November 2018

Bloggua CN, Mesuji -  Jajaran Polres Mesuji, sita 41 pucuk senjata api (Senpi) dan 24 buti amunisi aktif. Ke 41 senpi tersebut terdiri dari 40 pucuk senpi laras pendek dan 1 pucuk senpi laras panjang.

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Mapolres setempat, dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Edi Purnomo didampingi Kasat Reskrim AKP Dennis Arya Putra, Kabag Ops Kompol Dwi Santusa dan Kasubag Humas Dwi Cahyo, Kamis 29 November 2018, Kapolres menurutkan, ke 41 Senpi tersebut hasil dari gelaran Operasi Waspada Krakatau 2018 diselenggarakan oleh Polres dan seluruh Polsek selama 14 hari, sejak 15 November sampai dengan 28 November 2018.

Dari ini, Kapolres menghimbau, kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten  Mesuji, bagi yang masih menyimpan atau memiliki Senpi ataupun amunisi aktif, kiranya dapat segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Bisa langsung menyerahkan ke Polsek, melalui Bhabinkamtibmas, bisa juga melalui Kepala Kepala desa (Kades) atau ke tokoh masyarakat.

“Untuk mereka yang menyerahkan senpi atau amunisi secara sukarela, tidak akan dikenakan sanksi apapun, maka  jangan takut-takut,”ujarnya. (ls/red)

Bloggua CN, Lampung Utara – Team Opsnal Satresnarkoba Polres Lampung Utara, mengamankan dua orang pelaku penyalah gunaan narkoba jenis sabu, yang diketahui keduanya merupakan oknum guru.  Keduanya di tangkap pada Rabu 28 November 2018, sekitar pukul 20.30WIB, dengan surat laporan kepolisian LP / 1220 - A / XI / 2018 / Polda Lampung / Spkt Res Lamut.

Berdasarkan data informasi yang didapat dari kepolisian setempat, masing-masing inisial Dede Kurniawan (35) dan Ice Maria Sari (39) keduanya guru (PNS), warga Jalan Lintas Liwa, Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten  Lampung Utara.

Penangkapan keduanya, berdasarkan informasi warga yang masuk ke Direktorat Narkoba Polda Lampung, yang diteruskan ke Satresnarkoba Polres Lampung Utara,  terkait aktifitas di Jalan Lintas Liwa Kelurahan Bukit Kemuning (TKP), tepatnya dikediaman pelaku, kerap dijadikan pesta sabu.

Dari itu, Team Satresnarkoba melakukan penangkapan di kediaman tersangka dan melakukan penggeledahan. Di amankan 2 orang tersbeut dan barang bukti yang di temukan di 2 TKP yaitu Kamar utama tersangka lantai 1 dan kamar tidur lantai 2 kediaman tersangka.

Barang bukti berupa, 1 (satu) buah bong,3 (tiga) pirek kaca,2 (dua) tutup bong,2 (dua) buah centong,4 (empat) plastik klip bekas shabu,3 (tiga) korek api gas (TKP Lantai I). Kemudian barang bukti berupa 2 (dua) korek api gas,5 (lima) plastik klip bekas shabu,1 (satu) jarum,3 (tiga) buah centong,4 (empat) buah pipet,1 (satu) pirek kaca (TKP Lantai 2).

Kedua pelaku dan barang bukti telah di amankan dan masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – R (41) Warga Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, berprofesi tani tega mencabuli anak tirinya, Gadis (bukan nama sebenarnya) sejak kelas 6 SD hingga berusia 17 tahun. Pelaku R (41) kini meringkuk dijeruji besi Mapolres Tanggamus, sesaat di lakukan penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Cukuh Balak. Kamis 29 November 2018.

Dalam konferensi Pers, di Mapolres Tanggamus, Waka Polres Tanggamus, Kompol Andik Purnomo Sigit mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, didampingi Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Dian Afrizal, menyampaikan, pada tahun 2015, korban (Gadis) dicabuli R, ketika korban sedang memakai baju, sebanyak dua kali.  Aksi ketiga, diketahui Ibu korban, hingganya pelaku R melarikan diri ke Jakarta.

Tidak sampai di situ, Kompol Andik Purnomo Sigit, melanjutkan,  pada Minggu (18/11) pelaku pulang ke Cukuh Balak, dan pada Selasa (20/11) sekitar pukul 15.00 WIB pelaku kembali mencabuli korban dengan mengikat tangan korban, ketika Ibu korban tidak dirumah.

“Akibat trauma dan mengalami luka di alat kelamin, pada 21 November 2018 korban menceritakan kepada Ibu kandungya. Kemudian diantar ibunya melaporkan ke Polsek Cukuh Balak. Selang 5 jam dari laporan korban, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan, termasuk barang bukti 2 helai pakaian dalam korban dan seikat tali rafia warna hitam,”jelasnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat pasal 76 D Jo pasal 81 ayat (1) dan atau pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) UU No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang. Ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Dinas Pemberdayaan Desa (PMD), Pemerintahan Kabupaten Tanggamus, menggelar Pelatihan dan Pembinaan Ketua Tim Penggerak PKK Pekon. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja PKK Pekon, demi terwujudnya keluarga sejahtera.

Pelatihan dibuka oleh Ketua TP-PKK Tanggamus, Sri Nilawati Syafi'i, yang dilangsungkan di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting. Kamis 29 November 2018.

Ketua TP-PKK Tanggamus, Sri Nilawati Syafe'i, dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan pembinaan Tim PenggeraK PKK Pekon ini adalah suatu kegiatan rutin yang setiap tahunnya di adakan. Bertujuan untuk lebih meningkatkan lagi pengetahuan TP-PKK yang ada di Pekon serta meningkatkan kinerja dalam ikut melaksanakan pembangunan.

Sebagaimana sasaran pembinaan kelembagaan PKK adalah Ketua TP-PKK Pekon, di harapkan nantinya peserta dapat merealisasikan program kerja dan kegiatan dengan baik  serta dapat mensosialisasikan kepada kader-kader yang ada di Pekon masing-masing.

“Mari bersama, kepada TP-PKK Pekon agar bangkit dan memiliki semangat untuk mengadakan pembenahan administrasi dan memajukan perekonomian masyarakat desa serta mengatasi kesenjangan pembangunan nasional, termasuk juga memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati AM.Syafi'i menyampaikan arahannya bahwa, pemberdayaan masyarakat melalui gerakan PKK, merupakan upaya memandirikan masyarakat dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur ,sehat sejahtera ,maju dan mandiri,kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

“Maka dipesankan kepada para kader, mari bersama ciptakan kebahagiaan disetiap keluarga. Karena kebahagiaan keluarga adalah merupakan awal baik dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat, taat dan berkepribadian mulia serta cerdas di kemudian hari,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD, Idham Khalid Az, dalam laporannya menyampaikan, tujuan diadakan pembinaan ini adalah untuk meningkatkan mutu dan pengembangan kinerja bagi Ketua TP - PKK Pekon. Kegiatan ini dilakasanakan selama dua hari, dimulai pada 29 November sampai dengan 30 November 2018, bertempat di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting.

Adapun peserta terbagi menjadi dua ,untuk hari pertama (29 November 2018), TP-PKK Pekon dari Kecamatan Pematang Sawa, Kecamatan Semaka, Bandar Negeri Semuong, Wonosobo, Kotaagung Barat, Kotaagung, Kotaagung Timur, Gisting, dan Gunung Alip serta Kecamatan Sumberejo.

Selanjutnya, TP PKK Pekon dari Kecamatan Ulu Belu, Air Naningan, Pulau Panggung, Talang Padang, Pugung, Bulok , Limau, Cukuh Balak, Kelumbayan dan Kecamatan Kelumbayan Barat. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Bupati Tanggamus,  Dewi Handajani, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2018 M /1440 H, di ruang Terbuka Hijau Taman Kota, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. Dalam kesempatan itu, Bupati dan Jajaran memberikan bantuan dana untuk Majelis Taklim, Guru ngaji, Khatib , pembantu pencatat nikah untuk tiga Kecamatan (Kecamatan Kota Agung Pusat, Kota Agung Barat, dan Kota Agung Timur). Rabu 21 November 2018.

Dalam kesempatan itu turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati AM. Safi’I, Mayor Inf. Suhada Erwin (Kasdim 0424/Tanggamus mewakili Dandim 0424/Tanggamus), Kompol Misbahudin (Kabgren Polres Tanggamus mewakili Kapolres Tanggamus), FB. Karjiono (Asisten II), Firman Ranie (Asisten III), Bustami Zainudin(Ketua Tagana Prov. Lampung), para Kepala  OPD se – Kab. Tanggamus, Para Camat, ustad Ahmad Kaswito Alhavis (Penceramah), dan dihadiri sekitar 800 Orang jama’ah.

Disampaikan Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini merupakan kegiatan yang sering kita laksanakan setiap tahunnya. Namun diharapkan kegiatan ini tidak semata menjadi kegiatan seremonial saja, tetapi harus resapi dan manfaatkan momentum ini sebagai rasa cinta dalam mengenal sosok baginda Rosulullah SAW.

Selaku penceramah Ustad Ahmad Kaswito Alhavis dalam Tausiyahnya menyampaikan, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,manfaatkan momen ini mari kita limpahkan rasa syukur terhadap nikmat yang tiada tara dari Allah SWT.

‘Sesuai tema pada siang hari ini yaitu peringatan Maulid nabi muhammad SAW. kita buka kembali sejarah sebelum lahirnya nabi muhammad perlu kita teliti kembali bahwa sebelum Nabi Muhammad dilahirkan menjadi Rasul ada sejarah perjuangan umat Islam yang perlu kita ketahui dan kita tularkan sejarah ini kepada generasi anak cucu kita.(Kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Mesuji – Dugaan pengadaan Concrete Mixer atau mixer semen atau mesin pengaduk semen (molen), yang di koordinir pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mesuji, yang di salurkan ke 105 Desa se-Kabupaten setempat. Pihak DPMD mengungkapkan tak pernah memaksa perangkat desa untuk membeli melalui mereka (DPMD).

“Kami tidak pernah memaksa pihak desa membeli mesin molen itu melalui kami, silahkan pihak desa mau beli sendiri, yang penting harus sama spesifikasi dengan yang dikoordinir, kalau tidak sama, ya tidak boleh,”

Demikian dikatakan Kabid Keuangan Desa DPMD setempat, Selamet, saat di konfirmasikan melalui sambungan telephon. Rabu 21 November 2018.

Dikonfirmasikan lebih lanjut, mengenai informasi bahwa, adanya keterlibatan oknum ASN yang menjabat sebagai salah satu Kepala Bidang di Dinas Pendidikan Kabupaten setempat, turut serta dalam tim yang mengkoordinir pembelian mesin molen tersebut.

Selamet mengatakan, “Silahkan tanyakan sendiri dengan bersangkutan. Atau kita bersama-sama bertemu di kantor saja, agar bisa berkomunikasi langsung, jangan lewat telephon, tidak enak,”ujar Selamet meminta.

Terpisah, Kepala Dinas DPMD, Sunardi mengaku, menyayangkan mengapa hal ini jadi masalah, padahal niat Dinas baik, hanya sekedar membantu Desa untuk membeli barang. Dan hal ini juga, sebelumnya sudah disampaikan, jika memang barang yang diterima tidak sesuai, silahkan dikembalikan dan komplain yang kemudian uangnya akan dikembalikan.

“Kami sangat prihatin, kenapa jadi masalah. Kami hanya membantu. Jika barang tidak sesuai silahkan kembalikan an dan uang pembelian akan dikembalikan juga ke kas Desa,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Mesuji, keluhkan, sistem pengadaan dan harga yang cukup tinggi atas pengadaan Concrete Mixer atau biasa di sebut molen pengaduk semen (Mixer Semen), yang di koordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Pemerintah Kabupaten setempat.

Keluhan itu, salah satunya  di sampaikan, Kepala Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang, Supardi. Menurutnya, pengadaan mesin pengaduk semen/Molen (Concrete Mixer), yang di koordinir PMD, sangat tidak sesuai dengan yang diharapkan, pembeliannya harus melalui DPMD, sementara harga per-Unit yang di bebankan kepada setiap Desa, terbilang cukup besar yakni senilai Rp22 Juta/unit.

“Pengadaan mesin itu prosesnya kerjasama dengan siapa dan dari mana, saya kurang paham, yang jelas, di koordinir oleh DPMD. Seandainya saja Pembelian Mesin molen itu, dapat dibeli sendiri oleh Desa, saya rasa nilainya tidak mencapai Rp22 Juta, apa lagi Made in Cina. Namun apa hendak kata, pembelian sudah ditentukan, Desa hanya ambil barang dan membayar,”ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PMD, Sunardi membantah, terkait pengadaan molen yang ada di setiap Desa, yang di koordinir dan telah ditentukan harga.

“Jangan bantalkan pihak PMD yang mengkoordinir dan menentukan harga. Kami tidak ada sedikitpun mengetahui hal tersebut. Sepengetahuan saya, pembelian mesin molen itu, atas musyawarah seluruh Kepala Desa. Yang kami wajibkan adalah setiap Desa harus mempunyai alat mesin pengaduk semen (molen),”katanya.

Masih penuturan Sunardi, Jika pihak Kepala Desa keberatan dan atau barang tersebut rusak, dipersilahkan kembalikan kepada pihak pensuplay barang. “Kami dari Dinas PMD sendiri hanya meminta kepada Kepala Desa, kalau memang bisa beli sendiri tidak masalah, yang penting sesaui dengan ukuran  yang sudah di tentukan,”ungkapnya.

Di ketahui juga, dari 105 Desa yang ada di Kabupaten Mesuji, masih ada lebih kurang 40.Desa yang belum membeli mesin molen tersebut.(ls/red)

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Pengajian dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah Tahun 2018, di Halaman Kantor Pemda Kabupaten Lampung Utara. Rabu (21/11/2018).


Hadir Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,MH., Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, H. Sofyan,SP.,MM., Kepala Kemenag Kabupaten Lampung Utara, Ketua LVRI Kabupaten Lampung Utara, Ketua MUI Kabupaten Lampung Utara, Ketua NU Kabupaten Lampung Utara, Pimpinan Pondok Pesantren Kabupaten Lampung Utara, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Camat se-Kabupaten Lampung Utara, dan Ustadzah Afifah Shodiq sebagai penceramah.


Acara tersebut diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Almif Tahudin.


Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara mengucapkan rasa syukur karena Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara dapat kembali menggelar pengajian dalam memperingati Maulid Nabi 1440 H Tahun 2018. Bupati Lampung Utara juga memandang peringatan Maulid Nabi ini memiliki arti yang lebih luas. Bukan hanya sekadar pernyataan kecintaan sebagai umat Nabi Muhammad SAW tapi lebih kepada meneladani akhlak dan perilaku yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.


“Sebagai umat islam kita  bisa mencontoh dan meneladani Sifat dan sikap junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.” Katanya.


Dijelaskannya, Nabi Muhammad SAW juga mendorong agar manusia tidak miskin mental, sehingga Nabi Muhammad SAW telah berhasil membawa masyarakat yang luhur, berakhlak, memiliki sopan santun dan tata krama dalam pergaulan dan penuh peradaban.


“Karena itu bagi saya pembangunan mental spiritual itu penting untuk dilakukan, sebab apabila akhlak dan moral masyarakatnya baik maka pembangunan dibidang apapun pun dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu jangan mudah dipecah belah, diadu domba, hidup saling menghormati satu sama lain," jelasnya.” Ungkapnya.


Bupati Agung berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi spirit bagi kita untuk terus memupuk jiwa dan rokhani dengan ajaran yang rahmatanlil'alamin, sekaligus menguatkan semangat kerja berlandaskan uswatun Hasanah Rosululloh SAW.


"Saya berharap untuk senantiasa memperkokoh ukhuwah, serta menumbuhkembangkan kerukunan beragama, baik intern umat beragama, antar umat beragama maupun antara umat beragama dengan pemerintah, demi tetap terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ragem Tunas Lampung ini." Harapnya.


Dilanjutkan dengan Tausiah oleh Ustadzah Afifah Shodiq tentang Maulid Nabi Muhammad SAW.(TN)

Jurnalisme Online, Medsos Dan Hoax
Oleh : Juniardi

Hakikatnya, jurnalisme adalah proses menyampaikan informasi kepada publik sedemikian rupa hingga publik dapat mengambil keputusan yang berakibat baik bagi hidupnya (Kovach and Rosenstiel, Elemen Jurnalisme, 2001).

Jurnalisme online muncul sebagai bentuk jurnalisme baru dengan media digital internet. Dalam jurnalisme online pun juga terjadi proses penyampaian informasi kepada publik sedemikian rupa hingga publik dapat mengambil keputusan yang berakibat baik bagi hidupnya.

Hal ini ditambah dengan kemampuan jurnalisme online yang memiliki interaktifitas lebih kepada khalayaknya. Khalayak mampu memberikan feedback secara langsung dan cepat.

Media sosial menurut Mindy McAdams adalah digital systems (media) that enable people, identified by profiles, to share information. Pengertian ini menunjukkan bahwa media sosial mudah diakses dan diidentifikasikan profil pemiliknya dalam rangka berbagi informasi. Berbeda ketika era media cetak yang menerapkan sistem komunikasi satu arah (from us to them), kini media sosial menerapkan sistem komunikasi dua arah (from us to them, from them to us).

Media sosial memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jurnalisme dan informasi penting, seperti Communication atau Conversation, Interactivity atau Connectivity, Community, Fun, Personal, Engagement, Sharing, dan Participatory Medium.

Dengan berbagai karakteristik tersebut, media sosial memiliki kekuatan jika dibandingkan dengan jurnalisme. Kekuatan media sosial dibandingkan jurnalisme menurut Lavrusik antara lain;

Publikasi konten jurnalistik  dalam skala lebih luas, Mengarahkan newsroom fokus pada pemanfaatan komunitas >> Chief Editor = Chief Community.
Memanfaatkan anggota komunitas sebagai koresponden (UGC : User Generated Content) >> Citizen Journalist+Pro Journalist = Better Journalism (Steve Outing, 11 layers of Citizen Journalism)

Jika dalam jurnalisme online informasi yang diberikan harus tetap menjalankan prinsip dan kode etik jurnalisme, maka dalam media sosial penyampaian informasi cenderung lebih bebas dilakukan.
Terlebih dengan adanya karakteristik fun dan personal, konten media sosial lebih bebas diupload oleh pemilik akun. Meskipun konten yang diberikan merupakan sebuah informasi, namun konten media sosial tidak melalui proses verifikasi seperti jurnalisme online.

Selain proses verifikasi yang terlewatkan oleh media sosial, proses gatekeeping juga membedakan media sosial dengan jurnalisme online. Jurnalisme online tetap melalui proses gatekeeping, di mana berita yang disajikan melalui proses filterisasi menurut nilai berita.

Hal ini sangatlah berbeda dengan media sosial yang melewatkan proses gatekeeping untuk penayangan kontennya. Sebagai contoh, tempo.co sebagai situs yang menerapkan jurnalisme online dan twitter.com yang merupakan situs media sosial yang bebas digunakan siapa saja.

Tempo.co tetap melakukan proses gatekeeping dan verifikasi dalam penyampaian informasi berupa berita. Sedangkan twitter.com bebas digunakan dalam menyampaikan informasi yang dikehendaki pemilik akun tanpa proses gatekeeping dan verifikasi.

Hoax/Fake News
Berita palsu, berita hoax, berita bohong akan selalu ada saat kita berselancar di dunia maya, dan kabar buruknya adalah konten tersebut (hoax) akan terus diproduksi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab demi keuntungannya pribadi. Kita sebagai konsumenlah yang harus pintar dalam mendeteksi berita palsu/hoax tersebut.
Jadi mari kita pelajari bagaimana caranya untuk mengetahui, menghindari dan mendeteksi berita palsu/hoax yang ada disekitar kita.

  1. Periksa dari berbagai sumber


Cara termudah untuk mengecek seberapa akurat berita yang Anda lihat entah di Facebook, media, atau blog adalah dengan mengecek sumber lainnya di Google.
Gunakan pencarian berita/news untuk membandingkannya dengan sumber-sumber yang lain.

Anda juga bisa gunakan Google Images untuk menganalisa gambar yang ada dan mencari tahu dimana pertama kali gambar tersebut dimuat (sumber aslinya). Anda cukup upload gambarnya ke Google Images dan lihat berita mana yang menggunakan gambar tersebut pertama kali (lihat tanggalnya).

Semakin banyak sumber yang kita baca, semakin mudah bagi kita untuk membedakan berita mana yang benar dan mana yang hoax. Perhatikan beberapa hal berikut dalam menganalisa suatu sumber:
Kenali siapa media/orang yang memposting berita tersebut. Apakah dia seorang jurnalis yang betul-betul turun kelapangan dan melakukan penelitian lebih jauh (research), atau hanya penulis/blogger tukang copas yang ingin mengambil kesempatan dari keadaan.
Gunakan logika. Memang manusia lebih mudah terpancing emosinya, baru baca dikit langsung share, baru baca setengah sudah komentar, padahal dia belum melihat isi secara keseluruhan. Inilah juga sebabnya media tidak lelah-lelahnya membuat judul clickbait dan miss leading karena memang terbukti orang-orang lebih suka dipancing emosinya ketimbang diajak berpikir. Jika dari judulnya sudah lebay, tidak masuk akal, dan cenderung memancing ya tidak usah di-klik, dikomentari, di-hate dan semacamnya. Namun kembali lagi seperti yang saya katakan diawal, manusia pada dasarnya sama seperti hewan, mudah sekali dipancing emosi dan nafsunya terutama dalam berkelompok (bandwagon).

Periksa juga kelengkapan pendukung lainnya seperti identitas, link referensi dan semacamnya. Penulis yang bertanggung jawab pasti akan menyertakan beberapa bukti keabsahan dari beritanya seperti tempat, identitas yang ada, sumber referensi, dan semacamnya.

  1. Kenali ciri-ciri penyebar hoax dan berhenti membaca berita dari situs/orang tersebut


Dijaman sekarang waktu dan perhatian kita adalah satuan mata uang yang baru, you vote with your views and you pay with your time.

Ingat baik-baik bahwa setiap views yang Anda berikan sama halnya seperti sebuah dukungan (vote), dan setiap waktu yang Anda habiskan sama seperti uang yang Anda bayar. Dengan terus memperhatikan media/oknum penyebar hoax sama saja Anda terus mendukung mereka untuk menyebarkan lebih banyak lagi berita palsu/berita bohong.

Jadi jika Anda sudah pernah tertipu oleh berita hoax, INGAT SIAPA MEDIA/ORANGNYA dan berhenti membaca, melihat, atau memperhatikan APAPUN yang mereka berikan. Kalau perlu block orang/media tersebut di sosial media dan blokir situsnya di browser Anda.

Inilah beberapa ciri penyebar hoax:
Membuat judul yang sangat clickbait untuk mendongkrak views
Menggunakan gambar/image yang tidak relevan/vulgar/miss leading untuk memancing klik
Sangat memancing emosi pembacanya (padahal isi/beritanya biasa saja) dan tidak jarang judulnya dibuat menggantung/nanggung (contoh: Apa yang polisi ini lakukan selanjutnya sangat mengagetkan …)
Cenderung mengarah ke adu domba, rasis, politik, dan isu-isu yang sensitif

  1. Asah insting Anda dan jangan selalu terpaku pada satu berita walaupun dari situs yang terpercaya atau teman-teman Anda


Tidak jarang media yang kredibel juga bisa memberikan berita yang ngaco entah karena ada kepentingan politik, settingan dan semacamnya. Selain itu terkadang teman-teman Andapun juga bisa tertipu oleh berita hoax/bohong dan ikut-ikutan share di sosial media, maka dari itu langkah terakhir untuk mendeteksi berita palsu adalah dengan mengasah insting Anda sendiri.

Seperti yang sudah dikatakan diawal, gunakan logika, lebih banyaklah berpikir, jangan mudah terpancing emosi atau terbawa suasana. Lebih ekstra hati-hatilah jika berita tersebut mengandung unsur politik karena media yang sudah terpercayapun masih bisa disetir demi kepentingan oknum-oknum politik, toh pada akhirnya media tetaplah sebuah bisnis. Dan kita semua tahu bahwa dunia bisnis penuh dengan tipuan dan manipulasi. Jadi waspadalah dan be smart.******

 

Bloggua CN, Lampung Utara - Kepala Desa Labuhan Ratu Kampung, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Hudari serahkan secara suka rela sepucuk Senjata Api (Senpi) Rakitan jenis revolver berikut 3 butir amunisi aktif kepada pihak Polsek Sungkai Selatan. Setelahnya pihak polsek menyerahkan ke Mapolres setempat. Senin 19 November 2018.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, mengatakan,  penyerahan senpi yang dilakukan oleh Kepala Desa Labuhan Ratu Kampung, Sungkai Selatan. Hal itu dilakukan sebagai wujud sadar diri warga sebagaimana himbauan yang dilakukan aparat penegak hukum Polsek Sungkai Utara di desa-desa dan sebagai bentuk dukungan masyarakat dengan digelarnya Operasi Waspada Krakatau 2018.

"Kita sangat mengapresiasi sikap Kepala Desa Labuhan Ratu Kampung Kec. Sungkai Selatan yang telah membantu kinerja kepolisian dengan cara menyerahkan senpi rakitan demi mewujudkan situasi kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Lampung Lampung Utara,”katanya.

Perlu di ingatkan kembali, himbauan terus dilakukan kepada masyarakat dan kepada Kades, agar patuh hukum, termasuk tidak membawa senjata tajam dan tidak menyimpan, memiliki senjata api ilegal.

Apabila ada warga yang kedapatan menyimpan, memiliki senpi, tidak akan segan-segan menindak tegas. Karena jelas melanggar hukum, sanksi maksimal hukuman 20 tahun penjara.

"Semoga penyerahan senjata api rakitan oleh Kepala Desa Labuhan Ratu Kampung, Sungkai Selatan bisa menginspirasi Kepala Desa lain yang ada di Lampung Utara untuk membujuk warganya yang menyimpan senjata api untuk di serahkan secara sukarela ke polisi,”ungkap Kapolres. (ls/red)

Tanggamus, Lampungsai.com – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani me- Launching Kartu Lansia Tanggamus (KLT) dan Motor Reaksi Cepat Pelayanan Kesehatan (MRS Yankes). Kegiatan Launching berlangsung di Puskesmas Rawat Inap Siring Betik, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten setempat. Senin 19 November 2018.

Dalam kesempatan itu, turut mendampingi hadir Wakil Bupati Tanggamus AM. Syafi'i,  Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kasdim 0424 Mayor Inf. Suhada Erwin mewakili Dandim 0424, Ketua TP PKK Sri Nilawati Syafi’i, Ketua DWP Nuraini Hamid Lubis, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, Kapolsek Wonosobo Iptu. Amin Rusbahadi mewakili Kapolres Tanggamus, para Kepala OPD, Dirut RSUD Batin Mangunang, Dirut RS Panti Secanti, para Camat, para Kepala UPTD Puskesmas, serta Kepala Pekon se Kecamatan Wonosobo, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ormas/LSM serta insan Pers se-Kabupaten Tanggamus.

Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Sukisno, mengatakan, pemberian Kartu Lansia Tanggamus (KLT) guna memberi Peningkatan Layanan Home Care dan Kartu Lansia, berupa pemeriksaan rutin dengan Motor Reaksi Cepat Pelayanan Kesehatan.

Pemberian Kartu KLT ini diberikan kepada masyarakat lanjut usia (lansia) yang berusia diatas 65 tahun, agar dapat hidup sehat, mandiri dan tetap produktif. Pemberian kartu ini dilakukan secara bertahap, pada tahun 2018 ini akan diberikan terlebih dahulu pada penduduk lanjut usia (lansia) wilayah Kecamatan Wonosobo, Gisting dan Gunung Alip. Tahap selanjutnya di tahun 2019 akan diberikan kepada masyarakat lansia lainnya di Kabupaten Tanggamus.

Dalam kesempatan sama, Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengungkapkan, kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur yang harus diwujudkan sebagaimana dimanatkan dalam UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan salah satu dimensi dasar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah umur panjang dan hidup sehat, yang digambarkan oleh Angka Harapan Hidup saat lahir (AHH).

Berdasarkan data dari BPS, IPM Kabupaten Tanggamus sepanjang Tahun 2015-2017 cenderung meningkat. IPM pada tahun 2015 sebesar 63,66 dan di tahun 2017 menjadi 64,94. Untuk Angka Harapan Hidup Kabupaten Tanggamus juga menunjukkan kecenderungan meningkat, dimana pada tahun 2015 sebesar 67,42 tahun, meningkat pada tahun 2016 menjadi 67,61 tahun, dan tahun 2017 meningkat lagi menjadi 67,8 tahun.

Dalam momen kali ini, masih menurut Bupati, bahwa bersama Wakil Bupati telah mencetuskan Program 55 Aksi, yang salah satu aksinya berupa Peningkatan Layanan Home Care dengan Kartu Lansia, melalui pemeriksaan rutin menggunakan Motor Reaksi Cepat Pelayanan Kesehatan (MRC Yankes) ke rumah sasaran lansia yang memiliki KLT.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lansia, yang meliputi aspek promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan lebih menekankan unsur-unsur proaktif, kemudahan proses pelayanan, santun, pelayanan oleh tenaga prefesional dan melaksanakan pelayanan sesuai standar, baik di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah/swasta maupun di Posyandu Lansia, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Kelompok Lansia lainnya.

Selain itu juga berharap masyarakat lebih bersemangat untuk melakukan gerakan masyarakat hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, sebagai upaya mewujudkan Indonesia sehat, sejalan dengan tema peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, "Aku Cinta Sehat, Ayo Hidup Sehat".

Diketahui, prosesi acara Launching KLT dan MRC Yankes ini ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, didampingi Ketua DPRD, Ketua TP PKK, Ketua DWP dan Forkopimda Tanggamus.

Selain itu dilakukan penempelan stiker Motor Reaksi Cepat bagi motor Bidan dan Petugas kesehatan Puskesmas Siring Betik. (Kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Pelaksanaan ADD tahun anggaran 2017 dan 2018, Pekon Banjar Manis, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus diduga tak sesuai dengan peruntukan sebagaimana penyerapan ADD. Dugaan pelanggaran itu timbul berdasarkan hasil investigasi tim LSM LIPAN Kabupaten setempat. Senin 19 November 2018.

Salah satu BHP Pekon Banjar Manis, yang enggan di kutip identitasnya, Selasa 13 November 2018 lalu,  kepada Tim LSM LIPAN yang di Ketuai Ferlika Ferli dan tim media yang tergabung dalam Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Tanggamus, mengungkapkan, bahwa Alokasi ADD TA 2017 dan 2018, banyak menyisakan pelanggaran.

Hal itu muncul di beberapa kegiatan, diantaranya Pembangunan Gedung Balai Kegiatan dengan Pagu sebesar Rp420 Juta (ADD 2017), tidak menunjukan hasil maksimal sebagaimana pagu anggaran yang diserap.

BHP Pekon Banjar Manis, membeberkan adanya pelanggaran Alokasi ADD TA 2017-2018, pertama tidak terbayarkannya Dana Oprasional  BHP Tahun anggaran ADD 2017, sedangkan di RAB nya ada.  Pembangunan Drainase TA  ADD 2017, sudah rusak dan terkesan asal jadi. Kemudian, beberapa titik pembangunan Fisik  ADD TA 2018, juga dilaksanakan asal-asalan.

Hal senada disampaikan salah satu BHP yang juga selaku warga yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa, pembangun Gedung Balai Kegiatan yang dialokasikan dari ADD 2017 di duga ada praktek markup.

“Bangunan Balai Pekon itu hanya 10x15 Meter, dengan pagu 400 Jutaan, tapi kok dinding gedung Balai Pekon itu tidak diplester semuanya,”ungkapnya.

Terkait hal ini, Kepala Pekon Banjar Manis, Muflihan, saat di konfrimasikan mengaku bahwa semua ungkapan dan atau aduan warga dan salah satu BHP Pekon Banjar Manis, tidak benar.

Kepala Pekon menganggap, jika bangunan fisik 2017 sudah sah diterima oleh Inspektorat Kabupaten Tanggamus dan tidak ada masalah lagi. “Saya sudah melaksanakan semua amanah dari Pemerintah. Jika ada kesalahan-kesalahan kecil, ya itu manusiawi lah. Mengenai dinding Gedung Balai Pekon  yang belom diplester, tahun ini akan diplester, tinggal nunggu pekerjanya siap,”tepisnya.

Dari ini, pihak-pihak terkait hingga berita ini di publish, belum dapat di temui untuk di konfirmasikan. (Tim)

Bloggua CN, Kota Metro - Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Metro, Ir.Ria Andari himbau para pelajar dan dewan guru SMP Se-Kota Metro, untuk berhati-hati menggunakan Media Sosial.


Himbauan itu disampaikannya, saat sambutan pada acara seminar pengenalan media siber dengan media sosial - kenali lebih dekat Hoax & Fake News, di Griya Garden Kauman Metro, yang di selenggarakan www.Lampungsai.com, dalam rangka HUT-nya Ke3. Senin 19 November 2018.



Kadisdikbud, Ir.Ria Andari mengatakan, saat ini marak penyebaran kabar palsu atau bohong alias hoax, yang tersebar semua jejaring media sosial, baik WhatsAppb Facebook dan medsos lainnya.


Apa lagi adanya informasi berita yang berisikan hal yang negatif, hal yang mungkin saja ada unsur sakit hati, suka tidak suka atau ada unsur lainnya, di sebar, dibagikan di share.
Sehingga berdampak pada kerusuhan antar sesama, saling ejek menghujat, menghina, memaki dan lainnya dan pada akhirnya harus berurusan dengan hukum.


Ada banyak hal, informasi atau konten yang secara tidak langsung hanya merusak pemikiran dan jiwa seseorang.


"Maka itu, berhati-hatilah menggunakan medsos. Agar bersama memahami, sebagaimana materi seminar kali ini, banyak pengetahuan didalamnya yang sangat bermanfaat, maka diharap para peserta seminar dapat mengikutinya dengan baik. Banyak pengetahuan yang bisa dtimba dan jadi referensi,"ungkapnya.


Diketahui, dalam seminar tersebut, hadir juga Sekkot Metro, A.Nasir.A.T, Pemateri dari SMSI Provinsi Lampung, Perwakilan ormas, perwakilan Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Lampung, Forum Wartawan Online (FORTALINE) Lampung, Jajaran pimpinan/biro media online Lampung dan Kota Metro.(ls/red)

Bloggua CN, Kota Metro- Dalam rangka memperingati HUT media siber www.lampungsai.com yang Ke-3, jajaran managemen dan redaksi media terkait, menggelar seminar edukasi bagi para guru dan siswa-siswi tingkat SMP Se-Kota Metro, dengan Tema "Pengenalan Media Siber dengan Media Sosial (Medsos), Sub Tema "Kenali Lebih Dekat Hoax & Fake News".


Dalam Seminar dihadirkan narasumber dari Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung sekaligus Pimpinan Redaksi www.sinarlampung.com, berlangsung di Griya Garden Kauman, Kota Metro. Senin 19 November 2019.




[caption id="attachment_8179" align="alignright" width="326"] Pimpinan redaksi Lampungsai.com memberikan kenang-kenangan kepada pemateri Juniardi,.SIP.MH/Red[/caption]

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Sekkot Metro A.Nasir.AT, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Ir.Ria Andari, Forum Wartawan Online Lampung, Perwakilan AliansJurnalistik Online Indonesia (AJOI) Lampung, Jajaran Pimpinan Media Online Lampung dan Kota Metro, Ormas, HMI Cabang Kota Metro, Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Kota Metro dan para tamu undangan.


Dalam sambutan, mewakili jajaran owner, pemimpin perusahaan/umum,   Pemimpin Redaksi/penanggung jawab, www.lampungsai.com, Romzy Hermansyah.R, menyampaikan bahwa, digelarnya seminar tersebut bertujuan untuk memberikan referensi kepada masyarakat umum, yang di awali dengan sasaran peserta seminar tingkat SMP Se-Kota Metro, mengenalkan lebih jauh apa yang di maksud Hoax & Fake News.


Selain itu juga, memberikan edukasi kepada peserta seminar, para guru dan siswa-siswi serta masyarakat pada umumnya, apa itu media siber atau online dengan media sosial.


Disini peran pers, tidak hanya sekedar dikenal membuat berita, disini peran Media tidak sekedar memuat berita dan dipublish. Tetapi juga bisa memberikan nilai-nilai edukasi positif, terlebih saat ini banyaknya pengguna medsos yang belum begitu memahaminya dan banyaknya media-media online, maka perlu di berikan refrensi kepada khalayak banyak.




[caption id="attachment_8180" align="alignleft" width="326"] Para peserta seminar pelajar dan guru SMP se-Kota Metro dan para undangan kalangan LSM, Praktisi pers dan HMI Cab.Kota Metro serta LAPMI./red[/caption]

"Disini juga diberikan bekal pengetahuan, seperti apa dan bagaimana media siber atau online. Jika setiap media melaksanakan hal semacam kegiatan ada unsur edukasinya, maka masyarakat, Pemerintah, serta para pihak penyelenggara sekolah, dapat lebih smart dalam menyerap informasi yang disajikan setiap media siber,"ujarnya.


Dalam Kesempatan itu, Sekkot Metro A.Nasir.AT menyampaikan apresiasinya terselenggaranya kegiatan tersebut. Dengan begini semua pihak, semua kalangan akan tercerdaskan dalam menerima informasi yang tersebar atau disebarkan melalu digitalisasi.


Utamanya, akan tidak mudah terprovokasi, rusak ideologinya. apa lagi era saat ini, era yang tak bisa dihindari berkembangnya teknologi digital.


"Maka kegiatan semacam ini patut di apresiasi, dan diharap akan terus dilaksanakan secara countinue, yang secara otomatis mempererat tali persatuan dan kesatuan serta keharmonisan ditengah penyajian informasi kepada publik,"ujarnya.


Disampaikan juga oleh Kadisdikbud Kota Metro, Ir.Ria Andari. Hal yang diselenggarakan media www.lampungsai.com ini, adalah kegiatan yang mendidik, memberikan pengetahuan, pencerahan kepada para guru dan para pelajar untuk mengenal apa media online dan media sosial, termasuk mengenal hoax dan berita palsu (Fake News).


Dipesankan kepada ananda siswa-siswi serta para guru yang turut dalam kegiatan ini, ikutilah dengan baik setiap materi yang diberikan.


"Timba ilmu, tanyakan jika belum begitu memahami. Saya mewakili Pemerintahan Dinas Pendidikan, mensupport kegiatan yang dilaksanakan saat ini dan mengapresiasi, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mencerdaskan para pelajar di Kota Metro,"ujarnya.


Dikesempatan yang sama, dalam pemaparan materi yang disampaikan, Juniardi.SIP. MH, bahwa, hakekatnya jurnalisme adalah proses penyampaian informasi kepada publik. Jurnalis online muncul sebagai bentuk jurnalisme baru dengan media digital internet. Dalam jurnalis online juga terjadi proses penyampaian informasi kepada publik, ditambah dengan kemampuan jurnalisme online yang memiliki interaktif lebih kepada khalayak. Khalayak juga mampu feedback secara langsung dan cepat.


Sementara, Media sosial secara ringkas disimpulkan adalah digital system yang mudah di akses dan di identifikasikan profil pemiliknya dalam rangka berbagi informasi. Berbeda ketika era media cetak yang menerapkan sistem komunikasi satu arah "from us to them". Media sosial menerapkan sistem komunikasi dua arah "from us to them, from them to us".


Secara ringkas, masih menurut Juniardi, Medsos memiliki beberapa karakteristik yang membedakan jurnalisme dan informasi penting. Dengan berbagai karakteristik itu, medsos memiliki kekuatan jika dibandingkan dengan jurnalisme.


Juniardi juga menjelaskan, Hoax itu beda tipis dengan Fake News. Hoax kabar bohong, informasi bohong. FaKe News berita palsu, berita bohong. Dengan ini, konsumenlah yang harus pintar dalam mendeteksinya dan perab pers, media juga berpengaruh dalam hal ini.


Tentunya lihat media nya dan jurnalisnya, yang mempublih karya-karya beritanya, sesuai Kode Etik Jurnalistik dan UU Pokok Pers, tentunya juga sudah berkompeten di bidangnya sesuai jenjang kompetensinya, Muda, Madya dan Utama.(ls/red)

Bloggua CN, Kota Metro - Sekretaris Kota Metro, A. Nasir.A.T himbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Metro untuk tidak terlibat politik.


"Tegas saya sampaikan hal ini, dengan seluruh ASN dalam setiap moment. Selain itu meminta kepada jajaran Inspektorat, Pol PP, melakukan pemantauan terhadap ASN. Jika ditemukan ASN terlibat dalam politik, langsung atau tidak, tegas lakukan pemeriksaan,"




[caption id="attachment_8186" align="alignright" width="326"] Sekkot Metro saat berbincang-bincang dengan para undangan dan peserta seminar./red[/caption]

Demikian diungkap Sekkot Metro, A. Nasir.A.T saat sambutan dalam acara Seminar pengenalan Media Siber versus Media Sosial dan Kenali lebih dekat Hoax & Fake News, dalam rangka HUT www.Lampungsai.com Ke-3, di Griya Garden Kauman, Kota Metro. Senin 19 November 2018.


Masih menurut Sekkot A.Nasir, dalam kesempatan ini perlu disampaikab bahwa, mengenai menjaga persatuan dan  kesatuan NKRI harga mati. Bangun jiwa patriot, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya.


Banyak hal dan cara pada era saat ini, pihak-pihak tak bertanggung jawab, berupaya merusak persatuan dan kesatuan NKRI, baik dengan cara merusak ideologi, SDM hingga pada SDA dan bahkan lewat para pemuda/pemudi di usia yang rentan.


"Maka hal ini diperlukan edukasi kepada semua kalangan, seperti seminar semacam ini, memberikan edukasi, yang kedepannya dapat mendobrak persaingan yang sehat dan kuat," Sikapi, Kaji dan telaah setiap informasi yang di terima. Diharap kedepan acara semacam ini dapat berjalan secara berkelanjuan. Semalamat HUT lampungsai/com ke 3, semoga dan menjadi media referens informasi publik dalam bentik sajian berita,"ungkapnya.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Jajaran Pegawai dan Mitra PT.PLN Ranting Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, gelar silaturahmi dengan para Biro dan jajaran Mitar PLN. Silaturahmi digelar guna mempererat tali kemitraan.Jumat 16 November 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para sepuh Mitra PT.PLN Ranting Talang Padang, serta Biro dan Mitra yang masih aktif, dan SPK dari PT.PLN Ranting setempat.

Manajer dari PT.PLN Ranting Talang Padang, Danny Aldila Derm, menyampaikan, dalam kesempatan ini, diharap para Mitra dapat bersinergi dengan pihak PT. PLN Ranting Talang Padang, dan dapat bahu-membahu untuk kemajuan dan kesuksesan target dari PT. PLN Ranting Talang Padang.

“Para Biro Mitra PLN Ranting ini, diharap dapat membantu program kami, yaitu pendekataan secara persuasif kepada para pelanggan PLN, agar penunggak pelanggan PLN dapat diminimalisir,”ujarnya.

Disampaikan pula oleh, Manajer Pelayanan Pelanggan, Majid Ibrahim, dalam hal ini diharap kiranya para Biro dan Mitra, dapat mensosialisasikan apa yang menjadi harapan dan target dari PT.PLN Ranting Talang Padang.

Diwaktu yang sama, Perwakilan Mitra PLN Ranting Talang Padang, Bambang menyampaikan apresiasinya dan menyambut  antusias, apa yang menjadi harapan dari PT. PLN Ranting Talang Padang,

“Saya dan rekan rekan biro, mitra PLN, siap membantu apa yang menjadi program dari PT.PLN Ranting Talang Padang ke depan. Mengenai para penunggak pelanggan PLN,  akan kami coba pendekatan persuasif, agar mereka dapat dengan segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya,”ujar Bambang di dampingi Sepuh Mitra PLN Ranting Talang Padang, Mas 'ud.(ls/red)

Bloggua CN, Tulang Bawang - Kepolisian Resort Tulang Bawang, menggelar acara  silaturahmi dengan insan pers Kabupaten setempat. Kegiatan digelar di ruang GSG  Wira Satya Polres setempat. Jumat 16 November 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut, insan pers yang tergabung dalam organisasi IJTI, PWI, IWO, AJOI dan FWH dari kabupaten Tulang Bawang  dan Tulang Bawang Barat.

Dalam pemaparan Kapolres AKBP Syaiful Wahyudi menyampaikan, jurnalis merupakan mitra Pemerintah sebagai penyampai informasi dengan pemberitaan yang bernuansa sejuk dan berimbang, akan memacu laju pembangunan daerah. Maka itu, harus bersama-sama menjalin komunikasi secara bersinergi.

Selain itu,  pihaknya juga berharap kepada insan pers untuk bisa saling koordinasi  dalam memberikan informasi yang berimbang, sehingga mampu memberikan iklim yang kondusif.

“Insan Pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memegang peranan yang cukup strategis. Tentunya hal ini dapat memberikan dampak yang baik serta untuk mengawal serta kontrol sosial di tengah masyarakat dan Pemerintahan,”katanya.

Selain itu, masih menurut Kapolres, jurnalis selain melakukan kontrol sosial dalam bidang pembangunan dengan pemberitaan,  juga harus dapat memperhatikan keadaan lingkungan dan masyarakat sekitar. Hal ini agar nuansa pemberitaan menjadi sejuk dan bisa menarik investor dari luar daerah

Terlebih, di Kabupaten Tulang Bawang sudah dikenal hingga Internasional sejak zaman dahulu. “Maka kita harus menjaga itu dengan pemberitaan positif, sehingga dapat mengangkat  Kabupaten ini,”ujarnya.

Sementara itu mewakili seluruh wartawan, Ketua PWI Kabupaten setempat, Abdul Rohman, menyambut baik  silaturahmi tersebut. Karena  akan lebih mempererat hubungan antara pihak kepolisian dan jurnalis. Selain itu diharapkan sejumlah informasi dari kepolisian bisa disampaikan kepada mayarakat melalui pemberitaan.

Senada di ungkapkan Ketua IWO Tulang Bawang Barat, Riko Amir, dirinya sangat menyambut.baik kegiatan tersebut. Berharap kepada jajaran Polres Tulang Bawang, dapat selalu koordinasi dengan pengurus  organisasi kewartawanan.

Karena saat ini, banyak wartawan yang masih baru dan belum mengikuti uji kompetensi wartawan, jangan sampai terjadi kriminalisasi.terhadap wartawan. “Kami minta kepada Kapolres, untuk saling komunikasi jika menemukan wartawan yang berbuat kurang baik yang di anggap melanggar kode etik jurnalistik. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Komunitas Mutiara Independen (KOMIL) Lampung, menfasilitasi pemberangkatan pasien Oqsi Kavinza (8) penderita jantung bocor ke Rumah Sakit Jantung Gatot Subroto Jakarta.

Oqsi Kavinza di berangkatkan dari kediamannya Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Kamis 15 November 2018.

Perwakilan pengurus KOMIL Lampung, Aldi Zulkipli, saat mendampingi keberangkatan Oqsi, menjelaskan bahwa, awalnya pihaknya mendapat informasi dari salah satu Organisasi Profesi Wartawan, yakni Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) DPC  Tanggamus, terdapat warga kurang mampu di Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip yang membutuhkan pengobatan.

“Dari itu, kami mengupayakan membantu dengan menfasilitasi penggalangan dana
melalui Open Donasi dari berbagai pihak, termasuk AJOI Tanggamus, LSM GMBI, Pemkab dan Ketua DPRD Tanggamus. Hasilnya hari ini, kami bisa mendampingi Oqsi berangkat ke Jakarta dan tinggal di Rumah Singgah IZI yang telah bekerjasama dengan IZI untuk penyiapan Rumah Singah pasien kurang mampu,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ibu penderita jantung bocor, Demas Darvina, mengatakan, berawal dari gejala batuk-batuk tiga tahun lalu saat sekolah PAUD, disangka TBC bersama keluarga di bawa ke RS Panti Secanti Gisting sebagai Pasien Rawat Jalan.

Menurut hasil Rongsen Rumah Sakit tersebut, ada pembekakan di jantung, karena terkendala tak memiliki biaya, pengobatan pun tidak ada kepastian.

"Terahir berobat pada 5 November 2018 di RSU Abdul Moeloek (Bandar Lampung) sebagai pasien rawat jalan dan Oqsi di vonis menderita Jantung Bocor," jelas janda beranak 5 tersebut.

Di lain pihak, Kadus Darwin mewakili Kepala Pekon Sukaraja, mengucapkan terima kasih kepada  Komil,  GMBI, AJOI Tanggamus,Ketua DPRD Tanggamus dan Pemkab Tanggamus yang telah berpartisipasi membantu warganya.

"Upaya yang sudah di lakukan Pekon yaitu penggalangan dana dari masyarakat Pekon, dan akan mengalang dana dari Kepala-Kepala Pekon se-Kecamatan,”ujarnya. (Tim AJOI)

Bloggua CN, Tanggamus – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, secara simbolis meresmikan PT.Tanggamus Elektronik Power (TEP), PLTA Semaka 2x28 MW, di blok 10 register 39, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten setempat. Kamis 15 November 2018.


Dalam sambutannya, Bupati Dewi menyampaikan apresiasi dan terima kasih serta ucapan selamat datang kepada Mister Kim chang Beom, Duta Besar Negara Korea Selatan beserta rombongan.


Perlu disampaikan bahwa, Kabupaten Tanggamus mempunyai banyak potensi destinasi wisata yang bervariasi mulai dari objek wisata laut sampai pegunungan. Seperti wisata laut Teluk Kiluan, Pantai Gigi Hiu, Pantai Muara indah, Pantai sepanjang Teluk Semaka, Air terjun Way Lalaan, Air terjun Lembah Pelangi, Mata air panas Ulubelu, Bendungan Batu Tegi dan banyak lagi.


Maka berharap dalam hal ini, kebutuhan akan sumber daya listrik sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap manusia, terlebih di era globalisasi saat ini. Karena sesungguhnya listrik memiliki peranan yang sangat penting dalam menggerakkan setiap aktivitas manusia, terutama dalam menggerakkan roda perekonomian.


“Tanpa adanya sumber energi listrik, tidak dapat membayangkan bagaimana jadinya kehidupan manusia di masa kini maupun di masa yang akan datang,”ujarnya.


Masih menurut Bupati Dewi, pada hari ini bersama-sama hadir dalam peresmian operasional PLTA way semaka 2 × 28 MW di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Semaka, oleh PT Tanggamus Electric Power (PT.TEP).


Dari data yang ada, proses pelaksanaan proyek PLTA Way Semangka ini sudah di mulai sejak tahun 2011 lalu, setelah mengeluarkan Izin Prinsip melalui surat Nomor 050/160/20 fispra/2018 tanggal 8 April 2011 perihal rencana pembangunan energi power oleh PT TEP energi.


Dengan adanya PLTA yang memanfaatkan sumber daya air di wilayah ini, maka masyarakat dan difasilitasi oleh PT TEP. Diharapkan mampu melestarikan sumber daya alam dan menjaga lingkungan yang ada serta dapat menciptakan sumber lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.


Sementara itu, Manager PT TEP, Kim Min Ho mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemprov Lampung, ke Tanggamus dan masyarakat sehingga PLTA di semaka bisa beroperasi.


“Proyek PLTA Semangka ini awalnya dibahas saat pulang dari Bali, Setelah itu kami berbicara mengenai rencana Pemkab PLTA, kebetulan Lampung masih krisis listrik, sehingga April 2011, Saya berjanji akan menyelesaikan pembangunan PLTA dan janji itu sudah saya penuhi dengan telah beroperasinya PLTA ini, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan listrik Lampung pada umumnya dan Tanggamus pada khususnya,”ujarnya. (rilis kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Kota Metro – Jajaran Polres Kota Metro, melaksanakan apel Mutasi pejabat Kasat Sabhara, Kapolsek Metro Barat dan Kapolsek Metro Timur, sebagaimana mandat Kapolda Lampung, langsung di serah terimakan  oleh Kapolres Metro, AKBP Umi Fadilah Astutik, di halaman Mapolres setempat. Kamis 15 november 2018.

Keputusan mutasi jabatan perwira Polri tersebut berdasarkan surat Telegram Kapolda Lampung  Nomor : ST/850/XI/KEP/2018 Tanggal 1 November 2018 Polda Lampung.

Para perwira Polri diwilayah hukum Polres Metro yang terkena mutasi jabatan tersebut antara lain adalah Kasat Sabhara Polres Metro dari AKP Catur Hendro Sutejo ke IPTU JTH. Sitompul, Kapolsek Metro Barat AKP Sumarno ke IPTU Resmawati, Kapolsek Metro Timur dari AKP Hadly Nasution, ke IPTU R. Teguh Pranoto.

Kapolres Metro, AKBP Umi Fadilah Astutik mengatakan bahwasannya mutasi jabatan dilingkungan polri khususnya di Polres Metro merupakan hal biasa atau regenerasi dan supaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif bagi perjabat baru diwilayah hukum Polres Metro.

“Untuk pejabat yang lama,saya berharap tidak lupa dengan rekan-rekan personel Polres Metro. Dan bagi pejabat yang baru, untuk sama-sama membantu Polres Metro dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Bagi para Kapolsek saya juga meminta untuk mampu mengelola situasi keamanan diwilayah hukumnya masing-masing,”katanya.

Diketahui,  tiga perwira polri yakni Kasat Sabhara  lama AKP Catur Hendro mendapatkan amanah untuk menjadi Kasat Sabhara di Polres Lampung Selatan. Kapolsek Metro Barat lama AKP Sumarno menjabat di Propam Polda Lampung, Kapolsek Metro Timur lama  AKP Hadly Nasution menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Mesuji. (ls/red)

Bloggua CN, Jakarta -  Pemerintah Nigeria dan 14 Negara, memberikan apresiasi terhadap  keberhasilan Pemerintah Indonesia, utamanya dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Conditional Cash Transfer (CCT) sebagai penanggulangan kemiskinan. Karena itu, pihak negara tersebut merasa tertarik untuk mempelajari PKH.

Perlu diketahui, saat ini angka kemiskinan di Indonesia mencapai 9,82%. Untuk mengetahui lebih dalam tentang penerapan Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 20 delegasi Pemerintah Nigeria menyambangi kantor Kementerian Sosial RI. Rabu 14 November 2018

Assistant Project Accountant Negeria Cash Transfer Officer Adam Ibraheem Salisu mengatakan selain untuk bersilaturahmi, kunjungan kerja itu dimaksudkan untuk bertukar informasi terkait CCT di negaranya maupun di Indonesia.

“Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan menarik kami untuk mempelajari bagaimana program ini berjalan,”katanya.

Dirinya mengaku, sebagai negara yang baru menerapkan CCT harus banyak belajar dari berbagai negara yang telah sukses menjalankannya. Seperti Indonesia, yang telah menerapkan program ini sejak 2007.

“Nigeria sebagai negara berkembang usia CCT baru 2 tahun. Untuk itu, Pemerintah kami mengirimkan sejumlah tim ke negara-negara yang telah mempunyai pengalaman menerapkan CCT seperti Indonesia,”ungkap Adam.

Masih menurut Adam, wsejumlah negara telah menerapkan CTT, selain Indonesia, juga telah diterapkan di negara Brasilia, Kenya. Masing-masing negara mempunyai kelebihan dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan ini.

Indonesia sebagai negara besar mempunyai infrastruktur CCT yang sangat bagus dan sistem yang baik. Penerapan PKH sangat sukses dan mempunyai banyak kelebihan, seperti adanya tim yang sangat kuat dalam menjalankan program ini. Selain itu, CCT ini mendapatkan dukungan kebijakan yang kuat dari Pemerintah Indonesia.

“Kita akan memperbaiki kekurangan penerapan CCT setelah belajar dari Indonesia dan sejumlah negara. Kelebihan yang dipunyai Indonesia akan coba dikolaborasi dengan penerapan CCT di negaranya menginat adanya perbedaan sistem,”ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Direktur Jaminan Sosial Keluarga Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Nur Pujianto menyampaikan, suatu kebanggaan mendapatkan kunjungan dari delegasi Nigeria. Untuk itu, pemerintah memberikan berbagai penjelasan kepada mereka mengenai penerapan PKH.

“Komitmen kami sangat kuat untuk mengentaskan kemiskinan. Hal itu mendorong Pemerintah meningkatkan anggaran PKH pada tahun depan. Selain itu, pada tahun ini pencairan tahap III sudah mencapai 99,6%,”jelasnya.

Diketahui, 14 Negara melakukan studi keberhasilan PKH diantaranya, Malaysia, Philippine,Timor Leste, Myanmar, Fiji, Papua Nugini, Vietnam, Mongolia, Korea, Laos, Pakistan, Uzbekistan dan Azerbaijan.

Dalam diskusi, Kasubdit Validasi dan Terminasi, Slamet Santoso mengatakan bahwa, saat ini pendampinglah yang melakukan pemutakhiran data untuk kemudian di input pada SIM PKH.(Humas Ditjen PJS Kemensos RI/Disos Metro/ls/red)

Bloggua CN, Mesuji – Pemerintah Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Kebut pelaksanaan pembangunan infrastruktur Desa setempat, yang bersumber dari anggaran ADD dan DD TA 2018. Kegiatan pembangunan berlokasi di Dusun 4, berupa pembangunan Talud (Retening Wall) dan jembatan.


Kepala Desa Wira Bangun, Ari Sarjono mengatakan bahwa, pembangunan talud dan jembatan, saat ini terus di kejar dengan target akhir Desember 2018, sudah selesai secara menyeluruh.


“Kita saat ini sedang kebut pengkerjaan pembangunan di Desa, target di akhir Desember nanti, semua pembangunan terselesaikan sesuai progres,”uajrnya, Kamis 15 November 2018.


Di lokasi pembangunan, salah satu pekerja, Suntoro (45) mengatakan, saat ini pekerjaan Talud dan Jembatan sedang berjalan, dengan melibatkan tenaga lebih kurang 8 orang. Sesuai target pembangunan akan selesai di pertengahan Desember 2018. (ls/red)

Bloggua CN, Tulang Bawang Barat - Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, melantik Kepala Tiyuh (Desa) terpilih periode 2018-2024, di dua Kecamatan yakni Kecamatan Tumijajar dan  KecamatanTulang Bawang Tengah. Proses pelantikan berlangsung di masing-masing wilayah Kecamatan. Rabu 14 November 2018.

Dalam sambutan, Bupati Umar Ahmad berpesan, agar seluruh Kepala Tiyuh yang di lantik, dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara profesional.

“Saya berharap, agar kiranya seluruh Kepala Tiyuh, khususnya yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah, dalam melaksanakan fungsi untuk melayani masyarakat serta memajukan Tiyuh masing-masing dengan menunjukan kinerja secara profesional guna memajukan Tiyuh yang dipimpinnya,”ungkapnya.

Diketahui, 5 Kepala Tiyuh, Kecamatan Tumijajar dilantik di Kantor Kecamatan setempat. Adapun nama-namnya adalah  Alif Fiantoro dilantik sebagai Kepala Tiyuh Dayaasri, Sahri dilantik sebagai Kepala TiyuhDayasakti, Edi Ismanto Kepala Tiyuh Makarti, Joko Suprianto Kepala Tiyuh Sumberrejo dan Apriyanto Kepala Tiyuh Gunungmenanti.

Lalu Kepala Tiyuh wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah, diantaranya, Hendrawan sebagai Kepala Tiyuh Pulung Kencana, Anuar Kepala Tiyuh Bandardewa dan Sulminadi Kepala Tiyuh Menggalamas. (ls/red)

Bloggua CN, Mesuji -  Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Mesuji, keluhkan, sistem pengadaan dan harga yang cukup tinggi atas pengadaan Concrete Mixer atau biasa di sebut molen pengaduk semen (Mixer Semen), yang di koordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Pemerintah Kabupaten setempat.

Keluhan itu, salah satunya  di sampaikan, Kepala Desa Agung Batin, Kecamatan Simpang Pematang, Supardi. Menurutnya, pengadaan mesin pengaduk semen/Molen (Concrete Mixer), yang di koordinir PMD, sangat tidak sesuai dengan yang diharapkan, pembeliannya harus melalui DPMD, sementara harga per-Unit yang di bebankan kepada setiap Desa, terbilang cukup besar yakni senilai Rp22 Juta/unit.

“Pengadaan mesin itu prosesnya kerjasama dengan siapa dan dari mana, saya kurang paham, yang jelas, di koordinir oleh DPMD. Seandainya saja Pembelian Mesin molen itu, dapat dibeli sendiri oleh Desa, saya rasa nilainya tidak mencapai Rp22 Juta, apa lagi Made in Cina. Namun apa hendak kata, pembelian sudah ditentukan, Desa hanya ambil barang dan membayar,”ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas PMD, Sunardi membantah, terkait pengadaan molen yang ada di setiap Desa, yang di koordinir dan telah ditentukan harga.

“Jangan bantalkan pihak PMD yang mengkoordinir dan menentukan harga. Kami tidak ada sedikitpun mengetahui hal tersebut. Sepengetahuan saya, pembelian mesin molen itu, atas musyawarah seluruh Kepala Desa. Yang kami wajibkan adalah setiap Desa harus mempunyai alat mesin pengaduk semen (molen),”katanya.

Masih penuturan Sunardi, Jika pihak Kepala Desa keberatan dan atau barang tersebut rusak, dipersilahkan kembalikan kepada pihak pensuplay barang. “Kami dari Dinas PMD sendiri hanya meminta kepada Kepala Desa, kalau memang bisa beli sendiri tidak masalah, yang penting sesaui dengan ukuran  yang sudah di tentukan,”ungkapnya. (ls/red)

Bloggua CN, Mesuji - Menjelang Natal dan tahun baru 2019, Jajaran Polres Mesuji, giat Patroli Subuh. Kapolres AKBP Edi Purnomo dan jajaran, mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan giat sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Disela itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menunaikan kewajiban shalat subuh berjamaah.


“Kita sedang giatkan program patroli subuh, sembari mengecek pos-pos ronda, terutama di desa-desa yang di anggap rawan. Sebagian desa sudah kita datangi seperti Sungai Cambai, kemudian Talang Gunung, Wiralaga, Bangun Jaya. Kegiatan ini akan terus berjalan, sampai seluruh desa yang ada di kabupaten Mesuji ini selesai kita kunjungi,”kata Kapolres. Rabu 14 November 2018.


Dalam kesempatan yang sama, lanjut Kapolres, jajarannya juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas tentang keamanan, termasuk melawan berita-berita Hoax, dan menolak politisasi tempat ibadah.


“Apa lagi menjelang Natal dan tahun baru 2019, Kabupaten Mesuji yang berbatasan dengan Propinsi Sumatera Selatan, sangat penting di lakukan giat patroli secara rutin, guna terciptanya suasana aman dan kondusif,”pungkasnya. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Kota Agung, meninjau langsung ke kediaman Sunaini (23) Warga Dusun Repong Bakau, Pekon Pardasuka, Kecamatan Kota Agung yang menderita penyakit langka dan membutuhkan bantuan. Sabtu 10 November 2018.

Berdasarkan laporan pihak Puskesmas Kota Agung, Sekretaris Dinas Kesehatan Tanggamus, Taufik Hidayat menjelaskan bahwa, 12 hari yang lalu, Sunaini sepulang dari sawah timbul gatal-gatal dan gelembung berisi cairan di badannya.

Pihak keluarga telah berupaya untuk berobat ke Klinik Alhafa Kota Agung, namun karena tidak kunjung sembuh pihak keluarga membawa pasien ke RSUD Batin Mengunang,  kemudian diberikan rujukan ke RSU Abdoel Moelok, namun keluarga pasien masih keberatan terkendala masalah dana.

Penderita, Sunaini sebenarnya memiliki kartu BPJS yang terdaftar di Puskes Pasar Simpang dan saat ini telah dirujuk ke RS di Kabupaten Pringsewu. Hasil analisis Dokter, Sunaini menderita penyakit autoimun pemfigoid bulosa yang mana pendanaannya dari dana swadaya serta sumbangan pihak Puskesmas Kotaagung serta Puskesmas lainnya.

“Kewenangan kami memfasilitasi pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, dengan memastikan penggunaan BPJS bagi masyarakat yang tidak mampu,”kata Taufik.

Dilain pihak, menurut keterangan Sakdiah, kakak Sunaini saat dihubungi mengatakan, bahwa adiknya (Sunaini) telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Ganjaran Kabupaten Prungsewu.

Diberitakan sebelumnya, Sunaini menderita penyakit langka yaitu penyakit kulit melepuh di sekujur badannya. Dia hanya bisa terduduk lesu dipembaringan, menahan sakit yang dideritanya. Keluarganya tidak memiliki biaya untuk berobat dan sangat membutuhkan bantuan dana untuk biaya pengobatan penyakit yang dideritanya.

Dan bila ada Dermawan yang mau membantu bisa transfer ke rekening BRI : 5774 01 024987 53 9 An Sunaini dan bisa konfirmasi ke Sakdiah keluarga pasien dengan Nomor Hp.082380591154. Terimakasih.(Tim AJOI)

Bloggua CN, Tanggamus – Jajaran Perwira Menengah (Pamen) Kepolisia Daerah (Polda) Lampung, Polres Kabupaten Tanggamus menggelar pergantian atau rolling mutasi jabatan.


Para Pamen tersebut diantaranya Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, menjabat Kasat Reskrim yang sebelumnya menjabat Kapolsek Wonosobo, menggantikan AKP Devi Sujana yang menduduki jabatan baru sebagai Panit 2 Unit 5 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Lampung.


Sementara di posisi Kapolsek Wonosobo dijabat oleh Iptu Amin Rusbahadi, yang sebelumnya me njabat Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Pesawaran. Selanjutnya, Kapolsek Talang Padang Iptu Khairul Yassin Ariga, sebelumnya Panit 1 Unit 1 Subbid Paminal Bid Propam Polda Lampung menggantikan AKP Yoffi Kurniawan yang menduduki jabatan baru sebagai Panit 1 Unit 2 Subdit 1 Ditreskrimun Polda Lampung.


Lalu, Kapolsek Sumberejo Iptu Takarinto sebelumnya Kasubbag Pers Bag Sumda Polres Tanggamus, menggantikan AKP M. Samsari yang menduduki jabatan baru sebagai Panit 1 Unit 4 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Lampung.


Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi sebelumnya Kaurbia Subbid dan Apk Bidkeu Polda Lampung menggantikan Iptu Rukmanizar yang akan menduduki jabatan Kapolsek Kota Bumi Utara Polres Lampung Utara.


Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi, sebelumnya Kanit Lantas Polsek Natar Polres Lampung Selatan menggantikan AKP Wahidin yang akan menduduki jabatan Kasat Binmas Polres Way Kanan.


Kapolsek Pardasuka AKBP Martono, sebelumnya Kaur Verif Subbiddalku Bidkeu Polda Lampung menggantikan AKP Harry Suryadi yang akan menduduki jabatan Dankidalmas 1 Sipasdal Subditdalmas Dit Sabhara Polda Lampung.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani bersama Ketua DPRD, Heri Agus Setiawan beserta rombongan, mengunjungi korban banjir bandang Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten setempat. Jumat 09 November 2018.


Diketahui, pasca banjir, Pihak Pemkab Tanggamus, telah mendirikan Pos Kesehatan dan Dapur Umum di sekitar lokasi banjir, termasuk menurunkan Satpol PP sekitar 20 orang untuk berjaga dan memantau keadaan di sekitar lokasi bencana.


Dilokasi Posko Banjir, kediaman Kepala Pekon Umbar, Samsuddin, dalam kesempatan itu, Bupati Dewi menyampaikan  turut berduka cita atas musibah banjir bandang yang menimpa masyarakat Pekon Umbar dan sekitarnya. Dari ini, warga musibah dapat bisa tabah dan sabar.


Dalam kesempatan itu, Bupati Dewi menyampaikan, terkait dengan kejadian musibah ini, Pemkab Tanggamus akan mengganti dan melaporkan kepada Pemerintah Pusat, atas apa saja kerugian dan kerusakan yang terjadi. Akibat dampak dari banjir bandang Pekon Umbar ini, sebanyak 22 rumah hanyut terbawa air, 116 rumah rusak berat dan 365 rumah terkena dampaknya.


Upaya fisik, Pemkab Tanggamus akan segera memperbaiki beronjong yang jebol di bantaran sungai, untuk menghindari banjir susulan. Selain itu akan segera menurunkan eksavator untuk membersihkan badan jalan yg tertimbun tanah guna memudahkan para pengendara yang melintasi.


Pemkab Tanggamus juga, akan segera mengganti sertifikat tanah yang hanyut dan akan segera dikoordinasikan dengan BPN Tanggamus. Menyikapi pendidikan anak sekolah, akan diberikan bantuan seperti seragam, buku, alat tulis, serta baju layak pakai. Kemudian terkait dengan dokumen kependudukan, seperti KK, Akta Kelahiran, KTP, akan dikoordinasikan juga dengan Disdukcapil.


Masih menurut Bupati Dewi, terkait perlunya air bersih dan permohonan CSR dari PT. Danone (AQUA) akan segera dikoordinasikan. Untuk permasalahan listrik, pihak PLN sudah turun tetapi perlu ditegaskan dan dikoordinasikan kembali, untuk sementara Pemkab Tanggamus akan menyediakan genset dan diesel sebagai penerangan sementara.


Pantauan lokasi, Bupati berserta rombongan memberikan bantuan kepada korban banjir, yakni kebutuhan logistik diantaranya tempat tidur, selimut, tikar, beras, minyak goreng, gula, obat-obatan dan logistik lainnya untuk meringankan beban para korban banjir.


Seusainya, rombongan menuju lokasi banjir bandang di lokasi lain, yaitu ke Pekon Purwosari, Dusun Lebak Wangi Merambung, Pekon Margomulyo dan jalan lintas Pekon Pertiwi dari Pekon Kubu Langka, Pekon Banjar Sari, yang masih terisolasi dan karena dampak longsor yang menutup badan jalan.


Disela kunjungan, Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus, Halimi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat beronjong sepanjang 500 Meter dan tanggul induk Way Umbar jebol. Dampak dari kejadian, jalan penghubung dusun Sukajadi sepanjang 3 Km lumpuh total, beronjong jebol 500 Meter, jembatan gantung putus, serta sawah lebih kurang 15 hektare rusak berat dan gagal panen. (Kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Mesuji - Dalam Menyambut perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, jajaran Polres Mesuji siap mengamankan dan menjaga situasi selama perayaan aman dan kondusif.

Kapolres Mesuji, AKBP Edi Purnomo mengataan, pihak nya siap untuk menggelar Patroli sekala besar. Patroli itu akan di mulai pada Sabtu 09 November  2018 (besok).

Dalam patroli mengerahkan pasukan roda empat dan roda dua yang ada, dengan jumlah  110 unit  kendaraan yang siap beroperasi.

Masih menurut Kapolres, fokus kegiatan patroli digelar sebagai upaya pencegahan dari hal-hal yang berdampak negatif di lingkungan sekitar. Sedangkan untuk kegiatan rutin lainya adalah patroli gabungan bersama jajaran Polri dan TNI.

“Nantinya kita akan masif di segala wilayah Mesuji  dan wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Selatan, termasuk melakukan proses dialogis saat menemukan kerumunan massa yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, baik siang atau malam hari akan dibubarkan,”ungkapnya.

Masih menurut Kapolres, dari sisi keamanan di tiap lingkungan, diminta PAM Pos Kamling bersinergi dalam hal pengamanan, khususnya bagi masyarakat yang akan merayakan Natal di wilayahnya masing-masing.

Kemudian dihimbau juga kepada masyarakat, untuk bisa menjaga keharmonisan terhadap perayaan keagamaan lain. Dan bagi yang tidak merayakan Natal, harus bisa menunjukkan sikap hormat dan sikap saling menghargai.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Anggota Gabungan Polres Tanggamus, sebanyak 50 personil siaga  pasca banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten setempat. 50 personil gabungan meliputi Sat Sabhara, Intelkam, Lantas, Urusan Kesehatan dan Anggota Polsek Rayon C

Dalam persiapan, digelar apel  pasukan yang di pimpin Kabag Ops, Kompol Bunyamin, mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, di lapangan Mapolres  setempat, Jumat 09 November 2018.

Dalam kesempatan itu, Kabag Ops Kompol Bunyamin memberikan arahan dan meminta kepada personil gabungan, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya guna membantu korban bencana banjir bandang.

Maka dalam hal ini, anggota gabungan terdapat pula sejumlah perwira turut dalam dalam tim yaitu Kasat Sabhara AKP Rohmadi dan Kasat Intelkam AKP Samsuri dan Ipda Sukarjo. Selain itu, Polres Tanggamus juga telah menunjuk personil kontijensi di wilayah lain terdampak maupun rawan bencana.

“Anggota lain telah di sprinkan untuk wilayah rawan longsor Pekon Batu Kramat dan Pekon Tanjung Jati Kota Agung Timur serta wilayah hukum Polsek Wonosobo rawan banjir,”ujarnya.

Untuk diketahui, akibat bencana banjir bandang disebabkan luapan sungai Umbar Liuk dan Umbar di Pekon setempat, Kamis 08 November 2018 sekitar pukul 01.00 WIB, mengakibatkan belasan rumah terbawa arus dan puluhan rumah rusak dan tergenang.

Disampaikan Kapolsek Limau, Iptu Rukmanizar,  terdampak banjir di Dusun Lebuk Kejung, 14 rumah hanyut  dan 17 rumah rusak parah. Kemudian di Dusun Tanjung Iman, 3 rumah hanyut  dan 18 rumah rusak berat, selanjutnya di Dusun Induk 5 rumah hanyut serta 80 rumah rusak, jembatan gantung yang baru dibangun hanyut terbawa arus

Selain rumah, banjir juga menelan korban jiwa, Bik Acik (80) warga Pekon setempat, tewas terseret arus. Jenazah telah di evakuasi dan telah dimakamkan di pemakaman umum Pekon setempat,”ujarnya. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Sunaini (23) Warga Dusun Repong Bakau, Pekon Pardasuka Kecamatan Kota agung, Kabupaten Tanggamus. Dia hanya bisa terduduk lesu, menahan sakit yang dideritanya.

Sunaini adalah anak ke tiga dari lima bersaudara, anak dari Ibu Roheti (58) seorang janda dari pasangan almarhum Saipudin. Di vonis menderita penyakit langka, yaitu penyakit kulit melepuh di sekujur tubuh termasuk telapak kakinya.

Hal itu diungkapkan oleh Sakdiah, Kakak Sunaini. Dia menceritakan bahwa, penyakit yang di derita adik tersebut sudah berlangsung kurang lebih 10 hari. Dan merekapun telah melakukan upaya pengobatan, baik ke dokter Haidir di Kota Agung dan RSU Batin Mengunang.

"Kata Dokter penyakit ini mungkin cacar air, lantas kami membawa ke RSU Batin Mengunang Kotaagung. Namun pihak Rumah Sakit tidak sanggup mengobati dan kami dianjurkan rujuk ke RSU Abdul Muluk Bandar Lampung. Akan tetapi kami belum bisa berobat kesana, dikarenakan terkendala tak ada biaya," jelasnya.

Dia melanjutkan, penyakit Adiknya tersebut berawal dari gejala gatal gatal, seperti terkena ulat bulu, tambah lama tambah menyebar hingga keseluruh badan. Beruntung Kepala Pekon mereka memberikan bantuan materil untuk tambahan biaya berobat adek mereka.

"Kami sangat berharap, semoga ada dermawan yang mau mengulurkan tangan, untuk membantu pengobatan adek kami," harapnya.

Disisi lain, Yunada sekaku Kepala Pekon Pardasuka, mengatakan bahwa selaku Kakon, Dia sudah mendatangi dan melihat langsung keadaan yang di derita oleh masyarakatnya dan berupaya membantu pihak keluarga sesuian dengan kemampuannya.

"Saya sangat berterima kasih kepada media dan pihak pihak yang telah peduli dengan penderitaan yang di alami masyarakat saya, karena secara ekonomi, keluarga Sunaini adalah keluarga kurang mampu. Ibunya hanya seorang janda, mudah-mudahan dengan pemberitaan ini, ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatannya," tutupnya.(tim/red)

Bloggua CN, Tanggamus - Banjir bandang yang menermenerjang Pekon umbar kecamatan kelumbayan kabupaten tanggamus menyisakan kesedihan dan penderitaan bagi warga pekon tersebut. Kamis 08 November 2018.


Seperti yang diungkapkan oleh Safiq, selaku Sekdes Pekon Umbar, bahwa hujan dengan intensitas tinggi, mengakibatkan jebolnya tanggul penahan banjir di sungai way umbar, meluluhlakan 55 rumah dan mengakibatkan seorang nenek meninggal dunia.


"Di Dusun Sukajadi, jumlah rumah yang hilang 14 rumah dan rumah rusak 17 rumah. Sedangkan di Dusun Sukadamai, rumah hilang 3 rumah, rusak 21 rumah. Dan seorang Ibu bernama Baiji (65) meninggal dunia," jelasnya.


Senada, seperti yang diungkapkan Sekdesnya, Samsuddin selaku Kepala Pekon Umbar, bahwa pasca terjadinya banjir bandang, warga saat ini sangat kekurangan bahan makanan dan pakaian. 


"Saat ini banyak warga yang kelaparan, meraka kekurangan bahan makanan bahkan pakaianpun banyak yang hanya pakaian yang melekat di badan mereka. Kami sangat berharap adanya bantuan dari semua pihak, mengingat saat ini kami sangat membutuhkannya," ujarnya.


Disisi lain, Kadis BPBD, Hi. Romas, saat meninjau lokasi yang tertimpa musibah, beserta tim tanggap darurat memberikan keterangan bahwa, untuk sementara ini pihaknya akan mendirikan tenda pengungsian dan terus menyuplai logistik baik yang sudah sampai atau yang akan menyusul untuk memback-up kebutuhan di Pekon tersebut. 


"Ada satu Dusun yang terisolir disebabkan terputusnya jambatan penghubung dan kami akan berupaya mangatasinya. Dan saya menghimbau supaya masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kondisi alam, apabila terjadi banjir susulan," tandasnya.(red)

Bloggua CN, Tanggamus - Usai melaksanakan pembagian bantuan keagamaan dan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cukuh Balak. Bupati Tanggamus Dewi Handajani yang mendapatkan info terjadinya banjir bandang di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, bergegas menuju Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, untuk meninjau korban banjir disana.

Namun ditengah perjalanan Bunda Dewi yang didampingi Camat Cukuh Balak dan rombongan Protokol, Patwal dan Humas terhenti, akibat terhalang oleh tanah longsor di tengah jalan Perbatasan Cukuh Balak dan Kelumbayan Barat.

Tim  Tagana Cukuh Balak menyarankan agar Bupati  Dewi tidak memaksakan perjalanan. Hal itu di karenakan berdasarkan informasi warga, jalur tersebut tidak hanya longsor tetapi terdapat beberapa pohon tumbang yang menghalangi ruas jalan Kecamatan Kelumbayan Barat dan Kelumbayan.

"Kalo jalan make motor bisa gak" tanya Bupati pada Kasubbag Protokol Ridho. Namun setelah dikonfirmasi kepada warga dan Tagana jawabnya tidak bisa.

Bahkan Bunda Dewi sempat menanyakan apakah bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Kembali Tagana dan warga mengatakan tidak bisa, karena selain faktor jarak, mereka khawatir juga dengan faktor keselamatan. Kamis 08 November 2018.

Atas kejadian tersebut Bunda Dewi mengucapkan turut berbela sungkawa kepada para korban, khususnya keluarga almarhumah yang meninggal akibat hanyut terbawa arus banjir. "Bunda turut prihatin dan berduka atas bencana ini. Terlebih kepada keluarga almarhumah Biacik (60th). Mudah-mudahan para korban tetap kuat, tabah dan ikhlas," ujar Bunda dengan wajah sedih.

Bunda Dewi juga tak lupa menghimbau agar warga di wilayah rawan banjir senantiasa waspada terhadap resiko banjir yang terjadi di musim penghujan ini. Hal ini dikarenakan memang wilayah Kabupaten Tanggamus merupakan wilayah yang rawan terjadinya bencana banjir dan longsor di musim penghujan.

Sementara Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi menerangkan, hingga Kamis sore, satu dusun dan sejumlah pedukuhan masih terisolasi. Satu jembatan gantung putus, jalan tertutup longsor, listrik padam, sejumlah sepeda motor hanyut.

"BPBD Tanggamus dan Pekon Umbar mendirikan Posko disana, untuk mendistribusikan makanan siap saji, tikar, dan tenda, menampung warga yang kehilangan rumah," terang Romas.(red)

Bloggua CN, Tanggamus - Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, serahkan bantuan sarana prasarana kebersihan persampahan untuk wilayah Kecamatan Kota Agung, Semaka, Gisting dan TPA Kalimiring Kotaagung Barat. Penyerahan tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung. Rabu 07 November 2018.


Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Firman, Kepala Dinas PUPR Tanggamus Mulkifli Nopem, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syamdjuniston, Camat Kotaagung, Kotaagung Barat, Semaka dan Gisting.


Dalam kesempatan itu Bupati Dewi menyampaikan harapannya bahwa, setelah menerima bantuan sarana dan prasarana kebersihan tersebut, dapat bermanfaat untuk masyarakat. Dengan demikian tetap bersama komitmen membersihkan lingkungan yang merupakan pangkal kesehatan dan keimanan.


Dijelaskan Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas lingkungan, Jazuli mewakili Kepala Dinas, bahwa bantuan tersebut berasal dari DAK Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2018 berupa 1 (satu) unit Duntruk dan 2 (dua) Tossa.


Sementara dari partisipasi pelaku usaha 2 (dua) unit Tossa, 4 (empat) unit grobak sampah. Dan  20 set tong sampah. Dengan rincian perusahaan tersebut yakni PT. Nataran Mining 1 tosa, PT Pertamina Geotermal Energi 1 tosa, PT TEB 2 grobag sampah,  PT multi brader 2 grobak sampah dan PT PLN 20 set tong sampah. (Kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Air Sungai Way Paku, Pekon Paku Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, meluap dan nyaris menyeret dua rumah warga sekitar sungai.

Meluapnya air sungai, saat hujan deras lebih kurang selama 6 jam mengguyur Pekon Paku, sejak pukul 16.00 WIB sampai Pukul 22.00 WIB. Tepat pada pukul 22.30 WIB, air mulai menggenangi pemukiman warga setempat. Selasa 06 November 2018.

Diketahui dua rumah nyaris terseret arus air sungai yang deras, milik Hamzani dan Hardiansyah, yang kondisinya miring. Selain itu, menggenangi fasilitas Pendidikan SDN 1 Paku.

Sekretaris Desa Pekon Paku, Zidhanudin Bakri, mengatakan, kondisi saat ini selain Rumah Warga dan Gedung Sekolah mengalami kerusakan ringan, juga Jalan penghubung ke Kecamatan lumpuh total, tertimbul material longsor.

Berharap kepada Pemerintah setempat  segera mengambil langkah nyata dan bertindak untuk segera memberonjong bantaran sungai/way Paku I dan way paku II. Karena dikhawatirkan akan ada banjir susulan yang dimungkinkan lebih besar dan juga dimungkinkan menelan korban jiwa. (ls/red)

Bloggua CN, Bandar Lampung - Aksi Lanjutan, LSM Gerakan rakyat menggugat (Geram) Lampung, Desak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk jemput paksa Plt. Bupati Lampung Selatan. Rabu 07 November 2018.

Selain itu, desakan juga diarahkan mendesak KPK untuk menyeret dan proses hukum kepada Ketua DPRD  dan Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi. Aksi orasi tersebut digelar di halaman kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Dalam orasi, Ketua LSM Geram Lampung Anto menyampaikan, Tindak Pidana Korupsi yang selama ini terjadi, meluas subur dan menggurita di setiap plosok negeri Indonesia.  Khususnya di Kabupaten Lampung Selatan, menjadi momok bagi masyarakat  dan mencoreng nama baik Provinsi Lampung.

Maka dalam hal ini harus di cegah dan di lawan, Tindak Pidana Korupsi digolongkan sebagai kejahatan yang luar biasa, pemberantasannya pun harus dilakukan secara luar biasa. Karena akibat dari itu selain merugikan keuangan Negara juga merampas hak-hak rakyat serta bisa menghambat pertumbuhan dan kelangsungan pembangunan dan perekonomian. Selain itu juga berdampak pada sendi-sendi kehidupan, berbangsa dan bernegara, maka perlu landasan hukum yang tegas.

“Dasar itu, kami mengajak kembali seluruh Element Pemuda, Mahasiswa, Buruh tani, Kaum Miskin kota,  ormas dan LSM serta masyrakat Provinsi Lampung, kuatkan barisan, jangan takut mengkritisi kebijakan yang merugikan rakyat, lawan dan lawan. Terlebih pada kasus “FEE” Proyek,  karena  kebenaran pasti akan terungkap baik sekarang maupun nanti,”pungkasnya.

Masih dikatakan Anto, orasi ini juga bentuk dukungan, mengawal KPK untuk bertindak, tegas dan lugas, periksa serta jemput secara paksa dan penjarakan tanpa padang bulu penerima “Fee” Proyek, khususnya Kabupaten Lampung Selatan.

Hal ini dilakukan, karena minimnya aparat penegak hukum di Lampung dalam menangani kasus dugaan Korupsi.

“Maka sesuai dengan janji dan komitmen kami, pasca aksi Rabu 31 Oktober 2018 di Pengadilan Negri Kelas 1A Tanjung Karang, kami dari LSM GERAM Provinsi Lampung akan terus melakukan Gerakan Aksi Demonstrasi dan mendesak aparat penegak hukum (KPK) untuk mengusut tuntas semua yang terlibat menerima suap fee proyek ditanah Lampung,”tegasnya. (Tim)

Bloggua CN, Lampung Utara – Tim unit Reskrim Polsek Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, ungkap kasus pencurian 363 KUHPidana dengan mengamankan pelaku DH (19)  berstatus pelajar, warga Desa Negara Jaya, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan.

Pelaku diamankan sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa 06 November 2018, sepulang sekolah. Petugas juga mengamankan barang bukti pencurian berupa 1 unit sepda motor Yamaha Vixion warna merah hitam BE 4437 PA, yang di sembunyikan di semak belukar dan kunci kontak yang di sembunyikan di bawah kasur kediamannya, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan data informasi yang didapat dari kepolisian setempat, dengan LP  Nomor : LP/111/XI/2018/POLDA LPG/RES LU/SPK SEK KTBU tgl 03 Nov 2018. Kejadian pada Sabtu 03 November  2018, sekitar pukul 06.00 WIB.

Pelaku dan Korban Dimas Agung Satrio (16) warga Desa Kubuhitu , Kecamatan Sungkai Tengah, Lampung utara serta  satu rekannya Restu Priatama(16),  warga Desa Pakuon Baru, Kecamatan Pakuon Ratu, Kabupaten Way Kanan, kebetulan satu Kos di Dusun Gelok, Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara.

Saat itu korban hendak berangkat sekolah yang biasa mengendarai sepeda motornya, korban merasa kehilangan kontak motor dan mengurungkan niat membawa sepeda motor. Sementara pelaku, tidak berangkat sekolah dengan alasan tidak enak badan. Korban dan rekannya pun berangkat sekolah.

Sepulang sekolah, korban terkejut sepeda motornya telah raib dari kamar kos-nya dan segera melaporkan kejadian ke kepolisian setempat. (ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Tanggul pengaman Banjir belum lama diperbaiki, Pekon Banyu urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus jebol dan nyaris terputus, akibat  luapan air sungai sekitar Pekon saat hujan semalaman hingga pagi, Rabu 07 November 2018.



Agus Riyadi warga sekitar Pekon mengatakan, banjir mulai datang sekitar pukul 03.30 WIB (dini hari). Saat itu, menyempatkan keluar rumah dan memantau tanaman padi.

Dilokasi, banjir juga berdampak pada SPBU Pekon Lakaran. Lantaran saluran air tak mampu menampung air, hingga meluap ke pemukiman warga, persawahan dan perkebunan pepaya milik warga.

Kondisi ini di khawatirkan akan ada banjir susulan yang lebih besar, mengancam keselamatan warga, pemukiman dan areal persawahan serta perkebunan yang diperkirakan 140 Hektare, khususnya di 5 Pekon Kecamatan Wonosobo Tanggamus, yakni Pekon Banyu Urip, Dadisari, Dadirejo, Kalirejo dan Pekon Karang Anyar.

Ke khawatiran itu diungkapkan Sudirman (40) warga Dusun Tampang, Pekon Dadidari, “Hampir  2 bulan ini, kalau datang hujan pada malam hari, saya tidak bisa tidur,  berjaga-jaga takut banjir,  anak dan istri pernah saya ungsikan,”ujarnya.

Tentunya atas nama warga, berharap agar pemerintah Kabupaten Tanggamus, segera memperbaiki tanggul yang nyaris putus dan mengusulkan dibangun batu bronjong agar kuat.(ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus -  5 Pejabat (Pj) Kepala Pekon, dilantik. Pelantikan berlangsung di ruang rapat utama, Kantor Bupati Tanggamus, oleh Wakil Bupati AM. Syafi'i, mewakili Bupati Dewi Handajani. Selasa 06 November 2018.

Hadir dalam acara pelantikan, Pj. Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Jonsen Vanisa, Inspektur Faturrahman, Kabag Pemerintahan Robin Sadek, Camat Talang Padang Yulinarti, Camat Kota Agung Syarief Zulkarnaen dan Camat Pematang Sawa Agus Somad.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati meminta para Penjabat Kepala Pekon yang dilantik, agar bekerja dengan ikhlas, utamanya dalam melaksanakan amanah sebagai Kepala Pekon. Selain itu, diharapkan sinergitas antara Pemkab dan Pekon harus di ikhtiarkan dengan baik.

“Pemkab Tanggamus saat ini, ada  55 aksi dan trend dana desa akan naik terus, ini harus dikelola dengan baik, sesuai dengan aturan yang ada. Pembangunan harus direncanakan dengan skala prioritas dan menghindari pembangunan yang nilai manfaatnya kecil,”ujarnya.

Diketahui, lima Kepala Pekon yang di lantik diantaranya, Yusar Jaya Negara sebagai Pj. Kakon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang.  Ali Imron sebagai Pj Kakon Kedamaian, Kecamatan Kota Agung. Muryani sebagai Pj Kakon Karang Agung dan Hasan Basri sebagai Pj Kakon Tulung Asahan, Kecamatan Semaka serta Muradi sebagai Pj Kakon Pesanguan, Kecamatan Pematang Sawa.(Kominfo/ls/red)

Bloggua CN, Tanggamus – Seorang pria Hilang 3 tahun, diketahui bernama  Gopar (24) warga Kampung Kidalkam, Desa Sukasari Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diserahkan kepada orang tua oleh pihak Polres Tanggamus, Sabtu 03 November 2018.

Disampaikan Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Devi Sujana mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, dalam keterangan pers di aula Wirastya Polres setempat bahwa, beberapa hari ini, beredar isu penculikan di Kecamatan Wonosobo, sempat viral di media sosial (Medsos) Facebook. Dari itu, jajaran Polres pastikan hal itu adalah berita bohong alias Hoax.

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasilnya, ternyata miskomunikasi masyarakat disebabkan adanya paranoid warga disebabkan isu penculikan anak.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi sidik jari, di dapatkan data Gopar (24), kemudian berkoordinasi dengan Polda Banten dan Polsek Cipanas, sehingga dapat diketahui orang tua Gopar bernama Marnan (50). Berdasarkan keterangan ayahnya, bahwa Gopar saat pergi meninggalkan rumah dalam kondisi mengalami gangguan kejiwaan,”ungkapnya.

Masih menurut penjelasan Kasat Reskrim, Gopar pergi dari rumah sejak 3 tahun lalu dan setelah orang tuanya mendapatkan informasi anaknya di amankan Polres Tanggamus, sehingga hari ini datang menjemput didampingi ketua RT, dengan membawa bukti diri berupa KTP dan KK yang bersangkutan.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, di sebabkan isu penculikan anak, Polres Tanggamus menghimbau masyarakat untuk tidak percaya isu yang merebak saat ini di media sosial.

"Mohon jika ada yang mencurigakan segera di laporkan ke pihak kepolisian, jangan sampai warga melakukan hal-hal yang melanggar hukum,”ujarnya.

Diwaktu yang sama, diceritakan Marnan (Ayah Gopar) bahwa, memang benar anaknya telah mengalami gangguan kejiwaan, sejak kurun waktu tahun 2011 dan pernah sembuh. Sekitar  Agustus 2015, penyakit anaknya kembali kambuh dan hilang tanpa diketahui jejaknya.

"Kumatnya, disebabkan ada dua hal, yang pertama pada saat SMP pernah dipukuli temannya sehingga tidak lanjut sekolah, kemudian setelah sembuh 2,5 tahun, anak saya berniat nikah namun pacarnya dinikahi orang lain sehingga kumat lagi,"ungkap Marnan.

Dibenarkan pula oleh Saefudin selaku ketua RT di Kampung Kidalkam, mengetahui warganya mengalami gangguan kejiwaan dan hilang karena rumahnya tidak jauh dari keluarga Gopar.

"Rumah Gopar dekat sama saya, dia sebenarnya pekerja keras, kerjanya di saumil/gesek kayu, nah setelah ditinggal pacarnya menikah dia mulai oleng dan menghilang," kata Saefudin.(ls/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget