang disampaikan oleh beberapa fraksi DPRD untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. “Pada prinsipnya saya sependapat dengan apa yang telah disampaikan anggota Dewan yang terhormat, oleh karenanya Pemerintah Provinsi Lampung akan terus meningkatkan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan, baik penerimaan pajak daerah maupun retribusi daerah,” ujarnya.

Sedangkan dalam rangka pencapaian target PAD secara lebih optimal, jelas Gubernur Arinal, Pemerintah Daerah akan terus melakukan inovasi intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, serta mengoptimalkan peran BUMD dengan memperluas skala bisnis di bidang pariwisata, energi, pertanian, transportasi dan jasa lainnya.

“Dalam rangka menghadapi adanya tantangan dalam pengelolaan anggaran dan terjaganya kualitas belanja daerah; Pemerintah daerah juga konsisten untuk melanjutkan kebijakan untuk mengoptimalkan anggaran belanja," jelasnya.

Gubernur juga menyoroti Belanja Daerah, yang memiliki komposisi Belanja Tidak Langsung (BTL) 63,69 persen; dan Belanja Langsung (BL) 36,31 persen. Di sisi BTL komponen terbesar, adalah: Pertama, Belanja Pegawai sebesar Rp1,902 triliun, Kedua, Belanja Hibah sebesar Rp1,526 triliun dan Ketiga, pada tahun 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi Lampung tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban Dana Bagi Hasil kepada pemerintah kabupaten/kota sebesar Rp1,454 triliun.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan urusan wajib pemerintahan, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan sebesar 30,78 persen dari total Belanja Daerah, yang terdiri atas Belanja Langsung pada Dinas Pendidikan sebesar Rp681 miliar dan Alokasi Dana BOS Bidang Pendidikan sebesar Rp1,4 triliun serta Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp285 miliar pada kelompok Belanja Tidak Langsung.

Demikian pula dengan alokasi belanja fungsi kesehatan, pada Rancangan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 telah dialokasikan dana fungsi kesehatan yang mencapai 10,39 persen dari Total Belanja Daerah di luar gaji pegawai; tersebar pada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Abdoel Moeloek dan Rumah Sakit Jiwa; serta pelaksanaan program/kegiatan fungsi Kesehatan di OPD Lainnya, termasuk komponen Belanja Tidak Langsung yang memiliki fungsi kesehatan.

Selanjutnya, di sisi Penerimaaan Pembiayaan terdapat perkiraan penerimaan yang bersumber dari SiLPA Tahun 2019 sebesar Rp85 miliar Rupiah. Sedangkan, Pengeluaran Pembiayaan dirancang sebesar Rp195,180 miliar. Penyertaan Modal tersebut dimaksudkan untuk memperkuat permodalan dan kinerja BUMD, sehingga dapat berkontribusi secara lebih optimal bagi peningkatan pendapatan daerah dan pembangunan Provinsi Lampung. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, Lampung Selatan - Ribuan Warga Kabupaten Lampung Selatan yang tergabung dalam Keluarga Besar Tim Alap-Alap Jaya menggelar silaturahmi dengan Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H. Tony Eka Candra (TEC), Minggu (17/11/2019) siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Keluarga Besar Tim Alap-Alap Jaya H.Ali Subaidi, Hadir juga Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung I Made Bagiasa, Darlian Pone, H.Riza Mirhadi, Darlian Pone, H. Benny HN Mansyur, I Gede Jelantik, Bambang Purwanto, Yusro Hendra Perbasya, Reza Pahlevi, dan para Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan, serta para relawan.

Diketahui, dalam acara yang berlangsung hangat tersebut, selain ajang silaturahmi, juga sekaligus deklarasi dukungan Tim Alap-Alap Jaya Lampung Selatan untuk memenangkan H. Tony Eka Candra sebagai Bakal Calon Bupati Lampung Selatan pada Pilkada serentak Tahun 2020 mendatang.

Dalam sambutannya, H. Tony Eka Candra mengucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarakat yang tergabung dalam Alap-Alap Jaya Lampung Selatan karena telah menyatukan suara mendukungnya dalam Pilkada nanti. Tidak hanya itu saja TEC yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung itu juga menyampaikan program Pro Rakyat dan janji kerjanya jika kelak terpilih menjadi Bupati Kabupaten Lampung Selatan.

Beberapa program pro rakyat yang akan dilakukan diantaranya mewujudkan “Lumbung Pangan” untuk menjamin ketahanan pangan dan ketersediaan pangan bagi masyarakat tidak mampu, pendidikan dan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu.

"Tidak semua orang yang tidak mampu terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan jangan sampai ada masyarakat Lampung Selatan yang mengalami gizi buruk dan kekurangan pangan, oleh karenanya Pemerintah harus hadir untuk memberikan bantuan pangan gratis secara langsung bagi masyarakat kurang mampu, ujar TEC.

Kemudian, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), pihaknya juga memberikan perhatian terhadap siswa berprestasi dengan memberikan beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan sampai perguruan tinggi, dengan harapan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung Selatan akan meningkat.

"Revitalisasi bidang kesehatan juga harus dilakukan, bagi warga Lampung Selatan yang tidak mampu, kedepan cukup dengan menunjukan KTP Lampung Selatan akan mendapatkan pelayanan gratis dari Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah setempat termasuk rawat inap, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Masih banyak lagi program-program yang nanti akan dilakukan, baik perhatian khusus tehadap pembangunan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui program ‘Kartu Petani Berjaya’, untuk meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP), guna peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran petani”, tutur TEC.

Disisi lain program yang akan dilaksanakan adalah di sektor Infrastruktur fisik maupun non fisik, penciptaan lapangan kerja dengan mendatangkan investasi yang ramah lingkungan dan pro rakyat, peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, perhatian terhadap pemberdayaan pemuda dan perempuan, pengembangan ekonomi kreatif melalui UMKM dan koperasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan perhatian dibidang mental spiritual dalam rangka membentuk karakter bangsa yang religi, serta iman dan taqwa.

“Meningkatkan tunjangan RT, Kepala Dusun/ Lingkungan, Guru Honor, Guru PAUD, Guru Mengaji, lmam Masjid, Marbot Masjid, Penjaga Makam, Pembantu Penghulu, Pendeta, Guru Sekolah Minggu, Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas, serta para pemimpin berbagai agama sebagai perwujudan perhatian pemerintah terhadap pembangunan dibidang mental spritual dan keamanan" ucapnya.

Kemudian, membangun pusat kegiatan Olah raga dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) disetiap Kecamatan sebagai tempat berinteraksi dan sebagai pusat kegiatan masyarakat serta pusat kuliner di setiap Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Selaras dengan program Gubernur Lampung, Ketua PD VIII FKPPI Provinsi Lampung ini juga mengatakan, dalam programnya nanti Tony akan meningkatkan kualitas infrastruktur yang sampai saat ini belum dinikmati oleh masyarakat secara memadai, baik infrastruktur untuk fasilitas umum, pertanian dan dan perkebunan.

Tidak hanya itu saja, Tony juga bertekad untuk meningkatkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi ASN, dan menghilangakan maraknya dugaan "Jual Beli Jabatan," akan menjadi perhatian khusus TEC dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk wajib menghilangkan dugaan "Fee Proyek" dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

Membangun 6 rumah Kebandakhan Adat, untuk 5 Marga Sai Batin dan 1 Marga Pepadun di Natar, dalam rangka melestarikan dan mengembangkan budaya daerah untuk memperkuat budaya nasional. Kemudian membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi pejuang, anak pejuang dan keturunannya sebagai wujud penghargaan bagi para pejuang bangsa yang telah membebaskan negara ini dari belenggu penjajahan.

Selain menyampaikan Program Pro Rakyat dan Janji Kerja, Tony juga menyempatkan berdialog dan menjawab langsung keluhan masyarakat yang hadir guna menyerap aspirasi yang selama ini sulit tersampaikan, seperti proses pembuatan KTP dan Perizinan usaha, hingga persoalan tanah register, dan pada saat itu juga Tony langsung memanggil dan menugaskan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan untuk membantu menyelesaikan.

Tony juga dalam janji kerjanya jika kelak terpilih menjadi Bupati Kabupaten Lampung Selatan, akan bekerja dan berkantor di Kecamatan dan Desa selama tiga hari setiap pekan, dalam rangka menyerap langsung aspirasi dan masalah yang yang berkembang, dan bisa langsung terselesaikan.

Sementara, H.Riza Mirhadi selaku Tim pengarah Pemenangan TEC menambahkan, Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H.Tony Eka Candra merupakan sosok pemimpin yang bersih, inovatif, visioner dan berpengalaman baik dibidang organisasi dan pemerintahan.

"Janji kerja yang disampaikan oleh TEC merupakan implementasi dari Visi-Misi Bakal calon Bupati Lampung Selatan yang harus disampaikan kepada masyarakat. Yakin dan percayalah dengan kemampuan dan pengalaman beliau (Tony. Red) di organisasi dan di pemerintahan, terbukti selama 7 (Tujuh) Periode berturut turut menjadi Anggota DPRD yang mumpuni, TEC optimis, bila terpilih pada Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 2020 mendatang, bersama Partai Politik dan seluruh elemen Masyarakat, akan membawa Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten ‘termaju’ di Provinsi Lampung yang aman, maju, mandiri, sejahtera, berkeadilan, berdaya saing, dan bermartabat" pungkas Riza. (*)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung untuk mendengarkan pemandangan umum 8 fraksi DPRD Lampung terkait Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (18/11/2019).
Penyampaian pemandangan umum ini merupakan tindak lanjut usai diserahkannya Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020 oleh Gubernur Arinal Djunaidi sebelumnya.

Fraksi Partai NasDem menyetujui Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020 dan berharap agar dikupas dan dibahas secara seksama dan dapat disahkan dengan tepat waktu.

Hal senada disampaikan Fraksi PDI Perjuangan yang menyetujui untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut dan ditetapkan menjadi Perda APBD Provinsi Lampung Tahun 2020.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung menyangkut Pendapatan Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 7,866 triliun.

Atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung tersebut, Rapat Paripurna akan dilanjutkan kembali dengan agenda penyampaian jawaban Gubernur Lampung atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020 pada Selasa (19/11/2019) esok. (Humas Prov Lampung)

BlogGua,Tanggamus - Dalam rangka semarak Milad KE 107 Tahun Persyarikatan Muhammadiyah. Jajaran Warga Muhammadiyah yang tersebar di Kecamatan Kotaagung, Wonosobo dan Gisting pagi tadi mengikuti Gelaran Pawai Taaruf yang di adakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Masing-masing, Senin (18/11).

Seperti disampaikan oleh Ketua PCM Kotaagung Syafarudin,S.Ag, bahwa jajaran PCM Kotaagung menggelar Pawai Taaruf berdasarkan Instruksi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanggamus dalam rangka menyemarakkan Milad 107 Muhammadiyah sehingga Roh dari Gerakan Muhammadiyah benar-benar dirasakan masyarakat dalam memajukan Jiwa dan Raga Umat.

Selain itu harapannya dengan 107 Tahun Muhammadiyah semua warga Persyarikatan bersinergi berjuang bersama-sama dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dan kembali mengenang sejarah perjuangan terutama KH. Ahmad Dahlan dalam mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah sehingga betul-betul Muhammadiyah memberikan warna tersendiri bagi bangsa Indonesia khususnya pendidikan Indonesia.

"dengan mengenang perjuangan KH. Ahmad Dahlan ada rasa tanggung jawab yang besar bagi penerus perjuangan Muhammadiyah agar kembali meneruskan apa yang dicita-citakan oleh KH. Ahmad Dahlan sehingga mampu memberi kontribusi yang besar didalam mengentaskan program pemerintah dalam rangka 4.0 (four Poin Zero) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat" Katanya

Dalam Pawai kali ini diikuti oleh 1200 peserta dari TK ABA 1 dan 2, SD, SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah yang ada di Kotaagung. Dari Ortom Kokam, Nasiatul Aisyah, Pemuda Muhammadiah, Aisyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah dan Hizbul Waton.

"dan kamipun memberikan santunan kepada keluarga besar warga muhammadiyah yang telah sepuh, sebagai bentuk penghargaan kami atas perjuanga mereka dalam Gerakan Dakwah di Kotaagung selama ini" imbuh Syafarudin

Ditempat terpisah Ketua PCM Wonosobo Ayahanda Asnawi, menyampaikan pawai di Wonosobo ada 3 tempat, SMP Muhammadiyah Dadirejo yang diikuti seluruh siswa termasuk TK dan simpatisan masyarakat kemudian juga di pangkul SMP Muhammadiyah 2, beserta TK dan SD lalu di Wonosobo SMP Muhammadiyah 3 dengan TK Aba beserta masyarakat simpatisan sekitar 1300 Peserta.

Dan tak kalah Penting PCM Gisting juga mengikutsertakan 2500 peserta yang dilepas oleh Maryono S.Ag, Anggota Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tanggamus

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanggamus Drs. Saleh,SE.MM., mengaku bangga atas partisipasi penuh dari seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah yang telah mensukseskan semarak Milad Muhammadiyah ini dimana pawai taaruf telah diikuti sekitar 5000 peserta.

"ini baru di tiga Kecamatan belum seluruh jajaran PCM se-Tanggamus, ya semoga Gerakan Muhammadiyah semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat" Pungkas Pak Saleh

Hadir dalam kegiatan Pawai tersebut Unsur Pimpinan Kecamatan dimasing-masing wilayah.(rls)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengajak semua pihak mewujudkan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga. Hal ini diungkapkan Sekdaprov saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN ) ke – 55, di Balai Keratun Provinsi Lampung, Senin (18/11/2019).

Peringatan HKN tahun 2019 ini mengusung tema Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga. Tema ini menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

“Saya berharap rangkaian kegiatan dalam peringatan HKN ini bermanfaat untuk seluruh masyarakat dan menjadi ajang mensosialisasikan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang Sehat dan Lampung Sehat khususnya,” ujar Sekdaprov Fahrizal

Sekda Fahrizal juga mengatakan selain penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, pembangunan kesehatan juga perlu melibatkan lintas sektor melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait.

Oleh karena itu diterbitkanlah Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), lintas sektor dan lintas program bersama-sama mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat.
“Semangat melayani, semangat menggerakan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan dalam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsep pembangunan kesehatan kita,” ujar Sekda Fahrizal.

Fahrizal mengharapkan Peringatan HKN ke – 55 ini sebagai momentum untuk berbagi tantangan dan menguatkan komitmen, meningkatkan tekad dan semangat seluruh masyarakat Lampung, untuk lebih memberi makna akan pentingnya kesehatan. Hal ini sebagai salah satu paya mewujudkan salah satu Visi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi “Rakyat Lampung Berjaya (Aman, Berbudaya, Maju dan Berdaya Saing, Sejahtera).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menyampaikan tujuan diadakannya peringatan HKN adalah momentum pengingat publik bahwa derajat setinggi tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan. Hal itu bisa dilakukan dengan memprioritaskan promotif – preventif dan semakin menggalakkan serta melembagakan Germas.

Diharapkan dari Pemerintah Pusat, daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akedemisi dan praktisi turut ambil bagian dalam peringatan HKN untuk mendukung pembangunan kesehatan.
"Dan diharapkan masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat, serta melakukan gerakan hidup sehat," ujar Reihana. Acara HKN ini merupakan puncak dari rangkaian acara yang telah dilakukan dalam rangka memeriahkan HKN tahun 2019.

“Beberapa rangkaian acara yang telah kita lakukan di antaranya Videoconference dengan Menteri Kesehatan, seminar kesehatan, lomba olah raga rakyat, dan penilaian serta pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan Provinsi Lampung tahun 2019”, kata Reihana.

Adapun beberapa kategori yang menerima penghargaan pada peringatan HKN 2019 ini adalah Kategori Tenaga Dokter, Kategori Tenaga Perawat, Kategori Tenaga Bidan, Kategori Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kategori Tenaga Kesehatan Lingkungan, Kategori Tenaga gizi, Kategori Tenaga farmasi.

Tidak hanya itu, ada pula Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri yang dibagi menjadi dua yaitu Kategori Puskesmas wilayah pedesaan dan Katergori Puskesmas Wilayah Perkotaan. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG ---- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung TA 2020 kepada Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay dalam Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (18/11/2019).

Dalam rapat Pembicaraan Tingkat I tentang Penyampaian Raperda APBD Provinsi Lampung TA 2020 tersebut, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa penyusunan Raperda merupakan bagian dari dinamika pengelolaan keuangan daerah terhadap perubahan asumsi-asumsi dalam kebijakan umum anggaran (KUA) Provinsi Lampung TA 2020.

Dalam kaidah penyusunan APBD, secara substansi APBD disusun berdasarkan Nota Kesepahaman antara Eksekutif dan Legislatif tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati.

“Kesepakatan dicapai melalui kajian dan pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah beserta jajaran Perangkat Daerah dengan Badan Anggaran beserta fraksi-fraksi DPRD, agar program dan kegiatan yang akan dijalankan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan pembangunan daerah," ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, kesepakatan ini juga berpedoman pada Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 serta peraturan perundangan yang berlaku dalam penyusunan APBD.

Kebijakan dalam penyusunan rencana Pendapatan Daerah pada Raperda tentang APBD TA 2020, lanjut Gubernur Arinal, telah memperhatikan perkiraan kapasitas dan kondisi keuangan daerah serta perkiraan besaran dana transfer ke daerah. Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam raperda tentang APBD TA 2020 merupakan perkiraan yang terukur, rasional dan memilikj dasar hukum penerimaannya.

"Dipastikan struktur Raperda APBD TA 2020 memperhatikan potensi kapasitas fiskal daerah yang tercantum dalam kesepakatan KUA dan PPAS TA 2020 antara Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Lampung,” jelasnya.

Pada Raperda APBD TA 2020, target Pendapatan Daerah sebesar Rp7,8 triliun dengan proyeksi penerimaan pendapatan daerah tersebut bersumber dari PAD sebesar Rp3.3 triliun, Dana Perimbangan sebesar Rp4,4 triliun, dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 51,6 miliar.

Kemudian, pada Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp 7,7 triliun yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar Rp 4,9 Triliun, dan Belanja Langsung (BL) sebesar Rp 2,8 triliun.

“Berdasarkan kondisi Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah sebagaimana tersebut, maka Rancangan APBD Provinsi Lampung TA 2020 mengalami surplus sebesar Rp 110 miliar,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur menambahkan potensi pembiayaan Daerah netto pada Rancangan APBD Provinsi Lampung TA 2020 sebesar Rp 110 miliar yang digunakan atas surplus dari belanja daerah.

Adapun struktur pembiayaan Daerah pada Rancangan APBD Provinsi Lampung TA 2020 terdiri atas Penerimaan Pembiayaan bersumber, dari Silpa sebesar Rp85 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp195 miliar yang digunakan untuk penyertaan modal Pemerintah Daerah sebesar Rp54 miliar, dan pembayaran pokok utang sebesar Rp141 miliar.

“Alokasi anggaran belanja daerah dalam APBD TA 2020 diarahkan pada kebutuhan dan kemampuan pendanaan pembangunan yang berkesinambungan dengan prioritas pembangunan pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dengan tetap memperhatikan kapasitas fiskal yang tersedia," ujar Gubernur.

Gubernur mengatakan Pemerintah provinsi Lampung juga terus berkomitmen mengalokasikan kewajiban belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota secara bertahap yang dimulai sejak perubahan APBD TA 2019. Selain itu, belanja langsung dalam APBD TA 2020 dirancang dengan tetap mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dan yang diintegrasikan dengan visi misi “Rakyat Lampung Berjaya. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, Maluku - FORUM Masyarakat Maluku (FORMAMA) bersama organisasi lainnya seperti Maluku seperti Maluku Satu Hati (MSH) dan Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM) akan mengawal mega project Liquefied Natural Gas (LNG) Block Masela di Maluku atau yang akrab di telinga rakyat Maluku dengan istilah ‘gas abadi’ akan kini dimulai persiapan kerjanya.

"Karena, kami beranggapan anak cucu Maluku adalah ahli waris ‘gas abadi’ tersebut. Sehingga, kami merasa perlu untuk memastikan bahwa mega project Block Masela dapat bermanfaat bagi rakyat Maluku dikemudian hari. Dan, diharapkan tidak di monopoli oleh oknum pejabat terkait termasuk pihak investor," kata Ketua umum FORMAMA Arnold Thenu dalam siaran pers Senin (18/11/2019).

Arnold Thenu menyebut, dengan akan dimulainya persiapan kerja tersebut, secara tidak langsung membawa angin segar untuk rakyat Maluku. Tetapi, apakah mega project tersebut dapat membawa angin perubahan yang signifikan untuk kesejahteran rakyat Maluku belum dapat dipastikan secara pasti. Dan, masih menjadi tanda tanya besar.

"Demi mewujudkan masa depan anak cucu Maluku, organisasi-organisasi Maluku akan melakukan konsolidasi secara massif untuk melangkah dengan satu rasa, satu hati dalam satu kerukunan untuk satu perjuangan yang sama bagi masa depan anak cucu Maluku. Dan, setelah itu organisasi-organisai Maluku akan bergerak secara nyata menjadi sosial control untuk kepentingan rakyat Maluku," jelasnya.

Saat ini, menurut Arnold Thenu, kami masih memilih diam dan mengamati perkembangan mega project blok Masela secara seksama.

"Tetapi, dengan sikap diam tersebut jangan di salah artikan kami akan tunduk diam membisu selamanya. Karena, kami masih ada dan siap mengawal kepentingan rakyat Maluku," pungkasnya Arnold Thenu. (Bipani)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG ---Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia yang dihadiri Gubernur Arinal Djunaidi, di Sentul International Convention Center (SICC), di Kabupaten Bogor Jawa Barat, 13 November 2019 yang lalu.
Tindak lanjut itu disampaikam Sekdaprov saat menjadi inspektur upacara pada upacara gabungan Forkopimda Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (18/11/2019).

Menurut Sekdaprov Fahrizal, Gubernur Arinal Djunaidi mendorong Lampung harus menjadi prioritas pembangunan dari berbagai sektor dan berbagai target capaian dari Visi Rakyat Lampung Berjaya. "Diharapkan kepada kita semua untuk mensinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu," ujar Fahrizal.

Fahrizal menjelaskan berbagai sektor yang harus menjadi proritas pembangunan di Provinsi Lampung seperti baik Infrastruktur, Pertanian Perkebunan, Pariwisata, Industri Maritim, Pusat pertumbuhan ekonomi baru dan pengembangan ekonomi kreatif.

Fahrizal mengatakan hal ini juga agar sejalan dengan lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Yakni mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) tentang kesehatan dan pendidikan. Lalu, mengenai pembangunan infrastruktur, penyegaran regulasi, reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi. "15 Kabupaten/ Kota sampai dengan desa di Provinsi Lampung harus memiliki semangat yang sama. Bapak Presiden dan Wakil Presiden tentu mendukung Lampung lebih maju dan berkembang. Dengan adanya Lampung Berjaya, maka Indonesia Sejahtera," katanya.

Pada bagian lain, Fahrizal juga menyampaikan dengan telah diresmikannya Jalan Tol Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung pada 15 November 2019 lalu, akan meningkatkan kelancaran transportasi dari Sumatera ke Jawa maupun sebaliknya.

Menurutnya, ini juga guna menjamin sistem logistik nasional, menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengoptimalkan pengembangan sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

"Jarak tempuh Bandar Lampung - Palembang yang biasanya harus ditempuh dalam waktu 8-10 jam maka dengan diresmikan jalan tol ini dapat ditempuh hanya dengan waktu 3-4 jam saja," katanya.(Humas Prov Lampung)

BlogGua-lampung utara kepala desa srimenanti kec tanjung raja kab lampung utara senin 18.11.20198

Saat di temui di salah satu swalayan 17.11.2019 yang ada di kabupaten lampung utara menerang kan kepada awak media ampera news bahwa diri nya merasa di kecilkan/Dimusuhi oleh teman teman seprofesi sebagai kepala desa khusus nya di kec tanjung raja di karnakan diri nya selalu bermitra dengan awak media sehingga kepala desa yang lain berangapan bahwa kepala desa makmun sebagai cepu/atau pemberi impormasi kepada media

Makmun pun menambah kan lagi salah satu kepala desa yang bernama zulki mengatakan diri nya sebagai cepu/pemberi kabar apa bila ada masalah di desamakmun lah yang melaporkan masalah tesebut sehingga awak media bisa tau, makmun mengatakan kepala desa yang sempet mengatakan 9dia denger dia sebagai cepu di kec tanjung raja kabupaten lampung utara ujar nya.(elva)

BlogGua--Lampung Utara
Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Kabupaten Lampung Utara, gelar rapat kerja kepengurusan. Agenda tersebut dimaksudkan pemantapan tugas fungsi struktur anggota dan mendata ulang media online tergabung.

"Selain menindaklanjuti program DPD AJOI Lampung dalam meningkatkan SDM jurnalis mengarah level profesional, juga meningkatkan mutu kinerja, tugas jurnalis sesuai Kode Etik Jurnalistik. Dianggap perlu melakukan rapat kerja internal kepengurusan DPC AJOI Lampung Utara,"

Demikian diungkapkan Ketua AJOI DPC AJOI Lampung Utara, Defriwansyah didampingi Sekretaris Fran dan jajaran pengurus anggota lainnya dalam rapat kerja yang berlangsung di Sekretariatan AJOI DPC setemlat, Jl.Jend Sudirman, Kelurahan Kotabumi Selatan. Sabtu, 15 November 2019.

Defriwansyah melanjutkan, perlu disampaikan juga bahwa, beberapa agenda program kerja AJOI DPD Lampung, tentu DPC juga akan melaksanakannya. Utamanya memverifikasikan media online tergabung dan menyelenggarakan Uji Kompetensi Spesifik media online, sesuai berdirinya AJOI murni media digital online.

Tentunya juga, AJOI khususunya Kepengurusan DPC Lampung Utara, akan upaya bersinergi dengan pihak Pemerintah dan unsur Forkopimda setempat, sebagai mitra kerja sesuai dengan tugas pokok fungsi masing-masing, guna mendorong pembangunan di Lampung Utara.

"Berharap setelah mendapatkan pengakuan keberadaan dari Pemerintah setempat melalui Kesbangpol, dapat melaksanakan program kerja dalam mendukung pembangunan di Lampung Utara ini,"ujarnya.

Dikesempatan yang sama, dijelaskan juga oleh Sekretaris AJOI DPC Lampung Utara, Fran bahwa, AJOI DPC Lampung Utara saat ini, selain fokus pada program kerja tingkat DPC, juga tengah mempersiapkan pengukuhan atau pelantikan sesuai himbauan dari DPD AJOI Lampung dalam waktu dekat ini.

"Sebagaimana diutarakan oleh Ketua DPC tadi, bahwa AJOI saat ini tengah fokus pada program kerja sesuai Visi Misi dan AD/ART AJOI. Sebagai organisasi murni media digital online, kedepan akan melaksanakan peningkatan mutu standar kompetensi jurnalistik digital online dalam waktu dekat ini,"ungkapnya.

"Tetapi di utamakan saat ini, mendata media online tergabung sesuai ketentuan UU Pokok Pers atas pendirian perusahaan media dan selanjutnya mengarah pada program kerja terkait sesuai agenda rutin AJOI Lampung,"jelas Fran. (Tim)

Lampung Utara – Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengemudi dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Lampung Utara menggelar Safety Driving kepada anggota Otomotif Kab. Lampung Utara di Stadion Sukung, Minggu (17/11/19).

Kegiatan Safety Driving sekaligus Deklarasi Keselamatan Berlalu Lintas tersebut dihadiri oleh Kabag Sumda Kompol Holil mewakili Kapolres Lampung Utara, Asisten I Ir. Azwar Yazid Kab. Lampung Utara, Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP M. Yani Endang, S.I.K. dan anggota Family Otomotif Lampung Utara.

Dalam giat tersebut Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP M. Yani mengatakan, kegiatan ini dilakukan bertujuan agar pengemudi dapat memahami serta menerapkan teknik dasar defensive driving saat berkendara sehingga pengemudi dapat konsentrasi  saat berkendara.

"Pengemudi yang telah menguasai teknik dasar defensive driving akan lebih sangat beretika saat berkendara dijalan raya serta mengutamakan kesopanan dalam berlalu lintas sehingga dapat mengurangi patalitas dan laka lantas yang terjadi," ujara AKP Yani. 

Dengan adanya kegiatan ini digelar, diharapkan ke depannya tingkat kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalulintas dan keselamatan berkenderaan semakin tinggi dan menurunnya angka kecelakaan lalulintas serta kesadaran masyarakat semakin muncul untuk tidak melakukan pelanggaran lalu lintas.(*)

BlogGua, Lampung Utara - Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Kabupaten Lampung Utara, gelar rapat kerja kepengurusan. Agenda tersebut dimaksudkan pemantapan tugas fungsi struktur anggota dan mendata ulang media online tergabung.

"Selain menindaklanjuti program DPD AJOI Lampung dalam meningkatkan SDM jurnalis mengarah level profesional, juga meningkatkan mutu kinerja, tugas jurnalis sesuai Kode Etik Jurnalistik. Dianggap perlu melakukan rapat kerja internal kepengurusan DPC AJOI Lampung Utara,"

Demikian diungkapkan Ketua AJOI DPC AJOI Lampung Utara, Defriwansyah didampingi Sekretaris Fran dan jajaran pengurus anggota lainnya dalam rapat kerja yang berlangsung di Sekretariatan AJOI DPC setemlat, Jl.Jend Sudirman, Kelurahan Kotabumi Selatan. Sabtu, 15 November 2019.

Defriwansyah melanjutkan, perlu disampaikan juga bahwa, beberapa agenda program kerja AJOI DPD Lampung, tentu DPC juga akan melaksanakannya. Utamanya memverifikasikan media online tergabung dan menyelenggarakan Uji Kompetensi Spesifik media online, sesuai berdirinya AJOI murni media digital online.

Tentunya juga, AJOI khususunya Kepengurusan DPC Lampung Utara, akan upaya bersinergi dengan pihak Pemerintah dan unsur Forkopimda setempat, sebagai mitra kerja sesuai dengan tugas pokok fungsi masing-masing, guna mendorong pembangunan di Lampung Utara.

"Berharap setelah mendapatkan pengakuan keberadaan dari Pemerintah setempat melalui Kesbangpol, dapat melaksanakan program kerja dalam mendukung pembangunan di Lampung Utara ini,"ujarnya.

Dikesempatan yang sama, dijelaskan juga oleh Sekretaris AJOI DPC Lampung Utara, Fran bahwa, AJOI DPC Lampung Utara saat ini, selain fokus pada program kerja tingkat DPC, juga tengah mempersiapkan pengukuhan atau pelantikan sesuai himbauan dari DPD AJOI Lampung dalam waktu dekat ini.

"Sebagaimana diutarakan oleh Ketua DPC tadi, bahwa AJOI saat ini tengah fokus pada program kerja sesuai Visi Misi dan AD/ART AJOI. Sebagai organisasi murni media digital online, kedepan akan melaksanakan peningkatan mutu standar kompetensi jurnalistik digital online dalam waktu dekat ini,"ungkapnya.

"Tetapi di utamakan saat ini, mendata media online tergabung sesuai ketentuan UU Pokok Pers atas pendirian perusahaan media dan selanjutnya mengarah pada program kerja terkait sesuai agenda rutin AJOI Lampung,"jelas Fran. (Tim)

BlogGua,Tanggamus, – Bangunan Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, senilai Rp.502.122.000, belum selesai dibangun pekerjaannya “Roboh” diterjang angin kencang pada Kamis, 14 November 2019, sekitar pukul 13.30 WIB. Diduga bangunan dikerjakan tidak sesuai RAB, Sekdes mengaku tidak ada yang roboh, hanya compel retak.


Disampaikan narasumber yang tidak mau disebut identitasnya mengatakan, robohnya bangunan tersebut, pihak yang berwenang (Kejaksaan dan Polres) dapat segera mengaudit secara detail, mulai dari pemasangan bata, adukan semen hingga jenis ukuran besi yang dipasang.

“Robohnya bangunan ini sudah yang kedua kalinya. Pertama saat mulai pembangunan dan yang saat ini. Diduga adukan semen untuk pemasangan bata dan cor tiang betonnya, tidak sesuai RAB dan bila perlu cek apakah benar pondasinya memakai cakar ayam atau tidak,”ungkap sumber.



Terkait ini, Wakil Ketua TPK Pekon Tanjung Raja, Izami mengatakan, GSG tersebut berukuran lebar 9 meter, panjang 20 meter, tinggi 6 meter, sebagai Tim Pengelolan Kegiatan (TPK) tidak bisa bertindak tanpa perintah Aparat Pekon atau atasan.

“Tadi pagi kita sudah melaporkan ke Kecamatan Cukuh Balak, Camat langsung kelokasi meninjau pembangunan gedung yang roboh. Sebagai pelaksana kegiatan, ada modal dan sesuai yang ada di RAB, kita laksanakan. Robohnya gedung masih dalam proses pembangunan dan belum diserah terimakan. Jadi semua ini masih tanggung jawab Pekon dan nanti kita akan koordinasi dengan aparat pekon,”ujarnya, saat ditemui awak media dikediamannya. Jumat, 15 November 2019.

Saat disinggung masalah kontruksi bangunan dan besaran anggaran yang ada di RAB, Izami mengatakan bahwa, untuk standar kontruksi bangunan gedung yang roboh,ini sudah sesuai RAB dan petunjuk dari pendamping desa yang mengawasi di Pekonnya.

“Itu sudah sesuai RAB dan diketahui pendamping desa serta aparat pekon yang lain.misalnya penggunaan besi ukuran 10, kita pasang besi 10 ,ukuran besi 12 kita pasang besi 12, dan ukuran besi 6 kita pasang besi ukuran 7,”ujarnya.



Bahkan kata Azimi, “Dari pagu anggaran Rp.500 Juta, menurutnya sudah habiskan dana mencapai Rp.300 Juta, karena bangunan gedung ini tinggal anggaran untuk pemasangan atap baja ringan. Sementara itu, untuk masalah adukan semennya 4:1, untuk pemasangan bata dan ukuran 3:1 kemudian untuk ukuran pengecoran tiang bangunan,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Muhtasor (35) tukang bangunan mengatakan, kalau pemasangan bata dan cor tiang pada bangunan tersebut, menggunakan semen jenis tiga roda dan semuanya sudah sesuai petunjuk dari pendamping Desa dan sesuai RAB.

Robohnya bangunan itu karena tidak ada balok gantung sebagai pengait sisi dinding satu sama yang lain. “Balok gantung yang berfungsi untuk mengaitkan sisi dinding ke dinding yang lain tidak terpasang. Tapi, kita sudah tanyakan kepada Pendamping Desa Pak Ando, kenapa tidak memakai balok gantung, nantinya akan diganti pakai besi. Namun,kalau sesuai pengalaman saya, harusnya bangunan gedung sebesar itu, harusnya dipasang cor balok gantung sebanyak 3 buah,”uncap Muhtasor.

Sementara itu, Pj Kakon belum dapat di konfirmasikan, saat dihubungi via Telephone sedang tidak aktif.

Ditempat terpisah, Sekdes Tanjung Raja, Zilwan membantah adanya informasi bahwa pondasi bangunan tersebut tidak memakai cakar ayam. “Kontruksi pondasi memakai jenis cakar ayam, silahkan digali jika tidak percaya,”tegasnya.

Ditambahkan Sekdes bahwa, dengan pagu anggaran Rp.502.122.000, untuk bangunan GSG, hanya sebatas bata merah, tidak sampai pengecatan, dan ini sudah sesuai RAB.

Saat disinggung GSG pernah roboh dua kali, Sekdes menyatakan, “itu bukan roboh, tapi retak sompel sedikit, karena masih cuaca panas. Saat itu pemasangan bata masih sekitar ketigian 3 meter. Jadi, saya tidak terima kalau bangunan itu tidak seasuai RAB, untuk masalah teknis silahkan konfrmasi ke yang berwenang,”kilahnya. (Ronn/Tim AJOI)

BlogGua-Lampung Utara - Sebagai bentuk memperkokoh soliditas TNI-Polri, Kapolres Lampung Utara berserta anggota menyambangi Marka Kimal Lampung Utara untuk ikut memeriahkan HUT Kimal Lampung yang ke-53 Tahun 2019, Sabtu (16/11/19).

Kedatanganan Kapolres AKBP Budiman dan rombongan dengan kejutan kecil membawa nasi tumpeng tersebut langsung disambut hangat oleh Kakimal Lampung Letkol Laut (Kh) H. Sri Depranoto M. Bt., S.Ag., M.Pd. berserta jajaranya.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatkan, kami hadir disini untuk bersilaturahmi dan sekaligus mengucapkan selamat kepada anggota TNI-AL atas hari jadi Kimal Lampung yang ke-53. Kami turut bangga atas kinerja Kimal Lampung yang selalu bersinergi dengan kami Polres Lampung Utara dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

"Kepada Kakimal dan segenap jajarannya, kami ucapan terimakasih atas sambutan semoga TNI dan Polri tetap bisa menjadi pilar bagi NKRI, TNI dan Polri selalu Jaya," kata AKBP Budiman.

Dengan bertambahnya usia Kimal Lampung, diharapkan kehadirannya mampu memberikan jaminan sekaligus motivasi, dalam menciptakan kondusifitas masyarakat Lampung Utara.

"Semoga ini bisa menjadi perekat dan memperkokoh soliditas TNI-Polri dimana pun bertugas dan berada," ujar Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K.(*)

BlogGua, Jakarta - BUMN Watch menilai, orang seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok cocok melakukan pembenahan di PT Pertamina (persero) yang selama ini dikenal sebagai 'hutan belantara'.

"Ahok sangat cocok melakukan pembenahan diberbagai sektor Pertamina. Dari pada Ahok di PT PLN,  dia lebih tepat ditempatkan di PT Pertamina," kata Ketua Koordinator BUMN Watch Naldy N Haroen kepada wartawan Jumat (15/11/2019).

Lebih lanjut Naldy Haroen menjelaskan, keberanian Ahok dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu merupakan faktor utama ditempatkan di Pertamina.

Kata dia, banyak orang menyebut adanya indikasi korupsi dan permasalahan diinternal Pertamina. Sehingga, Pertamina sering dijuluki sebagai "hutan belantara".

"Pembenahan Pertamina harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Sehingga dibutuhkan orang pemberani seperti Ahok," jelas Naldy Haroen.

Terkait penolakan yang dilakukan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) terhadap Ahok, Naldy Haroen menegaskan, sikap itu terlalu berlebihan.

"Kalau memang Pertamina bersih kenapa takut. Kecuali Pertamina benar-benar "kotor" baru gentar sama Ahok," jelasnya.

Naldy Haroen yakin, jika Ahok benar-benar ditempatkan di Pertamina akan membuat banyak pihak kalang kabut. Karena, lanjut Naldy, permainan "kotor" yang selama ini kerap terjadi di Pertamina akan digilas oleh Ahok.

"Saya yakin jika Ahok di Pertamina akan membuat pemain disana kocar kacir. Terlebih, oknum orang dalam yang diduga selama ini sering melakukan tindakan tidak terpuji akan pontang pantig. Mafia migaa juga pasti akan dilibas oleh Ahok," pungkas Naldy Haroen. (Bipani)

BlogGua, Mesuji - Plt. Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, S.E., M.M. menghadiri acara peresmian Jalan Tol Terbanggi Simpang Pematang Kayu Agung di Simpang Pematang Kab. Mesuji, Jumat (15/11/2019).

Acara peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan Rekor MURI sebagai jalan tol terpanjang se-Indonesia. Jalan tol yg diresmikan ini memiliki panjang hingga 189 km.

Hadir sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Lampung, Danrem, Bupati se-Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, stake holder yang berkaitan dengan pembangunan jalan tol. (Red)

BlogGua,Tanggamus - Melalui Lomba Bunda PAUD Pekon berprestasi diharapkan dapat memotivasi dan sebagai ajang studi banding untuk memunculkan inovasi unggulan yang ada disetiap Pekon.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, yang juga Bunda PAUD Kabupaten Tanggamus, saat menghadiri Kegiatan Lomba Bunda PAUD Pekon berprestasi, di Gedung Serba Guna Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Jumat (15/11/19).

Bunda Dewi juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan PAUD di Kabupaten Tanggamus.

"Kegiatan ini menjadi studi banding apa yang menjadi program, inovasi dari Bunda PAUD Pekon berprestasi, yang dapat diimplementasikan oleh Bunda PAUD seluruh Pekon yang ada di Tanggamus."

"Dengan sinergi dan program yang baik maka akan dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK), dan itu memerlukan komitmen dan kerjasama dari semua pihak, sehingga apa yang menjadi tujuan utama dalam kegiatan tersebut dapat menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Bunda Dewi.

Beliau juga menginginkan agar pengembangan anak usia dini menjadi gerakan yang masif di Kabupaten Tanggamus.

"Teknologi saat ini canggih, namun tentunya harus disertai peningkatan sumber daya manusia, salah satunya Bunda PAUD Pekon," tandasnya. 

Sebelumnya dalam Laporan Kegiatan yang disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Lauyustis, dikatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan adalah untuk memberi apresiasi Bunda PAUD berprestasi sebagai Garda terdepan dalam pelaksanaan pemberian pelayanan serta meningkatkan inovasi dan kreativitas Bunda PAUD Pekon di Kabupaten Tanggamus, dengan peserta sebanyak 302 orang Bunda PAUD se Kabupaten Tanggamus.

Adapun para pemenang Lomba Bunda PAUD berprestasi, yakni ;
- Juara I : Karyati dari Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kota Agung Barat.
- Juara 2 : Dra. Paini dari Pekon Banjar Manis Kecamatan Gisting.
- Juara 3 : Taslimah dari Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka.
- Harapan 1 : Sustianingsih dari Pekon Kuripan Kecamatan Limau.
-  Harapan 2 : Yurnila dari Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi'i, Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati, Ketua DWP Ny. Nuraini Lubis, Staf Ahli Bupati Firman Rani, serta Camat Gisting Purwanti. (Kominfo)

BlogGua, Lampung Utara - Plt. Bupati Lampung Utara menghadiri Karnaval PAUD Tingkat Kabupaten Lampung Utara dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2019. Di Halaman Pemda Kabupaten Lampung Utara. Jum'at (15/11/2019).

Hadir Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, Kakimal, Kepala Kemenag Lampung Utara, serta TK/PAUD se-Kabupaten Lampung Utara.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Lampung Utara mengatakan sangat menyambut baik diadakannya Karnaval PAUD Tingkat Kabupaten Lampung Utara pada pagi hari ini, dan memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada segenap Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan PGRI Kabupaten Lampung Utara, serta berbagai pihak yang telah berjuang mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa, melalui berbagai penyelenggaraan pendidikan dan berbagai gelaran kegiatan dan perlombaan.

Perlu untuk dipahami, lanjut Budi, bahwa perkembangan kehidupan anak-anak masa kini merupakan awal dari mata rantai yang sangat menentukan masa depan bangsa di masa yang akan datang. Oleh karena itu, menyiapkan generasi muda yang berkualitas sejak dini sebagai calon penerus dan pewaris bangsa, berarti harus membangun kehidupan anak sejak usia dini.

Anak-anak perlu diberikan bekal keimanan dan pengetahuan, kepribadian dan keterampilan, kecerdasan dan jiwa semangat kebangsaan, serta kesegaran jasmani dan rohani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bermoral, cerdas, dan berdaya saing.

Melalui ajang karnaval seperti ini, yang merupakan salah satu ajang kreatifitas bagi anak usia dini, adalah sebuah gagasan maju untuk menumbuhkembangkan segala potensi yang ada pada diri anak-anak, sekaligus untuk mengenalkan keberagaman budaya dan aneka profesi, termasuk mengenalkan keberagaman flora dan fauna yang ada di negara kita.

Apalagi dari peserta karnaval ini, anak-anak ada yang mengenakan kostum yang bahan bakunya dari tanaman, sehingga secara tidak langsung dapat lebih mengenal dan belajar tentang flora dan fauna.

Selain itu, melalui kegiatan karnaval ini pula, tentu diharapkan dapat lebih mengenalkan anak-anak pada akar budaya bangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan sekaligus untuk meningkatkan motivasi peran serta masyarakat dalam pembinaan dan penyelenggaraan berbagai program Pendidikan.

Kita semua tentu menyadari, karena seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi dan transformasi budaya ke arah kehidupan modern, serta pengaruh derasnya arus globalisasi, menjadikan eksistensi warisan budaya dan nilai-nilai tradisional masyarakat menghadapi berbagai tantangan.

Hal ini perlu kita cermati bersama, karena warisan budaya dan nilai-nilai tradisional tersebut mengandung banyak kearifan lokal yang masih sangat relevan dengan kondisi saat ini, dan sudah seharusnya dapat kita lestarikan, diadaptasi, atau bahkan dikembangkan lebih luas lagi.

"Mari kita tingkatkan semangat kebersamaan kita dalam mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa ini, dengan tetap menjaga kerukunan dan kedamaian, menjaga persatuan dan kesatuan, dan selalu berpikir positif dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang saat ini, serta terus berjuang bersama membangun Kabupaten Lampung Utara agar senantiasa aman, agamis, maju dan sejahtera." Pungkasnya. (Red)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- DPRD Provinsi Lampung menyetujui rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Lampung Tahun 2020 yang diserahkan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (12/11/2019) lalu.
Persetujuan DPRD Lampung itu dituangkan dalam penandatangan Nota Kesepakatan antara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto bersama Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dan empat Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Jumat (15/11/2019).

Dalam dokumen rancangan tersebut tergambar struktur fiskal keuangan daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020. Yaitu, Pendapatan Daerah sebesar Rp7,866 triliun dengan komponen, yang terdiri dari PAD Rp3,319 triliun, Dana Perimbangan Rp4,495 triliun dan lain-lain Pendapatan Daerah Rp51,656 miliar.

Kemudian Belanja Daerah sebesar Rp7,756 triliun terdiri dari komponen Belanja Tak Langsung Rp4,940 triliun dan Belanja Langsung Rp2,816 triliun.

Dengan memperhatikan besaran antara Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah tersebut, maka selisih anggaran akan dimanfaatkan untuk mengimbangi kebutuhan Pembiayaan Daerah, yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Rp85 milyar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp195,180 miliar.

Menurut Fahrizal, paripurna ini merupakan tahap lanjutan dari pembahasan antara Eksekutif dan Legislatif dalam memformulasikan KUA.

Selain itu pula terhadap prioritas program kegiatan pembangunan daerah yang akan menjadi acuan dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020.

"Sesuai dengan agenda pokok kegiatan pada hari ini, hasil pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD telah menyepakati Asumsi Makro Ekonomi Provinsi Lampung Tahun 2020," ujar Sekdaprov Fahrizal.

Asumsi Makro Ekonomi Provinsi Lampung Tahun 2020 yang telah disepakati, disebutkan Fahrizal meliputi Pertumbuhan Ekonomi Lampung diproyeksikan 5,4 sampai dengan 5,7 persen dan laju inflasi akan dipertahankan pada tingkat 3,0 hingga 3,5 persen.

Kemudian, pendapatan per kapita penduduk sebesar 45,54 juta rupiah, Tingkat Pengangguran Terbuka pada tingkat 3,85 persen dan Persentase Penduduk Miskin 11,10 persen. "Lalu Indeks Gini pada angka 0,32 serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada level angka 70,23," katanya.

Fahrizal menjelaskan untuk asumsi Indikator Pembangunan lainnya, disepakati pula mengenai Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 107, tingkat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 11,12 persen yang merupakan hasil penyesuaian terhadap target-target yang diproyeksikan.
"Dan terakhir, kondisi jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi ditargetkan 75 persen dalam kondisi mantap," ujarnya.

Dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2020, lanjut Fahrizal terdapat pula pokok-pokok pembahasan yang terkait dengan alokasi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah.

Disampaikan Fahrizal dengan kesepakatan di antaranya yakni di sisi Pendapatan Daerah, dengan memperhatikan potensi PAD yang ada, maka penerimaan diproyeksikan lebih tinggi Rp60 miliar dari yang semula diajukan.

Antara lain berasal dari penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor bertambah Rp25 miliar, penerimaan Pajak Rokok ditargetkan naik Rp10 miliar, dan lain-lain PAD yang sah, diupayakan meningkat sebesar Rp25 miliar.

