September 2019

BlogGua, Bandar Lampung - Demi mengantisipasi era industri 4.0, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengajak
para guru PAUD memperhatikan pendidikan anak usia dini.

Hal itu diungkapkan Ibu Riana Sari Arinal saat membuka acara Seminar Nasional Bertema "Penguatan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini" dalam rangka Milad 1 Abad TK Aisyiyah, di GSG Universitas Lampung, Bandarlampung, Senin (30/9/2019).

Ibu Riana menekankan pentingnya peran dan tugas guru PAUD dalam mendidik anak-anak agar lebih berkarakter dengan menerapkan nilai agama, nilai budaya, nilai kejujuran, budi pekerti dan sopan santun.

“Sekarang kita sudah memasuki era industri 4.0, dimana semua informasi terbuka, tetapi google (internet) tidak mengajarkan nilai-nilai agama, budaya, budi pekerti dan sopan santun. Jadi di sini tugas kita sebagai guru-guru PAUD dalam mendidik anak agar lebih berkarakter dengan nilai-nilai agama, nilai budaya, dan nilai kejujuran,” ujarnya.

Atas nama Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya Seminar Nasional ini sebagai wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya pendidikan karakter anak usia dini.

“Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai SDM yang dipandang sebagai titik sentral harus memiliki program pembelajaran yang jelas, sehingga dapat memberikan arah dalam mendidik, membina, dan mengoptimalkan kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didik. Hal ini mengingat usia dini merupakan masa keemasan sekaligus periode yang sangat kritis dalam tahap perkembangan manusia,” jelas Riana Sari.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sampai usia empat tahun tingkat kemampuan kecerdasan anak telah mencapai 50%. Pada usia delapan tahun berkembang menjadi 80%, dan 20% lagi diperoleh pada usia delapan tahun keatas.

“Pengembangan anak usia dini merupakan investasi sangat penting bagi SDM yang berkualitas. Dalam membangun SDM yang bberkualitas dan berkarakter, guru PAUD juga harus bekerjasama dan berkomunikasi dengan para orang tua (keluarga). Hal ini dikarenakan keluarga merupakan persemayam pertama dan panutan bagi anak-anak. Bila kita bersinergi dan peduli dengan anak-anak kita, maka Indonesia akan maju, karena anak-anak kitaadalah investasi untuk Indonesia kedpean,” jelasnya.

Bapak Gubernur melalui Bunda PAUD Provinsi Lampung, ujar Riana Sari, mempunyai kepedulian dan perhatian yang sangat tinggi terhadap perkembangan PAUD. “Alhamdulilah dari tahun ke tahun pertumbuhan lembaga PAUD di Provinsl Lampung terus meningkat dengan sangat pesat di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsl Lampung,” ujar Riana Sari.

Riana Sari menjelaskan peningkatan kompetensi pendidikan PAUD merupakan salah satu program prioritas yang harus dilaksanakan. Hal itu untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani agar anak memiliki karakter yang baik.

“Pemerintah bersungguh-sungguh menggarisbawahi pentingnya pendidikan dan pembangunan karakter dalam arti luas. Ini adalah hal mutlak yang harus bersama-sama kita laksanakana,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Provinsi Lampung Rochmiyati menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Milad seratus tahun TK Aisyiyah. “Kegiatan ini sebagai salah satu implementasi kebijakan PWA di Lampung untuk meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah dalam menghadapi era industri 4.0,” jelasnya.

Seminar Nasional ini, jelas Rochmiyati, juga bertujuan mendidik anak-anak usia dini, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. “Meskipun tekhnologi berkembang pesat, tetapi masalahnya adalah bagaimana mempersiapkan peserta didik yang berkarakter,” jelasnya.

Adapun rangkaian kegiatan dalam memperingati 1 abad TK Aisyiyah, di antaranya lomba guru (MTQ, pidato, mendongeng, karya alat peraga pendidikan edukatif), seminar nasional, dan pentas seni. (Red)

BlogGua, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap kehadiran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Lampung dapat memperindah persatuan dan kesatuan masyarakat Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menghadiri Malam Perayaan HUT PSMTI Lampung dan Perayaan Terang Bulan, di Gedung Graha Wangsa, Minggu (29/9/2019) malam, yang dirangkai dengan pemilihan Grand Final Koko Cici Lampung 2019.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan selamat HUT PSMTI Provinsi Lampung ke- 20 Tahun 2019. PSMTI Lampung diharapkan melakukan pengembangan potensi seni budaya daerah, serta menjadi panutan dan teladan dalam bermasyarakat," ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan kehadiran organisasi sosial PSMTI, menjadi salah satu forum yang efektif dalam menjalin kebersamaan dan persaudaraan di antara masyarakat Marga Tionghoa.

"Sebagai wadah penampung aspirasi masyarakat, besar harapan agar PSMTI mampu memberikan warna yang senada dengan program pembangunan di Provinsi Lampung," katanya.

Arinal menyebutkan dibentuknya paguyuban ini tentu bukan hanya sebatas menghimpun Marga Tionghoa semata, akan tetapi menyatukan masyarakat yang memiliki potensi dan tujuan yang sama untuk berkarya di tengah-tengah masyarakat.

"Saya sangat bahagia karena saudara saya dari PSMTI ini semuanya kompak, ini harus terus dipertahankan karena bagaimana membangun Lampung kalau kita belum bersatu, semua harus bersatu baik marga PSMTI maupun seluruh saudara kita yang ada di Lampung. Saya akan berada di depan Anda semua," ujarnya.

Arinal mengajak seluruh warga masyarakat khususnya Keluarga Besar PSMTI Provinsi Lampung untuk senantiasa mendukung pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

"Mari kita isi pembangunan di Lampung ini, saya yakin dari PSMTI nanti bisa ikut juga berperan aktif dengan mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Nantinya semua rest area jalan tol diisi dengan menampilkan produk dari Lampung terutama terkait dengan makanan, pakaian dan lainnya yang menjadi ciri khas Lampung," katanya.

Arinal meminta di hari jadi PSMTI Provinsi Lampung sebagai momentum untuk menunjukkan peranan di tengah masyarakat melalui program kerja yang benar-benar membawa kemajuan organisasi.

"Diharapkan juga mampu bersinergi dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsl Lampung," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Lampung Christian Chandra mengatakan pada usia ke- 20, PSMTI Lampung akan terus meminta dukungan baik kritik maupun saran dari semua pihak untuk kemajuan PSMTI Lampung.

Mewakili para anggota PSMTI Lampung, Christian bertekad menjadi bagian dari pembangunan di Lampung.

"Kami juga bertekad dan berjanji tidak akan menjadi penonton dalam gerak pembangunan ini, tapi kami juga akan menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa dan kami akan selalu menjadi salah satu warna indahnya Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI," pungkasnya. (Red)

BlogGua, Lampung Selatan - Usai mengembalikan berkas penjaringan Calon Kepala Daerah Kabupaten Selatan di Partai PKB, PAN dan Nasdem, Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H.Tony Eka Candra (TEC) bertandang ke Sekretariat PC NU Lampung Selatan dan bertemu langsung dengan Ketua PC NU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten setempat KH.Nur Mahmud,SE beserta jajaran Pengurus, Sabtu (28/9/2019)

Dalam kesempatan yang berlangsung akrab nan hikmat tersebut, Ketua PC NU Kabupaten Lampung Selatan KH.Nur Mahmud,SE mengucapkan selamat datang kepada Tokoh Politik senior Provinsi Lampung tersebut, yang telah menyempatkan diri bertandang ke Sekretariat PC NU Kabupaten Lampung Selatan, dan bersilaturahim dengan Pengurus Cabang NU Kabupaten Lampung Selatan.

"Alhamdulillah, pada hari ini Pengurus Cabang NU Lampung Selatan dapat bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Bapak H.Tony Eka Candra, mudah-mudahan apa yang menjadi ikhtiar beliau (Tony.red) mengabdikan diri untuk menjadi Bupati Lampung Selatan mendapat kemudahan dan pertolongan dari Allah SWT," ujar KH.Nur Mahmud,SE.

Sementara dalam kesempatan tersebut, H.Tony Eka Candra mengucapkan terima kasih karena telah dibukakan pintu silaturahmi dengan jajaran Pengurus Cabang NU Kabupaten Lampung Selatan dibawah Kepemimpinan Bapak KH.Nur Mahmud,SE.

"Meskipun pertemuan ini tidak direncanakan, tapi Insya Allah silaturahmi ini tidak mengurangi rasa kekeluargaan sesama warga Nahdlatul Ulama," ucap TEC.

Bakal Calon Bupati Lampung Selatan ini menjelaskan, bahwa dirinya juga pernah menjabat sebagai "Mustasyar" PC NU di Kota Bandar Lampung dan PW NU Provinsi Lampung, beliau adalah seorang Nahdliyin sejati yang lahir dari Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) tulen.

"Sampai dengan saat ini saya masih sebagai Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren "Madinah" Desa Karya Tani Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur dan Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren "Makkah" Desa Karta Jaya Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan, sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Ormas Taman Sholaya (Majelis Tahlil, Manaqib, Sholawat, Yasin) NKRI Provinsi Lampung," ujar TEC

TEC juga memohon do'a restu dari Keluarga Besar Nahdlatul Ulama, agar ikhtiar dan niatannya maju dalam Pilkada Lampung Selatan mendapat petunjuk dan Ridho Allah SWT. (Red)

BlogGua, Lampung Utara - Jelang pelaksanaan Festival Wonomarto 2019 yang diagendakan pada 15-17 Oktober mendatang, warga setempat mulai membenahi area lokasi yang akan dijadikan pusat kegiatan.

Kepala Desa (Kades) Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Waskita Yusika, mengatakan, pembenahan lokasi kegiatan yang difokuskan di area wisata II bendungan Tirta Shinta, dilakukan dengan bergotong royong dengan membersihkan lokasi serta membuat stand.

"Konsep kegiatan lebih diutamakan dengan mengedepankan potensi dan beragam inovasi desa, serta kearifan budaya lokal," kata Waskita, kepada Tim SMSI Lampung Utara yang menjadi media partner, Minggu, (29/9/2019), di lokasi wisata II.

Dikatakannya lebih lanjut, dari berbagai kegiatan yang akan digelar selama tiga hari itu, diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah lainnya.

"Kami akan berupaya dengan sepenuh hati agar melalui Festival Wonomarto 2019 sebagai satu event perdana yang melibatkan berbagai pihak dan dukungan penuh Pemkab. Lampura mampu menjadikan Desa Wonomarto sebagai salah satu rujukan destinasi wisata di Lampung Utara," harap Waskita.

Pantauan di lokasi, stand-stand yang dibangun dengan berbagai bahan ramah lingkungan itu mencerminkan kesederhanaan, pesona, dan kearifan budaya lokal.

Tampak stand-stand yang dibuat berbahan bambu dan beratapkan jerami memunculkan nuansa tradisional yang artistik.

"Beberapa event yang bersifat perlombaan juga memperebutkan Trophy Bupati Lampura Cup. Juga beragam kegiatan yang mengenalkan produk unggulan serta beragam inovasi yang dihasilkan warga Desa Wonomarto," paparnya. (red)

BlogGua, Bandar Lampung - Bakal Calon Bupati Kabupaten Lampung Selatan H.Tony Eka Candra (TEC) memastikan tekadnya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 2020 mendatang.

Politisi senior yang sudah lebih dari separuh hidupnya mengabdikan diri sebagai Anggota DPRD ini, membuktikan keseriusannya dengan secara langsung mengembalikan berkas penjaringan ke tiga Partai Politik sekaligus, yakni PKB, PAN, dan Nasdem pada Sabtu (28/9/2019).

Hadir mendampingi dalam pengembalian berkas, I Made Bagiasa, H.Riza Mihardi, Bambang Purwanto, Yusro Hendra Perbasya, Reza Pahlevi, I Gede Jelantik, H.Benny HN Mansyur, dan fungsionaris Partai Golkar Provinsi Lampung beserta Fungsionaris DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan yakni Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan Saiful Azumar dan jajaran, serta hadir juga lengkap 7 Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Ketua AMPG Provinsi Lampung Darlian Pone Beserta jajaran, Ketua BAPPILU Partai Golkar Lampung Selatan Sahroni, Ketua DPC GRANAT Kabupaten Lampung Selatan Rusman Effendi serta jajaran, Ketua PC O802 FKPPI Kabupaten Lampung Selatan Herman Ladoptindas dan jajaran, serta ratusan Relawan Pemenangan “TEC” yang kompak semua berbaju putih.

Diketahui, pada saat mengembalikan berkas penjaringan Calon Kepala Daerah di sekretariat penjaringan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), TEC diterima langsung oleh Ketua Tim Desk Pilkada Heri Priantoro dan sekretaris Ismail. Lalu disekretariat penjaringan DPD Partai Amanat Nasional (PAN), TEC dan rombongan diterima langsung oleh Ketua MPP dan Sekretaris penjaringan Budi Setyawan dan jajaran. Kemudian di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) TEC dan rombongan diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi dan Ketua Tim Penjaringan Yunizar Adha serta jajaran.

Saat diwawancarai awak media, TEC mengutarakan kebulatan tekadnya maju dalam bursa pemilihan Calon Kepala Daerah Kabupaten Lampung Selatan dan menegaskan siap menghibahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

"Doa restu keluarga, serta kuatnya dorongan dari para sahabat, relawan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh-tokoh masyarakat yang kemarin membantu saya (H.Tony Eka Candra.red) meraih suara tertinggi dari seluruh Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Selatan pada Pemilu Legislatif 2019 kemarin, maka dengan mengucap Bismillah, saya memantapkan diri dan berikhtiar untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan," ujar TEC.

Pria yang aktif diberbagai Organisasi Sosial, Kepemudaan, Kemasyarakatan, Profesi, dan Organisasi Olah Raga ini menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi sangat luar biasa serta paling lengkap yang tidak dimiliki oleh Kabupaten lainnya di Provinsi Lampung. Potensi potensi tersebut apabila digali dan dikelola dengan baik oleh pemimpin yang inovatif dan visioner, maka yakin dan percayalah Kabupaten Lampung Selatan akan menjadi Kabupaten termaju di Provinsi Lampung.

"Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Energi, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan Darat dan Perikanan Laut, Kehutanan, Pariwisata (Laut, Gunung, Bukit dan Daratan), Kawasan Industri Tanjung Bintang dan Ketapang, Pelabuhan dan Bandara, serta memiliki Bentangan Pantai terpanjang di Provinsi Lampung yang bila dikelola dengan baik akan mampu mengalahkan Bali dan Nusa Tenggara Barat keindahannya, sehingga Kabupaten Lampung Selatan akan benar benar menjadi Pintu Gerbang Pulau Sumatera bukan hanya sekedar nama,” urai TEC.

Pihaknya optimis bila terpilih pada Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 2020 mendatang, bersama Partai Politik dan seluruh elemen lapisan Masyarakat, akan membawa Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten termaju dari Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Lampung.

“Bagi saya membangun Kabupaten Lampung Selatan cukup dengan 1 periode saja, untuk terwujudnya Kabupaten Lampung Selatan yang maju, unggul, berdaya saing, sejahtera adil dan makmur, mandiri dan bermartabat," pungkas TEC.(red)

BlogGua, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas terjaganya suasana kondusif pasca aksi unjuk rasa mahasiswa baru-baru ini.

Untuk tetap menjaga suasana tetap terus kondusif, Gubernur melakukan diskusi bersama jajaran TNI/Polri, Rektor, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, di Rumah Kayu, Bandarlampung, Sabtu (28/09/19).

Dalam diskusi itu, terjadi urun rembug dan sumbang saran untuk menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga Lampung tetap kondusif.

"Saya sangat berterimakasih karena demonstrasi kemarin dapat berjalan dengan kondusif. Sebab di daerah lain ada yang mengalami kerusuhan. Lampung harus tetap kondusif dan jangan sampai Lampung terpancing oleh isu negatif," ujar Gubernur.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa aksi adik-adik mahasiswa kemarin bertujuan mulia. Namun jangan sampai aksi tersebut ditunggangi oleh pihak lain yang mengambil keuntungan dari aksi tersebut.

"Aksi adik-adik mahasiswa bertujuan mulia, namun jangan sampai ditunggangi oleh pihak pihak lain. Kasihan jika tujuan mulia, malah jadi masalah baru bagi bangsa kita," jelas Gubernur Arinal.

Arinal menuturkan bahwa Provinsi Lampung harus dapat mencegah terjadinya chaos dan gesekan antarkelompok masyarakat dan institusi Pemerintah, yang menunggangi aksi unjuk rasa tersebut. Untuk itu, acara urun rembug dan diskusi tersebut digelar.

Gubernur Arinal juga mendengarkan masukan dari TNI/Polri, Rektor, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam mengambil langkah pencegahan agar aksi-aksi tidak berdampak negatif terhadap program pembangunan yang sedang berjalan.

Sementara itu, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto menjelaskan bahwa secara keseluruhan aksi demontrasi di Provinsi Lampung berjalan aman dan kondusif. "Secara keseluruhan aksi demonstrasi di Lampung berjalan aman dan kondusif," jelasnya. (Red)

BlogGua, Bandar Lampung— Wakil Gubernur Lampung Chusnunia bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menandatangani komitmen bersama mengenai penerapan Program Eco Office, Jumat (27/9/2019) di Lapangan Kopri Kantor Gubernur pada Acara Senam Bersama.

Diharapkan melalui komitmen ini, dapat mendorong perubahan perilaku keseharian para karyawan Pemprov Lampung untuk lebih mencintai lingkungan.

Selain melakukan penandatangan komitmen, dalam kesempatan tersebut, Nunik juga mendorong penggunaan tumbler (botol isi ulang) kepada para pegawai sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Provinsi Lampung.

Program Eco Office yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 660.1 Tahun 2019 tersebut berisi mengenai upaya menciptakan kantor yang ramah lingkungan (eco office) dengan mendorong semua aktivitas kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja.

Secara khusus, Surat Edaran ini bertujuan untuk membentuk budaya pegawai di Provinsi Lampung agar bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan tindakan nyata berupa pengurangan sampah plastik dan kertas, melakukan penghematan energi listrik dan air, menjaga kebersihan ruang kerja serta melakukan pengelolaan sampah perkantoran.

Lebih lanjut diterangkan dalam Surat Edaran tersebut, jika Pengurangan sampah plastik dan kertas antara lain tidak mengunakan piring dan gelas dari bahan plastik Styrofoam dan kertas sekali pakai, namun menggunakan yang terbuat dari kaca, melamin, keramik. Kemudian membiasakan penggunaan botol minum/tumbler, membawa reusable bag, membangun penyediaan air siap minum (water tap) di area tertentu serta mengoptimalkan paper less dengan penyebaran informasi melalui media elektronik atau menggunakan kertas secara dua sisi dan mengoptimalkan kertas bekas.

Sementara untuk penghematan energy listrik dilakukan dengan mematikan lampu yang tidak digunakan, mencabut stop kontak, mematikan ac central pada akhir jam kerja, meningkatkan penggunaan lampu LED. Untuk menghemat air, dihimbau agar mematikan air yang tidak digunakan, meningkatkan penggunaan kran otomatis, hingga mempercepat pembuatan lubang resapan air hujan (biopori).

Untuk kebersihan ruang kerja, Gubernur menghimbau agar para karyawan dilarang merokok dalam gedung kantor. Juga melakukan pemilihan sampah sebelum dibuang, membangun bank sampah. Selain itu, serta memperhatikan prinsip green building untuk rancangan gedung baru /renovasi. (Red)

BlogGua, Bandar Lampung — Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal meminta agar Perempuan mampu menjadi motor perubahan (agent of change) bagi kemajuan bangsa.

Demikian disampaikan Riana saat membuka Seminar “Etika Perempuan dalam Berorganisasi” yang dilaksanakan oleh Ikatan Wanita Perbankan Provinsi Lampung (IWABA) di Aula Bank Indonesia pada jumat (27/9/2019).

Riana yang juga merupakan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung ini berharap Seminar Peran dan Etika Perempuan dalam Berorganisasi dengan Soraya Haque sebagai pemateri ini mampu menjadi wahana untuk memberikan pengetahuan, wawasan dan motivasi serta menggugah kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam berorganisasi.

“Kita melihat kiprah kaum perempuan saat ini telah dapat mensejajarkan diri dengan kaum laki-laki karena ikut berkontribusi dalam pembangunan. Bahkan, telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi jabatan strategis di Pemerintahan diantaranya mulai dari Kepala Desa/Lurah, hingga Kepala Daerah baik di Tingkat Kabupaten maupun Provinsi bahkan di Tingkat Nasional, begitu pula di Lembaga Legislatif, maupun Yudikatif,” kata Riana

Hal ini membuktikan, bahwa kaum perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan juga mampu menjadi motor perubahan bagi kemajuan bangsa.

“Banyak suami yang sukses dalam bekerja bukan hanya karena kepintaran dan kepiawaiannya merumuskan strategi dalam mengatasi berbagai masalah, melainkan karena di situ ada seorang wanita yang penuh dengan kesetiaan, ketulusan Dan kesabaran mendampingi serta mendukung suami dalam setiap pekerjaannya,” ujarnya.

Untuk itu Riana berpesan kepada IWABA, agar tidak merasa cukup hanya mengandalkan kecantikan fisik dan mudah bergaul saja, namun harus menjadi seorang wanita yang cerdas dan visioner.

“Tanpa meninggalkan jati diri sebagai seorang ibu atau istri yang baik, salah satunya aktif dalam berorganisasi. Saya mengajak kepada keluarga besar IWABA Provinsi Lampung, untuk menyatukan visi misi serta persepsi bersama-sama dengan pemerintah dalam mewujudkan Perempuan Berjaya melalui aktif dalam berorganisasi,”jelasnya.

Sementara Pembina IWABA, Budiharto Setyawan menyampaikan dengan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari anggota IBAWA dan berbagai Organisasi yang ada di Provinsi Lampung seminar hari ini mampu meningkatkan pengetahuan perempuan dan wawasan perempuan tentang etika berorganisasi

Bukan hanya itu Budiharto yang juga merupakan Kepala Bank Indonesia KPW Provinsi Lampung, berharap kedepan Para Perempuan lebih mampu meningkatkan dan mengembangkan potensi diri dalam berorganisasi serta meningkatkan diri dalam berorganisasi.

“Terima Kasih atas Support penuh yang diberikan oleh Pemprov Lampung, khususnya Ibu Riana Sari Arinal sehingga kami bisa menyelenggarakan seminar bersama Soraya Haque pada hari ini,”jelasnya,

Soraya Jasmine Haque sebagai pemateri dalam seminar "Etika Dalam Berorganisasi" meminta agar para perempuan memiliki 10 pedoman pokok dalam pergaulan. Diantaranya yaitu hindari kebiasaan mengkritik seseorang, lebih menghargai orang lain, menjadi pendengar yang baik, selalu tersenyum, usahakan mengingat nama orang, jujur dan rendah hati, menghargai pendapat orang lain dan berusaha tidak mempermalukan orang lain.

"Dalam berorganisasi dan berinteraksi dengan orang lain, tentunya kita harus memiliki aturan atau ketentuan umum serta kode etik dalam berhubungan dengan individu dan kelompok,".

Soraya Haque berpesan agar kaum perempuan selalu memegang prinsip pribadi dan beretiket. Antara lain dengan selalu tersenyum, salam, sapa sopan dan santun kepada lingkungan sekitar. (Red)

BlogGua, Lampung Utara - Personil Subag Humas Bag Ops Polres Lampung Utara mengikuti Rakernis Bidang Humas Polda Lampung tahun 2019 di aula Hotel Aston Bandar Lampung, Jumat (27/9/19).

Turut hadir dalam kegitan tersebut Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si, PJU Polda Lampung, Ketua KPID Lampung, Kominfo Prov. Lampung, para pimpred media Lampung, pengemban Fungsi Humas Jajaran Polda Lampung dan insan pers.

Dalam Sambutan Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si mengatakan, Rakernis Humas Polda Lampung dengan Tema "Strategi Manejemen Kehumasan Polri melalui Pengembangan Kapasitas Organisasi Dalam Rangka Mewujudkan Polri Promoter".

Tertuang dalam Program Promoter yang digulirkan oleh Kapolri dengan berpedoman kepada Reformasi Kultural berupa menekan budaya koruptif dan sosok polisi yang humanis, Perbaikan layanan Publik, Peningkatan profesionalisme dalam penegakan hukum, Peningkatan stabilitas Kamtibmas dan Manejemen Media.

Diakhir sambutanya ada beberapa hal penekanan oleh Kapolda Lampung.

1. Jadikan perkembangan teknologi informasi sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan terhadap Polri.

2. Tingkatkan terus hubungan kemitraan dan kerjasama yang baik dengan semua lapisan masyarakat

3. Para pengemban fungsi kehumasan agar merespon dengan baik kewajiban memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat.

4. Tingkatkan terus kemampuan dan profesionalisme anggota pengemban fungsi kehumasan .

Sementara itu Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsad menjelaskan, tujuan dari Rakernis tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan personil dan kesiapan Bidang Humas dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan perubahan Satker Humas dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

"Perkembangam Teknologi Informasi yang begitu pesat diharap dengan Rakernis ini diharapkan seluruh Fungsi Humas dapat meningkatkan peran dibidang masing-masing", papar Kabid Humas.

Dilanjutkan Pemberian penghargaan Kepada Pimpinan Redaksi Media Cetak dan Online sebayak 30 orang pimpinan redaksi dilanjutkan dengan Fhoto bersama.(red)

BlogGua, Pesisir Barat -  Perdana, Jajaran Pengurus Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten setempat sekaligus sosialisasi mengenai penggunaan sosial media (Sosmed) bagi generasi milenial.

Kegiatan tersebut mengangkat tema "Membangun Kreatifitas Pelajar Dalam Jurnalistik dan Bijak Menggunakan Media Sosial Untuk Generasi Milenial" dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Erlina, Perwakilan Kejaksaan dan Perwakilan Polres, serta Perwakilan orgnisasi pers Kabupaten setempat.

Pelatihan jurnalistik tersebut diikuti lebih kurang 80 peserta tingkat pelajar SMA/SMK, diselenggarakan di Aula STIT Al-Multazam, Kabupaten setempat, Kamis, 26 September 2019.

Dalam laporan Ketua panitia pelaksana, Tri Sutrisno menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua (2) hari, 26 September sampai 27 September 2019.

Adapun pemateri kegiatan diantaranya pihak Polres Lampung Barat, Kanitres Mujiono dan pihak Kejaksaan oleh Kasi Intel Wan Susilo Hadi, dengan pemaparan sekaligus sosialisasi UU ITE, bijak menggunakan media sosial untuk generasi milenial.

Selanjutnya di isi dengan materi teknik menulis berita dan menyunting berita dipaparkan oleh Ketua DPD AJOI Lampung, Romzy Hermansyah selaku pemateri.

Di hari kedua puncak kegiatan yakni praktek dasar kegiatan kejurnalistikan dari menggali informasi, wawancara dan membuat berita bagu paras peserta.

Ketua AJOI DPC Pesisir Barat, Yon Fisoma mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan ini perdana dilakukan oleh jajaran sebagai bentuk pencerdasan seluruh masyarakat, dimulai dari tingkat pelajar mengenai kejurnalistikan serta pemahaman bagaimana bijak menggunakan media sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, tentu berkat kerjasama jajaran pengurus DPC AJOI Pesibar, dukungan support Pemerintah Pesibar dan pihak-pihak lain.

"Kedepan, agenda ini akan menjadi salah satu kegiatan rutin AJOI DPC Pesibar,"ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Erlina membuka resmi kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut.

Dalam sambutan, Wabup Erlina mengungkapkan apresiasi dengan terselenggaranya kegiatan pelatihan jurnalistik bagi tingkat pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Pesibar.

Kegiatan ini adalah suatu bentuk pencerdasan anak bangsa, pencerdasan bagi seluruh masyarakat dimulai tingkat pelajar.

"Kegiatan ini sangat positif, selain mengenal tentang kejurnalistikan yang didalamnya juga diberi ilmu dasar tentang seorang jurnalis. Termasuk juga adanya pemahaman mengenai bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, dan juga mengetahui adanya karena UU ITE yang mengatur tentang dunia digitalisasi kesosial mediaan,"ungkapnya.(red)

BlogGua, Kota Metro - Putra dari mantan Wali Kota Metro dua periode, Lukman Hakim era 2005-2009 dan 2009-2014. Dr. Eng. FRITZ AKHMAD NUZIR,. ST,. MA,.IAI,. atau dikenal juga dengan nama panggilan "Fran" mempunyai wacana pembangunan Kota Metro menjadi Metro Smart City.

Cukup Brilian hal ini, terlebih latar belakang dirinya cukup mumpuni di bidang pengembangan dan pembangunan sebuah daerah dengan Konsep Metro Smart City.

Sebelum lebih jauh mengulas Konsep Metro Smart City. Fran memberikan gambaran apa-apa saja yang dibutuhkan sebuah Kota.

Dalam wawancara ekslusif, lampungsai.com via Video Meetting. Rabu, 25 September 2019, Fran menjelaskan sebuah Kota itu ada beberapa aspek penunjang yang penting dan memang menjadi kebutuhan sebuah Kota, yakni :

Pertama adalah adanya Ruang Publik yang terdiri dari ruang Kreativitas Komunitas, Area Hijau, Rekreasi Keluarga dan ruang aktivitas sosial.

Kedua, adanya Transportasi Inklusif terdiri dari ruang untuk pejalan kaki, Tempat Pengelolaan Sampah Kota, Angkutan Umum dan Transportasi Inklusif.

Lalu yang ketiga, adanya Circular Ekonomy terdiri dari Objek Wisata Unggulan, Ekonomi Kreatif dan Masyarakat Edukatif.

Circular Ekonomi adalah konsep alternatif dari ekonomi linear (produksi, penggunaan, pembuangan) yang bertujuan untuk menggunakan potensi setiap material semaksimal mungkin serta untuk memulihkan material yang telah sampai pada usia akhirnya.

"Tiga hal ini yang memang harus ada dan sudaj menjadi kebutuhan bagi sebuah Kota,"katanya.

Kembali pada poin Konsep "Smart City", Fran memaparkan, pada umumnya Smart City adalah sebuah kota yang mampu mengelola dan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki seperti sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya dapat hidup nyaman.

Smart City didefinisikan sebagai kota yang mampu menggunakan sumber daya manusia, modal sosial dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat.

Konsep ini, kata Frans, akan terpenuhi apabila kota tersebut sudah mampu untuk mengelola sumber dayanya secara berkelanjutan menggunakan sistem terintegrasi serta memiliki infrastruktur dasar yang terpenuhi seperti air, listrik, sanitasi limbah, keamanan, pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan, baik pemerintahan maupun masyarakat dan transportasi yang efisien sehingga dapat meningkatkan mobilitas masyarakat.

"Dalam konsep ini ada beberapa indikator dasar yang harus dipenuhi dalam mewujudkan Smart City yaitu masyarakat penghuni kota smart people, smart economy, smart governance, smart living, smart envoronment,"jelas Frans.

Fran menambahkan, dengan mampu menerapkan atau memenuhi salah satu dari beberapa indikator tersebut diharapkan sebuah Smart City dapat membantu menyelesaikan masalah perkotaan, seperti transparansi dan partisipasi publik, keamanan, kemudahan transportasi publik, data dan informasi yang terpenuhi.

Konsep Smart City juga menerapkan lingkungan yang lebih lestari, karena konsep pengaturan limbah dan pengelolaan air yang lebih maju.

"Salah satu penerapan dari Smart City adalah penerapan smart governance yang bertujuan agar adanya pemerintahan yang transparan, kemudahan partisipasi publik, dan informatif,"pungkasnya.

Kilas sosok putra daerah Metro, Dr. Eng. FRITZ AKHMAD NUZIR,. ST,. MA,. IAI,. atau dikenal juga dengan nama panggilan, Fran lahir di Kota Metro- Provinsi Lampung.

Sejak SMP sampai berkuliah, Fran pergi menuntut ilmu pendidikan di Yogyakarta. Pada tahun 2004, Fran berhasil menyelesaikan program pendidikan Sarjana (S1) Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan di Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.

Pendidikan S2-nya diselesaikan pada tahun 2007 di Master of Landscape Architecture Program, Anhalt University of Applied Sciences, Bernburg, Jerman.

Sambil menyelesaikan studinya, Fran juga pernah magang di Rainer Schmidt Landscape Architects di Muenchen, Jerman. Selepas kuliah, Fran pernah bekerja di Cracknell Landscape Design di Dubai hingga tahun 2008.

Setelah setahun bekerja sebagai profesional di luar negeri, Fran kembali ke Indonesia.

Sejak tahun 2009, ia menetap di Bandar Lampung dan mendirikan Biro Arsitek yang diberi nama SKAPE (Studio Kreasi Arsitektur dan Perkotaan Ekologis).

Sejak itu puluhan karya arsitektur telah dirancangnya tersebar mulai dari Jerman, Dubai, Provinsi Lampung, Yogyakarta dan Jakarta.

Kiprahnya sebagai arsitek profesional (Arsitek Madya IAI) sekaligus latar belakang ilmu arsitektur lansekap, membuatnya dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia Pengurus Daerah Lampung pada tahun 2011.

Selain berprofesi sebagai arsitek, Fran juga memiliki hobi lain yakni menulis cerita pendek. Cerita-cerita pendek yang dikumpulkan ini kemudian diterbitkan oleh Indepth Publishing dengan judul “Semuda”.

Selain menulis cerpen, Fran juga menulis di surat kabar maupun di jurnal ilmiah.

Fran menyelesaikan pendidikan S3 di University of Kitakyushu Jepang dengan gelar Doctor of Engineering (Dr. Eng.) di tahun 2016.

Dirinya juga tercatat sebagai salah satu pengajar di Universitas Bandar Lampung sampai saat ini.

Pada tahun 2017, diringa berkolaborasi bersama dua orang penulis lainnya, untuk menerbitkan sebuah buku non fiksi dengan tema perkotaan yang berjudul “Kotak-katik Kota Kita”.

Fran kini berafiliasi dengan Institute for Global Environmental Strategies (IGES) dan tergabung dalam unit Kitakyushu Urban Centre (KUC) di Jepang, yang melakukan penelitian dengan tema-tema kota rendah emisi (low carbon city). Juga penelitian tentang pengelolaan sampah perkotaan (urban waste management), pendidikan lingkungan (environmental education), ruang terbuka dan bangunan hijau (green open space and building), dan Sustainable Development Goals (SDGs).
(Red)

BlogGua, Lampung Utara - Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Endah Kartika Prajawati Agung,S.STP., M.H., menghadiri Pembukaan Pameran dan Bazar Bonsai bersama Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas (KPPBC) dalam rangka menyambut HUT TNI ke 74 dengan tema "Perangi Narkoba Dengan Mengenal Seni Bonsai", di Yayasan Dian Cipta Cendikia (DCC) Candimas Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, Kamis (26/09/2019).

Turut hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Camat Abung Selatan, para Pengurus TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Ketua Perguruan Tinggi DCC Kotabumi, Ketua KPPBC.

Eka Wijaya, SE selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP-PKK Kabupaten Lampung Utara yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri acara ini.
Dikatakannya, dengan menyukai seni dapat mengurangi tindakan negatif dalam kehidupan.

"Kami segenap panitia mengucapkan selamat ulang Tahun kepada TNI sebagai garda terdepan dalam mempertahankan NKRI," tutupnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara mengucapkan Terima kasih dan memberikan apresiasi kepada segenap Pengurus Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas (KPPBC), yang pada hari ini menyelenggarakan Pameran dan Bazar Bonsai.

Menurutnya, dengan menggemari bonsai, selain dapat menciptakan keindahan dan keasrian lingkungan atau taman, juga sekaligus merupakan peluang usaha ekonomi kreatif bagi masyarakat. Ini adalah salah satu wujud nyata usaha kita bersama, dalam memberdayakan kaum muda untuk turut mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga, yang tentu akan berpengaruh pula pada pertumbuhan perekonomian daerah.

"Semoga event pameran dan bazar bonsai ini, dapat lebih menambah kemajuan dan kegairahan terhadap kecintaan bonsai di Kabupaten Lampung Utara, yang diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru, terutama bagi pemuda, serta mengubah pemikiran dan paradigma bagi pemuda yang mungkin diidentikan dengan perilaku negatif menjadi pemuda yang positif," ungkapnya.

Masih dalam sambutannya, Ibu Endah juga mengatakan bila kita melihat keindahan tanaman bonsai, maka yang ada dibenak pikiran kita adalah kekaguman kita terhadap keuletan dalam merawat dan mengkerdilkan tanaman hias ini. Dengan membentuk, menata, dan mengolah sedemikian rupa, maka tanaman hias ini memiliki unsur-unsur keindahan yang dapat dinikmati oleh indrawi manusia.
Kerja keras dari para pemuda inilah, dalam memelihara bonsai dengan penuh kasih sayang, sabar, tekun, ulet, dan rasa seni yang tinggi, serta berusaha menjaga agar tanaman tersebut tetap subur, sehat, dan segar, telah menjadikan pribadi pemuda menjadi pemuda yang memiliki daya guna dimasyarakat.

"Mudah-mudahan, apa yang telah kita lakukan oleh para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda dan Pecinta Bonsai Candimas ini, dapat memberikan contoh yang baik bagi pemuda lainnya, sehingga Kabupaten Lampung Utara dapat semakin makmur dan sejahtera," pungkasnya. (Red)

BlogGua, Bandar Lampung – DPD GRANAT Provinsi Lampung (Gerakan Nasional Anti Narkotika) paparkan materi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dalam acara Program Orientasi Kampus Universitas Mitra Indonesia (PROMITRA) TA 2019/2020, yang bertajuk “Generasi Milenial Anti Narkoba” di Gedung Graha Surya, Rabu (25/9/2019).

Dalam acara tersebut hadir langsung Armen Patria, S.Kep, M.Kes. selaku Wakil Rektor III UMITRA, Dekan Fakultas Kesehatan UMITRA yakni Ahmad Djamil, M.Kes, Dekan Fakultas Hukum UMITRA Muhadi, S.H., M.H serta Romy Hendry, S.T.,M.Kom Dekan Fakultas Komputer UMITRA.

Bicara Narkoba, adalah berbicara soal problematika yang sangat memprihatinkan di Indonesia. Bagaimana tidak, saat ini keadaan di tanah air peredaran Narkotika sangat luar biasa, bisa kita lihat hampir setiap hari pasti ada pemberitaan tentang Narkoba. Atas dasar itulah Pemerintah menabuh genderang perang terhadap kejahatan, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika, karena saat ini dengan terus meningkatnya Narkoba yang masuk ke Indonesia diiringi meningkatnya jumlah korban, Pemerintah dinilai gagal dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. Hal ini diungkapkan Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra yang diwakili oleh Drs. Rusfian Effendi, M.IP selaku Ketua harian DPD GRANAT Provinsi Lampung saat membuka materi penyampaian P4GN.

Drs. Rusfian Effendi, M.IP dalam paparannya mengatakan setiap zat atau kandungan yang terdapat dalam narkoba apabila dikonsumsi secara oral maupun diminum akan menimbukan efek kecanduan yang dapat merusak serta merugikan diri sendiri serta orang lain, bahkan penyalahgunaan Narkoba adalah sebuah tindak pidana.

“Narkoba itu banyak jumlahnya, karena banyak ragamnya, maka narkoba dikelompokan dalam tiga kelompok besar yakni Narkotika, Psikotropika, dan bahan Adictif lainnya dengan cara penggunaan yang berbeda-beda ada yang dihisap, disuntik dan dikonsumsi,” terang Drs. Rusfian Effendi, M.IP yang juga wakil sekretaris PD VIII FKPPI Provinsi Lampung.

Lanjut Rusfian, Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat ke-3 di Sumatera terkait penyalahgunaan Narkoba, dan peringkat ke-8 Nasional, dengan penyalahguna 128 ribu jiwa. Secara nasional pengguna Narkoba saat sekitar 5,9 juta jiwa, 22 % diantaranya adalah pelajar, mahasiswa dan generasi muda calon penerus generasi bangsa. Setiap hari 50 orang mati sia sia karena Narkoba, dan mencapai 18 ribu orang setiap tahunnya. Oleh karena itu perlunya cara pencegahan dan penanggulangan dengan metode preemtif, prefentif, refresif dan rehabilitasi yang dilakukan oleh semua unsur seperti Pemerintah, aparat Kepolisan dan segenap elemen masyarakat lainnya guna menyelamatkan generasi penerus bangsa kedepan.

“Untuk menanggulangi para pecandu yang sudah ketergantungan Narkoba, harus dilakukan melaui jalur rehabilitasi medis, psikis, dan sosial secara terpadu dan terintegrasi. Karena melalui jalur ini apabila dilakukan secara massif terpadu dan berkesinambungan serta didukung oleh segenap komponen bangsa, maka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba akan semakin berkurang,” paparnya.

Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Unila (IKA UNILA) itu juga menghibau kepada seluruh elemen lapisan masyarakat dan komponen bangsa turut serta membantu Pemerintah dan aparat penegak hukum mencegah maraknya peredaran narkoba yang saat ini sudah menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.

“Begitupun mahasiswa harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terhindar dari ancaman Narkoba dan barang haram lainnya agar pemuda kedepan dapat menjadi penerus bangsa yang bersih, berkarakter dan memiliki pemikiran intelektual yang tinggi. Jangan sampai mahasiswa atau pemuda malah terjerumus kedalam lubang gelap Narkoba,” tutup Drs. Rusfian Effendi, M.IP yang memiliki Moto hidup “Tiada Hari Tanpa Pengabdian” itu. (Red)

Tanggamus - Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri Kegiatan Penanaman  Bibit Buah Alpokat dan Durian, yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Pekon Kemuning, Kecamatan Pulau Panggung.Rabu,25 September 2019.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanggamus, turut hadir Asisten ll FB. Karjiono, Staf Ahli Bupati Firman Rani, Sekertaris Dinas Pangan dan Pertanian Hasanudin, Camat Pulau Panggung Agustam Hamid, Uspika Kecanatan Pulau Panggung, para KUPT Pertanian, serta Perwakilan Gapoktan dan KWT se Kabupaten Tanggamus.

Dalam laporan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Hasanudin, dilaporkan  bahwa pelaksanaan kegiatan  bertujuan untuk berkembangnya kawasan alpukat dan durian  yang berkelanjutan, dengan sasaran budidaya intensifikasi dan ekstensifikasi pada 26 Kelompok Tani dan dua Kelompok Wanita Tani, yang tersebar di 9 Kecamatan dan 28 Pekon se-Kabupaten Tanggamus. "Pada tahun ini baru berkesempatan 9 Kecamatan, 28 Pekon dan 2 Kelompok Wanita Tani yang akan mendapat bantuan 4.500 bibit alpokat mentega dan 2.500 bibit durian montong merah," terangnya.

Hasanudin menambahkan peserta yang hadir pada kegiatan tersebut adalah para anggota, pengurus Kelompok Tani dan pengurus Kelompok Wanita Tani, dengan jumlah sekitar 400 orang yang didampingi oleh petugas Pertanian Lapangan.

Sementara Bupati dalam sambutannya mengapresiasi  kegiatan yang sedang dilaksanakan, karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Beliau juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, agar program tersebut menjadi program yang berkelanjutan, dan pada akhirnya nanti tidak hanya menghasilkan output saja, tetapi harus ada manfaatnya untuk masyarakat.

"Kabupaten Tanggamus memiliki geografis yang sangat luar biasa, dimana tanaman dapat tumbuh subur, curah hujan yang cukup, hanya tinggal bagaimana kemampuan dan kemitraan serta sinergitas daripada program- program yang ada di Kabupaten Tanggamus dari berbagai macam sektor untuk memanfaatkannya," kata Bupati.

Bupati mengakui, bahwa pihaknya juga menyadari perlu adanya penguatan dan peningkatan kemampuan dan kapasitas dari Kelompok Tani yang ada di Kabupaten Tanggamus, sehingga apa yang diharapkan kedepan bisa berkembang secara berkesinambungan dan lebih maju.

"Saya berharap kedepan Gapoktan dan Kelompok Wanita Tani, tidak hanya menjual produk, tapi juga menjual produk yang sudah ada nilai tambah ekonomis, yaitu produk hasil olahan, agar memiliki nilai tambah lagi. Sinergitas dari Dinas Pangan dan Pertanian, kerjasama dengan Koperindag, kerjasama dengan dinas dinas yang lainnya juga diperlukan," tandasnya. (Kominfo)

Bandarlampung - Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi'i, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Materi Teknis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Tanggamus di Aula Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu, 25 September 2019.

Hadir dalam FGD tersebut Kasubdit Pembinaan Wilayah 1 Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR BPN Jossy Erwindi, Kepala Kantor ATR BPN Provinsi Lampung, Kepala Bappelitbangda Provinsi Lampung, Kepala Dinas PUPR Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, para Kepala OPD Pemkab Tanggamus, Kepala Kantor ATR BPN Kabupaten Tanggamus, Camat Gisting, para Kepala Pekon se Kecamatan Gisting.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemkab Tanggamus menyambut baik pelaksanaan FGD tersebut, dan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR BPN RI yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

"Diharapkan dengan diadakan FGD ini, akan menjadi masukan bagi penyusunan RDTR dan zonasi yang dilakukan, untuk mengatur fungsi ruang agar lebih berkualitas, sehingga dapat menjadi acuan bagi pemanfaatan ruang. Kami bersyukur bahwa Kabupaten Tanggamus termasuk salah satu kabupaten yang dapat perhatian dari Pemerintah Pusat terkait detail tata ruang," kata Wabup.

Wabup berharapan dengan RDTR Kawasan Perkotaan Gisting ini akan tersedianya sarana dan prasarana serta perdagangan dan jasa yang mampu mendorong perekonomian wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta sarana prasarana lingkungan dalam pemukiman yang aman, nyaman dan berwawasan lingkungan," katanya.

Sementara Jossy Erwindi menyampaikan Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu daerah yang ditetapkan sebagai daerah dengan nilai investasi tinggi yang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, sehingga perlu segera penyusunan dan menetapkan RDTR) dan Peraturan Zonasi (PZ).

"Oleh karena itu pemerintah pusat melalui Kementerian ATR BPN, pada tahun anggaran 2019 memberikan bantuan teknis penyusunan RDTR dan PZ di Kabupaten Tanggamus pada kawasan perkotaan Gisting. Untuk itu selama 2 hari ini dari tanggal 25 sampai 26 September 2019 dilakukan rangkaian proses penyelesaian penyusunan RDTR dan PZ kawasan perkotaan Gisting, melalui FGD dan konsultasi publik kesatu, yang bertujuan untuk membahas dan menyepakati konsep dasar perencanaan pembangunan wilayah dan pembangunan berkelanjutan di kawasan perkotaan Gisting Kabupaten Tanggamus," terang Jossy.

Jossy melanjutkan, adapun stakeholder yang terlibat diantaranya adalah unsur Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Tanggamus, DPRD Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Gisting, Kepala Pekon di Kecamatan Gisting, Akademisi, LSM dan tokoh masyarakat.

"Dan dengan disusunnya dokumen RDTR dan PZ kawasan perkotaan Gisting, Pemerintahan Daerah diharapkan dapat segera melanjutkan ke proses legislasi, untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah untuk menjadi acuan dalam penerbitan izin pemanfaatan ruang dan investasi di daerah," tutup Jossy.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan juga Penandatanganan Berita Acara FGD dan Berita Acara Identifikasi dan Perumusan Isu Pembangunan Berkelanjutan. (*)

BlogGua, Lampung Selatan - Politisi Senior Partai Golkar Provinsi Lampung H.Tony Eka Candra akhirnya memantapkan diri maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan.

Tidak tanggung-tanggung Liaision Officer (LO) H.Benny HN Mansyur, S.Sos, SH, yang merupakan Adik Kandung H.Tony Eka Candra hadir dan mengambil berkas Bakal Calon Bupati Lampung Selatan ke tiga Partai sekaligus, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Lampung Selatan.

Diketahui, Pada saat mendaftar penjaringan calon Kepada Derah di kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN), rombongan diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Zainal Abidin, BBA dan Sekretaris Budi Setyawan.
Pendaftaran di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diterima langsung oleh Ketua Tim Desk Pilkada Heri Priantoro dan Ismail,SE.MM.
Kemudian, di Partai Nasional Demokrat (Nasdem) rombongan diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Yunizar Adha, dan Sekretaris Hasnul Saing, SH.

Saat diwawancarai awak media H.Benny HN Mansyur mengatakan, kehadiranya kekantor Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam rangka silaturahmi dan berdiskusi terkait penjaringan calon Kepala Daerah yang saat ini sedang dilaksanakan oleh masing-masing Partai Politik.

"Berdasarkan hasil diskusi dengan keluarga, dan kuatnya dorongan dari para sahabat, relawan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh-tokoh masyarakat yang kemarin membantu kemenangan Bapak H.Tony Eka Candra meraih suara tertinggi dari seluruh Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Selatan pada Pemilu Legislatif 2019 kemarin, maka dengan mengucap Bismillah, beliau (Tony.red) memantapkan tekadnya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan yang akan digelar pada 2020 mendatang," ujar Benny, Rabu, (25/9/2019)

Benny yang juga Anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini menambahkan, bahwa TEC tidak hanya mengikuti penjaringan di tiga Partai Politik (PAN, PKB, dan Nasdem) saja, namun pihaknya juga menegaskan akan mengikuti penjaringan dan mengambil berkas calon Kepala Daerah diseluruh Partai Politik di Kabupaten Lampung Selatan.

"Membangun Kabupaten Lampung selatan membutuhkan dukungan penuh dari seluruh Partai Politik dan juga dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Kabupaten Lampung selatan memiliki potensi sangat luar biasa serta paling lengkap, dan potensi ini tidak dimiliki oleh Kabupaten lainnya di Provinsi Lampung, baik Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Energi, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan Darat dan Perikanan Laut, Kehutanan, Pariwisata (Laut, Gunung, Bukit dan Daratan), Kawasan Industri Tanjung Bintang dan Ketapang, Pelabuhan dan Bandara, serta memiliki Bentangan Pantai terpanjang di Provinsi Lampung yang bila dikelola dengan baik akan mampu mengalahkan Bali dan Nusa Tenggara Barat keindahannya, sehingga Kabupaten Lampung Selatan akan benar-benar menjadi Pintu Gerbang Pulau Sumatera, bukan hanya sekedar nama,” tutur Benny.

“Potensi potensi tersebut apabila digali dan dikelola dengan baik oleh pemimpin yang inovatif dan visioner, maka Kabupaten Lampung Selatan akan menjadi Kabupaten termaju di Provinsi Lampung, dan figur itu ada pada sosok TEC,” tegas Benny.

Pihaknya yakin dan percaya, pada Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 2020 mendatang, TEC akan terpilih dan meraih kemenangan, serta menjadi Pemimpin yang dicintai oleh masyarakat.

"Yakin dan percayalah, dalam 5 tahun kedepan, dibawah kepemimpinan TEC Kabupaten Lampung Selatan akan menjadi Kabupaten yang maju, unggul, berdaya saing, sejahtera adil dan makmur, mandiri dan bermartabat," pungkas Benny. (red)

BlogGua, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara menghadiri kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) Tingkat Nasional Tahun 2019, di SDN 02 Subik, Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara, Rabu (25/09/2019).

Turut hadir mendampingi bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) di Kabupaten Lampung Utara ini.

"Mudah-mudahan pelaksanaan verifikasi pada hari ini dapat menambah motivasi bagi kami dalam meningkatkan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah yang ada di Provinsi Lampung ini, khususnya di Kabupaten Lampung Utara."Ungkapnya.

Selain itu, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Lampung Utara, yaitu SDN 02 Subik Kecamatan Abung Tengah, tahun ini terpilih mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Nasional Tahun 2019.

"Ini adalah bukti bahwa pembinaan dan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah yang telah kita lakukan bersama, baik pembinaan dari Tim Pembina Pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan bahkan hingga ke Tim Pelaksana di lapangan, yaitu Tim Pelaksana UKS SDN 02 Subik ini telah berjalan dengan baik,"jelas Agung.

Bupati berharap dengan adanya Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) dapat mendorong mendorong kesungguhan dalam menciptakan perilaku hidup bersih, menciptakan lingkungan yang sehat, meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Melalui evaluasi, pengukuran dan penilaian, seperti halnya penilaian LSS-UKS/M ini dapat menjadi tolok ukur keberhasilan terhadap pembinaan dan pelaksanaan UKS/M di sekolah.

Pembinaan UKS/M ini merupakan upaya untuk pembangunan manusia seutuhnya, melalui pembudayaan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan unsur Pemerintah, Sekolah dan Masyarakat. Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu memantapkan dan meningkatkan pola hidup sehat melalui sekolah, sehingga pada akhirnya kita dapat membentuk manusia Indonesia yang berkualitas, sehat jasmani dan rohani.

Dan kepada Tim Verifikasi Penilaian Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) Tingkat Nasional, dapat memberikan dukungan moril kepada kami, agar keinginan masyarakat Kabupaten Lampung Utara untuk mendapatkan pengakuan atas hasil kerja kerasnya selama ini dapat terwujud, sehingga dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Provinsi Lampung ini untuk terus berupaya melaksanakan program UKS ini dengan baik dan optimal.

"Mudah-mudahan, apa yang menjadi tujuan kita bersama, dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, melalui penilaian LSS-UKS/M Tingkat Nasional ini, dapat mencapai sasaran sesuai yang kita harapkan bersama." Pungkasnya. (red)

BlogGua,Lampung Timur - Nasib memilukan dialami Anisa Rahmawati (26) penduduk Kota Metro, berdomisili di Margototo Dusun 8 RT 029 Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur ini, menderita penyakit kanker payudara stadium lanjut hingga membusuk.



Di rumah yang sangat sederhana terbuat dari susunan papan, Ibu satu anak ini, hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di tempat tidurnya. Ia pasrah dengan kondisi payudaranya yang sudah membusuk, darah bercampur nanah keluar ketika sedikit bergerak, bahkan untuk menelan makanpun susah. Mirisnya lagi ditengah merasakan sakit, Anisa sedang mengandung 7 bulan.


Rifki suami Anisa, yang berprofesi sebagai buruh bangunan mengaku sudah berupaya untuk kesembuhan istrinya, dengan mengonsumsi ramuan herbal, lantaran berobat di rumah sakit selalu ditolak dengan alasan kamar penuh.



"Saya sudah pasrah mas, menunggu mukjizat dari Allah semoga istri saya diberi kesembuhan. Belum lama ini saya bolak-balik ke rumah sakit untuk pengobatan istri saya, baik RS Mardi Waluyo, Ahmad Yani, Muhammadiyah gak ada penanganan, alasannya sama gak ada kamar. Kan, setidaknya diberi obat, atau diinfus dulu atau gimana,"keluhnya.


Sementara itu Lurah Mulyojati Iksan dalam keterangannya membenarkan, bahwa Anisa penduduk Kota Metro tinggal di RT18 RW 05 Kecamatan Metro Barat.

"Benar Rifki dan Anisa penduduk Kota Metro tapi, setahun yang lalu rumahnya dijual dan sekarang berdomisili di Margototo. Saya tau Anisa sakit dari Media Sosial, makanya saya kesini,"jelasnya.

Terpisah, Wahyu selaku penggiat menambahkan, Mengingat tempat tinggal saudara Anisa yang berada dipinggiran desa, bagi donatur yang tergerak menyisihkan sebagian rezekinya, ingin diantar sampai tempat tujuan dapat menghubungi camat metro kibang

"Terima kasih atas partisipasi saudara- saudara semua, semoga Tuhan YME membalas kebaikan anda semua,"katanya.(Yus/rls)

BlogGua,Tanggamus, – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) periode Tahun 2019-2024.


Berlanjut dialog tentang peran FKUB dalam memelihara kerukunan nasional didaerah demi terwujudnya Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel 21 Kecamatan Gisting. Selasa, 24 September 2019.

Tema kegiatan adalah “Bersama memelihara kerukunan dan kedamaian antar umat beragama demi persatuan dan kesatuan serta terwujudnya Kabupaten Tanggamus yang tangguh agamis Mandiri unggul dan sejahtera”.

Dalam Laporan Kepala Kesbangpol Ajpani Majid bahwa, dasar kegiatan adalah Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang pedoman Pelaksanaan tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendiri rumah adat.

Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: B.93/40/08/2019 tentang dewan penasehat dan pengurus forum kerukunan umat beragama Kabupaten Tanggamus periode tahun 2019-2024.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyampaikan selamat atas pengurusan forum kerukunan umat beragama Kabupaten Tanggamus tahun 2019-2024 yang baru dikukuhkan.

Semoga keberadaan ini akan menjadi suatu wadah menjadi forum yang akan memberikan kesejukan khususnya dalam upaya penciptaan suasana yang kondusif di Kabupaten Tanggamus dan ini merupakan salah satu program dari 55 aksi desa yang merupakan juga janji dari bupati dan wakil bupati baru.

Berharap, ini menjadi ruang diskusi interaksi antara seluruh peserta kegiatan yang pada akhirnya nanti juga akan memberikan referensi bagi penyusunan program dan juga memberikan masukan kepada Pemerintah Tanggamus.

“Karena setiap tahun, saya harapkan bahwa kebijakan-kebijakan yang kami berikan ini tentunya akan lebih baik lagi dan semuanya sifatnya harus bersumber dari pajak, apa yang menjadi kebutuhan apa yang menjadi pemikiran dan juga apa yang dijalankan dari pada masyarakat, termasuk juga organisasi-organisasi yang ada di dalamnya,”ujarnya.

Berikut susunan Pengurus FKUB Tanggamus Priode 2019-2024.
Ketua, Ismail, Wakil Ketua I Ahmad Sultoni, Wakil Ketua II Pendeta Dwi setyo Kornelius, Sekretaris Ahmad Mashudi, Wakil Sekretaris Agoeng Basori.

Anggota:
Agus Suparno (Perwakilan Umat Islam/MUI Tanggamus, Jamhuri (Kantor Kementrian Agama Tanggamus), Yohanes Pawet (Perwakilan Umat Katolik), I Wayan Geden (Perwakilan Umat Hindu/PHDI), Golibudin Raja.S (Perwakilan Umat Islam/PCNU).

Selanjutnya, Edi Gunawan (Perwakilan Umat Kristen/PGKT), Ajat Sudarajat (Perwakilan Umat Islam/PD Muhammadiyah), ILa Hartini (Perwakilan Umat Islam/PC Muslimat NU), Rohana(Perwakilan Umat Islam/PD Aisyiyah), Eni Yulianti (Perwakilan Umat Islam/PC Muslimat NU), Agustinus Trimo Atmojo (Perwakilan Umat Katolik), Herman(Perwakilan Umat Budha).

(Kominfo)

BlogGua, Lampung Utara - Personil Polres Lampung Utara dan Polsek Bukit Kemuning melaksanakan pengamanan eksekusi pengosongan rumah yang terletak di Desa Skipi Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara, Selasa (24/9/19).

Eksekusi tersebut berdasarkan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kotabumi Nomor: 2/Eks/2019/PN KBU. Kegiatan eksekusi perkara perdata Nomor : 7/Pdt.G./2018/PN KBU antara H. Damri sebagai pemohon eksekusi melawan Riani/Hadi Prihatin termohon eksekusi di objek sengketa Desa Sekipi Kec. Abung Tinggi Kab. Lampung Utara.

Sebelum pelaksanaan pengamanan eksekusi, Kapolres  Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. memberikan arahan dan cara bertindak kepada anggota yang akan melaksankan pengamanan di halaman Mako Polsek Bukit Kemuning.

“Laksanakan pengamanan dengan cara kekeluargaan dengan humanis dan kita harus hargai dan hormati harkat, martabat dan derajat orang lain, jangan sampai ada yang tersakiti baik lahir maupun batin,” ujar Kapolres.

Pelaksanaan eksekusi diawali dengan pembacaan berita acara oleh jurusita dari Pengadilan Negeri Kotabumi yang disaksikan langsung Panitera Pengadilan Negeri Kotabumi.

Pengamanan eksekusi tersebut dipimpin oleh Kapolres  Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K.

“Eksekusi pengosongan berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala, ini berkat kerjasama yang baik dari masyarakat,” ucap AKBP Budiman. (Red)

BlogGua, Lampung Barat - Program Kartu Petani Berjaya (KPB) makin membumi bagi para petani Lampung. Gubernur Arinal mensosialisasikannya secara langsung dalam acara pembukaan Temu Tani Tingkat Provinsi Lampung, di Kawasan Sekuting Terpadu, Selasa (24/9/2019). Acara ini dirangkai dengan ramah tamah dan HUT Lampung Barat ke- 28 serta pemberian bantuan ke sejumlah kabupaten.

"Ke depan, pembangunan dan pengembangan di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan lebih terfokus. Salah satunya melalui Kartu Petani Berjaya," ujar Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, peluncuran Kartu Petani Berjaya diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Peluncuran KPB mendatang akan diikuti oleh setiap kabupaten. Dengan KPB, petani lebih mudah untuk mendapatkan bantuan benih, pupuk dan permodalan," kata Gubernur.

Gubernur Arinal menyebutkan dari sisi perkebunan, diharapkan Provinsi Lampung dapat kembali berjaya dalam hal komoditi. Salah satunya kopi.

"Ke depan produksi kopi akan meningkat 4 ton/hektare. Kita akan perketat kopi robusta, kita akan tingkatkan mulai dari produksinya yang tinggi begitu juga dengan harga yang akan mahal, ini guna menguntungkan petani dan nama Lampung bisa bergema di internasional," ujarnya.

Selain itu, di bidang peternakan, diharapkan Provinsi Lampung menjadi lumbung ternak nasional.

Arinal menyebutkan segala upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan petani. Selain itu, diharapkan ke depan Lampung mampu menjadi pilot project penanganan permasalahan petani.

Dalam kesempatan itu, Arinal juga mengajak para Bupati/Walikota untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan.

"Mari bersama Gubernur kita kembangkan ekonomi kerakyatan. Negara harus hadir dan ini kewajiban Gubernur dan juga para Bupati/Walikota. Petani sakit para Bupati harus merasakan, karena petani ke depan harus lebih baik lagi," katanya.

Pada bagian lain, Arinal menekankan untuk menertibkan para pengusaha-pengusaha yang berpotensi meresahkan para petani.

"Pengusaha harus tertib, tolong kepada jajaran yang berwenang, saya tidak rela ada pengusaha yang membuat kesusahan petani," ujarnya.

Arinal juga mengatakan siap meningkatkan produksi kopi dan mengembangkan komoditas anggur dan tomat.

"Disini (Lampung Barat, red) kita akan mengembangkan satu komoditi yakni anggur di mana nantinya anggur ini akan di bangun di sini dalam bentuk ekstrak untuk dikirim ke Bali," kata Gubernur.

Sebagai bentuk keseriusan Gubernur Arinal terhadap pertanian di Provinsi Lampung, pada acara tersebut diberikannya bantuan kepada para Kabupaten dan juga Kelompok Tani.

Bentuan tersebut diberikan kepada para Bupati berupa Bantuan Program Optimasi Lahan Rawa Mendukung Serasi tahun 2019 yang diberikan kepada lima Kabupaten, yakni Kabupaten Lampung Timur (seluas 2.159 Ha) dengan anggaran Rp9,2 miliar. Lalu Kabupaten Lampung Selatan (seluas 1.947 Ha dengan anggaran Rp8,3 miliar), Kabupaten Lampung Tengah (seluas 6.413 Ha dengan anggaran Rp27,5 miliar).
Kemudian, Kabupaten Mesuji (seluas 7.020 Ha dengan anggaran Rp30,1 miliar) dan Kabupaten Tulang Bawang seluas 8.065 Ha dengan anggaran Rp34,6 miliar.

Bantuan juga diberikan kepada Kelompok Tani berupa bantuan Alsintan Pra Panen Pompa Air di Lima Kecamatan.

Yakni, Poktan Sumber Rejeki dari Pekon Batu Kebayan Kecamatan Batu Ketulis, Poktan Karya Tani Mandiri dari Pekon Srimenanti Kecamatan Air Hitam, Poktan Tri Karya Makmur dari Pekon Waspada Kecamatan Sekincau, dan Poktan Beguai Jejama dari Pekon Gunung Sugih Kecamatan Balik Bukit. (Red)

BlogGua,Tanggamus, – Jajaran pengurus Forum Koordinasi Adat, LSM dan Media ( Fokus ALAM) Kabupaten Tanggamus, bersilaturahmi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten setempat, Hamid H Lubis, diruang kerjanya. Senin, 23 September 2019.Dalam kesempatan itu, Fokus ALAM juga menyampaikan program kerja forum yang akan dilaksanakan. Sekda berharap kedepan dapat terus bersinergi untuk Kabupaten Tanggamus lebih baik.


Disela pertemuan Sekda Hamid H Lubis, mengatakan, kunjungan Fokus ALAM ini patut diapresiasi mewakili Pemerintah Tanggamus.

Dalam momen ini, kedepan dapat tercipta Sinergitas, Kerjasama dan Kemitraan yang harus lebih ditingkatkan antara pemerintah dengan perangkat adat, untuk kelestarian adat yang ada.

Sekda melanjutkan, banyak program – program yang akan dan sedang dilaksanakan kedepannya, salah satunya mensukseskan 55 aksi Bupati Tanggamus. Semua itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat, tokoh ada, Ormas/LSM dan Media, yang paling utama, akan melakukan pembelian lahan untuk adat pesisir dan pepadun.

Tahun 2021, akan dibangun rumah adat dari dua keadatan ini, yang nntinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan adat pesisir dan pepadun. Kemudian akan menjadi museum mini dan harapan kedepan menjadi pusat pariwisata juga.

“Semuanya diserahkan konsep dan musyawarahnya kepada keadatan, mulai dari bentuk sampai pelaksanaannya. Pemerintah Daerah akan memfasilitasi pengadaan dan pembangunannya,mohon dukungan seluruh masyarakat,”jelasnya.

Ditempat yang sama, Haryadi, Pangeran Yuda Mahkga dari Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip menyampaikan usulan kepada Pemkab untuk menerapkan penggunaan bahasa dan pakaian adat lampung dalam sehari-hari. Termasuk pelestarian bahasa Lampung di sekolah dasar.

Sebelumnya perlu diketahui, terbentuknya Fokus ALAM terdiri dari adat Marga Buay Nyata, Buay Belunguh, Buay Tukhgak, LSM MP3, LSM KOLEGAN dan dari media online yang tergabung di Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Tanggamus.

Dikesempatan yang sama, Ketua Fokus ALAM, Robinson menyampaikan program kerja yang akan laksanakan kedepan antara lain, melestarikan adat dan budaya lampung yang ada di Tanggamus, ikut mengawal dan mendukung program 55 aksi Bupati.

Kemudian bersenergi dengan Pemkab untuk memajukan dan melestarikan adat lampung khususnya dan adat – adat, mendorong pembangunan Lamban Agung yang dapat juga di fungsikan untuk musium mini. (Tim AJOI)

BlogGua, Lampung Barat - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi pimpin jalannya Upacara dalam rangka Memperingati HUT ke- 28 Kabupaten Lampung Barat tahun 2019, di Stadion Bumi Sekala Bekhak, Selasa (24/9/2019).

Upacara ditandai dengan pembacaan naskah sejarah singkat Kabupaten Lampung Barat.

Adapun bertindak sebagai Perwira Upacara yakni Wasisno Sembiring (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lampung Barat) dan Komandan Upacara yakni Wahyudi Heru Iskandar (Camat Way Tenong). Pasukan Pembawa Pataka yakni dari Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Barat.

"Melalui Hari Jadi ini, marilah kita jadikan momentum untuk terus berjuang dan berkarya, mengukir sejarah membangun masyarakat Lampung Barat yang   semakin berdaya saing dan sejahtera dengan mengandalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan kearifan lokal yang dimiliki," ujar Gubernur Arinal.

Di sisi lain, lanjut Arinal, Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lampung Barat ini juga sebagai wahana untuk melakukan refleksi atas kinerja pembangunan dan pemerintahan secara obyektif selama perjalanan kurun waktu tahun 2019.

"Segenap keberhasilan yang telah dicapai akan terus dipertahankan dan ditingkatkan, sedangkan program-program daerah yang belum dicapai, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dimasa yang akan datang," katanya.

Rasa bangga disampaikan Arinal atas keberhasilan yang diraih oleh Kabupaten Lampung Barat.

"Berkat kerja keras Pemerintah Daerah dan semangat perjuangan seluruh masyarakat di daerah ini, telah berhasil memposisikan Kabupaten Lampung Barat sejajar dengan Kabupaten lain dengan berbagai potensi yang dimiliki. Semoga keberhasilan tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa yang akan datang," katanya.

Arinal mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat Lampung Barat agar bersama-sama bersinergi, mendukung dan meningkatkan kinerja terutama dalam mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya yang diikuti melalui 33 Janji kerja yang akan diimplementasikan ke dalam Program dan Kegiatan Prioritas.

"Ini diperlukan kerja keras, persamaan persepsi, konsolidasi  dan tekad kita semua untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya," katanya.

Melalui Hari Jadi Lampung Barat Ke-28 tahun 2019 ini, Arinal mengajak untuk membangun komitmen dengan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Dengan kekompakan, menciptakan suasana damai, membangun sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten dengan harapan seluruh lapisan masyarakat memberikan dukungan atas kebijakan dan program pemerintah. Untuk itu, saya mengharapkan agar koordinasi dan sinergitas yang selama ini berjalan dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," katanya.

Hadir pada upacara tersebut, tokoh-tokoh Adat Sai Batin dari empat Kepaksian yakni Kepaksian Buay Belunguh, Buay Pernong, Buay Nyerupa dan Buay Bejalan Diway serta para pengurus dari Lembaga Masyarakat Adat Lampung (LMAL).

Upacara ini juga dimeriahkan penampilan atraksi dari Polisi Cilik Polres Lampung Barat. (Red)

BlogGua, Lampung Barat - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi ikuti Jalan Sehat dalam rangka HUT Lampung Barat ke 28, di Jalan Raden Intan, depan Lapangan Merdeka Liwa, Selasa (24/9/2019) pagi.

Ribuan masyarakat dari semua kalangan usia berpartisipasi mengikuti jalan sehat ini. Tidak sedikit yang ingin bersalaman dan berswafoto dengan Gubernur Arinal.

Jalan sehat ini juga untuk mengkampanyekan dalam memerangi sampah plastik dan membawa sendiri botol air minum (Tumbler).

"Saya mengapresiasi para warga Lampung Barat, walau dalam cuaca dingin seperti ini olahraga tetap diutamakan," ujar Gubernur Arinal.

Menurut Arinal, kegiatan jalan sehat ini agar mampu dimanfaatkan untuk kebugaran kesehatan baik rohani maupun jasmani.

"Kebugaran ini akhirnya dapat bermanfaat untuk bangsa dan negara," katanya.

Arinal mengatakan akan membawa kejayaan bagi seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung termasuk Lampung Barat.

"Kedepan Lampung Barat akan lebih baik lagi, saya akan selalu ada di Lampung Barat, saya tidak akan lupakan," katanya.

Arinal juga akan mengupayakan pembangunan yang ada di Kabupaten Lampung Barat untuk disamapaikan ditingkat pusat.

"Saya melihat beberapa wilayah disini, kedepan akan lebih baik dan akan saya bicarakan di pusat," ujarnya.

Adapun Rute Jalan Sehat ini meliput Start di Jalan Raden Intan - Taman Hamtebiu - Kebun Raya Liwa - Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Barat - Jalan RA Kartini - Finish di Lapangan Merdeka. Dengan jarak yang ditempuh yakni 1,5 Km.

Banyak doorprize menarik yang disediakan pada kegiatan jalan sehat ini, mulai dari Motor, Kulkas, Sepeda dan Mesin Cuci.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sudarsono, Anggota DPR RI terpilih Mukhlis Basri dan Anggota DPRD Provinsi Lampung Yanuar. (Red)

BlogGua, Lampung Barat - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi membuka secara resmi Liwa Fair 2019, di Kawasan Sekuting Terpadu, Senin (23/9/2019) malam.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gamolan Pekhing oleh Gubernur Arinal, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sudarsono dan Anggota DPR RI terpilih Mukhlis Basri.

Kegiatan Liwa Fair 2019 ini dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Barat ke- 28. Terlihat antusias warga yang ingin turut memeriahkan gelaran tahunan di Kabupaten Lampung Barat ini.

"Liwa Fair ini sebagai wahana untuk melakukan promosi daerah yang sangat efektif bagi instansi Pemerintah, BUMN/BUMD, Swasta dan UMKM dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan pembangunan diberbagai bidang," ujar Gubernur Arinal.

Dikatakan Arinal, seperti bidang infrastruktur, kemaritiman, industri, investasi, pariwisata serta menggali potensi produk unggulan dalam rangka membangun perekonomian Lampung Barat yang tangguh dan berdaya saing.

"Masih banyak tujuan-tujuan pembangunan yang belum kita capai dengan maksimal, tidak terkecuali Kabupaten Lampung Barat. Dengan demikian pembangunan di Kabupaten Lampung Barat harus terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengerahkan segenap sumberdaya dan kemampuan yang kita miliki," katanya.

Mengusung tema ”Indonesia Negeriku Lampung Barat Kopiku”, menurut Arinal, tema tersebut menunjukkan bahwa melalui promosi produk unggulan dapat wujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

Apalagi disebutkan Arinal, bahwa Provinsi Lampung memiliki banyak obyek wisata termasuk Lampung Barat yang menyediakan berbagai objek, wisata, baik wisata alam dan wisata bahari yang merupakan salah satu bagian dari potensi unggulan daerah yang dimiliki oleh Lampung Barat.

"Melihat peluang tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung kedepan melalui program Infrastruktur Lampung Berjaya akan terus melakukan   pembangunan ruas jalan menuju destinasi wisata serta menyediakan infrastruktur penerangan melalui Program Lampung Terang Berjaya," katanya.

Selain itu, sambung Arinal juga melalui program ”Lampung Kaya Festival” dimana akan mendorong berbagai kegiatan budaya dan kekayaan alam Lampung sebagai daya tarik festival untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif, merawat kebudayaan lokal dan mengembangkan kesenian serta mendukung untuk meningkatnya," ujarnya.

Arinal menilai berbagai sektor pembangunan di Lampung Barat telah menunjukkan peningkatan dan hasil yang memuaskan di berbagai bidang.

"Dengan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki, seperti pariwisata, perkebunan dan sektor penunjang lainnya Insya Allah Kabupaten Lampung Barat dapat semakin maju," katanya.

Pada kesempatan itu, Arinal menyempatkan untuk mengunjungi berbagai stand yang ada di Liwa Fair 2019 termasuk stand dari kecamatan di Lampung Barat dan juga stand OPD.

Menurut Arinal, berbagai produk yang ditampilkan, nantinya bisa dipromosikan dan dikembangkan untuk mendukung rest area jalan tol.

"Saat melihat stand tadi, ada bermacam produk yang ditampilkan, ini nantinya bisa dikembangkan untuk mendukung rest area jalan tol. Ini akan diisi oleh UMKM termasuk dari Lampung Barat, tetapi yang terpenting kualitas harus diutamakan terlebih dahulu," ujarnya.

Arinal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat berpartisipasi pada Liwa Fair 2019.

"Saya berharap, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Mengingat, dampaknya sangat besar bagi kemajuan Kabupaten Lampung Barat dan Provinsi Lampung tentunya," katanya.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Arinal yang menyempatkan hadir di Liwa Fair 2019.

Gubernur Arinal sendiri menjadi Gubernur pertama yang menghadiri penyelenggaraan Liwa Fair sejak digelar pada 2008.

"Ini karena kecintaan beliau kepada Lampung Barat walau perjalan cukup lelah tetapi beliau berkenan hadir, semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan dilancarkan segala urusannya," ujar Parosil.

Parosil mengatakan penyelenggaraan Liwa Fair ini sebagai media untuk melakukan promosi dan evaluasi Kabupaten Lampung Barat.

"Kegiatan ini sebagai rangkaian rasa syukur cinta kita terhadap kemajuan yang ada di Lampung Barat. Kami ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat Lampung Barat," katanya.

Menurut Parosil, Gubernur Arinal akan mampu menyalurkan apa yang menjadi keinginan dari Kabupaten Lampung Barat. "Terutama peningkatan produktivitas dan harga kopi," ucapnya.

Kegiatan Liwa Fair 2019 ini sendiri berlangsung pada tanggal 23-28 September 2019 dengan berbagai rangkaian kegiatan akan dilakukan.

Yakni Pameran Pembangunan dan Hiburan Rakyat meliputi Malam Pembukaan, Lomba Nyambai Kategori Pelajar, Lomba Nyambai Kategori Umum, Lomba Musik Gambus, Lomba Mewarnai Paud/TK, Lomba Fashion Show Paud/TK, Lomba Solo Song Pelajar dan Umum, Pameran Foto dan Talkshow Art.

Kegiatan lainnya yakni Peringatan Hari Kopi Internasional meliputi Pameran Kopi Lambar, Lomba Uji Cita Rasa, Lomba Seduh Kopi, Seminar Kopi dan Talkshow Kopi.

Selanjutnya, digelar Peringatan Hari Badak Internasional meliputi Lomba Jelajah Alam di Kebun Raya Liwa dan Lomba Menggambar Kolase.

Lalu diakhiri dengan Malam Penutupan Liwa Fair pada 28 September 2019 dengan agenda Pengumuman dan Pembagian Hadiah, Sajian Jajanan Rakyat dan Hiburan Rakyat. (red)

BlogGua, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta fungsi jalan penghubung ke jalan tol (feeder road) dan rest area yang dibangun di ruas Terbanggi Besar - Bakauheni dilakukan dengan pendekatan estetis dan ekologis. Dengan demikian, ujar Gubernur, jalan yang dibangun tersebut akan kaya manfaat, baik secara estetik, ekologi maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kita harus berpikir jauh ke depan. Pembangunan area sekitar alur jalan tol harus kita bangun secara benar dan efektif. Saya berharap feeder road yang kita bangun nantinya kaya akan manfaat, baik secara estetik, ekologi maupun manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujar Gubernur Arinal, saat menerima audiensi Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo, beserta jajarannya di Ruang Kerja Gubernur, Senin (23/09/2019).

Gubernur Arinal mengajak PT Hutama Karya menyatukan persepsi dengan Pemprov Lampung terkait pembangunan feeder road dan rest area tersebut.
Dengan demikian JTTS diharapkan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan sektor ekonomi di Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur, Pemprov dan PT HK sudah seharusnya concern terhadap rest area dan feeder road yang visioner. Bukan hanya kaya manfaat, tapi juga menjadi jalan tol yang indah dan nyaman dengan mengedepankan kajian ekologi.

Untuk mewujudkan konsep estetis dan ekologis itu, Gubernur menginginkan pihak PT HK dan Pemprov Lampung membuat kajian ilmiah yang melibatkan ahli – ahli kompeten.

Sedangkan terkait rest area, Gubernur berharap Pemprov dan PT HK bisa memberikan yang terbaik kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang akan menempati kios atau tempat berjualan di rest area tersebut. Tentunya tidak memberatkan para pelaku usaha yang ada.

“Kita harus bisa membantu UMKM agar bisa berjualan barang-barang asli daerah Lampung, karena ini salah satu alat untuk promosi kelebihan dan keindahan dari Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Sementara itu, Direktur Hutama Karya Bintang Perbowo menyatakan kesiapan nya untuk bersinergi dengan Pemprov Lampung. Sebagai pengelola jalan tol, PT HK berkomitmen mendukung program Pemprov Lampung tersebut.

“Pada prinsipnya kami (PT HK) siap bersinergi dengan Pemprov Lampung terkait rest area maupun feeder road. Bahkan, jika sudah di buat kajian untuk pelaksanaan pembangunan feeder road, kami siap membantu secara teknis," ujar Bintang.

Hal teknis yang bisa dibantu HK antara lain penyediaan benih dan melakukan koordinasi dengan BUMN dan BUMD terkait.

Dalam audiensi ini, Gubernur Arinal didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Lampung Taufik Hidayat.

Taufik menyampaikan dalam audiensi tersebut Gubernur Arinal dan PT HK menjajaki kemungkinan dilaksanakannya sinegitas kedua belah pihak.

“Kemungkinan sinergitas pemprov Lampung dan PT HK akan terus kita jajaki dan kita kaji. Saat ini Gubernur terus bersinergi dengan banyak pihak untuk percepatan pembangunan demi mewujudkan Rakyat Lampung yang Berjaya”, tutur Taufik Hidayat.

(Red)

BlogGua, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pelaksanaan Konferensi Tahunan Gereja Methodist Indonesia Regional II di Provinsi Lampung agar berlangsung dengan baik.

Hal itu sesuai dengan program pembinaan keagamaan untuk menciptakan kehidupan yang religius, berbudaya, aman dan damai, melalui berbagai kegiatan keagamaan.

“Saya sangat mendukung berbagai kegiatan agama di Lampung, termasuk kegiatan Konferensi Tahunan Gereja Methodist Indonesia. Jika tidak berhalangan, saya akan hadir dan membuka acara konferensi tahunan tersebut,” ujar Gubernur Arinal saat menerima audiensi dari Gereja Methodist Indonesia Regional II, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (23/9/2019).

Menurut Gubernur, Pemerintah memang harus berpartisipasi dalam mendukung kegiatan keagamaan. “Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung akan mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Gereja Methodist Indonesia Regional II, Pendeta Sabam L. Tobing menjelaskan Gereja Methodis Indonesia setiap tahunnya melakukan konferensi tahunan guna mengevaluasi hasil kerja dan program kerja yang akan dilaksanakan. “Dan pada tahun 2020, tepatnya pada 17-21 Juni 2020 di Bandarlampung, konferensi tahunan tersebut akan dilaksanakan,” jelas Pendeta Sabam.

Sabam berharap kehadiran Gubernur Arinal dalam acara itu. “Kami berharap Bapak Gubernur bisa mendukung dan membuka konferensi tahunan tersebut,” ujarnya.
(Red)

BlogGua, Bandar Lampung — Penanggulangan kemiskinan serta perlindungan dan jaminan sosial terhadap 26 jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) diharapkan memberi mempercepat pengurangan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

Demikian sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang disampaikan Plt. Asisten Administrasi Umum Irwan SM pada upacara mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung, pada Senin (23/9/2019).

Irwan SM menjelaskan untuk mewujudkan visi misi Pemerintah Provinsi Lampung tersebut, Dinas Sosial memiliki peran yang penting dalam upaya pencapaian tujuan misi tersebut melalui tugas dan fungsinya pada program kesejahteraan sosial untuk memberikan pelayanan dan rehabilitas sosial, pemberdayaan sosial, dan PMKS.

“Melalui program kesejahteraan sosial, diharapkan penyandang PMKS dapat terjamin hak-haknya dan berkesempatan sama untuk meningkatkan hidupnya, memperoleh pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial serta kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya.

Dinas sosial juga akan memberikan pelayanan kesejahteraan sosial melalui sistem panti dan non panti sesuai sasaran garapan, melakukan berbagai upaya penanggulangan kemiskinan, serta melakukan pemberdayaan dan pembinaan.

“Gubernur Arinal berharap penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Provinsi Lampung yang di laksanakan oleh Pemerintah dapat mempercepat terciptanya kesejahteraan sosial dan terwujudnya rakyat Lampung berjaya,”. (Red)

BlogGua,Tanggamus - Tunjangan Sertifikasi 198 orang guru eks Kategori 2 (K2), triwulan II dan III, akan cair. Perdana pencairan pada Jumat, 20 September 2019. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tanggamus, Dewi Handajani dalam agenda silaturahmi dengan para guru eks K2 se-Tanggamus, di aula Islamic Center Kota Agung. Kamis, 19 September 2019.


Pada kesempatan itu, Bupati Dewi di dampingi Wakil AM.Syafi’i, hadir juga Kepala Ombudsman Perwakilan Lampung Nur Rahman Yusuf beserta jajaran, Asisten dan Plt Inspektur Fathurachman, Asisten Bidang Ekobang Fb. Karjiono, Perwakilan Kejaksaan Negeri dan Polres serta Kepala Dinas Pendidikan Aswien Dasmi.

Bupati Dewi menyampaikan ucapan selamat, adanya kepastian pembayaran tunjangan sertifikasi triwulan II dan III TA 2018 bagi para Guru Eks K2 di Kabupaten Tanggamus. Mudah-mudahan pada Jumat, 20 September 2019 sudah bisa diterima (cair).

Sejak dirinya dilantik, telah dihadapkan pada permasalahan pembayaran tunjangan sertifikasi para guru Eks K2 yang tertunda. Turut prihatin dengan permasalahan tersebut, namun disisi lain pihaknya dihadapkan dengan aturan dan kehati-hatian.

Pihaknya terus berupaya dengan berkoordinasi dan konsultasi ke Pemerintah Pusat dan pihak lainnya, hingga akhirnya pembayaran tunjangan sertifikasi dapat dilakukan.

Bupati Dewi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik Ombudsman dan Kejaksaan, sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan.

“Diharapkan, tunjangan yang diterima dapat disisihkan untuk meningkatkan kompetensi para Guru, contohnya untuk membeli buku atau yang lainnya. Diminta juga para guru dapat lebih meningkatkan kinerja dan tanggung jawabnya masing-masing, juga pendidikan karakter para siswa,”ungkapnya.

“Termasuk dalam memperhatikan agar para siswa dapat membaca huruf Hijaiyah dan membaca Al-Quran sebagaimana yang ada dalam Program 55 Aksi yakni Pemberantasan Buta Huruf Hijaiyah,”imbuh Bupati Dewi.

Kepala Dinas Pendidikan, Aswien Dasmi menyampaikan bahwa memang, masalah tersebut menjadi polemik di Kabupaten Tanggamus. Selama ini pihaknya terus berupaya dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan di Jakarta.

Sampai pada akhirnya keluar Surat Revisi Nomor : 5716/B.1.1/PR/2019 tertanggal 31 Juli 2019 yang ditandatangani Sekretaris Dirjend GTK MO. Wismu Aji, ditujukan Kepada Dinas Pendidikan Tanggamus dan tembusan kepada Bupati Tanggamus.

Masih kata Dasmi, sehubungan dengan terbitnya SKTP tahun 2018 bagi 198 guru tersebut maka Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan II dan III, dapat dibayarkan dengan menggunakan SK Carry Over Nomor : 0373.1206/C5/CO/T/2019, termasuk didalamnya tercantum perbaikan data status jabatan fungsional guru untuk diselesaikan berkoordinasi dengan pihak BKD.

Senada disampaikan Wakil Bupati AM. Syafi’i, menurutnya, keputusan pencairan tunjangan sertifikasi guru itu juga telah melalui kajian Kejaksaan Negeri Tanggamus, bersama Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan Daerah dan Dinas Pendidikan. Saat ini sudah mulai diproses oleh Dinas Pendidikan.

Terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Helpin Rianda, Jumat, 20 September 2019 menyatakan, proses transfer tunjangan sertifikasi sudah dilakukan, sejak kemarin (Kamis 19/9) proses transfer sudah dilakukan.

Informasidari pihak BPKD dan pihak Bank, sebagian sudah masuk ke rekening masing-masing guru.(Kominfo)

BlogGua, Bandar Lampung -- Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal berharap pengajian Tabligh Akbar dalam rangka peringatan tahun baru islam 1441 H mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Saya senang dan bangga berada ditengah keluarga Pengurus Wilayah Wanita Islam (PWWI) Provinsi Lampung. Semoga pengajian tabligh akbar ini bermanfaat dalam meningkatkan silaturahmi, terutama dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," ujar Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal pada acara Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Bulan Muharam dan Tahun Baru Islam 1441 H, di Masjid Al-Muhajirin, Way Halim, Bandarlampung, Minggu (21/9/2019).

Riana Sari Arinal mengucapkan syukur alhamdulillah karena dapat bertemu dengan tahun barun islam 1441 H. "Tahun baru islam ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kebersamaan, kerukunan,silaturahmi, persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat untuk bangkit dalam membina sikap mental agama sesuai dengan nilai-nilai agama islam," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Riana juga mengajak keluarga besar PWWI Provinsi Lampung untuk senantiasa berpartisipasi aktif dalam pembangunan Provinsi Lampung. "Pemprov Lampung terus berbenah diri untuk meningkatkan pembangunan diberbagai sektor guna mewujudkan rakyat Lampung berjaya, salah satunya dalam meningkatkan pembangunan keagamaan," jelas Riana.

Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, jelasnya, terus berkomitmen dalam meningkatkan pembangunan keagamaan seperti memberikan insentif kepada guru mengaji, ustad, ustadzah, penjaga masjid, imam masjid, dan bantuan untuk agama lainnya.

"Pemprov Lampung melalui program Lampung mengaji juga akan memfasilitasi dalam pengembangan pemahaman penghafal al-qur'an, dan memberikan bantuan khusus bagi rumah tahfidz, pesantren," jelasnya.

Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam (PWWI) Pusat, Rokayah Yasin, menyampaikan ucapan rasa senang dan bangga karena Ibu Riana Sari Arinal dapat bergabung dalam acara pengajian akbar ini.

"Semoga kegiatan ini dapat menjadikan Lampung menjadi semakin bagus dalam agama kedepannya," ujarnya.

Wakil pengurus pusat, Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam (PWWI) Provinsi Lampung, Hanjarita Gatot, berharap pengajian seperti ini dapat dilakukan setiap bulan di masjid-masjid yang ada di Provinsi Lampung. "Semoga pengajian seperti ini dapat dilakukan setiap bulan sehingga mampu memberikan ketenangan dan ketentraman atas ilmu yang diperoleh dalam pengajian-pengajian yang adakan," jelas Hanjarita.

Penyerahan hadiah kepada juara lomba tahfidz qur'an diantaranya Masiram dari majelis taklim An-Nur (Juara 1), Inggrid Mar Vina dari majelis taklim Babussatan (juara 2), dan Conny Maretia dari majelis taklim Ar Maurah (juara 3). (Red)

BlogGua, Lampung Utara - Kebakaran di Pasar Kotabumi Kabupaten Lampung Utara telah menghanguskan 5 unit bangunan ruko yang terjadi pagi tadi, Minggu (22/9/19).

Personil Polres Lampung Utara yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Lampung Utara Kompol Zulkarnain di dampingi oleh Kabag Ops Kompol Nelson membantu memadamkan api dengan menggunakan mobil water canon.

"Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, kita langsung membantu memadamkan api," ujarnya.

Untuk sementara, lanjutnya, dalam musibah kebakaran itu ada 1 unit warung yang diketahui berjualan bakso hangus terbakar bersama ruko besar dengan 4 pintu habis terbakar.

Dugaan sementara kebakaran yang terjadi tersebut diduga kuat apinya berasal dari kompor yang ada di warung bakso. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa namun untuk kerugian materi belum dapat dipastikan besarannya.

"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian belum bisa diperkirakan. Langkah kita selanjutnya akan melakukan olah TKP dan penyelidikan," ungkap Kompol Zulkarnain.(red)

BlogGua, Bandar Lampung - Pengurus Daerah VIII FKPPI Provinsi Lampung (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri), menggelar Rapat Pleno diperluas yang dipusatkan di Graha Karya Utama, Bandar Lampung, Sabtu, (21/9/2019).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua PD VIII FKPPI Lampung H.Tony Eka Candra dan Sekretaris H.Fauzi Djapri tersebut dihadiri oleh Ketua PD VIII Wanita FKPPI Lampung Hj.Erlyang Cik, Ketua PD VIII Generasi Muda (GM) FKPPI Lampung Aryono Agus Prasetyo, Ketua PD VIII Kopswadek FKPPI Lampung H.Andhy Herry Adhypati, dan para Ketua-Ketua Badan dan Lembaga dilingkungan PD VIII FKPPI Lampung, serta para Ketua-Ketua Pengurus Cabang KB FKPPI 15 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua PD VIII FKPPI Lampung H.Tony Eka Candra menjelaskan agenda rapat Pleno diperluas dilaksanakan dalam rangka sosialisasi Surat Keputusan Pengurus Pusat FKPPI No. SKEP-143/PP/KB FKPPI/IX/2019, Tentang Pengangkatan/Pengisian Jabatan Antar Waktu Dewan Penasehat dan Pengurus Harian Pengurus Daerah VIII KB FKPPI Provinsi Lampung Masa Bhakti 2015-2020, dan persiapan perayaan HUT FKPPI ke-41 Tahun 2019.

"Agenda HUT FKPPI ke-41 diisi berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan secara sederhana namun tetap bermakna, seperti Ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Khitanan Massal, Bantuan Sembako, Donor Darah, Jalan Sehat dan Puncak acara Resepsi HUT FKPPI Ke-41," kata Tony.

Dalam kesempatan itu juga Tony mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Keluarga Besar FKPPI Se-Provinsi Lampung, yang telah mendukungnya selama ia menjadi Ketua Tim Pemenangan Ir.H.Arinal Djunaidi - Hj.Chusnunia, M.Si, Ph.D pada Pilgub Lampung Tahun 2018 dan Ketua BAPPILU Partai Golkar Lampung dalam Pemenangan Ir.H.Joko Widodo - KH.Ma'ruf Amin dalam Pilpres Tahun 2019 kemarin.

"Walaupun dukungan Keluarga Besar FKPPI tidak dilakukan secara kelembagaan, namun hal ini membuktikan bahwa Keluarga Besar FKPPI memiliki jiwa korsa dan nilai kejuangan yang tinggi," imbuh Tony.

Dalam rapat itu Tony juga menegaskan, bahwa apa yang telah diperjuangkan oleh Keluarga Besar FKPPI berdasarkan atas sebuah keyakinan dan diperjuangkan dengan iklas tanpa pamrih.

"Namun demikian secara kelembagaan dan secara pribadi-pribadi Keluarga Besar FKPPI, harus tetap mengkritisi secara konstruktif jalannya pemerintahan dan pembangunan, dengan memberikan masukan, saran, ide dan gagasan, sebagai tanggung jawab moral dalam mengawal pembangunan nasional khususnya di Provinsi Lampung," pungkas Tony.

BlogGua, Lampung Utara - Kakak adik, Wagimin (35) dan adiknya Suyatno (30), hanya karena ingin makan daging, warga Jalan Jeruk Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara itu sampai nekat memakan daging kucing mati.

Mereka makan daging kucing karena tidak mampu membeli daging hewan layak konsumsi, mereka hidup miskin dan memprihatinkan. Ironisnya, keberadaan mereka seperti lepas pantauan dari pemerintah setempat

Mengetahui hal ini, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Utara Ardiansyah dan Komunitas Jum'at Berbagi (KBJ) menyambangi dan memberikan bantuan bahan pangan dan dari kunjungan KBJ, kedua kakak adik itu memiliki keterbelakangan mental yang sewaktu-waktu menunjukkan gejala.

Menurut penuturan Ketua SMSI, rumah yang saat ini ditempati Wagimin dan Suyatno merupakan warisan milik orang tuanya.

"Rumah itu tanpa pintu dan jendela, hanya dibatasi potongan seng bekas untuk menutupi, tidak ada satu pun perabotan rumah tangga. Suatu hari, kami mendengar kabar, kedua kakak beradik ini memakan kucing mati hanya karena ingin makan daging," tutur Ardiansyah.

Masih kata Ardiansyah, "melihat dari keterbatasan yang, bisa jadi, usia yang disebutkan Wagimin saat ditanya awak media pun tidak tepat, kedua orangtuanya sudah lama tiada," ungkapnya.

Koordinator KJB Lampura, Firmansyah, menyampaikan, jika keterbelakangan memtal yang mereka idap selama ini hanya sewaktu-waktu saja kambuh. Dan ia memastikan, keduanya bukan sakit jiwa.

"Mereka bukan orang gila, saya kira hanya depresi ringan yang sewaktu-waktu kambuh. Itupun tidak mengganggu warga sekitar. Saya yakin, depresi yang dialami keduanya disebabkan faktor ekonomi yang tidak mampu mereka atasi karena berbagai keterbatasan yang mereka miliki,” ujar Firmansyah, Jum’at, (20/9/2019).

Saat dikunjungi, Wagimin dan Suyatno sedang memasak air dengan kayu bakar dan sebuah kaleng bekas.

“Ini air buat saya minum, Pak,” sambut Wagimin sambil mempersilakan tim masuk ke dalam rumahnya.

Komunikasi sangat baik dan lancar, hal ini tentu menampik anggapan jika Wagimin adalah orang gila dan tim langsung menyerahkan berbagai bantuan sembako yang dihimpun dari para dermawan.

Dalam wawancara, Wagimin mengatakan, ia bersama adiknya, beberapa waktu lalu, mengakui memakan kucing mati.

“Iya, Pak. Saya dan adik saya memang makan kucing mati. Waktu itu, yah, karena kepingin aja makan daging. Saya lihat kucing mati di pinggir jalan. Saya bawa pulang dan saya bakar untuk saya makan dengan adik saya,” tutur Wagimin.

Menurutnya, mereka memakan kucing mati itu bukan karena sudah terbiasa, namun karena saat itu tidak ada bahan makanan yang hendak mereka makan.

“Ya, saya makan kucing itu tidak setiap hari kok, Pak. Hanya kebetulan saja ada kucing mati, makanya saya bawa pulang untuk dimakan,” aku Wagimin.

Saat kedatangan tim, adiknya sedang pergi main. Dalam kesehariannya, Wagimin bekerja sebagai pemulung barang bekas untuk dijual. Tampak tumpukan kardus dan berbagai botol plastik bekas di samping rumah.

“Rumah kami ini peninggalan orang tua, Pak. Yah, beginilah. Kalau untuk tidur, yah, kami pakai kardus-kardus bekas. Kadang-kadang ada tetangga yang kasih kami makan, Pak,” ujar Wagimin. (Red)

BlogGua, Lampung Utara – Anggota Satreskrim Polsek Abung Selatan Polres Lampung Utara, mengungkap kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, Jum’at (20/9/19).

Indentitas pelaku, EVI ARIYANTO Alias UJANG (37), sopir angkutan umum, warga Tanjung Iman, Blambangan Pagar, Lampung Utara dan korban berinisial bunga (16), Pelajar SMP kelas 9.

Menurut keterangan Kapolsek Abung Selatan AKP Sukimanto menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP / B-582 / IX /2019 / POLDA LAMPUNG / RESLU tanggal 18 September 2019 tentang Pencabulan anak dibawah umur.

“Setelah mendapatkan informasi yang cukup tentang keberadaan pelaku sebagaimana berdasarkan Laporan Polisi tersebut. Unit Reskrim Polsek Abung Selatan melakukan penangkapan terhadap pelaku di Depan SMP N 1 Abung Selatan Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara,” jelas Kapolsek.

Hari Rabu tanggal 18 September 2019 pukul 13.00 Wib, lanjut Kapolsek, korban hendak pulang sekolah menggunakan angkutan umum dan tiba-tiba korban ditarik secara paksa oleh pelaku yang langsung memegang dan meremas payudara sebelah kanan korban.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa 1 Stel Seragam Sekolah SMP milik Korban, ( Rok Warna Hitam, Baju Kemeja Warna Biru, Jilbab warna Hitam).

“Pelaku berikut barang bukti kini dibawa ke Polsek Abung Selatan, guna pemeriksaan lebih lanjut”, pungkas AKP Sukimanto. (red)

BlogGua, Lampung Utara - Untuk memperolah hasil latihan yang maksimal, personil Polres Lampung Utara menggunakan pakaian dogi dalam latihan beladiri Polri yang di gelar di lapangan mapolres setempat, Sabtu (21/9/19).

Dalam latihan kali ini personil Polres Lampung Utara mendalami teknik-teknik kuda-kuda segita, tangkisan, pukulan, tendangan dan bantingan serta dilanjutkan dengan membawa tahanan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatakan, hari ini kita menggelar latihan beladiri berbeda dengan hari sebelumnya, karna hari ini kita menggunakan pakaian beladiri lengkap atau baju dogi.

"Kita menggunakan baju dogi ini agar bisa melaksanakan latihan dengan serius dan memperoleh hasil yang maksimal", kata Kapolres.

Tugas kita semakin hari semakin berat lanjut Kapolres, untuk menunjang tugas dilapangan maka dari itu seluruh personil Polres lampung Utara wajib untuk meningkatkan kemampuan beladirinya.

“Setiap hari Selasa dan Sabtu , setelah melaksanakan apel pagi semua anggota wajib untuk mengikuti latihan bersama melaksanakan latihan beladiri Polri," tegas AKBP Budiman.(*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget