Mei 2018

BlogGua CN, Jakarta - Aktivis 98 sukses menggelar acara buka bersama yang diikuti 1.600 orang lebih bertema "Aktivis 98 Menolak Radikalisme dan Terorisme" di Ballroom Puri Agung Sahid Jaya Hotel, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat Selasa (29/5/2018) kemarin.


Hasil rekomendasi dari pertemuan tersebut adalah bakal digelarnya acara Rembuk Nasional tanggal 1-3 Juli 2018 mendatang.


Sayed Junaidi Rizaldi alias Pak Cik alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jakarta yang tergabung dalam Forum Ketua Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) saat aksi mahasiswa 98 berlangsung ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana dalam acara tersebut.


Pria kelahiran Dumai Kamis 19 Desember 1974 itu, kini tengah dikarunia tiga orang anak dalam pernikahannya dengan Rr. Setyowati.


Anak pertama Pak Cik diberi nama Aqbil Ruhullya Muntazhar, anak yang  kedua bernama Syarifah Risya Dara Saqueena dan anak terakhir Syarifah Sauza Dyah Gayatri.


Sedangkan Adian Yunus Yusak Napitupulu yang kini menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) didaulat sebagai Ketua Steering Committe (SC) dalam acara Rembug Nasional Juli nanti.


Penulis: Bipani|editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Ketua Himpunan Pengusaha Nadliyin (HPN) Jawa Barat (Jabar), H. Asep Syaripudin, ditetapkan sebagai penerima mandat pembentukan Pengurus REJO Jabar bersama tokoh partai Demokrat Jawa Barat Yan Rizal Usman dan beberapa tokoh lainya, di Bekasi, Selasa, (29/5/2018).


Mandat diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional ReJo HM. Darmizal didampingi oleh wakil ketua umum Mudhofir Khamid, Sekjend Ferrari Roemawi dan Bendahara umum Sri Mulyono.


Acara penyerahan mandat Rejo Jabar, juga disertai buka bersama 500 anak yatim dan kaum dhuafa.


Berbagai utusan perwakilan organisasi dan tokoh masyarakat se Jawa Barat hadir menyaksikan seperti; PCNU, Ormas NAWACITA, HPN - Himpunan Pengusaha Nahdliyun, HIPKI - Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia, KOPERNAS - Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Nasional, AMHI - Angkatan Muda Haji Indonesia, Kuhawindo Jabar, perwakilan pondok pesantren serta tokoh masyarakat Jabar seperti anggota DPRD Prov, Kab/Kota di Jabar dan para Aktivis.


Menurut H. Asep Syaripudin, kepercayaan dan mandat yang diberikan Depim Nas REJO, yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum HM Darmizal, sangat memotivasi kami untuk bergerak membentuk susunan pengurus.


"Kami akan mengerahkan segenap kemampuan untuk segera membentuk pengurus ReJo Provinsi Jabar dan akan bergerak cepat, mensosialisasikan capaian, kinerja dan Jokowi," katanya.


Sementara Yan Rizal Usman sosok yang telah hampir 18 tahun malang melintang sebagai pengurus Partai Demokrat Jawa Barat.


Dia menjelaskan, seluruh rekannya sangat antusias menerima Mandat dan akan menjalani arahan Pimpinan RèJO dengan penuh tanggungjawab dan berintegritas.


Yan mengatakan, kami sangat bangga sepenuh jiwa dan raga menerima amanah ini dan akan menjalankan sebaik baiknya serta semaksimal kemampuan kami.


Karena lanjut dia, kami sedang mendukung dan memperjuangkan bapak Jokowi sosok Presiden terbaik yang pernah dimiliki Indonesia supaya terpilih kembali menjadi presiden RI untuk periode 2019-2024.


"Bangsa ini masih butuh bapak Jokowi untuk memimpin Indonesia 5 tahun mendatang, beliau pekerja keras dan cerdas," ujarnya.


Khusus bagi Jawa Barat menurutnya, setelah menunggu sekian lama pada akhirnya memiliki Bandara Kerta Jati, kedua terbesar di Indonesia dimana dibiarkan mangkrak oleh pemerintahan sebelumnya.


"Jadi pak H. Jokowi harus menang di Jawa Barat, pada Pilpres 2019 mendatang, masyarakat Jawa Barat insyaAllah sangat mengerti dan paham bahwa pak Jokowi sangat perhatian kepada kemajuan dan kemakmuran Jawa Barat," tegas Yan Rizal Usman.


Penulis: Bipani|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana memimpin apel tiga pilar kamtibmas yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Polda Lampung guna menjaga situasi kamtibmas selama Ramadhan dan hari raya Idul Fitri serta pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang dilaksanakan di halaman Polres Lampung Utara, Rabu (30/5/2018).


Apel tiga pilar tersebut dihadiri oleh Dandim 0412 LU Letkol R.D. Bachtiar Kurniawan, Kesbangpol Firman, Kemenag Lampung Utara H. Komaruqi Zaman, Ketua MUI Lampung Utara Mughofir, Ketua FKUB Lampung Utara H. Siheul, Para PeJabat Utama Polres Lampung Utara, Para Kapolsek, Danramil dan Camat se- Lampung Utara.


Amanat Kapolda Lampung, yang dibacakan oleh Kapolres Lampung Utara mengatakan, dengan apel tiga pilar yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kades/Lurah, selalu bersinergi terutama dalam melaksanakan deteksi dini terhadap bentuk ancaman gangguan Kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.


Selain itu, Apel tiga pilar bertujuan untuk mensinergikan tugas dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kades sebagai ujung tombak dan garda terdepan dalam mewujudkan situasi serta kondisi lingkungan yang aman dan nyaman.


"Situasi dan kondisi kamtibmas wilayah Lampung dalam keadaan aman dan kondusif. Itu berkat kerja keras dan upaya bersama dalam menjaga, memelihara kamtibmas ditengah masyarakat," kata Kapolres.


Dirinya berharap kepada rekan-rekan sekalian, kiranya dapat mampu memberikan pelayananan dan keamanan yang terbaik. Cegah sedini mungkin terjadinya perbedaan yang mengarah kepada terjadinya konflik sosial, apalagi horizontal yang mengakibatkan terganggunya Kamtibmas.


Ia menambahkan, ada beberapa poin yang perlu ditekankan untuk dipedomani dan dilaksanakan, yaitu tingkatkan terus keamanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME dalam melaksanakan tugas. Lalu, sebagai aparatur negara tetap bersikap netral dan tidak berpihak kepada golongan atau kelompok manapun, selama pelaksanaan Pilkada berlangsung.


"Senantiasa menjadi sumber informasi bagi pimpinan dan membantu penyelesaian masalah yang terjadi ditengah masyarakat, serta siap menjaga persatuan masyarakat dalam bingkai demokrasi demi keutuhan NKRI," Pungkas Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana.


ls|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Salah satu tokoh aktivis 98, Aznil Tan mengatakan buka puasa bersama para aktivis 98 yang dihadiri lebih dari 1.600 orang ini merupakan langkah awal konsolidasi untuk menuju Rembug Nasional yang akan digelar dalam waktu tidak lama lagi.


Kata Aznil, pada acara buka bersama ini kami hanya menargetkan 1.000 aktivis 98 yang datang.


"Target kami terpenuhi. Bahkan, melampaui target," katanya saat ditemui wartawan usai acara buka puasa bersama 1.000 aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jakarta, Selasa (29/5/2018).


Dijelaskannya, selama 20 tahun kami telah berpisah, sekarang kami berkumpul kembali. Pertemuan ini test case untuk menuju rembuk nasional yang akan dihadiri puluhan ribu aktivis 98 seluruh Indonesia dalam waktu dekat ini.


Ia menambahkan, pada acara Rembuk Nasional aktivis 98 nanti akan mengeluarkan resolusi menuntaskan permasalahan Indonesia yang tidak pernah selesai sampai saat ini.


"Kami akan berembuk untuk melahirkan sebuah resolusi untuk menuntaskan permasalahan bangsa ini," ungkap Aznil.


Ketua umum Merdeka 100 % (DERAP) ini menjelaskan, aktivis 98 masih tetap kompak dan bertanggungjawab atas reformasi yang diperjuangkan selama ini.


"Antusias kedatangan teman-teman 98 terukur tingkat kekompakannya pada acara ini. Target seribu berkumpul ternyata yang datang lebih dari 1.600 orang. Artinya, aktivis 98 masih solid dan tidak lepas tangan pada reformasi yang kami perjuangkan," kata dia.


Aznil menilai, banyak elit berkuasa sekarang memandang sebelah mata pada aktivis 98.


"Selama ini kami hanya dipandang sebelah mata. Namun, hari ini kami tunjukkan kekompakan lagi," jelasnya.


Lebih lanjut Aznil menjelaskan, buka puasa bersama 1.000 aktivis 98 di Grand Sahid ini memberi pesan ke elit politik jika aktivis 98 sebagai gerakan yang sudah siap mengisi posisi strategis untuk perubahan besar mewujudkan cita-cita reformasi.


"Presiden Jokowi sebagai anak kandung reformasi seharusnya lebih mengedepankan para aktivis 98 untuk bersama melakukan perubahan bangsa ini. Bukannya merangkul penjilat, para oportunis dan orang-orang Orde Baru (Orba)," paparnya.


Penulis: Bipani|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Riau selenggarakan kegiatan buka bersama di kediaman H. Abdul Azis Hamid sebagai pembina KKSS di Jalan Rawamangun, Kelapa Sawit, Pekanbaru, Minggu Sore (27/05/2018) pukul 17.00 WIB.


Suasana kebahagian terpancar di setiap wajah dari keluarga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Provinsi Riau saat berbuka bersama.


Dari kerumunan warga Sulsel terlihat sosok sang inisiator Jum'at Barokah AKBP Edy Sumardi dan keluarganya."Ya, saya ikut bergabung menjadi anggota keluarga KKSS yang berdomisili di Provinsi Riau,"terang Edy sambil tersenyum.


Wakapolresta Pekanbaru tersebut menyebutkan bahwa kegiatan buka bersama KKSS ini terus dilaksanakan setiap tahunnya.


Tahun ini dilaksanakan dikediaman H Abdul Azis Hamid."Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan lancar. Insyaallah kedepannya kegiatan silahturahmi ini terus berjalan,"ungkap perwira lulusan 1996 tersebut.


Ditempat yang sama H. Abdul Azis menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh anggota KKSS yang berada di Provinsi Riau atas kehadirannya dalam acara Safari Ramdhan dan buka bersama.


Mengakhiri sambutannya, H. Abdul menjelaskan bahwa orang-orang Sulsel yang berdomisili didaerah Riau bersama dengan suku lainnya akan terus ikut serta membangun Kota Pekanbaru khususnya Provinsi Riau.


Penulis:Pazri|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Meski menggunakan aspal dingin untuk pekerjaan proyek tambal jalan di ruas jalan Raya Prokimal, tetap tidak cocok. Solusinya, menggunakan sistem rigid atau jalan harus dicor.


Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Lampung wilayah Utara, Mega Asli, Senin (28/05/2018) saat ditemui BlogGua CN di ruang kerja kantor UPTD setempat.


“Tidak ada solusi lain, masih tetap hancur. Karena di sana itu, disamping jalanya memang tidak bagus, tidak labil. Kapasitas mobil bermuatan berat terlalu banyak, dan dataran tanah di bawah jalan raya terdapat sumber air”, imbuh Mega.


Sebelumnya dijelaskan Mega bahwa pengerjaan tambal jalan di ruas jalan raya Prokimal, Kali Cinta, Kotabumi Utara dari arah POM AKR hingga Puskesmas, Jum’at (25/05) kemarin lusa merupakan pekerjaan retensi proyek tambal jalan ditahun 2017. ”Pekerjaannya sampai hari ini belum selesai,”terang Mega, usai menelpon PPTK proyek retensi tambal jalan tersebut.




[caption id="attachment_7014" align="alignnone" width="678"] Salah satu titik lubang di ruas jalan raya Prokimal, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara, Lampung Utara yang ditambal, Senin (28/05/2018). Foto: fran/BlogGua CN.[/caption]

Sementara, kalau melihat gambar video dan foto yang dihimpun oleh tim OmGua. Dirinya berpendapat bahwa pekerjaan itu masih berupa lapen, dan jika hanya diaspal seperti itu memang rentan rusak kembali.


Lebih lanjut dikatakan Mega, untuk mengatasi kerentanan rusak kembali. Dirinya menilai bahwa kebanyakan perusahaan yang mengerjakan proyek seperti itu di jalan Bumi Ragem Tunas Lampung ini, kerap kali melapisinya menggunakan aspal hotmix jenis ACWC atau HRS di atas permukaan aspal yang cukup halus.


“Nanti itu harus dihotmix lagi. Karena kalau perbaikan tidak diselesaikan maka uangnya 10% tidak bisa diambil,” pungkasnya.


Dikabarkan sebelumnya, Proyek Tambal Jalan: Sehari Dikerjakan, Esok Hari Rusak Kembali


.... Dilansir Radar Malang, Rabu (03/01/2018), tambal sulam yang kerap menjadi sebutan proyek tambal jalan. Pemerintah Kota Malang mengerjakan proyek tambal jalan menggunakan aspal dingin. Menurut Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Malang Didik Setyanto menyatakan, fokus penambalan dilakukan di sepanjang Jalan Semeru hingga Jalan Tangkuban Perahu. Disinggung mengenai kerap mengelupasnya aspal setiap musim hujan, Didik sudah memprediksinya. Solusinya, Didik menyiapkan aspal coldmix atau aspal dingin.


Jadi, jika dibandingkan dengan tambal sulam dengan Pemkot Malang. Apakah pengerjaan proyek tambal sulam di jalan Raya Prokimal sudah tepat menggunakan aspal panas dan efisienkah dalam menggunakan anggaran?


Penulis: pazri|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Rombongan Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Sat.Pol.PP) Kabupaten Lampung Utara, meyambangi Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Senin 28/5.


Pasalnya, Gaji maupun Dana kegiatan lainnya Tiga Bulan terakhir ini tidak ada Kejelasan.


“Kedatangan kami ini, ingin mendengar penjelasan dari pihak Keuangan BPKAD terkait mandeknya Gaji, Biaya Operasional dan Dana Kegiatan lainnya yang telah 3 Bulan terakhir ini mengapa tidak ada Kejelasan, padahal itu telah diusulkan sejak jauh hari, mau dikasih makan apa anak istri kami di rumah, kalau hal ini terus berlanjut”, Ungkap Sari Husein, Kabid Ops Pol PP.


Dan kedatangan rombongan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Utara ke BPKAD bukan berdemo melainkan menyampaikan aspirasi.


Diketahui bahwa, selama ini kegiatan di Satker Penegak Perda Lampura itu kurang berjalan, dikarenakan tidak adanya Dana Kegiatan dan Operasional Petugas, seperti Beban Kerja dan lainnya sampai 3 bulan terakhir ini tidak pernah dikeluarkan, sementara mereka telah mengajukan sejak lama.


“Kami tidak unjuk rasa melainkan menyampaikan aspirasi kepada keuangan bahwa inilah adanya kami dan tertuju kepada kepala badan keuangan. Tetapi tanggapan Kasubbag perbennya yang sekalian menerima aspirasi kami dia akan menyampaikan kepada pimpinannya, dan kami kasi waktu bila dalam minggu ini tidak ada kejelasan, maka mohon maaf jika kami akan lumpuh kerjanya"tegas Sarihusin.


Penulis:Fran|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Lagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara meraih predikat laporan keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP) dilaksanakan di Kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan perwakilan Lampung, Senin (28/5/2018).


Atas laporan keuangan pemerintah daerah setempat Tahun 2017, melalui laporan hasil pemeriksaan diserahkan langsung kepada Sekdakab Lampura, Samsir, didampingi Plt. Kepala BPKA, Desyadi. Setelah sebelumnya, menerima hasil sama dari BPK. ‎”Alhamdulillah ini adalah yang ketiga kalinya kita menerima predikat WTP,” ucap Desyadi melalui pesan singkatnya.


Menurut Desyadi, dengan diraihnya kembali hasil penilaian tersebut oleh BPK maka penyusunan laporan keuangan Lampura telah memenuhi kaidah sesuai standar akuntansi ditetapkan pemerintah. “BPK menilai laporan keuangan daerah kita telah memenuhi prinsip, akuntabel dan transparan,” jelasnya.


Raihan WTP tersebut, lanjut dia, merupakan wujud dari komitmen, tekad, kerja sama dan keras seluruh unsur pemerintahan. Mulai OPD, satker, DPRD dan semua pihak terkait lainnya. “Semoga kerja sama terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Opini WTP merupakan predikat tertinggi dari BPK terhadap LHP dari LKPD setiap peemerintah daerah maupun institusi. Ini diberikan dengan kriteria sistem pengendalian internal memadai dan tidak salah mensajikannya.


(ls|red)

BlogGua CN, Lampung Utara – Dicuaca gerimis pasca hujan deras reda, tim OmGua jalan-jalan menuju Desa Madukoro, diperjalanan tim bertemu 8 orang pekerja proyek tambal jalan.


Lokasi lubang jalan yang ditambal berada di ruas jalan lintas Jalan Raya Prokimal Kabupaten Lampung Utara, Jum’at (25/05/2018) sekira pukul 14:00 WIB.


“Sedang tambal mas”, ujar om bro (sebut saja begitu) salah satu buruh kerja saat dikonfirmasi tepat dilokasi yang sedang mereka kerjakan. “dari POM AKR,”imbuh OmBro sambil menunjuk ke arah puskesmas, menerangkan titik lokasi jalan berlubang yang dikerjakan kurang lebih berjarak 500 meter.


Dari pantauan, pekerjaan berlangsung tanpa adanya Plang Perusahaan dan dari 8 orang pekerja yang berhasil ditemui. Tidak ada yang tahu, perusahaan apa dan dimana yang menaungi proyek yang sedang mereka kerjakan. Dari sini, Apakah para buruh kerja tidak diberi pemahaman tentang Badan Usaha yang bertanggung jawab atas diri mereka atau sengaja berlaga Pilon?


“OmDul (disamarkan) yang punya proyek”, cetus pekerja lainnya bak memperkenalkan nama seorang kontraktor, hanya itu yang mereka ketahui selain mekanisme tugas mereka dalam pengerjaan proyek.


Sambil mengamati pekerja yang sedang membakar aspal, terpantau juga oleh OmGua bahwa seringkali buruh kerja proyek meninggalkan pekerjaannya sejenak untuk mengatur kendaraan berlalu lintas yang berpapasan. Dengan begini, apakah buruh kerja melakukan tugasnya dengan efektif?


Esok hari, OmGua kembali mendatangi lokasi pengerjaan. Dari pantauan team, titik lubang jalan yang sudah ditambal aspal panas tengah hancur membentuk lubang kembali, Sabtu (26/05/2018) pagi.


“Kemarin dikerjakan, hasilnya kurang rapih, ya mau gimana lagi,”cetus Ahmad, warga sekitar sekaligus pengguna jalan seakan pasrah dengan hasil kerja.


Warga berharap, lanjut ahmad, pihak terkait dapat memberikan teguran kepada pihak pelaksana perbaikan jalan yang berlubang di ruas Jalan Raya Prokimal Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara, Lampung Utara.


“Tolong ditegurlah yang mengerjakan ini. Karena disini sering kecelakaan,”kata Ahmad mengakhiri.


Dilansir Radar Malang, Rabu (03/01/2018), tambal sulam yang kerap menjadi sebutan proyek tambal jalan. Pemerintah Kota Malang mengerjakan proyek tambal jalan menggunakan aspal dingin. Menurut Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Malang Didik Setyanto menyatakan, fokus penambalan dilakukan di sepanjang Jalan Semeru hingga Jalan Tangkuban Perahu. Disinggung mengenai kerap mengelupasnya aspal setiap musim hujan, Didik sudah memprediksinya. Solusinya, Didik menyiapkan aspal coldmix atau aspal dingin.


Jadi, jika dibandingkan dengan tambal sulam dengan Pemkot Malang. Apakah pengerjaan proyek tambal sulam di jalan Raya Prokimal sudah tepat menggunakan aspal panas dan efisienkah dalam menggunakan anggaran?


Penulis: pazri|editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara –Tengah asik bermain judi, empat orang laki-laki di ciduk Anggota Kepolisian Satuan Sabhara Polres Lampung Utara.


Para pelaku berinisial SDR, GRN, SPN dan SPT diciduk petugas dari sebuah rumah yang beralamatkan di Margo Mulyo, Abung Jayo, Abung Selatan, wilayah hukum Polres setempat, Sabtu dini hari (26/05/2018) sekira pukul 01:00 WIB.


Diperoleh petugas, identitas masing-masing para pelaku, yakni SDR (40), GRN (40) dan SPN (35) merupakan warga Dusun Margo Mulyo Desa Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara. Sedangkan SPT (39) merupakan seorang warga Desa Kali Papan Kabupaten Way Kanan. Keempat pelaku, semuanya bekerja sebagai buruh Pabrik.


Sebelumnya, petugas sedang melaksankan Patroli yang kemudian mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat beberapa orang yang tengah asik bermain judi jenis leng menggunakan kartu remi. Selanjutnya petugas langsung melakukan penggrebekan dan penagkapan terhadap para pelaku di TKP.


Dari tangan para pelaku, petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 204ribu, 2 set kartu remi, dan 2 unit Handphone.


Sementara, Kaur Humas Polres Lampung utara, Brigadir Herianto menerangkan bahwa para pelaku dan barang bukti kini sudah diserahkan oleh Sat Shabara ke Sat Reskrim Polres Lampung Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Penulis: pazri|editor:red

BlogGua CN, Pekanbaru - Menyambangi kediaman rumah warga kurang mampu memang benar-benar menjadi program nyata Polresta Pekanbaru dengan membentuk tim Jum'at Barokah.


Tumira (80) seorang nenek yang membesarkan cucunya dari belas kasihan tetangganya menjadi sasaran kunjungan tim JB terpadu, di minggu kedua bulan suci ramdhan 1439 tahun ini, Jum'at pagi (25/05/2018) Pukul 09.00 WIB.


Suasana yang biasa sepi menjadi ramai dengan kedatangan tim terpadu Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru. "Alhamdulillah nak, semoga berkah ya nak buat kita semua. Beginilah keadaan rumah mbah, mbah tinggal bersama cucu tidak sanggup bekerja lagi, hanya bantuan tetangga saja nak,"ungkap mbah gono sambil mengusap air matanya.


Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto yang diwakili Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P menyebutkan rasa prihatinnya melihat keadaan ibu Tumirah dan cucunya.


"Nek, ini ada sedikit bantuan dari Polresta Pekanbaru, teman-IDI, PDGI, Dokkes cabang Pekanbaru dan PDSRI buat nenek. Kami berbagi bukan berarti lebih ya nek. Melainkan adanya rasa kepedulian kami terhadap warga yang kurang mampu,''terang Edy.


"Indahnya Berbagi apalagi di bulan yang penuh berkah ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan berkah bagi nenek Tumira beserta cucunya. Amiin,"tutur Perwira lulusan Akpol 1996 tersebut.


Ditempat yang sama Biddokkes Riau yang diwakili ketua PDGI cabang Pekanbaru AKBP Drg Agung H Wijanarko kelihatan bahagia dapat melayani masyarakat dengan baik di bulan Ramdhan ini. "Alhamdulillah, tidak ada pantangan dan rintangan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita," tukas Drg Agung.


"Ya, kita awali kegiatan Jum'at barokah ini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Riau serta teman-teman dari RS Bhayangkara cabang Pekanbaru. Indahnya tugas mulia ini, mudah2an berkah buat kita semuanya. Amiin Ya Rabballamin!!," sebut ketua PDGI Pekanbaru dengan senyum bahagianya.


Ditambahkan Drg Agung bahwa timnya selain memberikan pemeriksaan gratis, tim memberikan 40 paket bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu disekitar kediaman nenek Tumira. Terakhir tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru memberikan bantuan Al-qur'an dan Mukena ke masjid terdekat rumah nenek Tumira.


Sementara Lurah Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Fadillah Sip mengucapkan terimakasih kepada Jum'at Barokah karena sudah memperhatikan warganya yang tidak mampu. Dirinya sangat mendukung program dilakukan oleh Polresta Pekanbaru, IDI Riau, Dokkes Riau serta lainnya.


Hal yang senada juga disampaikan oleh ustadz masjid Paripurna Nurul Ibadah Tenayan Raya Wahyudi Adriansyah mengatakan, sangat berharap kegiatan Jum'at Barokah Pekanbaru terus berjalan. Karena, lanjutnya, sangat banyak membantu masyarakat sekitar, khususnya tim dari Kedokteran Riau.


"Kami harapkan kedepannya kegiatan ini dapat bersinergi dengan pihak lainnya, agar dapat memberikan bantuan lebih baik. Baik itu dari segi kesehatan maupun sembako,"imbuh Ustadz.


Turut hadir dalam kegiatan, Lurah Rejosari, Ustadz Masjid Paripurna Nurul Ibadah, Bidang Dokkes Polda Riau, IDI Cabang Pekanbaru, RS Bhayangkara Pekanbaru, PDGI Cabang Pekanbaru, Ketua LBP2R, Perempuan LIRA, PDSRI Cabang Riau, Kabag Sumda, Kapolsek Tenayan Raya, Kanit Provos, Tim JB, Syekh Rasyid, Tim Media, dari FJPI dan dari komunitas 234 Solidarity Community Pekanbaru.


ls|Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Tulang Bawang – Bos PT. Sugar Group Companies (SGC) mulai gerah dengan keberanian masyarakat Tulang Bawang (Tuba) Provinsi Lampung yang melawannya lewat gugatan ke Kejaksaan.


Indikasinya, Bos Perusahaan Gula terbesar di Lampung itu memberikan iming-iming hadiah sebesar Rp. 200 juta bila masyarakat mencabut gugatan tersebut.


Menurut salah satu aparatur kampung di Kecamatan Gedung Meneng yang minta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, jika pihaknya beberapa waktu lalu pernah diundang untuk hadir rapat bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang untuk membahas persoalan gugatan SGC.


“Pemkab meminta kami aparatur untuk melobi masyarakat agar mencabut gugatan tersebut, bahkan masing-masing kampung akan diberikan hadiah uang sebesar 200 juta jika berhasil melobi masyarakat, ungkapnya.


Dan pada kesempatan itu kami nyatakan tidak sanggup bicarakan hal tersebut kepada masyarakat, karena bisa-bisa kami yang akan tersudut dikira penghianat bela perusahaan,” bebernya.


Selanjutnya aparatur tersebut menjelaskan jika surat gugatan masyarakat terhadap SGC, merupakan inisiatif langsung masyarakat akibat adanya pencemaran debu yang dihasilkan dari pembakaran Tebu saat panen.


Dalam surat tersebut, seluruh warga masyarakat sepakat meminta diberikan kompensasi pembakaran Tebu oleh SGC.


“Jadi dalam gugatan itu setiap adanya kegiatan panen pembakaran Tebu, pihak SGC harus terlebih dahulu memberikan kompensasi yang nilainya lumayan Rp. 25-30 juta perkampung, uang tersebut dibagi untuk seluruh warga kampung, nah jika gugatan itu dicabut pasti kompensasinya hilang, dan gak mungkin masyarakat mau, apalagi itu untuk jangka waktu panjang, selama adanya panen bakar Tebu SGC harus berikan kompensasi,” ucapnya.


Secara terpisah, Tarjono Camat Gedung Meneng Kabupaten Tuba ketika dihubungi lewat telpon selulernya, enggan memberikan komentar terkait keinginan SGC memperalat Pemkab Tulang Bawang untuk membantu lobi masyarakat cabut gugatan.


“Saya tidak tahu info itu mas, sampai sekarang permintaan kompensasi kepada SGC tetap berjalan,” kata Tarjono.


Tarjono juga membenarkan bahwa surat gugatan tersebut ditanda tangani langsung oleh seluruh masyarakat di masing-masing kampung di Kecamatan Gedung Meneng, mengenai adanya gugatan ganti rugi dari perusahan PT. SGC sebesar 25 juta sampai 30 juta per kampung sebagai kompensasi.


“Gugatan itu benar dan saya sebagai camat teken mengetahui di surat gugatan itu wajar sebab itu sebagai kompensasi dari perusahaan sewaktu ada panen, tapi soal untuk mencabut kembali gugatan tersebut saya tidak faham dan belum dengar, “pungkasnya.


Sampai berita ini diturunkan pihak SGC belum bisa dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut.


Penulis:SR|editor:red

BlogGua CN, Lampung Utara – Terbengkalainya Taman Wisata Way Tebabeng di Lampung Utara (Lampura) menimbulkan rasa sedih dihati warga dan parahnya, meski di bulan suci ramadhan lokasi wisata itu kerap dijadikan tempat mesum oleh pengunjung.


Terungkap dari keterangan Salah satu tokoh warga, M. Aji Saputra saat ditemui BlogGua CN di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi wisata, Kamis (24/05/2018).


“Ya seringlah pengunjung, mau digebukin lokasi taman, mau di iniin lokasi taman. Akhirnya itulah, cuma yaitulah kena balaknya aja, kena dosalah kalau istilah kita orang islam,”ungkapnya serasa serba-salah menyikapi pengunjung yang datang.


Sebelumnya, dijelaskan Aji bahwa sudah berkisar kurang lebih 25 tahun taman wisata itu terbengkalai dan sejauh ini, belum ada upaya serius dari pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata di Desa Jagang, Blambangan Pagar, Lampung Utara.


“Sempat berjalan selama 1 tahun,” Lanjut Aji,” karena faktor keamanan, aktivitas taman wisata lumpuh kembali. Tapi sekarang sudah banyak tim patroli lewat”.


Dari pantauan, daratan dan perairan dilokasi taman wisata Way Tebabeng dengan luas keseluruhan berkisar 7 hektar. Saat ini berubah fungsi menjadi tempat angon hewan ternak (sapi), perkebunan singkong dan tambak ikan.


“Sapi, orang numpang angon. Palawija milik masyarakat, karena hasilnya untuk membangun Masjid dan tambak ikan milik perorangan”,jelas Aji.


Diterangkannya juga, dulu tempat itu mulanya sebagai tempat ternak ikan. Tapi lokasinya dibagian kulon dan karena dibentuk taman wisata. Lokasi tambak ikan diberi batas, sebagaian untuk ternak ikan dan sebagian untuk paronama wisata alam. “Ternak ikan tidak ada izin dari Desa atau pemerintah,”imbuhnya.


Diakhir, mewakili warga sekitar. M. Aji Saputra yang juga sebagai Kepala Dusun III berharap kepada pemerintah Daerah dan Provinsi untuk memperjelas status fungsi lokasi dan minta bantuan agar pengunjung tidak berbuat mesum di lokasi. Bila perlu dijadikan tempat pendidikan seperti sekolahan atau pondok pesantren, sehingga manfaatnya bisa dirasakan seluruh warga.


“Kalau tidak ada jalan keluar. Kembalikan saja lahan lokasi taman wisata itu kepada masyarakat.”cetusnya.


Terpantau juga sebelumnya, di dalam lokasi taman terdapat 1 unit mobil berwana Putih yang terparkir ditengah taman. Namun pengunjung pengendara mobil tidak kunjung keluar.


“Dari jam 2 tadi, orangnya tidak keluar-keluar mas,”kata pengunjung yang sedang mancing ikan diperairan taman.


Penulis: Pazri|editor:red

BlogGua CN, Tanggamus – Kegiatan (Giat) Safari Ramadhan di hari puasa ke tujuh bulan Ramadhan 1439H, Pemkab Tanggamus berikan dana bantuan masing-masing 20jt rupiah untuk Masjid Darussalam Pekon Sinar Semendo dan Masjid Al Munawarroh Pekon Kalimiring kabupaten setempat, Rabu (23/05/2018).


Bantuan diserahkan oleh pemimpin tim rombongan Safari Ramdahan kepada masing-masinhg pihak pengurus masjid, dimana Tim 3 dipimpin oleh Ketua Pengadialan Agama Tanggamus, H. Asrori mewakili Setdakab Tanggamus dan tim 4 Safari Ramadhan Tanggamus rombongan dipimpin oleh Dandim 0424 Letkol Anang Hasto Utomo.


"Tujuan dari pada Safari ramadhan ini adalah guna menjalin silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat dan yang terpenting, yaitu melihat langsung kendala, hambatan, kesulitan yang dihadapi masyarakat serta realisasi pembangunan," ujar H. Asrori dihadapan warga yang mengahdiri kunjungan safari ramadhan di Masjid halaman Masjid Darussalam Pekon Sinar semendo, Talang Padang.


Senada dengan apa yang disampaikan oleh Dandim 0424 saat tim 4 berkunjung ke Masjid Darussalam Pekon Sinar Semendo, Kotaagung Barat bahwa tujuan dari pada Safari Ramadhan yang dilaksanakan guna menjalin silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat dan yang terpenting yaitu melihat langsung kendala, hambatan, kesulitan yg dihadapi masyarakat serta realisasi pembangunan.


Selain itu, Dandim 0424 juga menekankan kepada aparatur kecamatan dan pekon agar betul-betul menjalankan tanggung jawabnya yakni melayani masyarakat dengan ikhlas jangan mempersulit segala urusan masyarakat serta jangan sampai ada pungutan liar diluar aturan yang ada.


Sementara, terkait masalah Radikalisme dan terorisme. Dandim 0424 Tanggamus, Ltk Anang Hasto Utomo meminta warga agar tetap menjaga keimanan. Jangan sampai masuk dalam lembah tersebut dan untuk menghalau serta menghentikan masalah tersebut. Dandim menyarankan agar masyarakat harus mengerti tentang agama islam, yaitu Islam yang Rahmatan Lilalamin.


Mengakhiri sambutan, tak lupa Dandim 0424 mengingatkan masyarkat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada Allah s.w.t.


Kegiatan dilanjutkan dengan acara mendengarkan Tausiah dan juga memberikan santuan kepada 20 anak yatim masing-masing 250rb rupiah.


Penulis: Pazri|editor:red


BlogGua CN, Lampura - Memberi pengamanan selama Ramadhan 1439 H, Polres Lampung Utara menggelar Patroli Sahur dilanjutkan dengan giat membangunkan warga untuk melaksanakan makan sahur, Senin (21/05/2018)dini hari.


Patroli sahur ini menggunakan kendaraan roda 4 yang memiliki lightbar, sirine rotator, dan pengeras suara sehingga petugas kepolisian dengan mudah membangunkan warga. Tidak hanya itu, personil juga menggunakan perangkat suara tambahan, yakni bedug agar petugas kepolisian dengan mudah membangunkan warga pada waktu sahur.


Kapolres Lampung Utara, AKBP EKa Mulyana, S.I.K, mengatakan, kegiatan patroli sahur selain menjaga keamanan selama bulan Ramadan, juga membantu membangunkan warga untuk sahur.


“Patroli ini kita gelar untuk memberikan  keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa,”jelasnya.


Ia mengatakan, upaya itu juga diharapkan bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya yakni gangguan keamanan dan ketertiban selama bulan puasa.


“Hal ini dilakukan bukan hanya untuk patroli, namun juga untuk mendekatkan diri kepada lapisan masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Lampung Utara,” tutup AKBP EKa Mulyana, S.I.K.


penulis:Fran|editor:red

BlogGua CN, Tulangbawang - Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Winarti-Hendriwansyah (Win-Hendri) mengharapkan doa dan dukungan dari para tokoh dan seluruh masyarakat Tulangbawang, untuk dapat bersama membangun dan kompak menghindari hal-hal yang bisa menghambat laju pembangunan.


Hal ini terungkap saat kunjungan rombongan silaturahmi tim safari Ramadan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Tulangbawang dalam rangka semakin mendekatkan diri dan beribadah dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, sekaligus mendengar dan menjaring aspirasi serta melaporkan program-program Win-Hendri yang saat ini tahap demi tahap telah digulirkan.


Adapun program yang disampaikan itu berkaitan dan menyentuh langsung kepada masyarakat, diantaranya seperti, santunan dana kematian, santunan anak yatim, pemberian tunjangan bidan desa, program keluarga harapan dan program-program lainnya.


Tujuan menyampaikan kepada masyarakat, dengan harapan, bilamana ada yang membutuhkan, namun belum tersentur oleh bantuan tersebut, untuk dapat mengurusnya, sehingga program-program ini dapat sampai ke tangan masyarakat.


Sebagai Ketua tim safari Ramadan, Winarti menyampaikan bahwa, tujuan safari ramadhan adalah guna menjalin silaturrahmi dan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat langsung kendala, hambatan, kesulitan yang dihadapi masyarakat, serta melihat sejauh mana realisasi pembangunan.


Selain itu, menurut Bupati gotong royong ini, safari ramadhan juga bertujuan melihat kinerja dari aparatur Kecamatan dan Kampung dalam menjalankan tanggung jawabnya, yaitu melayani masyarakat dengan ikhlas dan tanpa ada pengutan liar serta tidak menyulitkan masyarakat.


"Saya juga mengimbau kepada kita sekalian agar memahami dan sama- sama mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Tulang bawang yaitu terwujudnya Tulangbawang yang aman, mandiri dan sejahtera," kata Winarti, Senin (21/5/2018).


Perlu diketahui, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang terus Bergerak Melayani Warga (BMW), secara bertahap dan menyesuaikan dengan Ketentuan yang berlaku, bahkan Tahun 2018 ini, telah dianggarkan anggaran dana guna merealisasikan program-program yang diharapkan masyarakat, seperti alokasi Dana Kampung BMW.


"Kita juga melakukan pembangunan sarana pendukung pertanian diantaranya seperti irigasi pertanian, air bersih dan pemberian bantuan bibit pertanian serta fasilitas kelistrikan diseluruh Kampung di Tulangbawang (Tulang Bawang Terang) dan pada Tahun 2018 sebanyak 50 Kampung direncanakan langsung teraliri listrik, dan di Tahun 2019, seluruh Kampung di Tulangbawang telah teraliri listrik," sebut Bupati, pasangan Hendriwansyah ini.


"Kita juga terus meningkatkan pelayanan pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dengan cara dapat dilaksanakan di masing-masing kecamatan, dengan dukungan mobil pelayanan kependudukan keliling (e-KTP BMW Mobile)," tambahnya.


Program lainnya, seperti telah berhasil menurunkan tingkat Kematian ibu dan bayi melalui program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak, pemberian tunjangan khusus tenaga medis sesuai dengan spesialis, pemberian tunjangan bidan desa, pemberian tunjangan kader posyandu, pembukaan lapangan kerja dengan pemberian stimulan usaha produktif untuk pemberdayaan pemuda, kaum perempuan, kelompok tani, usaha kecil, industri rumah tangga melalui pelatihan dan bantuan modal, serta kemudahan pemberian perizinan bagi masyarakat dan dunia usaha.


"Selain itu kita juga memberikan beasiswa bagi keluarga tidak mampu dan berprestasi, pemberian peningkatan Kesejahteraan untuk tenaga honorer pendidikan dan tenaga kesehatan, pemberian susu dan telur gratis sebagai tambahan makanan bagi siswa pendidikan, pemberian kemudahan penyesuaian ijazah dan izin belajar bagi PNS disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, pemberian santunan kematian bagi masyarakat miskin, pemberian bantuan sarana peribadatan, baik masjid, Musala, pondok pesantren, gereja dan pura, pemberian insentif babinsa dan babinkantibmas, pemberian bantuan untuk penyandang disabilitas, pemberian bantuan kepada lansia tidak mampu, pemberangkatan jamaah umroh, pemberian bantuan dukungan pendidikan di madrasah, pesantren, diniyah, honor guru PAUD dan TPQ, dan terakhir untuk masyarakat sangat tidak mampu diberikan bantuan berupa bedah rumah," papar Winarti.


Sementara itu, Wakil Bupati Tulangbawang Hendriwansyah menyampaikan bahwa kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh adat/budaya serta seluruh masyarakat Tulangbawang untuk senantiasa mendukung dan mengawal program-program yang digulirkan oleh Win-Hendri.


"Saya meminta ketulusan dan keihklasan dari saudara bapak dan ibu, untuk bisa mendoakan kami, mendoakan Win-Hendri, untuk bisa membangun, untuk bisa berbuat, untuk bisa memajukan Sai Bumi Nengah Nyappur, Kabupaten yang kita cintai dan kita banggakan," tukasnya.


Penulis: SR|editor: red

BlogGua CN, Jakarta - Ketua umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat menilai, orang-orang yang tangannya masih 'berlumuran darah' tragedi 1998 dinilai belum pantas menjadi pemimpin negara Indonesia.


Walaupun reformasi 1998 telah 20 tahun berlalu namun masih kental dalam ingatan, saat mahasiswa dibenturkan dengan aparat keamanan ketika aksi berlangsung.


"Siapapun pucuk pimpinan harus bertanggung jawab atas hilangnya para aktivis demokrasi saat itu," katanya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/5/2018).


Pria alumni Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) itu percaya bahwa perjuangan mereformasi kebijakan negara memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa, hasilnya saat ini kita rasakan dan mengalami kemajuan baik demokrasi, ekonomi dan teknologi.


Namun ia juga mengingatkan, hingga saat ini cita-cita reformasi masih belum tuntas seperti menghilangkan praktek KKN dan penegakan HAM oleh negara. "Oleh karena itu, saat ini," kata dia, "semua aktivis '98 harus mengawal dan tidak boleh melupakan cita-cita reformasi itu." dan "Meskipun saat ini aktivis '98 sudah banyak yang bergabung ke berbagai partai politik (parpol) hendaknya kawan-kawan masih punya tanggung jawab moral untuk mengawal cita-cita reformasi dengan melakukan perubahan sistematis dari dalam parpol dan badan legislatif dimana parpol berperan," tambahnya.


Lebih lanjut Taki, sapaan akrab Reinhard Parapat yang juga salah satu pendiri Forum Kota (Forkot) diawal-awal reformasi 1998 menjelaskan, menolak memberikan tempat pada rezim "berdarah di era Orde Baru" untuk berkuasa, bukan tidak ada dasarnya.


Pertama, di era rezim Orde Baru (Orba) adanya dugaan tindakan penghilangan secara paksa aktivis demokrasi merupakan salah satu bentuk kejahatan yang anti demokrasi dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, hingga saat ini masih tidak jelas dimana keberadaan para aktivis yang hilang korban rezim Berdarah Orba.


Kedua, di era rezim Orba Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) tumbuh subur sehingga, negara saat itu hampir bangkrut dan terancam bubar (negara gagal), bekas ketimpangan ekonomi saat itu sangat terasa hingga saat ini.


Ketiga, lanjut dia, sejarah mencatat hampir tidak ada elit rezim Orba yang terjerat dan di proses secara hukum untuk kasus KKN dan juga pelanggaran HAM berat, mereka masih tidak tersentuh.


Jadi, dengan semangat 20 tahun reformasi, kita diingatkan jangan pernah melupakan sejarah kelam, sejarah masa lalu rezim otoriter Orba yang anti demokrasi dan penuh KKN.


"Seperti apa yang dikatakan Presiden Pertama RI Soekarno dalam pidato HUT RI pada tahun 1966, Jas Merah, jangan sekali-sekali Meninggalkan Sejarah!," ujarnya.


Demikian juga dengan generasi ini, "Menolak Lupa", kita telah diingatkan untuk tidak meninggalkan sejarah, demikian Taki menjelaskan.


Penulis: Bipani|editor:red

BlogGua CN, Lampung Utara - Dalam rangka memberikan rasa aman bagi umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih di bulah ramadhan. Polres Lampung Utara bersama Kodim 0412 menggelar patroli gabungan di wilayah Kotabumi dan sekitarnya, Sabtu malam (19/5/2018).


Patroli tersebut melibatkan personil gabungan TNI dan Polri terdiri dari 10 personil Kodim 0412/LU, 10 personil Polres Lampung Utara dan 10 personil Kompi 1 Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Lampung dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Lampung Utara AKP Sukamso. Dengan rute patroli dari Polres - kebun 5 - kebun 4 - Stadion Sukung - Jln RPM - Rejosari - Sribasuki - Kali Pasir - Talang Bojong - Bernah dan kembali ke Polres.


Kapolres Lampung Utara AKBP EKa Mulyana mengatakan, Patroli gabungan ini digelar dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif pada saat masyarakat sedang melaksanan sholat tarawih. "Khususnya pada bulan ramadhan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah di bulan yang penuh himkat ini dengan aman dan nyaman," ujar Kapolres.


Patroli ini secara rutin kita laksanakan guna mengantisipasi kejahatan terkhusus pencurian rumah yang sedang di tinggal oleh penghuninanya saat melaksanakan sholat tarawih di Masjid. "Serta meningkatkan sinergitas TNI dan Polri Lampung Utara dalam menciptakan kamtibmas yang aman di Lampung Utara," kata Kapolres Lampung Utara AKBP EKa Mulyana.


ls|editor: red

BlogGua CN, Lampung Utara - Berbagi rezeki kepada sesama di bulan suci Ramadhan 1439H, aplikasi Kwai Go luncurkan event Ramadhan berhadiah menarik untuk para penggunanya.


Sebagaimana pesan yang dikirim oleh pihak promosi Kwai Go kepada BlogGua CN, Jum’at (18/05/2018) di aplikasi tersebut.


“Jadi sudah siapkan, mulai hari ini untuk ikutin event Ramadhan Berbagi "Rezeki" Bersama Kwai Go yang berlangsung selama 19 May - 13 Juni 2018,”tulisnya.


Untuk medapatkan hadiah dalam event ramadhan berbagi ini, pengguna hanya perlu UNDANG TEMAN sebanyak-banyaknya untuk download dan menggunakan aplikasi Kwai Go. “Jangan sampai gak ikutan!! Kenapa? Karena hadiahnya luar biasa banget,”imbuhnya dengan seru.


Berikut klasifikasi pembagian hadiah untuk para pengguna (Kwaiers) yang menjadi pemenang;
- Hadiah Periode 1
Peringkat 1 : 1 Motor Yamaha N-Max
Peringkat 2 : 1 Motor Honda Beat
Peringkat 3 - 6: 1 Smartphone – Honor 7A
(Pemenang dipilih berdasarkan jumlah UNDANG TEMAN terbanyak periode 19 - 31 Mei 2018)


- Hadiah Periode 2
Peringkat 1 : 1 Motor Yamaha N-Max
Peringkat 2 : 1 Motor Honda Beat
Peringkat 3 - 6 : 1 Smartphone – Honor 7X
(Pemenang dipilih berdasarkan jumlah UNDANG TEMAN terbanyak periode 1 - 13 Juni 2018)


Selain itu, untuk kwaiers yang belum beruntung di periode 1 dan 2. Masih ada kesempatan untuk memperebutkan hadiah undian Grand Prize berupa 1 Motor Yamaha N-Max dan 500 Bantal Kwai. Pemenangnya akan diundi pada tanggal 09 Juni 2018 dan hanya berlaku untuk semua Kwaiers yang berhasil mengundang minimal 1 teman untuk 501 pemenang.


Untuk diketahui, Kwai adalah aplikasi dengan peringkat bintang 5 di Google Play dan App Store yang memiliki jutaan pengguna di seluruh dunia. Momen lucu dan seru dapat diabadikan untuk menghasilkan uang di Kwai.


Tertarik gunakan Kwai Go? klik gambar >


Penulis:Pazri|Editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Indahnya kebersamaan kegiatan Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru di minggu pertama bulan Ramadhan 2018. Awali bulan penuh berkah ini dengan mengadakan berbuka bersama dengan petugas kebersihan Kota Pekanbaru di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Ahmad Yani, Jum'at sore (18/05/2018) Pukul 17.00 WIB.


Pada kesempatan yang berbahagia itu, kegiatan Polisi Peduli dan Berbagi Polresta Pekanbaru dengan nama Jum'at Barokah di pimpin lansung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto yang diwakili oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P dan tim dari IDI Riau dan Kota Pekanbaru. Selanjutnya tim dari IAUI ( Ikatan Ahli Urologi Indonesia).


Selain itu turut hadir juga dari PDGI Cabang Pekanbaru, Ketua LBP2AR, Perempuan LIRA, tim dari Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, Sang Da'i cilik Syekh Rasyid, Adinda Bulan Karunia Rudianti serta teman-teman dari tim management media Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru.


"Terimakasih saya ucapkan kepada Ibu dan bapak dapat hadir dalam kegiatan Polisi Peduli dan Berbagi Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru. Kita memberi bukan berarti lebih, tetapi karena merupakan adanya rasa persaudaraan yang terjalin terhadap diri kita semuanya. Maka dari itu kami mengundang, ingin memberikan sedikit paket sembako untuk ibuk dan bapak semuanya,"terang Edy.


Dijelaskan Edy, paket sembako ini merupakan bantuan dari infak personil Polresta Pekanbaru serta dari IDI Riau dan PDGI Pekanbaru berupa 50 paket sembako yang berisikikan beras, minyak goreng dan lainnya."Sebelum pemberian paket sembako kepada 30 petugas kebersihan, kegiatan ini kita mulai dengan pemeriksaan deteksi dini hipertensi dari tim Dokkes-RSBP kepada masyarakat sekitar. Selanjutnya, tauziah agama oleh Syekh Rasyid dan buka bersama,"tegas Wakapolresta teraebut.


Sementara Kabiddokkes Polda Riau melalui ketua PDGI Pekanbaru AKBP Drg Agung H Wijanarko SPBM menyebutkan dirinya beserta tim mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada para petugas kebersihan Kota Pekanbaru dalam menghadiri kegiatan Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru.


"Alhamdulillah pada kesempatan ini, kita dari tim Dokkes Polda Riau, IDI Riau, Dokkes-RSBP, IAUI dan PDGI cabang pekanbaru dapat memberikan 50 paket sembako dan 30 paket kain sarung. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi bapak ibuk semuanya,"tukas Dr Agung.


ls|editor:Adama Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Masuk dihari ke 2 bulan puasa Ramadhan 1439H-2018, jajaran Satlantas Polres Lampung Utara berbagi takjil atau makanan kepada pengendara di Tugu Payan Mas, Kotabumi, Jumat (18/5/18).


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan anggota Satlantas Polres Lampung Utara yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lampung Utara Akp Suprapto. Kegiatan yang berlangsung, sengaja dilakukan sebagai bentuk kegiatan sosial dan kepedulian Polri kepada umat muslim yang sedang berpuasa.


Kasat Lantas mengatakan, kegiatan positif yang telah dilaksanakan pada bulan ramadhan dengan cara membagikan takjil kepada pengendara merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi Sat Lantas Polres Lampung Utara dalam menumbuhkan kecintaan dibulan suci Ramdhan serta mengisinya dengan kegiatan positif yang bermanfaat untuk pembinaan keimanan bagi setiap anggota lantas dan masyarakat.


"Menjadikan Ramadhan sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial antara Sat Lantas Polres Lampung Utara dengan Masyarakat khususnya warga Kotabumi," kata Akp Suprapto.


Selain membagi-bagikan takjil, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan himbauan tertib berlalulintas kepada masyarakat.


"Saya menghimbau kepada pengendara mobil maupun sepeda motor agar selalu patuh terhadap aturan lalu lintas."katanya.


Artinya, meski sedang dalam suasana ramadhan, aturan lalu lintas tetap harus dipatuhi, misalnya pada saat akan mencari takjil kepasar bedug menggunakan sepeda motor, pengendara diminta untuk tetap menggunakan helm.


ls|editor:Adam Arassy

BlogGua CN, Tulangbawang – Bupati Tulangbawang, Winarti menyumbangkan gajinya ke masjid Al Iman Tiuh Tohou, Menggala.


Selain itu, Tim 1 Safari Ramadan yang dipimpin Winarti juga memberikan bantuan untuk Masjid sebesar Rp20 Juta dan santunan anak yatim bagi 100 anak.


Winarti menyampaikan bahwa Masjid yang dikunjunginya sangat bersih, untuk itu dirinya berpesan kepada warga Kampung Tiuh Tohou agar dapat terus menjaga kerbersihannya.


"Perlu diketahui, banyak hal yang harus kami perbuat untuk masyarakat, tapi yang lebih mendesak kita prioritaskan, seperti saat ini kita telah mendorong penyaluran bantuan dana kematian, hanya dengan syarat memiliki KTP Tulangbawang," ungkap Winarti, Kamis (17/5/2018) malam.


Selain itu, ia menjelaskan, saat ini juga telah disalurkan bantuan berupa santunan untuk lansia, susu, telur gratis untuk para siswa-siswi dan bedah rumah warga tidak mampu.


"Semua kita kerjakan satu persatu, saya cuma minta kita semua kompak bahu membahu mendukung pembangunan, agar terwujudnya Tulangbawang yang aman, mandiri dan sejahtera," kata Winarti.


Adapun safari ramadhan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dan melihat langsung kendala, hambatan, kesulitan masyarakat serta menyampaikan laporan kepada masyarakat tentang kinerja Pemerintahan Win-Hen.


Penulis: Ridho|Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Disela pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipimpinnya, Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana memberikan reward untuk 3 orang personil yang berprestasi, di halaman Mapolres Lampung Utara, Kamis (17/5/18).


Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol Dalham mendapakan penghargaan sebagai Polsek terbaik dalam membuat laporan kegiatan. Kanit Binpolmas Sat Binmas, Brigadir Winci Kiki Saputra menerima penghargaan sebagai operator paling cepat, tepat dan substansial dalam pengiriman laporan dan terakhir Bhabinkamtibmas Polsek Abung Tengah, Brigadir Widi Atmanto mendapatkan penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas paling aktif melaksanakan Sholat berjamaah, gotong royong dan binluh.


Dalam sambutannya Kapolres mengatakan, menyimak situasi kamtibmas yang terjadi belakangan ini. Anggota Polri sebagai aparat keamanan diminta agar selalu tetap siaga dan waspada dalam mejalankan tugas rutinitas sehari-hari dan mencegah tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Utara. Terutama kejahatan yang menyangkut terorisme yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini.


"Berdayakan pamswakarsa yang ada di sekitar kita dan lakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap masyarakat untuk mencegah terjadinya tindakan kejahatan terorisme dan kasus kriminal lain nya", pintanya.


Selain itu, Kapolres memberikan ucapan selamat kepada personil Polres Lampung Utara yang sudah berprestasi. Dijelaskannya bahwa pemilihan anggota berprestasi ini merupakan bentuk kepedulian satuan polri terhadap anggota agar lebih bersemangat dalam bertugas dan pemilihannya pun sudah melalui proses penilaian.


"Penghargaan ini diberikan guna mewujudkan kepedulian kepada anggota, sehingga anggota lebih bersemangat dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugasnya", ujar Kapolres.


Tak lupa, Kapolres mengingatkan agar seluruh personil Polres Lampung Utara dapat terus tetap berlomba-lomba menciptakan prestasi dan membuat terobosan kreatif yang langsung menyentuh masyarakat.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Maraknya serangan teroris terhadap kantor kepolisian dan rumah ibadah yang menyebabkan korban jiwa dari pihak kepolisian dan masyarakat beberapa hari ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Termasuk juga dari Direktur Eksekutif 98 institut, Sayed Junaidi Rizaldi yang akrab disapa Pakcik .


“Pelaku sekeluarga ini mencerminkan bahwa ideologi radikal sudah menancapkan kukunya secara kuat, dimana mampu menggerakkan sekeluarga yang secara ekonomi mapanntuk mengorbankan diri atas nama ideologi,” kata Sayed dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (15/5).


Menurut Pakcik, keluarga itu jelas jelas-jelas tidak punya jiwa patriotisme dan nasionalisme. Sebab, apa yang mereka lakukan jelas demi mencapai tujuan ideologis mereka agar NKRI terpecah. Satu hal lagi, jika WNI yang pulang dari negara-negara Timur Tengah juga harus diverifikasi, filter kembali dan dipertanyakan komitmennya terhadap NKRI melalui fakta integritas misalnya.


“Dan kejadian teror ini yang bertepatan dengan 20 tahun reformasi sehingga reformasi ternyata memang belum menemukan jiwanya,” ujar Sayed.


Karena itu, Sayed menegaskan bahwa kinerja Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) perlu dievaluasi mendasar dan Kepala BNPT Suhardi Alius harus memberikan pertanggungjawabannya secara terbuka.“Sebab lembaga ini dibentuk untuk menjadi garda terdepan dalam hal penanggulangan teroris,” imbuhnya.


Selain itu, Sayed menyayangkan, kasus bom yang terjadi banyak diseret ke ranah politik terkait dengan kontestasi politik 2019. Padahal sebenarnya, kejadian terorisme ini murni perbuatan teroris.


“Saya melihat akibat kejadian-kejadian ini ada upaya adu domba ditingkat elite politik antara pro Jokowi dan pro Prabowo,” pungkasnya.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Pasuruan - Sebelum bertolak kembali ke Jakarta pasca kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau pembangunan ruas jalan tol Gempol-Pasuruan (Gempas) seksi 2. Ruas tol seksi 2 itu pada Lebaran 2018 mendatang diharapkan sudah masuk proses laik operasi sehingga dapat digunakan masyarakat.


"Kita ingin memastikan penggunaan jalan tol untuk mudik. Tadi sudah kita pastikan dari Merak sampai di Pasuruan sudah bisa dipakai untuk mudik meskipun ada beberapa kilometer yang masih fungsional, tapi sudah bisa dipakai. Kita harapkan nantinya lebaran yang akan datang kelancaran lalu lintas kita harapkan bisa lebih baik," ujar Presiden kepada jurnalis.


Pengoperasian ruas jalan tol Gempas seksi 2 tersebut nantinya akan memberikan pilihan bagi para pemudik yang akan melintas di jalur Pantura Surabaya-Pasuruan. Ruas jalan tol Gempas yang bisa dilalui musim Lebaran mendatang yakni seksi 1 Gempol-Rembang dan seksi 2 Rembang-Pasuruan.


"Masyarakat bisa memilih yang jalan arteri Pantura atau pilih jalan tol. Ada pilihan berarti, biasanya kan hanya satu. Ini sekarang ada dua, berarti lebih lancar logikanya," tuturnya.


Pembangunan tol Gempas sepanjang 34,15 km ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018 yang nantinya akan menghubungkan Gempol hingga Probolinggo. Selanjutnya, pada 2019 mendatang diharapkan pembangunan dapat berlanjut dan mampu menghubungkan Merak hingga Banyuwangi.


Adapun ruas tol Gempas seksi 2 yang ditinjau Presiden kali ini menghubungkan Rembang dan Pasuruan sepanjang 6,6 kilometer. Jalan tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019.


Turut menyertai Presiden dalam peninjauan ini di antaranya, Menteri PU dan Perumahan Runanakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.


editor: red

BlogGua CN, Pekanbaru - Tim Jum’at Barokah (JB) Polresta Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan mengunjungi rumah warga yang tidak mampu. Kali ini tim menyambangi kediaman Sofianita (53) seorang buruh cuci gosok di Jalan Karyawan gang Bripka Kecamatan Tampan, Pekanbaru (11/05/2018) pukul 09.30 WIB.


Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombespol Susanto diwakili oleh Pamen Polresta Pekanbaru Kompol Ramdhani dan dihadiri oleh Dokkes Polda Riau, IDI Cabang Pekanbaru, Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi (PDSRI), PDGI cabang Pekanbaru.


Selain itu, hadir juga dari LSM LBP2AR, LSM Perempuan LIRA, FJPI, Kabag Sumda, Kapolsek, Tim JB serta Ketua umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono dan ketua DPW IWO Riau Mirdas Aditya.


Kabiddokes Kombespol Asmarahadi melalui AKBP drg. Agung H Wijanarko menyebutkan bahwa IDI, PDGI,PDSRI ikut melaksanakan kegiatan Jum'at Barokah Resta Pekanbaru. Pihaknya membagikan sebanyak 50 paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu bertempat tinggal disekitar Kelurahan Sidomulyo Barat dan Saleri kepada keluarga Sofianita untuk pembuatan MCK.


"Selain itu, tim Dokkes Rumkit Pekanbaru juga melaksanakan kegiatan deteksi dini penyakit hipertensi dan diabetes untuk masyarakat sekitar yang hendak ingin melakukan perobatan,"ungkap drg. Agung.


Ditempat yang sama Kompol Ramadhani mengatakan kepada awak media, kehadiran tim Jum’at Barokah membuat keluarga Sofianita terharu serta bahagia karena masih adanya rasa perhatian dan rasa kepedulian Polresta Pekanbaru terhadap orang-orang yang masih memerlukan perhatian.


“Kedatangan tim jum’at barokah membuat masyarakat berfikir positif terhadap Polri atas kinerjanya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Saya harapkan kepada pihak Polresta Pekanbaru tetap selalu memperhatikan orang-orang yang lemah dan tidak mampu,”terang ketum IWO Jodhi Yudono.


Tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru menerima tempat penyaluran Zakat/Infak bagi donatur yang hendak ingin menyalurkannya. Dengan Nomor Rekening BRI 157201000457534 atas nama Amalia Harun.


editor: red

BlogGua CN,  Lampung Utara – Dalam rangka mengantisipasi pungli dengan menggunakan cap pengamanan terhadap sopir mobil truk, Kapolres Lampung Utara bersama dengan personil Sat Lantas melakukan Operasi penghapusan Cap pengamanan yang tertera di body belakang bak mobil truk, Rabu (9/5/2018).


Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K mengatakan, bahwa operasi ini digelar menindaklanjuti arahan Presiden karena masih banyaknya pungli terhadap sopir truk yang melintas di Jalan Lintas Sumatra berkedok jasa pengawalan dan pengamanan oleh preman dengan menempelkan tulisan, stiker dan logo serta cap pengaman jalan raya pada kendaraan.


Ditambah lagi mengupayakan kegiatan ini, dilakukan sosialisasi untuk meminimalisir praktek pungutan liar dan tindak kejahatan jalan raya kepada pihak pengemudi kendaraan di wilayah Lampung Utara guna memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan. "Tidak ada lagi preman yang mengatasnamakan LSM atau rumah makan lainnnya di Lampung Utara yang melakukan pungli, kalau masih ada akan kami tindak tegas" ujar Kapolres.


Dalam operasi yang di lakukan di Tugu Payan Mas Kotabumi terdapat belasan unit kendaraan truk yang terjaring. "Kebanyakan kendaraan tersebut memakai tulisan, stiker dan logo serta cap pengaman jalan raya dari GAULA, SP3, SKM, DLT, KRM, RTS dan HRD," kata Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K di dampingi oleh Kasat Lantas AKP Suprapto, SE.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN,  PEKANBARU- Kesedihan yang mendalam menyelimuti instansi Polri, 5 anggota kepolisian telah gugur dalam insiden kerusahan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Selasa (08/05). Tokoh Riau serta organisasi Islam mengutuk keras terhadap perbuatan napiter terorisme tersebut.

Rosti Uli Purba selaku Tokoh Batak Riau mengucapkan bela sungkawanya yang sedalamnya terhadap 5 anggota Polri yang telah gugur saat bertugas. Rosti mendoakan agar amal Ibadahnya dilindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena beliau telah mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia.

Terhadap Insiden ini, Tokoh Batak Riau ini mengutuk keras terhadap perbuatan narapidana terorisme tersebut terhadap anggota Polri yang melaksanakan tugasnya dalam mengamankan kerusuhan yang berada di Mako Brimob Kelapa Dua Depok tersebut.

Hal yang senada juga disampaikan oleh ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau Rusli Ahmad SE kepada awak media mengecam dan mengutuk keras terhadap perbuatan napiter terorisme di rutan Brimob Kelapa Dua tersebut.

"Kami meminta kepada pemerintah dan aparat lainnya agar dapat menuntut tuntas perbuatan ini. Karena ini sudah tindakan yang luarbiasa mereka lakukan di markas Polisi,"ungkap Rusli

Ditambahkan Rusli bahwa NU dan umat islam pada umumnya menolak segala bentuk kekerasan. Al-Quran juga melarang penggunaan kekerasan. "Untuk itu, apapun itu berbentuk kekerasan dan terorisme. Pihak NU dengan tegas menolak keras terhadap hal tersebut,"tutup ketua PWNU Riau tersebut

Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Anggota Team Opsnal Satresnarkoba Polres Lampung Utara (lampura) mengamankan 4 orang pelaku tindak pidana Narkotika, Rabu (9/5/18), sekira pukul 13.00 WIB.


Keempat pelaku yang diamankan merupakan warga Kotabumi- Lampung Utara, masing-masing berinisial AS (21), BS (27), Epan (26) dan Rian (20).


Sebelumnya, Keempat pelaku tersebut diduga oleh Petugas Kepolisian tengah tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai dan mengedarkan narkotika jenis Shabu.


Saat penangkapan terhadap para pelaku, Team Opsnal Satresnarkoba dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba. Dimana TKP penangkapan pertama dilakukan terhadap 2 orang pelaku di Depan Loket Puspa Jaya, Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan yang kemudian penangkapan kembali dilanjutkan terhadap 2 orang pelaku lainnya di Jalan Soekarno Hatta, Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara.


Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 3 paket shabu dengan berat bruto 0,96 gram, 7 unit Handphone dan 3 KTP.


Sementara ini, para pelaku berikut barang bukti sudah dibawa ke Satresnarkoba Polres Lampung Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Dewan Pers yang dilayangkan Serikat Pers Republik Indonesia dan Persatuan Pewarta Wartawan Indonesia hari ini, (9/5) resmi disidangkan pada pukul 14.00 dari jadwal sebelumnya pukul 09.00 pagi.


Sidang yang dipimpin majelis hakim Abdul K hanya berlangsung sekitar 10 menit saja karena pihak Dewan Pers selaku tergugat tidak hadir tanpa alasan. Majelis hakim akhirnya memutuskan sidang ditunda pada (21/5).


Kuasa hukum yang hadir mewakili penggugat Dolfie Rompas dan Asterina Datubara secara resmi menyerahkan bukti surat kuasa penggugat atas nama Ketua Umum DPP SPRI Hence Mandagi dan Ketua Umum DPN Wilson Lalengke.


Usai persidangan, kepada sejumlah awak media, kuasa hukum penggugat Dolfie Rompas menjelaskan maksud gugatan tersebut dilayangkan adalah untuk meminta agar aturan  Dewan Pers tentang Uji Kompetensi Wartawan atau UKW harus dicabut karena bertentangan dengan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenaga-kerjaan.


"Pelaksanaan UKW yang dilakukan Dewan Pers  dengan menunjuk lembaga yang sangat tekhnis yaitu Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP hanya dengan Surat Keputusan Dewan Pers tanpa melalui mekanisme UU yang berlaku. Tindakan ini bertentangan dengan pasal 18 UU No 13 tahun 2013 tentang Ketenaga-kerjaan. Lembaga yang berhak memberi lisensi terhadap LSP menurut UU adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi," urainya.


Rompas juga menegaskan, gugatan ini penting dilakukan agar pers Indonesia nantinya bebas dari upaya kriminalisasi.


Sementara, Ketum DPP SPRI mengatakan, pihaknya melayangkan gugatan karena sekarang ini Dewan Pers sudah menjelma menjadi Departemen Penerangan jaman orde baru. Aturan kewajiban verifikasi terhadap perusahaan pers dan organisasi pers, menurut Mandagi, adalah  tindakan yang tidak ubahnya seperti kewajiban Surat Ijin Usaha Penerbitan atau SIUP di era Departemen Penerangan sebagai syarat pendirian media, yang sekarang implementasinya berbentuk verifikasi media versi Dewan Pers


"Kedua kebijakan Dewan Pers tersebut berpotensi mengancam wartawan yang belum ikut UKW dan media yang belum diverfikasi dapat dikriminalisasi," tegas Mandagi kepada awak media.


Terbukti kata Mandagi, Dewan Pers pernah membuat rekomendasi kepada pengadu agar meneruskan perkara pers ke aparat kepolisian karena pertimbangannya bahwa wartawan yang membuat berita belum ikut UKW dan medianya belum diverifikasi.


"Gugatan ini bertujuan untuk melindungi kebebasan pers agar wartawan tidak terkena jerat hukum dalam menjalankan tugas jurnalistik," pungkasnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPN PPWI Wilson Lalengke mengatakan, dirinya sudah menduga Dewan Pers tidak akan hadir pada sidang hari ini. "Saya yakin Dewan Pers sadar akan kesalahan yang dibuatnya. Seharusnya dia mengakui kesalahannya sehingga masalah ini selesai," ujar jebolan Lemhanas ini kepada awak media.


Lalengke juga menghimbau kepada Dewan Pers agar tidak mangkir pada panggilan sidang ke dua. "Seharusnya Dewan Pers memberi contoh yang baik dengan menghadiri sidang," tegasnya lagi.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Kepala Kepolisian Resor Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K turun langsung mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh seluruh Kades dan perangkat desa se Kabupaten Lampung Utara, Rabu (9/5/2018).


Kapolres mengatakan, Polres Lampung Utara menurunkan sebanyak 561 personel gabungan Polsek, Polres, Kodim, Kompi Brimob dan BKO Dit Sabhara Polda Lampung untuk mengamankan sekitar 4.500 massa terdiri kepala desa, perangkat desa, dan warga dari 232 desa di Lampung Utara yang mendatangi kantor pemkab Lampung Utara untuk menagih pencairan Alokasi Dana Desa.


Kapolres juga menyampaikan siapapun berhak menyampaikan pendapat dimuka umum, akan tetapi, harus sesuai dengan segala aturan. Negara Indonesia merupakan negara demokrasi jadi sebagai warga negara Indonesia berhak untuk menyampaikan segala inspirasi dan masukannya. "Boleh kita menggelar aksi namun harus sesuai prosedur dengan mematuhi ketentuan undang-undang serta jangan anarkis", ujarnya.


Pihaknya akan berusaha mengamankan sehingga aksi yang dilakukan ini bisa berjalan dengan baik dan aman. Pengamanan aksi diberlakukan sesuai protap,"Pam awal mulai tahap Polsek, lalu Polres, setelah itu Polda, baru Brimob jika terjadi hal tindakan," katanya.


Kapolres juga menghimbau kepada para pengunjuk rasa agar dalam melakukan aksi, tetap mengedepankan sikap disiplin, dan tidak berbuat anarkis, serta jangan terprovokasi oleh ulah oknum yang tidak bertanggungjawab. "Saya yakin dan percaya jika bapak-bapak ini Kades yang terpilih oleh warga, yang memberikan cerminan dan pengayom masyarakat. Saya yakin dan percaya, saya mohon agar menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib,” ujar Kapolres.


Hingga aksi unjuk rasa berakhir, tak ada satupun insiden yang terjadi, para Kades dan perangkat desa membubarkan diri secara tertib.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Dengan berakhirnya Operasi Patuh 2018 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Sat Lantas Polres Lampung Utara menutup kegiatan Ops Patuh Krakatau 2018 dengan membagikan Helm, Brosur, Stiker Keselamatan berlalu lintas dan menggelar pengobatan gratis di Tugu Payan Mas Kotabumi, Rabu (9/5/2018).


Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Suprapto, SE mengatakan, aksi simpatik ini dilakukan untuk menggerakkan hati para pengendara sepeda motor agar lebih tertib berlalulintas. "Terutama bagi orang tua yang membonceng anaknya sewaktu mengendarai motor agar melengkapinya dengan pengaman kepala, dengan menggunakan helm," terang Kasat Lantas.


Lanjut Kasat, hasil dari Operasi Patuh Karakatau 2018 yang dilaksanakan oleh Sat Lantas Polres Lampung Utara dari tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018 dengan memberikan tindakan sebanyak 2046 tilang kepada pelanggar yang didominasi oleh sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat dan helm.


Dalam kegiatan tersebut juga terlihat Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K memakaikan helm kepada pengendara sepeda motor yang membonceng anak-anak dibawah umur yang tidak memakai helm, serta menempelkan sticker keselamatan berlalulintas di kendaraan tersebut. Selain itu juga dalam giat tersebut dibuka posko pengobatan gratis bagi pengendara yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan.


Diharapkan setelah Operasi Patuh ini berakhir dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya. "Sehingga dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalulintas di Kab. Lampung Utara," tutup Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Suprapto, SE .


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Tanggamus – Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin MT., didampingi Kepala Kantor Regional (Kanreg) V Badan Kepegawaian Negara (BKN), Istati Atidah SH.MH., dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus dr.Hj. Nur Indrati M.Kes., membuka Rapat Koordinasi Pelayanan Kenaikan Pangkat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2018, di Aula Hotel Hosana, Gisting, Selasa (08/05/2018).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten 3 Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, dan Kadis Kominfo yang diwakili Kabid Humas Derius Putrawan serta Kabid Mutasi dan Kepegawaian BKPSDM Adi Gunawan.


Dalam laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala BKPSDM Hj. Nur Indrati, dikatakan bahwa tujuan di laksanakannya rapat koordinasi tersebut adalah untuk meningkatkan pelayanan administrasi dibidang kepegawaian, khususnya dalam bidang kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Tanggamus, agar pelayanan kepegawaian di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan secara cepat dan tepat.


Adapun Kepala Kanreg V BKN  Istati Atidah menyampaikan bahwa setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatus Sipil Negara, terdapat perubahan yang sangat luar biasa. “Perubahannya kita tidak bisa seperti biasa biasa saja, tapi kita harus berubah dalam hal pelayanan,” katanya.


Alhamdulillah lanjut Istati, kerja sama dengan Kabupaten Tanggamus ini dalam hal kenaikan pangkat PNS tidak ada masalah. Kalaupun ada masalah dapat segera diperbaiki. “Permasalahan biasanya terdapat dalam penilaian prestasi kerja, ternyata di Kabupaten Tanggamus masih ada yang perlu di perbaiki. Karena ada beberapa  PNS yang penilaian  prestasi kerjanya 75 dan itu artinya “cukup”, akan tetapi didalam SKP dikatakan “baik” yang kemudian diusulkan kenaikan pangkatnya. Padahal predikat cukup, tidak memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat,


PNS yang diberi penghargaan kenaikan pangkat itu, syaratnya apabila penilaian prestasi  kerjanya minimal baik,” terang Istati.


Istati juga menjelaskan terkait dengan penerimaan CPNS, juga tentang pengangkatan tenaga honorer yang banyak beredar di internet. “Informasinya benar ada rencana Pemerintah  penerimaan CPNS. Tetapi formasi dan jumlahnya belum ada, banyak beredar di internet itu sudah ada. Juga tentang tenaga honorer, kebijakan Pemerintah tidak ada pengangkatan tenaga honor, baik tanpa tes atau melalui tes, kalau melalui tes CPNS itu boleh, daftar seperti masyarakat umum. Tolong sampaikan ke teman-teman agar jangan mau diiming-imingi sesuatu, untuk pengangkatan CPNS dan tenaga honorer,” tegasnya.


Istati juga menghimbau kepada para peserta rakor untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai informasi penerimaan CPNS. “Untuk penerimaan sudah tidak bisa main-main. Tidak ada itu namanya uang untuk CPNS, karena sekarang tes sudah dengan Computer Assisted Test (CAT), hasilnya langsung kelihatan dan kelulusan ditentukan sesuai dengan kemampuan yang bersangkutan,” tambahnya.


Sementara Pj. Bupati Zainal Abidin dalam sambutannya meminta kepada para peserta rakor untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik. “Tolong dimanfaatkan forum ini, tanya kepada Narasumber hal-hal terkait materi hari ini. Pahami tugas dan fungsi, sebentar lagi kita mau Pilkada. Baca Peraturan, Undang-Undang, jangan ikut-ikutan politik praktis. Loyal lah kepada Pimpinan yang nanti terpilih. Jaga netralitas Pilkada, terutama kepada pegawai yang ada di Kecamatan,” kata Zainal.


Lebih lanjut Zainal menyampaikan bahwa kenaikan pangkat PNS adalah hak, namun harus memenuhi indikator-indikator, salah satunya adalah disiplin. “Hargai waktu, bagaimanapun kita sudah dikasih Tuhan waktu 24 jam, 8 jam nya kita di kantor, manfaatkan waktu tersebut dengan baik,” pinta Zainal.


Zainal juga meminta agar para pegawai dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Atas nama masyarakat Tanggamus, saya titip agar teman-teman dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tanggamus,” tutupnya.


Dalam acara tersebut dilaksanakan juga penyerahan secara simbolis Surat Keputusan Pensiun PNS Pemkab Tanggamus, dari Kepala Kantor Regional V BKN Istati Atidah kepada Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin.


Adapun kegiatan Rakor ini, dilaksanakan selama dua hari  mulai tanggal 8- 9 Mei 2018. Dengan peserta para Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian atau yang membidangi kepegawaian dari seluruh OPD dan Kecamatan se Kabupaten Tanggamus, yang berjumlah 80 orang.


Sedangkan bertindak sebagai Narasumber dari Kanreg V BKN, yaitu Alwazir, SH., M.Si. Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian serta Murni Hastutiningsih, S.Pd. Kasi Fasilitasi Kinerja Unit Kerja, dengan materi Tentang  Tata Cara Penilaian Kerja Pegawai dan Penilaian Angka Kredit Untuk Tenaga Fungsional.


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Tanggamus - DPRD Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD kabupaten Tanggamus Sisa Masa Jabatan 2014-2019 dan Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Persetujuan DPRD serta pendapat Akhir Bupati terhadap Laporan Keterangan PertanggungJawaban (LKPJ) Bupati Tanggamus Tahun 2017. Bertempat di Ruang Sidang DPRD Pemkab Tanggamus, Senin (7/5).


Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, MT menyampaikan selamat kepada saudara M. Zarkoni. SH, atas dilantiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang baru saja diresmikan , dengan harapan semoga saudara akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan kepada Imron (Alm) anggota DPRD yang diganti kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi mitra Pemkab Tanggamus dan semoga Allah SWT mencatatnya sebagai amal kebaikan atas segala pengabdian yang telah diberikan.


Pelantikan ini juga awal bagi saudara M. Zatkoni. SH, untuk melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Saya juga berharap saudara dapat bekerja sama dan saling mengisi tercapainya kesejahteraan masyarakat dalam hal ini aspirasi masyarakat yang dibawa oleh saudara dari daerah pemilihan saudara.


Selanjutnaya, Sebelum dilakukan rapat paripurna,  DPRD Tanggamus lebih dahulu membentuk panitia khusus (Pansus) LKPJ bupati tahun anggaran 2017. Setelah dilakukan pembahasan dengan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dan rapat internal pansus, maka didapat beberapa catatan yang diberikan pansus kepada Pemkab Tanggamus.


Ketua Pansus LKPj, Pahlawan Usman dalam laporannya mengatakan, Pertama, keamanan dan ketertiban masyarakat agar lebih ditingkatkan sehingga keamanan dan kenyamanan tercipta. Kedua, agar perizinan instansi terkait bersama aparat penegak pemda dapat turun langsung melakukan sosialisasi dan pengawasan agar dapat meningkatkan PAD. Ketiga, permasalahan lampu jalan, perlu penertiban mengingat pajak penerangan jalan yang dibayarkan mencapai nilai signifikan tetapi faktanya masih kurang memuaskan. Keempat, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan, jangan sampai masyarakat kecewa dengan pelayanan puskesmas ataupun rumah sakit. Ke lima, kurangnya keamanan serta pengelolaan tempat-tempat rekreasi di Kabupaten Tanggamus.


"Kemudian pemerataan pembangunan terutama sekolah sampai kepelosok-pelosok,  banyaknya kendaraan milik pemkab Tanggamus yang kondisinya sudah tidak layak pakai lagi. Dan perlunya peningkatan mutu di setiap pembangunan di Kabupaten Tanggamus, "kata Pahlawan.


Dalam kesempatan itu, Ketua Pansus LKPj juga mengapresiasi atas keberhasilan pemkab Tanggamus sehingga mendapat penghargaan baik level provinsi maupun nasional.


" Keberhasilan yang telah dicapai harus terus ditingkatkan karena masih banyak potensi  di Kabupaten Tanggamus yang harus dikembangkan dan tantangan pembangunan akan semakin kompleks, "ujar Pahlawan.


Dilanjutkan Usman, bahwa setelah pansus mempelajari LKPj tahun anggaran 2017, secara umum telah memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RKPD, namun hal tersebut tentunya masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, sehingga pansus memberikan sejumlah rekomendasi kepada eksekutif diantaranya menyarankan agar kebijakan umum pemkab Tanggamus mengacu pada RPJMD dan visi misi kepala daerah, program yang dibuat harus terukur, terencana serta bermanfaat juga dirasakan masyarakat, peningkatan PAD dengan memperhatikan sektor prioritas pada setiap OPD, meningkatkan penyerapan anggaran semaksimal mungkin.


"Peningkatan sektor perekonomian dengan memanggil investor untuk berinvestasi,  melakukan percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur terutama, jalan, jembatan fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau, "pungkas Pahlawan. Sementara, Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin dalam pendapat akhirnya mengenai persetujuan DPRD terhadap LKPj 2017 menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD khususnya pansus LKPj dan pihak terkait yang sudah membahas dan mengevaluasi LKPj tahun 2017.


Kemudian terhadap catatan-catatan evaluasi dari LKPj baik berupa masukan dan kritikan, Zainal menyadari bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan.


"Oleh karena itu, jika dewan yang terhormat telah menyampaikan catatan tersebut, kami anggap sebagai suatu kontribusi positif bagi kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program pembangunan selanjutnya, " kata pj bupati.


 

Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Batam - Langkah maju pada era digital tanpa hoax menjadi tema dalam pelantikan dan seminar Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Senin pagi, di Travelodge hotel Batam (07/05/18).


Ketua DPD Kepri Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Jonni Pakkun mengatakan ini menjadi Pekerjaan berat dalam menjalankan program kedepan bagaimana AJO Indonesia di Kepri bisa eksis terus dalam era digital dan  bisa berjalan tanpa hoax sesuai dengan tema seminar yang tengah digelar.


“AJO Indonesia Kepri akan selalu menjadi terdepan di Kepri, sebagai bukti AJO Indonesia Kepri mengadakan Uji Kompetensi Wartawan pada hari Selasa  (8/5/2018) dengan mendatangkan penguji dari LPDS Jakarta.


Usai pelantikan pengurus DPD AJO Indonesia Kepri acara pun dilanjutkan kegiatan Seminar dengan narasumber dari Polda Kepri, BNN provinsi Kepri, tokoh masyarakat Suryo Respationo dan Ketua Umum  Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Rival Achmad Labbaika.


Jonni Pakkun Hari ini (7/5/2018)  resmi dilantik sebagai Ketua DPD Kepri AJO Indonesia
“AJO Indonesia punya tanggung jawab untuk meng counter hoax yang terus berkembang.  Hoax bukan produk media online, hoax disebarkan oleh media sosial  karena ada kepentingan tertentu” ucap Jonni Pakkun.


Pak JP menyebutkan, perkembangan teknologi media terus berkembang. Arahnya menuju digitalisasi, media konvensional lambat laun akan terpinggirkan oleh media berbasis digital.