"Berdasarkan kesepakatan bersama, maka seluruh peningkatan PAD akan dicantumkan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020, yang notabene disepakati pula bahwa Pemerintah Daerah dan DPRD akan bersama-sama memantau dan mengawal perkembangan PAD tersebut selama tahun anggaran berjalan," katanya.

Selanjutnya, masih kata Fahrizal, dalam rangka mengoptimalkan komposisi dan kualitas Belanja Daerah, terdapat beberapa penyesuaian terhadap alokasi dana Belanja Tak Langsung (BTL) maupun Belanja Langsung (BL).
"Pada komponen BTL terkoreksi dari yang semula Rp5,046 triliun menjadi Rp4,940 triliun," ujarnya.
Kemudian, dalam rangka mendukung implementasi prioritas pembangunan daerah dan pelayanan publik terdapat beberapa penyesuaian pada komponen BL.

"Dari yang semula Rp2,650 triliun menjadi Rp2,816 triliun yang tersebar di beberapa satuan perangkat daerah," katanya.
Satuan perangkat daerah tersebut, disebutkan Fahrizal antara lain urusan pemerintahan bidang pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, lingkungan hidup, komunikasi informatika dan statistik.

Kemudian koperasi dan UKM, pariwisata, pemuda dan olah raga, energi dan sumber daya mineral, penanggulangan bencana, serta beberapa kegiatan yang diarahkan untuk peningkatan kinerja bidang pemerintahan dan aparatur, serta bidang pembangunan lainnya.

"Pada sisi Pembiayaan Daerah tidak mengalami perubahan dari yang semula disampaikan dalam Rancangan KUA-PPAS 2020," ujarnya.

Fahrizal berharap dengan dilakukannya Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2020 tersebut, diharapkan proses pembahasan dan pengesahan Raperda tentang APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 dapat berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, MESUJI --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 189.2 Km, di depan Gerbang Tol Simpang Pematang KM 239, Desa Mulya Agung, Kec. Simpang Pematang, Mesuji, Jum'at (15/11/2019).

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung oleh Presiden Jokowi.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan jalan tol tersebut adalah jalan tol terpanjang yang pernah diresmikannya. "Saya mendapatkan informasi bahwa dari Lampung ke Palembang sebelumnya mencapai waktu 8-10 jam, dan dengan adanya jalan tol ini menjadi 3 jam. Inilah yang dinamakan kecepatan dan efisiensi waktu. Dan dengan tersambungnya Terbanggi Besar-Kayu Agung, kita harapkan dapat tersambung lagi dari Kayu Agung-Palembang dan Palembang-Betung," jelas Presiden Jokowi.
Jalan tol ini, menurut Presiden Jokowi, akan menciptakan titik titik pertumbuhan ekonomi baru, menciptakan jaringan logistik yang lebih baik, memberikan fasilitas kepada sentra produksi yang ada seperti sawit, karet, ikan, dan lainnya. "Kemudian menciptakan lapangan kerja dalam pengerjaan jalan tol, membangun peradaban bangsa, dan paling utama adalah terkait keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Selain itu, lanjut Presiden, pembangunan jalan tol ini bukan hanya untuk Pulau Jawa saja, tetapi juga pulau Sumatera dari Lampung sampai ke Aceh sepanjang 2974 Km yang ditargetkan selesai ditahun 2024.

"Dan dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung saya nyatakan diresmikan," ujar Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol tersebut.

Peresmian jalan tol ini juga mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia, yaitu sepanjang 189,2 Km.

Peresmian jalan tol ini merupakan yang kedua dilakukan Presiden. Sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.
Ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung itu sendiri terbagi menjadi dua seksi yaitu seksi pertama ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang dengan panjang 112 km dan seksi kedua ruas Pematang Panggang-Kayu Agung mencapai 77 km.

Dengan adanya peresmian ini, maka Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung ruas Bakauheni-Pematang Panggang sepanjang 252 Km telah selesai sepenuhnya.

Pembangunan Jalan Tol ini, menurut Gubernur Arinal, sangat berarti untuk meningkatkan kelancaran transportasi dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa dan sebaliknya guna menjamin sistem logistik nasional, menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengoptimalkan pengembangan sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

"Jalan Tol Trans Sumatera ini akan mendukung berbagai sektor di Provinsi Lampung, termasuk rencana pengembangan Kawasan Bakauheni menjadi Kawasan Pariwisata Terpadu dengan bekerjasama dengan ASDP, Hutama Karya, dan ITDC," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengungkapkan bahwa infrastruktur merupakan salah satu yang menjadi prioritas dalam mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

"Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu yang diprioritaskan dalam menghubungkan atau mengkonektivitaskan antar wilayah guna mendukung kebijakan suatu daerah, seperti pariwisata,, industri. dan sektor lainnya," jelasnya. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Hari ini Jumat (15/11/2019) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung siap diresmikan Presiden Joko Widodo. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Forkopimda telah melakukan rapat pemantapan menjelang peresmian. Rapat dilakukan, di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kamis (14/11/2019) malam.

JTTS ini akan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dengan lokasi peresmian dipusatkan di Gerbang Tol Simpang Pematang KM 240, Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.
Jalan tol ini memiliki panjang 189 KM dan akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesis (Muri) menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.

Arinal mengatakan pihaknya bersama Korem 043/Gatam dan Polda Lampung serta pihak dari istana telah melakukan pengamanan lokasi dan lalu lintas untuk lebih memantapkan persiapan.
"Hingga malam ini kita terus lakukan pemantapan dan koordinasi sehingga peresmian jalan tol ini berjalan sukses tanpa hambatan," ujar Gubernur Arinal.

Peresmian dihadiri sekitar 500 orang, di antaranya para Bupati/Walikota, Lurah dan Kepala Desa, ASN, dan masyarakat Kabupaten Mesuji serta tokoh-tokoh masyarakat.

Menurut Arinal, peresmian ini akan juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Jokowi diagendakan take off dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 08:00 WIB dan tiba di Bandara Radin Inten II sekitar pukul 08:45 WIB. Selanjurnya Presiden menggunakan helicopter menuju lokasi peresmian pukul 09:00 WIB. Peresmian sendiri direncanakan akan dilakukan pukul 10:20 WIB.

Selain peresmian, Jokowi akan melakukan Sholat Jumat di Masjid Agung Al Muhajirin di Simpang Pematang dilanjutkan dengan makan siang bersama.(Humas Prov Lampug)

BlogGua,Tanggamus, – Intensif petugas kebersihan Unit TPA Kalimiring, Kota Agung Barat, Tanggamus, dua bulan belum dibayarkan. Kabid TPA justru meminta dibuatkan surat tugas agar dapat merekrut TKS khusus.


Keluhan tidak terbayarnya gaji, salah satunya dikatakan Aman Andeska, kepada Media dan LSM GMBI Distrik Tanggamus. Kamis, 14 November 2019.

Aman Andeska menyampaikan, “Kami punya anak sekolah dan butuh makan, kenapa sampai saat ini, hampir 2 bulan gajih belum dibayarkan,”ungkapnya.

Aman melanjutkan, bekerja sebagai petugas kebersihan dan keamanan TPA Sampah, selama 2 tahun. Berharap gaji dapat dibayarkan, jangan di Outsourcing (pekerja kontrak).

“Kalau bisa ikut di SK-kan juga. Karena sudah 2 tahun kerja, mau nunggu kapan lagi kita di SK-kan dan jangan terus terusan di Outsourcingkan,”ujarnya.

Hal ini dibenarkan juga oleh Petugas pencatatan Sampah, Faturrahman.

Menurutnya, bahwa upah atau gaji petugas dibayar 2 bulan sekali sebesar Rp.2.300.000,- berlaku untuk tiga orang yang masih di Ousourcingkan/TKS yaitu Aman Andeska, Faturrahman dan Anda Wijaya.

“Karena gajih kita untuk 1 bulan Rp.1.150.000,-, dibayarkan rapel 2 bulan sekalian sebesar Rp.2.300.000,-, uang ini di bayar oleh pihak ke tiga, karena kami belum ada SK. Pihak ketiga itu atas nama Adis yang membayarkan gaji atau upah,”ujarnya.

Terkait hal ini, Kabid TPA Abdul Rahman menegaskan, “Kasih saya surat tugas, saya menghadap kajati jika perlu, untuk di bolehkan merekrut TKS khusus kebersihan. Dari pada administrasi yang duduk – duduk di bawah pohon yang nggak karuan itu, karuan yang ngangkat – ngangkat sampah,”tegasnya.

“Karnea, sangking saya butuhnya, sekarang tambahan di TPA itu Outshorching, salah satunya Aman Andeska. Sudah itu yang pencatat sampah dan operator expakator. Mereka bertiga dibayarkan tiap bulan pakai dana talangan, di bayarkan 2 bulan sekali oleh pihak ketiga,”jelasnya.

Masih kata Abdul Rahman, pihaknya sudah mengusulkan, termasuk Kecamatan juga nambah pasukan petugas sampah sebanyk 8 orang di Pasar, namun terkendal tidak bisa dibayar karena Outshorcing, sesuai arahan Kepala Bappeda.

“Ini yang bilang Kepala Pekon, termasuk Bupati dan Wakil Bupati,”pungkasnya. (Tim AJOI)

BlogGua-Lampung Utara- Pembangunan Sarana Jalan tujuan utamanya adalah untuk memperlancar transportasi dan membuat nyaman para penguna Jalan dalam melaksanakan Aktivitas serta sebagai sarana penggerak roda perekonomian bagi warga masyarakat.

Namun tidak demikian dengan dampak pembangunan Jalan yang di rasakan oleh warga masyarakat Desa Surakarta Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara, kamis(12/10/2019).

Pasalnya, Pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Abung Timur yang Pekerjaanya milik Dinas PUPR Provinsi Lampung dan masuk Zona UPTD Wilayah 4 Kabupaten Lampung Utara telah terhenti dan mangkrak sejak 5 bulan lalu, kini menimbulkan masalah dan sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan yang melintasinya.

Permasalahan timbul akibat adanya Tumpukan Batu Untuk pembangunan yang entah keteledoran atau unsur kesengajaan yang di biarkan tergeletak menumpuk memakan hampir sepertiga ruas jalan yang membuat kendaraan yang melintas harus exstra hati-hati akibat penyempitan ruas jalan yang tidak dapat di lalui kendaraan yang melintas secara bersamaan terasa mengganggu serta sangat membahayakan pengguna jalan dan dapat menimbulkan terjadinya kecelakaan.

Seperti yang di Keluhkan oleh Seman alias Sutan Kasta Pengiran Dan Haldi Sutan Rajo isun Beserta masyarakat Desa Surakarta Setempat Mengatakan., "Pekerjaan ini dari 5 bulan yang lalu,Akan tetapi belum juga dikerjakan Ungkap mereka (masyarakat).
"Sedangkan Batu yang menumpuk di Jalan" Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, beberapa bulan ini saja telah berulang kali terjadi kecelakaan di sini akibat dari Penyempitan Jalan itu, baik sepeda Motor maupun Mobil yang di akibatkan penyempitan ruas jalan yang di timbulkan oleh tumpukan Batu itu, Keluh mereka.,(masyarakat).

Senada di ceritakan Edi Santoni warga Desa setempat" Akibat kecerobohan pihak perusahaan ataupun Dinas yang membidanginya yang membiarkan adanya tumpukan Batu sisi di ruas jalan ini" Sudah banyak kendaran motor yang Celaka karenanya, sampai ada yang tak sadarkan diri dan di rawat pada Rumah sakit" Kalu ini tetap di biarkan, ini bisa menelan Korban jiwa nyawa manusia" Entah mana tanggung jawabnya Dinas PUPR Provinsi dan UPTD Wilayah 4 membiarkan ini terjadi" Kami warga masyarakat Desa berharap ada perhatian dan pertanggung jawaban dari mereka selaku pengelola, ungkapnya.

" Kami sudah beberapa kali ingin melaporkan persoalan ini kepada Pak Gusnaldi Dan Pak Andony Kepala UPTD Wilayah 4" tetapi setiap kami datangi ke kantornya, beliau tidak pernah ada di kantornya jawab para Staffnya" Saat kami coba hubungi via Telephone selular melalui pesan Whatsapp tak pernah di balas walaupun dalam keadaan aktiv yang terkesan menghindar,Pungkas Pak Edi Santoni.(elva)

BlogGua-Lampung Utara merayakan hari lahir kepala Desa Hj Rizki Puspa Dewi SE.MM Pada Tanggal 13.11.1980 yang Ke 39 tahun Kamis 14.11.2019

Dalam mengungkapkan rasa Syukur pada hari kelahiranya yang ke 39 tahun, kepala Desa Cempaka mengadakan Tasyakuran Di kediamanya Desa Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara,kamis 14/10/2019.

Pada hari yang sangat membahagiakan, Hj.Rizki Puspa Dewi berbagi rasa kasih dengan mengundang para anak Yatim Piatu dari beberapa Desa dan para Santriwan santriwati dari Pondok pesantren RAUDHATUS SALIM serta di hadiri para perangkat aparatur Desa dan puluhan warga masyarakat Desa setempat dan Desa lainya.

Suasana terasa penuh rasa persudaraan dalam kebersamaan seiring Doa dan Zikir dari para jamaah yang hadir melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW teriring Doa bagi pembangunan Desa serta Kepala Desa.

Seperti harapan yang di ungkapkan Hj Rizky Puspa Dewi kepada awak media yang turut hadir pada kediamanya" Pada hari yang berbahagia ini, sengaja saya mengundang para anak Yatim Piatu dari Pondok pesantren dan warga masyarakat sekitar sebagai upaya mempererat Tali silaturahmi untuk berbagi rasa antara sesama umat muslim, ungkapnya.

"Saya juga berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk dapat bersinergi dan bahu membahu dalam melaksanakan pembngunan di Desa" karena tanpa bantuan serta dukungan dari semua pihak saya tak akan mampu mengemban tugas ini dengan secara maksimal,pungkasnya.

Senada dengan yang di ungkapkan Edison, Sekertaris Badan Pemberdyaan Desa (BPD)"Kami segenap warga Desa mengucapkan Selamat Kepada Ibu Kepala Desa yang Memasuki Usia ke 39" akan bertambah pula rasa pengabdian dalam memimpin pembangunan Desa yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat semua,tutupnya(Elva/Heri).

BlogGua--Lampung Utara. Koran Pemberitaan Korupsi. Com -Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71Tahun Desa Banjar Wangi , Kecamatan Kotabumi Utara,berlangsung meriah dan Lancar.

Turut Hadir dalam Acara Tersebut
Camat Kotabumi Utara, Doni Ferwari F.
Anggota DPRD Lampung Utara
Hi. Dewi Murni.
Kapolsek Kotabumi utara.
Kepala Desa Se Kecamatan Kotabumi Utara.pemdamping desa, pendamping lokal desa.
Tokoh adat, tokoh masyarakat
Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda Setempat.

Camat Kotabumi Utara Doni Ferwari F. menyampaikan Dalam sambutannya.
Mengucapkan Selamat Ulang tahun Desa Banjar Wangi ke 71 Tahun, "Saya sangat Mengapresiasi Kinerja Kepala Desa Banjar Wangi, karena banyak Pembangunan sudah hampir Merata di Desa Banjar Wangi, kecamatan Kotabumi Utara.

Doni Menambahkan "Mari kita bangun desa dengan Niat yang tulus, sesuai Dengan
(Tema) Dengan Niat Yang Tulus Mari membangun Desa ujar Doni Ferwari F, Selaku camat Kotabumi Utara.

Sementara itu, Kepala Desa Banjar Wangi, Mudasir, mengatakan selaku kepala desa, ia akan terus melanjutkan semua program-program yang telah dilaksanakan Bersama Perangkat desa, dan beliau juga menyampaikan bahwa selama 71 tahun baru pertama kali melaksanakan HUT di Desa Barjar Wangi.
Disamping itu, Mudasir juga akan mengembangkan program-program baru yang berkaitan dengan pembinaan akhlak aparatur desa guna menyukseskan pembangunan di desa (Elva/Hamsah)

BlogGua, BANDARLAMPUNG –  Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Lampung mengirimkan 29 atlet yang berlaga di 7 cabang olahraga (cabor) Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) ke V di Samarinda, Kalimantan Timur 15-18 November.

Dikukuhkan September lalu, Formi Lampung tak mematok target tinggi untuk mendulang medali Fornas. Sebab, misi yang dibawa kontingen Lampung jauh lebih besar. Yakni, mengadopsi sistem penyelenggaraan tuan rumah Samarinda.

Ketua Formi Lampung, Ansory Djausal mengatakan Formi Lampung akan belajar menjadi penyelenggara Fornas.

Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah sudah pernah diperoleh Lampung. Namun karena kepengurusan baru terbentuk, peluang tuan rumah terpaksa dilepas.

’’ _Insya Allah_ tahun 2023 Formi Lampung siap menjadi tuan rumah Fornas. Kita yakin dari beberapa cabang olahraga yang kita ikuti,  kita bisa menyumbangkan medali. Apakah emas, perak ataupun perunggu,’’ ujarnya disela keberangkatan kontingen Formi Lampung di Bandara Radin Inten II, Kamis (14/11).

Pria yang akrab disapa Bang An ini menambahkan cabang olahraga yang diikuti Lampung diantaranya Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Lampung, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Lampung, Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBI)  Lampung, Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia (POGTI) Lampung, Perkumpulan Sepakbola Gaya Bebas Indonesia (IF3) Lampung, Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Lampung dan Indonesia e-Sport Assosiation (IESPA) Lampung.

’’Terakhir ada juga kawan-kawan dari Pelangi Lampung. Dan ada 11 pengurus Formi Lampung juga ikut mendampingi,’’ pungkas sosok yang juga Budayawan Lampung ini. (rls)

BlogGua, Lampung Utara - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53, Markas Prokimal Kabupaten Lampung Utara, Lampung adakan acara final sepak bola, di lapangan markas kimal setempat, Rabu (13/11/2019).

Dalam kesempatan itu, pertandingan sepak bola yang memperebutkan juara III, antara tim Margorejo melawan Sawojajar, untuk final memperebutkan juara I, Mulyorejo melawan Kali Cinta.

Kimal Lampung, Letkol Laut (KH) Sri Depranoto, S.Ag., M.Pd, melalui Haikal kasi Intel kimal Lampung, mengatakan bahwa pihaknya mengadakan acara tersebut adalah sebagian dari sejumlah rangkaian acara, untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-53.

“Sepak bola ini, untuk menjalin silaturahmi serta untuk membangkitkan sepak bola Lampung Utara yang akhir-akhir ini mati suri, dan ini sudah tahap final untuk memperebutkan piala bergilir, piagam dan sejumlah uang untuk pembinaan pemain, “kata Haikal di Lokasi Pertandingan.

Lanjut, pihaknya juga berharap untuk seluruh pemain untuk bermain dengan sportif, dan pihaknya akan menggelar acara yang sama ditahun-tahun selanjutnya. “Bagi para pemain kami harapkan untuk dapat bermain dengan sportif, “pintanya.

Catur, penonton asal talang jali mengatakan bahwa dia sangat menyukai permainan sepak bola dan berharap untuk tahun selanjutnya bisa di adakan acara seperti ini, “Ini final memperebutkan juara tiga, dan juara 1, harapan kita semoga acara seperti ini bisa diadakan setiap tahunnya, “kata Catur.

Hasil Akhir Pertandingan Juara I Tim dari Kali Cinta dengan skor 3 : 0. Juara II Tim Mulyorejo dan Juara III, Tim Margorejo dengan skor 4 : 0.

(Juwaeni/AJOI)

BlogGua, JAWA BARAT --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sigap memenuhi undangan Mendagri untuk Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Meski acara dimulai pukul 09.00 WIB tapi Gubernur Arinal Djunaidi telah berada di lokasi acara sekitar pukul 06.00. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan persiapan menghadapi acara penting itu.

Kegiatan ini akan dihadiri lebih dari 3.000 pejabat, Unsur Forkopimda dari penegak hukum antara lain dari TNI, Polri dan Kejaksaan.

Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, pejabat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Periksa Keuangan (BPK) juga hadir di acara tersebut.

Rakornas Forkopimda ini memiliki tema "Sinergi untuk Indonesia Maju". Tujuannya mensinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu.

Ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin. Pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) tentang kesehatan dan pendidikan. Kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi dan kelima yaitu transformasi ekonomi.

Dalam acara ini akan ada paparan dari beberapa Menteri dan Menko, yang diharapkan bisa dimasukkan dalam program daerah membangun membuat dasar kebutuhan daerah masing-masing.

Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan kehadirannya dalam acara ini untuk menselaraskan Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dengan program Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Kehadiran Saya di sini tidak hanya memenuhi undangan dari Pemerintah Pusat, namun keseriusan kami untuk menselaraskan Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu 6 Misi Pembanguna dan 33 Janji Kerja harus sinkron dengan program Pak Jokowi - Ma'ruf Amin yang telah dijabarkan melalui Menteri Kabinet Indonesia Maju," ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, Lampung harus menjadi prioritas pembangunan dari berbagai sektor baik Infrastruktur, Pertanian Perkebunan, Pariwisata, Industri Maritim, Pusat pertumbuhan ekonomi baru, pengembangan ekonomi kreatif dan berbagai target capaian dari Visi Rakyat Lampung Berjaya.

Semua itu, tambah Arinal, merupakan keharusan bersama untuk diwujudkan. "Tidak hanya 15 Kabupaten/ Kota sampai dengan desa harus memiliki semangat yang sama, Bapak Presiden dan Wakil Presiden tentu mendukung Lampung lebih maju dan berkembang. Dengan adanya Lampung Berjaya, maka Indonesia Sejahtera," ujar Gubernur Arinal Djunaidi Optimistis. (Humas Prov Lampung)

BlogGua, Lampung Utara-Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Lampung Utara, tadi pagi Menggelar Rapat pleno 1, bertempat di sekretariat kantor Pemuda Pancasila, Jalan Jenderal Sudirman, Kotabumi ( seberang Mesjid Jami'), Rabu, 13 November 2019.

Hadir dalam Rapat yaitu Para pengurus Pleno MPC PP , ketua PAC PP beserta para anggotanya dari kecamatan sekabupaten lampung utara, jajarab MPO dan Badan Otonom(Banom) PP lampung utara,yg terdiri atas Koti mahatidana, Srikandi dan Sapma.

Rapat Pleno Kali ini merupakan Rapat Pleno yang pertama, semenjak Muscab IX pemuda pancasila Beberapa waktu lalu.

Rapat dipimpin oleh ketua MPC lampung Utara, Hi Syahilun HF didampingi oleh sekretaris - Awari Darwin serta Bendahara Ir. Hotman Kadir.
Dan para Wakil ketua dan Ketua bidang PP.

Dalam sambutannya Hi. Syahilun HF mengatakan bahwa MPC Pemuda Pancasila Lampung utara, beberapa waktu lalu telah mengikuti Rakerwil Propinsi Lampung sekaligus kader kaderisasi, dan menghadiri Mubes PP ke X sekalian HUT Pemuda pancasila ke 60 dijakarta .

Ke depan harapan Hi. syahilun, agar pemuda pancasila solid dan dalam pelaksanaan program kerja pemuda pancasila dalam 4 tahun ke depan, bisa optimal dan maksimal, dan menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat lampung utara.

Lebih lanjut ketua mengatakan, kedepan Rapat pleno akan diadakan secara priodik dalam dua bulan ke depan dan diharapkan para kader bisa hadir dan aktif.

Dalam kesempatan itu, diadakan pembagian SK pengurus Pemuda-Pancasila masa Bakti 2019 - 2023 secara simbolis , dilanjutkan Pembahasan Program Kerja Pemuda Pancasila Lampung utara.

(Juwaeni)

BlogGua, Way kanan - Pasca terpasangnya tiang listrik di Dusun 01 Gang Sugih Desa Banjar masin kecamatan Baradatu, Masyarakat merasa sangat terbantukan. Karena selama ini tiang listrik belum ada, kalaupun ada hanya tiang hasil swadaya masyarakatnya.

Masyarakat pun mengucapkan banyak berterima kasih kepada Bapak Kepala Kampung setempat Bpk Idrus dan Bapak Bupati Way kanan.
Ucapan itu di lontarkan oleh salah satu Tokoh Masyarakat Bpk Andi, "Dengan terpasangnya tiang listrik di Dusun 01 sebanyak 11 tiang. Masyarakat sangat merasa terbantukan", ungkapnya.

Pemasangan tiang listik oleh Petugas PLN Bapak Feri beserta jajarannya,tentunya berkat usulan Masyarakat dan Kepala Kampung melalui Bapak Bupati way kanan H.i. Raden Adipati Surya,tanpa usulan Beliau tentu tidak akan terlaksana.

(Muhtar)

BlogGua, BANDAR LAMPUNG --- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) menyerahkan dokumen rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Lampung Tahun 2020, dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Selasa (12/11/2019).
Wagub Nunik mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung fokus mengentaskan kemiskinan di tahun 2020 dengan melakukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Hal ini mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung Tahun 2020, dengan tema Pembangunan Provinsi Lampung yang dicanangkan yakni “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dan Melanjutkan Pembangunan Ekonomi Untuk Mengurangi Kemiskinan”.

"Pemanfaatan anggaran pembangunan diarahkan pada enam jalur prioritas pembangunan daerah, dimana prioritas itu juga diintegrasikan dengan program dan kegiatan pendukung janji Kerja Pemerintah Daerah, yang selaras dengan Visi Rakyat Lampung Berjaya," ujar Wagub Nunik.

Keenam prioritas tersebut, disebutkan Nunik, meliputi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan pengarustamaan gender, pemberdayaan kaum difabel dan perlindungan anak. Selanjutnya meningkatkan milai tambah produk unggulan untuk mengurangi Kemiskinan dan Ketimpangan.

"Kemudian mengenai Reformasi Birokrasi, Infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas, Kehidupan yang Religius, Aman, Berbudaya dan Inovatif; dan terakhir Pembangunan Berkelanjutan dan Mitigasi Bencana," katanya.

Nunik menyampaikan dalam Rancangan APBD Tahun 2020 yang disusun, Pendapatan Daerah direncanakan mencapai Rp 7,806 triliun.

Disebutkan Nunik, terdiri dari Komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai Rp3,259 triliun. Sementara, komponen Dana Perimbangan direncanakan sebesar Rp. 4,495 triliun dan komponen lain-Iain Pendapatan Yang Sah sebesar Rp 51,656 miliar.

Nunik mengatakan dalam rangka menghadapi tantangan pengelolaan anggaran dan terjaganya kualitas belanja daerah, Pemerintah daerah juga konsisten untuk melanjutkan kebijakan untuk mengoptimalkan anggaran belanja.

"Sejalan dengan pemerintah pusat, belanja daerah diarahkan pada program dan kegiatan yang secara langsung mendukung pencapaian prioritas daerah dan nasional," ujarnya.

Nunik juga menyoroti beberapa perkembangan kondisi makro ekonomi dan sosial ekonomi terkini yang melatarbelakangi penyusunan kerangka ekonomi makro dalam KUA Provinsi Lampung Tahun 2020.

Disebutkan Nunik, seperti pertumbuhan ekonomi Lampung selama tiga tahun terakhir menunjukkan trend yang meningkat, yaitu : 5,15 persen di tahun 2016 menjadi 5,17 persen di tahun 2017 dan tumbuh sebesar 5,25 persen di tahun 2018. "Pencapaian tersebut juga tercatat Iebih baik dibanding dengan pertumbuhan ekonomi secara nasional," katanya.

Selanjutnya dengan memasuki Triwulan II Tahun 2019, perekonomian Lampung tumbuh sebesar 5,62 persen (year on year) dan 5,16 persen di Triwulan III Tahun 2019, sementara perekonomian nasional tumbuh sebesar 5,06 persen dan 5,04 persen pada periode yang sama.

Termasuk persentase penduduk miskin menurun dari 14,29 persen di tahun 2016 menjadi 12,62 persen di awal tahun 2019.

"Begitu juga dengan tingkat pengangguran, turun dari 4,43 persen di tahun 2017 menjadi 3,96 persen pada awal tahun 2019. Pada periode pengamatan yang sama, kesenjangan antar kelompok pendapatan dalam masyarakat juga semakin membaik, dan hingga saat ini berada pada level angka 0,33," ujarnya.

Menurut Nunik dengan rekam jejak pertumbuhan ekonomi Lampung beberapa tahun terakhir yang masih Iebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional, pada tahun 2020 mendatang, ekonomi Provinsi Lampung diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 5,3 hingga 5,6 persen. Pada tahun 2020 juga, pengendalian inflasi akan dilakukan untuk mempertahankan dan mendorong daya beli masyarakat.

Di mana fokus utamanya yakni menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan maupun barang strategis. Dengan tersedianya barang dan terkendalinya harga, akan turut menjaga daya beli dan menahan Iaju angka kemiskinan.
"Melalui langkah-Iangkah tersebut, tingkat inflasi Lampung di tahun 2020 akan dipertahankan berada pada kisaran 3,0 sampai 3,5 persen," tandasnya.(Humas Prov Lampung)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget