AJO Indonesia Lampung Gelar Rapat Internal

BlogGua CN, Lampung -  Jajaran pengurus DPD Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Lampung, gelar rapat konsolidasi internal pengurus DPD dan pengurus DPC.


Rapat di selenggarakan di Griya Garden Kauman, Jl. AR. Prawiranegara Kota Metro No.90. Minggu 15 Juli 2018.


Ketua DPD AJO Indonesia Provinsi Lampung, Romzy Hermansyah yang juga pimpinan redaksi Lampungsai.com, mengatakan, rapat yang diselenggarakan merupakan pertemuan antar pengurus DPD dengan pengurus DPC yang telah ada yakni Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Tulang Bawang.


Dimaksudkan didalamnya adalah silaturahmi antar pengurus sekaligus membahas tentang program kerja yang akan dan sedang di laksanakan di tiap tingkatan DPC. semacam mensosialisasikan keberadaan AJO Indonesia melalui Seminar-seminar kejurnalistikan, pengenalan media digital online.


Selanjutnya, masih menurutnya, membahas tentang penyamaan program dalam bidang penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) internal kepengurusan AJO Indonesia dengan melakukan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kejurnalistikan.


“Didalamnya juga membahas tentang persiapan seluruh kepengurusan dalam menghadapi Rapimnas di Jakarta bersama DPP AJO Indonesia yang di rencanakan akan diselenggarakan pada bulan Agustus 2018 mendatang.”katanya.


Disela rapat, Ketua DPD AJO Indonesia Lampung ini, juga menekankan kepada jajaran pengurus hingga tingkat kepengurusan DPC yang ada, untuk membawa nama AJO Indonesia ke publik dalam menjalankan peranannya sesuai dengan AD/ART yang ada.


Serukan bahwa keberadaan Aliansi Jurnalistik Online Indonesia bediri dengan landasan legal yang cukup kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media khususnya media yang tergabung dalam AJO Indonsia serta meningkatkan kualitas SDM jurnalis didalamnya.


AJO Indonesia adalah sebuah jawaban ditengah melejitnya era digitalisasi saat ini dan kedepan. AJO Indonesia Konsentrasi membangun media yang profesional dengan mengedepankan kemampuan teknologi yang modern dalam mengembangkan usaha, tata kelola keredaksian dan para jurnalis menjadi lebih profesional dan bertanggung jawab,


“AJO Indonesia akan menjadi leader dalam penggunaan teknologi media online dimasa mendatang. Sebagai wadah organisasi, AJO Indonesia akan bergerak bersama dengan penerapan teknologi yang terintegrasi, menyasar penerapan managemen media online. Karena AJO Indonesia akan menjadi sentral organisasi media online, baik dari sisi organisasi maupun secra bisnis,”jelas Romzy.


Disampaikan pula oleh, Bidang SDM DPD AJO Indonesia Lampung, Miswandi, bahwa sebagaimana himbauan dari Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika, yang juga di serukan kembali oleh Ketua DPD Lampung tersebut, di era digitalisasi saat ini, banyak bermunculan media online yang bisa dikatakan belum jelas kelembagaannya dan penanggung jawabnya.


Bagi media yang seperti ini, dapat teranulir dengan sendirinya, AJO Indonesia secara langsung membantu dalam menanggulangi Hoax dan Fake News serta yellow Jurnalism. Terlebih AJO Indonesia memiliki konsep  rencana kerja terwujudnya kesejahteraan anggota AJO Indoneisa, sesuai motto Bekerjasama bukan sama-sama keja.


Didalam program kerja DPD AJO Indonesia Lampung bersama dengan pengurus tingkat DPC sebagaimana di singgung dalam pembahasan progja, AJO Indonesia juga berperan aktif dalam memerangi Hoax dan Fake News. AJO Indonesia adalah organisasi modern dan peka terhadap kemajuan teknologi tanpa mengedepankan cara destruktif dan intimidaif. AJO Indonesia  No Hoax, No Fake News, No Yellow Jurnalism.


Ditambahkan Bidang Organisasi DPD AJO Indonesia, Pazry Roni didampingi Bidang Hukum Junaidi Ismail, bahwa saat ini perlu diketahui bersama, perkembangan era digital tak melulu memberikan dampak positif, terlebih pada kemudahan mengakses informasi. Perkembangan era digital juga menjadi tempat yang subur bagi penyebar Hoax dan Fake News.


Disinilah peran dari jurnalis, Pers adalah instrumen penting dalam pencerahan dan meningkatkan kualitas manusia yang rasional, bermoral dan sosial. Maka, sudah sepatutnya media dan jurnalis turut mencerdaskan masyarakat dengan pemahaman, setidaknya memberikan wawasan kepada masyarakat untuk perhatikan sumber berita.


“Disinilah adanya dan berdirinya AJO Indonesia, dengan menguatkan media dan peningkatan SDM jurnalis di dalamnya yang selanjutnya mampu memberikan wawasan kepada masyarakat dalam mendapatkan informasi yang baik dan mendidik. Tentunya juga meminimalisir perkembangan Hoax dan Fake News. Inilah sebagian besar program kerja yang tengah di lakukan seluruh kepengurusan AJO Indonesia Lampung dalam kegiatan seminar dan sosialisasi bekerjasama dengan Badan, Dinas/Instansi Pemrintahan,”imbuhnya. (Tim)