“Media konvensional bisa jadi masa lalu. Berganti dengan media digital yang dinamis dan mutakhir” tutur Jonni Pakkun.


Ketua Umum AJO Indonesia,  Rival Achmad Labbaika yang melantik pengurus DPD AJO Indonesia di Batam mengatakan, konsep media cetak akan bertransformasi ke media digital. Hal inilah yang menjadi konsep media dalam AJO Indonesia.


“Media yang tergabung dalam AJOI adalah media yang sudah berbadan hukum dan berkantor tetap. Jika media mainstream besar karena banyak jurnalisnya, AJO Indonesia akan besar karena pemilik media di dalamnya”, ungkap Rival Achmad Labbaika saat memberikan sambutan dihadapan pengurus dan hadirin dalam pelantikan pengurus DPD AJO Indonesia Kepri.


 

Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung – Maraknya kesan ketidaksukaan terhadap profesi jurnalis atau wartawan dalam sebuah pemberitaan, kerap kali diunggah dalam media sosial (Facebook, WA) oleh berbagai kalangan oknum pejabat ASN dan Pemimpin Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.


Pandangan itu dilontarkan oleh Ketua DPD Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Lampung, Romzy Hermansyah, saat rapat konsolidasi di Kantor Sekretariat di Jl.Bahari, Panjang, Bandar Lampung, Minggu (06/05/2018).


Untuk itu, Romzy Hermansyah menghimbau kepada seluruh jajaran yang tergabung dalam organisasi AJO Indonesia wilayah Lampung, agar tidak mudah terpancing dengan situasi.


“Soal kalimat yang disampaikan beberapa oknum ASN ataupun pimpinan daerah (Bupati/Walikota) dan atau pihak manapun terhadap nama profesi kejurnalisan/wartawan. Seluruh anggota dan jajaran pengurus yang tergabung dalam AJO Indonesia Lampung, jangan mudah terpancing. Bijaklah dalam menyikapi persoalan. Jangan menambah suatu persoalan yang secara tidak langsung mengkerdilkan kita sendiri selaku jurnalis.” Katanya, ”dan alangkah baiknya jika persoalan terkait, dikonfrimasikan dan diklarifikasikan dahulu, maksud dan tujuan bersangkutan,”imbuhnya.


“Kejadian ini bukan hal yang baru,”jelas Romzy, “tengok kejadian Bupati Mesuji, kalangan Pejabat ASN Kedinasan dan bahkan tidak sedikit masyarakat pun mulai pudar akan kepercayaan terhadap dunia jurnalistik. Karena prilaku dari segelintir oknum.”ungkapnya.


Menurut Romzy, tentunya dalam hal ini penegak hukum mesti cepat tanggap merespon jika munculnya sebuah kalimat, statement dalam bentuk status yang diunggah pejabat ke medsos, bila sifatnya mengandung unsur provokatif yang akan berdampak timbulnya gejolak.


Selain itu Romzy juga berharap kepada rekan jurnalis, agar jangan alergi akan saran dan kritik. Jangan kedepankan ego dan emosi. Bijak dalam menilai suatu permasalahan terlebih menyangkut sebuah berita yang akan dan telah jadi sengketa dalam berita. Sehingga pihak terkait atau oknum yang diberitakan merasa tidak nyaman dan suka.


“Harus bijak, lakukan konfrimasi dan klarifikasi guna memverifikasi atas hal keterkaitan disertai dengan menelaah dan koreksi hal yang telah kita buat dalam karya (berita), jangan gegabah,”tegasnya.


Dalam hal ini, Romzy memaparkan, rekan-rekan jurnalis tentunya sudah mengetahui dan paham, bagaimana tugas fungsi seorang jurnalis, sebagaimana UU Pers dan Kode Etik Jurnalistiknya.


“Perkara atau sengketa sebuah pemberitaan perlu diketahui dan dipahami bersama.” pinta Romzy, ‘jika menjadi penanganan proses pengaduan terkait pemberitaan media, tentunya para pihak terkait dan penegak hukum khususnya, dapat menghormati UU Pers dan KEJ yang ada. Sehingga tidak terjadi kesan istilah kriminalisasi terhadap pers.” Katanya.


Dipaparkan Romzy, mari sama-sama kita pahami, menyoal sebuah pemberitaan beberapa media tentang Kebijakan atau Program dan atau kegiatan di Badan/Dinas Pemerintahan, dirinya menilai telah sesuai dengan kaidah jurnalistik sebagaimana diatur dalam UU Pers.


“Pers mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Hal ini masuk delik pers bukan delik pidana.” Kata Romzy.


Untuk itu, Romzy berharap agar penegak hukum dapat menghargai hal ini, sehingga tidak serta merta menangani persoalan sengketa pemberitaan yang dilaporkan oknum atau pihak yang dirugikan atas pemberitaan, langsung masuk delik pidana.


Untuk pemberitaan, Romzy melanjutkan, juga diatur bahwa jika dalam sebuah pemberitaan menyangkut narasumber telah ditemui tidak sesuai KEJ dan atau terjadi suatu kesalahan, tidak akurat, salah dalam keredaksionalan, maka wartawan itu segera meralat atau mencabut serta memperbaiki berita yang keliru dengan disertai permintaan maaf kepada pembaca.


Dunia pers dikenal dua istilah dalam pemberitaan atau karya kejurnalistikan, yakni hak jawab dan hak koreksi. Ini cukup dipahami oleh seluruh kalangan praktisi jurnalis. Namun, tidak di kalangan dunia Pemerintahan, khususnya sebagian oknum ASN atau pejabat serta pihak-pihak terkait yang tentunya keterkaitan dalam sebuah pemberitaan. Ini juga sebagai tugas kita bersama memberikan pencerahan kepada seluruh masyarakat pada umumnya.


Diakhir, menurut Romzy, sangat disayangkan jika lantaran hanya ketidaksukaannya, para pihak narasumber yang terkait berita langsung mengunggah statement menghujat profesi wartawan, bahkan pihak yang merasa tidak suka itu, mengatur siasat bekerjasama dengan penegak hukum dengan cara jebak-menjebak oknum wartawan, agar terjerat dalam delik pidana.


“Tapi ini perlu disikapi bagi kita semua, khususnya penegak hukum. Jika memang unsurnya memenuhi suatu pelanggaran pidana dengan bentuk pemerasan maka lakukanlah proses hukumnya. Tapi jika unsurnya sengaja diciptakan, ini akan jadi persoalan cukup dalam.  Sehingganya kedepan, kami khawatirkan akan timbul ketidak harmonisan antara penegak hukum, Pemerintah dengan Jurnalis, sehingga saling cari celah kesalahan,” kata Ketua DPD AJO Indonesia provinsi Lampung mengakhiri.


Editor : Adam Arassy



BlogGua CN, Lampung Utara - Agung Ilmu Mangkunegara menegaskan akan memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat, jika dirinya terpilih kembali menjadi Bupati Lampung Utara (Lampura) dalam Pilkada 27 Juni mendatang.


Demikian ditegaskan calon nomor 3 itu kepada sejumlah wartawan, menanggapi keinganan warga mengenai hal itu, usai menggelar tatap muka dan dialog bersama masyarakat di Dusun Sidomulyo Desa Bandar Putih, Kotabumi Selatan, Lampura, Jumat (6/5).





Menurut Agung yang berpasangan dengan Budi Utomo (ABDI), upaya perluasan lapangan pekerjaan telah dilakukannya sejak dia menjabat sebagai Bupati Lampura.

Salah satunya dengan lebih mempermudah investor luar Lampura."Lalu, memberikan jaminan keamanan bagi investor tersebut," bebernya.

Tak sampai disitu, pihaknya juga menegaskan dan memberikan syarat utama pada pelaku usaha ataupun perusahan yang ingin menanamkan modal serta membuka usaha di Lampura.


Syarat itu 70 persen karyawan yang mereka rekrut ataupun dipekerjakan merupakan warga asli Lampura."Syarat-syarat ini pun sudah ada yang memenuhi, dan mudah-mudahan ada bebrapa perusahan yang menanamkan modalnya," kata Agung.

Dia menegaskan, sebagai seorang pemimpin harus mengerti dan peka tentang apa yang diinginkan rakyat."Saya akan sepenuh tenaga untuk berusaha memberikan apa yang sebenarnya memang hak rakyat, tanpa mengurangi dari hak para pegawai,"tukasnya.

Dwi Astuti (50) warga Dusun Sidomulyo, usai berdialog dengan calon bupati, kepada wartawan dia menginginkan agar lapangan pekerjaan di Lampura diperluas, sehingga bagi warga , terutama para remaja yang telah menamatkan sekolahnya dapat bekerja di kampung halamannya sendiri, tanpa harus keluar Lampura.

"Ya jenis usaha apapun itu, yang penting anak-anak kami bisa bekerja disini, nggak keluar Lampura,"ujar wanita berhijab ini.

Sementara Sri warga lainnya mengaku, telah banyak perubahan yang terjadi di desanya sejak di bawah kepemimpinan Agung Ilmu Mangkunegara. Karena itu, dia tak akan ragu untuk memilih Agung Ilmu.

"Jalan sudah banyak yang bagus, kesehatan dan pendidikan gratis sangat membantu kami. Begitupun dengan bidang keamanan, sekarang sudah jauh lebih aman dibanding tahun sebelumnya,"katanya.

ls|editor:Adam Arassy




BlogGua CN, Pekanbaru - Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru mendatangi rumah nenek Zaitun (73) seorang pedagang keripik peyek keliling Jalan Pepaya gang masjid Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Sukajadi, Jumat (04/05) Pukul 14.00 WIB.


Tim Jumat Barokah yang terdiri dari Kapolresta Pekanbaru, Susanto yang diwakili oleh Wakapolresta Pekanbaru Edy Sumardi Priadinita, Bid Dokkes Polda Riau, IDI Cabang Pekanbaru dan PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiologi Indonesia) cabang Pekanbaru.


Selanjutnya diikuti oleh PDGI cabang Pekanbaru, Ketua LBP2AR, LSM Perempuan LIRA, FJPI, Kanit Provost, sang motivator anak menderita difabel Bulan Karunia, perwakilan Bujang Dara Pekanbaru dan tim media serta Anggota tim Jumat Barokah.


“Kenapa mendatangi rumah nenek Zaitun?” tanya Edy,”dikarenakan nenek ini banting tulang untuk menghidupi keluarganya dengan berdagang keripik peyek keliling kalau punya modal.” jawabnya seraya menerangkan bahwa nenek itu mempunyai seorang anak yang tidak memiliki pekerjaan.


“Kami memperoleh informasi tentang bagaimana nenek Zaitun harus menghidupi keluarga dengan segala keterbatasannya. Makanya pihak kami memutuskan hari ini untuk datang memberikan bantuan kepada nenek tersebut,” terang Edy.


Ditambahkan Edy, selain memberikan bantuan kepada nenek Zaitun, hari ini Tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru juga memberikan bantuan kursi roda kepada Lutfhi Sakhi Zaidan (4) seorang anak yang menderita difable yang hanya bisa berbaring dan tidak bisa apa-apa.


Sementara nenek Zaitun kepada awak media mengatakan bahwa dia memiliki keahlian hanya membuat keripik peyek yang bakalan didagangkannya keliling. Untuk menanggung kehidupan keluarganya dengan 1 orang anak. Terkadang kalau tidak memiliki modal, nenek Zaitun menunggu bantuan dari warga sekitar rumahnya.


“Beginilah kondisi rumah nenek nak, terkadang kami masak kalau ada uang. Kalau tidak, menunggu bantuan dari warga sekitar. Nenek memiliki seorang anak tetapi tidak bekerja. Sedangkan untuk berjualan, nenek harus memiliki modal dulu," terang nenek lulusan Pesantren Gontor tersebut.


Sementara ditempat yang sama, lurah Jatirejo Evi Budiarti mengapresiasi kegiatan Jum’at Barokah ini.”Karena bisa memberikan contoh bagi seluruh pihak terkait khususnya kita bagi warga yang keluarganya mampu.”imbuhnya.


Editor : Adam Arassy

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget