Agustus 2018

Bloggua CN, Tulang Bawang - Dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tulang Bawang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala. Wakil Bupati Tulang Bawang, Hendriwansyah lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Rumah Sakit Ginjal Ny RA. Habibie Bandung. Jumat 31 Agustus 2018.

Dalam kunker tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Sosial Akhmad Suharyo dan Kepala Dinas Kesehatan Herry Novrizal, Direktur RSUD Menggala Lukman Pura beserta anggota DPRD Tulang Bawang.

Kegiatan Kunker, bertemu langsung dengan Direktur RSKG Ny RA. Habibie, Qania Mufliani berserta Wadir Bidang Medis, Noor Rusma Hidayat dan Kepala Bidang Pelayanan Medis Cut Indri Murzi berikut Staf Jajaran Rumah Sakit Ginjal Ny RA. Habibie Bandung.

Pada kesempatan itu, Hendriwansyah mengatakan, kunker yang dilaksanakan kali ini, dalam rangka meningkatkan, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Tulang Bawang. Maka pihaknya saat ini tengah melakukan pengembangan mengenai spesifikasi pelayanan kesehatan ginjal terpadu, khususnya pada pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir (PTGA) yang nantinya akan diperuntukkan bagi RSUD Menggala.

Untuk mewujudkan itu, maka ini pihaknya sedang berupaya, agar kiranya bisa mendapatkan bahan dan gambaran bagi rencana pembentukan dokumen kerjasama institusional dikemudian hari, khususnya dalam tatakelola pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir (NGA).

"Semoga dengan nantinya ada fasilitas-fasilitas tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat, terkhusus masyarakat Tulang Bawang, yang  hendak melakukan pengobatan ginjal, tidak perlu jauh-jauh lagi, cukup di RSUD Menggala saja,”ujarnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui TP PKK setempat, menggelar Pelatihan Training Of Trainer (TOT) Program Ibu  bersama TP PKK Pusat dan PT. Tirta Investama (Danone AQUA) Jakarta. Kegiatan berlangsung di Gedung PKK Pemkab setempat. Jumat 31 Agustus 2018.

Dalam kesempatan itu, Pj Ketua TP PKK Tanggamus di wakili Romi Karjiono, sampaikan, menyambut kedatangan tim TP PKK pusat melalui Pokja IV Endang Budi Martini serta Ratih Dwi Puspitasari dari PT. Tirta Investama.

Pada kesempatan ini, Pj Ketua TP PKK Tanggamus berharap, kepada segenap jajaran TP PKK kabupaten Tanggamus yang mengikuti kegiatan saat ini, dapat memanfaatkan dimanfaatkan dengan baik, sehingga nantinya dapat menjadi fasilitator dan menambah kemampuan daya manusia PKK di Kabupaten Tanggamus untuk memasyarakatkan air minum yang sehat bagi keluarga terutama diwilayah yg berfotensi serta menciptakan gerakan masyarakat  hidup sehat (GERMAS).

Sementara itu, dalam sambutan Rika Heri Sulistiyo mewakili Ketua TP PKK Pusat Prov. Lampung menyampaikan bahwa, seperti yang telah diketahui bersama, pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah saat ini sedang gencar membangun satu program yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), salah satu fokus kegiatannya adalah meningkatkan kegiatan program preventif. Pokok kegiatan utamanya adalah makan buah dan sayur serta minum air putih.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dan memulai semuanya dari keluarga. Karena keluarga adalah tempat yang sangat tepat untuk menanamkan kebiasaan di mulai sejak anak sejak usia dini,”ujarnya. (Rl)

Bloggua CN, Lampung Utara - Satres Narkoba Polres Lampung Utara, ringkus pengedar narkoba jenis pil ekstasi. Pelaku inisial AC (33) berprofesi sopir angkot, warga Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, ditangkap ketika sedang menungu calon pembeli di Jl. Hi. Asni, Kelurahan Tajung Aman, Kotabumi, Kamis 30 Agustus 2018, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Andri Gustami mewakili Kapolres AKBP Eka Mulyana, mengatakan, tersangka telah lama menjadi target operasi (TO) Polres Lampung Utara, dalam kasus pengedaran barang terlarang narkoba jenis pil ekstasi di daerah tempat tinggalnya. Jumat 31 Agustus 2018.

Saat ditangkap, anggota berhasil menyita 10 butir pil ekstasi yang disimpan pelaku di saku celananya. Saat penangkapan, pelaku sedang menunggu calon pembelinya,”kata Kasat Narkoba.

“Pelaku dan Barang bukti 10 butir pil ekstasi berlogo rolex, telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kita akan terus melalukan pengebangan guna mengungkap siapa pemasok barang pil ekstasi tersebut,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Lampung Utara -  Diduga konsleting arus listrik, rumah Jukriyah (60) warga Dusun Mompok Pekurun Udik, Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara, ludes di lalap api, pada Kamis 30 Agustus 2018, Tim Inafis Polres Lampung Utara melakukan olah TKP, guna mengetahui penyebab kebakaran.

Dilokasi, Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana, melalui Kasat Reskrim AKP Donny Kristian, mengatakan, dari hasil olah TKP di rumah korban yang terbakar, kuat dugaan karena arus pendek listrik (konsleting listrik), dari Meteran listrik diruangan sebelah kanan rumah.

Tentu hal ini, masih perlu dilakukan penelurusan guna menyimpulkan penyebab pastinya. Selain itu juga, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pemilik rumah dan warga sekitar.

“Untuk itu, pihaknya turun ke lapangan, memastikan penyebabnya, dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, yang melihat langsung kejadian di TKP. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemilik rumah pergi,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus – Seorang Nelayan, Sugito bin Juhri (45) meninggal di atas Perahu Bagan Agung Jaya, di perairan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. Sugito merupakan warga Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung, diperkirakan meninggal pada pukul 00.00 WIB, Jumat 31 Agustus 2018, saat sedang mencari ikan.

Dilokasi, sekitar pukul 07.30 WIB, tim Basarnas, Polairut dan BPBD Kabupaten Tanggamus, mengevakuasi jenazah Sugito dan membawanya ke RSUD Kota Agung, guna dilakukan tindakan medis (Visum).

“Sekitar Jam 07.30 WIB, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa, ada seorang nelayan meninggal dunia di Perahu Bagan Agung Jaya di perairan kotaagung. Korban diperkiran meninggal dunia pukul 00.00 WIB (Dini hari),”ungkap Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Tanggamus, Edi Nugroho.

Terpisah, menurut keterangan Dokter Jaga IGD RSUD Kota Agung, Wawan, jenazah tiba di RSUD lebih kurang sekitar pukul 10.15 WIB. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan pada jenazah, tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan, kami simpulkan penyebab kematian korban, disebabkan serangan jantung, untuk memastikan lagi penyebabnya perlu dilakukan outopsi. Pihak keluarga korban juga telah meminta jenazah dibawa pulang untuk proses pemakaman,”katanya. (ls)

Bloggua CN, Tanggamus -  Adanya sengketa tanah warga Pekon Ketapang, Kecamatan Limau dengan ahli waris Hi. Sadeli (Alm), Makmur, Mahpud, dan Maskur.

Sebanyak  96  dari 800 buah buku sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018, yang akan di bagikan Kamis 30 Agustus 2018, “Di Tunda”.

Berdasarkan surat kesepakatan bersama tiga mentri, poin diantaranya adalah, bahwa dalam rangka pelaksanaan program prioritas percepatan pelaksanaan pendaftaran tanah oleh Pemerintah, perlu dilakukan penyiapan dokumen penguasaan / pemilik tanah, sarana dan prasarana yang di perlukan bagi masyarakat, agar tanah yang dimiliki dapat didaftarkan.

Ketua Pokmas, Zairi di halaman kantor ATR BPN Tanggamus, menyampaikan, selaku pokmas Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, sudah mempersiapkan segala macam keperluan yang berkaitan dengan PTSL. Semua berkas yang kami kumpulkan berdasarkan legalitas, dan semua sudah di legalisir oleh Kepala Pekon Ketapang.

“Semua berkas yang di ajukan berdasarkan berkas yang ada, dan selama ini tidak pernah ditemukan tanah punya Hi. Sadeli (Alm). Karena sudah di jual kepada Saidi dan Mukayat. Semua surat lengkap dengan saksi - saksi dari penjual,”katanya.

Disampaikan juga oleh Sekdes Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, Riski(35) saat mendampingi masyarakat di kantor BPN Tanggamus, mengungkapkan,  dari Pemerintahan Pekon Ketapang, akan mengawal masyarakat, sampai kapanpun.

“Pada intinya, kami akan berpihak kepada masyarakat, apapun nanti keputusanya, kami ikut memperjuangkan masyarakat. Selain masyarakat di pekon Ketapang, mereka semua adalah bagian dari saudara - saudara kami, yang tentunya melalui proses mediasi,”ujarnya.

Terkait hal ini, awak media hendak mengkonfirmasikan kepada Kepala BPN setempat, Septi, salah satu staf menyatakan, bahwa Kepala BPN sedang sibuk dan belum bisa di temui.

Begitu juga dengan Kasi Bidang Sengketa ATR – BPN, Winarsih, saat awak media hendak mengkonfirmasikan, sedang tidak berada di ruang kerjanya. Disampaikan salah satu staffnya, Winarsih sedang tidak ada dikantor.

"ibu Winarsih tidak ada dikantor,beliau sedang tugas di lapangan dalam rangka pengumpulan berkas pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Kecamatan Talang Padang,"ungkapnya.(Tim)

Bloggua CN, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara,  Agung Ilmu Mangkunegara, menghadiri acara pembukaan Bursa Inovasi Desa Tahun 208, di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotabumi. Rabu 29 Agustus 2018.

Hadir Koordinator  Program Regional II, Ir. Zulkifli Kahar,M.M., Koordinator Program Provinsi KPW II Lampung, Mashuri,S.P., Tenaga Ahli Madia KPW II Lampung, Reka Putra, Para Asisten, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Para Camat se-Kabupaten Lampung Utara, dan para peserta Bursa Inovasi Desa diantaranya Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Utara, Ketua BPD se-Kabupaten Lampung Utara, Tim Pelaksana Inovasi Desa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Tim Inovasi Kabupaten, serta Tenaga Ahli P3MD.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, juga selaku ketua Tim Inovasi Kabupaten Lampung Utara, Wahab, menyampaikan, tujuan pelaksanaannya adalah mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa dan Hibah Dana Desa, menginformasikan rencana kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi Desa Kepada pemangku kepentingan ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa dan sebagainya.

Sedangkan hasil yang diharapkan salah satunya adalah terdiseminasikan rencana kegiatan penyelenggaraan pengelolaan pengetahuan dan inovasi Desa (PPID) dan penyedia peningkatan ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Koordinator  Program Regional II, Zulkifli Kahar, mengungkapkan, Bursa Inovasi yang diadakan hari ini merupakan yang kedua berturut-turut dan BUMDES yang dikelola dengan benar akan mensejahterakan Kabupaten Lampung Utara.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Lampung Utara, Agung Ilmumangkunegara menyampikan, dalam rangka untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa, dengan memberikan banyak referensi dan inovasi, terutama inovasi pembangunan desa, sekaligus merevitaliasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi desa, agar tepat guna dan dirasakan oleh masyarakat, maka pada tahun 2018 ini, Menteri Desa Pembangunan Daerah telah mengeluarkan Keputusan Menteri Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2018.

Dan hari ini mengadakan kegiatan Bursa Inovasi Desa sebafai ajang pertukaran pengetahuan dan penyebarluasan kegiatan inovatif antar Desa. Majunya suatu daerah diawali dengan Desa. Maka dengan itu, Desa selalu dipancing agar lebih baik lagi.

Melalui program Pemerintah diharapkan dapat memompa Program-program Pemerintah. Maka diharapkan, Desa-Desa dapat membawa nama harum Kabupaten Lampung Utara baik ditingkat Provinsi maupun Nasional.

“Kepada para peserta untuk memanfaatkan bursa inovasi desa ini dengan sebaik-baiknya. Kita bangun desa sejahtera, dengan tetap menjaga rasa kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, turut aktif menjaga iklim kondusif dan toleransi, tidak mudah terprovokasi, serta tetap memegang teguh persatuan dan kesatuan, agar Kabupaten Lampung Utara semakin maju, makmur dan sejahtera,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus - Dalam rangka mewujudkan kamtibmas yang kondusif menyonsong Pileg dan Pilpres damai tahun 2019. Polres Tanggamus melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) yang digelar dalam kunjungan kerja Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, di Polsek Pulau Panggung.Rabu,29 Agustus 2018 siang.

Kegiatan dihadiri Kabag Sumda Kompol Rinaldi Eka Saputra, Camat Pulau Panggung Agustam Hamid, Camat Ulu Belu Arpin, Camat Air Naningan Thalud dan para Kakon, Kapolsek Pulau Panggung AKP Budi Harto, Danramil Pulau Panggung Kapten Arh. Tuparno, para Kakon, para tokoh agama, masyarakat dan pemuda di 3 kecamatan setempat.

Kesempatan itu Kapolres menyampaikan kepada Kakon agar masyarakat yang keluar negeri maupun masuk ke wilayahnya untuk didata dan melapor ke pihak yang berwenang baik aparat desa maupun Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil.

Selain itu, agar para Kakon, Tomas dan Toga agar mendukung kegiatan Pileg dan Pilpres pada tahun 2019 sehingga dapat berjalan dengan lancar dan aman tidak ada saling bemusuhan antar pendukung apalagi terjadi keributan yang menyebabkan kerugian baik masyarakat maupun sarana prasarana yang ada di Pekon.

"Dihimbau kepada unsur aparat pekon, karena kita akan melaksanakan pemilihan Legislatif dan Presiden jadi diharapkan sekali dukungannya untuk mensukseskan kegiatan tersebut,"ujar Kapolres.

Terhadap peserta maupun pendukung, agar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres masyarakat harus tetap menjaga persatuan, sportifitas tidak menggunakan cara-cara curang dalam bertarung.

"bagi pihak/pendukung yang menang hendaknya jangan euforia, bagi yang kalah harus menerima dengan legowo. Tidak melakukan kegiatan yang bersifat memecah belah kerukunan dalam Pileg dan Pilpres karena dapat mempengaruhi situasi Kamtibmas. Mari kita jaga situasi Kamtibmas dengan memberikan pengertian kepada warga yang lain untuk menghindari gesekan dalam rangka menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019,"ungkapnya.

Kapolres AKBP I Made Rasma mengatakan, sebagai aparatur negara selalu mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah khususnya Kecamatan Pulau Panggung, Ulu Belu dan Air Naningan.

"Bila terdapat kejadian menonjol, segera laporkan kepada pihak polri dan kami siap membantu agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres dapat berjalan dengan sukses, juga diharapkan kepada para tokoh untuk ikut mensosialisasikan penyuksesan Pilkada tahun 2019," kata AKBP I Made Rasma.

Lantas terkait peningkatan keamanan, dihimbau juga kepada kakon, tomas dan toga agar lebih di perketat masalah ronda malam, "apabila ditemukan ada para pemuda yang sudah terlalu larut malam masih melakukan kegiatan yang tidak baik agar di tegur supaya tidak terjadi hal hal tidak diinginkan baik penyalahgunaan narkoba, pembegalan dan pelanggaran lainnya,"katanya.

Terkait tertib berlalu lintas, Kapolres juga menghimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas. "jangan sampai terjadi korban karna laka lalin, lengkapi semua perlengkapan berkendaraan baik perlengkapan kendaraan maupun perlengkapan perorangannya, biasakan selalu safety di jalan,"pungkasnya. (sl)

Bloggua CN, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, menjadi Inspektur Upacara Bendera memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 Tahun 2018 Tingkat Kabupaten di Lapangan Stadion Sukun Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Jumat 17 Agustus 2018.

Peserta mengikuti upacara ini yang terdiri dari Pasukan TNI, POLRI, SATPOL PP, Hansip, KORPRI, PNS, PGRI, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, mahasiswa, pelajar, Pramuka. Ratusan undangan juga terlihat antara lain pimpinan Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, Para Veteran, Tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Utara. Serta diluar lapangan juga terlihat warga masyarakat yang ikut menyaksikan upacara ini dengan tertib.

Usai melaksanakan Upacara, Bupati melakukan Ramah Tamah di Rumah jabatan Bupati Lampung Utara.

Ketua LVRI Kabupaten Lampung Utara, Datuk Saleh Ahmad, mengatakan sangat bangga menjadi warga Indonesia dan mengajak kepada pada generasi muda agar menjaga nama baik Indonesia, agar kemerdekan Indonesia selalu dapat terasa setiap saat.

“Proklamasi Kemerdekaan harus tetap dimaknai sebagai Tonggak Estafet guna meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.,”ungkapnya.

Penyerahan tali asih bonus dan reward kepada veteran Kabupaten Lampung Utara, Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Lampung Utara serta seluruh atlet berprestasi Kabupaten Lampung Utara serta pemberian tali asih secara simbolis kepada Veteran Kabupaten setempat.

Pemberian penghargaan/bonus pembinaan kepada atlet dan tim pelatih Kabupaten Lampung Utara pada pekan olahraga Provinsi (PORPROV) VIII Tahun 2017. Bonus reward diberikan kepada Cabang Olahraga Sepak Bola Kabupaten Lampung Utara yang telah meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi Lampung (PORPROV) VIII Tahun 2017 oleh Bupati Lampung Utara.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, selaku generasi muda akan melanjutkan estafet pembangunan Kabupaten Lampung Utara. Selain itu, saat ini kabupaten Lampung Utara sudah semakin maju. Ini semua hanya karena kerja keras bersama dan kerja keras seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Utara.

“Mari rapatkan barisan demi membangun kemajuan Kabupaten Lampung Utara yang kita cintai ini. Saya ingin kekompakan ini dapat  terpelihara dan terjaga, semoga kedepannya Lampung Utara bisa memimpin Kabupaten lain yang ada di Provinsi Lampung,”ujarnya.

Dilanjutkan dengan Bhakti Sosial dan Pemberian Remisi di Rutan Kotabumi dan Upacara Penurunan Duplikat Bendera Merah Putih yang akan dilaksanakan sore ini di Stadion Sukung Kotabumi Lampung Utara

Sebelumnya, Kabupaten Lampung Utara ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 Tahun, dengan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Veteran ke- 69, lomba gerak jalan tingkat SD, SMP, SMA, OPD, Instansi dan umum, Upacara HUT Pramuka, penilaian lomba gapura, Pengukuhan Paskibraka, lomba tradisional, Mendengarkan Kepidatoan Kenegaraan, Malam Taptu dan Pawai Obor, dan Apel Kehormatan dan Renungan Suci.(Red)

Bloggua CN, Bandar Lampung, - "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."

Paragraf pertama Preambule UUD 1945 itu tepat 73 tahun nyata hasil kita nikmati, hari ini, Jumat 17 Agustus 2018. Demi terus mengisi nikmat kemerdekaan, seluruh anak bangsa mesti berbuat yang terbaik bagi kejayaan negeri.


Dari itu redaksi coba meramu makna kata kemerdekaan, dalam tajuk Lima Kata tentang Kemerdekaan, rangkuman pendapat sejumlah tokoh yang berhasil dihubungi secara terpisah, melalui jejaring WhatsApp, Kamis 16 Agustus 2018, kemarin.


Pertama disampaikan Ketua Bravo-5 Lampung, Andi Desfiandi. Doktor ekonomi yang ini memaknai kemerdekaan itu, "berdaulat, berkeadilan, bermartabat, beradab, berdikari”.


Kedua, disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Lampung, Dalman. Pakar linguistik ini memaknai kemerdekaan itu "Peluang hidup aman damai sejahtera,”

Kemudian, Rektor Universitas Lampung (Unila) Hasriadi Mat Akin, punya narasi tak kalah lugas, memaknai kemerdekaan itu "NKRI pedoman untuk kejayaan bangsa,"

Berikutnya disampaikan Ketua DPW Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Lampung, Badri, memaknai kemerdekaan itu adalah “Bebas, sejahtera, mandiri, berdaulat, aman”.


Terakhir dimaknai oleh Ketua Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Lampung, Rafika Trisha Ananda. Makna kemerdekaan itu "Kemenangan, patriotisme,, independen, persatuan, perjuangan."


Bagaimana menurut Anda? Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-73! Merdeka! (Red)

Bloggua CN, Tulang Bawang – Membangun kerja yang efektif dan efisien, perlu di lakukan pembenahan secara internal, membangun sinergi, komunikasi dan koordinasi yang baik antara personil, guna menciptakan suasana kenyamanan didalam.

Demikian hal yang di lakukan Kompol Rahmin, yang beru menjabat Kapolsek Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, terhitung per-31 Juli 2018, lalu. Secara bertahap, Kompol Rahmin, bebenah sektor internal hingga penampilan, keindahan dan kebersihan lingkungan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) setempat.

“Bukan merubah, namun menambah hal yang perlu di benahi, guna memberikan kesan nyaman dan rapi begi segenap personil dan juga bagi khalayak umum, masyarakata Banjar Agung, ketika melihat Mapolsek, baik di siang maupun di malam hari, tetap terang benderang dan indah,”demikian dikatakan Kompol Rahmin, kepada wartawan, saat bincang-bincang diruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Lanjutnya,  Kedepan akan berencana untuk membangun Asrama Polisi diruang lingkup Polsek Banjar Agung. “Saya punya rencana, nantinya akan membangun asrama polisi. Karena melihat sisa ruang di Mapolsek Banjar Agung, dibagian belakang mungkin masih bisa di manfaatkan dan cukup untuk dijadikan beberapa asrama khusus anggota polsek,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Tulang Bawang - Final pertandingan Sepakbola Bupati Cup Tahun 2018, Bupati Winarti Beri hadiah uang senilai 1 (satu) juta kepada Kedua Tim Sepakbola dari Menggala dan Dente Teladas, Kamis 16 Agustus 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Winarti, turut mengajak masyarakat dan para pejabat dilingkup Pemkab Tulangbawang dan lainnya melakukan senam Bergerak Melayani Warga (BMW) secara serentak.

Bupati Winarti dalam sambutanny,  mengucapkan terima kasih dan sekaligus mengapresiasi atas Kinerja Panitia yang telah menyelenggarakan Pertandingan sampai pada puncak perebutan juara pertama.

Bupati berharap, bahwa kegiatan yang dilaksanakan dapat menjadi momen yang semarak bagi seluruh pecinta sepak bola di Kabupaten Tulangbawang dan mampu menjawab kerinduan akan hadirnya sebuah kompetisi antar klub sepak bola dalam hal guna mengembangkan serta membina sumber daya manusia.

Perlu diketahui, tujuan melaksanakan kegiatan sepakbola ini adalah mencari dan menggali potensi atlit dicabang olahraga sepak bola. maka kegiatan ini kedepan dapat dilaksanakan kembali secara rutin, dalam upaya meningkatkan prestasi atlet sepak bola dan memacu semangat seluruh atlet yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.

“Maka saya harap juga kepada seluruh peserta, agar kedepannya bisa meraih prestasi yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Tulang Bawang di tingkat Provinsi Lampung, dan kepada peserta yang berhasil menjadi pemenang, saya berpesan pertahankan dan tingkatkanlah prestasi yang telah diraih,”ungkapnya.

Diketahui, pada partai final antara Kecamatan Menggala Vs Kecamatan Dente Teladas,  diberikan Bupati Winarti  hadiah berupa uang tunai sebesar Rp1 Juta bagi pencetak gol pertama.

Hadiah Rp1 Juta, Jika Kecamatan Dente Teladas juara 1 dan hadiah tambahan dari Dedi Aprizal anggota DPRD Provinsi Lampung. Bagi Kecamatan Menggala menjadi  juara 1, akan dapat hadiah Aziz Samsudin anggota DPR RI. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus, menggelar Rapat Paripurna Agenda Mendengarkan Pidato  kenegaraan Presiden RI ke 73.

Paripurna juga dilangsungkan Penandatanganan MoU KUA -PPAS perubahan APBD kab.  Tanggamus, Paripurna Penyampaian Perubahan APBD Tanggamus TA  2018. Kamis 16 Agustus 2018.

Dalam Sambutan Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, pada kesempatan ini, marilah bersama untuk jadikan momentum peringatan proklamasi Kemerdekaan, sebagai hari kemenangan sekaligus lembaran baru untuk menyongsong masa depan Kabupaten Tanggamus yang lebih maju dan sejahtera.

Sebagaimana tema "Dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita sukseskan Gerakan Nasional, Kerja kita prestasi bangsa" untuk mewujudkan masyarakat Tanggamus yang Agamis, mandiri, unggul dan berdaya saing berbasis ekonomi kerakyatan.

Sementara, dalam momen paripurna pengesahan KUA-PPAS perubahan APBD TA 2018, Pj Bupati, Zainal Abidin mengatakan bahwa, dasar penyusunan ranperda perubahan APBD, dilaksanakan berdasarkan PP 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah,  serta Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah sebagimana telah diubah beberapa kali terakhir.

Berdasarkan pasal 81 PP nomor 58 tahun 2005, disebutkan bahwa penyesuaian APBD dengan perkembangan dan atau perubahan, keadaan dibahas oleh DPRD dengan Pemerintah  Daerah dlm rangka prakiraan perubahan atas APBD tahun anggaran yang bersangkutan, apabila terjadi Perkembangan yg tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD.

Kemudian terjadi keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi antar kegiatan dan antar jenis belanja,  Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya, harus digunakan untuk tahun berjalan. Keadaan darurat, dan keadaan luar biasa.

Pj Bupati menjelaskan, selanjutnya, dalam rancangan perubahab APBD ini terdapat berbagai perubahan, baik pada komponen pendapatan belanja maupun pembiayaan. Scara garis besar rancangan perubahan APBD  TA.  2018 dijelaskan Pendapatan Daerah pada 2018, mengalami perubahan dari semula Rp1,64 Triliun menjadi Rp1,63 Triliun atau berkurang sebesar Rp14,26 Miliar.

Penurunan tersebut dikarenakan adanya perubahan bagian Laba atas penyerahan modal pada Perusahaan milik Daerah/BUMD, berdasarkan hasil RUPS serta Perubahan dana alokasi khusus (DAK) Non Fisik.

Kemudian, Belanja Daerah 2018 mengalami perubahan dari semula Rp1,645 Triliun menjadi Rp1,647 Triliun atau bertambah sebesar Rp1,9 Miliar. Penerimaan pembiayaan daerah 2018, dari semula 0,0 menjadi Rp16,21 Miliar, yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya hasil audit BPK. (Kominfo/Red)

Bloggua CN, Bandar Lampung - Mengejutkan. Lampung masuk peringkat empat provinsi dengan potensi radikalisme tertinggi di Indonesia. Direktur LBH Bandar Lampung, Alian Setiadi, nyatakan dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan para tokoh adat 32 etnis yang Subsisten di Lampung, demi meredam potensi radikalisme.

Alian Setiadi menjelaskan, seperti dilansir dalam media online Lampung (RMOLLampung), dari ekspos Wadir Binmas Polda Lampung AKBP Abdul Rahman Napitupulu, pada kegiatan Pembinaan Ormas Dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung 2018, di Balai Keratun, Pemprov Lampung, Rabu 15 Agustus 2018. Perlu penanganan yang serius dalam hal ini. Apalagi, para pelaku yang rentan terpapar potensinya, dari unsur milenial, mahasiswa dan pelajar.

Basis historis multikulturalisme Lampung sebagai daerah transmigrasi tertua di Indonesia, turut bersumbangsih terhadap picu konflik sosial yang dalam. Banyak studi kasus dilatari letup konflik sengketa agraria.

“Pada prinsipnya, Lampung adalah wilayah transmigrasi pada pemerintahan Orde Baru sehingga masyarakat Lampung sangat beragam. Selain suku Lampung asli, terdapat warga pendatang, Jawa, Bali, Batak, Padang, dan lain-lain. Jadilah Lampung wilayah masyarakat majemuk,”kata  Alian Setiadi, saat dihubungi melalui saluran WhatsApp, Kamis 16 Agustus 2018.

Masih menurutnya, dari itu tentunya akan banyak faktor pemicu konflik, ketika pemerintah tidak hadir dalam ragam situasi yang diharapkan masyarakat. Terlebih Lampung juga daerah dengan konflik agraria yang banyak.

“Banyaknya kasus-kasus yang sampai saat ini tidak terselesaikan dengan baik, hak rakyat diambil paksa, dan lain-lain. Belum lagi Lampung terkenal sebagai wilayah "penyumbang" pelaku begal, hingga jadi wilayah rawan konflik,”ujarnya.

Maka itu, Alian Setiadi menambahkan, dari berbagai macam isu, Pemerintah harus hadir dalam menyelesaikan kasus-kasus tersebut, banyak yang sudah dilakukan, baik rembuk Pekon, rembuk adat, dan sebagainya.

“Sehingga dalam penyelesaian konflik sosial semua elemen masyarakat dan tokoh-tokoh adat juga harus dilibatkan. Potensi radikalisme akan dapat diredam dan berkurang,”pungkasnya. (Red)

Bloggua CN, Lampung Utara -  Guna meningkatkan kemampuan personil dibidang Reskrim dan Binmas Polres Lampung Utara melaksanakan pelatihan teknis fungsi kepolisian, kegiatan berlangsung di Aula Rekonfu  Mapolres setempat. Kamis 16 Agustus 2018.

Pelaksanaan pelatihan teknis fungsi kepolisian dipimpin oleh Kabag Sumda Kompol Holil, Spd, Kasat Reskrim AKP Donny Kristian B, diikuti seluruh anggota Sat Reskrim dan anggota Babinkamtibmas Polres setempat.

Dalam kegiatan pembukaan pelatihan Kabag Sumda Kompol Holil, mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, menekankan beberapa hal dalam pelaksanaan pelatihan baik bagi peserta maupun panitia pelaksana dengan harapan pelatihan mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan harapan.

"Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemapuan anggota satuan Reskrim dan Babinkamtibmas,"kata Kompol Holil.

Pelatihan ini agar dilaksanakan dengan serius baik peserta maupun panitia. Selain itu direncanakan dengan baik seperti metode berupa pemecahan masalah dan bisa menambah pengetahuan dalam pelaksanaan tugas kedepan, baik di bidang operasional maupun administrasi.

"Seluruh peserta harus mengikuti pelatihan ini secara seksama sehingga hasilnya bisa diterapkan dalam tugas masing-masing kedepannya dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,"pungkasnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus – Tak terima diberitakan dengan Judul “Ada Roro Jongrang di Padawaras” atas pelaksanaan program Dana Desa (DD) untuk kegiatan fisik dan non fisik, Pekon Padawaras, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. Kepala Pekon Padawaras, diduga utus Preman bayaran untuk mengintimidasi Biro SKH Fajarsumatera, Subhan.HS, untuk tidak memberhentikan pemberitaan terkait.

Biro SKH Fajarsumatera yang  bertugas di wilayah Kabupaten Tanggamus, Subhan HS. Menyayangkan sikap Kepala Pekon Padawaras yang diduga mengutus preman, bertujuan untuk menghentikan pemberitaan yang dimuat.

“Sudah jangan diberitakan lagi, dia (Kakon) saudara kita, demikian bahasa preman diduga utusa Kakon Padawaras. Tentu hal itu membuat saya kaget, tak menyangka akan ada utusan preman. Kita bekerja secara profesional saja, kalau ada masalah kita serahkan saja kepada hukum. Karena wartawan hanya menulis informasi dari masyarakat, jadi kalau ada persoalan tentunya, harus disikapi karena media adalah kontrol sosial,”katanya,

Tidak hanya tingkat Pekon, Subhan melanjutkan, semua persoalan yang ada, baik tingkat Dinas, Pemerintahan setempat, harus menyikapi secara profesional, karena jurnalis sosial kontrol bersifat aktip, segala kegiatan. Terlebih kegiatan yang menyerap anggaran Pemerintah maupun non Pemerintah.

“Terkait Pekon Padawaras, saat ini mendapatkan bantuan anggaran dana desa, dana gerbang saburai, Pamsimas, wajar kita kontrol, jika tidak maka rongga korupsi berkemungkinan bisa terjadi. Jadi dalam hal ini, meminta pihak Kejaksaan Negeri setempat dan Polres di bagian Tipikor, agar segera memberikan efek jera bagi para kepala Pekon yang menghamburkan dana bantuan Pemerintah baik dari daerah maupun pusat tidak jelas,”pungkasnya. (SB/CD/Tim)

Bloggua CN, Tulang Bawang -  Aliansi Journalistik Online Indonesia (AJOI) DPC Tulang Bawang, gelar audensi bersama Kapolres Tuba AKBP Raswanto Hadiwibowo. Dalam audensi, jajaran DPC AJOI Tulang Bawang dan Polres berkomitmen membangun kesinergian dalam penyajian informasi kepada masyarakat, khususnya wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Audensi berlangsung di ruang Kapolres, Kamis 16 Agustus 2018.

Ketua DPC AJOI Tulang Bawang, Yendi didampingi Sekretaris Ridho dan Bendahara Ari serta kepengurusan AJOI, mengatakan, pentingnya suatu Komunikasi dan Kemitraan antar Insan Pers dan Institusi Kepolisian, khusus nya di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, bersinergi memberikan informasi kepada masyarakat.

“Berharap, agar hubungan bilateral dan komunikasi dapat berjalan dengan baik, sehingga menciptakan suatu dampak yang positif demi menunjang kebersamaan,”katanya.

Sementara itu, Kapolres AKBP Raswanto mengungkapkan, dengan adanya organisasi wartawan di Kabupaten Tulang Bawang, tentunya dapat lebih berperan secara integritas dalam segi pemberitaan.

“Mungkin nanti bisa di buat kegiatan semacam bakti sosial (baksos) atau program yang lain melalui organisasi yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Tujuannya, agar daerah kita dapat menjadi daerah yang lebih maju. Tentun juga saya ingin organisasi AJOi ini, bisa lebih bekerja secara berimbang, sesuai dengan kode etik journalis dalam memberikan informasi yang tepat sasaran,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus, Lampungsai.com - Kerusakan server data perekaman elektronik KTP, berbuntut keributan antara warga yang ingin membuat e-KTP dan pihak staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus.

Kepala Disdukcapil, Syarif Husin, menjelaskan bahwa, kerusakan server data dibagian perekaman e-KTP tersebut, terjadi sejak sekitar dua hari lalu. Saat terjadi kerusakan, bertepatan sedang berada di Jakarta dalam rangka dinas, sehingga belum sempat mensosialisasikan kerusakan tersebut seperti adanya pengumuman di kantor pelayanan e-KTP.

“Keusakan sudah terjadi 2 hari, ada warga yang menanyakan hal tersebut. Sudah saya jelaskan, adanya kerusakan tersebut. Tapi sepertinya tidak terima dan komentar mengapa tidak ada sosialisasi, selanjutnya warga tersebut kebagian perekaman dan terjadilah Miskomunikasi dengan salah satu staf,”kata Syarif saat di konfirmasikan di ruang kerjanya, Rabu 15 Agustus 2018.

Syarif Husin juga mengatakan, walaupun server dikantor Disdukcapil rusak, akan tetapi unit perekaman dibeberapa Kecamatan tetap berfungsi baik. Adapun  Kecamatan itu diantaranya Kecamatan Talang Padang, Sumberejo, Pugung, Cukuh Balak, Kota Agung Pusat, Kota Agung Barat dan Pematang Sawa. Jadi, masyarakat bisa melakukan perekaman di Kantor Kecamatan yang memiliki unit perekaman tersebut.

“Untuk sementara, server di kantor Disdukcapil masih rusak, silahkan perekaman ke Kecamatan terdekat yang memiliki alat unit perekaman, karena disana tetap berfungsi,”ujarnya.

Sementara itu, warga yang protes yang hampir berbuah keributan yang enggan namanya di publish mengatakan, dirinya bersama beberapa kerabatnya sengaja ke Kantor Disdukcapil guna melaksanakan perekaman e-KTP.

Sebelumnya, karena kerabatnya berdomisili di Kecamatan yang cukup jauh dari Kantor Disdukcapil, maka mereka sempat konfirmasi ke Kantor Disdukcapil via handphone, menanyakan bisa tidak perekaman saat itu, didapatkan informasi perekaman berfungsi, selanjutnya mereka menuju Disdukcapil.

Terpisah, Tedy salah seorang staf yang juga tekhnisi jaringan komputer di Disdukcapil membenarkan terjadi kerusakan server yang menimbulkan keributan antara pihaknya dan warga.

Dikatakan Tedy, sebenarnya, pihaknya juga sudah dua hari memperbaiki server, bahkan bekerja lembur, namun karena yang berhubungan perangkat keras yang rusak, sehingga data belum bisa dipulihkan kembali sebab terhubung pusat.

"Server kita rusak, sudah dua hari ini saya perbaiki, jadi saya juga sangat penat, dan semua sudah beres, tapi dsta masih diremote dari pusat kembali keserver, mudah mudahan hari senin pekan depan sudah bisa berfungsi normal,”ungkapnya.

Diketahui, saat ini Disdukcapil Tanggamus terus memburu pencapaian target perekaman seratus persen di tahun 2018, karena perhelatan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg.

Dari jumlah warga Tanggamus yang wajib e-KTP sejumlah  443874 jiwa, yang telah melaksanakam perekaman 392484 orang atau sekitar 88 persen. Dalam mencapai target ini pihak disdukcapil telah melaksanakan perekaman ditempat atau jemput bola, dengan sistem ofline.

Kemudian program penyuksesan perekaman juga dilaksanakan dengan kerjasama lintas sektoral, seperti dalam menghadapi pesta demokrasi, Disdukcapil juga berkoordinasi bersama KPU. (Tim)

Bloggua CN, Tanggamus  - Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA), menggelar pengukuhan peserta Pasukan mengibar bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Tanggamus tahun 2018. bertempat di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting. Rabu 15 Agustus 2018.

Hadir dalam kesrmpatan tersebut, Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin, Asisten bidang Ekobang Fx Karjiono, Kasdim 0424 Mayor Inf. Suhada Erwin, Kabag OPS Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, Anggota DPRD Amrozi Sanusi, Kasi Intel Kejari Ridho Rama, Kepala Dinas Dispora M. Rizal Pahlevi, Kepala Dinas Diskominfo Sabarrudin, Para Pelatih serta Orang tua peserta Paskibraka.

Dalam Sambutannya Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin menyampaikan, selamat atas terpilihnya saudara-saudari untuk menjadi anggota Paskibra Kabupaten Tanggamus. Anggota Paskibra adalah putra-putri terbaik tanggamus yang memiliki keistimewaan, bukan hanya sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara  HUT RI ke 73, akan tetapi harus mampu menunjukan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

“Persaudaraan dan kekompakan ketika para peserta paskibraka semua melangkah ke depan, menapaki perjalanan karier menuju masa depan yang lebih baik, anggota Paskibra yang baru saja dikukuhkan, agar mampu memberi pengaruh positif baik di Iingkungan tempat tinggal masing-masing maupun dalam pergaulannya di masyarakat,”ungkapnya. (Rilis)

Bloggua CN, Tulang Bawang - Bupati Tulang Bawang Winarti, menyerahkan secara simbolis berupa Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang pelaksaannya kali ini dipusatkan di PAUD Karya Bhakti, Kecamatan Menggala Timur. Bantuan diserahkan kepada 171 dari jumlah 278 PAUD Negeri maupun swasta disuluruh Kabupaten setempat. Rabu 15 Agustus 2018.

Disampaikan Bupati Winarti, bahwa bantuan yang diserahkan merupakan dana hibah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan jumlah total Rp 5,740 Miliar.


“Jadi dana hibah BOP mengacu berdasarkan Juknis Kemendikbud BOP tahun 2018 dengan permendikbud no 2 tahun 2018 dalam anjuran pengeluaran BOP yang terdapat persentase dalam penggunaannya,”katanya.


Masih menurut Bupati, untuk pembelanjaan kegiatan pembelajaran sebesar 50% dari total penerimaan dana BOP, sedangkan pembelanjaan kegiatan pendukung 35% dan pembelanjaan lainnya 15% dari dana penerima BOP.


Dengan demikian, bantuan BOP PAUD bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam pembiayaan pendidikan dan penyelenggaraan PAUD. "Maka dana BOP dari DAK APBN Nonfisik adalah program pemerintah pusat guna membantu penyediaan pendanaan oprasional non personalia bagi PAUD,”jelasnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus – Areal Wisata Muara Indah, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, berserakan sampah. Kondisi itu terkesan Kompleks Wisata Kumuh, ditambah sampah-sampah platik dan sejenisnya berserakan di tepi pantai Muara Indah.Padahal lokasi itu, belum lama ini di jadikan pusat Festival Pangan Balak, dan beberapa kalangan ASN setempat, kerap bersantai di Wisata setempat.

Wisata Muara Indah itu juga merupakan Destinasi Wisata kebanggaan Kota Agung, dan akan menjadi Icon Wisata di Tanggamus dengan Maskot ikan Lumba-lumba setinggi 12 Meter.

Kondisi berserakannya sampah itu, bukan baru, tetapi sudah sejak di adanya Wisata Muara Indah itu didirikan. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemkab yang  belum terselesaikan dan terkesan dibiarkan.

Menurut salah satu warga Kota Agung, yang kediamannya sekitar Wisata Muara Indah, Veri mengatakan, memang sejak lama permasalahan sampah menjadi pekerjaan rumah Pemkab Tanggamus, yang tidak pernah terselesaikan, bahkan terkesan dibiarkan.

Sampah yang ada dilokasi itu (Muara Indah), merupakan pemandangan sehari hari sejak sebelum kawasan tersebut di jadikan aset wisata Pemkab Tanggamus, sampai saat ini, belum juga diselesaikan, yang tentu akan membuat para pelancong yang datang kelokasi wisata ini tidak terkesan, karena pantai yang kotor dan kumuh.

"Seharusnya, masalah sampah utama di selesaikan, mengingat kebersihan faktor utama dalam sebuah wisata, barulah di sektor keamanan. Terlebih wisata itu, salah satu kriteria destinasi wisata, tentunya juga kebersihan berdampak pada kenyamanan wisatawan yang berkunjung,”katanya. Rabu 15 Agustus 2018.

Veri menlanjutkan, sampah-sampah itu, berasal dari saluran pembuangan air (Drainase/parit) yang berada di sekitaran Jalan Kota Agung yang muaranya ke laut, utamanya pantai Muara Indah.

“Harapan kami sebagai warga Kota Agung, agar Pemerintah Daerah dapat menerapkan aturan, seperti peraturan daerah, yang melarang masyarakat membuang sampah sembarangan, terutama kedalam drainase, ataupun kali, parit yang bermuara kelaut. Penerapan peraturan dapat bekerjasama dengan pihak aparat Pekon, Kelurahan ataupun RT, dan masyarakat yang ketahuan membuang sampah ke tempat yang dilarang bisa dikenakan sangsi, begitu juga Pekon, Kelurahan atau RTnya kena teguran sangsi,”ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Eko Turyono, mendamping Kepala Dispar Retno Noviana Damayanti, mengungkapkan, bahwa permasalahan sampah di sepanjang pantai Muara Indah adalah tanggung jawab lintas sektoral.

Hal tersebut disebabkan sampah kiriman dari sungai, parit, drainase yang bermuara ke laut, kemudian ada juga sampah yang berasal dari laut sendiri, yakni berasal dari tangan-tangan yang membuang sampah kelaut.

"Sebenarnya kami sebagai pengelola wisata pantai muara indah Kota Agung, telah menyiapkan tenaga kebersihan, yang selalu membersihkan pantai pagi dan sore. Akan tetapi sampah kembali datang, apalagi saat musim hujan, pantai penuh sampah, karena kiriman dari sungai, parit dan drainase dari arah hulu, yaitu Kota Agung dan sekitar yang bermuara kepantai yang berdekatan dengan muara indah,”ujarnya.

Eko menerangkan, permasalahan sampah pernah dirapat koordinasikan lintas sektoral, dimana membahas sampah yang bertebaran di pantai. Saat itu pernah diwacanakan akan dipasang jaring sampah di sekeliling pantai, namun wacana tersebut belum berjalan.

Kemudian terkait kebiasaan masyarakat yang terbiasa membuang sampah ke sungai, parit dan drainase bahkan kelaut tentunya sangat disayangkan, adapun untuk menerapkan aturan larangan kepada masyarakat, bukan wewenang Dispar.

"Sebenarnya berdasar Perbup nomor 42 tahun 2017 tentang pengelolaan wisata muara indah semua satker punya peran, termasuk masalah sampah, satker terkait harus berperan. Untuk dispar lebih kedalam penataan lokasi, untuk pengunjung terus kami himbau kesadarannya agar membuang sampah kekotak yang ada, termasuk masyarakatnya  harus sadar untuk tidak membuang sampah di aliran sungai, parit, draibase atau kelaut,”pungkasnya. (Tim)

Bloggua CN, Padang -  Berita hoax telah menjadi ancaman nyata dan berbahaya bagi kerukunan hidup masyarakat Indonesia. Hoax atau informasi bohong, tidak hanya bertendensi pada upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, atau secara langsung mendiskreditkan individu atau kelompok tertentu, namun belakangan mulai  bertendensi pada "glorifikasi" melebih-lebihkan sesuatu, agar timbul citra positif.

Hal tersebut di sampaiakan oleh Ketua Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia, Sumatera Barat, Ecevit Demirel, usai penanda tanganan Pernyataan Anti Hoax bersama segenap unsur Muspida dan elemen terkait, bertepatan dalam kegiatan Dialog Lintas Agama dengan Berbagai Kalangan Masyarakat dan Profesi, yang berlangsung di Hotel Rangkayo Basa, Jalan Hangtuah No. 21, Padang, Sumatera Barat. Rabu 15 Agustus 2018.

Dikatakan Ecevit Demirel, Hoax bukan hal baru dalam kebangsaan, namun ketika masuk zaman now dan digital semakin menjamur seiring dengan media sosial yang banyak. Hoax bukan hanya sebatas berita bohong bertendensi memecah belah umat, tetapi lebih berupa "glorifikasi".

Irisan Hoax pada sebuah karya tulis atau berita, bisa membuat sesuatu yang  faktanya x, namun begitu sampai ke publik menjadi  double x bahkan triple x. Ini jelas merupakan pembohongan publik, pemutarbalikan fakta, sementara agama menuntun umat-nya kepada sikap-sikap terpuji.  “Berbohong, menipu dan sejenisnya jelas-jelas merupakan perbuatan dosa dan haram hukumnya dalam ajaran Islam,”ujarnya.

Maka itu, masih menurutnya. untuk itu menghimbau kepada segenap praktisi media online, khususnya di Kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya, agar memposisikan diri sebagai garda terdepan dalam memproteksi sekaligus menangkal penyebar luasan hoax di media sosial.

“Dalam pemberitaan hendaknya mengacu pada data dan fakta, sehingga tidak mengada-ada atau cenderung melebih-lebihkan. Kemudian, turut berperan serta aktif dalam menyaring informasi, sehingga ketika sebuah informasi telah tersebar luas ke tengah-tengah tidak  memicu keresahan atau kegaduhan,”ungkapnya.

Terkait penandatangan Pernyataan Anti Hoax tersebut, Wali kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, sangat mendukung dan menyambut positif.  Berharap hal yang sama, juga dapat dilakukan di seluruh daerah negeri ini.

Berita bohong atau hoax memang tak ada satupun yang membolehkan sejak dulu sampai sekarang dan selanjutnya.  Maka untuk itu, memang tepat dilakukannya deklarasi anti hoax ini, sebagai sikap bersama untuk menyelamatkan seluruh warga kota dari hal-hal yang tidak benar.

“Karena berita hoax itu dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab yang tujuannya untuk mengadu domba, membuat kegaduhan dan menimbulkan kekacauan serta hal yang tidak baik lainnya bagi kita,”pungkas Wali Kota Mahyeldi.

Wali Kota melanjutkan, Deklarasi Anti Hoax  tersebut, ada beberapa poin di dalamnya, yakni mendukung proses hukum terhadap pelaku hoax, mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax dan tidak mudah men-share berita hoax kepada orang lain. Kemudian, mewujudkan Kota Padang yang aman dan bebas dari isu-isu berkaitan Suku, Agama, Ras dan antar golongan (SARA) serta ujaran kebencian.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik Deklarasi Anti Hoax yang diinisiasi jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang ini. Dengan kesepakatan dan kebulatan tekad kita semua, Kota Padang akan terjaga dan terhindar dari berita hoax,”harapnya.

Diketahui, pernyataan Anti Hoax di Kota Padang, di tandai dengan penanda tanganan kesepakatan bersama oleh semua unsur dan lembaga terkait. Diantaranya Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Dandim 0312/Padang Letkol Kav Eryzal Satria, Kepala Kantor Kemenag Padang Marjanis, Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad, unsur Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Ombudsman Perwakilan Sumbar, FKUB Kota Padang, LKAAM Padang, PWI dan Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia di Padang. (Tim)

Bloggua CN, Tulang Bawang – Jalin kemitraan dibidang informasi dalam bentuk penyajian berita seputar kegiatan, kinerja lingkup Polres Tulang Bawang. Sejumlah wartawan bersilaturahmi dengan  Kompol Rahmin yang  ditugaskan mengemban amanat sebagai Kapolsek Banjar Agung, Kabupaten setempat.

Silaturahmi berlangsung di ruang kerja Kapolsek, Rabu 15 Agustus 2018. Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengatakan, menyambut baik silaturahmi dengan insan pers. Peran Kepolisian dan Insan Pers sangat penting, agar kedua-kedua nya dapat saling bersinergi dalam melayani dan memberikan informasi kepada masyarakat.

“Polri dan Pers adalah Mitra, peranannya saling membantu dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, tentu juga untuk menciptakan dampak positif,”katanya.

Kapolsek juga mengungkapkan, mengenai hal sebuah pemberitaan, masalah penanganan hukum perkara yang tentunya dapat di informasikan serta kegiatan-kegiatan positif, yang akan dan tengah di laksanakan, saat ini dan kedepan, khususnya diwilayah hukum Polsek Banjar Agung, dapat langsung berkoordinasi kepada bidang nya.

Berharap, selama mengemban amanah menjadi Kapolsek Banjar Agung, tentunya saat ini  sedang berbenah untuk lebih melayani serta mengayomi masyarakat. Berbenah itu dimaksudkan, hal yang perlu di tingkatkan guna melaksanakan tugas melayani masyarakat.

“Saat ini, saya akan melakukan pendekatan, pemahaman di ruang lingkup internal serta kemasyarakatan lingkup Banjar Agung. Bukan tidak mungkin, kedepan setiap kegiatan yang ada, juga akan ada jadwal Coffe Morning dengan insan Pers, agar lebih terjalin hubungan emosional, kemitraan memberikan akses informasi yang positif,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara,  menjadi Pembina Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Lampung Utara, di Ruang Tapis Sekretariat Pemkab setempat. Selasa 14 Agustus 2018.

Hadir Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, perwakilan Kejari Kabupaten Lampung Utara, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Darah Kabupaten Lampung Utara, Kepala Badan, Kepala Bagian Sekretariat Kabupaten Lanpung Utara, para Camat se-Kabupaten Lampung Utara.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Utara menjelaskan bahwa, setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia melaksanakan Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan itu diperlukan persiapan-persiapan agar dalam upacara tersebut berjalan lancar.

Termasuk mempersiapkan anggota Pasukan Pengibar Bendera. Sementara itu, para anggota Pengibar Bendera di isi dengan para pelajar, karena memiliki peran penting dalam menanamkan dan menumbuh kembangkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan para pendiri bangsa.

“Sekarang saatnya sebagai generasi penerus bangsa untuk menghidupkan kembali semangat juang dari para Pahlwan yang telah memperjuangkan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,”katanya.

Usai upacara, dilanjutkan dengan Ramah Tamah sekaligus Perkenalan siswa pasukan Paskibraka.

Bupati memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Anggota Paskibraka yang akan bertugas di hari Kemerdekaan mendatang. “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, menucapkan selamat atas terpilihnya adik-adikku sebagai anggota Pakibraka,”ujarnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  mengelar Sosialisasi Anti Paham dan Gerakan Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT). Kegiatan diselenggarakan di Aula Hotel Hosana, Kecamatan Gisting,  Selasa 14 Agustus 2018.

Turut hadir Pj Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Ajpani, Kasdim 0424 Mayor Inf.  Suhada Erwin,  Kasat intel Polres Tanggamus Samsuri,  sekaligus sebagai Narasumber, Antoni Hasan, Kasi Bina Ideologi,  Seni budaya dan Keagamaan  Narasumber dari Kesbangpol Tanggamus,  Kacabjari Talang Padang, Sagimin,  Para camat, Kepala Pekon/Kelurahan dan peserta.

Dalam Laporan Kasubag TU Kesbangpol,  Amir Hasan,  bahwa dasar kegiatan ini adalah UU No. 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme, serta nota Kesepahaman antara kepolisian Resort Tanggamus dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus No : MoU/18/X/2016 tentang pembentukan satuan tugas (Satgas) anti Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT)  tingkat Pekon/Kelurahan se-Kabupaten Tanggamus.

Maksud dan Tujuan kegiatan ini adalah sebagai Upaya memberikan pemahaman bagi personil Satgas anti Radikalisme,  Komunisme dan Terorisme (RKT)  tetang bahaya paham dan gerakan Radikal,  komunis dan teroris yang mengancam stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI serta sebagai upaya menangkal dan mencegah masuk dan berkembangnya paham dan gerakan radikal,  komunis dan teroris (RKT) di wilayah Tanggamus.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol, Ajpani mewakili Pj Bupati, mengatakan bahwa,  Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi tersebut, dengan tujuan memberikan penyadaran kepada masyarakat khususnya generasi muda, terkait semangat dan upaya menjaga keutuhan kesatuan NKRI.

Salah satu tantangan nyata bagi keutuhan dan kesatuan bangsa ini adalah Radikalisme, Komunisme dan Terorisme. Terorisme tidak hanya menimbulkan kerugian di Masyarakat melainkan telah mengoyak keutuhan berbangsa dan bernegara.

“Saya berharap,  melaui kegiatan ini mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan Nasionalisme di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda dalam rangka pencegahan paham radikal dan ISIS demi keutuhan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”pungkasnya. (Red)

Bloggua CN, Tulang Bawang  - Dalam upaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang, khususnya dibidang infrastruktur, Bupati Tulang Bawang Winarti, audiensi dengan Kementrian PUPR RI di Jakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tulangbawang, diantaranya Sekda Anthoni, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Meilan Aziz Amat dan Plt. Kepala Bappeda-Litbang Dicky Soerachman.

Memulai pemaparannya dihadapan pihak Kementrian, Bupati Winarti menjelaskan mengenai kondisi Kabupaten Tulangbawang terkait sangat dibutuhkannya program bedah rumah yang akan diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu, lalu Rusunawa Pesantren dan rencana program pembangunan "Kotaku" dari kementerian PUPR RI.

Hal demikian dilakukan mengingat keterbatasan anggaran daerah atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulangbawang, maka tambahan kuota program-program tersebut untuk Tahun 2018 dan 2019 diharapkan dapat terealisasi.

"Namun, sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah memberi perhatian lebih kepada Kabupaten Tulangbawang, sehingga untuk percepatan pembangunan di Tulangbawang semoga dapat segera terwujud,"ungkap Bupati Winarti.

Bupati juga menjelaskan, bahwa ia telah menginstruksikan kepada semua jajarannya untuk berupaya menjemput bola ke Pemerintah Pusat, baik dari segala lini yang ada dan bahkan beberapa SKPD secara simultan harus melakukan upaya penjemputan program dengan cara menjual program - program unggulan untuk masyarakat ke berbagai kementerian di Jakarta.

"Kita sangat serius dalam mewujudkan cita-cita dan keinginan masyarakat Tulangbawang, maka saya juga pribadi akan terus turun langsung melakukan audiensi ke sejumlah Kementrian guna memaparkan kondisi riil kabupaten Tulang bawang agar dapat diperhatikan lebih lagi,"ujarnya. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus –Pihak Polres Tanggamus dinilai lamban dalam menangani perkara dugaan pengrusakan, yang dilaporkan LSM GMBI setempat. Lebih kurang 9 bulan, laporan berlalu, hingga saat ini tidak ada kejelasan, LSM GMBI Tanggamus lakukan gerakan atau aksi unjuk rasa mendesak pihak Kepolisian setempat segera menindak lanjuti laporan terkait.

Diketahui, laporan saudara Asep Endang Safari No: LP/817/XI/2017/LPG/RES TGMS, tanggal 23 November 2017, terkait Pengerusakan Gedung Eks Rumah Sakit , milik Biro Rekontruksi Nasional (BRN) Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus dengan terlapor Rahman Saleh Cs.

Sejak November 2017 sampai saat ini (Agustus 2018) genap sembilan bulan, belum ada kejelasanya.

Dalam orasi yang disampaikan  Ketua Wilter  GMBI  Provinsi Lampung, Ali Muktamar Hamas di dampingi Ketua Distrik GMBI Tanggamus, Amroni, membeberkan, menindak lanjuti laporan Asep Endang Safari di Polres setempat, dengan nomor laporan kepolisian:LP/817/XI/2017/LPG/RES TGMS, tanggal 23 November 2017, sampai saat ini, belum dilakukan penangkapan terlapor oleh pihak Polres Tanggamus.

“Menurut kami, sudah ada beberapa alat bukti yang cukup,yaitu pelapor dan beberapa orang saksi, yang diketahui telah di periksa pihak Polres setempat serta bukti photo dan photo bangunan yang di rusak dilokasi tersebut. Hampir 1 tahun laporan, sampai saat ini tidak ada kejelasan. Maka, kami dari GMBI datangi Mapolres Tanggamus bergerak melakukan orasi, mendesak Kepolisian setempat, untuk segera memporses perkara tersebut dan menangkap para pelaku pengrusakan sebagaimana yang telah dilaporkan resmi,”tegas Ali, Senin 13 Agustus 2018.

Selain itu, LSM GMBI Distrik Tanggamus, mendesak pihak DPRD dan Pemkab Tanggamus, segera menyelesaikan persoalan terkait.  Aksi tersebut di gelar di Halaman Mapolres Tanggamus, dilanjutkan ke depan Kantor Pemkab serta Gedung DPRD setempat.

Pada kesempatan itu, LSM GMBI, bersama pihak Polres dan DPRD setempat menggelar pertemuan di ruang Komisi III.

Terpisah, usai aksi demo, Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Devi Sujana, menjelaskan, awalnya dari pihaknya Umar Johan menanyakan progres laporan perkara terkait. “Dalam pertemuan sudah dijelaskan, selama ini dari pihak pelapor sudah beberapa kali kita undang untuk menambahkan keterangan, dan baru hari ini lah bisa dimintain keterangan,”kata Kasat Reskrim di ruang kerjanya.

AKP Devi Sujana melanjutkan, “Dalam perkara ini, Awalnya juga pihak kami ada sedikit kendala yakni, kesulitan meminta keterangan dari pihak pelapor, itu aja. Kalau untuk hambatan lainnya tidak ada, dan prosesnya saat ini sedang berjalan. Artinya tidak ada menyepelekan atau lambat, semua karena pelapornya sendiri (Umar Johan dan Edi Kusnaidi) kita undang untuk dimintai tambahan keterangan, tidak datang. Maka baru hari ini dimintai keterangan, termasuk saksi-saksi serta terlapor, udah kita periksa,”ungkapnya.

Pada intinya, Kasat Reskrim melanjutkan, perkara ini masih dalam proses, didalamnya memenuhi unsur atau tidak, belum bisa disimpulkan. “Nanti kita lihat saat gelar perkara, apa diperlukan lagi keterangan tambahan atau tidak,”jelasnya. (Tim)

Bloggua CN, Lampung Timur – Festival Band se-lampung, yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, melalui Dinas Pariwisata, dalam rangka memperingati semaraknya HUT RI Ke73, di ikuti 23 Band se- antero Lampung.

Disampaikan perwakilan penyelenggara festival, Rifian Al Chepy, “Ke 23 Band itu tersebar di beberapa wilayah Provinsi Lampung, yang lolos dalam audisi dalam kompetisi Lampung Timur Band Festival, yang diselenggarakan di Lapangan Kecamatan Purbolinggo,”ujarnya, Selasa 14 Agustus 2018.

Masih menurut Rifian yang akrab di sapa Chepy,untuk  dewan juri musisi berasal dari Kota Metro dan Bandar Lampung. Dalam kompetisi ini memperebutkan piala dan uang tunai sebesar Rp8.250.000 dan hari ini sudah dilangsungkan Kompetisinya, didalamnya juga menampilkan Band De’Carol dari Bandar Lampung dan N2B dari Lampung Timur.

Adapun, nama peserta atau group bandnya adalah, New Crazy, Duren-Duren, Imortal, Nusantara, Semesta, Quiters, SMK Ma'arif Band, UN Band, Elka Band, Repost, Dadu, GGA, Sailor, Semut Ireng, Black Sweet Band, Old relative.

Kemudian, Kaleng Susu Band, Luvigata Band, DGS Band, Little Partner, Mekenjay n Etnik  Rock, Sniper Band dan Minion Band.(Chepy/Red)

BlogGua CN, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,M.H., menjadi Pembina Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018, di Ruang Tapis Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Selasa (14/08/2018).


Hadir Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, perwakilan Kejari Kabupaten Lampung Utara, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Darah Kabupaten Lampung Utara, Kepala Badan, Kepala Bagian Sekretariat Kabupaten Lanpung Utara, para Camat se-Kabupaten Lampung Utara.


Pembacaan Pengantar Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara, dilanjutkan dengan Penyematan Lencana Kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) dan Penyerahan Pedang Komando oleh Pembina Upacara.


Dalam amanatnya, Bupati Lampung Utara selaku Pembina Upacara menjelaskan bahwa setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia melaksanakan Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan itu diperlukan persiapan-persiapan agara dalam upacara tersebut dalam berjalan lancar termasuk mempersiapkan anggota Pasukan Pengibar Bendera. Sementara itu, para anggota Pengibar Bendera diisi dengan para pelajar karena memiliki peran penting dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa nasionalisme dan patriotisme bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan para pendiri bangsa.


“Sekarang saatnya sebagai generasi penerus bangsa untuk menghidupkan kembali semangat juang dari para Pahlwan yang telah memperjuangkan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Ungkap Bupati.


Selain itu, Bupati juga mengeaskan bahwa anggota Paskibraka adalah putra-putri pilihan, baik dari segi fisik, kecakapan, maupun mental.


“Dipundak kalianlah, sukses tidaknya Upacara Bendera, oleh karena itu saya harap agar tugas ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh semangat dan tanggungjawab, dengan mempersiapkan fisik dan mental agar pelaksanaan Upacara Bendera nanti dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Selamat bertugas, selamat menjadi Pasukan Pengibar Bendera.” Kata Bupati diakhir amanatnya.


Usai memberikan amanatnya, Bupati mengucapkan selamat kepada para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan berjabat tangan diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Lampung Utara diiringi lagu Syukur.


Dilanjutkan dengan Ramah Tamah dengan Perkenalan siswa .


Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Anggota Paskibraka yang akan bertugas di hari Kemerdekaan mendatang.


“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara menucapkan selamat atas terpiilihnya adik-adikku sebagai anggota Pakibraka serta tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah mendidik serta melatih dengan sungguh-sungguh. Dan terima kasih kepada para Orang Tua yang telah melahirkan anak-anak yang luar biasa.”Ungkapnya.


Dan diakhiri degan sesi dialog antara Bupati Lampung Utara, Forkopimda Kabupaten Lampung Utara dengan para anggota Paskibraka serta foto bersama.(ls)

Bloggua CN, Pringsewu -  Polres Tanggamus menerima hibah tanah seluas 2500 Meter persegi, dari Sudarno (47) warga Dusun Brenung, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu. Serah terima hibah, Sudarno di dampingi Camat Pagelaran Utara Bambang Suhermanu, Kapolse Pagelaran Iptu Edi Suhendra dan Kapolsub Sektor Pagelaran Utara Ipda AY.Tobing, kepada Kapolres AKBP I Made Rasma diruang kerjanya,  Jumat 11 Agustus 2018.

Diketahui, tanah yang dihibahkan tersebut diperuntukan Kantor Polsek Pagelaran Utara, di Dusun Brenung, RT/RW 05/04, Pekon Mada Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu.

Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Sudarno kepada Polres Tanggamus. "Luar biasa pak Sudarno, semoga apa yang bapak lakukan, menjadi amal dikemudian hari. Dari ini, akan segera diajukan ke Biro Perencanaan Polda, untuk realisasi pembangunan Polseknya,”ungkapnya.

Disampaikan Camat Pagelaran Utara, Bambang Suharmanu, "Tentunya hal tersebut dilakukan, demi kemajuan Pagelaran Utara. Dan hal ini juga, akan segera memberikan laporan kepada Bupati Pringsewu, untuk kepentingan perkembangan Kecamatan Pagelaran Utara,”ujarnya.

Sementara Kapolsek Pagelaran, Iptu Edi Suhendra mengungkapkan bahwa, Sudarno merupakan petani yang memang selalu mendukung pembangunan.

“Selain untuk Polsek Pagelaran, pak Sudarno juga menyumbang tanah untuk pendidikan yaitu Sekolah Paud dan akan segera menghibahkan tanah untuk Sekolah SMP. Karena menurutnya di Polsek Pagelaran utara belum ada SMP Negeri,"ungkapnya. (Red)

Penulis: Rival Achmad Labbaika (Ketum DPP AJO Indonesia)

Kini saatnya kami berperan dan suara kami dibutuhkan sebagai kelangsungan berbangsa dan bernegara.


Sesungguhnya Keutuhan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah dikembalikan ketangan kami.


Beberapa waktu yang lalu para elit politik dalam Koalisi-Koalisi yang terbentuk telah memproposed bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden.


Sesungguhnya kamilah "Raja diatas Raja" kamilah penentu kemana Republik ini akan bermuara atau bahkan ber-estuaria


Suara kami yang menentukan siapa yang paling pantas menduduki "Kursi Istana yang kami sediakan".


Kami lah Raja. sebagai "Raja" seyogyanya bagi kami berdiri dan duduk lebih tinggi untuk melihat siapa diantara mereka yang pantas kami berikan kepercayaan menduduki "Kursi Istana kami itu"


Telah menjadi sebuah kepatutan bagi kami untuk melihat lebih dari sekedar nama figur,  nama-nama partai politik,  background kelompok dan organisasi, atau sekedar wajah.


Silahkan berikan pada kami program kerja yang akan menjadi nyata, kami tak butuh janji, kini saatnya kami berdiri sebagai pemilik bangsa ini karena suara kami adalah milik kami, hak asasi kami, bangsa ini bangsa kami


Sudah bukan zamannya kami mendapati proposal program diatas kertas. Atau slide presentasi program yang berawal dengan kalimat "Nanti jika terpilih" atau 'ini yang sudah dan telah dilakukan".


Percayalah kami tahu bahwa semuanya yang ada saat ini tak lebih dengan "diawali dari dan kemudian diteruskan oleh" kami tahu bahwa tidak ada satupun konsep pembangunan itu diputuskan dalam waktu tiga atau empat tahun sebelumnya. Semuanya telah berproses sebelumnya dan berkelanjutan kemudian. Jadi janganlah gunakan kalimat rezim sebagai pembenaran atau ke"Aku"an .


Yang ada saat ini adalah baik, karena telah diawali dengan baik, agar yang baik menjadi lebih baik.


Dan ada pun yang kurang baik dan harus diperbaiki agar menjadi baik dan lebih baik lagi. Maka sudah sebuah keharusnya kami memiliki dan memilih "pelaksana tugas yang baik atau bahkan lebih baik lagi". 


Jika yang kami terima adalah si A jelek karena sudah ada berkesempatan tapi ini dan itu. Dan Si B lebih jelek karena belum pernah ini dan itu lalu kenapa akhirnya kami harus percaya diantara salah satunya?

Kami sudah dewasa dan pengalaman hidup kami telah menjalani 6 pemimpin negara terpilih.


Kami orang dewasa jadi kurang tepat bagi orang dewasa membawa Pesta Demokrasi kami sebagai sarana dagelan layaknya anak Taman kanak kanak dengan gambar-gambar yang bahkan tidak lucu sama sekali.


Pertanyaannya apakah dengan gambar-gambar dan atau kalimat-kalimat sindiran itu Negara Kesatuan Republik Indonesia ini akan berdiri dengan kokoh,  perekonomian serta kesejahteraan rakyatnya akan terpenuhi?. Tak perlu memberikan informasi tanpa dasar dan data yang kuat karena kami ada dalam industri media online dimana networking kami tersebar hingga ke pelosok negeri ini.


Dewasalah dan cerdaslah kami mungkin lebih tahu dari apa yang kalian tahu. Informasi dan keterbukaan serta latahnya sebagian besar pelaku negara ini di media sosial jadi gambaran besar "apa mengapa, dan bagaimana hingga menjadi"


Berikan atau proposedlah program kerja nyata,  kami sudah pintar, bahkan tingkat pendidikan kami pun sama bahkan ada yang malah lebih tinggi. “Kami adalah Raja diatas Raja saat ini”.(*)

Bloggua CN, Tulang Bawang  -  Aparat Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, bergerak tingkatkan pembangunan infrastruktur jalan cor (Beton). Pembangunan yang dilaksanakan bersumber dari Dana Desa dan dikerjakan secara Swakelola.

Jalan Cor yang baru dibangun, diresmikan sekaligus memberikan nama Jalan yakni Jalan Mawar. Peresmian ditandai dengan pemotongan Pita, oleh Kepala Kampung, Bahrin didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jumilah.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua BPK Tunggal Warga, Munawar serta para aparatur Kampung setempat. Dalam kegiatan itu, Aparat Kampung juga menyuguhkan hiburan masyarakat berupa Kesenian Tradisional Kuda Lumping (Jaranan) asuhan Cak Bagong. Sabtu 11 Agustus 2018.

Disampaikan Kepala Kampung Tunggal Warga, Bahrin, bahwa infrastruktur jalan yang di lakukan pengecoran (Beton) di titik perbatasan RT 02 dan RK 03, tepatnya di RK08, Kampung Tunggal Warga. Anggaran yang di keluarkan Balai Kampung Tunggal Warga menggunakan Dana Desa (DD), dengan panjang jalan sekitar 200 Meter dengan nilai sebesar Rp66 Juta.

Dalam hal ini, dikatakan Bahrin, selaku Kepala Kampung, berkomitmen akan lebih mengoptimalkan infrastruktur  pembangunan salah satunya disektor peningkatan jalan di Kampung Tunggal Warga.

"Saya selaku Kepala Kampung Tunggal Warga akan terus berusaha dan berupaya, agar kampung kita dapat menjadi Icon dari Kampung-Kampung yang lain, mulai dari Infrastuktur Jalan maupun Pembangunan,”ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Kota Metro – Hari Kedua Metro Fair, Jumat 10 Agustus 2018, pukul 21.35 WIB, Metro Harmoni Band partisipasi meriahkan Metro Fair,  yang dipusatkan di lapangan Samber Park. Grup Band bernuansa nostalgia yang di prakarsai Bily J Cs, menghibur pengunjung Metro Fair dengan lagu-lagu lawas.

Usai pentas, kepada media, Billy J mewakili crew Metro Harmoni Band mengatakan, Band ini terbentuk dengan awal berjuluk Harmoni Nostalgi  Band di era 2014. Saat ini berganti menjadi Metro Harmoni Band.

“Sejak awal memang dibentuk, band ini membawa nuansa nostalgia, yang merujuk pada nuansa Koes Plus. Band ini dibentuk bukan sekedar hobi tapi memberikan ruang atau tempat bagi para pecinta lagu-lagu nostaligia, yang tentunya untuk menghibur masyarakat Kota Metro, serta masyarakat luas dalam bernostalgia,”katanya.

Crew Metro Harmoni Band, dengan vocal Billy J, membawakan lagu-lagu Koes Plus diantara berjudul Bersama lagi, Malam ini, Dasilva, Oh kasian, Nurlela by Bing slamet (Era 1941), Lagi dan Kamu.

Diketahuinya, malam kedua Metro Fair, pihak penyelenggara Metro Fair juga menyuguhkan kesenian tradisional Batak Sumatera Utara, disusul kesenian dari daerah Minang Sumatera Barat. Pada kesempatan itu juga, para pejabat lingkungan Pemerintah Kota Metro, diantaranya Kepala Dinas Perdagangan LM.Hutabarat, Asisten II Setda Kota Metro Prayetno, menikmati acara malam yang di persembahkan guna penyemarak Metro Fair 2018. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten Tanggamus, melalui Dinas Pariwisata, menggelar acara Pangan Balak. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT  RI Ke73 2018, dilangsungkan di Taman Wisata Muara Indah Kota Agung, Jumat 10 Agustus 2018.

Hadir langsung dalam kegiatan Pj Bupati Zainal Abidin, Ketua Anggota DPRD Heri Agus Setiawan, Kasdim 0424 Inf.  Suhada Erwin,  Perwakilan dari Kapolres Tanggamus,  Ketua TP PKK Hartati Zainal Abidin,  Plh.  Sekdakab Fb.  Karjiono,  Asisten III Firman Rani, para Anggota DPRD, Para OPD terkait, Para Camat,  serta para Undangan.

Dalam Laporan Kepala Dinas Pariwisata,  Retno Noviana Damayanti, menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan adalah Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  Dinas Pariwisata No:76 Tahun 2016 Tanggal 29 Desember 2016.

Dengan Tema: " Dengan Festival Pangan Balak Kita Lestarikan Adat Budaya dan Potensi Wisata Kabupaten Tanggamus". Adapun maksud dan tujuannya adalah, Festival pangan balak untuk melestarikan adat dan budaya Kabupaten Tanggamus.

Sekaligus untuk mendongkrak kepariwisataan yang ada dangan cara menampilkan dan menumbuh kembangkan potensi pariwisata dan melestarikan adat budaya Tanggamus. Serta menggali potensi seni dan budaya di Tanggamus, utamanya mempromosikan obyek wisata unggulan Tanggamus.

Masih menurutnya, peserta Pangan Balak ini terdiri dari 60 peserta, yakni 36 SKPD,  17 dari Kecamatan, instansi vertikal  dan Organisasi Wanita Tangganus, serta 7 umum dari Pokdarwis (Kelompok sadar wisata) dan sekolah-sekolah lingkup Kecamatan Kotaagung.  Selanjutnya, Festival Pangan  Balak meliputi : Pangan balak, hiburan, lomba pangan balak berupa Penyajian Rasa, nilai Gizi, dan unsur tradisi atau budaya.

Sementara itu, Pj  Bupati Zainal Abidin mengatakan bahwa, sektor pariwisata merupakan pemicu berkembangnya perekonomian demi meningkatnya pendapatan masyarakat. Ada 4 pilar penting untuk menciptqkan sektor pariwisata yg baik diantaranya: Aksebilitas, Amenitas, Atraksi, dan ansiliari.

Melalui kesempatan ini, diharapkan semua Dinas terkait, agar segera ambil peran sesuai dengan tupoksinya, untuk memajukan sektor pariwisata Tanggamus.  Kawasan Muara Indah ini adalah milik Daerah Kabupaten  Tanggamus, maka menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memajukan obyek wisata.

“Kedepan, saya berharap lokasi ini (Wisata Muara Indah) menjadi Rest Area dan pusat perekonomian baru di Kawasan Kotaagung dan sekitarnya.  Kemudian  dalam kegiatan ini, bisa menjadi Event rutin untuk melestarikan adat dan budaya Tanggamus, dalam menarik para wisatawan dimasa mendatang,”ungkapnya.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut diumumkan juga para pemenang lomba Festival Pangan Balak, diantaranya peserta dari OPD, juara 1 di raih Dinas PUPR dan juara 2 diraih BAPPEDA. Kemudian juara 3 diraih Dinas PMD, selanjutnya juara harapan di berikan kepada Biro PP-PA, Dinas Kesehatan dan BKPSDM.

Untuk Kecamatan, Juara 1 diraih oleh Kecamatan Gisting, juara  2 Kecamatan Talang Padang, dan juara  3 kecamatan Kotaagung Pusat. Selanjutnya juara harapan diberikan kepada Kecamatan Ulu Belu, Kecamatan Cukuh Balak dan Kecamatan Bulok.

Lalu, peserta umum, juara 1 diraih oleh Pokdarwis Waylaan, juara2 SUPM, juara 3 diraih oleh Persit Kodim, dan Untuk juara penampilan terbaik adalah, terbaik 1 Dinas Ketahanan Pangan, terbaik  2 Kecamatan  Semaka, terbaik  3 Bank Lampung. (Red)

Bloggua CN, Lampung Utara – Jajaran Polres Lampung Utara menggelar Upacara Hari Veteran Nasional Ke61/2018. Upacara berlangsung di lapangan Pemerintah Kabupaten setempat, yang pada kesempatan itu, Kapolres AKBP Eka Mulyana bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jumat 10 Agustus 2018.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan amanat Bupati, mengajak untuk merenungkan kembali atas apa yang telah diperjuangkan dan dikorbankan oleh para Veteran Republik Indonesia, dalam merebut dan mempertahankan kedaulatan kemerdekaan negara.

Saat ini telah merdeka, akan tetapi semua masih harus terus berjuang, membangun jiwa bangsa, membangun jiwa yang merdeka, melalui perubahan cara pandang, pikiran, sikap, dan perilaku agar berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan. Sehingga menjadi bangsa yang besar, dan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Masih menurut Kapolres, para Veteran adalah figur dan inspirator, yang memiliki jiwa semangat dan nilai juang yang sangat tinggi, serta tidak mengenal kata menyerah. Semangat ini, harus menjadi inspirasi bagi kita semua, menjadi teladan yang diwariskan kepada kita dalam melaksanakan pembangunan, khususnya di Kabupaten Lampura..

Dan dalam pelaksanaan pembangunan diperlukan adanya kebersamaan. Negara kita yang besar ini tidak akan dapat dikelola dengan baik tanpa adanya kebersamaan.

"Oleh karena itu, mari kita jadikan Hari Veteran Nasional ini, sebagai momentum untuk semakin meningkatkan semangat juang yang telah diwariskan oleh para Veteran, untuk terus mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lampung Utara agar semakin maju, makmur dan sejahtera,"ungkapnya. (Red)

Bloggua CN, Tulang Bawang - Pengurus Bhayangkari Cabang Tulang Bawang menggelar bakti sosial untuk memperingati HKGB (hari kesatuan gerak bhayangkari) ke66 tahun 2018. Kegiatan berlangsung di Poliklinik Polres Kabupaten setempat. Jumat 10 Agustus 2018.

Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang, Vanina Raswanto mengatakan, bakti sosial yang dilakukan kali ini berupa tes IVA (inspeksi visual asetat) dan Sadanis kepada masyarakat umum, Bhayangkari, Polwan (polisi wanita) dan PNS wanita yang sudah menikah.

Lebih kurang, ada 48 peserta yang dilakukan pemeriksaan IVA dan Sadanis, terdiri dari 18 peserta merupakan masyarakat umum sekitar Mapolres Tulang Bawang, 20 peserta merupakan Bhayangkari dan 10 peserta merupakan Polwan dan PNS wanita.

“Pemeriksaan IVA bertujuan untuk mendeteksi dini ada tidaknya kanker, bahkan lesi prakanker di serviks wanita, sedangkan Sadanis bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya kanker pada payudara wanita. Hasil dari pemeriksaan terhadap 48 peserta, tidak ditemukan adanya kanker servik dan kanker payudara,”ungkapnya.

Masih menurut Ketua Bhayangkari, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara Pengurus Bhayangkari Cabang Tulang Bawang dengan Poliklinik Polres Tulang Bawang, Puskesmas Menggala Timur dan IBI (ikatan bidan indonesia) Cabang Tulang Bawang. (Red)

 

Bloggua CN, Bogor - Pemerintah mengambil langkah serius terhadap upaya penguasaan negara terhadap sumber daya alam minyak dan gas. Beberapa aset yang berhasil diambil alih pengelolaannya oleh Indonesia antara lain Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) Mahakam di Kalimantan Timur dan yang terbaru Blok Migas Rokan di Riau.

"Blok Mahakam dulu dimiliki Prancis dan Jepang, 100 persen sekarang kita berikan pada Pertamina. Blok Rokan dulu dikelola Chevron, Amerika, sekarang sudah diambil oleh Pertamina 100 persen juga,"kata Presiden saat meresmikan Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, pada Rabu, 8 Agustus 2018.

Selain itu, Kepala Negara juga mengabarkan upaya yang masih ditempuh pemerintah untuk dapat mendapatkan bagi hasil yang lebih adil dan menguntungkan Indonesia dari Freeport. "Freeport, wah ini memang sulit banget,"ujarnya.

Menurut Presiden, selama 40 tahun rakyat Indonesia hanya menikmati bagi hasil pengolahan sebesar 9,3 persen dari Freeport Indonesia. Karena itu, pihaknya dalam 3,5 tahun belakangan ini masih terus mengupayakan negosiasi soal divestasi saham Freeport ini.

"Saya negosiasi 3,5 tahun, alot sekali. Jangan dipikir itu mudah. Saya sampaikan, jangan mundur! Minta mayoritas 51 persen. Ditawar 30 persen tidak boleh, 51 persen mayoritas,”ujarnya.

Upaya panjang tersebut pada akhirnya membuahkan sebuah kesepakatan awal di mana Indonesia nantinya dapat meningkatkan kepemilikan saham Freeport Indonesia menjadi 51 persen.

Meski demikian, kesepakatan awal tersebut justru sempat menuai nada sumbang dari sejumlah pihak dari dalam negeri. Menurut Presiden, langkah penting ini seharusnya didukung penuh sebagai bagian dari mengupayakan kedaulatan negara atas sumber daya alam yang dimilikinya.

"Mestinya seluruh rakyat mendukung penuh agar itu betul-betul bisa dikelola oleh bangsa ini,"pungkasnya. (Setpres)

Bloggua CN, Tulang Bawang - Bupati  Winarti melepas tim kirab pengiring api obor Asian Games 2018 yang singgah pada kemarin malam, Rabu 08 Agustus 2018, di Kota Menggala Kabupaten setempat. Kirab parai obor melanjutkan menuju Bandar Lampung . Pawai Obor dilakukan dalam rangka Rondway sekaligus ajang promosi Bangsa Indonesia di Mata Dunia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Winarti mengungkapkan, “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, ucapkan terimakasih karena telah singgah di Kabupaten Tulang Bawang. Kami dengan sepenuh hati, telah berusaha mencoba Bergerak Melayani Warga (BMW) sesuai judul senam, yakni senam BMW,”ungkapnya.

Winarti menerangkan, setelah 56 Tahun berlalu, Bangsa Indonesia dapat kembali menjadi tuan rumah Asian Games, dan Kabupaten Tulang Bawang bisa ikut andil dalam hal kirab api obor. “Semoga Kontingen Indonesia dapat meraih bintang sehingga menjadi juara,”ujarnya.

Diketahui, sebelum melepas tim kirab obor, para jajaran Pemkab Tulang Bawang melaksanakan Senam bersama, yakni senam Bergerak Melayani Warga (BMW) yang dipimpin langsung oleh Bupat  Winarti dan Forkopimda Plus. (Red)

Bloggua CN, Tanggamus -  Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin, menerima Kunjungan Kerja Reses Anggota DPD RI, Anang Prihantono bersama rombongan PT. Bio Pilar Utama dipimpin Direktur Utama Supratikno. Pertemuan berlangsung di ruang rapat kerja Bupati, Kamis 09 Agusttus 2018.

Anggota DPD-RI, Anang Prihantoro, fasilitasi pengembangan produk lokal air mineral asal Tanggamus Wayku agar bisa berkembang dan menjadi produk kenamaan dan kebanggaan bagi masyarakat Tanggamus dan Lampung.

Disampaikan Anang Prihantoro, ide untuk memfasilitasi produk unggulan Wayku tersebut muncul pada saat ia melakukan reses pada Bulan Mei lalu, yang mana saat itu ia melihat ada produk unggulan di Tanggamus yakni Wayku yang seharusnya menjadi produk unggulan, dan muaranya bisa memberdayakan masyarakat dan mengangkat nama Tanggamus sebagai pusat sumber air yang luar biasa.

"Kita ingin fasilitasi supaya di Upgrade, baik itu manajemen, SDM dan Tekhnologinya, supaya betul-betul dari Tanggamus keluar produk unggulan, bukan hanya untuk kepentingan Tanggamus saja tetapi untuk Provinsi Lampung,"katanya.

Anang melanjutkan, Wayku semestinya menjadi raja produk air mineral di Lampung, pemasarannya bisa menyebar di tempat umum di Provinsi Lampung, seperti Bandara, Stasiun Kereta Api, dan Pelabuhan Bakauheni. Jika itu telah berjalan, tentunya sektor pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat.


"Saya datang ke Tanggamus ini untuk menjembatani semua pihak yang berkepentingan dan berkompeten, bagaimana agar Wayku ini dapat lebih maju dan berkembang, dan saya akan memantau terus perkembangannya supaya kedepan ada progres dan bisa direalisasikan,”ungkapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tanggamus, Zainal Abidin, menyampaikan, kedepan mimpi bangga akan produk lokal dan kemandirian produk lokal bisa saja diwujudkan, karena melihat sumber air yang sangat bagus di Tanggamus terlebih air merupakan kebutuhan pokok.

"Melihat potensi air yang sangat luar biasa ini masa kita tidak bisa menciptakan kebanggaan, bagaimana Wayku ini menjadi produk yang unggul kedepannya,”pungkasnya. (Red)rE

Bloggua CN, Tanggamus - Sebanyak 271 Jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Tanggamus yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 49 dilepas keberangkatannya menuju tanah Suci Mekkah oleh Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin di Aula Islamic Center Kotaagung, Selasa 07 Agustus 2018.

Turut hadir dalam acara pelepasan Kepala Kemenag Tanggamus Murdi Amin, Dandim 0424 Kol Arh. Anang Hasto Utomo yang merupakan tim pendamping haji daerah (TPHD), Wakapolres Tanggamus Kompol Andik Purnomo, Kasdim 0424 Mayor Inf Suhada Erwin, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie dan sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Kepala Kemenag Tanggamus, Murdi Amin dalam laporannya menyampaikan, total JCH Kabupaten Tanggamus sebanyak 277 jamaah dengan rincian laki laki 117 orang dan wanita 160 orang, dengan dua kali pemberangkatan,pertama kloter 49 sebanyak 271 orang bergabung dengan jamaah asal Kota Metro dan Bandar Lampung, jamaah nanti diterima di Asrama Haji Rajabasa pukul 14.00 WIB, minap sehari lalu keesokan harinya diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Arab Saudi.

"JCH yang tergabung dalam Kloter 49 Maktab diwilayah Wilayah Syisyah. Sementara kloter  57 sebanyak 6 jamaah tergabung dengan rombongan Way Kanan, Lampung Barat, Lampung Utara, Metro, Tulang Bawang, Pringsewu Pesisir Barat, Lampung Timur dan Lampung Tengah berangkat 12 Agustus, "katanya.

Sementara itu Pj Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, mengimbau agar para JCH menjaga kesehatan. Sebab kondisi cuaca yang berbeda dengan Indonesia.

"Harapannya jaga kesehatan sebab jemaah harus jalani rangkaian tahapan ibadah dan itu memerlukan kesehatan dan kekuatan fisik. Kemudian ikuti apa yang diintruksikan pembimbing disana, semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,”ujarnya. (Red)

Bloggua CN, Palangka Raya - Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Kalimantan Tengah (AJO Indonesia Kalteng)  membangun sinergi dengan mengunjungi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalteng, Selasa 07 Agustus 2018.

Pertemuan dilaksanakan di kantor IJTI Kalteng hadir dalam pertemuan ini Ketua DPD AJO Indonesia Kalteng, Joni Prianto, Sekretaris, Bendahara, dan sejumlah koordinator bidang di DPD AJO Indonesia Kalteng .

"Kedatangan kami dalam rangka silaturahmi membangun komunikasi supaya bisa sinergi dan menjalin kebersamaan yang berkelanjutan," kata Joni.

Mungkin ke depan, lanjut dia, akan ada hal-hal yang bisa dikonsolidasikan bersama atau kegiatan yang digagas dan dikerjakan bersama. AJO Indonesia  sendiri menurut Joni sebenarnya bukan organisasi yang menghimpun person per person jurnalis media siber tetapi lebih kepada pengusaha media yang bergerak di media siber.

"Jadi sebenarnya kita lebih kepada menyamakan persepsi dan visi misi dengan pengusaha media siber, tetapi kita juga tidak menutup pintu bagi teman-teman yang ingin bergabung secara personal, tanpa mengikutsertakan pengusahanya," jelasnya.

Ditegaskan Joni pula bahwa, yang masuk dalam AJO Indonesia pun adalah harus media siber yang berbadan hukum. Tentu hal ini harusnya menjadi kabar gembira karena media yang berbadan hukum resmi, maka kredibelitasnya bisa dipertanggungjawabkan, jadi media abal-abal tidak bisa bergabung.

Apabila berbicara media online, se Indonesia saat ini sudah tembus angka 43.300 media. Tetapi kebanyakan tidak jelas, baik keabsahan dari legalitas maupun pewarta. Lagi pula, dari awal ada kesalahan persepsi bahwa AJO Indonesia ini organisasi profesi, padahal menghimpun perusahaan medianya.

"Saya kira, penting untuk menjadi perhatian bersama adalah bagaimana 
membangun kompetensi SDM jurnalis dan ini berkorelasi dengan kualitas produk jurnalistik dan nama media sang jurnalis bernaung. Satu hal lagi, mari berorganisasi dengan gembira," timpal Roziqin, Sekretaris AJO Indonesia Kalteng.


Ketua Pengda IJTI Kalteng, Tantawi Jauhari mengatakan, pihaknya sangat terbuka dengan pihak manapun dan karena itu menyambut baik kunjungan DPD AJO Indonesia Kalteng, karena tujuannya sama-sama untuk memajukan pers dan insan persnya.

 "Memang sudah sepatutnya sama-sama bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan pers, bukan untuk menjadi pesaing baru. Karena organisasi hadir bukan untuk membangun persaingan tetapi menjalin kekompakan," tutur Tantawi didampingi sektretaris Imam Mangkunegara dan fungsionaris IJTI lainnya.(Tim)

Bloggua CN, Jakarta - Teka-teki bakal calon wakil presiden (cawapres) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 belum terjawab, namun makin mengerucut.

Ketua Umum Relawan Satu Hati Berjodo (Bersama Jokowi-Moeldoko), Mas Yanto, saat ditemui di kantor Relawan Satu Hati di Gedung MT Haryono Square Selasa 07 Agustus 2018. mengatakan "Tepat apabila Jokowi berpasangan dengan Moeldoko. Negara aman, adil, sejahtera, tidak ada kegaduhan lagi mengatasnakaman agama,"

Mas Yanto Ketua Relawan Satu Hati mengatakan, Jokowi butuh pendamping yang punya karakter, dedikasi, dan loyalitas tinggi terhadap negara. Tantangan besar saat ini dan kepemimpinan nasional lima tahun kedepan adalah negara mengalami krisis kepercayaan.

Budaya santun, budaya adi luhung hampir tergeser karena kegaduhan yang terjadi selama ini. Anak bangsa saling curiga, saling menyalahkan, mengklaim paling dekat dengan Tuhan.
Mereka lupa apa sebenarnya Republik Indonesia.

Republik ini yang empat founding fathers: binti Hasyim Ashari pendiri NU, Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, Jenderal Sudirman, dan Pendiri TNI dan Bapak Proklamator Bung Karno.
Masalah 2019, untuk memperkuat tinggal landas Nawacita, Jokowi harus bergandengan dengan 'Binti Soedirman', dalam hal ini TNI," kata Mas Yanto.

Dia mengatakan Moeldoko adalah figur yang sempurna, berlatar belakang santri dan TNI. Ia yakin sebagai 'Binti Soedirman, Moeldoko bersama Jokowi akan mampu menjaga kedaulatan negara, kuat, mandiri dan berdikari sesuai cita-cita para founding fathers.

“Maka akan sangat tepat jika Pilihan kami dan partai koalisi serata pak Jokowi jatuh pada Jenderal purnawirawan Haji Moeldoko, Beliau anak petani santri, wujud TNI santri adalah penjelmaan dari Jenderal Soedirman. Berangkat dari seorang tani, seorang TNI menjadi abdi negara," ujar mas Yanto
Sejak masih dalam pendidikan militer Moeldoko memiliki kemampuan diatas rata-rata, karir militernya cemerlang. Panglima TNI adalah karir tertinggingnya.

"Moeldoko putra terbaik di Akabri 81. Reformasi tahun 1998. Ada rentang diantara itu. Kita tahu Moeldoko masih komandan batalion, pangkatnya hanya Letkol. Undang-Undang jelas kembali ke barak. Kalau dinamakan anak kandung reformasi, Moeldoko lah orangnya.

Moeldoko adalah simbol kebangkitan tani Indonesia, sebagai ketua HKTI Moeldoko sangat peduli dengan pertanian di Indonesia.

Tentunya elok rasanya jika pak Moeldoko melepaskan jabatannya saat ini sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) untuk memberikan contoh netralitas dan baik bagi beliau untuk maju sebagai Cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Jika PAN akhirnya bisa merapat ke kubu petahana maka Jokowi-Moeldoko adalah harga mati!" tegas Mas Yanto.(Rilis/Tim)

Bloggua CN, Palangkaraya - Hadirnya Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia - Kalimantan Tengah (Kalteng) disambut baik Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo) setempat dan siap bergandengan tangan, bekerja sama membuat program, yang bertujuan meletakan arti Jurnalistik sebagaimana mestinya.
Hal tersebut sampaikan Kepala Diskominfo Kalteng, Herson B Aden saat menerima kedatangan Ketua dan Sekretaris DPD AJO Indonesia Kalteng, Jonie Prihanto dan M Roziqin, di ruang kerjanya, Senin 6 Agustus 2018.
Herson juga menyampaikan, selama ini pihaknya merasa cukup risau dengan hadirnya banyak media online yang kesannya dadakan, dan mirisnya, wartawannya tidak dibekali dengan keilmuan memadai tentang jurnalisme.
“Sehingga, kerapkali membuat berita yang tidak konfirmasi lalu begitu saja muat. Bahkan kita tidak tahu siapa yang nulis dan dapat pernyataan dari mana, tahu-tahu muncul di media. Ini soal etika, dan kita berharap wartawan memahami profesi mulia ini dengan bekal yang baik. Kita siap bersinergi terkait masalah ini,” ujarnya.
Herson juga mengakui, dunia informasi saat ini, berlari kencang seiring perkembangan teknologi. Begitupun media, jika tidak mengikuti perkembangan digitalisasi produk informasi, maka akan jauh tertinggal.
“Semua sudah mengarah pada smart technology, sarana teknologi juga cepat berkembang, masyarakat mau tidak mau mengikuti. Yang tidak, pasti ketinggalan. Tetapi negatifnya adalah, semakin mudahnya informasi didapat, tetapi sering kali tidak disaring, akhirnya jadi pesan atau kabar atau bahkan berita hoax berantai. Mari kita perangi bersama,”ungkapnya. (Tim)

Bloggua CN, Mesuji - DPRD Kabupaten Mesuji, gelar paripurna penyampaian Raperda LKPj Bupati Tahun Anggaran (TA) 2017. Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fuad Amrulloh, serta Wakil Ketua Iwan Setiawan, dihadiri Wakil Bupati Mesuji Saply dan jajaran OPD serta Forkopimda Kabupaten setempat. Senin 06 Agustus 2018.

Pada kesempatan itu, dalam penyampaian sambutan Bupati Khamami yang di bacakan Wakil Bupati Saply, menyebutkan bahwa, ketidak hadiran Bupati lantaran sedang melaksanakan ibadah haji 2018.

Selain itu, secara singkat, disampaikan pula mengenai laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Mesuji TA 2017 yang telah di audit BPK. Adapun didalamnya adalah pendapatan TA2017 terealisasi sebesar Rp 748.639.366.528.39  atau mencapai 98,91 % dari anggaran sebesar Rp 756.924.167.517.

Hal tersebut diatas terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp22.114.016.973.55 atau mencapai 55.33 %.pendapatan transfer terealisasi sebesar Rp 709.494.334.444.53 atau mencapai 100,85%.lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp17.031.015.110.31.

Disisi lain belanja TA 2017 sebesar Rp689.748.346.902.59, terdiri dari belanja operasional,belanja modal dan belanja tidak terduga,sementara transfer yang terdiri dari belanja bagi hasil atas pajak dan retrebusi daerah tidak terealisasi di tahun anggaran 2017 dari anggaran Rp1.812.842.300.

Masih penuturan Wakil Bupati, Surplus/defisit pada ahir tahun anggaran 2017 terealisasi surplus sebesar Rp 58.891.019.625.80 dari anggaran yang direncanakan defisit sebesar Rp 21.340.905.26. Untuk Pembiayaan yang terbagi menjadi penerimaan pembiayaan sebesar Rp45.781.958.103.64  dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 39.792.550.100.26. Sisa lebih pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 81.971.285.512.27.

Dari penyempaian tersebut, menurut Ketua DPRD Fuad Amrulloh, dalam kesempatan kali ini, merupakan sebuah bentuk aplikasi system pertanggung jawaban anggaran, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain sebagai wujud akuntabilitad pengelolaan dan penggunaan anggaran.

“Pertanggung jawaban APBD juga sebagai sarana untuk melakukan evaluasi terhadap target serta pencapaian kinerja program pembangunan daerah, yang telah dilaksanakan selama satu tahun anggaran,”ujarnya. (Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget