April 2019

Bloggua CN, Tanggamus – Pelaku pemerasan di Jalan Lintas Barat, Pekon Belu, Kecamatan Kota Agung Barat, Tanggamus, inisial SA (45) dibekuk Tekab 308 Polres Tanggamus. Selasa, 09 April 2019 (malam).

Dari tangan pelaku yang merupakan warga Pekon Belu, petugas mengamankan barang bukti uang hasil pemerasan sejumlah Rp44.000, 1 teko air minum dan 1 kaleng rokok surya.

Selain menangkap pelaku, petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap dua temannya bernama HR dan NR (35) juga warga Pekon Belu, Kota Agung Barat.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas, mengungkapkan, pelaku ditangkap informasi masyarakat yang resah atas pemerasan di Jalinbar Pekon Belu.

Berdasarkan informasi tersebut, Tekab 308 Polres Tanggamus dipimpin Kanit Resum Ipda Iman Sobri, SH melaksanakan patroli malam dan berhasil menangkapnya sekitar pukul 22.00 WIB.

Lanjutnya, dalam penangkapan tersebut dua orang pelaku lain kabur dari lokasi tempat mereka melakukan pemerasan. "Keduanya telah diketahui identitasnya dan masih kami lakukan pengejaran," ujarnya.

AKP Edi Qorinas menjelaskan, modus operandi para dalam kejahatannya yakni dengan menghentikan kendaraan ditengah jalan lalu mendatangi supir dan meminta paksa sejumlah uang.

Saat ini, pelaku berikut barang bukti berupa 6 lembar pecahan uang Rp 5 ribu, 7 lembar pecahan uang Rp 2 ribu, 1 teko air minum, 1 kaleng rokok surya diamankan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. (red)

Bloggua CN, Tanggamus – Warga Pedukuhan Kota Bumi, Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, geger ditemukannya mayat tanpa identitas (Anonim), dalam kondisi tergantung di pohon manggis milik warga setempat.

Saat ditemukan, kondisi fisik mayat sudah mulai habis dan terlihat belulang (tengkorak), hingga sulit untuk dikenali. Mayat di evakuasi tim Polsek Wonosobo dan di bawa ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Tanggamus. Selasa 09 April 2019.

Dilokasi, Kapolsek Wonosobo, Iptu Amin Rusbahadi, mengatakan, mayat ditemukan tergantung di pohon manggis di milik warga Pedukuhan Kota Bumi, Pekon Padang Ratu tersebut, sekitar pukul 12.00 WIB, saat ditemukan memakai kaos abu-abu berkerah dan celana panjang.

Saat ini, mayat telah di evakuasi ke RSUD Batin Mangunang, guna proses pemeriksaan medis. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Inafis Polres Tanggamus. (LS/Red)

Bloggua CN, Tanggamus  - Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus, membuka pelatihan manajemen peserta industri kerajinan. Kegiatan berlangsung di halaman PAUD Kartini Pekon Sudimoro Bangun, Kecamatan Semaka, Tanggamus.  Selasa 09 April 2019.

Mewakili Kepala Dinas Koporindag yang disampaikan M. Gunawan menyampaikan, tujuan dasar  pada tahun anggaran 2019 Dekranasda Kabupaten Tanggamus memiliki program kegiatan pelatihan dan pembinaan terhadap pengrajin yang ada di wilayah kabupaten Tanggamus, salah satu dari kegiatan pelatihan ini dilaksanakan antara lain dasar pelaksanaan kegiatan pelatihan manajemen usaha industri kerajinan.

Pada pengrajin batik tulis dapat terlaksana serta dibiayai oleh anggaran dekranasda kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2019. Maksud dan tujuan kegiatan pelatihan manajemen usaha industri kerajinan pada pengrajin batik tulis di Kecamatan Semaka, dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan dalam meningkatkan kemampuan  berusaha serta memiliki manajemen usaha yang kreatif inovatif.

Dihadirkan juga narasumber dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian Perdagangan Tanggamus, dan narasumber pengrajin batik dan motif batik dari Kecamatan Talang Padang, Tanggamus.

Sementara itu, Ketua Dekaranasda, Nuraini Hamid Lubis menyampaikan, kerajinan dan UMKM kerajinan yang akan terus berusaha untuk dapat berperan aktif terhadap iklim dan UMKM Kabupaten Tanggamus melalui program kegiatan pembinaan dan pelatihan untuk pemasangannya belum ada.

Di sinilah artinya kerja sama dari Dekranas bekerja sama juga dengan Dinas Koperindag, kemudian bersama Pemerintah Daerah akan terus berusaha untuk dapat berperan aktif terhadap program kegiatan pembinaan pelatihan dan pemasaran promosi hasil kerajinan dari daerah dengan mengikut sertakan dalam berbagai kegiatan.

“Untuk pemasarannya, akan  semakin mudah lagi, misalkan yang akan kita ikutkan dalam event-event tertentu yang ikut serta dalam pameran pameran yang kita laksanakan. Saya mengharapkan dengan di berikan pelatihan kepada pengrajin pengrajin yang ada, kedepan lebih baik dan dapat meningkatkan pengetahuan pengetahuan dan wawasan dan tentunya bermanfaat pada pengrajin yang ada di Kecamatan Semaka ini,”ujarnya.(Rilis)

Bloggua CN, Tanggamus – Tim Kelompok Kerja (Pokja) percepatan pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM) Kabupaten Tanggamus, nyatakan rencana pembangunan KIM telah menemukan titik terang dengan kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo.

Dijelaskan Ketua Pokja, yang juga Sekda Kabupaten Tanggamus, Hamid Heriansyah Lubis, diruang kerjanya, Rabu 10 April 2019, menyebutkan bahwa, pembangunan KIM Tanggamus semakin menemukan titik terang, yakni telah berhasil mengupayakan percepatan pembangunan KIM, mulai dari pengiriman surat ke Presiden RI Joko Widodo, sampai pada Senin 08 April 2019 (lalu), diadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Percepatan Pembangunan KIM di Kantor Sekretariat Kabinet RI di Jakarta.

Rakor di ikuti unsur Pimpinan dari Kementerian Sekretariat Kabinet, Kemenko Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian ATR/BPN, PT. Pertamina, PT. Pertamina Trans Kontinental, PT. Repindo Jagad Raya, serta Bupati, Sekda dan Kepala Bapelitbangda Tanggamus.

Dari Rakor tersebut, telah tercapai kesepakatan antara PT. Pertamina dengan PT. Repindo. Yang mana pada tanggal 08 Mei 2019 mendatang, akan tercapai kesepakatan antara PT Pertamina dengan PT. Repindo, dengan draft kontrak yang telah disepakati bersama.

“Dari itu, kemudian, kira-kira 5 hari setelah kesepakatan, Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) diterbitkan oleh Online Single Submission (OSS). Selanjutnya
30 hari setelahnya, Menko Bidang Perekonomian melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo, terkait persiapan ground breaking KIM Tanggamus,”ujarnya.

Hamid melanjutkan, atas dasar kesepakatan yang telah dilakukan, Bupati Tanggamus melalui Ketua Pokja akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu Pemda memohon kepada Gubernur Lampung untuk memfasilitasi melalui Forum Grup Discussion (FGD). Baik terkait dengan persiapan Ground Breaking.

Selain itu juga kesiapan dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang dilalui Jalan Lintas Barat Sumatera, mulai dari Kota Bandar Lampung sampai ke Kabupaten Pesisir Barat. Khususnya dalam perencanaan infrastruktur pendukung, termasuk projek strategis nasional.

Demikian juga dengan terkait kesiapan tenaga kerja, agar para lulusan SMK setempat mendapatkan pelatihan dari BLK yang ada di Kabupaten Tanggamus sesuai dengan kebutuhan KIM, serta kesiapan potensi lainnya, seperti objek wisata, kuliner, penginapan, pusat perbelanjaan dan lain lain.

"Ini perlu kita lakukan agar ada keterpaduan perencanaan dan pembangunan di Kabupaten/Kota, yang terkena multiflier effect dari pembangunan KIM tersebut,”katanya.

Selain itu, Hamid melanjutkan, mengharapkan dukungan masyarakat Tanggamus dalam proses pembangunan KIM. Dari ini, Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus telah berkomitmen untuk membangun Kabupaten Tanggamus menjadi lebih maju. Baik melalui Visi dan Misi, serta Program 55 Aksi yang dicanangkan.

Terkait program 55 Aksi, memasuki masa tujuh bulan pemerintahan Bupati Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM. Syafi'i, telah banyak implementasi dari Program 55 Aksi yang dicanangkan, seperti pembangunan menara telekomunikasi, pemberian Kartu Lansia Tanggamus (KLT) dengan pelayanan homecare, penyediaan 1 ambulan 1 desa, peningkatan pembuatan akte kelahiran gratis.

Lalu, pelaksanaan jaringan penelitian (jarlit) buta aksara baca Al-quran, kerjasama dgn LIPI terkait dgn kajian penanggulangan bencana, studi kelayakan pembangunan jalur lingkar barat Kota Agung - Gisting, pelaksanaan MTQ Tingkat Pelajar juga pembangunan GOR Kabupaten Tanggamus yang lokasinya di Waysom, Kota Agung.

“Sehingga diharapkan dengan keberhasilan Program 55 Aksi ini juga, akan menciptakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus, sejalan dengan berkembangnya KIM di Kabupaten Tanggamus. Saya bertekad bersama seluruh jajaran, akan berlari dalam mewujudkan program program inovatif dan menjadikan Tanggamus semakin maju, dengan dukungan penuh masyarakat,”ungkapnya.(Rilis)

Bloggua CN, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani menyerahkan secara simbolis SK Tenaga Kontrak non-PNSD Tahun 2019, di Lapangan Pemkab setempat. Jumat, 05 April 2019.

Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Lauyustis, bahwa perpanjangan kontrak dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Tanggamus Nomor 800/2053 /45/2018 perihal Perpanjangan SK Tenaga Kontrak Non PNS tanggal 18 Desember 2018.

Selain itu, Peraturan Bupati Tanggamus Nomor 3 tahun 2019 tentang Pendelegasian Sebagian Wewenang Bupati Kepada Pejabat Pemerintah Kabupaten Tanggamus, untuk menertibkan dan menandatangani naskah dinas dibidang kepegawaian.

Adapun tujuan penyerahan SK tenaga kontrak non PNS untuk melengkapi kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus tahun 2019, serta menumbuhkan motivasi tenaga kontrak non PNSD dalam melaksanakan tugas.

Untuk jumlah penerima SK sebanyak 2.395 orang, diantaranya Guru TK 8 orang, Guru SD 1154 orang, Guru SMP 343 orang, Tenaga Teknis TK 4 orang, Tenaga Teknis SD 636 orang, Tenaga Teknis SMP 135 orang dan Tenaga Teknis Kantor Disdik 115 orang.

Sementara itu, Bupati Dewi Handajani menyampaikan, perpanjangan SK Tenaga Kontrak Non PNS Tahun 2019 kali ini, diharap dapat membawa manfaat yang lebih besar, utamanya bagi suatu negara penerima SK.  Dan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mengatasi kekurangan kebutuhan SDM yang jumlahnya belum memadai.

Sampai saat ini Pemerintah Pusat masih terus melakukan upaya untuk melakukan penambahan SDM, baik tenaga guru, bidan, perawat, penyuluh dan tenaga fungsional lainnya, melalui dibukanya penerimaan CPNSD dan P3K melalui tes yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

"Namun mengingat beban kerja Pemerintah Kabupaten Tanggamus tidak sebanding dengan jumlah PNS yang dimiliki, maka kami telah mengambil langkah untuk memenuhi kekurangan sumber daya manusia, yaitu melalui perpanjangan SK Tenaga Kontrak Non PNS di tahun 2019,”ujarnya.

Bupati juga menyampaikan harapannya kepada penerima SK perpanjangan, agar dapat mensyukurinya dan tetap dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan secara profesional dan berintegritas. Disamping itu diharapkan harus memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja atau P3K. Pada saat ini sedang berlangsung proses penerimaan yang hasilnya belum diketahui, dengan demikian lambat laun diharapkan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan akan segera terpenuhi, sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Tanggamus akan terus meningkat,”jelasnya. (Kominfo)

Bloggua CN, Tanggamus – Hamid Heriansyah Lubis, resmi menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Definitif. Hamid dilantik langsung oleh Bupati Dewi Handajani yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Pemkab setempat. Kamis, 04 April 2019.

Dalam pelantikan, turut mendamping Bupati yakni Wakil Bupati AM.Syafi’i dan jajaran, serta unsur Forkopimda setempat, kepala Bank Lampung Cabang Kota Agung, Kepala BPS, Kemenag dan para Camat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dewi Handajani menyampaikan, proses penetapan Sekretaris Daerah (Sekda)  merujuk pada UU  Nomor: 05 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor :11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

"”Pada hari ini, berkat kerjasama dan kerja keras dari panitia seleksi dan seluruh pihak, Kabupaten Tanggamus telah memiliki Sekda Definitif,”katanya.

Bupati Dewi juga menerangkan, sebelum menetapkan dan melantik Sekretaris Daerah terpilih, secara langsung telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Lampung dan telah mendapatkan jawaban melalui surat Nomor 800/982Nl.04/2019 tanggal 2 April 2019. Selain itu juga adanya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-1063/KASN/4/2019 tanggal 1 April 2019 Perihal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus.

Di ingatkan kembali bahwa, Sekda mempunyai peran yang sangat penting, karena Sekretaris Daerah berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan, serta membina hubungan kerja dengan dinas, lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya.

Oleh karena itu, dengan fungsi yang demikian, maka Sekda sesungguhnya merupakan motor penggerak organisasi Pemerintahan Daerah. Citra Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan sangat banyak ditentukan oleh Sekda dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi yang besar untuk lebih mendinamisasikan organisasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

“Berharap agar Sekda mampu mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif. Harus terus meningkatkan kemampuan dalam menyikapi teritorial dan penyelenggaraan otonomi daerah, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif, kepada seluruh institusi, baik internal maupun eksternal,”ujarnya. (Rilis)

Bloggua CN, Tanggamus - Pj. Sekdakab Tanggamus, Hamid Heriansyah Lubis, mewakili Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, melaksanakan kegiatan silahturahmi bersama Tokoh Adat Marga Pugung Kecamatan Pugung di Rumah Makan Ratu Kuring, Kecamatan Gisting. Selasa, 02 April 2019.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Ikatan Warga Adat Pepadun (IWAPTA) Kabupaten Tanggamus Juanto Muhazirin Gelar Pusikhah Mego dan Sekretaris IWAPTA Suhaimi Sobri Gelar Pengikhan Adik Suntan beserta Tokoh Adat Marga Pugung lainnya.

Dalam acara tersebut, Pj. Sekdakab menyampaikan komitmen Pemkab Tanggamus dalam pelestarian adat yang ada di Kabupaten Tanggamus, baik Saibatin dan Pepadun.

Dalam program dibidang pelestarian adat, untuk tahap pertama Pemkab Tanggamus akan membangun Sesat Agung (Balai Adat). Ia juga menyampaikan kepuasannya bahwa program tersebut disambut baik oleh IWAPTA.

"Apa yang menjadi program Bupati disambut baik oleh Ketua IWAPTA dan jajarannya. Bahwa yang pertama akan dibangun Sesat Agung untuk wilayah keluarga besar Pepadun, dimana penyediaan lahan nanti akan disiapkan kedepan, dengan target tahun 2020 di bangun secara bertahap. Manfaatnya adalah pelestarian adat budaya, sebab generasi anak cucu kita, harus mengetahui sejarah leluhurnya, terlebih keadatannya sekarang sudah dalam tahap kritis akibat kemajuan teknologi," ungkapnya.

Selain itu Sekda juga menyampaikan bahwa berdasarkan komunikasi dengan IWAPTA, agar bagaimana kedepan IWAPTA memiliki badan usaha. Karena kita punya program unggulan pariwisata, mengapa tidak dari keadatan ini punya badan usaha UMKM, seperti membuat souvenir,  sehingga selain akan lebih mengenalkan adat yang ada, IWAPTA juga bisa memiliki pemasukan sendiri kedepannya.

"Pesan kami kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus, mari kita bersatu karena tidak mungkin Kabupaten Tanggamus ini bisa berlari dengan cepat dan sejahtera,  tanpa kita bersatu,"ujarnya.

Dikesempatan sama, Ketua IWAPTA Hi. Juanto Muhazirin menyampaikan bahwa, pihaknya berterima kasih atas program Pemkab yang dilaksanakan untuk mendukung adat di Tanggamus.

Dirinya juga menyatakan sangat mendukung dan akan terus mendukung selama 5 tahun kepemimpinan Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, terkait apapun kebijakannya yang berpihak kepada masyarakat.

"Kami juga memberikan dukungan penuh terkait dengan perjalanan pembangunan yang dijalankan oleh Bupati,"ungkapnya. (Rilis)

Bloggua CN, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, melantik tujuh pejabat Pemkab Tanggamus di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tanggamus. Selasa, 02 April 2019.

Pejabat yang dilantik terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II, 3 Pejabat Administrator Eselon III, dan 2 Pejabat Pengawas Eselon IV. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor 821.2/433/37/2019.

Adapun pejabat yang dilantik  yakni, Hendra Wijaya Mega sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan,  Retno Noviana Damayanti sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Darsun sebagai Camat Kelumbayan Barat.

Kemudian, Syafrizal sebagai Kabid PAUD Dikmas dan Pendidikan Layanan Khusus Dinas Pendidikan, Supodo sebagai Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan, serta Aguslan sebagai Kasi Bina SDM Kemeterologian Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, dan Ermunaidi sebagai Lurah Baros.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa proses pelantikan adalah hal yang biasa terjadi semua ini dilakukan dalam rangka agar supaya tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik. Beliau berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar amanah dan segera dapat bekerja dengan baik.

“Saya harapkan kepada pejabat yang baru dilantik, untuk memikirkan apa langkah-langkah yang akan dilakukan, itu karena bapak dan ibu yang baru dilantik. merupakan motor penggerak bagi pelayanan masyarakat, menggerakan roda pembangunan serta pemerintahan,” kata Bupati.

Bupati menambahkan, demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, tentunya para pejabat yang baru saja dilantik akan dievaluasi. Seandainya dikemudian hari para pejabat tidak sanggup mengemban amanah, tidak dapat memberikan kinerja yang baik, serta tidak bisa mendukung program Bupati dan Wakil Bupati maka tentunya akan dicari sosok yang lebih tepat.

“Jadi dalam hal ini, masalah kinerja, loyalitas, juga menjadi bahan evaluasi. Kami memiliki 55 program AKSI, dan itu harus dilaksanakan dan diterjemahkan dengan baik, dan dalam hal ini kami mengharapkan inovasi-inovasi. Dengan harapan menghadirkan pembangunan yang merata, berkeadilan dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik lagi,"ujarnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi'i, para Asisten serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Tanggamus. (Kominfo)

Bloggua CN, Bandar Lampung – Pemilu 2019 (Pilpres dan Pileg) merupakan momentum terpenting untuk melakukan perubahan. Di sinilah saatnya, kita melihat rakyat menghukum partai-partai politik yang selama ini hanya pandai berjanji, tapi tidak ditepati.

Di sinilah saatnya juga rakyat menghukum calon-calon dan parpol pendukungnya yang selama ini enggan memperjuangkan aspirasi rakyat. Dan di sinilah saatnya rakyat mencari figur-figur pemimpin yang berkualitas, figur-figur pemimpin yang taat hukum, yang mau memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Saya mengajak masyarakat dan kita Media, untuk tetap menjaga keharmonisan jelang Pemilu Serentak 2019 mendatang. Karena ada peran penting masyarakat termasuk media untuk menjaga keharmonisan dalam Pemilu Serentak 2019,”demikian pesan yang disampaikan Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Lampung, Juniardi.SIP.MH, lewat rilisnya. Selasa, 02 April 2019.

Masih kata Juniardi, tugas tersebut bukan hanya tanggung jawab dari elite, tapi juga wartawan,  media pers. Kita menyadari pemilu serentak 2019 mensyaratkan bahwa kita semua masyarakat Indonesia menjaga harmoni sosial kita. Dibutuhkan keterlibatan kita, bukan hanya elit saja.

Dan kita wajib mengajak agar masyarakat dalam menghadapi pemilu tidak menimbulkan perpecahan. Masyarakat dan kita wajib menghadirkan pemilu yang berkualitas. Hal itu juga dapat dilakukan jika masyarakat bisa memilah isu yang tidak menyulut perpecahan. Kompetisi dalam pemilu tidak harus mengharu biru lalu kalap untuk melakukan apapun.

Siapapun pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang menang pasti akan diikat oleh konstitusi. Sehingga tidak perlu sampai menimbulkan perpecahan untuk memenangkan calonnya.

“Siapapun yang menang, adalah berkewajiban memajukan bangsa, dan berkewajiban memberdayakan masyarakat dan tunduk pada NKRI. Kontestasi hanya arena sukses yang nantinya siapa yang terbaik bisa muncul,”ujarnya.

Artinya, dikatakan Juniardi, kita semua, termasuk wartawan berharap seluruh peserta Kontelasi Pemilu 2019,  baik Pilpres Pileg dapat menghasilkan kompetisi secara sehat, sehingga tercipta proses pemilihan yang bermartabat. Sebuah kompetisi akan kompetitif jika semua peserta pemilihan menerapkan nilai-nilai berkompetisi yang jujur, sportif, dan patuh pada aturan main yang ada.

Selain masing-masing Tim pasangan calon saling mengawasi demi terciptanya persaingan sehat di antara mereka. Kita juga punya peran penting untuk menjaga proses demokrasi seperti yang dihrapkan. Kalau itu semua dilakukan media dan peserta pemilihan, bisa dipastikan pilkada akan berjalan damai, berintegritas, dan demokratis.

Selain para calon diharapkan tidak menggunakan cara-cara buruk, seperti menyebarkan berita bohong, fitnah, hingga ujaran kebencian, hanya sekedar untuk mendapatkan sentimen dan simpati pemilih. Diharapkan media dapat menjaga independensi sebagai pers yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Pers harus tetap independent,  menjaga news room secara baik.  Pers harus ikut melakukan control pada praktik politik uang. Karena Politik uang merendahkan dan mencederai mutu demokrasi. Dampaknya merusak, tidak hanya jangka pendek, tapi juga jangka panjang,”ungkapnya.

Juniardi menambahkan, Pers juga punya peran untuk mengawasi timses, tim kampanye, dan pasangan calon, agar tidak menggunakan cara-cara yang berpotensi mengintimidasi maupun mengancam pemilih. Kita harus ikut mewujudkan pilkada damai, pilpres, pileg, yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan untuk bebas dan merdeka dalam menentukan pilihan.

Kita juga berharap kepada penyelenggara dan pengawas, Badan Pengawas Pemilu melakukan patroli pengawasan yang ketat dan pencegahan pada masa tenang nanti. Patroli tersebut dilaksanakan untuk memberikan efek takut bagi pihak –pihak tertentu yang melakukan pelanggaran.

“Bila dalam patroli dan pengawasan tersebut ditemukan pelanggaran, Bawaslu harus segera melakukan penindakan. Belajar dari pengalaman, pelanggaran justru kerap terjadi di masa tenang. Bawaslu memiliki kewenangan administratif apabila menemukan politik yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Pasangan calon yang melakukan politik uang bisa saja didiskualifikasi,”pungkasnya. (*)

Bloggua CN, Tanggamus – Kampanye PDI-P mengangkat tema “Gelar Budaya Untuk Indonesia Raya”. Kampanye itu diikuti dari kepengurusan PDI-P di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Pesisir Barat dan Tanggamus, di gelar di lapangan Merdeka Kotaagung, Tanggamus. Senin, 01 April 2019.

Sejumlah Tokoh PDI-P Lampung menghadiri langsung dalam Kampanye. Diantaranya Ketua DPD PDI-P Lampung Sudin, Wakil Ketua DPD Bidang Kehormatan Partai Mukhlis Basri, Wakil Ketua BSPN DPP PDI-P Endro S. Yahman sekaligus Wakil Ketua DPD PDI - P, Sekeretaris DPD PDI-P Lampung Mingrum Gumay,Ketua DPC PDI-P Tanggamus Burhanudin M Noer, Sekretaris DPC PDI-P Dewi Handajani, Wakil Ketua DPC PDI-P Bidang Pemenangan Pemilu A. M Syafii, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Idelogi Heri Agus Setiawan dan seluruh Caleg PDI-P tingkat DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi serta Pusat.

Di kesempatan itu, orasi politik disampaikan oleh Ketua DPD PDI-P Lampung, Sudin bahwa, sosok calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, merupakan orang baik dan program serta kebijakan sudah jelas terbukti. Untuk itu mengajak masyarakat tak ragu memilih Jokowi-Ma’ruf Amin pada 17 April mendatang.

Dalam kesempatan itu, Sudin juga tunjukan “Kartu Sakti” yang menjadi program unggulan Jokowi yakni Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar Kuliah dan Kartu Pra Kerja.

“Kartu Pra Kerja ini untuk milenial yang baru lulus sekolah dan kuliah yang mau bekerja, tujuannya untuk mengurangi pengangguran bukan menambah pengangguran, kubu sebelah kan nyinyirnya kalau kartu pra kerja buat gaji pengangguran padahal tidak begitu,”kata Sudin.

Sudin menargetkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Tanggamus, minimal 70 persen, hal ini dinilai cukup realistis sebab PDI-P menjadi partai pemenang tahun 2014 di Kabupaten Tanggamus, kendati saat itu suara Pilpres untuk Jokowi kalah. Belum lagi bupati, wakil bupati dan Ketua DPRD berasal dari PDIP.

“Tahun 2019 ini, Pilpres Jokowi harus menang di Tanggamus, begitu juga pilegnya dengan meraih 15 kursi. Jadi untuk mewujudkan hal itu semua harus bekerja keras selama 15 hari kedepan. Kepada kader yang maju pileg juga jangan mementingkan diri sendiri tapi berjuang juga untuk pilpres kalau nantinya Jokowi kalah tapi suara caleg ini tinggi maka akan diberi sanksi,”koar Sudin.

Ditambahkan Ketua DPC PDI-P Tanggamus, Burhanudin M Noer, bahwa kader PDIP sudah siap menyongsong Pileg dan Pilpres. “Kita siap, dari mulai cabang, anak cabang hingga ranting, targetnya harus menang pileg dan pilpres,”katanya.

Sementara Sekretaris DPC PDI-P Tanggamus, Dewi Handajani mengatakan bahwa, PDI-P telah banyak berbuat untuk bangsa, maka dari itu 17 April 2019 wajib coblos PDI-P nomor urut tiga.

“Di himbau kembali kepada masyarakat, jangan mudah percaya Hoaks dan fitnah yang menyerang Jokowi, itu hal biasa, semakin pohon tinggi, maka semakin kencang terpaan anginnya. Mari kita hindari permusuhan, jadikan pesta demokrasi ini bermartabat,”ungkapnya. (Rilis/Red)

Bloggua CN, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus, serahkan hibah 6 unit kendaraan operasional sepeda motor Patroli ke pihak Polres setempat. Penyerahan hibah dilakukan Pj.Sekda Hamid Heriansyah Lubis mewakili Bupati diterima langsung Kapolres AKBP Hesmu Baroto, di halaman Mapolres setempat. Senin 01 April 2019.

Turut mendampingi Kapolres, yakni Waka Polres Kompol Andik Purnomo Sigit, jajaran Kepala satuan Polres dan Kepala bagian Setdakab Tanggamus.

Pada kesempatan itu, Pj Sekda, Hamid Heriansyah Lubis mengatakan, penyerahan kendaraan operasional kepada Polres Tanggamus dilaksanakan sebagai komitmen Bupati Dewi Handajani terhadap sinergitas Forkopimda, guna peningkatan ketertiban masyarakat yang ada di Tanggamus.

"Sesuai program 100 hari Bupati Tanggamus, salah satu diantaranya membangun komunikasi yang baik. Hal itu juga seiring program 55 aksi yang meliputi peningkatan kenyamanan masyarakat khususnya bidang ketertiban,”katanya.

Dengan diserahkannya randis tersebut, Pj Sekda berharap ada manfaat bagaimana menciptakan Kabupaten Tanggamus kedepan menjadi kabupaten yang kondusif, ramah investasi.

"Itu yang menjadi harapan kedepan sebab indikator nyaman itu yang dibutuhkan investor,”ujarnya.

Ditempat sama, Kapolres AKBP Hesmu Baroto, menyampikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Tanggamus yang telah memberikan kendaraan Patroli.

"Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Tanggamus dengan pemberian hibah ini. Dengan ini, dipastikan bahwa untuk merawat dan mempergunakan kendaraan operasional dengan sebaik-baiknya. Serta mendukung program pemerintah daerah dan keamanan, ketertiban masyarakat khususnya di Tanggamus,”ungkapnya. (Ls/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget