Sebelas KPM PKH Mengundurkan Diri


BlogGua CN, Tanggamus - Merasa sudah mandiri, 11 anggota kelompok Program Keluarga Harapan ( PKH ) Pekon Kalibening dan Sinar Betung Kecamatan Talang Padang, mengundurkan diri secara sukarela ( Graduasi ) dari Anggota Kelompok KPM PKH ( Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan ) Minggu 14 Juli 2019 di Balai Pekon Kalibening Kec. Talang Padang Kab Tanggamus.





Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Pekon Kali Bening Mahmud, Korkab PKH Tanggamus Habibbulah, Supervisor PKH Tanggamus Nella Kurnia Anggrahini, Pendamping PKH se Kecamatan Talang Padang serta 100 Anggota Kelompok KPM PKH dua Pekon tersebut.





Rolli Perdo, S,Pd selaku Pendamping PKH dua pekon tersebut, dalam pidatonya menjelaskan, kesebelas anggota KPM PKH tersebut mengundurkan diri secara sukarela/Graduasi setelah melalui tahapan verifikasi kelayakan.





Kesebelas Anggota KPM PKH tersebut diantaranya,delapan orang warga Pekon Kalibening dari 176 orang dan tiga orang warga Pekon Sinar Betung dari 72 orang Anggota KPM PKH.





"Dalam setiap akhir pertemuan disaat verifikasi, saya selalu menawarkan mau Graduasi atau lanjut, saya tidak pernah menawarkan pencoretan," kata Rolli.





Ditempat yang sama, Supervisor PKH Kabupaten Tanggamus Nella Kurnia Anggrahini, mengapresiasi atas ide dari Rolli Perdo, S,Pd Pendamping PKH Pekon Kalibening dan Pekon Sinar Betung yang menurutnya sangat brilian dalam mengonsep acara Graduasi mandiri ini secara masal dan patut untuk diterapkan kepada Pendamping-pendamping lainnya.





" Ini adalah yang pertama dari Tanggamus, terkait Graduasi secara massal, biasanya kami datangi satu persatu ke anggota KPM PKH tersebut untuk menggraduasi," jelas Nella.





Disinggung graduasi, perwakilan KPM PKH dari dua Pekon tersebut, Helensi, warga Pekon Kali Bening saat di wawancarai menuturkan,
Bahwa kami mengundurkan dari Anggota KPM PKH ( Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan ) Pekon Kalibening. Karena sudah merasa mandiri, dan sepertinya diluar sana ada yang lebih membutuhkan bantuan ini.





"Kami mengundurkan diri dari KPM PKH. Karena kami sudah merasa mandiri dan diluar sana masih ada yang lebih membutuhkan," tutur Helensi.





Sementara itu Habibbulah selaku Korkab PKH Kab Tanggamus , mengajak seluruh peran serta perangkat pekon untuk sama - sama memutakhirkan data yang ada guna kepentingan bersama dan juga diharapkan pemutahiran data tersebut harus real agar setiap program pemerintah itu tidak lagi dikatakan tidak tepat sasaran.





"Kami para pendamping PKH ini adalah hanya pemakai data yang sudah divalidkan oleh pemerintah pusat, jadi kami tidak punya kewenangan untuk memberhentikan Anggota KPM PKH tersebut untuk menggambil haknya walaupun dia sesungguhnya sudah sangat tidak layak untuk menerimanya, kecuali ada surat Keterangan Sudah Mampu yang diterbitkan dari Pekon setempat atau pengunduran diri secara sukarela (Graduasi) mandiri " pungkasnya. (Tim)