Desember 2018

Jakarta, Lampungsai.com – “Tanggap Darurat”. Pasca peristiwa tsunami, BNPB dengan segera melakukan penanganan darurat dan memberikan “Warning” status tanggap darurat. Selain itu, membentuk struktur organisasi tanggap darurat, mendirikan posko, dapur umum dan lainnya serta mengerahkan alat berat untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat.

“Untuk sementara waktu, kami imbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai. BMKG dan Badan Geologi masih melakukan kajian untuk memastikan penyebab tsunami dan kemungkinan susulannya,”. Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Minggu 23 Desember 2018.

Jumlah Korban Pasca Tsunamu Selat Sunda, Pandeglang Banten-Serang dan Lampung Selatan, dipastikan Jumlah korban jiwa dan fisik akan terus bertambah.

Dilansir kejarfakta.com - Dari data resmi BNPB, Minggu 23 Desember 2018. Disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pihaknya telah mencatat data sementara jumlah korban tsunami Selat Sunda.

“Sejumlah warga berdampak, saat ini dalam pengungsian. Untuk data lebih lanjut, pihaknya masih melakukan pengecekan dan pencatatan. Dapat dipastikan data korban dan kerusakan akan bertambah,”katanya.

Sutopo menjelaskan, Wilayah terdampak parah tsunami adalah daerah Pandeglang. Tercatat 33 orang meninggal dunia, 491 orang luka-luka, 400 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, dan 10 kapal rusak berat.

Untuk daerah yang paling rawan dampak tsunami adalah pemukiman dan kawasan wisata di sepanjang Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.

Sementara untuk wilayah Lampung (Kabupaten Lampung Selatan), tercatat 7 orang meninggal dunia, 89 orang luka-luka dan 30 unit rumah rusak berat. Kemudian wilayah Serang, tercatat 3 orang meninggal dunia, 4 orang luka-luka dan 2 orang hilang.(ls/red)

Bloggua CN, Jakarta – Terjadi gelombang susulan, sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu 23 Desember 2018, di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Humas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor membenarkan adanya gelombang susulan tersebut. Berdasarkan informasi yang di dapat dari Kantor SAR Banten, telah terjadi gelombang susulan sekitar pukul 12.00 WIB. Tim evakuasi yang tengah bertugas, sempat panik dan memilih menyelamatkan diri lebih dulu.

“Benar ada gelombang besar susulan. Dalam keadaan urgent banyak yang panik. Tim memperhitungkan juga faktor keselamatan,”ungkapnya.

Dijelaskan Joshua, keberadaan tim di Kawasan Pesisir Pantai Carita untuk proses evakuasi korban tsunami yang terjadi tadi malam. Sebab, diperkirakan masih ada korban di sana.

"Tim Basarnas banyak yang di pesisir, karena fokus pencarian dan evakuasi. Tim masih terus berusaha melakukan yang terbaik dengan mengutamakan keselamatan,”ujarnya.

Sebelumnya, Sabtu 22 Desember 2018, sekitar pukul 21.15 WIB, terjadi air laut pasang Pantai Selat Sunda (Pesisir pantai Carita-Banten dan Pesisir Pantai Rajabasa-Lampung). Ketinggian air laut sekitar LK 2 Meter, terjadi selama setengah jam. 

Data informasi yang didapat, khusus wilayah Pesisir Pantai Rajabasa-Lampung Selatan. Saat kejadian, warga sekitar wilayah dampak berhamburan menyelamatkan diri, hingga terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, tak sedikit warga mengalami luka-luka.

Beberapa fasilitas umum rusak, tiang listrik roboh dan kendaraan roda dua, roda empat terguling terseret arus air. Kebanyakan warga mengungsi ke wilayah dataran tinggi.

Pasca kejadian, Tim Basarnas, Polri dan TNI serta dibantu ormas FPI bersama-sama melakukan evakuasi dan memasang police line dilokasi kejadian hingga Dermaga Bom.

Berikut data sementara korban jiwa yang tercatat dari BASARNAS.

  1. NN, 4 th MD
    2. muhamad rayan haidar, umur 1,5 tahun alamat bandar agung Lamteng MD
    3.Tirta, 60 tahun, alamat kalianda bawah, kondisi MD
    4. Rindu, 5 tahun alamat karet kel kalianda MD
    5. Uul, Sinar Laut (MD)
    6. Rahayu Anggraini, 17 Tahun, Kunjir (MD)


Berikut data Korban Luka – Luka:

1.Kasir, 62 tahun, Kaluanda bawah
2.Dira 15 tahun akamat way urang kalianda
3.Rano, 23 tahun alamat cina girang kalianda
4.ali, 84 tahun akamat sukajadi Kalianda
5.Robi,12 tahun alamat way urang kalianda
6.Riski Palentino, 17 tahun Palas
7. Arif kardan, 27 tahun, alamat karet kel.kalaianda
8.Rendi oktafiansya,17 tahun, alamat kalainda
9.Apriadi, 33 tahun, alamat way urang
10. Fater dapianda, 2 tahun alamat gunung madu Lamteng
11.Puspasari 32 tahun, alamat karet kel. Way urang
12.sahyan, 45 tahun alamat korpri way urang kalianda
13.Sindi, 17 tahun almat kalianda
14.Rayani, 42 tahun, alamat way urang kalianda
15. Robiati, 35 tahun alamat kalaianda
16. Kasim, 43 tahun alamat kopri kalianda
17. Riski , 15 tahun alamat kalianda
18. Rido 16 tahun, Kalianda
19. Elen, 15 tahun alamat Kedaton balam
20. Sarifudin, 42 tahun alamat Kalianda
21. Sulistiani, 37 tahun alamat Lamteng
22. Sunayo, 60 tahun alamat kalianda
23. Arif 19 tahun alamat balam
24. Kholilah, 42 tahun alamat Kalianda
25. Nurmalasari, 27 Tahun, Kalianda bawah
26. Muhaimi, 32 Tahun, Gunung Madu Lamteng
27. Mukid, 6 Tahun, Bandar Lampung
28. Kusuma Handayani, 46 Tahun, Balam
29. Mardiyanto, 30 Tahun, Korpri
30. Salsabila, 9 Tahun, Gunung Madu
31. Siti Jubaidah, 32 Tahun, Gunung Madu
32. Arsania, 2 Tahun, Gunung Madu
33. Elya Roza, 41 Tahun, Kedaton Balam
34. Mustama Tanjung, 50 Tahun, Tanjung Karang
35. Mipita, 20 Tahun, Tanjung Karang
36. M.Arip, 17 Tahun, Balam
37. Septiana , 30 Tahun, Lamteng
38. Resti, 19 Tahun, Balam
39. M.Lutfi, 31 Tahun, Gunung Madu
40. Rina Biarti, 24 Tahun, Gunung Madu
41. Robert, 38 Tahun, Gunung Madu
42. Titi, 39 Tahun, Gunung Madu
43. Asiahfantri, 45 Tahun, Balam
44. Suratno, 46 Tahun, Balam
45. Rudi Haryanto, 38 Tahun, Gunung Madu
46. Rustam, 35 Tahun, Merak Belantung
47. Tutut, 29 Tahun, TBB
48. Aurel, 8 Tahun, TBB
49 Jafarnun, 18 Tahun, Balam
50. Nimasari, 17 Tahun, Balam
51. Andi, 17 Tahun, Balam
52. Wildani, 12 Tahun, Balam
53. Deni Damar, 22 Tahun, Metro
54. Amza, 28 Tahun, Palembang
55. Anjar, 23 Tahun, Palembang
56. Zaki Alamsyah, 18 Tahun, Balam
57. Firzun, 18 Tahun, Liwa
58. Steven, GGI
59. Okta Sanjaya, 29 Tahun
60. Rifki, 24 Tahun, Palembang
61. Jefri, 29 Tahun, Palembang
62. Berlian, 18 Tahun, Pramuka Balam
63. Vildani, 17 Tahun, Balam
64. Pasga Pratama, 18 Tahun, Balam
65. Rio Pratama, 17 Tahun, Balam
66. M.Lutfi, 17 Tahun, Balam
67. Tubagus Rio, 17 Tahun, Merbau Mataram
68. Iqbal Sanjaya, 17 Tahun, Tanjung Duren
69. Iqbal Perdana, 17 Tahun, Tanjung Duren
70. Ali, 73 Tahun
71. Rita Oktaviani, 12 Tahun, Way Lubu
72. Nuryati, 34 Tahun, Gusung
73. Aminudin, 67 Tahun, Gusung
74 Paktur, 25 Tahun, Kunjir
75 Silvani, 6 Tahun, Kunjir
76. Ica Iyung, 18 Tahun, Kunjir

Untuk kerugian matrial belum dapat di tafsir. Saat ini, air laut pasang termonitor di sepanjang pesisir pantai kalianda sampai raja basa dan lokasi pantai ketibung. Di mungkinkan jumlah korban dan kerusakan akan bertambah, Basarnar dan tim bersama Pemerintah setempat masih terus melakukan evakuasi. (Penalampung/kejarfakta/lampungsai/red)

Bloggua CN, Pringsewu - Media siber sinarlampung.com menggelar Tasyakuran dan Doa bersama di Pondok Pesantren Al-Faatih Jatirejo, Pekon Candiretno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu dalam rangka perayaan HUT Sinarlampung.com Ke-1. Minggu 23 Desember 2018.

Terbilang Dini, Media online hadir di Provinsi Lampung masuk di kancah Nasional.

” Rasa bersyukur dan berterima kasih atas umur sinarlampung.com dalam menginjak umur 1 tahun, kita dapat hadir di tengah-tengah masyarakat yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan formasi yang diinginkan publik,”ungkap Pimpinan redaksi sinarlampung.com Juniardi S.ip M.H,

Juniardi melanjutkan, selain mengadakan tasyakuran dan doa bersama, crew sinarlampung.com juga membagikan bingkisan berupa puluhan kantong beras serta puluhan paket kepada anak pondok pesantren tersebut.

” Selain kita fokus melakukan pengawasan dan pengontrolan terhadap kinerja Pemerintah, kita juga wajib untuk berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kita yang ada di pondok pesantren ataupun yayasan panti asuhan, Sebab itu Wajib Hukumnya bagi kita yang muslim,”ujarnya.

Lebih lanjut, masih menurut Juniardi, dalam usia yang masih muda, media sinarlampung.com tentunya akan selalu berbenah dan selalu untuk berusaha membuat serta menjaga eksistensi sebagai wadah yang di cintai para viewer dalam hal ini publik. (ls/red)

Bloggua CN, Mesuji – Pemasangan 170 KWH, untuk Masyarakat Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji “Tak Jelas”. Kondisi ini menjadi keluhan Warga dan mendesak segera dipasangkan. Pihak DPRD Mesuji menilai pihak PLN PLN Rayon Menggala Tulang Bawang, terkesan lepas tanggung jawab dalam pelayanan terhadap konsumen PLN.  Manager ULP PLN Rayon Menggala, nyatakan akan melakukan cek langsung, jika terdapat kejanggalan maka akan memberikan sanksi tegas.

“170 KWH selama ini telah dipesan dan telah terbayar lunas sebagaimana syaratnya, namun hingga saat ini belum terealisasi. Maka kami mendesak PLN Rayon Menggala segera memasangkan KWH sebagaimana yang dipesankan lama,”ungkap salah satu warga Desa Bangun Mulyo, Totok (37) kepada awak media. Jumat 12 Desember 2018.

Masih penuturan Totok, Berdasarkan informasi yang warga dapat, bahwa secara seluruhnya (170 KWH) yang dipesan sudah ada, namun tak direalisasikan kepada para pemesan KWH masing-masing. Hal ini menjadi tanda tanya warga yang telah menjadi konsumen PLN, dikemanakan KWH tersebut.

“Harusnya,  pihak PLN tegas dan bertanggung jawab dalam hal ini, kepada siapa dulu menyerahkan KWH tersebut, maka kepada pihak diserahkan tersebutlah pihak PLN meminta pertanggung jawabannya untuk mengintruksikan segera memasang. Kami menduga ada oknum-oknum PLN dan pihak biro pemenang tender, bermain-main dengan KWH milik warga yang dipesakan,”tegasnya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mesuji, Cik Usin mengungkapkan, adanya informasi keluhan warga tersebut, menyayangkan bisa terjadi. Sistem tender atau biro jasa pemasangan KWH yang di berlakukan PLN, tidak hanya 1 biro saja sebagai pemenang tender. Sebagaimana kondisi ini, artinya lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak PLN terhadap biro-biro pemenang tender, jadi terkesan lepas tangan.

Keluhan masyarakat wajib hukumnya difasilitasi dan ditindak lanjuti. Hal ini bukan masalah kecil. Mengingat di Kabupaten Mesuji terdapat 34 Desa yang akan teraliri listrik pada tahun 2018 dan saat ini sudah masuk akhir tahun.

“Jadi kami dari DPRD melalui Komisi C, meminta kepada pihak PLN Rayon Menggala, agar secepatnya menindak oknum-oknum atau biro-biro nakal yang ada di Kabupaten Mesuji. Jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menjadi masalah, sebab warga masyarakat Mesuji, sudah puluhan tahun mendambakan penerangan PLN, jadi jangan anggap sepele, hal ini sudah merupakan masalah, Bom waktu yang suatu saat bisa meletus,”ujarnya.

Masih menurut Cik Usin, dalam waktu dekat ini pihak  Komisi C, akan melihat keseriusan pihak PLN dalam menangani masalah ini. Apa bila dalam waktu dekat, tidak ada keseriusan dan tindak lanjut dari pihak PLN Rayon Menggala, maka pihaknya akan menyampakan masalah ini ke PLN Pusat.

Terpisah, Manager ULP Menggala, Darma Saputra mengatakan, soal KWH sudah diserahkan kepada pemenang tender yakni PT Kikim dan PT Garuda dan selaku pemegang  kontrak dari PLN. Dalam hal pemasangan KWH ke rumah konsumen, jika semua sudah selesai, maka tidak ada alasan SPK untuk tidak memasang KWH yang sudah di keluarkan tersebut.

Dalam hal pemasangan KWH, pihak SPK  juga tidak diperkenankan meminta biaya tambahan dari konsumen. Karena aturan sudah jelas di dalam kontrak. Terkait hal ini, pihaknya akan mengecek ke bawah dan memanggil  para Direktur Perusahaan pemenang tender tersebut.

“Dalam minggu - minggu ini, SPK kami perintahkan segera memasang KWH yang sudah keluar dari PLN. Bila ada kejanggalan dan di temukan ketidak beresan di bawah, maka  kami akan kenakan sanksi dan menindak tegas mereka (pemenang tender),”ungkapnya. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus rolling jabatan struktural lingkup Pemerintah setempat. Ditetapkan dua orang pejabat dengan pelantikan langsung oleh Wakil Bupati AM Syafi’i, di ruang rapat utama Pemkab setempat. Jumat 21 Desember 2018.

Diketahui, kedua pejabat tersebut diantaranya Suyanto dilantik sebagai Camat Semaka yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Ekobang Setdakab setempat. Kemdian Wawan Haryanto dilantik sebagai Kabag Tata Pemerintahan yang sebelumnya menjabat Camat Semaka.

Prosesi pelantikan dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Firman Rani serta sejumlah Kepala OPD Pemkab setempat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan bahwa, mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi. Pada kesempatan ini, diharapkan kepada pejabat yang dilantik, dapat bekerja sebagaimana mestinya.

“Amanah dan tanggung jawab ini bukan hal yang ringan, ini juga diingatkan kembali kepada kita semua, agar senantiasa terus bekerja keras dan bersinergi, sehingga Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat berjalan dengan baik dan lancar,”ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Tanggamus, Aan Derajat menjelaskan, pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: 821.2/1966/45/2018 Tentang Pemberhentian, Pemindahan dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam dan dari Jabatan Administator dilingkup Kabupaten Tanggamus.

Selain itu juga sesuai dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 821/8747/OTDA tanggal 1 November 2018, tentang Persetujuan Pelantikan Pejabat Administator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional pada dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus. (Kominfo)

Bloggua CN, Tanggamus  -  PLN ULP Talang Padang, Kabupaten Tanggamus laksanakan giat pemeriksaan peralatan Yantek, Siaga Natal dan Tahun Baru 2019. Kegiatan dikoordinir langsung oleh  Manager UP3 Metro, I Gde Adhi Wiratma. Rabu 19 Desember 2018.

Turut hadir pada giat tersebut, perwakilan SPV Teknik ULP Kecamatan Talang Padang, Kecamatan Kotaagung dan Kabupaten Pringsewu - Kalirejo.

Dalam kesempatan itu, I Gede Adhi Wiratma menyampaikan apresiasinya atas kesiapan dari tim di empat (4) PLN ULP, dalam menyambut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Tentunya dalam hal ini, seluruh personil harus siap dalam pelayanan 24 jam dan lebih intensif lagi selama Natal 2018 sampai Tahun Baru 2019. “Saya apresiasi tinggi atas kesiapan dari personil SPV Teknik di empat PLN ULP, jangan lengah dan harus lebih waspada dan lebih intensif lagi,”katanya.

Dikesempatan sama, Manager PLN ULP Talang Padang, Danny Aldila Darmawan mengungkapkan, kegiatan ini adalah untuk mengecek peralatan dan kesiapan personil dari empat PLN ULP, supaya dalam kondisi fit dalam pelayanan.

Tentunya untuk dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya warga yang merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa nyaman.

“Secara seluruhnya, para personil Yantek PLN ULP di empat Rayon, siap melaksanakan intruksi dari PLN pusat. Siap juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang merayakan Natal dan Tahun Baru,”ujarnya. (ls/red)

Bloggua CN, Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus dinobatkan sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota mengedepankan pola transparansi terhadap informasi publik. Hal itu ditandai dengan diberikannya penghargaan peringkat ke II Kategori Pemerintah Kab/Kota yang terbuka dalam informasi publik.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri diterima oleh Kepala Dinas Kominfo Pemkab Tanggamus, Sabaruddin mewakili Bupati Dewi Handajani, di Aula Hotel Horison, Bandar Lampung. Rabu 19 Desember 2018.

Diketahui, peringkat pertama keterbukaan informasi publik di berikan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, disusul peringkat III Kabupaten Way Kanan. Kemudian Peringkat IV Kabupaten Lampung Tengah, Peringkat V diraih Kabupaten Lampung Barat.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Derry Hendrian menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut merupakan komitmen dari seluruh penyelenggara badan publik. Keterbukaan Informasi publik, bagian penting sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang No.14 Tahun 2008.

Tahun 2018 merupakan momentum tepat dalam tiga tahun belakangan ini. Dimana sebuah produk regulasi yang merupakan cita luhur, ingin adanya transparansi, adanya akuntabilitas Pemerintahan yang efektif dan efisien.

“Ini adalah komitmen yang sangat penting dari setiap badan publik, dimana telah diberi waktu selama dua tahun untuk melakukan konsolidasi dan mempersiapkan diri dalam melakukan pengelolaan pelayanan informasi publik yang berpedoman pada Undang-Undang No 14 Tahun 2018,”katanya.

Sementara itu, dalam sambutan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, mengingatkan kepada seluruh badan publik di Lampung, agar terus meningkatkan keterbukaan informasi publik.

Lembaga Pemerintah dan Organisasi apapun, khususnya yang terkait dengan pelayanan publik, untuk bisa membuka diri dan memberikan informasi dengan benar kepada masyarakat, agar Lampung menjadi Provinsi terdepan dalam aspek pembangunan, salah satunya melalui peningkatan pelayanan publik dibidang informasi.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Sabaruddin, yang juga menjabat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemkab Tanggamus menyampaikan terima kasih dan menganggap pencapaian ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pada tahun 2017, Pemkab Tanggamus meraih Peringkat ke 3, dalam penghargaan yang sama.

"Tentunya ini menjadi apresiasi bagi kami, dan hal ini akan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, terlebih dalam memberikan pelayanan informasi publik di Kabupaten Tanggamus, baik sesuai peraturan perundang-undangan, juga sesuai dengan Pelayanan RATU,”ungkapnya. (Kominfo)

Bloggua CN, Tanggamus – Warga Pantai Dusun Way Cumuk, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, digegerkan penemuan mayat terapung di pinggir pantai Dusun setempat. Selasa 18 Desember 2018. Mayat tanpa identitas memakai baju kaos kerah warna coklat bergaris vertical, di evakuasi tim Polsek Limau.

Kejadian itu pertama kali di ketahui oleh, Soleh warga Dusun Way Cumuk, bersama pamong setempat melaporkan kejadian ke Mapolsek Limau. Dari itu, petugas melakukan pengecekan TKP penemuan mayat tanpa identitas tersebut sekitar pukul 15.30 WIB.

Dijelaskan Kapolsek Limau, AKP Ichwan Hadi mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, bahwa saat ditemukan kondisi mayat terdapat luka lecet dibagian kening (dahi) dan luka di pelipis mata, diperkirakan usia mayat berkisar 15 tahun. Dugaan sementara, korban tenggelam dan terseret ombak.

Setelah dilakukan evakuasi, mayat dibawa ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung. Tim Inafis Polres dan Tim Medis RS, melakukan pemeriksaan, ditemukan luka lecet di dahi, pundak depan dan pinggang belakang serta tangan. Luka tersebut bukan merupakan tanda kekerasan, artinya murni tenggelam dan terseret ombak, terkena karang.

Kapolsek melanjutkan, sekitar pukul 20.00 WIB, pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya didampingi aparat Dusun Congkanan, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, datang ke RSUD.

Setelah menceritakan dan sesuai dengan ciri yang ada, diketahui mayat tersebut bernama Suhendi, dan saat ini oleh pihak keluarga dibawa pulang ked Dusun Congkanan, Pekon Ampai untuk disemayamkan.

Terpisah, Sekretaris Pekon Ampai,  Zahrudin, menjelaskan bahwa, korban bernama Suhendi (15) berstatus pelajar kelas 3 SMP, anak dari M. Nasir (38). Keterangan keluarga, korban pergi dari rumah berencana untuk memungut durian di kebun, sekitar pukul 08.00 WIB, hingga pukul 17.00 WIB belum juga kembali kerumah.

Setelah diketahui ada kabar di berita online yang ada di media sosial, tentang penemuan mayat, keluarga korban mulai mendatangi RS, yang sebelumnya melakukan pencarian namun tak ditemukan.

Masih menurut Zahrudin, lokasi kebun yang dituju korban, kebetulan  posisinya melewati sungai. Kemungkinan, saat melewati sungai, korban terpeleset dan terbawa arus sungai yang kondisinya sedang banjir, lantas terbawa sampai ke pantai tempat korban ditemukan warga. (ls/red)

Bloggua CN, Lampung Utara – Giat peningkatan sinergitas antara kepolisian resort Lampung Utara dengan pewarta Kabupaten setempat, perlu di tingkatkan kembali. Berkenaan hal ini, melalui Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, menggelar silaturahmi dan koordinasi bersama PWI Lampung Utara, yang berlangsung di ruang kerja Kapolres. Senin 17 Desember 2018.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua PWI Lampung Utara,  Jimi Irawan didampingi Sekretaris Furkon Ari, Seksi Organisasi M. Rozi Ardiyansah, Seksi kesejahteraan wartawan, Istanto.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP. Budiman Sulaksono, meyampaikan bahwa silaturrahmi dan konsolidasi menjadi awal dalam mempererat dan meningkatkan sinergitas antara Polri dan pewarta khusus yang tergabung di PWI, dengan harapan konsolidasi dan silaturrahmi bisa menumbuhkan sinergitas antara keduanya.

Selain itu, pada kesempatan kali ini, diminta saran masukan dari PWI, langkah dan strategi dalam meningkatkan rasa aman, sehingga investor dari luar merasa aman berinvestasi di Daerah Kabupaten yang memiliki slogan Ragam Tunas Lampung.

Ketua PWI Lampura, Jimi irawan, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Lampung Utara. Pada dasarnya, atas nama lembaga organisasi kewartawanan PWI, mensupport  dan mendukung langkah-langkah Kapolres dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini dilaksanakan.

Ditambahkan Sekretaris PWI, Furkon Ari, diharapkan silaturahmi dan koordinasi  ini bisa terus terjalin dan sinergitas akan terus terjaga.(ls/red)

Bloggua CN, Jakarta  -  Ketua DPD Aliansi Jurnalistik Online Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jonni Pakkun, dipercayakan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum, oleh DPP AJOI untuk melakukan pembinaan di wilayah Indonesia bagian barat.

“Pengangkatan Jonni Pakkun sebagai Wakil Ketua Umum sebuah keputusan tepat yang dilakukan dan sesuai dengan amanat AD/ART AJO Indonesia. Penetapan ini juga sudah melalui kajian bersama seluruh pengurus DPP dan Dewan Pembina DPP AJOI,”ungkap Ketua Umum DPP AJOI, Rival Achmad Labbaika didampingi Sekjen Zulfasli, di kantor DPP AJOI, Jakarta. Senin 17 Desember 2018.

Ketum DPP melanjutkan, tugas Jonni Pakkun kedepan melakukan pembinaan di wilayah Indonesia bagian Barat. Sebagaimana diketahui bersama bahwa AJO Indonesia punya visi dan konsep bisnis yang akan segera diluncurkan.

“Ditegaskan kembali, AJO Indonesia berbeda dan siap bersaing dalam era industri digital 4.0,"ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPP AJO Indonesia, Zulfasli menjelaskan, pengangkatan Jonni Pakkun sebagai satu langkah taktis AJO Indonesia menuju Rapimnas pada Februari 2019 mendatang. Hal ini berkaitan dengan komitmen AJO Indonesia siap bergerak ke tahap selanjutnya, baik secara organisasi maupun secara bisnis.

Maka, penyempurnaan struktur organisasi ini sebagai langkah untuk memacu pencapaian target organisasi dan bisnis. Tentu dengan pertimbangan menyeluruh, menunjuk beliau sebagai Wakil Ketua Umum.

“Keputusan ini akan memiliki konsekuensi terhadap DPD AJO Indonesia Kepri. Tentu menyebabkan ada beberapa hal tekhnis yang harus juga didelegasikan ke rekan-rekan ditubuh DPD Provinsi Kepri, karena saat ini Jonni Pakkun adalah Ketua DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri. Diharapkan, rekan-rekan di Kepri bisa mengambil langkah bijaksana yang diperlukan,”ungkapnya. (Rilis)

Bloggua CN, Jakarta – Dalam pembahasan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Pra Rapimnas, pada 15 Desember 2018, di kantor DPP AJOI, bilangan Matraman Jakarta Timur, dihadiri DPD dan DPC se-Indonesia. Membahas mengenai media online harus digitalisasi, berbadan hukum, dan pemangku media dan seluruh keanggotaan AJOI, harus berkompeten dalam digitalisasi media.

“Syarat utama portal online harus digitalisai dan hal ini masuk dalam AD/ART AJOI. Disisi lain, media harus berbadan hukum dan wajib tertib administrasi. AJOI Indonesia benar-benar hadir sebagai organisasi yang aktivitasnya terdata, sekecil apapun kegiatan didalamnya tercatat. Artinya, AJOI berbeda dengan Aliansi atau organisasi lain, apalagi saat ini memasuki era digital 4.0, dan tentu pada konsep platform media online,”jelas Dewan Pembina AJO Indonesia, Septono Karyadi.

Septono Karyadi yang juga CEO Perusahaan bidang Teknologi indonesia ini melanjutkan, saat ini bersama-sama melihat peluang agregasi digital media online.  Hal serupa sudah terjadi pada bidang lain, lima tahun terakhir bahkan sudah terbukti, pebisnis yang bergerak dan berbasis digital online, telah masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia.

“Kedepan, AJO Indonesia menjadi terdepan, dengan gebrakan dan inovasi digital media online, mengikuti era digital yang berkembang dinamis dan milenia,”katanya.

Sementara itu, Ketua Umum AJO Indonesia Rival Ahmad Labbaika menjelaskan, konsep AJO Indonesa muncul dari keresahan bersama yang tidak ditemukan pada organisasi pers yang ada dan terdahulu.

Dengan AJO Indonesia saatnya kita duduk bersama setara. Sebagai pekerja pers perlindungan hukum tentu jadi hal mutlak dalam pelaksanaan kerja jurnalis dilapangan. Di sisi lain,  AJO Indonesia bervisi untuk hadir bukan hanya sebagai organisasi kumpulan media atau jurnalis,  lebih jauh menjangkau era digitalisasi yang terbenam dalam platform media online yang bekerja sama mencapai tujuan bukan sama sama kerja.

Jelang Rapimnas akan diselenggarakan pada pertengahan Februari 2019 mendatang. Perlu dilaksanakan Pra Rapimnas sebagai pemanasan menuju Rapimnas.  Maka diharap DPD dan DPC mempersiapkan kelengkapan dan hal-hal yang dibutuhkan.

“AJOI bukan sekedar organisasi biasa. AJOI akan menjadi referensi media digital terdepan, hingganya mencetak pemangku media dan pekerja pers yang berstandar kompetensi spesifik dalam digitalisasi. AJOI juga akan melangkah pada rujukan media digital di Indonesia,”pungkasnya. (Rilis)

Bloggua CN, Jakarta  -  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia, akan berlangsung pada 15 Desember 2018 mendatang. Dalam kesempatan itu,  AJO Indonesia sikapi peran media di tahun politik dan penetapan konsep "Be-Indonesia" sebagai konsep media AJO Indonesia yang terintegrasi dengan persyaratan mutlak.

Dijelaskan Ketua Umum DPP AJO Indonesia, Rival Achmad Labbaika, bahwa konsentrasi  AJO Indonesia, adalah membangun media yang profesional dengan mengedepankan kemampuan teknologi yang modern, tatakelola keredaksian dan para jurnalis yang kekinian, untuk kemudian mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

Dengan semakin hangatnya suhu politik dan semakin dekatnya pelaksanan Pemilihan Umum pada April 2019. AJO Indonesia sebagai Organisasi Pers dan Media Nasional, merasa perlu untuk mengambil sikap.

Sebagai sebuah organisasi yang didalamnya tergabung banyak media – media lokal dari 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Di dalamnya pula terdapat beragam pilihan politik dari masing – masing individu, baik pemilik, pemimpin redaksi, serta jurnalis, pada hakekatnya, merupakan hak asasi dalam berdemokrasi.

“Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AJO Indonesia, merasa perlu untuk menyikapi keberagaman pilihan tersebut, untuk tetap menjadi sebuah keberagaman, namun tidak merupakan sikap dan tujuan serta pilihan politik organisasi,”ungkap Rival Achmad. Senin 11 Desember 2018.

Rival Achmad juga menyampaikan, DPP AJO Indonesia, menyerukan kepada seluruh media yang tergabung sebagai anggota, untuk tidak tampil dengan membatasi ruang redaksional serta pemberitaan hanya terhadap satu Pasangan Calon (Paslon).

Namun memberikan ruang yang sama dengan pemberitaan yang proporsional dan menjauhi pemberitaan yang bertendensi negatif kepada kedua Paslon agar masyarakat mendapatkan informasi yang baik, benar, dan bertanggung jawab.

Selain itu, diserukan juga kepada seluruh media yang tergabung sebagai anggota, untuk menghindari berita – berita yang mengandung kontroversi tanpa kepemilikan bukti yang kuat, yang cenderung mengarah untuk menjatuhkan elektabilitas salah satu Paslon tertentu.

Rival Achmad melanjutkan, pada kali ini perlu disampaikan juga bahwasanya benar, media – media anggota AJO Indonesia, bukanlah media Mainstream, namun jumlah yang mencapai ribuan dari keanggotan media online yang tergabung, di 18 DPD Provinsi Se-Indonesia tentunya dapat memberi warna melebihi satu atau dua media Mainstream terbesar di Indonesia sekalipun.

Maka perlu diserukan juga untuk menjaga ruang publik dengan memberikan dan menyajikan berita – berita baik. Berita yang lebih bermanfaat untuk kembali membentuk dan membangun stigma di masyarakat luas tentang  Pesta Demokrasi yang penuh kegembiraan.

“Berbeda pilihan tidak akan membuat seseorang menjadi bukan Indonesia, tidak Pancasilais, tidak Nasionalis, atau bahkan tidak Agamis,”ujarnya.

Rival Achmad Labbaika menambahkan, DPP AJO Indonesia, menyerukan sebagai bentuk indentifikasi member keanggotaan AJO Indonesia seluruh anggota media AJO Indonesia, untuk dapat menggunakan dan atau meletakkan Logo Organisasi di Web/ aplikasinya.

Diserukan pula kepada seluruh Ketua DPD, untuk segera memperbaharui data keanggotaan media dan kemudian menyerahkan data terbaru disertai kelengkapan legal (Badan hukum) dalam bentuk hard copy kepada DPP dengan segera, dikali pertama, selambatnya saat Rakernas, pada 15 Desember 2018.

“Dalam hal pengembangan bisnis media yang akan di selenggarakan bersama, dimana DPP AJO Indonesia, akan mengeluarkan satu Aplikasi yang berbasis Web dengan nama "Be-Indonesia". Maka akan di tetapkan persyaratan yang berlaku mutlak, dengan ketentuan yang diputuskan bersama saat Rakernas 15 Desember 2018,”pungkasnya. (Rilis)

Bloggua CN, Lampung Utara – Tiga pelaku pembunuhan sadis, di ringkus jajaran Polres Lampung Utara. Ketiga pelaku yakni Wagiran alias Giran (35) warga Dusun Purwodadi, Gedung Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan serta pasangan suami istri (Pasutri) Sunarto (64) dan Sugiah (58), warga Dusun Umbul Semaran, Negara Tulangbawang.

Penangkapan pertama kali terhadap pelaku utama Wagiran (35), pada Jumat 07 Desember 2018, saat bersembunyi di Dusun Kawatan, Sriminosari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap Sunarto bersama Sugiah (Pasutri). Selasa 11 Desember 2018.

Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, menjelaskan, pembunuhan sadis terhadap korban Diana Saputri Rantika Anggraeni (16) warga Dusun Bangun Sari, Desa Labuhan Ratu Pasar, Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, pada 30 September 2018, sekitar pukul 18.00 WIB.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan, sebelum dibunuh, korban terlebih dahulu diperkosa, kemudian jasadnya dikubur di Lebung areal perkebunan tebu PTPN VI Rayon 1 Apdeling III, petak 086 Desa Negara Tulangbawang, Bungamayang.

Wagiran alias Giran, merupakan pelaku yang terlebih dahulu memperkosa korban dan kemudian membunuh serta mengubur jasad korban. Lalu, pelaku Sunarto yang berstatus paman Giran, ikut memperkosa korban. Sementara peran Sugiah yakni memindahkan jasad korban dari tempat semula dikuburkan oleh Giran, ketempat lain yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Masih penjelasan Kapolres, motif pembunuhan di latar belakangi sakit hati Giran, karena cintanya di tolak korban. Saat itu Giran membawa Diana ke lokasi kejadian yang merupakan perkebunan milik pamannya Sunarto, saat itulah korban dicekik.

Dalam keadaan tak sadarkan diri, pelaku menyetubuhi Diana (korban). Disaat bersamaan, perbuatan Giran diketahui Sunarto. Sang keponakan mempersilahkan pamannya itu untuk ikut menyetubuhi korban.

“Usai keduanya melampiaskan nafsu bejat mereka, korban dalam tak berdaya, dicekik kembali oleh Giran hingga akhirnya tewas. Kemudian, jasad korban dikubur di tengah perkebunan tersebut,”ungkapnya.

Kapolres melanjutkan, awal pengungkapan setelah adanya laporan pihak keluarga tentang hilangnya Diana. Polisi langsung menelusuri dengan meminta keterangan para saksi dirumah korban, hingga akhirnya diketahui siapa pelaku utamanya. Saat ini ketiga pelaku tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatan pelaku Wagiran dan Sunarto, di jerat dengan Pasal 340 KUHP ancaman hukuman mati dan pasal 338 KUHP, Pasal 80 ayat 3 UU No 35 tahun 2014, pasal 81 ayat 1,2 UU no 17 tahun 2016. Sementara pelaku Sugiah, dijerat Pasal 233, pasal 221 KUHP ancaman hukuman 9 tahun penjara,”jelas Kapolres. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Pj Sekdakab Tanggamus, Hamid H. Lubis, melantik Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang, dr. Diyan Ekawati. Pelantikan berlangsung di Ruang Sekdakab setempat. Selasa 11 Desember 2018.

Diketahui, dr. Diyan Ekawati merupakan dokter fungsional RSUD setempat dilantik menggantikan dr. Yudi Indarto mengisi jabatan dokter fungsional.

Dalam sambutan, Pj Sekda Hamid H Lubis menyampaikan bahwa, pelantikan pejabat adalah suatu hal yang biasa dalam Pemerintahan, baik untuk penyegaran maupun untuk kepentingan organisasi.

Pelantikan tersebut telah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, serta telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri, berdasarkan Surat Mendagri Nomor : 821/8747/OTDA tanggal 01 November 2018. Kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Tanggamus Nomor 821.20/1956/45/2018 tanggal 11 Desember 2018.

“Atas nama Bupati Tanggamus Dewi Handajani, saya ucapkan terima kasih kepada dr. Yudi Indarto atas pengabdiannya, dan kepada dr. Diyan Ekawati, saya ucapkan selamat dan berharap  dapat membenahi dan membuat RSUD Batin Mangunang menjadi lebih baik lagi,”ungkap Pj Sekda.

Diketahui, usai prosesi pelantikan, dilakukan penyerahan memori jabatan dari dr. Yudi Indarto kepada dr. Diyan Ekawati.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Asisten Bidang Ekobang FB. Karjiono, Kepala BPKAD Hilman Yoscar, Kepala Dinas Kesehatan Sukisno, Kepada BKPSDM Nur Indrati, Sekretaris RSUD Andi Firdausi, Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Derius Putrawan, serta jajaran pejabat RSUD Batin Mangunang. (Kominfo)

Bloggua CN, Mesuji – Jajaran Polres Mesuji laksanakan giat apel siaga bencana. Giat apel dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Edi Purnomo didampingi Waka Polres, yang berlangsung di lapangan Mapolres setempat. Selasa 11 Desember 2018.

Pada kesempatan itu, turut hadir  Kepala BPBD, Perwakilan Dinas PU, Perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Danramil, para pengusaha pengguna Satpam serta pejabat utama dan perwira dan jajaran Polsek Kabupaten Mesuji.

Adapun perserta apel diantaranya unsur Polri, TNI, Pol PP, Dishub, gabungan OPD (Dis PU, Diskes, BPBD) dan gabungan Satpam.

Dalam amanat Kapolda Lampung, yang disampaikan Kapolres Mesuji bahwa, bencana alam merupakan peristiwa yang luar biasa yang dapat menimbulkan kerugian jiwa maupun materiil.

Mengingat dampak yang ditimbulkan tersebut, penanggulangan bencana alam harus dilakukan degan menggunakan cara dan prinsip yang tepat, dengan tujuan agar tidak terlalu berdampak buruk bagi para korban.

Masih penyampaian Kapolres, memasuki musim penghujan, potensi terjadinya bencana alam sangat besar. Untuk itu, perlu adanya peran dan partisipasi semua pihak dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Maka dilaksanakannya apel siaga bencana ini, bertujuan untuk memantapkan dan menyiap siagakan personel dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Mesuji.

Hal ini juga merupakan wujud laksana dari amanat UU No.24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak, walaupun sebagai penanggung jawab adalah Pemerintah, namun demikian masyarakat sebagai garda terdepan, perlu ditingkatkan kesiap siagaannya dalam menghadapi bencana.

Usai apel, dilangsungkan simulasi penanganan bencana alam, diantaranya cara padamkan api dengan alat pemadam api oleh BPBD Mesuji,cara menolong atau evakuasi korban akibat longsor maupun terseret arus air akibat banjir serta tata cara Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan/musibah/becana atau disebut P3K oleh Diskes Kabupaten setempat. (ls/red)

Bloggua CN, Lampung Utara – Team Satresnarkoba Polres Lampung Utara, bekuk pengedar narkoba, FN (34) warga Jl. Way Rarem, Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara. FN di tangkap dijalan Way Rarem setempat, Rabu 05 Desember 2018, sekitar pukul 11.00 WIB.


Berdasarkan data informasi dari Kepolisian setempat, penangkapan terhadap FN (34) sebagaimana dalam LP/1232 - A/X/2018/Polda Lampung/Spkt Res Lamut. Anggota Opsnal Satresnarkoba melakukan Undercover buy dengan pelaku.


Anggota yang menyamar sebagai pembeli kemudian langsung mengamankan tersangka dan dilakukan penggeledahan dan berhasil di amankan barang bukti 10 paket sabu dengan berat 2,33 Gram, dari dalam kantong celana tersangka, yang di simpan dalam kotak kecil dalam bungkus rokok.


Selain itu, diamankan juga barang bukti berupa Barang Bukti yang diamankan berupa 1 buah centong, 1 kotak plastik putih, 1 buah kotak rokok merk gudang garam surya, 1 unit handphone.


Kini pelaku dan barang bukti diamankan di Satnarkoba Polres Lampung Utara, guna proses hukum lebih lanjut. (ls/red)

Bloggua CN, Lampung Utara - Ustadz Yusuf Mansyur beri ceramah kepada warga Masyarakat Lampung Utara dalam acara Tabligh Akbar Triwulan 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten setempat, yang berlangsung di Islamic Centre Kota Bumi. Rabu 05 Desember 2018.


Hadir langsung dalam kesempatan itu, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara., Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Perwakilan Kepala Kementerian Agama, Ketua TP-PKK Endah Kartika Prajawati, para tokoh Agama, Adat dan tokoh Masyarakat serta ribuan masyarakat Lampung Utara.


Dalam sambutan Bupati Lampung Utara, menyampaikan, dengan kehadiran Ustadz Yusuf Mansyur, semoga dapat menambah keimanan dan ketaqwaan bagi kita semua.


Dijelaskannya juga bahwa, kegiatan ini adalah pengajian rutin yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara dan merupakan salah satu program Windu Cita tentang keagamaan, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dibidang agama.


Pengajian Akbar ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan seluruh masyarakat Lampung Utara dan menjadi media bagi umat muslim di Kabupaten Lampung Utara untuk memperoleh pengetahuan dan menumbuhkan pemahaman dalam mewujudkan Ukhuwah Islmiyah, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Bupati juga menghimbau, agar kiranya pengajian ini dapat dijadikan sebagai sarana dan wahana intropeksi diri dan meningkatkan rasa keimanan serta ketaqwaan. Berharap setelah ini, masyarakat mendapatkan ilmu yang dapat dimanfaatkan dan dapat dibagikan kepada masyarakat yang belum sempat hadir, serta dapat menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan Kabupaten Lampung Utara.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Pj Sekda Kabupaten Tanggamus, Hamid Heriyansyah Lubis, kembali turun kelapangan tinjau Posko Kesehatan Bencana serta tempat pengungsian di Pekon Badak dan Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, Kabupaten setempat. Rabu 05 Desember 2018.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan Kesehatan semua warga kedua Pekon, Kecamatan Limau, yang terkena musibah banjir dan longsor pada Sabtu 01 Desember 2018 lalu.

Dalam kesempatan itu, Pj Sekda menyampaikan pesan kepada petugas posko, diharapkan agar benar-benar menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab, memperhatikan kesehatan masyarakat kedua Pekon. “Jangan sampai ada laporan masyarakat yang tidak tertangani,”tegasnya.

Disela itu, Pj Sekda melihat warga dua Pekon yang mengungsi di Balai Pekon. Pada kesempatan itu, disampaikan kepada masyarakat, agar selalu bersabar. Dipesankan juga kepada Kepala Pekon untuk saling bergotong royong.

Pemkab juga akan mengupayakan bantuan, langkah awal akan menormalisasi sungai yang ada di Pekon Badak.

Dimomen tersebut juga, Pj Sekda menyerahkan bantuan dari ASN Pemkab setempat secara simbolis. Kemudian melanjutkan ke wilayah Kecamatan Cukuh Balak, untuk menyerahkan bantuan donasi dari ASN setempat, yang diterima langsung oleh Camat Cukuh Balak Rusdi.

Turut mendampingi, Pj Sekdakab, Sekretaris Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Kabid Bencana Darurat dan Logistik BPBD Nugroho serta  Kabid Cipta Karya Ari yudha. (Kominfo)

 

Bloggua CN, Lampung Utara - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara, menggelar rapat paripurna pembahasan tentang 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan 1 Raperda Usul Inisiatif Dewan.

Paripurna berlangsung di gedung DPRD setempat, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II Herwan Mega dan Wakil Ketua III Arnol Alam. Hadir dalam kesempatan itu Plh Sekda Sofyan mewakili Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara. Selasa 04 Desember 2018.

Adapun ke tiga Raperda tersebut diantaranya, Raperda tentang Penyelenggaraan Penanganan Fakir Miskin dan Anak Terlantar, Raperda tentang penyelenggaraan Perlindungan Konsumen, Raperda tentang Pedoman Pemberian nama-nama  Jalan dan Sarana Umum, kemudian satu Raperda inisiatif Dewan yakni  tentang Perubahan atas Perda Nomor 07 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Guna mendorong perekonomian masyarakat Kabupaten Tanggamus menjadi lebih baik lagi, Bupati Tanggamus Dewi Handajani menggagas program UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan manfaatkan sumber daya alam yang ada. Jumat 30 November 2018.


Program UMKM dilandasi ekonomi kerakyatan yang pelaku usahanya adalah masyarakat di Kabupaten Tanggamus. Maka itu, Bupati Tanggamus menginginkan warga masyarakatnya tidak hanya sebagai konsumen tapi sebagai produsen.


Mewakili Bupati Tanggamus, Pj Sekda, Hamid Heriansyah Lubis menyampaikan, pada kesempatan ini, pesan dari Bupati, meminta kepada para Camat, dalam waktu 6 (enam) bulan ini, fokus mendorong, memotivasi dan membina pelaku UMKM di wilayahnya masing - masing.


Dalam hal ini, Pemkab sendiri akan berkerja sama dengan perusahaan yang ada di Tanggamus mengadakan Bazar UMKM, kemudian mengundang para pimpinan pasar modern, elemen organisasi yang berada di luar Tanggamus sebagai ajang mempromosikan produk UMKM dan kerajinan Tanggamus. 


Masih menurut Pj Sekda, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan cara membagi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan lainnya, menjadi produk olahan. Sinergitas program dari semua OPD akan menjadi penting, agar masyarakat Tanggamus tidak hanya diposisi sasaran produksi (Konsumen). Bersama - sama jadikan masyarakat Tanggamus sebagai Produsen melalui konsep ekonomi kerakyatan.


“Koperasi ditahun 2019, nanti kita upayakan memiliki dan melakukan ekspor dengan produk olahannya dan bukan lagi hanya ekspor produk mentah. Maka pertumbuhan ekonomi akan cepat, masyarakat juga sejahtera dan memiliki ketahanan ekonomi yang kuat,:”ujarnya. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Jalan lintas barat (Jalinbar), ruas Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, lumpuh total akibat material longsor tebing sekitar ruas jalan dan empat tiang listrik roboh. Sabtu 01 Desember 2018.

Dilokasi, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri, menyampaikan,  ada dua titik longsoran di ruas jalinbar tersebut. Satu titik bisa dilalui kendaraan dan satu titik longsoran tidak bisa dilalui sama sekali, tertutup material longsor sepanjang 35 Meter.

“Dari hal ini, kami telah berkoordinasi dengan P2JN untuk pengadaan alat berta, guna membersihkan material longsor,”katanya.

Selain dari itu, masih menurut AKP Dade, jajarannya juga berkoordinasi dengan warga masyarakat setempat agar dapat bersama-sama membantu penanganan longsor. “Dan tentunya, upaya kami mengantisipasi serta meminimalisir lakalantas yang timbul, akibat jalan longsoran, sekaligus mempercepat pembersihan material longsor sehingga jalan bisa dipergunakan,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Semaka, AKP Muji Harjono mengungkapkan, longsoran terjadi setelah hujan deras, pada Jumat 30 November 2018 hingga Sabtu 01 Desember 2018, pukul 03.00 WIB (dini hari).

Dilokasi, ada empat tiang listrik dan pohon roboh hingga menutup jalan dan menyebabkan akses jalan lumpuh. Titik longsoran dan tiang listrik roboh yakni di tikungan pertama Jalinbar Sedayu, lalu di Dusun Sridadi, Pekon Sedayu, tepatnya di atas rumah makan PKS Grup.

Sementara titik longsor tepat di ruas Leter S Jalinbar Pekon Sedayu dan Dusun Sridadi tikungan di atas rumah makan PKS grup. Selain menutupi badan jalan, juga satu rumah rusak dan satu rumah tertimbun tanah longsor.

Masih menurut Kapolsek, atas musibah ini, terdapat juga warga yang luka-luka, lantaran rumah korban tertimpa reruntuhan bangunan atau puing rumah sesaat terkena longsor, korban bernama Iwan (55) dan Solihin (33) yang rumahnya roboh.

"Saat ini personil Polsek Semaka masih bersiaga di lokasi, guna memonitoring kondisi dan membantu penanganan longsor,”ungkapnya. (ls/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget